Papuanewsonline.com
Berita Terbaru
Lihat semua
Persido Dogiyai Kalahkan Persemi Mimika 2-1 dan Keluar Sebagai Juara Grup A Liga 4 Papua Tengah
Papuanewsonline.com, Timika – Persido Dogiyai meraih
kemenangan krusial dengan skor akhir 2-1 atas Persemi Mimika dalam pertandingan
penyelesaian Grup A Liga 4 Papua Tengah 2026 yang berlangsung di Stadion Wania
Imipi, Timika, pada Jumat (13/3/2026).Kemenangan ini membuat Persido keluar sebagai juara Grup A
dan melangkah ke babak semifinal sebagai pemuncak klasemen, sementara Persemi
Mimika menempati posisi runner-up grup.Pertandingan berjalan sangat ketat sejak babak pertama
dimulai. Kedua tim saling memberikan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang
berharga, namun kedua penjaga gawang mampu menjaga gawang tetap bersih. Pada menit ke-28, Persemi Mimika memiliki peluang emas
melalui tendangan Charenz Huwae (19), namun tidak berhasil mengubah skor.
Hingga jeda babak dan tambahan waktu satu menit, skor tetap terkunci 0-0.Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat
dengan kedua tim bermain lebih agresif. Persido akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-82
melalui tendangan kaki kiri Tonny Rumatrai (7) yang mengalahkan penjaga gawang
Persemi. Tidak tinggal diam, Persemi Mimika mampu menyamakan skor menjadi 1-1
pada menit ke-90 melalui gol Maikel Kowo (10).Namun drama terjadi di masa tambahan, Persido kembali
mencetak gol pada menit ke-92 melalui Nando Tebai (30) yang memastikan
kemenangan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan wasit.Pelatih Persido Dogiyai Jefri Edison Rumabur mengakui bahwa
pertandingan berjalan cukup berat akibat kondisi lapangan yang berair dan cuaca
yang tidak menentu. Sementara itu, pelatih Persemi Mimika Eduard Ivakdalam tetap
mengapresiasi penampilan para pemainnya dan mengungkapkan bahwa sebagian pemain
inti diberikan istirahat untuk mempersiapkan babak semifinal. Diketahui dari Grup B, Persipani Paniai menjadi juara grup
dan Persipuncak Puncak Cartenz sebagai runner-up, siap berkompetisi di babak
berikutnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:26 WIT
Komisariat Insan Cita HMI Mimika Launching Kepengurusan Baru, Fokus Bangun Generasi Muda Progresif
Papuanewsonline.com, Timika – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Cabang Persiapan Mimika melantik pengurus Komisariat Insan Cita pada hari Kamis
(12/3/2026). Dalam acara tersebut, Nilam Febrima resmi menjabat sebagai Ketua
Umum Komisariat Insan Cita, yang akan memimpin organisasi dalam periode
kepengurusan mendatang.Dalam sambutannya, Nilam Febrima menegaskan bahwa pelantikan
ini bukan sekadar acara seremoni organisasi semata, melainkan momentum penting
untuk memikul amanah perjuangan dalam membangun kaderisasi dan mengembangkan
tradisi intelektual di lingkungan HMI "HMI lahir dari pergulatan sejarah bangsa dengan
semangat keislaman dan cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menghidupkan kembali diskusi
ilmiah, kajian keagamaan, serta memperkuat tali persaudaraan antar kader,"
ujarnya.Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan komisariat
sebagai ruang pendidikan intelektual bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat
nilai-nilai moral dan pembentukan karakter kepemimpinan bagi generasi muda."HMI harus menjadi wadah pendidikan intelektual,
penguatan nilai moral, dan pembentukan figur kepemimpinan yang mampu
berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan agama," pungkasnya.Sementara itu, Jidan sebagai perwakilan pengurus demisioner
menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet
kepemimpinan dengan penuh semangat pengabdian. Ia menilai bahwa proses berorganisasi di HMI tidak hanya
tentang menjalankan tugas, tetapi juga menanamkan nilai ukhuwah, pengorbanan,
serta semangat perjuangan untuk kemajuan bangsa dan agama."Semoga pengurus baru mampu membawa Komisariat Insan
Cita semakin berkembang dan menjadi bagian dari gerakan yang terus
berkiprah," katanya. Penulis: Abim
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:21 WIT
Puskesmas Timika Catat 7.233 Kasus Malaria Tahun 2025, Jadi Penyakit dengan kasus Terbanyak
Papuanewsonline.com, Timika – Puskesmas Timika mencatat
sebanyak 7.233 kasus malaria yang terdeteksi sepanjang tahun 2025,
menjadikannya penyakit dengan jumlah kasus terbanyak yang ditangani
dibandingkan penyakit lainnya. Kepala Puskesmas Timika Moses Untung
menyampaikan bahwa selama periode tersebut, pihaknya telah melakukan
pemeriksaan terhadap 411.768 pasien dari berbagai wilayah kerja."Dari total pemeriksaan yang dilakukan, sebanyak 7.233
pasien dinyatakan positif mengidap malaria," ujarnyaMenurut Moses, jumlah kasus tahun 2025 sedikit lebih tinggi
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini sebagian besar dipengaruhi oleh
perluasan cakupan pemeriksaan yang membuat lebih banyak kasus berhasil
teridentifikasi. Selain faktor lingkungan dan rendahnya penerapan Perilaku
Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat hingga
tuntas juga menjadi permasalahan utama. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 80
persen pasien mengaku pernah terkena malaria dalam tiga bulan terakhir namun
tidak menyelesaikan pengobatan sesuai anjuran."Kepatuhan yang rendah ini berpotensi menyebabkan
kekambuhan dan penyebaran penyakit lebih luas," tambahnya.Wilayah kerja Puskesmas Timika mencakup lima kelurahan dan
satu kampung di Distrik Mimika Baru, yaitu Kelurahan Kebun Siri, Kwamki Baru,
Koperapoka, Dinggo Narama, Otomona, serta Kampung Nayaro. Kelurahan Kebun Siri
menduduki peringkat pertama dengan jumlah kasus tertinggi sebanyak 3.732 kasus,
atau sekitar 52 persen dari total kasus di wilayah kerja puskesmas. Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Mimika memperkuat
upaya penanggulangan melalui Program Tanggulangi Eliminasi Malaria dengan fokus
pada pemeriksaan darah, pengobatan, dan pemantauan kepatuhan pengobatan sampai
tuntas. "Target kami tahun ini adalah mencapai dua juta
pemeriksaan malaria untuk seluruh wilayah Mimika," ungkap Moses dengan
penuh tekad. Selain itu, juga dilakukan pemetaan lokasi potensial sebagai
sarang perkembangbiakan nyamuk penyebab malaria.Selain malaria, Puskesmas Timika juga mencatat sejumlah
penyakit lain dengan kasus yang cukup tinggi.Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit
terbanyak kedua dengan total 3.890 kasus sepanjang 2025, sedangkan kasus
Tuberkulosis tercatat sebanyak 400 kasus. Untuk penyakit tidak menular, kunjungan pasien dengan
Hipertensi mencapai 1.624 kasus, dan Diabetes Melitus sebanyak 1.333 kasus
selama tahun yang sama. "Kami berharap dengan berbagai program yang digalakkan,
tidak hanya kasus malaria yang dapat ditekan, namun juga penyakit-penyakit lain
yang menjadi beban kesehatan masyarakat," pungkas Moses. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:19 WIT
PDI-P Mimika Bagikan Takjil Gratis, Bagian Kegiatan Kepedulian Ramadan
Papuanewsonline.com, Timika – DPD Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan berbagi takjil gratis
kepada masyarakat di depan Sekretariat PDI-P yang berlokasi di Jalan WR
Soepratman, Timika, pada hari Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dilakukan dalam
rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H ini menjadi bentuk nyata kepedulian
partai terhadap masyarakat Mimika.Kegiatan berbagi takjil dipimpin langsung oleh Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika sekaligus pengurus DPD PDI-P Mimika,
Adrian Andika Tie, bersama sejumlah pengurus partai lainnya. Adrian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu
agenda rutin PDI-P Mimika selama bulan Ramadan yang telah direncanakan dengan
matang"Puji syukur kepada Tuhan, hari ini kita dapat
menjalankan agenda berbagi takjil kepada seluruh masyarakat. Semoga hal kecil
yang kita lakukan ini dapat menjadi berkah bagi semua yang menerima dan menjadi
amalan baik di bulan suci Ramadan," ujarnya.Selain berbagi takjil, Adrian mengungkapkan bahwa DPD PDI-P
Mimika juga memiliki program kegiatan lainnya selama bulan Ramadan. Antara lain mengunjungi sejumlah panti asuhan di wilayah
Mimika untuk memberikan bantuan serta melaksanakan kegiatan Sahur On The Road
yang akan dilakukan bersama umat Muslim di berbagai lokasi strategis di daerah
tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi
antarwarga dan meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjalankan ibadah puasa.Adrian juga mengajak seluruh masyarakat Mimika, tanpa
memandang suku, agama, ras, dan golongan, untuk bersama-sama menjaga keamanan
serta keharmonisan di daerah tersebut. "Kita harus bersatu dalam menjaga kedamaian agar Mimika
tetap kondusif dan nyaman untuk dihuni. Mimika adalah rumah kita bersama, oleh
karena itu setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan
kebahagiaan bersama," pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:15 WIT
Warga Berinisial K Diamankan Usai Menodongkan Airsoftgun Ke Arah Pelajar Yang Tawuran
Papuanewsonline.com, Timika – Seorang warga sipil berinisial
K diamankan aparat kepolisian setelah menodongkan pistol jenis airsoftgun ke
arah sekelompok pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Budi Utomo, Distrik
Mimika Baru, Kabupaten Mimika, pada Jumat (13/3/2026). Peristiwa ini terjadi
saat sekelompok pelajar tengah terlibat bentrokan dan saling melempar benda di
sekitar area kios milik warga tersebut.Kejadian bermula ketika beberapa pelajar berkumpul dan
terlibat aksi tawuran di sekitar Jalan Budi Utomo, Distrik Mimika Baru. Saat
itu, mereka saling menyerang dan melempar benda padat ke arah satu sama lain. Warga K yang merupakan pemilik kios di lokasi tersebut
melihat kondisi yang mengkhawatirkan dan spontan mengambil airsoftgun jenis
Colt kaliber 4,5 mm dari dalam laci kiosnya. Ia kemudian menodongkan senjata tersebut ke arah para
pelajar untuk menghentikan bentrokan.Setelah melihat tindakan tersebut, anggota Brimob yang
sedang melakukan patroli di lokasi langsung mengamankan warga K dan menyita
senjata yang digunakan. Kapolsek Mimika Baru, Mattineta, menyampaikan bahwa senjata
yang diamankan adalah airsoftgun tanpa magazine maupun peluru yang dapat
digunakan. Dilakukan pemeriksaan awal terhadap warga K yang mengaku
membeli senjata tersebut dari seorang anak muda dengan harga sekitar Rp130
ribu. Menurutnya, ia membeli alat tersebut untuk keperluan hobi
berburu burung kecilSaat ini penyidik Polsek Mimika Baru sedang melakukan
penyelidikan lebih lanjut terkait asal-usul kepemilikan airsoftgun tersebut
serta motif tindakan yang dilakukan oleh warga K."Kita akan mendalami proses pembelian dan memastikan
tidak ada bahaya yang akan muncul dari peristiwa ini," pungkas penyidik
terkait. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:10 WIT
Tawuran Pelajar SMK di Timika, Dipicu Rebutan Pacar Dan Lanjutan Konflik Sebelumnya
Papuanewsonline.com, Timika – Kembali terjadi aksi tawuran
antar pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jalan Budi Utomo, tepatnya di
depan SMK Petra Timika, pada Jumat (14/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIT.
Peristiwa ini melibatkan pelajar dari SMKN 1 Timika dan SMK Petra, yang
diketahui dipicu oleh persoalan rebutan pacar serta sebagai kelanjutan konflik
yang terjadi pada tanggal 7 Maret lalu di lokasi yang sama.Kapolsek Mimika Baru, Mattineta, menyampaikan bahwa kejadian
ini merupakan lanjutan dari konflik sebelumnya yang belum terselesaikan secara
tuntas."Kita sudah menangani kasus serupa pada tanggal 7 Maret
lalu, namun ternyata belum tuntas dan menyebabkan terjadinya bentrokan kembali
saat ini," ujarnya Dalam peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor milik
pelajar terbakar dan beberapa bagian fasilitas sekolah mengalami kerusakan pada
area taman serta pagar depan sekolah.Setelah kejadian terjadi, pihak kepolisian segera
mengirimkan petugas untuk membubarkan massa dan mengamankan lokasi kejadianSebanyak tujuh pelajar dari kedua sekolah berhasil diamankan
untuk dilakukan pembinaan dan penyelidikan lebih lanjut."Total ada tujuh pelajar yang kami bawa untuk
mendapatkan pembinaan selama 1x24 jam, terdiri dari lima pelajar dari SMKN 1
dan dua pelajar dari SMK Petra," jelas Mattineta.Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan memanggil orang
tua dari para pelajar untuk memberikan pemahaman serta pembinaan agar kejadian
serupa tidak terulang kembali. "Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa ini
dipicu oleh persoalan pribadi yang berkembang menjadi bentrokan kelompok. Kita
akan bekerja sama dengan pihak sekolah dan orang tua untuk menangani kasus ini
secara menyeluruh," pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:06 WIT
Pilihan Redaksi
Persido Dogiyai Kalahkan Persemi Mimika 2-1 dan Keluar Sebagai Juara Grup A Liga 4 Papua Tengah
Papuanewsonline.com, Timika – Persido Dogiyai meraih
kemenangan krusial dengan skor akhir 2-1 atas Persemi Mimika dalam pertandingan
penyelesaian Grup A Liga 4 Papua Tengah 2026 yang berlangsung di Stadion Wania
Imipi, Timika, pada Jumat (13/3/2026).Kemenangan ini membuat Persido keluar sebagai juara Grup A
dan melangkah ke babak semifinal sebagai pemuncak klasemen, sementara Persemi
Mimika menempati posisi runner-up grup.Pertandingan berjalan sangat ketat sejak babak pertama
dimulai. Kedua tim saling memberikan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang
berharga, namun kedua penjaga gawang mampu menjaga gawang tetap bersih. Pada menit ke-28, Persemi Mimika memiliki peluang emas
melalui tendangan Charenz Huwae (19), namun tidak berhasil mengubah skor.
Hingga jeda babak dan tambahan waktu satu menit, skor tetap terkunci 0-0.Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat
dengan kedua tim bermain lebih agresif. Persido akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-82
melalui tendangan kaki kiri Tonny Rumatrai (7) yang mengalahkan penjaga gawang
Persemi. Tidak tinggal diam, Persemi Mimika mampu menyamakan skor menjadi 1-1
pada menit ke-90 melalui gol Maikel Kowo (10).Namun drama terjadi di masa tambahan, Persido kembali
mencetak gol pada menit ke-92 melalui Nando Tebai (30) yang memastikan
kemenangan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan wasit.Pelatih Persido Dogiyai Jefri Edison Rumabur mengakui bahwa
pertandingan berjalan cukup berat akibat kondisi lapangan yang berair dan cuaca
yang tidak menentu. Sementara itu, pelatih Persemi Mimika Eduard Ivakdalam tetap
mengapresiasi penampilan para pemainnya dan mengungkapkan bahwa sebagian pemain
inti diberikan istirahat untuk mempersiapkan babak semifinal. Diketahui dari Grup B, Persipani Paniai menjadi juara grup
dan Persipuncak Puncak Cartenz sebagai runner-up, siap berkompetisi di babak
berikutnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:26 WIT
Komisariat Insan Cita HMI Mimika Launching Kepengurusan Baru, Fokus Bangun Generasi Muda Progresif
Papuanewsonline.com, Timika – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Cabang Persiapan Mimika melantik pengurus Komisariat Insan Cita pada hari Kamis
(12/3/2026). Dalam acara tersebut, Nilam Febrima resmi menjabat sebagai Ketua
Umum Komisariat Insan Cita, yang akan memimpin organisasi dalam periode
kepengurusan mendatang.Dalam sambutannya, Nilam Febrima menegaskan bahwa pelantikan
ini bukan sekadar acara seremoni organisasi semata, melainkan momentum penting
untuk memikul amanah perjuangan dalam membangun kaderisasi dan mengembangkan
tradisi intelektual di lingkungan HMI "HMI lahir dari pergulatan sejarah bangsa dengan
semangat keislaman dan cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menghidupkan kembali diskusi
ilmiah, kajian keagamaan, serta memperkuat tali persaudaraan antar kader,"
ujarnya.Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan komisariat
sebagai ruang pendidikan intelektual bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat
nilai-nilai moral dan pembentukan karakter kepemimpinan bagi generasi muda."HMI harus menjadi wadah pendidikan intelektual,
penguatan nilai moral, dan pembentukan figur kepemimpinan yang mampu
berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan agama," pungkasnya.Sementara itu, Jidan sebagai perwakilan pengurus demisioner
menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet
kepemimpinan dengan penuh semangat pengabdian. Ia menilai bahwa proses berorganisasi di HMI tidak hanya
tentang menjalankan tugas, tetapi juga menanamkan nilai ukhuwah, pengorbanan,
serta semangat perjuangan untuk kemajuan bangsa dan agama."Semoga pengurus baru mampu membawa Komisariat Insan
Cita semakin berkembang dan menjadi bagian dari gerakan yang terus
berkiprah," katanya. Penulis: Abim
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:21 WIT
Puskesmas Timika Catat 7.233 Kasus Malaria Tahun 2025, Jadi Penyakit dengan kasus Terbanyak
Papuanewsonline.com, Timika – Puskesmas Timika mencatat
sebanyak 7.233 kasus malaria yang terdeteksi sepanjang tahun 2025,
menjadikannya penyakit dengan jumlah kasus terbanyak yang ditangani
dibandingkan penyakit lainnya. Kepala Puskesmas Timika Moses Untung
menyampaikan bahwa selama periode tersebut, pihaknya telah melakukan
pemeriksaan terhadap 411.768 pasien dari berbagai wilayah kerja."Dari total pemeriksaan yang dilakukan, sebanyak 7.233
pasien dinyatakan positif mengidap malaria," ujarnyaMenurut Moses, jumlah kasus tahun 2025 sedikit lebih tinggi
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini sebagian besar dipengaruhi oleh
perluasan cakupan pemeriksaan yang membuat lebih banyak kasus berhasil
teridentifikasi. Selain faktor lingkungan dan rendahnya penerapan Perilaku
Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat hingga
tuntas juga menjadi permasalahan utama. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 80
persen pasien mengaku pernah terkena malaria dalam tiga bulan terakhir namun
tidak menyelesaikan pengobatan sesuai anjuran."Kepatuhan yang rendah ini berpotensi menyebabkan
kekambuhan dan penyebaran penyakit lebih luas," tambahnya.Wilayah kerja Puskesmas Timika mencakup lima kelurahan dan
satu kampung di Distrik Mimika Baru, yaitu Kelurahan Kebun Siri, Kwamki Baru,
Koperapoka, Dinggo Narama, Otomona, serta Kampung Nayaro. Kelurahan Kebun Siri
menduduki peringkat pertama dengan jumlah kasus tertinggi sebanyak 3.732 kasus,
atau sekitar 52 persen dari total kasus di wilayah kerja puskesmas. Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Mimika memperkuat
upaya penanggulangan melalui Program Tanggulangi Eliminasi Malaria dengan fokus
pada pemeriksaan darah, pengobatan, dan pemantauan kepatuhan pengobatan sampai
tuntas. "Target kami tahun ini adalah mencapai dua juta
pemeriksaan malaria untuk seluruh wilayah Mimika," ungkap Moses dengan
penuh tekad. Selain itu, juga dilakukan pemetaan lokasi potensial sebagai
sarang perkembangbiakan nyamuk penyebab malaria.Selain malaria, Puskesmas Timika juga mencatat sejumlah
penyakit lain dengan kasus yang cukup tinggi.Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit
terbanyak kedua dengan total 3.890 kasus sepanjang 2025, sedangkan kasus
Tuberkulosis tercatat sebanyak 400 kasus. Untuk penyakit tidak menular, kunjungan pasien dengan
Hipertensi mencapai 1.624 kasus, dan Diabetes Melitus sebanyak 1.333 kasus
selama tahun yang sama. "Kami berharap dengan berbagai program yang digalakkan,
tidak hanya kasus malaria yang dapat ditekan, namun juga penyakit-penyakit lain
yang menjadi beban kesehatan masyarakat," pungkas Moses. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:19 WIT
PDI-P Mimika Bagikan Takjil Gratis, Bagian Kegiatan Kepedulian Ramadan
Papuanewsonline.com, Timika – DPD Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan berbagi takjil gratis
kepada masyarakat di depan Sekretariat PDI-P yang berlokasi di Jalan WR
Soepratman, Timika, pada hari Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dilakukan dalam
rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H ini menjadi bentuk nyata kepedulian
partai terhadap masyarakat Mimika.Kegiatan berbagi takjil dipimpin langsung oleh Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika sekaligus pengurus DPD PDI-P Mimika,
Adrian Andika Tie, bersama sejumlah pengurus partai lainnya. Adrian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu
agenda rutin PDI-P Mimika selama bulan Ramadan yang telah direncanakan dengan
matang"Puji syukur kepada Tuhan, hari ini kita dapat
menjalankan agenda berbagi takjil kepada seluruh masyarakat. Semoga hal kecil
yang kita lakukan ini dapat menjadi berkah bagi semua yang menerima dan menjadi
amalan baik di bulan suci Ramadan," ujarnya.Selain berbagi takjil, Adrian mengungkapkan bahwa DPD PDI-P
Mimika juga memiliki program kegiatan lainnya selama bulan Ramadan. Antara lain mengunjungi sejumlah panti asuhan di wilayah
Mimika untuk memberikan bantuan serta melaksanakan kegiatan Sahur On The Road
yang akan dilakukan bersama umat Muslim di berbagai lokasi strategis di daerah
tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi
antarwarga dan meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjalankan ibadah puasa.Adrian juga mengajak seluruh masyarakat Mimika, tanpa
memandang suku, agama, ras, dan golongan, untuk bersama-sama menjaga keamanan
serta keharmonisan di daerah tersebut. "Kita harus bersatu dalam menjaga kedamaian agar Mimika
tetap kondusif dan nyaman untuk dihuni. Mimika adalah rumah kita bersama, oleh
karena itu setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan
kebahagiaan bersama," pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:15 WIT
Warga Berinisial K Diamankan Usai Menodongkan Airsoftgun Ke Arah Pelajar Yang Tawuran
Papuanewsonline.com, Timika – Seorang warga sipil berinisial
K diamankan aparat kepolisian setelah menodongkan pistol jenis airsoftgun ke
arah sekelompok pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Budi Utomo, Distrik
Mimika Baru, Kabupaten Mimika, pada Jumat (13/3/2026). Peristiwa ini terjadi
saat sekelompok pelajar tengah terlibat bentrokan dan saling melempar benda di
sekitar area kios milik warga tersebut.Kejadian bermula ketika beberapa pelajar berkumpul dan
terlibat aksi tawuran di sekitar Jalan Budi Utomo, Distrik Mimika Baru. Saat
itu, mereka saling menyerang dan melempar benda padat ke arah satu sama lain. Warga K yang merupakan pemilik kios di lokasi tersebut
melihat kondisi yang mengkhawatirkan dan spontan mengambil airsoftgun jenis
Colt kaliber 4,5 mm dari dalam laci kiosnya. Ia kemudian menodongkan senjata tersebut ke arah para
pelajar untuk menghentikan bentrokan.Setelah melihat tindakan tersebut, anggota Brimob yang
sedang melakukan patroli di lokasi langsung mengamankan warga K dan menyita
senjata yang digunakan. Kapolsek Mimika Baru, Mattineta, menyampaikan bahwa senjata
yang diamankan adalah airsoftgun tanpa magazine maupun peluru yang dapat
digunakan. Dilakukan pemeriksaan awal terhadap warga K yang mengaku
membeli senjata tersebut dari seorang anak muda dengan harga sekitar Rp130
ribu. Menurutnya, ia membeli alat tersebut untuk keperluan hobi
berburu burung kecilSaat ini penyidik Polsek Mimika Baru sedang melakukan
penyelidikan lebih lanjut terkait asal-usul kepemilikan airsoftgun tersebut
serta motif tindakan yang dilakukan oleh warga K."Kita akan mendalami proses pembelian dan memastikan
tidak ada bahaya yang akan muncul dari peristiwa ini," pungkas penyidik
terkait. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:10 WIT
Tawuran Pelajar SMK di Timika, Dipicu Rebutan Pacar Dan Lanjutan Konflik Sebelumnya
Papuanewsonline.com, Timika – Kembali terjadi aksi tawuran
antar pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jalan Budi Utomo, tepatnya di
depan SMK Petra Timika, pada Jumat (14/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIT.
Peristiwa ini melibatkan pelajar dari SMKN 1 Timika dan SMK Petra, yang
diketahui dipicu oleh persoalan rebutan pacar serta sebagai kelanjutan konflik
yang terjadi pada tanggal 7 Maret lalu di lokasi yang sama.Kapolsek Mimika Baru, Mattineta, menyampaikan bahwa kejadian
ini merupakan lanjutan dari konflik sebelumnya yang belum terselesaikan secara
tuntas."Kita sudah menangani kasus serupa pada tanggal 7 Maret
lalu, namun ternyata belum tuntas dan menyebabkan terjadinya bentrokan kembali
saat ini," ujarnya Dalam peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor milik
pelajar terbakar dan beberapa bagian fasilitas sekolah mengalami kerusakan pada
area taman serta pagar depan sekolah.Setelah kejadian terjadi, pihak kepolisian segera
mengirimkan petugas untuk membubarkan massa dan mengamankan lokasi kejadianSebanyak tujuh pelajar dari kedua sekolah berhasil diamankan
untuk dilakukan pembinaan dan penyelidikan lebih lanjut."Total ada tujuh pelajar yang kami bawa untuk
mendapatkan pembinaan selama 1x24 jam, terdiri dari lima pelajar dari SMKN 1
dan dua pelajar dari SMK Petra," jelas Mattineta.Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan memanggil orang
tua dari para pelajar untuk memberikan pemahaman serta pembinaan agar kejadian
serupa tidak terulang kembali. "Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa ini
dipicu oleh persoalan pribadi yang berkembang menjadi bentrokan kelompok. Kita
akan bekerja sama dengan pihak sekolah dan orang tua untuk menangani kasus ini
secara menyeluruh," pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:06 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Tag Berita
Pendidikan & Kesehatan
Lihat semua
Komisariat Insan Cita HMI Mimika Launching Kepengurusan Baru, Fokus Bangun Generasi Muda Progresif
Papuanewsonline.com, Timika – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Cabang Persiapan Mimika melantik pengurus Komisariat Insan Cita pada hari Kamis
(12/3/2026). Dalam acara tersebut, Nilam Febrima resmi menjabat sebagai Ketua
Umum Komisariat Insan Cita, yang akan memimpin organisasi dalam periode
kepengurusan mendatang.Dalam sambutannya, Nilam Febrima menegaskan bahwa pelantikan
ini bukan sekadar acara seremoni organisasi semata, melainkan momentum penting
untuk memikul amanah perjuangan dalam membangun kaderisasi dan mengembangkan
tradisi intelektual di lingkungan HMI "HMI lahir dari pergulatan sejarah bangsa dengan
semangat keislaman dan cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menghidupkan kembali diskusi
ilmiah, kajian keagamaan, serta memperkuat tali persaudaraan antar kader,"
ujarnya.Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan komisariat
sebagai ruang pendidikan intelektual bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat
nilai-nilai moral dan pembentukan karakter kepemimpinan bagi generasi muda."HMI harus menjadi wadah pendidikan intelektual,
penguatan nilai moral, dan pembentukan figur kepemimpinan yang mampu
berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan agama," pungkasnya.Sementara itu, Jidan sebagai perwakilan pengurus demisioner
menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet
kepemimpinan dengan penuh semangat pengabdian. Ia menilai bahwa proses berorganisasi di HMI tidak hanya
tentang menjalankan tugas, tetapi juga menanamkan nilai ukhuwah, pengorbanan,
serta semangat perjuangan untuk kemajuan bangsa dan agama."Semoga pengurus baru mampu membawa Komisariat Insan
Cita semakin berkembang dan menjadi bagian dari gerakan yang terus
berkiprah," katanya. Penulis: Abim
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:21 WIT
Puskesmas Timika Catat 7.233 Kasus Malaria Tahun 2025, Jadi Penyakit dengan kasus Terbanyak
Papuanewsonline.com, Timika – Puskesmas Timika mencatat
sebanyak 7.233 kasus malaria yang terdeteksi sepanjang tahun 2025,
menjadikannya penyakit dengan jumlah kasus terbanyak yang ditangani
dibandingkan penyakit lainnya. Kepala Puskesmas Timika Moses Untung
menyampaikan bahwa selama periode tersebut, pihaknya telah melakukan
pemeriksaan terhadap 411.768 pasien dari berbagai wilayah kerja."Dari total pemeriksaan yang dilakukan, sebanyak 7.233
pasien dinyatakan positif mengidap malaria," ujarnyaMenurut Moses, jumlah kasus tahun 2025 sedikit lebih tinggi
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini sebagian besar dipengaruhi oleh
perluasan cakupan pemeriksaan yang membuat lebih banyak kasus berhasil
teridentifikasi. Selain faktor lingkungan dan rendahnya penerapan Perilaku
Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat hingga
tuntas juga menjadi permasalahan utama. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 80
persen pasien mengaku pernah terkena malaria dalam tiga bulan terakhir namun
tidak menyelesaikan pengobatan sesuai anjuran."Kepatuhan yang rendah ini berpotensi menyebabkan
kekambuhan dan penyebaran penyakit lebih luas," tambahnya.Wilayah kerja Puskesmas Timika mencakup lima kelurahan dan
satu kampung di Distrik Mimika Baru, yaitu Kelurahan Kebun Siri, Kwamki Baru,
Koperapoka, Dinggo Narama, Otomona, serta Kampung Nayaro. Kelurahan Kebun Siri
menduduki peringkat pertama dengan jumlah kasus tertinggi sebanyak 3.732 kasus,
atau sekitar 52 persen dari total kasus di wilayah kerja puskesmas. Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Mimika memperkuat
upaya penanggulangan melalui Program Tanggulangi Eliminasi Malaria dengan fokus
pada pemeriksaan darah, pengobatan, dan pemantauan kepatuhan pengobatan sampai
tuntas. "Target kami tahun ini adalah mencapai dua juta
pemeriksaan malaria untuk seluruh wilayah Mimika," ungkap Moses dengan
penuh tekad. Selain itu, juga dilakukan pemetaan lokasi potensial sebagai
sarang perkembangbiakan nyamuk penyebab malaria.Selain malaria, Puskesmas Timika juga mencatat sejumlah
penyakit lain dengan kasus yang cukup tinggi.Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit
terbanyak kedua dengan total 3.890 kasus sepanjang 2025, sedangkan kasus
Tuberkulosis tercatat sebanyak 400 kasus. Untuk penyakit tidak menular, kunjungan pasien dengan
Hipertensi mencapai 1.624 kasus, dan Diabetes Melitus sebanyak 1.333 kasus
selama tahun yang sama. "Kami berharap dengan berbagai program yang digalakkan,
tidak hanya kasus malaria yang dapat ditekan, namun juga penyakit-penyakit lain
yang menjadi beban kesehatan masyarakat," pungkas Moses. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:19 WIT
Ikuti Pengumuman S2 STIK TA 2026, Karo SDM Polda Maluku: Lolos Seleksi Menuju Tingkat Pusat
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku, Kombes Pol. Jemi Junaidi, S.I.K., M.M., mengikuti sidang pengumuman peserta yang lolos menuju tingkat pusat dalam rangka seleksi pendidikan S2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dari Ruang Vicon Lantai 2 Mapolda Maluku, Kamis (12/3/2026).Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Karo Dalpers SSDM Polri, Brigjen Pol. Erthel Stephan, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kabag Lekdik Biro Dalpers SSDM Polri, Kombes Pol. Ivan Adhityas Nugraha, S.I.K., M.Si., dari ruang Biro Dalpers SSDM Polri di Mabes Polri.Di Mapolda Maluku, Karo SDM didampingi sejumlah pejabat terkait, di antaranya Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III, Kabid Dokkes Polda Maluku, serta perwakilan dari Direktorat Lalu Lintas, Satbrimob, Bidpropam, dan Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku.Dalam arahannya, Brigjen Pol. Erthel Stephan menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi tingkat daerah telah berjalan dengan baik, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga tes kesamaptaan jasmani dan bela diri Polri.Tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan tes akademik yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu dan Senin mendatang.“Materi tes meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), Bahasa Inggris, serta keterampilan komputer. Hal ini sejalan dengan kebijakan Kemendikbudristek Nomor 3 Tahun 2026. Polri sebagai organisasi yang adaptif menuntut seluruh personelnya memiliki kemampuan digital, karena pelayanan Polri ke depan akan semakin berbasis teknologi,” ujar Brigjen Pol. Erthel Stephan.Ia juga menekankan pentingnya kemandirian akademik bagi para calon peserta didik S2 STIK, baik yang mengikuti jalur reguler maupun melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).“Para peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri secara mandiri, tanpa bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik selama pendidikan,” tambahnya.Berdasarkan hasil sidang seleksi tingkat daerah di Polda Maluku, tercatat sebanyak tujuh peserta mengikuti proses seleksi. Dari jumlah tersebut, empat peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak mengikuti seleksi tingkat pusat, sementara tiga peserta lainnya dinyatakan belum memenuhi syarat.Bagi peserta yang dinyatakan lulus, panitia mengimbau agar segera mempersiapkan keberangkatan ke Jakarta mengingat jadwal seleksi yang cukup padat serta bertepatan dengan periode arus mudik.Para peserta yang lolos dijadwalkan mulai mengikuti rangkaian kegiatan pendidikan di Pusat Pendidikan STIK di Watukosek pada pertengahan April 2026, dengan durasi pendidikan sekitar dua bulan.“Bagi peserta yang belum lulus, jadikan ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapan di masa mendatang. Sementara bagi yang lulus, tetap rendah hati dan fokus menghadapi tahapan seleksi berikutnya,” tegas Brigjen Pol. Erthel Stephan.Seleksi pendidikan S2 STIK merupakan salah satu jalur strategis dalam pengembangan sumber daya manusia Polri. Program ini bertujuan mencetak perwira Polri yang memiliki kapasitas akademik, kepemimpinan, serta kemampuan analisis strategis dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.Partisipasi personel dari berbagai wilayah, termasuk Polda Maluku, menunjukkan komitmen institusi Polri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan lanjutan. Selain kemampuan akademik, seleksi ini juga menekankan integritas, kesiapan fisik, serta kompetensi digital yang menjadi kebutuhan penting dalam pelayanan kepolisian modern.Dengan proses seleksi yang berjenjang dan transparan, diharapkan para peserta yang lolos dapat menjadi kader pemimpin Polri yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan keamanan di masa depan. PNO-12
13 Mar 2026, 20:25 WIT
SAMPAH MENUMPUK DI TIMIKA, DPRK JADWALKAN RDP UNTUK SELESAIKAN PERMASALAHAN PETUGAS PENGANGKUT
Papuanewsonline.com, Timika – Petugas pengangkut sampah di Kota Timika melakukan aksi mogok kerja pada Senin (9/3/2026) pagi hingga siang hari. Akibat aksi tersebut, seluruh aktivitas pengangkutan sampah di wilayah kota lumpuh total sejak pagi, menyebabkan sampah menumpuk di beberapa ruas jalan utama dan kawasan permukiman masyarakat.Aksi mogok dimulai sejak subuh hari, sebelum akhirnya pengangkutan kembali berjalan normal pada siang hari setelah pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika melakukan mediasi dengan perwakilan petugas. Menanggapi kondisi ini, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika melalui Komisi IV segera mengambil langkah tindak lanjut untuk menangani permasalahan yang muncul.Anggota Komisi IV DPRK Mimika Abrian Katagame menyatakan bahwa pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan kepada DLH Mimika dan perwakilan pekerja untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). "Kami perlu mendengar penjelasan langsung dari kedua belah pihak agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik dan tuntas," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima media pada hari yang sama. RDP tersebut dijadwalkan dilaksanakan pada Selasa (10/3/2026) dengan tujuan mencari solusi bersama dan memastikan pelayanan kebersihan tetap berjalan lancar. Abrian mengaku telah melihat langsung kondisi penumpukan sampah di beberapa lokasi di Mimika."Kita akan memanggil DLH dan perwakilan pekerja untuk RDP agar bisa menemukan solusi yang tepat dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali," tegasnya. Hal senada disampaikan oleh Anggota Komisi IV Simson Gujangge yang juga turun langsung mengecek situasi di lapangan dan berdiskusi dengan petugas. "Pelayanan kebersihan menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu kami perlu membuka seluruh persoalan dan mencari titik temu untuk menyelesaikannya bersama," pungkasnya. Penulis: JidEditor: GF
09 Mar 2026, 18:03 WIT
Seleksi S2 STIK 2026, Karo SDM Polda Maluku Pimpin Uji Kesemaptaan Jasmani
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Biro SDM Jemi Junaidi memimpin langsung pelaksanaan uji kesemaptaan jasmani bagi peserta seleksi program S2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Letkol Purn Chr Tahapary, Tantui, Senin (9/3/2026).Uji fisik tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam seleksi calon peserta pendidikan S2 STIK Reguler Angkatan ke-16 serta program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan ke-1.Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tujuh peserta mengikuti rangkaian tes kesemaptaan jasmani yang meliputi uji ketahanan lari selama 12 menit, serta serangkaian tes kekuatan fisik seperti pull up, sit up, push up, dan shuttle run.Selain itu, peserta juga mengikuti uji kemampuan Bela Diri Polri (BDP) untuk mengukur kesiapan fisik dan keterampilan taktis yang menjadi bagian penting dalam pembinaan profesionalisme perwira Polri.Dari total tujuh peserta yang mengikuti seleksi tahap kesemaptaan jasmani, enam peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya, sementara satu peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat.Menurut Jemi Junaidi, seleksi tersebut dilakukan secara ketat dan transparan guna memastikan Polda Maluku dapat mengirimkan perwira terbaik untuk mengikuti pendidikan pengembangan di STIK.“Polda Maluku hanya akan mengirimkan personel terbaik yang memiliki keseimbangan antara kemampuan intelektual dan kesiapan fisik. Proses seleksi ini dilaksanakan secara transparan dan objektif,” ujarnya.Pelaksanaan seleksi turut diawasi oleh sejumlah pejabat dan unsur pengawas internal, di antaranya personel Bidang Profesi dan Pengamanan serta Inspektorat Pengawasan Daerah Polda Maluku, guna memastikan proses seleksi berjalan sesuai prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).Seleksi ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul yang diharapkan mampu menjadi pemimpin kepolisian profesional di masa depan.Seleksi pendidikan lanjutan bagi perwira Polri menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun kualitas kepemimpinan di tubuh kepolisian. Melalui proses seleksi yang ketat, institusi berupaya memastikan hanya personel terbaik yang mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan strategis seperti program magister di STIK.Selain kemampuan akademik, kesiapan fisik dan keterampilan taktis tetap menjadi indikator penting bagi seorang perwira kepolisian. Hal ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menyiapkan pemimpin yang kuat secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menjalankan tugas operasional di lapangan.Pengawasan internal yang melibatkan berbagai unsur juga menjadi bagian dari upaya menjaga integritas proses seleksi agar berjalan transparan dan akuntabel. PNO-12
09 Mar 2026, 14:28 WIT
Berikan Layanan Visum Gratis, Kapolda Maluku Teken Komitmen Dengan 10 Rumah Sakit
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri seminar yang digelar Yayasan IPAS Maluku sekaligus menandatangani komitmen bersama dengan 10 rumah sakit di Kota Ambon untuk memberikan layanan visum gratis bagi perempuan dan anak korban kekerasan.Kegiatan yang berlangsung di Plaza Presisi Polda Maluku, Tantui, Ambon, Sabtu (7/3/2026) ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap kelompok rentan di wilayah Maluku.Kapolda Maluku hadir didampingi sejumlah pejabat utama Polda Maluku, di antaranya Kabid Dokkes Kombes Pol dr. M. Faizal Zulkarnaen, Kabid Humas Kombes Pol Rositah Umasugi, Direskrimum Polda Maluku, Kabidkum Polda Maluku, serta Karumkit Bhayangkara Polda Maluku.Seminar tersebut juga dihadiri Anggota DPD RI Dapil Maluku Ana Latuconsina, Anggota DPR RI Mercy Chriesty Barends, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie, perwakilan DPRD Maluku, para direktur rumah sakit di Kota Ambon, tokoh agama, aktivis perlindungan perempuan dan anak, serta berbagai unsur masyarakat sipil.Seminar mengangkat tema penguatan peran lembaga adat dan lembaga agama dalam mendukung akses layanan kesehatan, khususnya visum bagi perempuan dan anak korban kekerasan.Dalam pemaparannya, Kapolda Maluku mengungkapkan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Maluku masih cukup tinggi, sehingga membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak.“Kami melihat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius di Maluku. Karena itu, Polda Maluku berkomitmen mempercepat penanganan setiap laporan serta memperkuat langkah pencegahan bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Dadang.Ia juga menegaskan bahwa pencegahan menjadi kunci utama dalam menekan angka kekerasan.Menurutnya, masyarakat harus berani melaporkan setiap kasus kekerasan kepada aparat penegak hukum agar dapat segera ditangani.“Kekuatan kita ada pada pencegahan. Masyarakat perlu berani melapor apabila terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dengan dukungan masyarakat, proses penegakan hukum dapat berjalan cepat dan tuntas,” katanya.Selain itu, Kapolda Maluku juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan pembentukan Direktorat khusus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Polda Maluku guna memperkuat penanganan kasus-kasus tersebut.Ia berharap para wakil rakyat dari Maluku di tingkat pusat dapat membantu mendorong realisasi pembentukan direktorat tersebut.Di akhir sambutannya, Kapolda kembali menegaskan komitmen Polda Maluku untuk memberikan respon cepat terhadap setiap laporan masyarakat, termasuk melalui layanan call center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis.“Melalui layanan 110, masyarakat dapat segera melaporkan berbagai kejadian, termasuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga aparat dapat bergerak cepat memberikan perlindungan,” jelasnya.Sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan korban, dalam kesempatan tersebut Kapolda Maluku juga menandatangani komitmen kerja sama dengan 10 rumah sakit di Kota Ambon untuk menyediakan layanan visum gratis bagi perempuan dan anak korban kekerasan.Program ini diharapkan dapat membantu korban memperoleh akses pemeriksaan medis dan proses hukum tanpa terbebani biaya.Seminar yang digelar Yayasan IPAS Maluku tersebut berlangsung lancar dan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat sipil dalam upaya melindungi perempuan dan anak di Maluku.Penandatanganan komitmen visum gratis antara Polda Maluku dan rumah sakit di Kota Ambon merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem perlindungan terhadap korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak.Selama ini, biaya visum sering menjadi kendala bagi korban untuk melanjutkan proses hukum, padahal visum merupakan alat bukti penting dalam penyidikan perkara kekerasan.Kolaborasi antara aparat penegak hukum, fasilitas kesehatan, serta organisasi masyarakat sipil seperti Yayasan IPAS menunjukkan bahwa penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan pendekatan lintas sektor.Langkah ini juga sejalan dengan upaya Polri dalam memperkuat perlindungan terhadap kelompok rentan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem penegakan hukum. PNO-12
08 Mar 2026, 15:09 WIT
Seni & Budaya
Lihat semua
PDI-P Mimika Bagikan Takjil Gratis, Bagian Kegiatan Kepedulian Ramadan
Papuanewsonline.com, Timika – DPD Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan berbagi takjil gratis
kepada masyarakat di depan Sekretariat PDI-P yang berlokasi di Jalan WR
Soepratman, Timika, pada hari Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dilakukan dalam
rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 H ini menjadi bentuk nyata kepedulian
partai terhadap masyarakat Mimika.Kegiatan berbagi takjil dipimpin langsung oleh Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika sekaligus pengurus DPD PDI-P Mimika,
Adrian Andika Tie, bersama sejumlah pengurus partai lainnya. Adrian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu
agenda rutin PDI-P Mimika selama bulan Ramadan yang telah direncanakan dengan
matang"Puji syukur kepada Tuhan, hari ini kita dapat
menjalankan agenda berbagi takjil kepada seluruh masyarakat. Semoga hal kecil
yang kita lakukan ini dapat menjadi berkah bagi semua yang menerima dan menjadi
amalan baik di bulan suci Ramadan," ujarnya.Selain berbagi takjil, Adrian mengungkapkan bahwa DPD PDI-P
Mimika juga memiliki program kegiatan lainnya selama bulan Ramadan. Antara lain mengunjungi sejumlah panti asuhan di wilayah
Mimika untuk memberikan bantuan serta melaksanakan kegiatan Sahur On The Road
yang akan dilakukan bersama umat Muslim di berbagai lokasi strategis di daerah
tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi
antarwarga dan meningkatkan rasa kebersamaan dalam menjalankan ibadah puasa.Adrian juga mengajak seluruh masyarakat Mimika, tanpa
memandang suku, agama, ras, dan golongan, untuk bersama-sama menjaga keamanan
serta keharmonisan di daerah tersebut. "Kita harus bersatu dalam menjaga kedamaian agar Mimika
tetap kondusif dan nyaman untuk dihuni. Mimika adalah rumah kita bersama, oleh
karena itu setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan
kebahagiaan bersama," pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:15 WIT
Safari Ramadhan, Bidhumas dan Bidpropam Polda Maluku Bagikan 250 Paket Takjil
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku melalui Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) bersama Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat pengguna jalan di Kota Ambon, Selasa (10/3/2026).Aksi sosial yang digelar di ruas Jalan Sultan Hasanuddin, kawasan Kapaha, depan Kantor Dinas Perikanan Provinsi Maluku, ini menyasar para pekerja sektor informal yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.Sebanyak 250 paket takjil dibagikan langsung kepada pengemudi angkutan kota (angkot), pengendara sepeda motor, ojek pangkalan maupun ojek online, serta pejalan kaki yang melintas di lokasi kegiatan.Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi yang turun ke jalan bersama personel Humas dan Propam untuk membagikan takjil secara langsung kepada masyarakat.Menurut Rositah, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang masih bekerja di jalanan saat waktu berbuka puasa tiba.“Kami menyadari banyak saudara-saudara kita seperti pengemudi angkot dan ojek yang tetap bekerja hingga menjelang berbuka puasa. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi sekaligus memastikan mereka dapat berbuka tepat waktu,” ujar Rositah di sela kegiatan.Selain membagikan takjil, personel kepolisian juga memberikan edukasi dan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.Pengendara diingatkan untuk tetap mengutamakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), terutama di waktu-waktu menjelang berbuka yang biasanya ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat.Aksi berbagi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polda Maluku selama bulan Ramadan sekaligus upaya memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.Sejumlah warga yang menerima takjil mengaku mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai membantu masyarakat yang masih berada di jalan saat waktu berbuka puasa.Kegiatan berlangsung tertib dan lancar meski arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau cukup padat menjelang sore hari.Kegiatan pembagian takjil yang dilakukan jajaran Polda Maluku tidak hanya memiliki nilai aksi sosial, tetapi juga memperlihatkan pendekatan humanis Polri kepada masyarakat di ruang publik.Keterlibatan dua fungsi internal kepolisian, yakni Humas dan Propam, juga menunjukkan komitmen penguatan etika pelayanan serta transparansi institusi di tengah masyarakat.Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana membangun public trust, terutama melalui interaksi langsung antara polisi dan warga yang beraktivitas di jalan.Langkah ini sejalan dengan upaya Polri untuk terus memperkuat citra sebagai institusi yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. PNO-12
11 Mar 2026, 11:23 WIT
Gus Miftah Serukan Perlawanan terhadap Intoleransi dalam Ngabuburit Lintas Iman di Gereja Sleman
Papuanewsonline.com, Sleman – Kegiatan ngabuburit dan orasi
kebangsaan bersama 200 tokoh lintas agama digelar di Gereja Maria Bunda Allah,
Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan
sebagai upaya merawat kebhinekaan sekaligus menyemai semangat kerukunan di
tengah masyarakat yang beragam.Kegiatan tersebut dihadiri berbagai tokoh penting, mulai
dari tokoh Islam Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah hingga Komandan
Korem (Danrem) 072 Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo.Dalam kegiatan itu, sebanyak 200 buku karya Miftah Maulana
Habiburrahman berjudul “Merawat Kebhinekaan Menyemai Kerukunan”
dibagikan kepada para peserta yang hadir. Buku tersebut menjadi refleksi
sekaligus ajakan untuk menjaga persatuan di tengah tantangan kebangsaan yang
semakin kompleks.Buku yang ditulis Gus Miftah ini terinspirasi dari
kegelisahannya terhadap kondisi kebangsaan Indonesia. Dalam beberapa tahun
terakhir, berbagai peristiwa intoleransi dinilai telah mencederai nilai-nilai
kemanusiaan dan kebangsaan.Sejumlah peristiwa seperti perusakan rumah ibadah, penolakan
terhadap pembangunan gereja, pelarangan ritual dan perayaan keagamaan
minoritas, hingga maraknya ujaran kebencian di media sosial menjadi fenomena
yang berulang terjadi.Dalam bukunya, persoalan tersebut menjadi salah satu poin
penting yang dibahas. Sebuah pertanyaan besar pun muncul mengenai mengapa
bangsa yang menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi dan semboyan Bhinneka
Tunggal Ika masih bergumul dengan persoalan intoleransi yang tak kunjung
terselesaikan.Gus Miftah juga mengajak masyarakat untuk melakukan refleksi
terhadap berbagai kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia, baik di dunia
nyata maupun di ruang digital yang semakin memengaruhi kehidupan sosial
masyarakat."Saya percaya bahwa kerukunan tidak bisa dibiarkan
berjalan sendiri. Ia harus dirawat, dijaga, dan diperjuangkan oleh semua elemen
bangsa, tokoh agama, masyarakat sipil, dan individu warga negara. Tanpa
perlawanan kolektif terhadap intoleransi, kita akan kehilangan rumah besar
bernama Indonesia, yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siapa pun untuk
hidup dan beribadah sesuai keyakinannya," tegas Gus Miftah.Ia juga menekankan pentingnya membangun harmoni,
inklusivitas, serta literasi toleransi dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya,
banyak orang tidak menyadari bahwa ujaran kebencian yang disebarkan di dunia
maya dapat memicu konflik di dunia nyata.Dalam kesempatan yang sama, Brigjen TNI Bambang Sujarwo
turut menyampaikan pandangannya terkait pentingnya menjaga toleransi di tengah
keberagaman masyarakat Indonesia."Saya mengimbau kepada seluruh pemeluk agama agar
saling menghormati, menghargai, dan menjunjung tinggi toleransi. Apabila ada
masalah, selesaikanlah dengan cara bermusyawarah untuk menemukan jalan terbaik,
sehingga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dapat terwujud
menjadi negara yang Ayom Ayem Toto Titi Tentrem," pesan Bambang Sujarwo.
(GF)
09 Mar 2026, 14:24 WIT
Safari Ramadhan di Batu Merah, Kapolda Maluku Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Perangi Miras
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memerangi peredaran minuman keras dan narkoba.Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat melaksanakan Safari Ramadhan melalui kegiatan Sholat Isya dan Tarawih Keliling di Masjid Agung An-Nur, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (7/3/2026) malam.Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya Polda Maluku untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Polda Maluku, di antaranya Dirresnarkoba Polda Maluku, Kabid TIK Polda Maluku, Kabiddokes Polda Maluku, Wakapolsek Sirimau Polresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Raja Negeri Batu Merah, serta para tokoh agama dan jamaah Masjid Agung An-Nur.Dalam arahannya, Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Batu Merah yang selama ini turut berperan menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing.“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah membantu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kapolda.Kapolda menjelaskan bahwa keamanan merupakan fondasi penting dalam kehidupan masyarakat. Tanpa situasi yang aman, berbagai aktivitas sosial, ekonomi, hingga keagamaan tidak dapat berjalan dengan baik.Ia juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Maluku yang terdiri dari berbagai suku, budaya, dan agama.Selain itu, Kapolda menyoroti peredaran minuman keras yang masih menjadi salah satu pemicu berbagai permasalahan sosial di masyarakat.Menurutnya, konsumsi minuman keras sering kali memicu pertengkaran, kekerasan dalam rumah tangga, hingga konflik antarwarga.“Kami terus melakukan berbagai operasi penertiban terhadap peredaran minuman keras, termasuk minuman tradisional seperti sopi. Hingga saat ini sekitar 15.000 liter minuman keras telah berhasil kami sita dan musnahkan,” ungkapnya.Kapolda berharap masyarakat dapat mendukung upaya tersebut dengan tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras.Selain persoalan miras, Kapolda juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.Ia mengajak masyarakat untuk proaktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitar.“Kami sangat membutuhkan dukungan masyarakat. Tanpa adanya informasi dari masyarakat, tentu akan sulit bagi kami mengetahui setiap permasalahan yang terjadi di lapangan,” tegasnya.Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan keresahan bahkan memicu konflik sosial.Mengakhiri sambutannya, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kedamaian di Maluku.“Mari kita terus menjaga persatuan dan kebersamaan yang telah kita bangun bersama. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan Maluku yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya.Kegiatan Safari Ramadhan Kapolda Maluku tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan hingga berakhir sekitar pukul 21.45 WIT dalam situasi aman dan kondusif.Safari Ramadhan yang dilakukan Kapolda Maluku menunjukkan pendekatan humanis dan dialogis antara aparat kepolisian dan masyarakat.Dalam konteks Maluku yang memiliki keberagaman sosial dan sejarah konflik di masa lalu, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi keamanan.Pesan Kapolda terkait bahaya minuman keras dan narkoba juga relevan dengan kondisi sosial di berbagai daerah di Maluku, di mana kedua masalah tersebut kerap menjadi pemicu konflik sosial dan tindak kriminal.Melalui pendekatan keagamaan, dialog masyarakat, serta langkah penegakan hukum yang konsisten, diharapkan upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. PNO-12
08 Mar 2026, 15:43 WIT
Pererat Silaturahmi, Kapolda Maluku Safari Ramadan di Masjid Raya Al Fatah Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, sH, S.I.K., M.Si, melaksanakan Safari Ramadan dengan mengikuti salat Isya dan Tarawih bersama masyarakat di Masjid Raya Al-Fatah, Kota Ambon, Jumat malam (6/3/2026).Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIT tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus mengajak warga menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan.Ratusan jamaah memadati masjid terbesar di Provinsi Maluku tersebut untuk melaksanakan ibadah sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan Kapolda.Turut hadir sejumlah pejabat utama Polda Maluku, di antaranya Karo SDM Polda Maluku, Dir Samapta Polda Maluku, Kabiddokkes Polda Maluku, serta Kapolsek Sirimau Polresta Pulau Ambon dan P.P Lease. Hadir pula Imam Masjid Raya Al-Fatah Ustadz Anin Lihi, Ustadz Hamdun Alkatiri, serta para tokoh agama dan masyarakat.Dalam arahannya, Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini turut berperan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Maluku, khususnya selama Ramadan.“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas partisipasi dan kerja sama dalam menjaga situasi kamtibmas selama Bulan Ramadan di Provinsi Maluku, khususnya di Kota Ambon. Hingga saat ini situasi keamanan secara umum masih aman, tertib, dan terkendali,” ujar Kapolda.Menurut Kapolda, stabilitas keamanan yang terjaga saat ini merupakan hasil kerja sama antara aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menegaskan komitmen Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan dengan menekan peredaran minuman keras yang kerap menjadi pemicu berbagai gangguan kamtibmas.Ia mengungkapkan bahwa Polda Maluku bersama instansi terkait sebelumnya telah melakukan pemusnahan sekitar 15.000 botol minuman keras sebagai bentuk langkah tegas mencegah potensi konflik maupun tindak kriminalitas.“Minuman keras sering menjadi pemicu berbagai masalah, baik kecelakaan lalu lintas akibat berkendara dalam kondisi tidak sadar maupun konflik antar warga. Karena itu kami terus berupaya menekan peredarannya,” jelasnya.Kapolda berharap masyarakat turut mendukung upaya tersebut dengan tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras secara ilegal.Selain itu, Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar nantinya merayakan malam takbiran dengan penuh hikmat dan tidak melakukan konvoi kendaraan secara berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban umum.“Kami mengimbau agar pelaksanaan malam takbiran dilakukan dengan tertib dan tidak berlebihan, terutama dalam kegiatan konvoi di jalan raya, sehingga keamanan dan ketertiban bersama tetap terjaga,” kata Kapolda.Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi tausiah oleh Drs. Sarifuddin Sarif, M.Pd.I yang mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan ketakwaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjaga kedamaian di tengah kehidupan masyarakat.Seluruh rangkaian kegiatan Sholat Isya dan Tarawih Keliling Safari Ramadan Kapolda Maluku berakhir sekitar pukul 21.45 WIT dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.Safari Ramadan yang dilakukan Kapolda Maluku di Masjid Raya Al-Fatah Ambon bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan. Kegiatan tersebut mencerminkan pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang identik dengan penguatan nilai persaudaraan dan solidaritas sosial.Pesan Kapolda mengenai pentingnya menjaga kamtibmas serta menekan peredaran minuman keras juga memiliki konteks strategis di Maluku, di mana konsumsi miras kerap menjadi pemicu konflik sosial maupun tindak kriminalitas.Dengan melibatkan tokoh agama dan masyarakat dalam kegiatan keagamaan bersama, Polri berupaya memperkuat sinergi sosial dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, sehingga situasi kondusif dapat terus terpelihara hingga perayaan Idul Fitri. PNO-12
08 Mar 2026, 14:49 WIT
Hangatnya Ramadan di Balik Jeruji, Dit Tahti Polda Maluku Buka Puasa Bersama Warga Binaan
Papuanewsonline.com, Ambon – Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Maluku menggelar kegiatan buka puasa bersama antara keluarga besar Dit Tahti dan warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Dit Tahti Polda Maluku, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna sebagai wujud kebersamaan, kepedulian sosial, sekaligus penguatan nilai toleransi antarumat beragama.Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Rutan Dit Tahti Polda Maluku itu dihadiri oleh Pelaksana Tugas Direktur Tahti Polda Maluku AKBP Yamy Reawaruw, S.E., Kabid Dokkes Polda Maluku Kombes Pol dr. M. Faizal Zulkarnaen, MH., Sp.F., serta perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Ambon yang diwakili Kasi Bimbingan Masyarakat Islam H. Saradju Kilret, S.Ag.Turut hadir Kabag Psikologi Biro SDM Polda Maluku Kompol Thukul Dwi Handayani, M.Psi., Psi., serta sejumlah tokoh agama lintas denominasi, antara lain perwakilan Klasis GPM Efrata Pandan Kasturi yang diwakili Pendeta Itje Touisuta, S.Th., Gembala GBI Rock Amstrong Tollo, serta Gembala Persekutuan Kristen Oikumene Ambon Alex Kapressy bersama istri.Kegiatan ini juga melibatkan para penyuluh agama Islam dan Kristen dari Kementerian Agama Kota Ambon, personel Dit Tahti Polda Maluku, serta 12 orang warga binaan yang terdiri dari pemeluk agama Islam dan Kristen.Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Plt. Dir Tahti Polda Maluku serta perwakilan Kementerian Agama Kota Ambon. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan tali asih kepada sejumlah pihak yang membutuhkan.Penerima tali asih antara lain personel Tahti yang tengah menderita sakit menahun, anak dari almarhum Iptu Okto Momamy, anak dari almarhum Aipda P. Siahaya, masyarakat yang terdiri dari janda dan anak yatim piatu, serta para tahanan Muslim di Rutan Dit Tahti Polda Maluku.Plt. Dir Tahti Polda Maluku AKBP Yamy Reawaruw dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi momentum berbuka puasa bersama, tetapi juga sarana memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di lingkungan kepolisian.“Kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kami, baik kepada anggota, keluarga besar Polri, masyarakat, maupun kepada warga binaan. Momentum Ramadan mengajarkan kita untuk saling berbagi, memperkuat iman, serta menjaga nilai kemanusiaan,” ujarnya.Ia juga menegaskan bahwa pembinaan terhadap warga binaan tidak hanya dilakukan melalui aspek keamanan, tetapi juga pendekatan spiritual dan kemanusiaan agar mereka dapat menjalani proses pembinaan dengan lebih baik.“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, para warga binaan dapat merasakan perhatian dan pembinaan yang bersifat humanis sehingga dapat memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tambahnya.Sementara itu, perwakilan Kementerian Agama Kota Ambon H. Saradju Kilret menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dit Tahti Polda Maluku yang menghadirkan ruang kebersamaan lintas agama di dalam lingkungan rumah tahanan.Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan semangat toleransi dan persaudaraan yang menjadi nilai penting dalam kehidupan masyarakat Maluku.“Kebersamaan seperti ini sangat penting karena menunjukkan bahwa nilai toleransi, persaudaraan, dan kepedulian sosial tetap hidup dan dijaga, bahkan di dalam lingkungan rumah tahanan,” ungkapnya.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh penyuluh agama Islam dari Kementerian Agama Kota Ambon, yang menekankan pentingnya meningkatkan keimanan, kesabaran, serta memperbaiki diri selama bulan suci Ramadan.Memasuki waktu berbuka, seluruh peserta kegiatan mengikuti buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan shalat berjamaah, ramah tamah, serta sesi foto bersama.Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan antara aparat kepolisian, tokoh agama, masyarakat, serta warga binaan.Momentum buka puasa bersama ini sekaligus menjadi simbol kuatnya budaya toleransi yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Maluku, di mana nilai persaudaraan dan kebersamaan terus dijaga meskipun berada dalam latar belakang yang berbeda. PNO-12
08 Mar 2026, 14:24 WIT