Papuanewsonline.com
Berita Terbaru
Lihat semua
Kontingen Polres MBD-Polda Maluku Raih 11 Medali di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII
Papuanewsonline.com, Tangerang – Kontingen Polres Maluku Barat Daya (MBD) Polda Maluku menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 dengan meraih 11 medali setelah bersaing bersama 2.058 atlet dari seluruh Indonesia. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Polri di wilayah timur Indonesia mampu bersaing di level nasional sekaligus mengharumkan nama Polda Maluku pada kejuaraan bergengsi yang merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.Kejuaraan yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, diikuti atlet dari kategori Polri, TNI, pelajar, klub, hingga peserta umum. Ajang nasional ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet taekwondo berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan.Dari 12 atlet yang diturunkan, Kontingen Polres MBD Polda Maluku berhasil membawa pulang 3 medali emas, 7 medali perak, dan 1 medali perunggu, sebuah capaian yang menempatkan kontingen asal kabupaten terluar di Provinsi Maluku tersebut sejajar dengan kontingen-kontingen terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.Dua medali emas pada Kategori Khusus Polri diraih oleh Bripda Aditya Keiwury, personel Polsek Serwaru Polres Maluku Barat Daya, dan Bharada Wandi Tuheteru, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku. Satu medali emas lainnya dipersembahkan oleh atlet Ria Safitri Andini.Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Bripda Alvian Rivan Pattipeilohy, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku, bersama enam atlet muda asal Maluku Barat Daya, yakni Betania Karmel Taniwel, Chrisbelle Gisella Louhenapessy, Framhel Grisel Lekransy, Cristabella Asaria Lesnussa, Eljire Pera, dan Sepqueen Villy Remiasa pada kategori Cadet. Adapun satu medali perunggu diraih Frenabdo Laban Naskay pada kategori Prestasi Junior.Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan Polri tidak hanya melahirkan personel yang profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi yang kompetitif di tingkat nasional.Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, serta official yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang hingga berhasil membawa nama baik Polres MBD dan Polda Maluku di pentas nasional."Prestasi ini merupakan buah dari disiplin, kerja keras, latihan yang berkesinambungan, serta semangat pantang menyerah seluruh atlet. Kami bangga karena mereka mampu membuktikan bahwa putra-putri dari Maluku Barat Daya dapat bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional," ujar Kapolres.Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata tentang perolehan medali, tetapi juga menjadi gambaran karakter personel Polri dan generasi muda yang memiliki integritas, daya juang, serta menjunjung tinggi sportivitas."Kemenangan ini menjadi simbol semangat Presisi yang diwujudkan melalui prestasi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri dan generasi muda Maluku untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi, serta mengharumkan nama daerah dan Indonesia di berbagai ajang olahraga," tambahnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan bahwa prestasi Kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan sumber daya manusia Polri yang dilakukan secara berkelanjutan hingga ke wilayah kepulauan dan terluar Indonesia."Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di lingkungan Polri berjalan secara konsisten dan mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional. Raihan 11 medali dari kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi kebanggaan Polda Maluku sekaligus membuktikan bahwa semangat Presisi tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui pembinaan sumber daya manusia yang sehat, disiplin, berkarakter, dan berdaya saing," ungkapnya.Kabid Humas berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda di Maluku, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar, untuk terus mengembangkan potensi melalui olahraga sebagai sarana membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat kompetisi yang sehat.Keberhasilan Kontingen Polres MBD Polda Maluku pada Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi di tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pembinaan olahraga prestasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi menuju Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing. PNO-12
13 Jul 2026, 22:23 WIT
Gelar Tradisi Duaja dan Pedang Pora, Estafet Kepemimpinan Komando Brimob Maluku Resmi Berganti
Papuanewsonline.com, Ambon – Regenerasi kepemimpinan di tubuh Korps Brimob Polri kembali ditegaskan melalui prosesi sakral Serah Terima Duaja Satuan Brimob Polda Maluku "Satya Prajahita Widya" yang berlangsung khidmat di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Sabtu (11/7/2026) sore. Upacara tersebut menandai secara resmi estafet kepemimpinan dari Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han. kepada Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., sebagai Komandan Satuan Brimob Polda Maluku yang baru.Prosesi serah terima Duaja yang merupakan tradisi kehormatan Korps Brimob Polri berlangsung dengan penuh makna. Selain menjadi simbol peralihan kepemimpinan, tradisi tersebut juga merepresentasikan kesinambungan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, profesionalisme, dan kehormatan yang menjadi jati diri setiap insan Brimob dalam menjaga keamanan negara.Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Duaja "Satya Prajahita Widya", dilanjutkan prosesi penyerahan Duaja dari pejabat lama kepada pejabat baru, penyampaian amanat kedua komandan, hingga Tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Satuan Brimob Polda Maluku.Dalam sambutannya, Komandan Satuan Brimob Polda Maluku yang baru, Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk melanjutkan capaian yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya."Serah terima Duaja ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi merupakan amanah organisasi yang harus kami emban dengan penuh tanggung jawab. Kami akan melanjutkan seluruh capaian positif yang telah dibangun serta memperkuat profesionalisme, soliditas, dan pengabdian Satuan Brimob Polda Maluku dalam mendukung kebijakan pimpinan Polri maupun Polda Maluku," ujar Kombes Pol. Tedy Purnanto.Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pol. Dr. Irfan Marpaung beserta keluarga atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Satuan Brimob Polda Maluku."Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian, keteladanan, dan fondasi yang telah dibangun oleh senior kami. Kami berharap seluruh personel tetap menjaga kekompakan dan bersama-sama membawa Satuan Brimob Polda Maluku menjadi satuan yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat," tambahnya.Sementara itu, Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han., dalam amanat perpisahannya mengaku bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Satuan Brimob Polda Maluku.Menurutnya, pengalaman bertugas di Maluku memberikan banyak pelajaran mengenai arti loyalitas, solidaritas, dan semangat pengabdian personel Brimob dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan."Saya merasa bangga pernah memimpin Satuan Brimob Polda Maluku. Saya menyaksikan sendiri bagaimana semangat, loyalitas, dan keberanian seluruh personel dalam menjalankan setiap tugas, termasuk menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di Maluku. Terima kasih atas dukungan, kebersamaan, dan loyalitas yang telah diberikan selama ini," ungkap Kombes Pol. Irfan Marpaung.Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus menjaga nama baik Korps Brimob dan memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan yang baru."Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier Polri. Saya yakin di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Tedy Purnanto, Satuan Brimob Polda Maluku akan semakin maju dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan. Teruslah bangga menjadi Brimob dan jadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai kehormatan tertinggi," pesannya.Prosesi serah terima Duaja berlangsung melalui sejumlah tahapan tradisi Korps Brimob, mulai dari penghormatan kepada Duaja "Satya Prajahita Widya", penyerahan simbol kehormatan satuan dari pejabat lama kepada pejabat baru, penyampaian amanat, penghormatan terakhir kepada Duaja, hingga penutupan dengan Mars Brimob dan doa bersama.Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Tradisi Pedang Pora, sebuah tradisi kehormatan di lingkungan Polri yang menjadi simbol penghargaan atas pengabdian pejabat lama sekaligus doa dan penghormatan dari seluruh keluarga besar Brimob terhadap perjalanan tugas berikutnya.Sebagai penutup seluruh rangkaian serah terima jabatan, pada Minggu (12/7/2026) di Lapangan Tahapary Polda Maluku, keluarga besar Satuan Brimob Polda Maluku kembali menggelar Tradisi Pelepasan bagi mantan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han. beserta istri. Prosesi tersebut berlangsung penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi, kepemimpinan, serta pengabdian beliau selama bertugas di Maluku sebelum melaksanakan penugasan di tempat yang baru.Tradisi Duaja, Pedang Pora, hingga pelepasan pejabat lama tersebut menjadi simbol kuat bahwa regenerasi kepemimpinan di Korps Brimob Polri tidak hanya dimaknai sebagai pergantian jabatan semata, tetapi juga sebagai proses estafet nilai-nilai kehormatan, loyalitas, profesionalisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui kepemimpinan baru, Satuan Brimob Polda Maluku diharapkan semakin adaptif, responsif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Maluku. PNO-12
13 Jul 2026, 22:05 WIT
Bangun Generasi Produktif, Polda Maluku Bagikan Peralatan Olahraga di 3 Desa
Papuanewsonline.com, Malteng – Polda Maluku terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui penyerahan bantuan peralatan olahraga kepada pemuda Desa Wakal, Desa Hitu Mesing, dan Desa Hitu Lama di Mako Polsek Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safety Riding Wisata Rally Club dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.Penyerahan bantuan dilakukan di hadapan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, Bhayangkari, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dari tiga desa.Kapolda Maluku mengatakan olahraga merupakan media strategis dalam membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin, berprestasi, serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif."Melalui bantuan peralatan olahraga ini kami berharap lahir lebih banyak ruang positif bagi para pemuda untuk beraktivitas, membangun prestasi, mempererat persaudaraan, sekaligus menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan kriminal. Pemuda adalah aset masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama," ujar Kapolda.Ia menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan."Kami ingin Polri menjadi mitra masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Keamanan yang kondusif akan semakin kuat apabila didukung oleh pemuda yang memiliki semangat persatuan, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungannya," katanya.Penyerahan bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari para pemuda karena dinilai mampu mendukung aktivitas olahraga dan mempererat kebersamaan antarwarga di wilayah Leihitu.Kegiatan kemudian ditutup dengan pengundian door prize bagi peserta Safety Riding dan penyerahan hadiah oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi kepada para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, mencerminkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum memperkuat pelayanan, kepedulian sosial, dan kemitraan Polri dengan masyarakat. PNO-12
13 Jul 2026, 21:44 WIT
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku Salurkan Bantuan Sosial
Papuanewsonline.com, Ambon – Komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat diwujudkan Polda Maluku melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga Desa Rutong, Kota Ambon, dan Desa Morela, Kabupaten Maluku Tengah, dalam rangkaian kegiatan Safety Riding Wisata Rally Club memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Minggu (12/7/2026).Bantuan sosial diserahkan langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta pengurus, serta disaksikan Raja, tokoh masyarakat, dan warga setempat.Penyaluran bantuan menjadi bagian dari rangkaian touring keselamatan berlalu lintas yang tidak hanya membawa pesan keamanan berkendara, tetapi juga menghadirkan aksi nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.Kapolda Maluku mengatakan Hari Bhayangkara merupakan momentum memperkuat nilai pengabdian Polri melalui pelayanan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat."Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi milik Polri, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk terus hadir, berbagi, dan memperkuat semangat gotong royong bersama masyarakat Maluku," ujar Kapolda.Menurutnya, Polri yang Presisi harus mampu menghadirkan rasa aman sekaligus memberikan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat."Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran Polri bukan hanya ketika ada persoalan hukum atau gangguan keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang selalu siap membantu, melayani, dan bekerja bersama masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik," tambahnya.Kehadiran rombongan Polda Maluku disambut hangat oleh Raja dan tokoh masyarakat Desa Rutong maupun Desa Morela. Penyaluran bantuan berlangsung penuh keakraban dan menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kesejahteraan bersama.Rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar serta mendapat apresiasi dari masyarakat yang menilai kehadiran Polri semakin dekat melalui aksi-aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. PNO-12
13 Jul 2026, 21:33 WIT
Gaungkan Safety Riding, Kapolda Maluku: Jadikan Keselamatan Sebagai Prioritas Utama
Papuanewsonline.com, Ambon – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polda Maluku untuk memperkuat kampanye keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan Safety Riding Wisata Rally Club yang melibatkan komunitas motor, pecinta touring, Bhayangkari, serta jajaran Polda Maluku. Kegiatan yang berlangsung Minggu (12/7/2026) itu menjadi bagian dari upaya Polri membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, seluruh Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta pengurus, serta ratusan peserta dari berbagai komunitas motor di Kota Ambon.Rombongan dilepas dari Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary Tantui Ambon dan menempuh rute melintasi sejumlah kawasan di Kota Ambon hingga Kabupaten Maluku Tengah, dengan titik persinggahan di Desa Rutong, Desa Morela, dan Mako Polsek Leihitu sebelum kembali finis di Lapangan Tahapary.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui kesadaran, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan hukum."Melalui Safety Riding ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai budaya dan gaya hidup. Memiliki kendaraan saja tidak cukup, tetapi harus diiringi pengetahuan, keterampilan, kepatuhan terhadap aturan, serta sikap saling menghormati sesama pengguna jalan. Keselamatan adalah kebutuhan setiap orang dan harus menjadi prioritas utama," kata Kapolda.Ia menjelaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar perayaan institusi, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan melalui peningkatan disiplin berlalu lintas."Kami ingin seluruh masyarakat pulang dengan selamat setiap kali berkendara. Karena itu mari gunakan helm berstandar SNI, lengkapi surat-surat kendaraan, patuhi rambu lalu lintas, hindari kecepatan berlebihan, dan jadilah pelopor keselamatan di jalan raya," tegasnya.Selain mengampanyekan keselamatan berlalu lintas, kegiatan Safety Riding Wisata Rally Club juga mempererat sinergi antara Polri dengan komunitas otomotif serta masyarakat sebagai mitra strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Maluku.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menegaskan komitmen Polda Maluku dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sebagai bagian dari pelayanan Polri Presisi kepada masyarakat. PNO-12
13 Jul 2026, 21:14 WIT
Tradisi Pedang Pora Iringi Pelepasan Irjen Pol. Imam Thobroni
Papuanewsonline.com, Ambon – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai tradisi pelepasan Wakapolda Maluku, Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., yang digelar di halaman depan Mapolda Maluku, Sabtu (11/7/2026). Prosesi Pedang Pora yang menjadi tradisi kehormatan di lingkungan Polri tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., serta diikuti jajaran pejabat utama, para Kapolres, personel dan ASN Polda Maluku.Tradisi Pedang Pora merupakan bentuk penghormatan institusi kepada perwira tinggi Polri yang telah mengabdikan diri dan menyelesaikan masa tugasnya di suatu satuan kerja. Prosesi tersebut sekaligus menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dan komitmen Polri dalam menjaga soliditas organisasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Irjen Pol. Imam Thobroni dilepas dengan barisan Pedang Pora dan jajaran kehormatan yang dibentuk oleh personel Polda Maluku. Prosesi berlangsung khidmat, mencerminkan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Wakapolda Maluku.Turut mengikuti kegiatan tersebut Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta beserta istri, seluruh Pejabat Utama Polda Maluku beserta istri, para Kapolres jajaran Polda Maluku beserta istri, Bhayangkari, personel, serta ASN Polda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menyampaikan bahwa tradisi pelepasan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan institusi kepada setiap insan Bhayangkara yang telah mendedikasikan pengabdian terbaiknya bagi bangsa dan negara."Tradisi Pedang Pora adalah simbol penghormatan atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi seorang perwira kepada institusi Polri. Apa yang telah ditorehkan Irjen Pol. Imam Thobroni selama bertugas di Polda Maluku menjadi bagian dari perjalanan organisasi yang akan terus kami lanjutkan. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya serta mendoakan beliau senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mengemban amanah di tempat tugas yang baru," ujar Kapolda.Kapolda juga menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan publik."Regenerasi kepemimpinan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Yang terpenting adalah nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, integritas, dan semangat Presisi terus hidup dalam setiap personel sehingga kepercayaan masyarakat kepada Polri semakin meningkat," tegasnya.Prosesi pelepasan berlangsung penuh kekeluargaan dan rasa hormat. Usai melewati barisan Pedang Pora, Irjen Pol. Imam Thobroni berpamitan dengan Kapolda Maluku, Wakapolda Maluku, para pejabat utama, Bhayangkari, serta seluruh personel yang hadir.Seluruh rangkaian tradisi pelepasan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, menjadi penanda kuat bahwa nilai-nilai penghormatan terhadap pengabdian tetap menjadi budaya yang dijunjung tinggi di lingkungan Polri sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat. PNO-12
13 Jul 2026, 21:00 WIT
Pilihan Redaksi
Kontingen Polres MBD-Polda Maluku Raih 11 Medali di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII
Papuanewsonline.com, Tangerang – Kontingen Polres Maluku Barat Daya (MBD) Polda Maluku menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 dengan meraih 11 medali setelah bersaing bersama 2.058 atlet dari seluruh Indonesia. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Polri di wilayah timur Indonesia mampu bersaing di level nasional sekaligus mengharumkan nama Polda Maluku pada kejuaraan bergengsi yang merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.Kejuaraan yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, diikuti atlet dari kategori Polri, TNI, pelajar, klub, hingga peserta umum. Ajang nasional ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet taekwondo berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan.Dari 12 atlet yang diturunkan, Kontingen Polres MBD Polda Maluku berhasil membawa pulang 3 medali emas, 7 medali perak, dan 1 medali perunggu, sebuah capaian yang menempatkan kontingen asal kabupaten terluar di Provinsi Maluku tersebut sejajar dengan kontingen-kontingen terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.Dua medali emas pada Kategori Khusus Polri diraih oleh Bripda Aditya Keiwury, personel Polsek Serwaru Polres Maluku Barat Daya, dan Bharada Wandi Tuheteru, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku. Satu medali emas lainnya dipersembahkan oleh atlet Ria Safitri Andini.Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Bripda Alvian Rivan Pattipeilohy, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku, bersama enam atlet muda asal Maluku Barat Daya, yakni Betania Karmel Taniwel, Chrisbelle Gisella Louhenapessy, Framhel Grisel Lekransy, Cristabella Asaria Lesnussa, Eljire Pera, dan Sepqueen Villy Remiasa pada kategori Cadet. Adapun satu medali perunggu diraih Frenabdo Laban Naskay pada kategori Prestasi Junior.Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan Polri tidak hanya melahirkan personel yang profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi yang kompetitif di tingkat nasional.Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, serta official yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang hingga berhasil membawa nama baik Polres MBD dan Polda Maluku di pentas nasional."Prestasi ini merupakan buah dari disiplin, kerja keras, latihan yang berkesinambungan, serta semangat pantang menyerah seluruh atlet. Kami bangga karena mereka mampu membuktikan bahwa putra-putri dari Maluku Barat Daya dapat bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional," ujar Kapolres.Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata tentang perolehan medali, tetapi juga menjadi gambaran karakter personel Polri dan generasi muda yang memiliki integritas, daya juang, serta menjunjung tinggi sportivitas."Kemenangan ini menjadi simbol semangat Presisi yang diwujudkan melalui prestasi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri dan generasi muda Maluku untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi, serta mengharumkan nama daerah dan Indonesia di berbagai ajang olahraga," tambahnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan bahwa prestasi Kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan sumber daya manusia Polri yang dilakukan secara berkelanjutan hingga ke wilayah kepulauan dan terluar Indonesia."Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di lingkungan Polri berjalan secara konsisten dan mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional. Raihan 11 medali dari kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi kebanggaan Polda Maluku sekaligus membuktikan bahwa semangat Presisi tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui pembinaan sumber daya manusia yang sehat, disiplin, berkarakter, dan berdaya saing," ungkapnya.Kabid Humas berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda di Maluku, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar, untuk terus mengembangkan potensi melalui olahraga sebagai sarana membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat kompetisi yang sehat.Keberhasilan Kontingen Polres MBD Polda Maluku pada Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi di tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pembinaan olahraga prestasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi menuju Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing. PNO-12
13 Jul 2026, 22:23 WIT
Gelar Tradisi Duaja dan Pedang Pora, Estafet Kepemimpinan Komando Brimob Maluku Resmi Berganti
Papuanewsonline.com, Ambon – Regenerasi kepemimpinan di tubuh Korps Brimob Polri kembali ditegaskan melalui prosesi sakral Serah Terima Duaja Satuan Brimob Polda Maluku "Satya Prajahita Widya" yang berlangsung khidmat di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Sabtu (11/7/2026) sore. Upacara tersebut menandai secara resmi estafet kepemimpinan dari Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han. kepada Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., sebagai Komandan Satuan Brimob Polda Maluku yang baru.Prosesi serah terima Duaja yang merupakan tradisi kehormatan Korps Brimob Polri berlangsung dengan penuh makna. Selain menjadi simbol peralihan kepemimpinan, tradisi tersebut juga merepresentasikan kesinambungan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, profesionalisme, dan kehormatan yang menjadi jati diri setiap insan Brimob dalam menjaga keamanan negara.Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Duaja "Satya Prajahita Widya", dilanjutkan prosesi penyerahan Duaja dari pejabat lama kepada pejabat baru, penyampaian amanat kedua komandan, hingga Tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Satuan Brimob Polda Maluku.Dalam sambutannya, Komandan Satuan Brimob Polda Maluku yang baru, Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk melanjutkan capaian yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya."Serah terima Duaja ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi merupakan amanah organisasi yang harus kami emban dengan penuh tanggung jawab. Kami akan melanjutkan seluruh capaian positif yang telah dibangun serta memperkuat profesionalisme, soliditas, dan pengabdian Satuan Brimob Polda Maluku dalam mendukung kebijakan pimpinan Polri maupun Polda Maluku," ujar Kombes Pol. Tedy Purnanto.Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pol. Dr. Irfan Marpaung beserta keluarga atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Satuan Brimob Polda Maluku."Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian, keteladanan, dan fondasi yang telah dibangun oleh senior kami. Kami berharap seluruh personel tetap menjaga kekompakan dan bersama-sama membawa Satuan Brimob Polda Maluku menjadi satuan yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat," tambahnya.Sementara itu, Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han., dalam amanat perpisahannya mengaku bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Satuan Brimob Polda Maluku.Menurutnya, pengalaman bertugas di Maluku memberikan banyak pelajaran mengenai arti loyalitas, solidaritas, dan semangat pengabdian personel Brimob dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan."Saya merasa bangga pernah memimpin Satuan Brimob Polda Maluku. Saya menyaksikan sendiri bagaimana semangat, loyalitas, dan keberanian seluruh personel dalam menjalankan setiap tugas, termasuk menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di Maluku. Terima kasih atas dukungan, kebersamaan, dan loyalitas yang telah diberikan selama ini," ungkap Kombes Pol. Irfan Marpaung.Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus menjaga nama baik Korps Brimob dan memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan yang baru."Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier Polri. Saya yakin di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Tedy Purnanto, Satuan Brimob Polda Maluku akan semakin maju dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan. Teruslah bangga menjadi Brimob dan jadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai kehormatan tertinggi," pesannya.Prosesi serah terima Duaja berlangsung melalui sejumlah tahapan tradisi Korps Brimob, mulai dari penghormatan kepada Duaja "Satya Prajahita Widya", penyerahan simbol kehormatan satuan dari pejabat lama kepada pejabat baru, penyampaian amanat, penghormatan terakhir kepada Duaja, hingga penutupan dengan Mars Brimob dan doa bersama.Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Tradisi Pedang Pora, sebuah tradisi kehormatan di lingkungan Polri yang menjadi simbol penghargaan atas pengabdian pejabat lama sekaligus doa dan penghormatan dari seluruh keluarga besar Brimob terhadap perjalanan tugas berikutnya.Sebagai penutup seluruh rangkaian serah terima jabatan, pada Minggu (12/7/2026) di Lapangan Tahapary Polda Maluku, keluarga besar Satuan Brimob Polda Maluku kembali menggelar Tradisi Pelepasan bagi mantan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han. beserta istri. Prosesi tersebut berlangsung penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi, kepemimpinan, serta pengabdian beliau selama bertugas di Maluku sebelum melaksanakan penugasan di tempat yang baru.Tradisi Duaja, Pedang Pora, hingga pelepasan pejabat lama tersebut menjadi simbol kuat bahwa regenerasi kepemimpinan di Korps Brimob Polri tidak hanya dimaknai sebagai pergantian jabatan semata, tetapi juga sebagai proses estafet nilai-nilai kehormatan, loyalitas, profesionalisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui kepemimpinan baru, Satuan Brimob Polda Maluku diharapkan semakin adaptif, responsif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Maluku. PNO-12
13 Jul 2026, 22:05 WIT
Bangun Generasi Produktif, Polda Maluku Bagikan Peralatan Olahraga di 3 Desa
Papuanewsonline.com, Malteng – Polda Maluku terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui penyerahan bantuan peralatan olahraga kepada pemuda Desa Wakal, Desa Hitu Mesing, dan Desa Hitu Lama di Mako Polsek Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safety Riding Wisata Rally Club dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.Penyerahan bantuan dilakukan di hadapan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, Bhayangkari, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dari tiga desa.Kapolda Maluku mengatakan olahraga merupakan media strategis dalam membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin, berprestasi, serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif."Melalui bantuan peralatan olahraga ini kami berharap lahir lebih banyak ruang positif bagi para pemuda untuk beraktivitas, membangun prestasi, mempererat persaudaraan, sekaligus menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan kriminal. Pemuda adalah aset masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama," ujar Kapolda.Ia menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan."Kami ingin Polri menjadi mitra masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Keamanan yang kondusif akan semakin kuat apabila didukung oleh pemuda yang memiliki semangat persatuan, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungannya," katanya.Penyerahan bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari para pemuda karena dinilai mampu mendukung aktivitas olahraga dan mempererat kebersamaan antarwarga di wilayah Leihitu.Kegiatan kemudian ditutup dengan pengundian door prize bagi peserta Safety Riding dan penyerahan hadiah oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi kepada para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, mencerminkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum memperkuat pelayanan, kepedulian sosial, dan kemitraan Polri dengan masyarakat. PNO-12
13 Jul 2026, 21:44 WIT
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku Salurkan Bantuan Sosial
Papuanewsonline.com, Ambon – Komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat diwujudkan Polda Maluku melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga Desa Rutong, Kota Ambon, dan Desa Morela, Kabupaten Maluku Tengah, dalam rangkaian kegiatan Safety Riding Wisata Rally Club memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Minggu (12/7/2026).Bantuan sosial diserahkan langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta pengurus, serta disaksikan Raja, tokoh masyarakat, dan warga setempat.Penyaluran bantuan menjadi bagian dari rangkaian touring keselamatan berlalu lintas yang tidak hanya membawa pesan keamanan berkendara, tetapi juga menghadirkan aksi nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.Kapolda Maluku mengatakan Hari Bhayangkara merupakan momentum memperkuat nilai pengabdian Polri melalui pelayanan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat."Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi milik Polri, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk terus hadir, berbagi, dan memperkuat semangat gotong royong bersama masyarakat Maluku," ujar Kapolda.Menurutnya, Polri yang Presisi harus mampu menghadirkan rasa aman sekaligus memberikan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat."Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran Polri bukan hanya ketika ada persoalan hukum atau gangguan keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang selalu siap membantu, melayani, dan bekerja bersama masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik," tambahnya.Kehadiran rombongan Polda Maluku disambut hangat oleh Raja dan tokoh masyarakat Desa Rutong maupun Desa Morela. Penyaluran bantuan berlangsung penuh keakraban dan menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kesejahteraan bersama.Rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar serta mendapat apresiasi dari masyarakat yang menilai kehadiran Polri semakin dekat melalui aksi-aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. PNO-12
13 Jul 2026, 21:33 WIT
Gaungkan Safety Riding, Kapolda Maluku: Jadikan Keselamatan Sebagai Prioritas Utama
Papuanewsonline.com, Ambon – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polda Maluku untuk memperkuat kampanye keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan Safety Riding Wisata Rally Club yang melibatkan komunitas motor, pecinta touring, Bhayangkari, serta jajaran Polda Maluku. Kegiatan yang berlangsung Minggu (12/7/2026) itu menjadi bagian dari upaya Polri membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, seluruh Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta pengurus, serta ratusan peserta dari berbagai komunitas motor di Kota Ambon.Rombongan dilepas dari Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary Tantui Ambon dan menempuh rute melintasi sejumlah kawasan di Kota Ambon hingga Kabupaten Maluku Tengah, dengan titik persinggahan di Desa Rutong, Desa Morela, dan Mako Polsek Leihitu sebelum kembali finis di Lapangan Tahapary.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui kesadaran, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan hukum."Melalui Safety Riding ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai budaya dan gaya hidup. Memiliki kendaraan saja tidak cukup, tetapi harus diiringi pengetahuan, keterampilan, kepatuhan terhadap aturan, serta sikap saling menghormati sesama pengguna jalan. Keselamatan adalah kebutuhan setiap orang dan harus menjadi prioritas utama," kata Kapolda.Ia menjelaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar perayaan institusi, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan melalui peningkatan disiplin berlalu lintas."Kami ingin seluruh masyarakat pulang dengan selamat setiap kali berkendara. Karena itu mari gunakan helm berstandar SNI, lengkapi surat-surat kendaraan, patuhi rambu lalu lintas, hindari kecepatan berlebihan, dan jadilah pelopor keselamatan di jalan raya," tegasnya.Selain mengampanyekan keselamatan berlalu lintas, kegiatan Safety Riding Wisata Rally Club juga mempererat sinergi antara Polri dengan komunitas otomotif serta masyarakat sebagai mitra strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Maluku.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menegaskan komitmen Polda Maluku dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sebagai bagian dari pelayanan Polri Presisi kepada masyarakat. PNO-12
13 Jul 2026, 21:14 WIT
Tradisi Pedang Pora Iringi Pelepasan Irjen Pol. Imam Thobroni
Papuanewsonline.com, Ambon – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai tradisi pelepasan Wakapolda Maluku, Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., yang digelar di halaman depan Mapolda Maluku, Sabtu (11/7/2026). Prosesi Pedang Pora yang menjadi tradisi kehormatan di lingkungan Polri tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., serta diikuti jajaran pejabat utama, para Kapolres, personel dan ASN Polda Maluku.Tradisi Pedang Pora merupakan bentuk penghormatan institusi kepada perwira tinggi Polri yang telah mengabdikan diri dan menyelesaikan masa tugasnya di suatu satuan kerja. Prosesi tersebut sekaligus menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dan komitmen Polri dalam menjaga soliditas organisasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Irjen Pol. Imam Thobroni dilepas dengan barisan Pedang Pora dan jajaran kehormatan yang dibentuk oleh personel Polda Maluku. Prosesi berlangsung khidmat, mencerminkan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Wakapolda Maluku.Turut mengikuti kegiatan tersebut Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta beserta istri, seluruh Pejabat Utama Polda Maluku beserta istri, para Kapolres jajaran Polda Maluku beserta istri, Bhayangkari, personel, serta ASN Polda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menyampaikan bahwa tradisi pelepasan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan institusi kepada setiap insan Bhayangkara yang telah mendedikasikan pengabdian terbaiknya bagi bangsa dan negara."Tradisi Pedang Pora adalah simbol penghormatan atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi seorang perwira kepada institusi Polri. Apa yang telah ditorehkan Irjen Pol. Imam Thobroni selama bertugas di Polda Maluku menjadi bagian dari perjalanan organisasi yang akan terus kami lanjutkan. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya serta mendoakan beliau senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mengemban amanah di tempat tugas yang baru," ujar Kapolda.Kapolda juga menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan publik."Regenerasi kepemimpinan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Yang terpenting adalah nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, integritas, dan semangat Presisi terus hidup dalam setiap personel sehingga kepercayaan masyarakat kepada Polri semakin meningkat," tegasnya.Prosesi pelepasan berlangsung penuh kekeluargaan dan rasa hormat. Usai melewati barisan Pedang Pora, Irjen Pol. Imam Thobroni berpamitan dengan Kapolda Maluku, Wakapolda Maluku, para pejabat utama, Bhayangkari, serta seluruh personel yang hadir.Seluruh rangkaian tradisi pelepasan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, menjadi penanda kuat bahwa nilai-nilai penghormatan terhadap pengabdian tetap menjadi budaya yang dijunjung tinggi di lingkungan Polri sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat. PNO-12
13 Jul 2026, 21:00 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Tag Berita
Pendidikan & Kesehatan
Lihat semua
Tekan Angka Stunting, Dinas Kesehatan Mimika Genjot Program Obat Pencegahan Massal
Papuanewsonline.com, Mimika – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggelar pertemuan sosialisasi dan advokasi Program Pemberian Obat Pencegahan Massal Filariasis dan Kecacingan Tahun 2026 pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kerja sama lintas sektor guna menekan angka kecacingan, yang kini terbukti menjadi salah satu penyebab utama terjadinya stunting pada anak-anak. Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Dr. Sisma HL, dan dihadiri oleh 26 Kepala Puskesmas, perwakilan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta para tenaga kesehatan.Dr. Sisma menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak bisa hanya dibebankan pada sektor kesehatan saja, melainkan memerlukan dukungan kuat dari sekolah, tokoh agama, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat. “Semakin luas jangkauan pemberian obat, semakin efektif kita memutus rantai penularan penyakit ini,” ujarnya. Hingga Februari 2026, dari target 61.472 anak usia 1–12 tahun, tercatat 81,6 persen atau 50.171 anak sudah menerima obat cacing. Angka ini tergolong baik, namun masih harus dikejar untuk mencapai target nasional sebesar 95 persen.Penyakit kecacingan sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya sangat berbahaya bagi masa depan anak. Dr. Susana Namsa menjelaskan bahwa cacing mengganggu penyerapan gizi dan vitamin, memicu anemia, malnutrisi, hingga menyebabkan keterlambatan pertumbuhan.Di Mimika saja, kecacingan diperkirakan menyumbang sekitar 40 persen penyebab kasus stunting. Artinya, mencegah kecacingan adalah langkah sangat penting untuk mencegah gagal tumbuh dan membangun generasi yang sehat serta cerdas.Mulai tahun ini, program pemberian obat cacing dilaksanakan terpisah dari penanganan filariasis, dijadwalkan pada bulan Februari dan Agustus berbarengan dengan pemberian Vitamin A agar pelaksanaannya lebih teratur dan efisien. Target utamanya adalah menurunkan angka kecacingan di bawah 10 persen agar tidak lagi menjadi masalah kesehatan yang mengkhawatirkan. Seluruh peserta rapat berkomitmen menyusun strategi agar cakupan pemberian obat segera mencapai target nasional secara merata di seluruh wilayah Mimika.Penulis: JidEditor: OF
13 Jul 2026, 16:12 WIT
Konsultan "Hantu" Di Proyek SMPN Jila: Kepala Tukang Yang Awasi Diri Sendiri
Papuanewsonline.com, Mimika – Proyek pembangunan ruang Guru dan Tata Usaha (TU) SMP Negeri Jila di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, disebut berjalan tanpa pengawasan. Kondisi tersebut menjadi sorotan karena fungsi pengawas di lapangan diklaim justru dirangkap oleh kepala tukang proyek.Lapangan kosong, pengawas tak adaY.N menyampaikan pada 11 Juli 2026 bahwa selama pelaksanaan pekerjaan tidak terlihat petugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika maupun pihak CV. Alymar Lestari Konsultan selaku konsultan pengawas berada di lokasi proyek. "Dari awal kerja sampai sekarang, tidak ada orang pemerintah atau konsultan yang turun ke sini," ungkap Y.N, kepala tukang proyek kepada Papuanewsonline.com.Pengawas jadi tukang, tukang jadi pengawasMenurut Y.N, dirinya terpaksa menjalankan dua peran sekaligus karena tidak ada pihak lain yang melakukan pengawasan terhadap pekerjaan. "Saya disini kepala tukang. Tapi karena tidak ada pengawas, saya juga yang merangkap jadi konsultan pengawas. Semua urusan teknis saya yang tangani," katanya.Kontrak ada, orangnya tidakBerdasarkan data yang diperoleh, proyek tersebut merupakan kegiatan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika. Dalam dokumen kontrak, CV. Alymar Lestari Konsultan tercantum sebagai konsultan pengawas yang memiliki tugas mengawasi mutu pekerjaan, kesesuaian spesifikasi teknis, serta pelaksanaan proyek sesuai jadwal.Mutu proyek dipertaruhkanKetiadaan pengawas independen dinilai berpotensi memengaruhi kualitas pekerjaan. Tanpa pengawasan yang memadai, pembangunan ruang guru dan ruang TU di wilayah pegunungan Jila dikhawatirkan tidak memenuhi standar teknis sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kontrak.Guru dan warga resahSejumlah tenaga pendidik dan masyarakat di Distrik Jila berharap Dinas Pendidikan Mimika maupun pihak konsultan segera melakukan pengawasan langsung di lapangan. Mereka menginginkan proyek tersebut berjalan sesuai ketentuan agar hasil pembangunan benar-benar bermanfaat bagi dunia pendidikan.Dinas dan konsultan bungkamHingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika maupun CV. Alymar Lestari Konsultan terkait dugaan tidak adanya pengawas di lokasi proyek belum memperoleh tanggapan resmi.Penulis: HendrikEditor: OF
13 Jul 2026, 12:17 WIT
Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Wakapolri: Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen
Papuanewsonline.com, Semarang – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., mengawasi langsung pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Spesialistik seleksi tingkat pusat (Panitia Pusat/Panpus) Penerimaan Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serbaguna Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang.Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si., Gubernur Akpol Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., Karokespol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. I Gusti Gede Maha Andikajaya, S.H., M.M., M.H.Kes., Sp.Rad., M.Kes., serta Karodalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan, S.H., S.I.K., M.Si.Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, serta memanfaatkan teknologi kedokteran terbaru sehingga menghasilkan proses rekrutmen yang semakin akurat, objektif, dan berbasis bukti ilmiah (evidence-based).Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Spesialistik diikuti oleh 409 calon taruna dan taruni dari total 410 peserta yang berhak mengikuti seleksi tingkat pusat (Panpus). Satu calon peserta mengundurkan diri sebelum pelaksanaan pemeriksaan kesehatan. Seluruh peserta menjalani pemeriksaan melalui 12 stasiun spesialistik, meliputi pemeriksaan mata (visus dan buta warna), Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT), gigi dan mulut, saraf, komposisi tubuh, bedah/fisik, penyakit dalam, jantung, obstetri dan ginekologi (Obgyn), radiologi dan paru, kulit, serta pemeriksaan kepadatan tulang (Bone Mineral Density/BMD).Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri memberikan perhatian khusus terhadap pemanfaatan teknologi kedokteran terbaru yang digunakan Pusdokkes Polri untuk meningkatkan akurasi pemeriksaan kesehatan calon taruna dan taruni. Salah satunya adalah penggunaan Heart Rate Variability (HRV) untuk menganalisis irama dan ketahanan jantung peserta secara lebih komprehensif. Wakapolri menginstruksikan agar pemeriksaan jantung tidak hanya dilakukan dalam kondisi istirahat, tetapi juga setelah aktivitas fisik sehingga kemampuan jantung dalam menghadapi beban fisik dan tekanan selama pendidikan dapat dievaluasi secara lebih akurat.Selain itu, Wakapolri meninjau penggunaan alat Bone Mineral Density (BMD) berbasis digital untuk mengukur kepadatan massa tulang calon taruna dan taruni. Pemeriksaan ini menjadi langkah preventif dalam mendeteksi secara dini kerentanan patah tulang maupun cedera muskuloskeletal. Arahan tersebut sekaligus menjadi evaluasi terhadap sejumlah insiden cedera yang pernah terjadi selama proses pendidikan, sehingga hasil pemeriksaan kepadatan tulang dapat dijadikan salah satu indikator penting dalam menentukan kesiapan fisik peserta sebelum mengikuti pendidikan kepolisian.Wakapolri juga meninjau pemeriksaan kapasitas paru melalui VO₂ Max guna memastikan kekuatan fungsi pernapasan dan daya tahan fisik calon taruna dan taruni. Seluruh instrumen kesehatan berbasis digital tersebut diharapkan menjadi landasan pengambilan keputusan yang objektif, akurat, dan evidence-based, sehingga setiap peserta yang dinyatakan lulus benar-benar memenuhi standar kesehatan sebagai calon perwira Polri.Karokespol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol. Dr. dr. I Gusti Gede Maha Andikajaya, S.H., M.M., M.H.Kes., Sp.Rad., M.Kes., menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan spesialistik pada seleksi Taruna Akpol kini mengintegrasikan teknologi kedokteran modern untuk meningkatkan akurasi diagnosis sekaligus kualitas pengambilan keputusan.“Pemeriksaan kesehatan tidak lagi hanya bertumpu pada pemeriksaan klinis konvensional. Melalui pemeriksaan Heart Rate Variability (HRV), tim dokter dapat mengevaluasi respons fisiologis jantung dan kemampuan adaptasi tubuh terhadap beban fisik. Pemeriksaan Bone Mineral Density (BMD) memberikan gambaran objektif mengenai kepadatan tulang untuk mengidentifikasi risiko cedera sejak dini, sedangkan VO₂ Max mengukur kapasitas aerobik dan daya tahan kardiopulmoner peserta. Seluruh parameter tersebut dipadukan dengan hasil pemeriksaan spesialistik lainnya sehingga menghasilkan penilaian kesehatan yang lebih komprehensif, objektif, dan berbasis bukti ilmiah,” jelas Brigjen Pol. Maha Andikajaya.Selain pemanfaatan teknologi medis modern, Wakapolri menekankan pentingnya pemeriksaan secara ketat terhadap riwayat penyakit bawaan maupun gangguan saraf, seperti epilepsi, agar dapat terdeteksi sejak awal proses seleksi. Wakapolri juga menginstruksikan agar pemeriksaan dilakukan secara cermat terhadap seluruh kondisi kesehatan yang menjadi persyaratan penerimaan calon taruna dan taruni. Khusus bagi calon taruni, Wakapolri mengingatkan agar dilakukan pemeriksaan ulang obstetri dan ginekologi (Obgyn) pada hari ke-16 hingga ke-20 setelah pengumuman kelulusan sebagai langkah preventif guna memastikan seluruh peserta yang memasuki pendidikan memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan.Lebih lanjut, Wakapolri mendorong Pusdokkes Polri untuk terus memperbarui spesifikasi peralatan medis dan mengadopsi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta referensi dari literatur dan jurnal kedokteran terbaru. Menurutnya, modernisasi instrumen kesehatan merupakan investasi penting dalam membangun sistem rekrutmen Polri yang semakin presisi, transparan, dan mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul sejak tahap seleksi.Melalui pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Rikkes Spesialistik ini, Wakapolri menegaskan bahwa proses rekrutmen calon Taruna dan Taruni Akpol harus mengedepankan objektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta pendekatan ilmiah. Pemanfaatan teknologi kedokteran terbaru tidak hanya meningkatkan akurasi pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi rekrutmen Polri yang semakin modern dan presisi.Penguatan sistem seleksi berbasis evidence-based medicine ini diharapkan mampu menghasilkan calon-calon perwira Polri yang memiliki kesehatan prima, ketahanan fisik yang terukur, serta kesiapan menghadapi tuntutan pendidikan dan dinamika tugas kepolisian di masa depan. Dengan demikian, setiap keputusan kelulusan benar-benar didasarkan pada data medis yang valid, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mewujudkan rekrutmen yang Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) sekaligus memperkuat implementasi scientific policing sejak proses seleksi. Melalui rekrutmen yang berkualitas, Polri optimistis akan melahirkan perwira-perwira muda yang sehat, tangguh, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta siap memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. PNO-12
08 Jul 2026, 21:29 WIT
Wakapolri Resmikan Laboratorium Sosial Sains dan Kelas Tematik
Papuanewsonline.com, Semarang – Akademi Kepolisian (Akpol) memasuki babak baru modernisasi pendidikan kepolisian melalui peresmian Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik. Kedua fasilitas ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan Polri untuk membentuk perwira yang mampu mengambil keputusan secara ilmiah, berbasis data, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks.Peresmian dilakukan oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., di Akpol, Semarang, Senin (6/7).Usai peresmian, dalam doorstop kepada awak media, Wakapolri menjelaskan bahwa Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik merupakan bagian dari reformasi pendidikan Polri yang menyiapkan taruna menjadi first line supervisor sekaligus the next leader di lingkungan Polri.“Taruna harus dibekali kemampuan mengambil keputusan berbasis data. Karena itu kami mengembangkan pembelajaran yang memanfaatkan big data, Artificial Intelligence (AI), dan analisis yang komprehensif agar setiap keputusan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum,” ujar Wakapolri.Menurutnya, Laboratorium Sosial Sains Kepolisian menjadi ruang pembelajaran berbasis simulasi berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Melalui dukungan AI, coding, dan analisis big data, taruna dilatih memahami dinamika sosial, memetakan potensi gangguan kamtibmas, serta menyusun solusi berbasis bukti (evidence-based policing).Sebagai bagian dari penguatan pembelajaran, Polda Jawa Tengah ditetapkan sebagai Teaching Laboratory Akpol, sehingga para taruna memperoleh pengalaman langsung menganalisis dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan humanis sebelum melaksanakan tugas di lapangan.Sementara itu, Kelas Tematik dikembangkan sebagai ruang belajar berbasis studi kasus aktual yang memperkenalkan fungsi-fungsi kepolisian secara visual, interaktif, dan aplikatif. Saat ini telah tersedia enam kelas tematik, yakni SDM, Dokkes, Brimob, Reskrim, Ident, dan Laboratorium Forensik. Ke depan, seluruh fungsi teknis kepolisian ditargetkan memiliki kelas tematik sebagai media pembelajaran yang terintegrasi.Perumus Laboratorium Sosial Sains Kepolisian, Pati Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., menjelaskan bahwa pembangunan laboratorium dan kelas tematik merupakan implementasi arahan Wakapolri dalam memperkuat kualitas pendidikan kepolisian melalui pendekatan akademik yang modern.Menurut Irjen Pol. Susilo, Laboratorium Sosial Sains Kepolisian tidak dirancang sebagai laboratorium eksakta, melainkan sebagai ruang diskusi, riset, dan simulasi fenomena sosial yang memungkinkan taruna memahami persoalan masyarakat sebelum bertugas di lapangan. Tujuannya adalah membentuk lulusan yang berpikir sistemik, kritis, reflektif, serta mengedepankan evidence-based policing dalam setiap pengambilan keputusan.Ia menjelaskan, konsep laboratorium ini disusun melalui diskusi dengan para pakar dan guru besar serta studi komparatif ke lembaga pendidikan kepolisian di Amerika Serikat, Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Australia. Dengan peresmian tersebut, Indonesia menjadi negara kelima di Asia yang memiliki Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.Pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik didukung melalui dana hibah dari jajaran Bank Himbara yang terdiri atas BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri, dan BSI, serta sumbang bhakti para alumni Polri.Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan fasilitas tersebut.“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Bank Himbara, para alumni Polri, para donatur, dan seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dan Kelas Tematik. Sinergi ini merupakan investasi penting dalam membangun SDM Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Wakapolri. PNO-12
07 Jul 2026, 13:44 WIT
Polri Percepat Transformasi Pendidikan: Kurikulum Berbasis HAM, AI, dan Big Data Siap Berlaku 2027
Papuanewsonline.com, Semarang – Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan komitmen Polri untuk mempercepat transformasi pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul yang profesional, adaptif, dan berintegritas.Hal tersebut disampaikan usai menghadiri tiga agenda strategis di Akademi Kepolisian (Akpol), yakni Analisis dan Evaluasi (Anev) Pendidikan dan Pelatihan Semester I Tahun 2026, peresmian Kelas Tematik Akpol, serta peresmian Laboratorium Sosial Sains Kepolisian.Menurut Wakapolri, Anev Semester I menjadi momentum penting untuk menyusun desain baru sistem pendidikan Polri yang akan diterapkan mulai tahun 2027.“Seluruh kurikulum pendidikan Polri sedang didesain ulang agar sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 dan rekomendasi reformasi kepolisian. Pendidikan Polri ke depan harus semakin berbasis hak asasi manusia, memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta menjawab tantangan perkembangan zaman,” ujar Wakapolri.Reformasi tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan pembentukan hingga pendidikan pengembangan pertama, menengah, dan tinggi. Kurikulum baru juga akan diterapkan pada berbagai pendidikan pembentukan, termasuk Bintara Polri, Bintara SPKT, Brimob, Polair, maupun Intelijen.Selain itu, Wakapolri meresmikan Kelas Tematik Akpol sebagai inovasi pembelajaran yang menghadirkan representasi fungsi-fungsi utama kepolisian. Ke depan, konsep tersebut akan diperluas sehingga seluruh Polda memiliki kelas tematik yang menampilkan karakteristik wilayah, kearifan lokal, serta pemanfaatan big data sebagai media pembelajaran bagi para taruna.“Kami menyiapkan taruna sebagai first line supervisor sekaligus calon pemimpin Polri masa depan. Karena mayoritas merupakan generasi Z dan generasi Alpha, proses pembelajaran harus dekat dengan digitalisasi, pengambilan keputusan berbasis data, analisis berbasis artificial intelligence (AI), serta kemampuan berpikir komprehensif dan holistik,” jelasnya.Pada kesempatan yang sama, Wakapolri juga meresmikan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian yang menjadi salah satu laboratorium kepolisian modern di kawasan Asia. Laboratorium tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital, big data, serta kecerdasan buatan untuk mendukung pembelajaran berbasis riset dan pengambilan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum.Menurut Wakapolri, keberadaan laboratorium tersebut akan menjadi pusat pengembangan analisis sosial kepolisian sekaligus memperkuat budaya pengambilan keputusan yang berbasis bukti (evidence-based policing).Transformasi pendidikan juga akan diperluas ke jenjang pendidikan kepemimpinan. Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital sebagai sarana pembelajaran bagi para middle manager dan top manager agar mampu mengambil keputusan secara lebih cepat, tepat, efektif, efisien, dan berbasis data.“Ini merupakan komitmen Polri untuk terus membangun SDM yang unggul melalui reformasi pendidikan, reformasi kultur organisasi, dan penguatan kompetensi personel. Semua ini dilakukan untuk menjawab harapan masyarakat sekaligus menghadapi dinamika tantangan global, regional, maupun nasional,” tutup Wakapolri. PNO-12
07 Jul 2026, 13:21 WIT
Wujud Kepedulian, Kompi Kesehatan Yonif TP 820/DAAI Gelar Bhakti Kesehatan di Kampung Cendrawasih
Papuanewaonline.com, Mimika – Kompi Kesehatan Batalyon Infanteri Tempur Pengangkut 820/DAAI menggelar kegiatan Bhakti Kesehatan dan edukasi pola hidup sehat bagi warga Kampung Cendrawasih, Kabupaten Mimika. Langkah ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempererat ikatan persaudaraan di wilayah penugasan.Kegiatan dipimpin langsung oleh Dankikes Yonif TP 820/DAAI, Lettu Ckm Al Iqbal Dinurrahman, S.Farm., Apt. Tim medis memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma serta penyuluhan penting menjaga pola hidup sehat.“Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi memberi manfaat nyata. Kesehatan adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi,” ujarnya.Lettu Al Iqbal menambahkan, akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah. Oleh sebab itu, kehadiran mereka tak hanya mengobati penyakit yang ada, tetapi membekali pengetahuan agar warga mampu menjaga kesehatan secara mandiri di masa mendatang. Ini menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat yang lebih sehat.Penulis: JidEditor: OF
07 Jul 2026, 08:23 WIT
Seni & Budaya
Lihat semua
Terpantau cek sound, Vendetta Rap Siap Guncang Guncang Mimika di Panggung TIFA 2026 Malam Ini
Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana makin meriah menyelimuti rangkaian Timika Festival of Art (TIFA) 2026. Panggung hiburan menjadi pusat perhatian utama, kali ini menghadirkan grup musik yang sangat dinanti masyarakat, khususnya kalangan muda: Vendetta Rap. Penampilan spesial ini akan digelar Sabtu (4/7/2026) di Pelataran Gedung Eme Neme Yauware.Personel grup kini sudah sibuk melakukan pengecekan suara guna memastikan penampilan nanti berjalan maksimal. Kehadiran mereka ditunggu-tunggu untuk membakar semangat dan menghibur ribuan penonton yang hadir.Grup ini dikenal dengan karya yang sarat pesan, penuh semangat, serta mampu menyatukan berbagai kalangan lewat irama khasnya.Pertunjukan ini sejalan dengan tema TIFA 2026 “Tong Satu, Tong Kuat: Bersama Indonesia, Bersama Papua”, yang bertujuan mempererat persaudaraan dan membangun prestasi bersama. Musik menjadi sarana ampuh menyatukan hati masyarakat dari berbagai latar belakang.Penyelenggara mengundang seluruh warga untuk hadir dan menikmati pertunjukan penuh energi ini. Kegiatan bukan sekadar hiburan, melainkan ajang menampilkan potensi seni serta kreativitas yang tumbuh subur di tanah Papua. Acara dibuka untuk umum dan berlangsung mulai pukul 16.00 WIT.Penulis: JidEditor: OF
04 Jul 2026, 13:22 WIT
Ribuan Warga Padati Konser Rima Kebangsaan, GOG Juara Lomba Hip‑Hop Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika - Konser Rima Kebangsaan yang digelar Dewan Pengurus Cabang Barisan Merah Putih Republik Indonesia Kabupaten Mimika sukses menyedot perhatian ribuan warga yang memadati Lapangan Timika Indah pada Rabu (1/7/2026). Meski diguyur hujan deras, antusiasme masyarakat tak luntur dan justru menjadikan suasana semakin meriah serta penuh semangat persaudaraan.Acara menampilkan lomba hip‑hop rap yang diikuti 14 grup lokal, antara lain 4Life, Lil’G, RKH, MCF, Emty Three, Blood AK, Bojoka Music, Arifin Letsoin, J3, LW Rap Production, GOG, East and Rap, Clann Diego, dan Vibe Cartel. Penampilan tamu spesial grup Owl Gank, Star East, serta penyanyi lokal Melati semakin memukau penonton yang hadir.Puncak acara diwarnai momen mengharukan berupa pemotongan kue ulang tahun peringatan Hari Bhayangkara ke‑80 bersama jajaran Forkopimda Mimika. Wakil Kapolsek Mimika Baru, Iptu Iqbal Saleh, menyampaikan apresiasi mendalam dan terkejut dengan kejutan tersebut.“Terima kasih atas dukungan dan kebersamaan ini, acara ini membuat Timika kembali hidup dan ramai,” ucapnya.Ketua DPC Barisan Merah Putih RI Mimika, Panius Kogoya, mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa warga. Ia juga mengumumkan daftar pemenang: Juara 1 GOG (Rp7,5 juta), Juara 2 4Live (Rp5 juta), Juara 3 J3 (Rp3 juta), serta Juara Harapan I MCF, Harapan II RKH, Harapan III Clann Diego masing‑masing Rp2 juta. Gelar Juara Favorit diraih Blood AK lewat lagu andalan “Papteng Zone”.Penulis: JidEditor: OF
02 Jul 2026, 09:41 WIT
Momen Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Panggung Budaya Lokal dan Pembinaan Generasi Muda
Papuanewsonline.com, Ambon – Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Maluku di Lapangan Letkol Chr. Tahapary, Tantui, Ambon, Rabu (1/7/2026), berlangsung semarak dan penuh nuansa budaya. Ribuan masyarakat yang hadir disuguhkan berbagai penampilan menarik, mulai dari tarian adat khas Maluku hingga atraksi Polisi Cilik yang memukau dan mendapat apresiasi dari para tamu undangan.Kegiatan yang dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pangdam XV/Pattimura, Gubernur Maluku, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.Salah satu penampilan yang menjadi pusat perhatian adalah tarian adat "Maku-Maku", tarian tradisional khas Maluku yang dibawakan secara kolaboratif oleh Remaja Bhayangkara Club Polda Maluku bersama Sanggar Kalesang Maluku.Dengan balutan busana adat Maluku yang berwarna-warni dan iringan musik tradisional yang khas, para penari menampilkan gerakan yang enerjik, harmonis, dan sarat makna persaudaraan dan persatuan. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat dan tamu undangan yang memadati area kegiatan.Tarian Maku-Maku yang dikenal sebagai simbol kebersamaan dan persatuan masyarakat Maluku dinilai selaras dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung penguatan sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta persatuan bangsa.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan bahwa kehadiran unsur budaya lokal dalam peringatan Hari Bhayangkara merupakan bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Maluku."Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan institusi Polri, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa. Karena itu kami menghadirkan budaya lokal sebagai simbol bahwa Polri tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta menghormati nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah," ujar Kapolda.Selain tarian adat, perhatian pengunjung juga tertuju pada penampilan Polisi Cilik (Pocil) SD Negeri 7 Namlea, Kabupaten Buru, yang merupakan binaan Polres Pulau Buru.Puluhan anggota Polisi Cilik tampil penuh percaya diri dengan memperagakan berbagai formasi baris-berbaris yang dikombinasikan dengan gerakan tarian kreatif, disiplin, dan atraktif. Kekompakan serta ketepatan gerakan yang ditunjukkan para Pocil berhasil memukau para tamu undangan dan mengundang tepuk tangan meriah dari masyarakat.Kapolda Maluku menilai penampilan Polisi Cilik tersebut merupakan gambaran keberhasilan pembinaan karakter generasi muda yang dilakukan sejak usia dini melalui kemitraan antara Polri dan dunia pendidikan."Anak-anak adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini. Melalui program Polisi Cilik, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Apa yang ditampilkan hari ini menunjukkan bahwa generasi muda Maluku memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan," kata Kapolda.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku menjelaskan bahwa pelibatan Remaja Bhayangkara Club, Sanggar Kalesang Maluku, dan Polisi Cilik binaan Polres Pulau Buru merupakan bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan budaya dan pembinaan generasi muda."Puncak Hari Bhayangkara ke-80 kami kemas sebagai perayaan rakyat yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran tarian adat Maku-Maku dan Polisi Cilik menjadi simbol bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung pelestarian budaya dan pembangunan karakter generasi muda," ungkap Kabid Humas.Semarak tarian adat Maku-Maku dan penampilan Polisi Cilik SD Negeri 7 Namlea menjadi salah satu atraksi yang paling menyita perhatian dalam rangkaian puncak Hari Bhayangkara ke-80 di Ambon. Keduanya menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga budaya, memperkuat persaudaraan, serta membangun generasi muda yang disiplin dan berkarakter sebagai fondasi menuju Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera. PNO-12
01 Jul 2026, 21:17 WIT
Rekomendasi Destinasi Wisata di Timika, Cocok untuk Liburan Panjang
Papuanewsonline.com, Mimika –
Menjelang masa liburan panjang, warga Timika dan sekitarnya kini memiliki
beragam pilihan tempat rekreasi yang keindahannya tak kalah menarik
dibandingkan daerah lain. Sebagai ibu kota Kabupaten Mimika, Timika memang
dikenal sebagai kawasan industri dan jasa dengan kehadiran PT Freeport
Indonesia, namun di balik itu tersimpan sejumlah daya tarik wisata alam,
sejarah, budaya, hingga edukasi yang sayang untuk dilewatkan. Bagi pencinta sejarah, Pantai
Keakwa menjadi destinasi wajib. Situs ini menyimpan jejak Perang Dunia II
dengan peninggalan seperti tank, pesawat tempur, meriam, dan mortar bekas
tentara Amerika dan Jepang yang masih terawat baik. Selain nilai sejarahnya,
pantai ini juga dikenal memiliki hasil laut yang melimpah. Sementara itu, Pantai Ipaya yang
merupakan gabungan kawasan Ipiri, Paripi, dan Yaraya menawarkan hamparan pasir
putih luas, serta kesempatan berkeliling laut atau memancing menggunakan perahu
sewaan. Untuk rekreasi keluarga, tersedia
sejumlah tempat seperti Waterboom SP 3 Park, Hokky Swimming Pool, dan Pemandian
Pelangi Kilo 8 yang dilengkapi wahana air, fasilitas istirahat, serta tempat
makan. Pilihan lain adalah Kali Kyura,
yang dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari kota, cocok untuk
bersantai di tengah suasana alami. Tak kalah istimewa, Taman
Nasional Lorentz yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia menjadi taman
nasional terbesar di Asia Tenggara dengan kekayaan flora, fauna, dan budaya
yang masih alami. Bagi yang ingin menikmati
pemandangan, Pantai Kampus Biru menawarkan air laut berwarna kebiruan dan ombak
tenang, sangat pas untuk menyaksikan matahari terbenam. Sementara itu, kawasan
Tambang Grasberg dan Kuala Kencana juga menjadi daya tarik tersendiri. Perlu diketahui, kedua lokasi ini
dikelola secara ketat oleh PT Freeport Indonesia, sehingga kunjungan hanya
dapat dilakukan dengan izin resmi dan pemeriksaan keamanan yang berlaku. Dengan beragam pilihan ini,
liburan panjang di Timika tidak perlu pergi jauh. Setiap tempat memiliki
keunikan tersendiri, mulai dari pesona alam, nilai sejarah, hingga pemandangan
yang menenangkan. Pastikan untuk mematuhi aturan
dan persyaratan kunjungan di setiap lokasi agar perjalanan tetap aman, nyaman,
dan menyenangkan bagi seluruh keluarga. Penulis: Jid
Editor: GF
28 Jun 2026, 16:27 WIT
Kepala Suku Dani Tingginambut Sosialisasikan PSN & Salurkan Sembako
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Kepala Suku Dani Distrik
Tingginambut, Derinus Tabuni, menggelar sosialisasi penguatan Proyek Strategis
Nasional (PSN) yang dirangkai bakti sosial pembagian paket sembako kepada
warga. Kegiatan berlangsung di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya,
Jumat (25/6/2026).Kegiatan dihadiri tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda,
aparatur distrik, serta ratusan warga dari berbagai kampung di Distrik
Tingginambut. Derinus Tabuni bertindak sebagai pemateri sekaligus menyerahkan
bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.Pesan Utama: PSN Dorong Pemerataan & Kesejahteraan
Papua Dalam sambutannya, Derinus Tabuni menyampaikan PSN adalah
instrumen pemerintah untuk pemerataan pembangunan. "Proyek Strategis
Nasional mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta membuka akses
ekonomi dan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Papua,"
ujarnya.Ia menekankan keberhasilan PSN tidak hanya di tangan
pemerintah. "Keberhasilan pelaksanaan PSN tidak hanya bergantung pada
pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh
elemen masyarakat," kata Derinus.Ajak Warga Paham Manfaat & Jaga Keamanan Menurut Derinus, pemahaman manfaat pembangunan penting agar
warga berperan aktif. "Diperlukan pemahaman yang baik mengenai manfaat
pembangunan agar masyarakat dapat berperan dalam menjaga stabilitas keamanan
dan mendukung berbagai program pembangunan di Papua Tengah," tegasnya.Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan dirangkai
pembagian paket sembako. "Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan
beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara tokoh adat dan masyarakat
di Distrik Tingginambut," katanya.Respon Warga: Sambut Baik & Harap Dampak Nyata Masyarakat yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut.
Warga berharap program pembangunan pemerintah berdampak nyata pada
infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat di Kabupaten
Puncak Jaya.Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Tidak ada insiden selama acara berlangsung. Aparat distrik turut hadir memantau
jalannya kegiatan.Momentum Sinergi: Pemerintah-Tokoh Adat-Masyarakat Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi. "Ini
momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat
dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Papua
Tengah," tutup Derinus Tabuni. Penulis: Hendrik
Editor: GF
25 Jun 2026, 19:16 WIT
Jamaah Haji Kloter Pertama Asal Mimika Tiba dengan Selamat
Papuanewsonline.com, Mimika – Sebanyak 11 orang jamaah haji
asal Kabupaten Mimika yang tergabung dalam Kloter 29 UPG-TIM tiba di Bandara
Mozes Kilangin Timika, Rabu (24/6/2026) pagi. Rombongan ini merupakan kelompok
pertama yang kembali setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci,
terbang dari Makassar menggunakan pesawat Sriwijaya Air dan mendarat tepat
pukul 07.05 WIT.Sebelumnya, proses penyambutan tahap awal telah digelar di
Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar pada Selasa (23/6), menyambut total
392 jamaah dalam kloter yang sama. Setibanya di Timika, kedatangan mereka disambut secara resmi
oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Mimika, dihadiri juga oleh
keluarga, kerabat, serta tokoh agama seperti Habib Helmi Khalid Al Kaff dan
Ustadz H. Abdul Karim.Mewakili panitia, dr. M. Bustaman menyampaikan bahwa proses
penyambutan berjalan lancar dan tertib sesuai arahan Kantor Kementerian Agama
Bidang Haji dan Umrah Mimika. Ia menjelaskan adanya kebijakan baru tahun ini, di mana
peran panitia lebih difokuskan pada penerimaan di daerah asal, sementara jumlah
petugas yang diberangkatkan ke tempat pemberangkatan dibatasi mengingat sistem
transit yang diterapkan.Panitia juga mengapresiasi kesadaran keluarga penjemput yang
tetap menjaga ketertiban dan mengikuti petunjuk di lingkungan bandara. Kepulangan rombongan ini menandai dimulainya tahap
pemulangan seluruh jamaah haji asal Mimika tahun 2026. Penulis: Jid
Editor: GF
24 Jun 2026, 18:17 WIT