Papuanewsonline.com
Berita Terbaru
Lihat semua
Sinergi Boven Digoel-Merauke Matangkan Otsus untuk OAP
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bersama Pemerintah Kabupaten Merauke menggelar evaluasi bersama hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) Papua.Evaluasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan perencanaan pembangunan berbasis Otsus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan berdampak nyata bagi kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP) di Papua Selatan.Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menegaskan evaluasi Musrenbang Otsus penting untuk mengkaji ulang program yang telah direncanakan serta memastikan pelaksanaannya efektif dan tepat sasaran.Kegiatan evaluasi berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026."Kita melakukan evaluasi bersama untuk melihat sejauh mana perencanaan yang sudah dilakukan dapat direalisasikan dan apa saja yang masih menjadi kendala di lapangan," ujar Roni Omba.Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antar pemerintah daerah menjadi kunci dalam menyusun perencanaan pembangunan berkelanjutan, khususnya program yang bersumber dari kebijakan Otsus.Pemerintah daerah berkomitmen mendorong alokasi anggaran Otsus agar benar-benar difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.Sektor prioritas yang menjadi perhatian meliputi pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)."Harapan kita, melalui evaluasi ini program-program Otsus ke depan semakin baik, terarah dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan dalam penyusunan program pembangunan di tahun mendatang, sehingga pengelolaan anggaran Otsus berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.Kerja sama Pemkab Boven Digoel dan Pemkab Merauke diharapkan terus diperkuat sebagai fondasi pembangunan Papua Selatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.Penulis : MuhtarEditor: OF
27 Agu 2026, 13:18 WIT
Bobol Lapas Ambon! Napi Pembunuhan Kabur Saat Jalani Vonis 9 Tahun
Papuanewsonline.com, Ambon – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Ambon di Negeri Lama kecolongan. Seorang narapidana kasus pembunuhan, Imanuel Birahy, dilaporkan menghilang setelah diduga membobol pagar Lapas pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.Hingga Selasa 26 Agustus 2026, petugas gabungan dari Lapas dan kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap terpidana tersebut.Diduga Panjat Pagar PembatasBerdasarkan informasi yang dihimpun, Imanuel diduga keluar dari Lapas dengan cara memanjat pagar pembatas. Titik dan cara pasti pelarian masih didalami pihak Lapas.Imanuel merupakan terpidana dalam perkara pembunuhan Elfianus Siahaya yang terjadi di Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, pada 28 September 2022.Pada 29 Mei 2023, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis 9 tahun penjara kepada Imanuel. Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut 15 tahun penjara.Pengamanan Lapas Jadi SorotanPelarian ini memunculkan sorotan terhadap sistem pengamanan dan pengawasan di Lapas Kelas II Ambon.Praktisi hukum Rony Samloy mendesak agar Kepala Lapas Kelas II Ambon dan petugas yang bertugas saat kejadian dievaluasi secara serius.“Harus dievaluasi secara serius. Ini menyangkut keamanan dan kepercayaan publik terhadap Lapas,” ujar Rony.Beredar Isu "Pakatang"Di tengah proses pencarian, beredar pula cerita di masyarakat yang mengaitkan Imanuel dengan istilah “pakatang” atau ilmu hitam. Namun klaim tersebut merupakan informasi yang beredar di masyarakat dan belum dapat dibuktikan secara faktual maupun hukum. Penyebab dan kronologi pasti pelarian Imanuel masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak Lapas dan aparat penegak hukum.Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Lapas Kelas II Ambon belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.Penulis: HendrikEditor: OF
27 Agu 2026, 12:32 WIT
Ditjen Intram Dan JICA Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jabodetabek
Papuanewsonline.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (Ditjen Intram) Kementerian Perhubungan bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) memperkuat kerja sama peningkatan transportasi publik di kawasan Jabodetabek.Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Record of Discussions (R/D) untuk Project for Improvement of Public Transportation in Jakarta Metropolitan Area di Kantor Ditjen Intram, Jakarta, Rabu (26/8/2026).Kerja sama teknis yang akan berlangsung selama 36 bulan itu diarahkan untuk memperkuat perencanaan dan integrasi transportasi publik sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.R/D menjadi dokumen kesepakatan yang menjadi dasar pelaksanaan kerja sama teknis antara Pemerintah Indonesia dan JICA. Melalui proyek tersebut, kedua pihak akan meningkatkan kapasitas perencanaan transportasi pengumpan (feeder) dan simpul transportasi antarmoda.Selain itu, kerja sama mencakup penyiapan model bisnis serta skema pendanaan yang mendukung keberlanjutan layanan transportasi publik di kawasan Jabodetabek.Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda, Risal Wasal, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah konkret untuk mewujudkan sistem transportasi publik yang terintegrasi, aman, andal, inklusif, dan berkelanjutan.“Kawasan Metropolitan Jakarta merupakan pusat pertumbuhan ekonomi nasional dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Karena itu, kita perlu memperkuat integrasi transportasi publik agar masyarakat semakin mudah dan nyaman menggunakan transportasi umum,” ujar Risal.Risal menjelaskan, proyek tersebut memiliki tiga keluaran utama, yakni peningkatan kapasitas perencanaan transportasi feeder, perencanaan simpul transportasi antarmoda yang responsif gender, serta penyusunan model bisnis dan skema pendanaan.Sebagai bagian dari implementasi proyek, pilot study akan dilakukan di sejumlah wilayah kandidat yang direncanakan meliputi Kota/Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang Selatan, dan/atau Kabupaten Tangerang. Kajian tersebut akan digunakan untuk menguji sekaligus memvalidasi metodologi perencanaan sebelum diterapkan lebih luas.Penyusunan R/D merupakan hasil pembahasan lanjutan setelah pelaksanaan Detailed Planning Survey dan penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) pada Desember 2025. Dokumen tersebut juga telah melalui proses penelaahan teknis dan hukum bersama instansi terkait.Dalam pelaksanaannya, Ditjen Intram akan memimpin dan mengoordinasikan proyek bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, pemerintah daerah se-Jabodetabek, serta operator transportasi publik melalui Joint Coordinating Committee (JCC).Risal menegaskan, pengembangan transportasi publik tidak hanya berorientasi pada konektivitas antarmoda, tetapi juga harus memperhatikan aspek inklusivitas dan keberlanjutan.“Kita ingin memastikan bahwa setiap desain integrasi transportasi memperhatikan kesetaraan gender, kebutuhan kelompok rentan, serta efisiensi layanan yang dapat berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca,” tutur Risal.Sementara itu, Chief Representative JICA Indonesia Office, Takeda Sachiko, mengapresiasi komitmen Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas transportasi publik di kawasan Metropolitan Jakarta.Menurut Takeda, transportasi memiliki peran strategis tidak hanya dalam mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga pertumbuhan ekonomi dan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.“Transportasi tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan mengatasi kemacetan di Jakarta serta wilayah sekitarnya,” ujar Takeda.Takeda menilai peningkatan kualitas transportasi publik dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Peralihan tersebut diharapkan turut mengurangi kemacetan dan emisi gas rumah kaca.JICA pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di kawasan Jabodetabek.Risal turut menyampaikan apresiasi kepada JICA atas dukungan dan kemitraan yang terus terjalin dalam pengembangan transportasi perkotaan di Indonesia.“Kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat integrasi antarmoda dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem mobilitas perkotaan Jabodetabek yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas Risal.Sumber: Ditjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian PerhubunganEditor: OF
27 Agu 2026, 12:04 WIT
Pemkab Mimika Gelar Sosialisasi Pembinaan LPKS Tahun 2026
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Kabupaten Mimika Tahun 2026, Kamis (27/8/2026).Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lembaga pelatihan serta kompetensi tenaga kerja di Kabupaten Mimika.Dalam sambutan Bupati Mimika yang diwakili Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja, Jehuda B. Akobiarek, SH., MH., disampaikan bahwa masyarakat Mimika diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten, profesional, produktif, dan berdaya saing.Selain itu, masyarakat juga didorong agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.“Kepada seluruh peserta kegiatan, pemerintah daerah berpesan agar mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap ilmu, bertukar pikiran, dan merumuskan solusi yang dapat diterapkan di lembaga masing-masing,” ujarnya.Ia menegaskan, peningkatan kualitas tenaga kerja membutuhkan komitmen dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, dan masyarakat.“Apabila seluruh pihak memiliki komitmen, kemauan untuk berbenah, serta membangun kerja sama yang kuat, maka kita akan mampu menghasilkan tenaga kerja Mimika yang semakin kompeten, mandiri, produktif, dan berdaya saing,” demikian disampaikan.Kegiatan Pembinaan LPKS Kabupaten Mimika Tahun 2026 kemudian secara resmi dibuka dengan ditandai pembacaan Bismillahirrahmanirrahim.Pemerintah Kabupaten Mimika berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan rumusan dan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas lembaga pelatihan maupun tenaga kerja di daerah.Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan sumber daya manusia yang terampil, kompeten, berintegritas, dan berdaya saing, demi terwujudnya masyarakat Mimika yang maju, mandiri, sejahtera, dan bermartabat.Penulis: BimEditor: OF
27 Agu 2026, 11:22 WIT
Identitas Pria yang Meninggal di Penginapan Sinar Ujung Terungkap, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Papuanewsonline.com, Mimika — Identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (26/8/2026) malam akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Edmundus Nuriyu atau yang biasa disapa E.N, berusia 46 tahun, warga asal Aikawapuka, Distrik Mimika Tengah. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti kematian korban.Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Amir Rado, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian peristiwa masih dalam tahap penelusuran. Berdasarkan keterangan resepsionis berinisial F, korban tiba bersama seorang perempuan sekitar pukul 20.30 WIT dan menyewa kamar nomor 02 dengan alasan hanya akan menggunakannya sebentar. Sekitar pukul 21.30 WIT, korban keluar kamar sambil berteriak meminta perempuan tersebut ikut keluar, dan pada saat itu terlihat korban sedang mengalami kejang-kejang.Perempuan yang bersama korban kemudian meninggalkan penginapan membawa pakaian, sandal, serta tas milik korban. Sementara itu, menurut keterangan penjaga penginapan berinisial R.T, korban tampak tidak sehat dan tiba-tiba terduduk di tangga bagian bawah lalu tidak sadarkan diri. Saat dicoba dibangunkan sekitar pukul 21.48 WIT, korban tidak memberikan respons. Petugas kepolisian bersama warga kemudian segera mengevakuasi korban ke RSUD Mimika untuk pemeriksaan lebih lanjut.“Penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Apa yang memicu kejang-kejang hingga korban meninggal belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan medis serta penelusuran lebih mendalam,” tegas Amir.Polisi juga masih berupaya melacak keberadaan perempuan yang sempat bersama korban guna mendapatkan keterangan lengkap, serta memeriksa kondisi kesehatan dan segala kemungkinan yang terjadi selama korban berada di penginapan.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 11:18 WIT
Menko Polkam Tegaskan: Pemerintah Siap Kawal Penyampaian Aspirasi Masyarakat agar Aman dan Tertib
Papuanewsonline.com, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa pemerintah bersama seluruh unsur aparat keamanan siap mengawal dan melindungi masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi di lingkungan DPR RI. Hal ini disampaikan Menko Polkam saat berjalan santai bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi dan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan olahraga bersama tersebut sekaligus menjadi momen komunikasi dan koordinasi guna memastikan kesiapan jajaran menghadapi agenda penyampaian aspirasi masyarakat.Menko Polkam menyampaikan bahwa kebugaran fisik menjadi modal penting agar seluruh personel dapat menjalankan tugas pengamanan secara maksimal. “Kebugaran ini yang menjadi hal utama. Apabila kondisi fisik terjaga dengan baik, maka cara berpikir pun akan jernih dan tepat dalam mengambil keputusan,” ujarnya. Terkait rencana penyampaian aspirasi masyarakat, ia menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan bukan untuk menghalangi kebebasan menyampaikan pendapat, melainkan untuk menjamin agar hak tersebut dapat dilaksanakan dengan aman, tertib, dan damai tanpa gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.Jajaran Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya akan bekerja sama erat bersama unsur masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya penyampaian aspirasi. “Kita kawal agar aspirasi tersampaikan dengan baik dan diterima oleh para anggota DPR sebagaimana mestinya. Masyarakat yang memiliki hak menyampaikan pendapat ini harus kita lindungi dan kita pastikan dapat menyampaikan aspirasinya secara utuh tanpa ada gangguan apa pun,” tegas Menko Polkam. Hak berpendapat dijamin oleh konstitusi dan harus dihormati, namun tetap harus dijalankan dengan tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.Selain menjamin keamanan aksi, Menko Polkam juga mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas sehari-hari sebagaimana mestinya. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, peserta penyampaian aspirasi, dan seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan agar acara berjalan aman dan damai, sekaligus menjaga situasi ibu kota tetap kondusif. Dengan demikian, demokrasi dapat berjalan sehat, di mana aspirasi rakyat didengar, disalurkan, dan dijaga bersama demi kemaslahatan bangsa.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 11:15 WIT
Pilihan Redaksi
Sinergi Boven Digoel-Merauke Matangkan Otsus untuk OAP
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bersama Pemerintah Kabupaten Merauke menggelar evaluasi bersama hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) Papua.Evaluasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan perencanaan pembangunan berbasis Otsus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan berdampak nyata bagi kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP) di Papua Selatan.Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menegaskan evaluasi Musrenbang Otsus penting untuk mengkaji ulang program yang telah direncanakan serta memastikan pelaksanaannya efektif dan tepat sasaran.Kegiatan evaluasi berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026."Kita melakukan evaluasi bersama untuk melihat sejauh mana perencanaan yang sudah dilakukan dapat direalisasikan dan apa saja yang masih menjadi kendala di lapangan," ujar Roni Omba.Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antar pemerintah daerah menjadi kunci dalam menyusun perencanaan pembangunan berkelanjutan, khususnya program yang bersumber dari kebijakan Otsus.Pemerintah daerah berkomitmen mendorong alokasi anggaran Otsus agar benar-benar difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.Sektor prioritas yang menjadi perhatian meliputi pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)."Harapan kita, melalui evaluasi ini program-program Otsus ke depan semakin baik, terarah dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan dalam penyusunan program pembangunan di tahun mendatang, sehingga pengelolaan anggaran Otsus berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.Kerja sama Pemkab Boven Digoel dan Pemkab Merauke diharapkan terus diperkuat sebagai fondasi pembangunan Papua Selatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.Penulis : MuhtarEditor: OF
27 Agu 2026, 13:18 WIT
Bobol Lapas Ambon! Napi Pembunuhan Kabur Saat Jalani Vonis 9 Tahun
Papuanewsonline.com, Ambon – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Ambon di Negeri Lama kecolongan. Seorang narapidana kasus pembunuhan, Imanuel Birahy, dilaporkan menghilang setelah diduga membobol pagar Lapas pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.Hingga Selasa 26 Agustus 2026, petugas gabungan dari Lapas dan kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap terpidana tersebut.Diduga Panjat Pagar PembatasBerdasarkan informasi yang dihimpun, Imanuel diduga keluar dari Lapas dengan cara memanjat pagar pembatas. Titik dan cara pasti pelarian masih didalami pihak Lapas.Imanuel merupakan terpidana dalam perkara pembunuhan Elfianus Siahaya yang terjadi di Negeri Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, pada 28 September 2022.Pada 29 Mei 2023, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan vonis 9 tahun penjara kepada Imanuel. Putusan itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut 15 tahun penjara.Pengamanan Lapas Jadi SorotanPelarian ini memunculkan sorotan terhadap sistem pengamanan dan pengawasan di Lapas Kelas II Ambon.Praktisi hukum Rony Samloy mendesak agar Kepala Lapas Kelas II Ambon dan petugas yang bertugas saat kejadian dievaluasi secara serius.“Harus dievaluasi secara serius. Ini menyangkut keamanan dan kepercayaan publik terhadap Lapas,” ujar Rony.Beredar Isu "Pakatang"Di tengah proses pencarian, beredar pula cerita di masyarakat yang mengaitkan Imanuel dengan istilah “pakatang” atau ilmu hitam. Namun klaim tersebut merupakan informasi yang beredar di masyarakat dan belum dapat dibuktikan secara faktual maupun hukum. Penyebab dan kronologi pasti pelarian Imanuel masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak Lapas dan aparat penegak hukum.Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Lapas Kelas II Ambon belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.Penulis: HendrikEditor: OF
27 Agu 2026, 12:32 WIT
Ditjen Intram Dan JICA Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jabodetabek
Papuanewsonline.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (Ditjen Intram) Kementerian Perhubungan bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) memperkuat kerja sama peningkatan transportasi publik di kawasan Jabodetabek.Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Record of Discussions (R/D) untuk Project for Improvement of Public Transportation in Jakarta Metropolitan Area di Kantor Ditjen Intram, Jakarta, Rabu (26/8/2026).Kerja sama teknis yang akan berlangsung selama 36 bulan itu diarahkan untuk memperkuat perencanaan dan integrasi transportasi publik sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.R/D menjadi dokumen kesepakatan yang menjadi dasar pelaksanaan kerja sama teknis antara Pemerintah Indonesia dan JICA. Melalui proyek tersebut, kedua pihak akan meningkatkan kapasitas perencanaan transportasi pengumpan (feeder) dan simpul transportasi antarmoda.Selain itu, kerja sama mencakup penyiapan model bisnis serta skema pendanaan yang mendukung keberlanjutan layanan transportasi publik di kawasan Jabodetabek.Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda, Risal Wasal, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah konkret untuk mewujudkan sistem transportasi publik yang terintegrasi, aman, andal, inklusif, dan berkelanjutan.“Kawasan Metropolitan Jakarta merupakan pusat pertumbuhan ekonomi nasional dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Karena itu, kita perlu memperkuat integrasi transportasi publik agar masyarakat semakin mudah dan nyaman menggunakan transportasi umum,” ujar Risal.Risal menjelaskan, proyek tersebut memiliki tiga keluaran utama, yakni peningkatan kapasitas perencanaan transportasi feeder, perencanaan simpul transportasi antarmoda yang responsif gender, serta penyusunan model bisnis dan skema pendanaan.Sebagai bagian dari implementasi proyek, pilot study akan dilakukan di sejumlah wilayah kandidat yang direncanakan meliputi Kota/Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang Selatan, dan/atau Kabupaten Tangerang. Kajian tersebut akan digunakan untuk menguji sekaligus memvalidasi metodologi perencanaan sebelum diterapkan lebih luas.Penyusunan R/D merupakan hasil pembahasan lanjutan setelah pelaksanaan Detailed Planning Survey dan penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) pada Desember 2025. Dokumen tersebut juga telah melalui proses penelaahan teknis dan hukum bersama instansi terkait.Dalam pelaksanaannya, Ditjen Intram akan memimpin dan mengoordinasikan proyek bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, pemerintah daerah se-Jabodetabek, serta operator transportasi publik melalui Joint Coordinating Committee (JCC).Risal menegaskan, pengembangan transportasi publik tidak hanya berorientasi pada konektivitas antarmoda, tetapi juga harus memperhatikan aspek inklusivitas dan keberlanjutan.“Kita ingin memastikan bahwa setiap desain integrasi transportasi memperhatikan kesetaraan gender, kebutuhan kelompok rentan, serta efisiensi layanan yang dapat berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca,” tutur Risal.Sementara itu, Chief Representative JICA Indonesia Office, Takeda Sachiko, mengapresiasi komitmen Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas transportasi publik di kawasan Metropolitan Jakarta.Menurut Takeda, transportasi memiliki peran strategis tidak hanya dalam mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga pertumbuhan ekonomi dan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.“Transportasi tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan mengatasi kemacetan di Jakarta serta wilayah sekitarnya,” ujar Takeda.Takeda menilai peningkatan kualitas transportasi publik dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Peralihan tersebut diharapkan turut mengurangi kemacetan dan emisi gas rumah kaca.JICA pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di kawasan Jabodetabek.Risal turut menyampaikan apresiasi kepada JICA atas dukungan dan kemitraan yang terus terjalin dalam pengembangan transportasi perkotaan di Indonesia.“Kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat integrasi antarmoda dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem mobilitas perkotaan Jabodetabek yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas Risal.Sumber: Ditjen Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian PerhubunganEditor: OF
27 Agu 2026, 12:04 WIT
Pemkab Mimika Gelar Sosialisasi Pembinaan LPKS Tahun 2026
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Kabupaten Mimika Tahun 2026, Kamis (27/8/2026).Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lembaga pelatihan serta kompetensi tenaga kerja di Kabupaten Mimika.Dalam sambutan Bupati Mimika yang diwakili Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja, Jehuda B. Akobiarek, SH., MH., disampaikan bahwa masyarakat Mimika diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi tenaga kerja yang kompeten, profesional, produktif, dan berdaya saing.Selain itu, masyarakat juga didorong agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.“Kepada seluruh peserta kegiatan, pemerintah daerah berpesan agar mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap ilmu, bertukar pikiran, dan merumuskan solusi yang dapat diterapkan di lembaga masing-masing,” ujarnya.Ia menegaskan, peningkatan kualitas tenaga kerja membutuhkan komitmen dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, dan masyarakat.“Apabila seluruh pihak memiliki komitmen, kemauan untuk berbenah, serta membangun kerja sama yang kuat, maka kita akan mampu menghasilkan tenaga kerja Mimika yang semakin kompeten, mandiri, produktif, dan berdaya saing,” demikian disampaikan.Kegiatan Pembinaan LPKS Kabupaten Mimika Tahun 2026 kemudian secara resmi dibuka dengan ditandai pembacaan Bismillahirrahmanirrahim.Pemerintah Kabupaten Mimika berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan rumusan dan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas lembaga pelatihan maupun tenaga kerja di daerah.Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan sumber daya manusia yang terampil, kompeten, berintegritas, dan berdaya saing, demi terwujudnya masyarakat Mimika yang maju, mandiri, sejahtera, dan bermartabat.Penulis: BimEditor: OF
27 Agu 2026, 11:22 WIT
Identitas Pria yang Meninggal di Penginapan Sinar Ujung Terungkap, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Papuanewsonline.com, Mimika — Identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (26/8/2026) malam akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Edmundus Nuriyu atau yang biasa disapa E.N, berusia 46 tahun, warga asal Aikawapuka, Distrik Mimika Tengah. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti kematian korban.Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Amir Rado, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian peristiwa masih dalam tahap penelusuran. Berdasarkan keterangan resepsionis berinisial F, korban tiba bersama seorang perempuan sekitar pukul 20.30 WIT dan menyewa kamar nomor 02 dengan alasan hanya akan menggunakannya sebentar. Sekitar pukul 21.30 WIT, korban keluar kamar sambil berteriak meminta perempuan tersebut ikut keluar, dan pada saat itu terlihat korban sedang mengalami kejang-kejang.Perempuan yang bersama korban kemudian meninggalkan penginapan membawa pakaian, sandal, serta tas milik korban. Sementara itu, menurut keterangan penjaga penginapan berinisial R.T, korban tampak tidak sehat dan tiba-tiba terduduk di tangga bagian bawah lalu tidak sadarkan diri. Saat dicoba dibangunkan sekitar pukul 21.48 WIT, korban tidak memberikan respons. Petugas kepolisian bersama warga kemudian segera mengevakuasi korban ke RSUD Mimika untuk pemeriksaan lebih lanjut.“Penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Apa yang memicu kejang-kejang hingga korban meninggal belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan medis serta penelusuran lebih mendalam,” tegas Amir.Polisi juga masih berupaya melacak keberadaan perempuan yang sempat bersama korban guna mendapatkan keterangan lengkap, serta memeriksa kondisi kesehatan dan segala kemungkinan yang terjadi selama korban berada di penginapan.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 11:18 WIT
Menko Polkam Tegaskan: Pemerintah Siap Kawal Penyampaian Aspirasi Masyarakat agar Aman dan Tertib
Papuanewsonline.com, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa pemerintah bersama seluruh unsur aparat keamanan siap mengawal dan melindungi masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi di lingkungan DPR RI. Hal ini disampaikan Menko Polkam saat berjalan santai bersama Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi dan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan olahraga bersama tersebut sekaligus menjadi momen komunikasi dan koordinasi guna memastikan kesiapan jajaran menghadapi agenda penyampaian aspirasi masyarakat.Menko Polkam menyampaikan bahwa kebugaran fisik menjadi modal penting agar seluruh personel dapat menjalankan tugas pengamanan secara maksimal. “Kebugaran ini yang menjadi hal utama. Apabila kondisi fisik terjaga dengan baik, maka cara berpikir pun akan jernih dan tepat dalam mengambil keputusan,” ujarnya. Terkait rencana penyampaian aspirasi masyarakat, ia menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan bukan untuk menghalangi kebebasan menyampaikan pendapat, melainkan untuk menjamin agar hak tersebut dapat dilaksanakan dengan aman, tertib, dan damai tanpa gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.Jajaran Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya akan bekerja sama erat bersama unsur masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya penyampaian aspirasi. “Kita kawal agar aspirasi tersampaikan dengan baik dan diterima oleh para anggota DPR sebagaimana mestinya. Masyarakat yang memiliki hak menyampaikan pendapat ini harus kita lindungi dan kita pastikan dapat menyampaikan aspirasinya secara utuh tanpa ada gangguan apa pun,” tegas Menko Polkam. Hak berpendapat dijamin oleh konstitusi dan harus dihormati, namun tetap harus dijalankan dengan tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.Selain menjamin keamanan aksi, Menko Polkam juga mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas sehari-hari sebagaimana mestinya. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, peserta penyampaian aspirasi, dan seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan agar acara berjalan aman dan damai, sekaligus menjaga situasi ibu kota tetap kondusif. Dengan demikian, demokrasi dapat berjalan sehat, di mana aspirasi rakyat didengar, disalurkan, dan dijaga bersama demi kemaslahatan bangsa.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 11:15 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Tag Berita
Pendidikan & Kesehatan
Lihat semua
Sumur Kering di Mimika, BPBD Turun Langsung Salurkan Air Bersih kepada Warga
Papuanewsonline.com, Mimika — Kekeringan membuat sejumlah sumur warga di Mimika mengering, sehingga akses terhadap air bersih menjadi semakin sulit. Menanggapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika segera bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan agar kebutuhan dasar sehari-hari tetap terpenuhi dengan layak.Kepala BPBD Mimika, Agustina Rahaded, menjelaskan bahwa pada Selasa (25/8/2026) pihaknya telah menyalurkan air bersih kepada sepuluh keluarga di Jalan Baru serta Kantor Kejaksaan Negeri Mimika di Mile 32. Pada hari berikutnya, Rabu (26/8/2026), penyaluran kembali dilakukan menyusul permintaan warga di Serui Mekar serta Kodim 1710/Mimika. “Apabila warga menghubungi kami, kami langsung merespons. Pelayanan ini berjalan atas laporan yang masuk melalui telepon,” ujar Agustina.Untuk menjamin pelayanan berjalan cepat dan tepat, BPBD Mimika telah menyiapkan sebelas armada pengangkut air beserta posko pengaduan yang siap melayani laporan warga. Nomor layanan juga telah dibagikan melalui stiker dan media sosial agar masyarakat lebih mudah menjangkau bantuan saat dibutuhkan.Agustina juga menyampaikan bahwa penyaluran air ke wilayah pesisir memerlukan waktu yang lebih lama karena kondisi geografis dan jarak yang cukup jauh. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keluhan yang diterima dari wilayah tersebut. Pemerintah daerah tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan warga yang melapor, sembari menghimbau masyarakat agar senantiasa menghemat penggunaan air di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 11:01 WIT
Mahasiswa Papua Ikut Pelatihan Komunikasi di UNJ, Bangkitkan Kepercayaan Diri dan Berbicara
Papuanewsonline.com, Jakarta — Sebanyak 19 mahasiswa asal Mappi, Papua, mengikuti pelatihan keterampilan berbicara di depan umum selama dua hari, 24–25 Agustus 2026, di Aloft South Hotel Jakarta. Kegiatan bertajuk “Speak with Confidence & Impact” ini menghadirkan Coach Steny Agustaf sebagai fasilitator guna memperkuat kemampuan komunikasi sekaligus membangun kepercayaan diri mahasiswa dalam menyampaikan gagasan secara meyakinkan.Kegiatan dibuka oleh Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta, Nina Wanda Cassandra, didampingi para dosen pendamping. Dalam sambutannya, Nina menegaskan bahwa kemampuan berbicara bukan sekadar keberanian tampil, melainkan kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur, jelas, dan meyakinkan. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya berani tampil, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dengan tepat dan berkesan,” ujarnya.Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai teknik komunikasi yang mencakup bahasa tubuh, pengaturan suara, hingga cara menyusun penyampaian yang menarik. Mulai dari sikap tubuh, kontak mata, ekspresi wajah, pengaturan nada, kecepatan bicara, hingga penekanan kata dilatih secara langsung. Melalui pendekatan praktik dan interaksi, mahasiswa didorong keluar dari zona nyaman agar terbiasa berbicara di hadapan orang lain dengan penuh keyakinan.Selain keterampilan dasar, peserta juga diajarkan menyusun penyampaian yang menarik, mulai dari pembuka yang memikat, penyampaian isi, hingga penutup yang mengesankan. Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNJ, Yasep Setiakarnawijaya, menyambut baik kegiatan ini. “Kemampuan berkomunikasi adalah bekal penting bagi masa depan. Semoga mahasiswa Mappi semakin berani menyuarakan gagasan dan menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki,” harapnya.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 10:52 WIT
PMI Papua Perkuat Kapasitas Relawan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial
Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua meminta Palang Merah Indonesia memperkuat kesiapan dan kemampuan para relawan guna menghadapi potensi bencana alam maupun konflik sosial yang terjadi di wilayah ini. Penguatan tersebut mencakup peningkatan kemampuan teknis, penyatuan sistem koordinasi, hingga penyusunan rencana tanggap darurat yang siap diterapkan secara cepat dan tepat di lapangan ketika keadaan darurat terjadi.Arahan tersebut disampaikan Gubernur Papua Matius Fakhiri melalui sambutan yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, saat membuka Workshop Kemanusiaan bertajuk “Markas Tangguh, Relawan Siaga” di Jayapura, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus PMI beserta berbagai mitra kemanusiaan yang bergerak di bidang pelayanan kemanusiaan di tanah Papua.Gubernur menjelaskan bahwa karakteristik kondisi geografis serta dinamika sosial di Papua menuntut kesiapan yang matang dari seluruh unsur pelayanan kemanusiaan. Masyarakat yang menjadi korban bencana maupun konflik membutuhkan pelayanan yang hadir secara cepat, aman, tepat, dan tetap menjaga martabat kemanusiaan. Oleh karena itu, kemampuan relawan tidak cukup hanya sebatas keterampilan evakuasi dan pertolongan pertama, melainkan juga harus memahami prinsip dasar Gerakan Palang Merah serta prosedur keselamatan dalam menjalankan tugas di tengah situasi sulit.Selama berlangsungnya workshop, peserta mendalami berbagai materi penting meliputi kerangka kerja akses aman, manajemen posko penanggulangan bencana, rantai komando, asesmen kebutuhan, penanganan logistik, sistem komunikasi, hingga pelaporan. Peserta juga berlatih melalui simulasi taktis dan menyusun rencana kerja tindak lanjut. Gubernur meminta agar hasil kegiatan ini benar-benar melahirkan peningkatan kemampuan yang nyata, termasuk pembagian peran yang tegas antara pengurus, staf, dan relawan agar tidak terjadi tumpang tindih tugas saat bertugas.Lebih lanjut, Gubernur Fakhiri juga mendesain terjalinnya koordinasi yang erat antara PMI tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota, yang didukung dengan rencana kontingensi dan operasi tanggap darurat yang siap dijalankan seketika. Sinergi pun perlu dibangun bersama TNI, Polri, dunia usaha, akademisi, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat. “Ketika kedaruratan datang, kita harus sudah siap, terlatih, terkoordinasi, dan hadir untuk melayani masyarakat,” tegasnya.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 09:49 WIT
Sorotan Tajam Pelajar Papua: Program MBG Dipertanyakan, Anggaran Besar Sebaiknya untuk Fasilitas
Papuanewsonline.com, Jayapura — Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) cabang Sentani menggelar pertemuan konsolidasi yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan pada 24–25 Agustus 2026. Kegiatan ini mengangkat dua isu utama, yakni kekerasan terhadap pelajar serta dampak pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Papua. Suara para pelajar ini menjadi bukti kepedulian mereka terhadap keadaan yang dirasakan di lingkungan sekitar.Dalam pertemuan tersebut, Yuven Koga terpilih sebagai koordinator melalui kesepakatan bersama. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus keracunan yang menimpa ratusan pelajar di Depapre, Kabupaten Jayapura. “Sudah lebih dari 527 siswa yang terdampak, namun seakan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah,” ungkapnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pelajar mengenai penanganan program yang seharusnya bermanfaat tersebut.Yuven juga menyoroti alokasi anggaran program MBG yang dinilai sangat besar. Menurut pandangan mereka, dana tersebut sebaiknya dialihkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan serta memperbaiki fasilitas sekolah di Papua yang masih banyak belum memadai. Ia juga menyampaikan pandangan bahwa pelaksanaan program MBG dinilai tidak lepas dari keterlibatan unsur militer, yang semakin menambah kekhawatiran di kalangan pelajar.Pertemuan ini pun menjadi awal langkah bersama ke depan. Para pelajar berencana memperluas ruang diskusi, membuka lapak bacaan, menyelenggarakan olahraga persahabatan, hingga menggalang kepedulian sosial. Semua itu dilakukan untuk membangun kesadaran dan memperkuat ikatan persaudaraan antarpelajar di seluruh wilayah Jayapura.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 09:24 WIT
Menko Kumham Imipas Yusril: Jaga Ikatan Kekeluargaan HMI Melampaui Segala Perbedaan
Papuanewsonline.com, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengajak seluruh alumni Himpunan Mahasiswa Islam untuk senantiasa menjaga ikatan kekeluargaan dan solidaritas yang erat, meskipun memiliki latar belakang profesi, jabatan, maupun pandangan yang beragam. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan silaturahim, jalan sehat, dan diskusi yang digelar Komunitas Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam di Jakarta, pada Minggu, 23 Agustus 2026.Yusril menegaskan bahwa ikatan persaudaraan sesama alumni HMI harus tetap terjalin erat melampaui batas-batas pekerjaan, birokrasi, maupun perbedaan pandangan politik. “Kekeluargaan ini harus tetap kita jaga dan pelihara. Kebersamaan ini bukan untuk membangun kelompok yang tertutup, melainkan memperkuat persahabatan dan jejaring solidaritas yang telah terbentuk,” ujarnya. Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi kekuatan yang menyatukan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.Selain mempererat silaturahmi, kegiatan yang berpusat di Lapangan Biru Kementerian Hukum ini juga dirangkaikan dengan diskusi mengenai pembangunan hukum di Indonesia. Tak hanya itu, terselenggara pula aksi donor darah yang diikuti 363 orang serta donasi buku yang melibatkan 568 peserta sebagai wujud kepedulian sosial yang nyata. Yusril pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berperan serta menyukseskan kegiatan tersebut.“Mudah-mudahan acara ini bukan sekadar jalan sehat dan berdiskusi semata, melainkan juga mampu meningkatkan silaturahmi serta memperkuat kontribusi keluarga besar alumni HMI bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan nasional,” harap Yusril. Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko, Sekretaris Kemenko Kumham Imipas Andika Dwi Prasetya, serta para pimpinan tinggi dan keluarga besar alumni HMI dari berbagai daerah.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 07:58 WIT
Kaops Damai Cartenz Tinjau Pos Tindak di Kiwirok: Tingkatkan Kewaspadaan, Jaga Kesehatan dan Sinergi
Papuanewsonline.com, Kiwirok — Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, melakukan peninjauan langsung ke Pos Tindak Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Senin (24/8/2026). Kedatangan Kaops bersama jajaran PJU Satgas disambut langsung oleh Danpos Kiwirok, Iptu Enabel Julian K, beserta seluruh personel yang bertugas. Kunjungan ini bertujuan mengecek kondisi personel, pelaksanaan tugas, serta memberikan arahan agar pengamanan berjalan maksimal di wilayah pegunungan yang memiliki tantangan tersendiri.Dalam dialognya dengan para personel, Kaops menegaskan agar kewaspadaan tetap dijaga pada tingkat tertinggi meskipun situasi di wilayah tugas terpantau relatif aman. “Tingkatkan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas. Tetap disiplin, saling mengingatkan, dan jangan pernah menganggap situasi aman sebagai alasan untuk menurunkan kesiapsiagaan,” pesannya. Kedisiplinan dan kehati-hatian menjadi kunci agar tugas pengamanan dapat berjalan dengan aman dan berhasil guna.Selain aspek keamanan, Kaops juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kondisi fisik setiap personel. Mengingat Kiwirok berada di wilayah pegunungan dengan medan yang berat, kesehatan menjadi modal utama dalam menjalankan tugas. “Yang paling utama adalah rekan-rekan harus dalam keadaan sehat. Jaga kondisi fisik, jaga kesehatan agar tetap bugar dan siap siaga setiap saat,” ujarnya.Kaops juga meminta jajaran Satgas memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah distrik, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh unsur terkait di wilayah Kiwirok.Sinergi dan hubungan yang baik dengan masyarakat dinilai sangat penting untuk memperoleh informasi terkini sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Komunikasi dan kebersamaan adalah kekuatan kita,” tegasnya.Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa arahan Kaops menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam bertugas. Kondisi wilayah yang berat menuntut kedisiplinan, kekompakan, dan kemampuan beradaptasi yang tinggi.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 07:42 WIT
Seni & Budaya
Lihat semua
Bukan Sekadar Mendampingi, Buku ‘Curhat Istri Diplomat’ Ungkap Peran Kunci Spouse Diplomacy
Papuanewsonline.com, Jakarta— Diplomasi Indonesia di luar negeri tidak hanya dijalankan para diplomat yang bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Peran pasangan diplomat melalui spouse diplomacy juga turut mendukung upaya memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.Peran tersebut dibahas dalam peluncuran dan diskusi buku Curhat Istri Diplomat karya Lona Hutapea Tanasale. Kegiatan mengusung tema “Memaknai Indonesia di Balik Layar Diplomasi” dan digelar di Toko Buku Gramedia Central Park, Jakarta, Minggu (23/8/2026).Buku tersebut tidak hanya menceritakan perjalanan kehidupan keluarga diplomat, tetapi juga mengungkap pengalaman pasangan diplomat dalam menjalani kehidupan lintas negara.Melalui berbagai kisah di dalamnya, pembaca diajak melihat tantangan beradaptasi dengan lingkungan baru, berinteraksi dengan kebudayaan berbeda, hingga keterlibatan dalam kegiatan yang secara tidak langsung mendukung pelaksanaan diplomasi Indonesia.Dalam diskusi tersebut, Wakil Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Luar Negeri, Nur Indah Sari Nasir, turut hadir. Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua DWP Kementerian Luar Negeri, Kristien Abdi.Kristien menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi bagi pasangan diplomat dalam menjalani kehidupan di berbagai negara. Kemampuan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi dinamika kehidupan keluarga diplomat.Sementara itu, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati, yang menjadi salah satu narasumber, menegaskan pentingnya peran spouse diplomacy dalam mendukung tugas Perwakilan RI di luar negeri.Perspektif dari pengalaman langsung juga disampaikan Syifa Fahmi, seorang penulis yang juga merupakan istri diplomat. Ia membagikan pengalaman dan gambaran mengenai kehidupan serta peran pasangan diplomat selama berada di luar negeri.Diskusi tersebut dipandu oleh Lia Nathalia, jurnalis sekaligus Ketua Komunitas Perempuan Berkebaya, bersama Melany Lintuuran yang merupakan Presiden Indonesian Women Alliance (IWA).Kegiatan di Jakarta juga terhubung secara virtual dengan acara “A Night to Celebrate Indonesia” yang berlangsung di House of Explore Indonesia (HEXI), Los Angeles. Acara tersebut diselenggarakan oleh Indonesian Women Alliance.IWA merupakan asosiasi perempuan yang aktif dalam mempromosikan sosial budaya Indonesia sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Amerika Serikat.Koneksi antara Jakarta dan Los Angeles dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kolaborasi lintas negara dalam memperkenalkan budaya dan identitas Indonesia melalui berbagai kegiatan masyarakat.Melalui buku Curhat Istri Diplomat, pengalaman pasangan diplomat diharapkan dapat memberikan perspektif mengenai peran yang selama ini berada di balik layar, sekaligus menunjukkan bahwa diplomasi publik dapat dilakukan melalui berbagai bentuk keterlibatan masyarakat Indonesia di luar negeri.Editor: OF
27 Agu 2026, 10:47 WIT
Gus Yahya Siapkan Langkah Antisipasi Kericuhan di Muktamar ke-35 NU
Papuanewsonline.com, Jombang — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menyoroti potensi kericuhan dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Dalam peninjauan langsung kesiapan arena Muktamar pada Rabu (26/8/2026), sehari menjelang pembukaan, Gus Yahya menekankan sejumlah langkah teknis guna memastikan jalannya persidangan tetap tertib dan terkendali.Gus Yahya meminta setiap ruang sidang dilengkapi layar besar agar seluruh proses persidangan dapat dipantau secara terbuka. “Perlu ada layar besar yang menampilkan jalannya sidang, agar terlihat baris atau kelompok mana yang ricuh,” ujarnya. Selain pengawasan visual, ia juga menegaskan kedisiplinan penggunaan mikrofon. “Jangan ada yang memegang mikrofon tanpa izin pimpinan sidang,” tegasnya. Hal ini disepakati oleh Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdullah Rozaq, yang turut mendampingi peninjauan.Sebelum meninjau lokasi, Gus Yahya terlebih dahulu sowan ke Ndalem Kasepuhan KH A. Wahab Chasbullah. Dalam suasana hangat, ia juga menyampaikan pesan khasnya, menyebut Mbah Wahab seolah menjadi pelindung dan perantara kelancaran Muktamar ini. Ia pun menceritakan pesan seorang peziarah dari Pati yang menitipkan nama KH Abdul Ghaffar Rozin sebagai figur jalan tengah apabila terjadi ketegangan.“Lah, ditunggoni Mbah Wahab kok rusuh,” kelakarnya, menunjukkan potensi dinamika tetap menjadi perhatian serius.Sorotan terhadap kemungkinan kericuhan ini muncul mengingat Muktamar ke-35 akan mempertemukan ratusan pengurus dari berbagai daerah, termasuk pembahasan arah kepemimpinan PBNU ke depan. Meski demikian, Gus Yahya tetap optimis dan mengandalkan semangat serta nilai-nilai luhur warisan para pendiri NU agar forum berjalan dengan penuh hikmah dan persaudaraan.Muktamar ke-35 NU akan berlangsung selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Agustus 2026. Semoga Muktamar berjalan lancar, aman, dan penuh berkah.Penulis: JidEditor: OF
27 Agu 2026, 08:01 WIT
Hironimus Taime: Papua Maju Harus Dimulai Dari Damai, Tolak Provokasi
Papuanewsonline.com, Jayapura – Tokoh Adat Tabi Papua, Hironimus Taime, mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga Papua tetap aman dan damai. Ia meminta warga tidak mudah terpengaruh provokasi maupun ajakan demonstrasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.Menurutnya, stabilitas dan kedamaian adalah modal utama untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.“Papua harus damai supaya maju. Tidak bisa menyelesaikan masalah dengan perang atau saling tembak, karena pada akhirnya tidak ada yang benar-benar menang dan tidak ada yang benar-benar kalah,” ujar Hironimus, Rabu 26 Agustus 2026.Utamakan Dialog dan Literasi InformasiHironimus menekankan pentingnya mengedepankan dialog, komunikasi terbuka, dan penyampaian aspirasi secara tertib. Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan literasi informasi agar bisa menyaring berita yang beredar dan tidak mudah terhasut.“Menjaga perdamaian bukan berarti menghilangkan perbedaan. Perbedaan harus disampaikan dengan cara demokratis, tertib, dan bertanggung jawab,” tegasnya.Siap Jadi MediatorSebagai Ketua Umum DPP LSM Pijar Keadilan Demokrasi, Hironimus menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi antarpihak di Papua.“Kalau diterima, saya Hironimus Taime sebagai Orang Asli Papua, siap menjadi mediator atau penengah untuk mengatur pertemuan di Jayapura,” katanya.Ia mendorong masyarakat adat, pemerintah, TNI, dan Polri untuk memperkuat komunikasi dan membangun ruang pertemuan bersama.Hironimus juga berharap media massa ikut menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan membangun.“Ini salah satu usulan upaya Papua damai. Mari kita membuka jalan dialog demi keselamatan masyarakat dan masa depan Papua,” pungkasnya.Penulis: HendrikEditor: OF
27 Agu 2026, 07:33 WIT
Masyarakat Adat Nabire Tolak Provokasi, Ajak Warga Jaga Papua Tetap Damai
Papuanewsonline.com, Nabire – Masyarakat adat di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menolak segala bentuk provokasi yang bisa memicu demo anarkis dan mengganggu keamanan. Mereka berkomitmen menjaga Papua tetap kondusif dengan mengedepankan persatuan, kedamaian, dan penyampaian aspirasi secara tertib.Korwil Lembaga Masyarakat Adat atau LMA Papua Tengah, Yona Kogoya, mengatakan keberagaman suku, budaya, dan agama di Nabire adalah kekuatan utama.“Keberagaman suku, budaya, dan agama merupakan kekuatan utama masyarakat Nabire untuk menjaga persaudaraan dan kedamaian,” ujar Yona.Ia mengajak warga lebih bijak menyikapi informasi. Jangan mudah percaya narasi yang belum jelas kebenarannya dan berpotensi mengajak rusuh.Menurut Yona, masyarakat adat punya peran penting meluruskan agar aksi penyampaian pendapat tidak ditunggangi pihak yang mau bikin konflik.Masyarakat adat Nabire juga menegaskan, keamanan dan ketertiban adalah fondasi hidup bersama. Aspirasi boleh disampaikan secara damai. Tapi ajakan kekerasan, perusakan, dan pemecah persatuan harus ditolak.Pemerintah ApresiasiMewakili Bupati Nabire, Asisten I Setda Nabire La Halim mengapresiasi peran LMA sebagai mitra menjaga ketertiban sosial.“Perbedaan harus menjadi perekat persaudaraan, bukan sumber perpecahan,” tegas La Halim.Ia minta semua perbedaan pendapat diselesaikan secara dewasa. Jangan beri ruang untuk provokasi yang memperkeruh situasi.Komitmen masyarakat adat Nabire ini jadi pesan kuat. Menjaga Papua tetap kondusif butuh kewaspadaan bersama terhadap provokasi. Dengan begitu, keamanan, persaudaraan, dan pembangunan di Papua Tengah bisa terus berjalan harmonis.Penulis: HendrikEditor: OF
27 Agu 2026, 07:30 WIT
Oyandi Papua Bawa Pesan Budaya Tanah Papua ke Panggung Internasional di Belanda
Papuanewsonline.com, Amsterdam — Grup seni dan musik asal Papua, Oyandi Papua, tampil memukau dalam ajang Pacific Roots Fest 2026 yang berlangsung di IJland, Amsterdam, Belanda, pada 15–16 Agustus 2026. Kehadiran mereka menjadi momen bersejarah sekaligus jendela luas bagi dunia untuk mengenal kekayaan seni, musik, tari, dan identitas budaya yang tumbuh subur di tanah Papua. Ajang ini sendiri merupakan pertemuan besar berbagai komunitas budaya dari kawasan Pasifik yang merayakan warisan leluhur melalui karya seni, musik, hingga kekayaan kuliner khas kepulauan PasifikBagi Oyandi Papua, undangan tampil di Amsterdam bukan sekadar penampilan biasa. Lebih dari itu, kehadiran mereka membawa pesan luhur untuk memperkenalkan wajah Papua yang sesungguhnya kepada dunia sekaligus menjaga agar identitas budaya tetap terjaga di tengah arus perubahan zaman. Melalui setiap nada musik, irama lagu, dan gerak tari yang dibawakan, mereka berupaya menghadirkan warna dan jiwa Papua di hadapan masyarakat internasional yang hadir memadati lokasi festival.“Kami datang bukan hanya untuk tampil, tetapi membawa cerita tentang Papua. Setiap lagu, gerakan, dan musik yang kami tampilkan adalah bagian dari identitas dan kekayaan budaya Papua yang ingin kami perkenalkan kepada dunia,” ujar perwakilan Oyandi Papua. Semangat ini adalah bagian dari perjalanan panjang kelompok tersebut dalam menjaga bahasa, musik, nilai-nilai luhur, serta ekspresi seni yang menjadi jati diri masyarakat Papua sejak turun-temurun.Festival ini menjadi ruang pertemuan yang hangat sekaligus wadah memperkuat hubungan persaudaraan antarmasyarakat seantero Pasifik. Suara dan keberagaman budaya yang ditampilkan menjadi bukti bahwa kekayaan warisan leluhur adalah anugerah yang patut dijaga dan dibanggakan.Bagi Oyandi Papua, panggung ini adalah langkah awal yang membanggakan untuk membawa nama Papua semakin dikenal dan dihargai di mata dunia.Ke depan, Oyandi Papua berharap dapat terus membangun jejaring persahabatan lintas negara, membuka ruang kolaborasi seni, serta menghadirkan karya-karya Papua yang memukau di berbagai panggung dunia.Penulis: JidEditor: OF
22 Agu 2026, 14:57 WIT
Upacara Di Grasberg Disorot, Warga: SOP Keselamatan Dilanggar, Martabat Adat Terancam
Papuanewsonline.com, Mimika - Pelaksanaan kegiatan peringatan kemerdekaan di kawasan dataran tinggi Grasberg menuai sorotan. Warga mendesak evaluasi terhadap prosedur keselamatan kerja dan perlindungan hak masyarakat adat.Sorotan itu disampaikan dalam rilis tertulis yang diterima papuanewsonline.com, Jumat (21/8/2026) oleh Dianu Omaleng.Dalam rilis tersebut disebutkan kegiatan yang melibatkan aparat keamanan dan warga dengan mengenakan pakaian adat tradisional perlu dievaluasi mendalam. "Kawasan Grasberg yang berada di ketinggian ekstrem memiliki kondisi cuaca bersuhu sangat rendah dan risiko tinggi. Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) industri, setiap aktivitas di zona tersebut wajib mengedepankan perlindungan fisik dan keselamatan peserta," tulis rilis.Rilis itu menyoroti pelibatan masyarakat adat dengan pakaian tradisional tanpa perlengkapan proteksi cuaca dingin. Hal itu dinilai tidak memperhatikan aspek keselamatan fisik warga di medan ekstrem dan berpotensi melanggar standar keselamatan kerja yang berlaku di wilayah operasional industri.3 Desakan Warga Kepada Pengelola GrasbergMelalui rilisnya, warga menyampaikan 3 tuntutan:1. Evaluasi Prosedur OperasionalMemastikan seluruh kegiatan seremonial di area operasional mematuhi SOP keselamatan kerja dan standar K3 secara ketat.2. Hormati Martabat Budaya LokalMelindungi keselamatan fisik warga adat dalam setiap kegiatan resmi tanpa memaksakan situasi yang bertentangan dengan standar keselamatan medan ekstrem.3. Buka Ruang DialogMembuka ruang penyampaian aspirasi publik secara transparan demi menjaga keharmonisan antara masyarakat, pengelola kawasan, dan aparat keamanan."Masyarakat berharap pihak penyelenggara dan pengelola kawasan memberikan klarifikasi terbuka serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh aturan demi keselamatan bersama," demikian penutup rilis.Kawasan Grasberg berada di ketinggian lebih dari 4.000 mdpl dengan suhu ekstrem. Area tersebut merupakan wilayah operasional pertambangan di Mimika, Papua Tengah.Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Freeport Indonesia dan aparat keamanan di kawasan Grasberg belum memberikan tanggapan resmi. papuanewsonline.com masih berupaya menghubungi pihak terkait.Penulis: HendrikEditor: OF
21 Agu 2026, 22:30 WIT