Papuanewsonline.com
Berita Terbaru
Lihat semua
KNPB Tegaskan Aksi 3 Agustus Sepenuhnya Damai, Tolak Narasi Menyesatkan
Papuanewsonline.com, Nabire – Komite Nasional Papua Barat menegaskan kembali bahwa Aksi Nasional yang diagendakan pada 3 Agustus 2026 akan berlangsung secara damai, bermartabat, dan tertib di seluruh wilayah adat Papua, serta di depan Konsulat Republik Indonesia dan Timor Leste. Pernyataan ini disampaikan merespons berbagai informasi yang beredar di ruang publik yang dinilai berpotensi menyesatkan berbagai kalangan, baik masyarakat Papua, warga non-Papua, maupun komunitas solidaritas internasional.KNPB wilayah Nabire dan Mapia menegaskan gerakan ini senantiasa menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia, serta berpegang teguh pada prinsip perlawanan tanpa kekerasan. “Aksi ini sepenuhnya dimediasi oleh KNPB sebagai suara rakyat. Kami meminta masyarakat tidak terpengaruh narasi yang sengaja dibangun untuk mengkriminalisasi langkah damai ini,” tegas pernyataan tersebut.Pihaknya menilai informasi yang menyebut aksi akan berujung anarkis adalah hoaks yang disebarkan kelompok yang disebut “buzzer kolonial”, yang menggunakan nama-nama tokoh adat, pemuda, maupun pemuka masyarakat. Pola ini disebut sudah berulang kali terjadi setiap kali warga menyuarakan aspirasi, bertujuan menutupi fakta pelanggaran yang terjadi dan memelihara ketakutan serta ketidakadilan yang dirasakan rakyat selama puluhan tahun.KNPB mengundang seluruh elemen bangsa untuk turut serta: organisasi pergerakan, mahasiswa, tokoh adat, gereja, perempuan, lembaga kemanusiaan, hingga masyarakat non-Papua yang mendukung perdamaian. Peserta diminta hadir dengan busana adat dan atribut yang mencerminkan perlawanan santun, dengan isu utama “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan”.Sebelumnya, surat pemberitahuan telah diserahkan secara resmi kepada kepolisian dan MRP, yang diharapkan memfasilitasi aspirasi rakyat sesuai amanat Otonomi Khusus.KNPB menegaskan tidak akan mundur selama hak rakyat belum terpenuhi, namun tetap berkomitmen menempuh jalur damai.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:40 WIT
730 Personel Gabungan Disiapkan Amankan Aksi Damai KNPB di Nabire
Papuanewsonline.com, Nabire – Polda Papua Tengah mengerahkan total 730 personel gabungan TNI dan Polri untuk mengamankan rencana penyampaian pendapat yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) besok. Kesiapan pasukan ditandai dengan apel gelar pasukan di Mapolres Nabire, Minggu (2/8/2026), yang dipimpin Inspektur Pengawasan Daerah Kombes Pol. Wahyu Kuncoro mewakili Kapolda.Dalam arahannya, Wahyu menegaskan hak menyampaikan aspirasi dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, sehingga aparat berkewajiban melindungi hak tersebut sekaligus memastikan kegiatan berjalan tertib. “Tugas kami bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan memastikan aspirasi tersampaikan dengan aman tanpa mengganggu kepentingan umum,” tegasnya.Seluruh anggota diinstruksikan bekerja sesuai prosedur, merujuk pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009. Segala tindakan harus terukur, proporsional, dan tetap berada dalam kendali komando guna menghindari tindakan yang memicu ketegangan.Aparat memetakan dua titik berkumpul massa, yakni Pasar Karang dan Hotel Adaman, yang kemudian akan diantar menggunakan kendaraan yang telah disiapkan menuju Kantor MRP. Hal ini dilakukan agar aktivitas warga tetap berjalan lancar dan aksi tetap berlangsung aman.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:37 WIT
Ratusan Warga Gunakan Perahu Tradisional Sambut Gubernur Apolo Safanpo di Kampung Warse
Papuanewsonline.com, Merauke – Ratusan warga Kampung Warse, Distrik Jetsy, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, menyambut meriah kunjungan kerja Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo bersama Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Sabtu (1/8/2026) pagi.Pantauan di lokasi, penyambutan berlangsung di perairan sekitar Kampung Warse. Ratusan warga menggunakan perahu tradisional menjemput speedboat yang ditumpangi Gubernur Apolo dan Bupati Thomas.Iring-iringan perahu warga mengapit kiri dan kanan speedboat rombongan. Warga tampak berdiri sambil mendayung, mengawal speedboat hingga tiba di bibir Kampung Warse.Setibanya di Warse, prosesi adat penyambutan dilanjutkan. Gubernur Apolo bersama Bupati Thomas dipersilakan turun dari speedboat ke salah satu perahu tradisional. Selanjutnya, perahu tersebut dipikul bersama-sama oleh warga di atas bahu menuju lokasi pertemuan.Dalam tatap muka dengan warga, Gubernur Apolo menegaskan kehadiran Provinsi Papua Selatan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang dimekarkan pemerintah pusat pada tahun 2022 dan telah menjalani masa persiapan selama dua tahun."Sudah satu tahun Papua Selatan masuk pemerintahan definitif," kata Gubernur Apolo.Ia menjelaskan, kehadiran provinsi baru tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan, baik infrastruktur sarana-prasarana maupun pembangunan sumber daya manusia (SDM).Gubernur berharap kunjungan ke Kampung Warse dapat mempererat tali persaudaraan antara pemerintah provinsi dengan masyarakat di wilayah pesisir Asmat. Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan agar warga terus mendorong anak-anak untuk bersekolah.Kunjungan ke Kampung Warse ini merupakan rangkaian agenda kerja Gubernur Apolo di Kabupaten Asmat. Sehari sebelumnya, Jumat (31/7/2026), Gubernur menyerahkan hibah dermaga beserta terminal penyeberangan Ewer-Agats di Kali Aswet sebagai pintu masuk melalui akses Jalan KAMSA menuju Lapangan Terbang Ewer. (OF)
02 Agu 2026, 23:34 WIT
Wapres Gibran: Sinergikan Pendidikan dan Industri, Cetak Lulusan Siap Kerja di Kendaraan Listrik
Papuanewsonline.com, Tangerang – Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya menyiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan yang siap pakai untuk memasuki industri kendaraan listrik. Hal ini disampaikan saat meninjau langsung PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (30/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan sumber daya manusia unggul.Wapres menekankan dunia pendidikan perlu menyelaraskan kurikulum dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri saat ini. Hal itu menjadi kunci agar lulusan tidak hanya menguasai teori, melainkan memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja modern, mendorong percepatan hilirisasi dan industrialisasi nasional.Dalam kunjungan tersebut, Gibran melihat langsung jalur perakitan kendaraan, mencoba salah satu unit motor listrik, serta berdialog dengan siswa SMK dan mahasiswa yang sebelumnya mengikuti lokakarya terkait ekosistem kendaraan listrik. Menanggapi pertanyaan mahasiswa mengenai peran generasi muda, ia mengajak seluruh elemen pendidikan menjalin kerja sama erat dengan pelaku industri.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:08 WIT
Polda Papua Imbau Warga Bijak Saring Informasi, Jaga Kedamaian Jelang Aksi 3 Agustus Besok
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi ajakan maupun informasi yang belum jelas kebenarannya menjelang rencana penyampaian aspirasi pada Senin, 3 Agustus 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi menjaga keamanan dan ketertiban di tengah derasnya arus informasi di media sosial maupun pesan berantai.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengingatkan pentingnya memverifikasi setiap berita yang diterima. “Pastikan informasi hanya bersumber dari saluran resmi dan media terpercaya. Jangan terbuai isu yang belum teruji karena berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).Ia menegaskan hak menyampaikan pendapat dijamin undang-undang, namun pelaksanaannya harus tetap tertib, damai, dan tidak melanggar hak orang lain. Pihak kepolisian akan mengawal kegiatan dengan pendekatan humanis selama sesuai aturan. Warga juga diminta tidak turut menyebarkan narasi, foto, atau video yang belum terverifikasi.Polda Papua menggandeng tokoh adat, agama, masyarakat, dan pemuda untuk turut mengedukasi warga di lingkungan masing-masing. Peran para tokoh dinilai sangat vital memperkuat pemahaman masyarakat agar tidak mudah terpecah belah akibat informasi yang tidak bertanggung jawab.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:05 WIT
Mendagri Tito Lakukan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Biak Numfor
Papuanewsonline.com, Biak Numfor – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu (1/8/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan penuh Kementerian Dalam Negeri terhadap pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang mengutamakan nasib anak-anak dari keluarga kurang mampu.Mendagri menjelaskan gagasan Sekolah Rakyat lahir dari keprihatinan Presiden terhadap nasib anak-anak terlantar, selaras dengan amanat UUD 1945 Pasal 34 Ayat 1 yang mewajibkan negara memelihara fakir miskin dan anak terlantar. “Tujuannya agar mereka tidak mengulangi nasib orang tuanya, melainkan bisa naik derajat dan meraih masa depan lebih baik. Ini adalah tanggung jawab negara,” ujarnya.Sekolah Rakyat dikelola Kementerian Sosial dengan konsep asrama lengkap, di mana seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan siswa ditanggung negara. Sasaran utamanya adalah anak-anak dari keluarga prasejahtera golongan desil satu dan dua. Sementara itu, Kemendagri berperan memotivasi dan mengoordinasikan pemerintah daerah untuk menyediakan lahan serta dukungan pendampingan.Di Papua, sejauh ini baru tiga daerah yang merespons secara proaktif: Biak Numfor, Jayapura, dan Sarmi. Mendagri memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra yang telah mempersiapkan segala kebutuhan sejak awal. Ia juga mengajak kepala daerah lain untuk turut membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi warganya.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:03 WIT
Pilihan Redaksi
KNPB Tegaskan Aksi 3 Agustus Sepenuhnya Damai, Tolak Narasi Menyesatkan
Papuanewsonline.com, Nabire – Komite Nasional Papua Barat menegaskan kembali bahwa Aksi Nasional yang diagendakan pada 3 Agustus 2026 akan berlangsung secara damai, bermartabat, dan tertib di seluruh wilayah adat Papua, serta di depan Konsulat Republik Indonesia dan Timor Leste. Pernyataan ini disampaikan merespons berbagai informasi yang beredar di ruang publik yang dinilai berpotensi menyesatkan berbagai kalangan, baik masyarakat Papua, warga non-Papua, maupun komunitas solidaritas internasional.KNPB wilayah Nabire dan Mapia menegaskan gerakan ini senantiasa menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia, serta berpegang teguh pada prinsip perlawanan tanpa kekerasan. “Aksi ini sepenuhnya dimediasi oleh KNPB sebagai suara rakyat. Kami meminta masyarakat tidak terpengaruh narasi yang sengaja dibangun untuk mengkriminalisasi langkah damai ini,” tegas pernyataan tersebut.Pihaknya menilai informasi yang menyebut aksi akan berujung anarkis adalah hoaks yang disebarkan kelompok yang disebut “buzzer kolonial”, yang menggunakan nama-nama tokoh adat, pemuda, maupun pemuka masyarakat. Pola ini disebut sudah berulang kali terjadi setiap kali warga menyuarakan aspirasi, bertujuan menutupi fakta pelanggaran yang terjadi dan memelihara ketakutan serta ketidakadilan yang dirasakan rakyat selama puluhan tahun.KNPB mengundang seluruh elemen bangsa untuk turut serta: organisasi pergerakan, mahasiswa, tokoh adat, gereja, perempuan, lembaga kemanusiaan, hingga masyarakat non-Papua yang mendukung perdamaian. Peserta diminta hadir dengan busana adat dan atribut yang mencerminkan perlawanan santun, dengan isu utama “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan”.Sebelumnya, surat pemberitahuan telah diserahkan secara resmi kepada kepolisian dan MRP, yang diharapkan memfasilitasi aspirasi rakyat sesuai amanat Otonomi Khusus.KNPB menegaskan tidak akan mundur selama hak rakyat belum terpenuhi, namun tetap berkomitmen menempuh jalur damai.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:40 WIT
730 Personel Gabungan Disiapkan Amankan Aksi Damai KNPB di Nabire
Papuanewsonline.com, Nabire – Polda Papua Tengah mengerahkan total 730 personel gabungan TNI dan Polri untuk mengamankan rencana penyampaian pendapat yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) besok. Kesiapan pasukan ditandai dengan apel gelar pasukan di Mapolres Nabire, Minggu (2/8/2026), yang dipimpin Inspektur Pengawasan Daerah Kombes Pol. Wahyu Kuncoro mewakili Kapolda.Dalam arahannya, Wahyu menegaskan hak menyampaikan aspirasi dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, sehingga aparat berkewajiban melindungi hak tersebut sekaligus memastikan kegiatan berjalan tertib. “Tugas kami bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan memastikan aspirasi tersampaikan dengan aman tanpa mengganggu kepentingan umum,” tegasnya.Seluruh anggota diinstruksikan bekerja sesuai prosedur, merujuk pada Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009. Segala tindakan harus terukur, proporsional, dan tetap berada dalam kendali komando guna menghindari tindakan yang memicu ketegangan.Aparat memetakan dua titik berkumpul massa, yakni Pasar Karang dan Hotel Adaman, yang kemudian akan diantar menggunakan kendaraan yang telah disiapkan menuju Kantor MRP. Hal ini dilakukan agar aktivitas warga tetap berjalan lancar dan aksi tetap berlangsung aman.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:37 WIT
Ratusan Warga Gunakan Perahu Tradisional Sambut Gubernur Apolo Safanpo di Kampung Warse
Papuanewsonline.com, Merauke – Ratusan warga Kampung Warse, Distrik Jetsy, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, menyambut meriah kunjungan kerja Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo bersama Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Sabtu (1/8/2026) pagi.Pantauan di lokasi, penyambutan berlangsung di perairan sekitar Kampung Warse. Ratusan warga menggunakan perahu tradisional menjemput speedboat yang ditumpangi Gubernur Apolo dan Bupati Thomas.Iring-iringan perahu warga mengapit kiri dan kanan speedboat rombongan. Warga tampak berdiri sambil mendayung, mengawal speedboat hingga tiba di bibir Kampung Warse.Setibanya di Warse, prosesi adat penyambutan dilanjutkan. Gubernur Apolo bersama Bupati Thomas dipersilakan turun dari speedboat ke salah satu perahu tradisional. Selanjutnya, perahu tersebut dipikul bersama-sama oleh warga di atas bahu menuju lokasi pertemuan.Dalam tatap muka dengan warga, Gubernur Apolo menegaskan kehadiran Provinsi Papua Selatan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang dimekarkan pemerintah pusat pada tahun 2022 dan telah menjalani masa persiapan selama dua tahun."Sudah satu tahun Papua Selatan masuk pemerintahan definitif," kata Gubernur Apolo.Ia menjelaskan, kehadiran provinsi baru tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan, baik infrastruktur sarana-prasarana maupun pembangunan sumber daya manusia (SDM).Gubernur berharap kunjungan ke Kampung Warse dapat mempererat tali persaudaraan antara pemerintah provinsi dengan masyarakat di wilayah pesisir Asmat. Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan agar warga terus mendorong anak-anak untuk bersekolah.Kunjungan ke Kampung Warse ini merupakan rangkaian agenda kerja Gubernur Apolo di Kabupaten Asmat. Sehari sebelumnya, Jumat (31/7/2026), Gubernur menyerahkan hibah dermaga beserta terminal penyeberangan Ewer-Agats di Kali Aswet sebagai pintu masuk melalui akses Jalan KAMSA menuju Lapangan Terbang Ewer. (OF)
02 Agu 2026, 23:34 WIT
Wapres Gibran: Sinergikan Pendidikan dan Industri, Cetak Lulusan Siap Kerja di Kendaraan Listrik
Papuanewsonline.com, Tangerang – Wakil Presiden Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya menyiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan yang siap pakai untuk memasuki industri kendaraan listrik. Hal ini disampaikan saat meninjau langsung PT Tangkas Motor Listrik Assembly Factory di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (30/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan sumber daya manusia unggul.Wapres menekankan dunia pendidikan perlu menyelaraskan kurikulum dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri saat ini. Hal itu menjadi kunci agar lulusan tidak hanya menguasai teori, melainkan memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja modern, mendorong percepatan hilirisasi dan industrialisasi nasional.Dalam kunjungan tersebut, Gibran melihat langsung jalur perakitan kendaraan, mencoba salah satu unit motor listrik, serta berdialog dengan siswa SMK dan mahasiswa yang sebelumnya mengikuti lokakarya terkait ekosistem kendaraan listrik. Menanggapi pertanyaan mahasiswa mengenai peran generasi muda, ia mengajak seluruh elemen pendidikan menjalin kerja sama erat dengan pelaku industri.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:08 WIT
Polda Papua Imbau Warga Bijak Saring Informasi, Jaga Kedamaian Jelang Aksi 3 Agustus Besok
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi ajakan maupun informasi yang belum jelas kebenarannya menjelang rencana penyampaian aspirasi pada Senin, 3 Agustus 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi menjaga keamanan dan ketertiban di tengah derasnya arus informasi di media sosial maupun pesan berantai.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengingatkan pentingnya memverifikasi setiap berita yang diterima. “Pastikan informasi hanya bersumber dari saluran resmi dan media terpercaya. Jangan terbuai isu yang belum teruji karena berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).Ia menegaskan hak menyampaikan pendapat dijamin undang-undang, namun pelaksanaannya harus tetap tertib, damai, dan tidak melanggar hak orang lain. Pihak kepolisian akan mengawal kegiatan dengan pendekatan humanis selama sesuai aturan. Warga juga diminta tidak turut menyebarkan narasi, foto, atau video yang belum terverifikasi.Polda Papua menggandeng tokoh adat, agama, masyarakat, dan pemuda untuk turut mengedukasi warga di lingkungan masing-masing. Peran para tokoh dinilai sangat vital memperkuat pemahaman masyarakat agar tidak mudah terpecah belah akibat informasi yang tidak bertanggung jawab.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:05 WIT
Mendagri Tito Lakukan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Biak Numfor
Papuanewsonline.com, Biak Numfor – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu (1/8/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan penuh Kementerian Dalam Negeri terhadap pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang mengutamakan nasib anak-anak dari keluarga kurang mampu.Mendagri menjelaskan gagasan Sekolah Rakyat lahir dari keprihatinan Presiden terhadap nasib anak-anak terlantar, selaras dengan amanat UUD 1945 Pasal 34 Ayat 1 yang mewajibkan negara memelihara fakir miskin dan anak terlantar. “Tujuannya agar mereka tidak mengulangi nasib orang tuanya, melainkan bisa naik derajat dan meraih masa depan lebih baik. Ini adalah tanggung jawab negara,” ujarnya.Sekolah Rakyat dikelola Kementerian Sosial dengan konsep asrama lengkap, di mana seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan siswa ditanggung negara. Sasaran utamanya adalah anak-anak dari keluarga prasejahtera golongan desil satu dan dua. Sementara itu, Kemendagri berperan memotivasi dan mengoordinasikan pemerintah daerah untuk menyediakan lahan serta dukungan pendampingan.Di Papua, sejauh ini baru tiga daerah yang merespons secara proaktif: Biak Numfor, Jayapura, dan Sarmi. Mendagri memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra yang telah mempersiapkan segala kebutuhan sejak awal. Ia juga mengajak kepala daerah lain untuk turut membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi warganya.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 23:03 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Tag Berita
Pendidikan & Kesehatan
Lihat semua
UGM Bekali Tim Ekspedisi Patriot Jelang Bertugas ke Papua dan Maluku Utara
Papuanewsonline.com, Yogyakarta – Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada menggelar pembekalan menyeluruh bagi Tim Ekspedisi Patriot 2026 sebelum diterjunkan ke kawasan transmigrasi di Papua Selatan dan Maluku Utara. Kegiatan yang berlangsung 23 Juli 2026 ini diikuti alumni UGM serta mitra dari berbagai perguruan tinggi lain guna mematangkan kesiapan tugas.Materi yang diberikan meliputi kesehatan mental, keselamatan kerja, manajemen risiko, hingga pemahaman sosial budaya setempat. Peserta juga berdiskusi langsung dengan perwakilan pemerintah daerah agar program yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Selain teori, mereka dilatih menghadapi situasi darurat dan menerima perlengkapan kesehatan untuk mendukung tugas di lapangan.Ketua Tim Muklis menilai persiapan ini sangat lengkap dan mendasar. “Kami tidak hanya dibekali ilmu, tapi juga simulasi nyata dan perlengkapan yang mendukung kelancaran serta keselamatan kerja nanti,” ujarnya.Tri Nuryati yang akan bertugas di Muting, Merauke, menyambut baik materi yang disajikan karena dinilai sangat relevan dengan tantangan yang bakal dihadapi.Bima Aditya pun berharap seluruh anggota tim mampu menyerap manfaat pembekalan ini sepenuhnya. “Kami ingin menjadi pelita yang memberi manfaat bagi sesama, sebagaimana pepatah urip iku urup. Semoga pengabdian ini membawa perubahan nyata bagi masyarakat setempat,” harapnya.UGM berharap bekal yang diterima menjadikan tim lebih siap, tangguh, dan mampu membangun program pemberdayaan yang berkelanjutan.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 14:32 WIT
Pemerintah Sepakati Langkah Percepat Penyelesaian Tunggakan Beasiswa Siswa Unggul Papua
Papuanewsonline.com, Jakarta – Penyelesaian tunggakan pembayaran Beasiswa Siswa Unggul Papua kini menjadi fokus utama yang disepakati seluruh pemangku kepentingan. Hal ini ditegaskan Marsma TNI Parimeng saat memimpin Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penyelesaian Tunggakan Beasiswa SUP di Jakarta, Kamis (30/7/2026), sebagai wujud komitmen menjamin kelanjutan pendidikan mahasiswa Papua. Dalam arahannya, ia menyatakan pertemuan ini bertujuan mengevaluasi kendala yang terjadi sekaligus merumuskan prosedur baru. “Kita butuh mekanisme yang tanggap dan cepat, sehingga jika persoalan serupa muncul lagi, solusi sudah tersedia tanpa menghambat masa depan para penerima beasiswa,” ujarnya.Rapat yang dihadiri perwakilan Kemendagri, Kemenkeu, Pemprov Papua, pemerintah kabupaten/kota se-Tanah Papua, hingga Perwakilan RI di Australia menghasilkan sejumlah kesepakatan utama. Antara lain percepatan rekonsiliasi data sebagai dasar penetapan kewajiban masing-masing daerah, penunjukan penghubung khusus di setiap instansi, serta penyatuan basis data penerima beasiswa.Selain itu, ditingkatkan pula koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar tata kelola beasiswa menjadi lebih rapi, tepat sasaran, dan transparan. Sinergi ini diharapkan mampu menjamin tidak ada lagi kendala yang mengganggu proses belajar mahasiswa Papua di dalam maupun luar negeri.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 10:19 WIT
Tidak Ada Guru! Siswa SD-SMP Negeri Demba di Kabupaten Waropen Terlantar
Papuanewsonline.com, Waropen-, Negara absen total di Demba Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, dimana di SD dan SMP tidak ada Pendidikan karena guru menghilang, sehingga ada pembiaran anak-anak suku darat dibiarkan bodoh. Puncaknya, Keluarga Besar Suku Kofei Noshao mengambil langkah ekstrem dengan memalang Gedung SMP Negeri Demba dan SD Negeri Demba, Distrik Demba, Kabupaten Waropen.Pemalangan ini bukan aksi liar. Ini adalah jeritan terakhir orang tua yang melihat anaknya ditelantarkan oleh negara.Hal itu ditegaskan langsung dalam pernyataan terbuka warga masyarakat yang diterima media ini, Sabtu (1/8/2026)."Kami Keluarga Besar Suku Kofei Noshao, mengambil tindakan pemalangan tersebut dikarenakan proses belajar mengajar hampir sama sekali tidak berlangsung," tegas perwakilan keluarga.Di tengah maraknya isu palang-memalang bermotif uang di Papua, Suku Kofei Noshao menegaskan bahwa aksi tersebut murni untuk pendidikan demi generasi penerus mereka. "Tidak ada permintaan uang sepeser pun. Tidak ada kepentingan proyek, kami minta guru-guru segerah kembali mengajar anak-anak kami," ucap Warga.Kata Warga Satu-satunya tuntutan mereka hanya satu, hadirkan Guru di kelas.Mereka menuntut Bupati Waropen dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Waropen berhenti tutup mata, dan Segera perintahkan semua guru yang sudah menerima SK dan yang sudah menerima gaji di SMP Negeri Demba dan SD Negeri Demba untuk kembali ke tempat tugas. Bukan makan gaji buta di kota."Kami punya anak-anak suku darat butuh pendidikan. Kami cuma mau, anak-anak generasi Suku Noshao Nohia Dama, bisa mendapatkan pendidikan yang layak seperti di daerah lain," ujar warga dengan nada kecewa.Bagi mereka, memalang sekolah adalah pilihan paling pahit. Lebih baik sekolah dipalang daripada gedung ada, papan nama ada, tapi anak-anak tidak pernah belajar.SEKOLAH NEGERI BARU 2 TAHUN, SUDAH MATI SURIIronisnya, berdasarkan data resmi Kemendikdasmen, SMP Negeri Demba dan SD Negeri Demba yang terletak di Desa Fafai / Jl. Trans Waropen, Kecamatan Demba itu baru berdiri sejak 09 Maret 2023.Sekolah baru berumur 2 tahun, namun sudah mati suri. Dibiarkan tanpa guru, tanpa proses belajar.Ini adalah potret telanjang penelantaran pendidikan di wilayah pedalaman Waropen. Anak-anak generasi Noshao Nohia Dama terancam menjadi generasi hilang karena hak dasarnya dirampas.Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Waropen bungkam . Belum ada satu pun keterangan resmi, klarifikasi, maupun janji untuk mengirim guru kembali ke Demba.Namun pertanyaan sederhana Negara mau sampai kapan membiarkan anak-anak di Demba terus dipalang masa depannya?Penulis: HendrikEditor. : Of
01 Agu 2026, 10:22 WIT
Pemuda Watlar Mimika Gelar Bakti Sosial Bersih Sampah di Jalan Poros Bandara Lama Timika
Papuanewsonline.com, Timika-, Puluhan pemuda-pemudi yang tergabung dalam Pemuda Watlar Kabupaten Mimika melaksanakan aksi bakti sosial pembersihan lingkungan pada Sabtu (1/8/2026) pagi.Aksi tersebut berlangsung di Jalan Poros tepatnya di kawasan Bandara Lama Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.Pantauan media ini, dalam kegiatan bersih-bersih sampah di bahu jalan tersebut, para pemuda dan pemudi Watlar tampak mengenakan kaos hitam seragam dengan logo di bagian belakang bertuliskan "PEMUDA WATLAR".Sebelum bergerak, mereka membagikan perlengkapan kebersihan berupa masker medis berwarna biru, sarung tangan hitam, dan kantong sampah plastik hitam berukuran besar. Cuaca di lokasi terpantau mendung.Koordinator Pemuda-Pemudi Watlar, Edowardus Rahawadan, tampak mengarahkan rekan-rekannya di lapangan."Pagi ini kami pemuda-pemudi Watlar Kabupaten Mimika melaksanakan bakti sosial di Jalan Poros Wangki Lama Timika, atau tepatnya di Bandara Lama. Kami melaksanakan bakti sosial pungut sampah dan pembersihan lingkungan. Ini merupakan bagian dari kontribusi Pemuda Watlar di Kabupaten Mimika untuk pembangunan Kabupaten Mimika. Demikian, Amolongo Nimawitimi Saipa," ujarnya.Aksi pungut sampah ini disebut sebagai bentuk kontribusi nyata Pemuda Watlar untuk mendukung kebersihan dan pembangunan di Kabupaten Mimika.Hingga berita ini ditayangkan, kegiatan bakti sosial tersebut masih berlangsung dan para peserta bersiap menyisir bahu jalan serta area rumput di sekitar pagar kuning kawasan Bandara Lama.Penulis: HendrikEditor. : Of
01 Agu 2026, 09:49 WIT
Wakasad Pimpin Penerimaan 429 Paja Dikmapa PK, Tekankan Penguatan SDM TNI AD
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memimpin Tradisi Penerimaan 429 Perwira Remaja (Paja) Abituren Pendidikan Pembentukan Perwira Prajurit Karier (Dikmapa PK) Tahun Anggaran 2026 di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (27/7/2026). Tradisi tersebut menandai bergabungnya para perwira muda ke dalam keluarga besar TNI Angkatan Darat sekaligus menjadi awal pengabdian mereka sebagai pemimpin di satuan.Sebanyak 429 Perwira Remaja yang diterima terdiri atas 373 perwira pria dan 56 perwira Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Sebelumnya, di hari yang sama, mereka telah dilantik melalui Upacara Prasetya Perwira (Praspa) yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap.Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang dibacakan Wakasad, ditegaskan bahwa perubahan lingkungan strategis, perkembangan teknologi, serta pergeseran karakter ancaman menuntut TNI AD terus membangun kekuatan yang progresif, adaptif, dan berkelanjutan.“Perang siber, perang informasi, penggunaan kecerdasan artifisial, sistem tanpa awak, mahadata, serta perkembangan teknologi militer telah menciptakan ruang pertempuran baru yang menuntut kecerdasan intelektual, kecermatan strategi, kecepatan respons, dan penguasaan teknologi modern,” kutip Wakasad.Kasad juga menegaskan bahwa kondisi tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga unggul secara intelektual, adaptif dalam berpikir, serta mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.“Dalam konteks inilah, kehadiran para perwira remaja dari berbagai latar belakang pendidikan tinggi, seperti kesehatan, siber, intelijen, penerbangan, biologi, kimia, fisika, matematika, teknik, dan disiplin ilmu lainnya, bukan sekadar pelengkap organisasi namun merupakan bagian penting dalam penguatan struktur TNI AD agar semakin mampu menjawab tantangan zaman melalui pendekatan ilmiah, berbasis data dan teknologi, serta berorientasi pada solusi dan modernisasi pertahanan nasional,” imbuhnya.Para Perwira Remaja tersebut berasal dari berbagai disiplin ilmu dan telah dipersiapkan untuk mengemban tugas sesuai kompetensi masing-masing guna mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD. Tradisi penerimaan ini juga menjadi bagian dari pembinaan personel untuk menanamkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas.Bergabungnya 429 Perwira Remaja Abituren Dikmapa PK TA 2026 semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia TNI Angkatan Darat yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi guna menjawab tantangan pertahanan negara yang semakin kompleks. PNO-12
30 Jul 2026, 13:05 WIT
Tito Karnavian: Lulusan IPDN Angkatan XXXIII Akan Ditempatkan ke Seluruh Penjuru Tanah Air
Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto merupakan aset berharga bangsa yang akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia. Penempatan ini mencakup daerah terdepan, terluar, dan tertinggal guna memperkokoh wawasan kebangsaan sekaligus menguatkan kapasitas kepemimpinan daerah.Dalam keterangannya usai upacara pelantikan di Kampus IPDN Jatinangor, Rabu (29/7/2026), Tito menyampaikan rasa syukur karena proses rekrutmen dan pembinaan berjalan baik. Hal ini terlihat dari peraih prestasi terbaik yang justru berasal dari latar belakang keluarga sederhana, menjadi bukti bahwa pendidikan di lembaga ini bersih dari praktik yang tidak seharusnya.“Kami berupaya agar mereka tidak langsung kembali ke daerah asalnya, melainkan merasakan dan mengenal keberagaman Indonesia secara langsung. Pengalaman ini akan membentuk karakter pemimpin yang luas pandangannya,” ujarnya. Langkah ini sekaligus menyiapkan generasi yang kelak akan mengawal cita-cita Indonesia Emas tahun 2045.Para lulusan yang sebelumnya telah diwisuda sebagai Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan kini resmi berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil. Mereka diharapkan membawa semangat baru, menjadi agen perubahan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tempat mereka bertugas nanti.Penulis: JidEditor: OF
30 Jul 2026, 09:55 WIT
Seni & Budaya
Lihat semua
Ratusan Warga Gunakan Perahu Tradisional Sambut Gubernur Apolo Safanpo di Kampung Warse
Papuanewsonline.com, Merauke – Ratusan warga Kampung Warse, Distrik Jetsy, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, menyambut meriah kunjungan kerja Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo bersama Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Sabtu (1/8/2026) pagi.Pantauan di lokasi, penyambutan berlangsung di perairan sekitar Kampung Warse. Ratusan warga menggunakan perahu tradisional menjemput speedboat yang ditumpangi Gubernur Apolo dan Bupati Thomas.Iring-iringan perahu warga mengapit kiri dan kanan speedboat rombongan. Warga tampak berdiri sambil mendayung, mengawal speedboat hingga tiba di bibir Kampung Warse.Setibanya di Warse, prosesi adat penyambutan dilanjutkan. Gubernur Apolo bersama Bupati Thomas dipersilakan turun dari speedboat ke salah satu perahu tradisional. Selanjutnya, perahu tersebut dipikul bersama-sama oleh warga di atas bahu menuju lokasi pertemuan.Dalam tatap muka dengan warga, Gubernur Apolo menegaskan kehadiran Provinsi Papua Selatan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang dimekarkan pemerintah pusat pada tahun 2022 dan telah menjalani masa persiapan selama dua tahun."Sudah satu tahun Papua Selatan masuk pemerintahan definitif," kata Gubernur Apolo.Ia menjelaskan, kehadiran provinsi baru tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan, baik infrastruktur sarana-prasarana maupun pembangunan sumber daya manusia (SDM).Gubernur berharap kunjungan ke Kampung Warse dapat mempererat tali persaudaraan antara pemerintah provinsi dengan masyarakat di wilayah pesisir Asmat. Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan agar warga terus mendorong anak-anak untuk bersekolah.Kunjungan ke Kampung Warse ini merupakan rangkaian agenda kerja Gubernur Apolo di Kabupaten Asmat. Sehari sebelumnya, Jumat (31/7/2026), Gubernur menyerahkan hibah dermaga beserta terminal penyeberangan Ewer-Agats di Kali Aswet sebagai pintu masuk melalui akses Jalan KAMSA menuju Lapangan Terbang Ewer. (OF)
02 Agu 2026, 23:34 WIT
Lomba Paduan Suara Perdana PKK Mimika, Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Cinta Tanah Air
Papuanewsonline.com, Mimika – Tim Penggerak PKK Kabupaten Mimika untuk pertama kalinya menggelar Lomba Paduan Suara dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Grand Tembaga, Minggu (2/8/2026), dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Mimika, Ny. Suzy Rettob, dan dihadiri Penasihat TP PKK Provinsi Papua Tengah Ny. Martina serta jajaran pengurus se-Daerah.Dalam sambutannya, Ny. Suzy menyampaikan apresiasi mendalam atas persiapan yang matang dari seluruh peserta. “Kita setiap hari terjun melayani masyarakat, namun tetap mampu menghayati dan menyajikan harmoni lagu dengan sangat baik. Luar biasa semangat kalian meski ini baru pertama kali digelar di tingkat kabupaten,” ujarnya bangga.Sebanyak 14 tim turut ambil bagian, terdiri atas empat perwakilan tingkat kabupaten dan sepuluh dari jajaran distrik. Kegiatan ini bukan sekadar ajang bertanding, melainkan sarana menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mempererat persaudaraan antaranggota PKK. Ia juga mengapresiasi kehadiran para kepala distrik yang mendukung langsung tim daerahnya.Ny. Suzy mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas. “Kemenangan adalah hal yang wajar, namun yang terpenting adalah usaha dan persiapan yang sudah kalian curahkan. Dewan juri yang ditunjuk adalah tenaga profesional yang akan menilai secara objektif,” tegasnya diselingi candaan ringan yang mencairkan suasana.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 22:58 WIT
Delapan Raja Pulau Timor Anugerahi Gelar Sesepuh Kepada Joko Widodo, Bukti Penghormatan Tulus
Papuanewsonline.com, Kupang – Presiden ke-7 RI Joko Widodo resmi menerima gelar kehormatan adat Sesepuh Raja-Raja Timor. Penobatan ini dilangsungkan dalam prosesi khidmat yang digelar delapan pemimpin kerajaan berdaulat di Pulau Timor, bertepatan dengan rangkaian Karnaval Gajah di kawasan Pantai Lahi Lai Besi Kopan, Sabtu (1/8/2026).Raja Amanatun, Jonathan Banunaek, menjelaskan gelar ini diberikan sebagai pengakuan tulus atas dedikasi dan perhatian yang selama ini diberikan. “Delapan dari sembilan kerajaan yang berdaulat hadir langsung memberikan penghormatan ini. Satu kerajaan berhalangan hadir, namun seluruhnya menyepakati penganugerahan ini,” ujarnya merinci nama-nama kerajaan yang hadir.Kedatangan Jokowi disambut lautan manusia yang memadati pesisir pantai sejak sore hari. Ribuan warga berdesakan ingin bersalaman dan menyampaikan rasa hormat.Saat naik ke panggung, beliau dipakaikan ikat kepala adat dan kain tenun khas NTT, lalu satu per satu Raja mengalungkan selendang adat sambil mendoakan kebaikan.Prosesi ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengikat erat tali persaudaraan yang sudah terjalin. Masyarakat menyambutnya dengan sukacita yang mendalam, menandakan kepercayaan dan penghormatan yang besar terhadap sosok yang dianggap telah banyak berkontribusi bagi kemajuan daerah mereka.Penulis: JidEditor: OF
02 Agu 2026, 14:36 WIT
BUMDes Nawaripi Jaya Bangun Goa Maria Permanen, Perkuat Wisata Rohani Paieve Mil 21
Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kampung Nawaripi Jaya membangun Goa Maria permanen berbahan batu di kawasan Kampung Wisata Paieve Merah Putih, Mil 21, Distrik Wania, Kabupaten Mimika.Pembangunan fasilitas wisata rohani ini menjadi terobosan BUMDes dalam memperkuat sektor wisata rohani sekaligus mendorong kemandirian ekonomi kampung.Direktur BUMDes Kampung Nawaripi Jaya, Rafael Tarekeyau, menyebut pembangunan sepenuhnya dibiayai dari hasil pengelolaan unit usaha milik BUMDes, tanpa bergantung pada Dana Desa.Sumber pendapatan berasal dari tiga unit usaha produktif, yakni pengelolaan kolam ikan, penjualan air galon, dan retribusi wisata rohani Goa Maria Mil 21. Keuntungan dari ketiga unit usaha tersebut diinvestasikan kembali untuk pembangunan infrastruktur wisata yang lebih permanen dan representatif.Progres pembangunan saat ini terus dipantau. Pada Jumat (1/8), Pendamping Dana Desa Kabupaten Mimika dan Distrik Wania, Yosep Yeuyanan dan Siti Yaurwarin, bersama Direktur BUMDes Rafael Tarekeyau turun langsung meninjau lokasi pembangunan.Sesuai perencanaan, pembangunan Goa Maria permanen tersebut ditargetkan rampung dan siap beroperasi pada Mei 2027. Fasilitas ini diharapkan menjadi destinasi wisata rohani unggulan baru bagi umat dan peziarah, baik dari Mimika maupun dari luar daerah.Terpisah, Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja BUMDes.“Desa kita telah mampu mengembangkan usaha milik desa dan kini mampu melakukan terobosan untuk membangun Kampung Wisata Paieve Merah Putih,” ujar Norman.Ia menilai, kemampuan BUMDes membiayai pembangunan dari hasil usaha sendiri merupakan bukti nyata desa dapat berdikari secara ekonomi apabila dikelola dengan manajemen yang baik dan berkelanjutan.Norman berharap, kehadiran Goa Maria permanen tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan wisata Paieve.Keberhasilan BUMDes Nawaripi Jaya ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Mimika dalam mengoptimalkan potensi lokal melalui pengelolaan badan usaha milik kampung yang inovatif dan berorientasi jangka panjang. (OF)
01 Agu 2026, 12:26 WIT
Festival Tari Kreasi Tanimbar Lampyore 2026 Berjalan Sukses
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Ketua Panitia Festival Tari Kreasi Tanimbar Lampyore 2026, MATEUS LONDAR, S.ST.Par., yang akrab dipanggil MALO menyampaikan apresiasi tinggi dan terima kasih yang mendalam kepada Kapolres Kepulauan Tanimbar beserta seluruh jajarannya.Dukungan pengamanan dari pihak Kepolisian berpadu sinergis dengan dukungan fasilitas dari Pemerintah Pusat, sehingga festival seni tahunan yang digelar pada, Sabtu (25/07/26) malam ini dapat berjalan dengan sukses, aman, dan kondusif.Kegiatan festival yang menjadi wadah kreativitas ini tentunya berhasil terselenggara berkat dukungan yang penuh dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesiana, serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).Sinergi lintas sektor yang terhubung ini tentunya membuktikan komitmen yang kuat dalam mendorong pemajuan kebudayaan di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) salah satunya seperti di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Selain menjadi panggung pelestarian budaya, festival ini juga diselenggarakan secara khusus untuk membantu menggeliatkan sektor perekonomian para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah Kota Saumlaki dan sekitarnya."Saya atas nama Panitia MATEUS LONDAR (MALO) dan seluruh Masyarakat penikmat seni mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan dukungan Bapak Kapolres AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., dalam kegiatan Festival Tari Kreasi Tanimbar Lampyore 2026," ujar MALO dalam keterangan resminya pada, Minggu (26/07/27).Menurut MALO, kehadiran Personel Polres Kepulauan Tanimbar di lokasi acara berhasil menciptakan atmosfer yang sangat kondusif. Rasa aman dan nyaman yang dihadirkan Aparat keamanan membuat para seniman muda Daerah dapat mengeksplorasi karya Mereka secara maksimal di atas panggung."Terima kasih telah menghadirkan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung. Panggung ini membuat para seniman muda Tanimbar dapat berkarya dan menampilkannya dengan penuh semangat. Dukungan Bapak Kapolres sangat berarti bagi tumbuh kembangnya kreativitas generasi muda di Daerah ini" lanjutnya.Di akhir penyataannya, MALO berharap agar kolaborasi yang positif antara Kementerian, Lembaga pendanaan, pelaku seni, Masyarakat, beserta institusi Polri dapat terus terjaga demi kelestarian warisan leluhur, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar."Semoga Polri semakin dicintai Masyarakat dan terus menjadi pelindung serta mitra terbaik dalam menjaga kelestarian tradisi dan budaya lokal, salam hormat Bapak Kapolres” pungkas MALO. PNO-12
27 Jul 2026, 09:16 WIT
FBI Kembalikan Artefak Budaya Asli Papua, Bukti Kedaulatan Budaya Semakin Kokoh
Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation Amerika Serikat, Kash Patel, di Kediaman Kertanegara, Jakarta, Rabu (22/7). Dalam pertemuan tersebut, Direktur FBI secara langsung menyerahkan sejumlah artefak budaya Indonesia yang berhasil dipulihkan melalui kerja sama repatriasi antara kedua negara.Fadli Zon menjelaskan benda-benda tersebut merupakan warisan budaya asli dari tanah Papua, tepatnya milik Suku Dani, Suku Asmat, dan masyarakat di kawasan Danau Sentani. Awalnya artefak ini diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat, namun setelah melalui penelusuran asal-usul yang teliti, kini dapat dikembalikan ke tanah air. “Ini adalah benda yang sangat berharga, dan proses ini merupakan langkah nyata memulihkan kedaulatan budaya kita,” ujarnya.Ia menambahkan kerja sama semacam ini sebenarnya sudah terjalin sebelumnya, di mana FBI telah berkali-kali membantu mengembalikan berbagai peninggalan bersejarah seperti arca perunggu dan artefak dari situs-situs budaya lainnya. Dukungan Sekretariat Negara serta Kementerian Luar Negeri dinilai sangat penting agar hubungan baik ini terus diperkuat di masa mendatang.Ke depannya, seluruh artefak yang telah pulih akan dipamerkan secara resmi di Museum Nasional. Langkah ini diambil agar masyarakat luas dapat menikmati, mempelajari, dan lebih mengenal kekayaan sejarah serta identitas budaya bangsa yang sejati. Pengembalian ini menjadi bukti keseriusan pemerintah menjaga dan mengembalikan hak milik budaya Indonesia.Penulis: JidEditor: OF
24 Jul 2026, 08:40 WIT