Papuanewsonline.com
Berita Terbaru
Lihat semua
Pascagempa NTT, Prajurit Marinir Bersihkan Gereja Stasi Wangkung demi Pulihkan Tempat Ibadah Umat
Papuanewsonline.com, Manggarai — Di tengah upaya pemulihan pascabencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur, prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut terus hadir di tengah masyarakat Kabupaten Manggarai untuk membantu meringankan beban warga. Pada Senin (24/8/2026), para prajurit melaksanakan kegiatan pembersihan Gereja Stasi yang berlokasi di Desa Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, yang sebelumnya terdampak guncangan gempa.Dengan semangat gotong royong yang tinggi, personel Marinir membersihkan seluruh area gereja dari puing-puing, material rusak, dan sisa-sisa dampak gempa yang berserakan. Langkah ini dilakukan agar tempat ibadah yang menjadi pusat kehidupan rohani warga dapat kembali bersih, tertata, dan layak digunakan untuk beribadah serta berkumpul seperti sedia kala.Pembersihan tempat ibadah ini bukan sekadar urusan pemulihan bangunan semata. Kehadiran para prajurit di sana juga menjadi wujud nyata kepedulian negara terhadap kebutuhan batiniah dan kerohanian masyarakat. Ketika tempat ibadah kembali bersih dan tertata, semangat warga pun ikut terangkat untuk bangkit kembali dari keterpurukan pascabencana. Kegiatan ini sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan antara prajurit dan rakyat. Prajurit hadir bukan sebagai penguasa, melainkan sebagai saudara yang siap membantu meringankan beban sesama anak bangsa.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:31 WIT
Kemhan Klarifikasi Aturan Hijab Kadet Unhan: Tidak Ada Larangan, Akan Disesuaikan Lebih Lanjut
Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Pertahanan memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar mengenai larangan penggunaan hijab bagi kadet perempuan di lingkungan Universitas Pertahanan RI. Kemhan menegaskan bahwa tidak terdapat satu pun aturan yang secara khusus melarang penggunaan hijab bagi kadet perempuan.(25/8/26) Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Rektor Unhan RI Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pedoman Kehidupan Kadet, yang justru memuat nilai ketakwaan sebagai bagian dari kode kehormatan sekaligus menjamin hak menjalankan ibadah dan pembinaan mental keagamaan.Pengaturan yang berkaitan dengan pakaian saat Latihan Dasar Militer disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan, demi menjamin keamanan, keselamatan, keleluasaan gerak, serta keserasian penggunaan perlengkapan latihan. Namun di luar kegiatan tersebut, terutama saat berada di mess atau lingkungan tempat tinggal, serta pada kegiatan tertentu di luar kampus termasuk masa magang, kadet perempuan Muslim tetap diperbolehkan mengenakan hijab.Pembatasan pakaian pada saat latihan bukanlah bentuk pembatasan terhadap keyakinan agama.Kemhan juga menyampaikan bahwa Menteri Pertahanan telah memberikan arahan agar ketentuan seragam kadet perempuan dievaluasi dan disempurnakan. Ke depannya, Unhan akan menyiapkan seragam khusus yang dapat mengakomodasi penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim. Langkah ini diambil agar keseragaman, disiplin, dan kenyamanan beribadah dapat berjalan selaras tanpa harus saling mengorbankan salah satunya.Isu ini sebelumnya juga mendapat sorotan dari Majelis Ulama Indonesia yang meminta kejelasan dari pihak Unhan, sekaligus mengingatkan bahwa penggunaan hijab adalah bagian dari hak warga negara untuk menjalankan ajaran agama. Dengan adanya klarifikasi dan arahan penyempurnaan ini, diharapkan segala keraguan yang muncul di tengah masyarakat dapat terhapus dan kebijakan yang berlaku senantiasa menghargai keberagaman keyakinan yang dianut bangsa.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:28 WIT
TPNPB: Dua Warga Sipil Ayah dan Anak Ditangkap di Yahukimo, Anak Belum Diketahui Keberadaannya
Papuanewsonline.com, Jayapura — Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM merilis laporan terkait penangkapan dua warga sipil, yaitu ayah dan anak, yang terjadi di depan Bank BRI Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kedua korban, Dan Menegiy (50 tahun), Kepala Desa Walehikma, beserta anaknya Ordi Menegiy (17 tahun), ditangkap oleh aparat gabungan saat baru selesai mengambil uang dan keluar dari lokasi bank. Mereka kemudian dibawa ke Kantor Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan dan penahanan.Setelah ditahan selama empat hari, pada tanggal 21 Agustus 2026, pihak aparat membebaskan Dan Menegiy. Namun sebaliknya, anaknya yang masih berusia belia, Ordi Menegiy, hingga saat ini belum diketahui keberadaannya dan nasibnya masih belum jelas. Ketidakpastian mengenai keberadaan dan kondisi anak yang masih di bawah umur tersebut kini menjadi kekhawatiran mendalam bagi keluarga maupun masyarakat luas.Menyikapi peristiwa tersebut, pihak TPNPB meminta kepada lembaga hak asasi manusia baik tingkat nasional maupun internasional untuk segera turun tangan guna menghentikan penangkapan yang dinilai sewenang-wenang terhadap anak-anak di wilayah Papua. Mereka juga meminta agar penembakan liar terhadap warga sipil di tengah berlangsungnya operasi militer segera dihentikan demi menjamin keselamatan nyawa dan harta benda penduduk sipil.Pihak TPNPB juga menyampaikan imbauan kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan, serta Panglima TNI agar senantiasa menjunjung tinggi hukum humaniter internasional dan nilai-nilai hak asasi manusia selama melaksanakan tugas di wilayah Papua. Selain itu, pihak PBB diminta untuk melakukan penyelidikan atas berbagai dugaan pelanggaran serta memberikan bantuan kemanusiaan kepada lebih dari 125 ribu warga sipil yang terpaksa mengungsi akibat konflik bersenjata.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:24 WIT
2.065 ASN Ikuti Pelatihan Dasar Militer Komcad Gelombang II, Pertahanan Negara Butuh Semua Potensi
Papuanewsonline.com, Jakarta — Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema, secara resmi membuka pelatihan dasar militer bagi peserta Komponen Cadangan dari kalangan Aparatur Sipil Negara gelombang kedua tahun 2026. Sebanyak 2.065 ASN dari berbagai kementerian dan lembaga mengikuti pelatihan yang berlangsung selama satu setengah bulan. Para peserta dibagi ke dalam lima satuan pendidikan yang tersebar di beberapa pusat pelatihan TNI.Para peserta kali ini berasal dari 50 kementerian dan lembaga dengan beragam latar belakang profesi dan keahlian. Keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan tersendiri bagi pertahanan negara. “Pertahanan negara membutuhkan seluruh potensi dan kompetensi yang dimiliki bangsa. Tempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujar Gabriel saat membuka pelatihan di lapangan Brigif 1 Pasgat, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026).Perkembangan situasi strategis yang berlangsung cepat dan semakin kompleks menuntut kesiapan kekuatan nasional yang terpadu dan berkelanjutan. Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, pertahanan negara bukan semata-mata tanggung jawab TNI, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar yang mengatur hak dan kewajiban setiap warga negara untuk ikut serta dalam upaya bela negara.Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan terus berupaya memperkuat barisan Komponen Cadangan, khususnya dari unsur ASN. Tahun ini ditargetkan sebanyak 4.000 ASN dibentuk menjadi kekuatan cadangan yang siap mendukung tugas pokok TNI. Sebelumnya, pada gelombang pertama telah meluluskan sebanyak 1.764 ASN yang kini telah menjadi bagian dari kekuatan pertahanan negara.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:20 WIT
Prabowo Perintahkan Pembawa Kebakaran Hutan di Riau Dibawa ke Jakarta
Papuanewsonline.com, Pekanbaru — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan perintah tegas terkait penanganan pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah Riau. Perintah tersebut disampaikan saat Presiden memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Lanud Roesmin Nurjadin, Riau, pada Senin (24/8/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolda Riau melaporkan berhasilnya penangkapan tiga orang yang diduga sengaja membakar hutan dengan cara menyamar seolah-olah sedang memancing di sungai.Mendengar laporan tersebut, Presiden Prabowo langsung memberikan arahan tegas agar para pelaku segera dibawa ke Jakarta. “Tolong dibawa ke Jakarta, ya,” ujar Presiden dengan nada tegas. Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, sehingga dapat diketahui secara terbuka oleh seluruh masyarakat. Perintah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan membiarkan kejahatan lingkungan yang merugikan rakyat secara luas dan meluas dibiarkan begitu saja.Tindakan menyamar seolah-olah memancing ternyata merupakan modus yang digunakan pelaku untuk tidak dicurigai petugas. Dengan berpura-pura melakukan kegiatan warga sehari-hari, mereka berharap dapat membakar lahan tanpa diketahui siapa pun.Namun kewaspadaan aparat keamanan mampu membongkar niat jahat tersebut sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. Modus ini menunjukkan betapa perlunya kewaspadaan tinggi dari seluruh pihak, mengingat kemarau panjang membuat setiap titik api dapat meluas dengan sangat cepat.Perintah Presiden membawa pelaku ke Jakarta dipahami sebagai langkah untuk menindak tegas sekaligus memberikan efek jera yang luas. Kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar pelanggaran di satu titik, melainkan bencana yang melintasi batas wilayah, mengganggu kesehatan jutaan penduduk, merusak lingkungan hidup, dan merugikan negara secara besar-besaran. Oleh karena itu, penanganannya pun harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh dibiarkan sekadar diurus secara setempat.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:17 WIT
Pemerintah Kirim Bantuan ke NTT dan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Papuanewsonline.com, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang sedang memulihkan diri pascabencana gempa di Nusa Tenggara Timur, sekaligus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Enam pesawat TNI Angkatan Udara diberangkatkan secara serentak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin pagi, 24 Agustus 2026, guna mengantarkan bantuan ke dua wilayah tersebut sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa tiga pesawat menuju NTT akan mendarat di Labuan Bajo dan Maumere membawa sekitar 31 ton bantuan logistik. Muatan tersebut berisi makanan siap santap, biskuit, wafer, protein bar, roti, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya. Selain itu, pemerintah juga mengirimkan perlengkapan permainan guna mendukung pemulihan psikososial anak-anak yang menjadi korban terdampak bencana.Sementara itu, tiga pesawat lainnya menuju Kalimantan, tepatnya menuju Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin. Pesawat-pesawat tersebut mengangkut 500 unit mesin pompa air lengkap dengan selang sepanjang satu kilometer per unit. Pengiriman ini merupakan respons cepat atas permintaan para Gubernur se-Kalimantan, sekaligus bagian dari total 2.000 unit yang diperintahkan Presiden untuk segera disalurkan guna memadamkan api, terutama di kawasan lahan gambut yang sulit dipadamkan.Dengan pengiriman bantuan ini, pemerintah berharap kebutuhan mendesak warga NTT dapat segera terpenuhi, sementara petugas di Kalimantan memiliki sarana yang lebih memadai untuk menaklukkan api yang terus berkobar. Kesiapan dan kecepatan pengiriman ini menjadi bukti kehadiran negara yang senantiasa hadir di tengah masyarakat saat sedang menghadapi masa-masa sulit.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:13 WIT
Pilihan Redaksi
Pascagempa NTT, Prajurit Marinir Bersihkan Gereja Stasi Wangkung demi Pulihkan Tempat Ibadah Umat
Papuanewsonline.com, Manggarai — Di tengah upaya pemulihan pascabencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur, prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut terus hadir di tengah masyarakat Kabupaten Manggarai untuk membantu meringankan beban warga. Pada Senin (24/8/2026), para prajurit melaksanakan kegiatan pembersihan Gereja Stasi yang berlokasi di Desa Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, yang sebelumnya terdampak guncangan gempa.Dengan semangat gotong royong yang tinggi, personel Marinir membersihkan seluruh area gereja dari puing-puing, material rusak, dan sisa-sisa dampak gempa yang berserakan. Langkah ini dilakukan agar tempat ibadah yang menjadi pusat kehidupan rohani warga dapat kembali bersih, tertata, dan layak digunakan untuk beribadah serta berkumpul seperti sedia kala.Pembersihan tempat ibadah ini bukan sekadar urusan pemulihan bangunan semata. Kehadiran para prajurit di sana juga menjadi wujud nyata kepedulian negara terhadap kebutuhan batiniah dan kerohanian masyarakat. Ketika tempat ibadah kembali bersih dan tertata, semangat warga pun ikut terangkat untuk bangkit kembali dari keterpurukan pascabencana. Kegiatan ini sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan antara prajurit dan rakyat. Prajurit hadir bukan sebagai penguasa, melainkan sebagai saudara yang siap membantu meringankan beban sesama anak bangsa.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:31 WIT
Kemhan Klarifikasi Aturan Hijab Kadet Unhan: Tidak Ada Larangan, Akan Disesuaikan Lebih Lanjut
Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Pertahanan memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar mengenai larangan penggunaan hijab bagi kadet perempuan di lingkungan Universitas Pertahanan RI. Kemhan menegaskan bahwa tidak terdapat satu pun aturan yang secara khusus melarang penggunaan hijab bagi kadet perempuan.(25/8/26) Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Rektor Unhan RI Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pedoman Kehidupan Kadet, yang justru memuat nilai ketakwaan sebagai bagian dari kode kehormatan sekaligus menjamin hak menjalankan ibadah dan pembinaan mental keagamaan.Pengaturan yang berkaitan dengan pakaian saat Latihan Dasar Militer disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan, demi menjamin keamanan, keselamatan, keleluasaan gerak, serta keserasian penggunaan perlengkapan latihan. Namun di luar kegiatan tersebut, terutama saat berada di mess atau lingkungan tempat tinggal, serta pada kegiatan tertentu di luar kampus termasuk masa magang, kadet perempuan Muslim tetap diperbolehkan mengenakan hijab.Pembatasan pakaian pada saat latihan bukanlah bentuk pembatasan terhadap keyakinan agama.Kemhan juga menyampaikan bahwa Menteri Pertahanan telah memberikan arahan agar ketentuan seragam kadet perempuan dievaluasi dan disempurnakan. Ke depannya, Unhan akan menyiapkan seragam khusus yang dapat mengakomodasi penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim. Langkah ini diambil agar keseragaman, disiplin, dan kenyamanan beribadah dapat berjalan selaras tanpa harus saling mengorbankan salah satunya.Isu ini sebelumnya juga mendapat sorotan dari Majelis Ulama Indonesia yang meminta kejelasan dari pihak Unhan, sekaligus mengingatkan bahwa penggunaan hijab adalah bagian dari hak warga negara untuk menjalankan ajaran agama. Dengan adanya klarifikasi dan arahan penyempurnaan ini, diharapkan segala keraguan yang muncul di tengah masyarakat dapat terhapus dan kebijakan yang berlaku senantiasa menghargai keberagaman keyakinan yang dianut bangsa.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:28 WIT
TPNPB: Dua Warga Sipil Ayah dan Anak Ditangkap di Yahukimo, Anak Belum Diketahui Keberadaannya
Papuanewsonline.com, Jayapura — Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM merilis laporan terkait penangkapan dua warga sipil, yaitu ayah dan anak, yang terjadi di depan Bank BRI Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kedua korban, Dan Menegiy (50 tahun), Kepala Desa Walehikma, beserta anaknya Ordi Menegiy (17 tahun), ditangkap oleh aparat gabungan saat baru selesai mengambil uang dan keluar dari lokasi bank. Mereka kemudian dibawa ke Kantor Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan dan penahanan.Setelah ditahan selama empat hari, pada tanggal 21 Agustus 2026, pihak aparat membebaskan Dan Menegiy. Namun sebaliknya, anaknya yang masih berusia belia, Ordi Menegiy, hingga saat ini belum diketahui keberadaannya dan nasibnya masih belum jelas. Ketidakpastian mengenai keberadaan dan kondisi anak yang masih di bawah umur tersebut kini menjadi kekhawatiran mendalam bagi keluarga maupun masyarakat luas.Menyikapi peristiwa tersebut, pihak TPNPB meminta kepada lembaga hak asasi manusia baik tingkat nasional maupun internasional untuk segera turun tangan guna menghentikan penangkapan yang dinilai sewenang-wenang terhadap anak-anak di wilayah Papua. Mereka juga meminta agar penembakan liar terhadap warga sipil di tengah berlangsungnya operasi militer segera dihentikan demi menjamin keselamatan nyawa dan harta benda penduduk sipil.Pihak TPNPB juga menyampaikan imbauan kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan, serta Panglima TNI agar senantiasa menjunjung tinggi hukum humaniter internasional dan nilai-nilai hak asasi manusia selama melaksanakan tugas di wilayah Papua. Selain itu, pihak PBB diminta untuk melakukan penyelidikan atas berbagai dugaan pelanggaran serta memberikan bantuan kemanusiaan kepada lebih dari 125 ribu warga sipil yang terpaksa mengungsi akibat konflik bersenjata.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:24 WIT
2.065 ASN Ikuti Pelatihan Dasar Militer Komcad Gelombang II, Pertahanan Negara Butuh Semua Potensi
Papuanewsonline.com, Jakarta — Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema, secara resmi membuka pelatihan dasar militer bagi peserta Komponen Cadangan dari kalangan Aparatur Sipil Negara gelombang kedua tahun 2026. Sebanyak 2.065 ASN dari berbagai kementerian dan lembaga mengikuti pelatihan yang berlangsung selama satu setengah bulan. Para peserta dibagi ke dalam lima satuan pendidikan yang tersebar di beberapa pusat pelatihan TNI.Para peserta kali ini berasal dari 50 kementerian dan lembaga dengan beragam latar belakang profesi dan keahlian. Keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan tersendiri bagi pertahanan negara. “Pertahanan negara membutuhkan seluruh potensi dan kompetensi yang dimiliki bangsa. Tempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujar Gabriel saat membuka pelatihan di lapangan Brigif 1 Pasgat, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026).Perkembangan situasi strategis yang berlangsung cepat dan semakin kompleks menuntut kesiapan kekuatan nasional yang terpadu dan berkelanjutan. Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, pertahanan negara bukan semata-mata tanggung jawab TNI, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar yang mengatur hak dan kewajiban setiap warga negara untuk ikut serta dalam upaya bela negara.Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan terus berupaya memperkuat barisan Komponen Cadangan, khususnya dari unsur ASN. Tahun ini ditargetkan sebanyak 4.000 ASN dibentuk menjadi kekuatan cadangan yang siap mendukung tugas pokok TNI. Sebelumnya, pada gelombang pertama telah meluluskan sebanyak 1.764 ASN yang kini telah menjadi bagian dari kekuatan pertahanan negara.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:20 WIT
Prabowo Perintahkan Pembawa Kebakaran Hutan di Riau Dibawa ke Jakarta
Papuanewsonline.com, Pekanbaru — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan perintah tegas terkait penanganan pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah Riau. Perintah tersebut disampaikan saat Presiden memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Lanud Roesmin Nurjadin, Riau, pada Senin (24/8/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolda Riau melaporkan berhasilnya penangkapan tiga orang yang diduga sengaja membakar hutan dengan cara menyamar seolah-olah sedang memancing di sungai.Mendengar laporan tersebut, Presiden Prabowo langsung memberikan arahan tegas agar para pelaku segera dibawa ke Jakarta. “Tolong dibawa ke Jakarta, ya,” ujar Presiden dengan nada tegas. Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, sehingga dapat diketahui secara terbuka oleh seluruh masyarakat. Perintah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan membiarkan kejahatan lingkungan yang merugikan rakyat secara luas dan meluas dibiarkan begitu saja.Tindakan menyamar seolah-olah memancing ternyata merupakan modus yang digunakan pelaku untuk tidak dicurigai petugas. Dengan berpura-pura melakukan kegiatan warga sehari-hari, mereka berharap dapat membakar lahan tanpa diketahui siapa pun.Namun kewaspadaan aparat keamanan mampu membongkar niat jahat tersebut sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. Modus ini menunjukkan betapa perlunya kewaspadaan tinggi dari seluruh pihak, mengingat kemarau panjang membuat setiap titik api dapat meluas dengan sangat cepat.Perintah Presiden membawa pelaku ke Jakarta dipahami sebagai langkah untuk menindak tegas sekaligus memberikan efek jera yang luas. Kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar pelanggaran di satu titik, melainkan bencana yang melintasi batas wilayah, mengganggu kesehatan jutaan penduduk, merusak lingkungan hidup, dan merugikan negara secara besar-besaran. Oleh karena itu, penanganannya pun harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh dibiarkan sekadar diurus secara setempat.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:17 WIT
Pemerintah Kirim Bantuan ke NTT dan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Papuanewsonline.com, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang sedang memulihkan diri pascabencana gempa di Nusa Tenggara Timur, sekaligus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Enam pesawat TNI Angkatan Udara diberangkatkan secara serentak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin pagi, 24 Agustus 2026, guna mengantarkan bantuan ke dua wilayah tersebut sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa tiga pesawat menuju NTT akan mendarat di Labuan Bajo dan Maumere membawa sekitar 31 ton bantuan logistik. Muatan tersebut berisi makanan siap santap, biskuit, wafer, protein bar, roti, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya. Selain itu, pemerintah juga mengirimkan perlengkapan permainan guna mendukung pemulihan psikososial anak-anak yang menjadi korban terdampak bencana.Sementara itu, tiga pesawat lainnya menuju Kalimantan, tepatnya menuju Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin. Pesawat-pesawat tersebut mengangkut 500 unit mesin pompa air lengkap dengan selang sepanjang satu kilometer per unit. Pengiriman ini merupakan respons cepat atas permintaan para Gubernur se-Kalimantan, sekaligus bagian dari total 2.000 unit yang diperintahkan Presiden untuk segera disalurkan guna memadamkan api, terutama di kawasan lahan gambut yang sulit dipadamkan.Dengan pengiriman bantuan ini, pemerintah berharap kebutuhan mendesak warga NTT dapat segera terpenuhi, sementara petugas di Kalimantan memiliki sarana yang lebih memadai untuk menaklukkan api yang terus berkobar. Kesiapan dan kecepatan pengiriman ini menjadi bukti kehadiran negara yang senantiasa hadir di tengah masyarakat saat sedang menghadapi masa-masa sulit.Penulis: JidEditor: OF
26 Agu 2026, 14:13 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Tag Berita
Pendidikan & Kesehatan
Lihat semua
Kebakaran Lahan Melanda Ilaga, Api Sempat Mengancam RSUD, Pasien Dievakuasi
Papuanewsonline.com, Jayapura — Kebakaran lahan melanda wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIT. Api yang berkobar dengan cepat sempat merambat mendekati lingkungan RSUD Ilaga dan mengancam keselamatan gedung serta seluruh yang berada di dalamnya. Angin kencang yang bertiup menjadi penyebab utama meluasnya kobaran api hingga ke area pinggiran rumah sakit.Dokter RSUD Ilaga, Ertinus Weya, menyampaikan bahwa berkat kesiapsiagaan dan kerja sama yang erat antara tenaga kesehatan, warga masyarakat, serta aparat keamanan, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum sempat menghanguskan bangunan rumah sakit. Namun peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan pasien dan petugas medis. Sebagai langkah antisipasi demi menjamin keselamatan, sejumlah pasien pun dievakuasi sementara ke Puskesmas Ilaga guna memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan aman.Kebakaran ini juga menimbulkan kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah Ilaga hingga Gome. Tak sedikit warga yang dilaporkan mengalami gangguan pernapasan akibat terpapar asap tebal hasil pembakaran lahan. Kondisi cuaca yang kering dan panas akibat fenomena El Niño membuat vegetasi di sekitar permukiman menjadi sangat mudah terbakar, sehingga api merambat dengan sangat cepat dan berisiko meluas ke pemukiman warga maupun fasilitas umum.Ketua Komisi I DPRK Puncak, Denilson Wonda, yang turun langsung meninjau lokasi kejadian, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta warga tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar rumput atau lahan, mengingat kondisi tanah yang sangat kering dapat memicu kebakaran besar dalam sekejap. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis data resmi terkait luas lahan yang terbakar maupun kerugian materiil yang dialami.Penulis: JidEditor: OF
23 Agu 2026, 09:03 WIT
DPT Muktamar ke-35 NU Tetapkan 556 Cabang, Verifikasi Papua Masih Berjalan
Papuanewsonline.com, Jombang — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menetapkan Daftar Peserta Tetap Muktamar ke-35 NU berjumlah 556 cabang dan wilayah yang berhak hadir. Penetapan ini dilakukan setelah melalui proses verifikasi dan pembahasan ketat oleh panitia. Ketua Panitia Muktamar yang juga Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyampaikan hal tersebut pada Sabtu (22/8/2026). Muktamar pun dipastikan akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, mulai Kamis, 27 Agustus 2026.Meski angka 556 telah ditetapkan, Gus Ipul membuka kemungkinan adanya penambahan peserta. Hal itu menyusul proses verifikasi kepengurusan NU di wilayah Papua yang belum sepenuhnya selesai. “Jadi jumlah akhirnya sangat mungkin tidak jauh dari angka yang sudah ditetapkan hari ini,” ujarnya. Penetapan DPT ini menjadi tahapan penting guna memastikan setiap peserta yang hadir telah memenuhi ketentuan organisasi sekaligus menjadi acuan penyelesaian segala kebutuhan teknis muktamar.Panitia menyebut persiapan teknis telah mencapai lebih dari 85 persen. Akomodasi telah disiapkan untuk lebih dari 3.000 peserta resmi, lengkap dengan dapur umum, lokasi sidang, hingga pelayanan pendukung lainnya. Muktamar kali ini juga memiliki makna istimewa sebagai muktamar pertama NU pada abad kedua, sekaligus kembali ke tanah kelahiran para pendiri NU di Tambakberas yang penuh nilai sejarah.Di tengah kesiapan yang semakin matang, Gus Ipul mengingatkan seluruh warga NU agar senantiasa menjaga suasana tetap teduh dan sejuk. Ia mengimbau agar tidak mudah terpancing isu maupun kabar yang belum jelas sumbernya. “Mari kita hadirkan Muktamar Gembira: datang dengan gembira, bermusyawarah dengan gembira, dan pulang membawa semangat untuk bersama-sama membesarkan NU,” pesannya.Penulis: JidEditor: OF
23 Agu 2026, 08:59 WIT
Prajurit Marinir Bergerak Cepat, Bersihkan Puing dan Layani Kesehatan Warga Terdampak Gempa NTT
Papuanewsonline.com, Manggarai Timur — Pasca gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, Prajurit Petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut segera bergerak turun membantu masyarakat yang terdampak bencana. Selain menyalurkan bantuan kebutuhan pokok dan pelayanan kesehatan, para prajurit bahu-membahu bersama warga melakukan pembersihan dan pembenahan rumah tinggal serta fasilitas umum di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur, Sabtu (22/8/2026). Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah kesulitan rakyat.Pembersihan dilakukan menyasar rumah warga, tempat ibadah, puskesmas, sekolah, hingga sarana publik lainnya yang tertimbun puing-puing. Prajurit bergotong royong bersama warga mengangkat material sisa bencana agar bangunan-bangunan tersebut dapat segera dibersihkan dan kembali digunakan untuk beraktivitas. Semangat kerja sama yang terjalin memperlihatkan bahwa di tengah musibah, persaudaraan dan kepedulian tetap menjadi kekuatan yang tak terpisahkan.Di bidang kesehatan, Satgas mendirikan Posko Kesehatan di Kecamatan Reo serta Rumah Sakit Lapangan di Posko Waso. Pelayanan medis dipimpin oleh Wadansatgas Letkol Laut (K) drg. Puthut Kuncara Adhi, Sp. Perio., M.Tr.Opsla., dan berkolaborasi erat dengan pihak Puskesmas Dampek.Dukungan penuh juga diberikan oleh KRI dr. Soeharso yang turut menangani pasien dalam kondisi gawat darurat agar setiap warga yang membutuhkan perawatan segera tertangani dengan baik.Tak hanya itu, Satgas juga menyalurkan 275 paket bantuan sembako bagi warga di Kampung Mahima, Kampung Rabo, dan Kampung Wai Manis. Bantuan tersebut diserahkan guna membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan pascabencana berlangsung. Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Gempa NTT, Letkol Marinir Achmad Muntohar, S.Hub.Int., CACA., NCRMP., menegaskan bahwa seluruh unsur Satgas akan terus hadir dan memberikan bantuan hingga masyarakat benar-benar pulih kembali.Panglima Korps Marinir, Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., memberikan arahan agar seluruh prajurit melaksanakan tugas kemanusiaan dengan penuh keikhlasan dan kepedulian tulus. “Bantu masyarakat semaksimal mungkin agar mereka dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitasnya,” tegasnya.Penulis: JidEditor: OF
23 Agu 2026, 08:33 WIT
Bupati Roni Omba Buka Pemilihan Duta Baca Boven Digoel 2026
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, secara resmi membuka Lomba Pemilihan Duta Baca Kabupaten Boven Digoel Tahun 2026, Rabu (19/8/2026).Kegiatan yang digelar di Tanah Merah tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dalam mendorong budaya membaca dan meningkatkan indeks literasi di kalangan generasi muda.Pelaksanaan pemilihan Duta Baca tahun ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur".Dalam sambutannya, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)."Literasi adalah fondasi penting untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki wawasan luas. Kemajuan daerah ini sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya," ujar Bupati Roni Omba. Bupati yang dilantik pada 16 Oktober 2025 bersama Wakil Bupati Marlinus untuk periode 2025-2030 itu berharap, ajang Duta Baca tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi menjadi ruang aktualisasi bagi pemuda Boven Digoel untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan kecintaan terhadap dunia literasi.Melalui pemilihan ini, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menargetkan lahirnya figur Duta Baca yang tidak hanya unggul dalam kemampuan literasi, tetapi juga mampu menjadi teladan dan penggerak budaya membaca di tengah masyarakat, hingga ke kampung-kampung.Pemkab menilai momentum HUT ke-81 RI harus menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun manusia Boven Digoel yang berkualitas melalui pendidikan dan literasi.Dengan semangat "Mewujudkan Generasi Cerdas Berkarakter Melalui Literasi", kegiatan Pemilihan Duta Baca Kabupaten Boven Digoel 2026 diharapkan mampu melahirkan duta-duta literasi yang akan menjadi mitra pemerintah dalam program peningkatan minat baca daerah.Penulis: MuhtarEditor: OF
23 Agu 2026, 08:14 WIT
Membangun Mutu Pendidikan Kedokteran di Tanah Papua: FK UNIPA Belajar dari FK UB
Papuanewsonline.com, Malang — Fakultas Kedokteran Universitas Papua (FK UNIPA) melaksanakan studi banding ke Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) dalam rangka mempersiapkan peningkatan akreditasi yang dijadwalkan pada tahun 2028. Kegiatan berlangsung pada Kamis (20/8/2026) di Ruang Senat Gedung Pendidikan Bersama FK UB, sekaligus menjadi ruang pertukaran pengalaman dan pembelajaran yang saling memperkaya kedua belah pihak.Pertemuan dibuka secara resmi oleh sambutan Dekan FK UB, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, Sp.A(K), dan Dekan FK UNIPA, dr. Herlina Yulidia, Sp.JP. Melalui diskusi kelompok terpimpin, delegasi FK UNIPA mendalami berbagai aspek pengelolaan institusi, meliputi tata kelola akademik, sistem penjaminan mutu, urusan kemahasiswaan, administrasi dan keuangan, hingga pengembangan kelembagaan. Praktik-praktik baik yang telah diterapkan FK UB diharapkan menjadi referensi berharga bagi FK UNIPA dalam menyusun langkah strategis menuju akreditasi yang lebih baik.Wakil Dekan Bidang Akademik FK UB, Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP(K), Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi wahana pembelajaran bersama yang saling menguatkan. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wahana pembelajaran bersama, sehingga masing-masing delegasi memperoleh informasi, pengalaman, dan praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan institusi,” ujarnya. FK UB juga menegaskan bahwa pertukaran pengalaman antarinstitusi merupakan bagian penting dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan kedokteran.Turut hadir memperkuat diskusi Wakil Dekan Bidang Keuangan Dr. Husnul Khotimah, S.Si, M.Kes, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. dr. Shahdevi Nandar Kurniawan, Sp.S(K). Penyerahan cenderamata menjadi tanda kebersamaan dan harapan agar kerja sama kelembagaan senantiasa terjalin erat. Melalui kunjungan ini, FK UB dan FK UNIPA membuka peluang kolaborasi yang lebih luas guna memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang.Penulis: JidEditor: OF
22 Agu 2026, 15:01 WIT
Karhutla dan Cuaca Kering, Dinkes Papua Tengah Siagakan Puluhan Ribu Masker Cegah Lonjakan ISPA
Papuanewsonline.com, Nabire — Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mengambil langkah cepat mengantisipasi potensi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap kebakaran hutan dan lahan serta cuaca yang kering belakangan ini. Puluhan ribu lembar masker telah disiapkan dan pemantauan kesehatan diperketat guna menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang kurang bersahabat.Langkah pencegahan ini diambil sejak dini agar tidak menimbulkan dampak kesehatan yang meluas.Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah, dr. Agus, menjelaskan bahwa data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons mulai menunjukkan adanya tren kenaikan kasus ISPA. Meski angka tersebut belum melonjak secara drastis, pihaknya menegaskan tidak boleh lengah dan harus segera mengambil langkah penanganan.“Data SKDR menunjukkan mulai ada kenaikan kasus ISPA walau belum signifikan, namun kami tidak boleh lengah,” ujar dr. Agus di Nabire, Sabtu (22/8/2026).Sebagai langkah nyata, Dinkes telah menyiapkan obat batuk, vitamin, serta mengamankan stok masker tiga lapis sebanyak 23 karton atau sekitar 60 ribu lembar. Petugas juga dikerahkan membagikan sedikitnya 1.000 masker setiap hari di tempat-tempat umum. Armada ambulans pun disiapkan guna merespons kondisi darurat warga yang mengalami gangguan pernapasan berat. Kegiatan Car Free Day di Nabire masih diizinkan demi menjaga perekonomian warga, namun kebijakan tersebut akan terus dievaluasi sesuai perkembangan kualitas udara.Pemerintah daerah menghimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan yang dapat memperburuk kualitas udara. Warga dianjurkan disiplin menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga sirkulasi udara di dalam rumah, memperbanyak minum air putih, serta mengonsumsi makanan bergizi guna menjaga daya tahan tubuh. Jika mengalami gejala batuk pilek lebih dari tiga hari, demam tinggi, napas sesak, atau muncul warna kebiruan pada bibir dan kulit, segera periksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.Penulis: JidEditor: OF
22 Agu 2026, 14:41 WIT
Seni & Budaya
Lihat semua
Oyandi Papua Bawa Pesan Budaya Tanah Papua ke Panggung Internasional di Belanda
Papuanewsonline.com, Amsterdam — Grup seni dan musik asal Papua, Oyandi Papua, tampil memukau dalam ajang Pacific Roots Fest 2026 yang berlangsung di IJland, Amsterdam, Belanda, pada 15–16 Agustus 2026. Kehadiran mereka menjadi momen bersejarah sekaligus jendela luas bagi dunia untuk mengenal kekayaan seni, musik, tari, dan identitas budaya yang tumbuh subur di tanah Papua. Ajang ini sendiri merupakan pertemuan besar berbagai komunitas budaya dari kawasan Pasifik yang merayakan warisan leluhur melalui karya seni, musik, hingga kekayaan kuliner khas kepulauan PasifikBagi Oyandi Papua, undangan tampil di Amsterdam bukan sekadar penampilan biasa. Lebih dari itu, kehadiran mereka membawa pesan luhur untuk memperkenalkan wajah Papua yang sesungguhnya kepada dunia sekaligus menjaga agar identitas budaya tetap terjaga di tengah arus perubahan zaman. Melalui setiap nada musik, irama lagu, dan gerak tari yang dibawakan, mereka berupaya menghadirkan warna dan jiwa Papua di hadapan masyarakat internasional yang hadir memadati lokasi festival.“Kami datang bukan hanya untuk tampil, tetapi membawa cerita tentang Papua. Setiap lagu, gerakan, dan musik yang kami tampilkan adalah bagian dari identitas dan kekayaan budaya Papua yang ingin kami perkenalkan kepada dunia,” ujar perwakilan Oyandi Papua. Semangat ini adalah bagian dari perjalanan panjang kelompok tersebut dalam menjaga bahasa, musik, nilai-nilai luhur, serta ekspresi seni yang menjadi jati diri masyarakat Papua sejak turun-temurun.Festival ini menjadi ruang pertemuan yang hangat sekaligus wadah memperkuat hubungan persaudaraan antarmasyarakat seantero Pasifik. Suara dan keberagaman budaya yang ditampilkan menjadi bukti bahwa kekayaan warisan leluhur adalah anugerah yang patut dijaga dan dibanggakan.Bagi Oyandi Papua, panggung ini adalah langkah awal yang membanggakan untuk membawa nama Papua semakin dikenal dan dihargai di mata dunia.Ke depan, Oyandi Papua berharap dapat terus membangun jejaring persahabatan lintas negara, membuka ruang kolaborasi seni, serta menghadirkan karya-karya Papua yang memukau di berbagai panggung dunia.Penulis: JidEditor: OF
22 Agu 2026, 14:57 WIT
Upacara Di Grasberg Disorot, Warga: SOP Keselamatan Dilanggar, Martabat Adat Terancam
Papuanewsonline.com, Mimika - Pelaksanaan kegiatan peringatan kemerdekaan di kawasan dataran tinggi Grasberg menuai sorotan. Warga mendesak evaluasi terhadap prosedur keselamatan kerja dan perlindungan hak masyarakat adat.Sorotan itu disampaikan dalam rilis tertulis yang diterima papuanewsonline.com, Jumat (21/8/2026) oleh Dianu Omaleng.Dalam rilis tersebut disebutkan kegiatan yang melibatkan aparat keamanan dan warga dengan mengenakan pakaian adat tradisional perlu dievaluasi mendalam. "Kawasan Grasberg yang berada di ketinggian ekstrem memiliki kondisi cuaca bersuhu sangat rendah dan risiko tinggi. Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) industri, setiap aktivitas di zona tersebut wajib mengedepankan perlindungan fisik dan keselamatan peserta," tulis rilis.Rilis itu menyoroti pelibatan masyarakat adat dengan pakaian tradisional tanpa perlengkapan proteksi cuaca dingin. Hal itu dinilai tidak memperhatikan aspek keselamatan fisik warga di medan ekstrem dan berpotensi melanggar standar keselamatan kerja yang berlaku di wilayah operasional industri.3 Desakan Warga Kepada Pengelola GrasbergMelalui rilisnya, warga menyampaikan 3 tuntutan:1. Evaluasi Prosedur OperasionalMemastikan seluruh kegiatan seremonial di area operasional mematuhi SOP keselamatan kerja dan standar K3 secara ketat.2. Hormati Martabat Budaya LokalMelindungi keselamatan fisik warga adat dalam setiap kegiatan resmi tanpa memaksakan situasi yang bertentangan dengan standar keselamatan medan ekstrem.3. Buka Ruang DialogMembuka ruang penyampaian aspirasi publik secara transparan demi menjaga keharmonisan antara masyarakat, pengelola kawasan, dan aparat keamanan."Masyarakat berharap pihak penyelenggara dan pengelola kawasan memberikan klarifikasi terbuka serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh aturan demi keselamatan bersama," demikian penutup rilis.Kawasan Grasberg berada di ketinggian lebih dari 4.000 mdpl dengan suhu ekstrem. Area tersebut merupakan wilayah operasional pertambangan di Mimika, Papua Tengah.Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Freeport Indonesia dan aparat keamanan di kawasan Grasberg belum memberikan tanggapan resmi. papuanewsonline.com masih berupaya menghubungi pihak terkait.Penulis: HendrikEditor: OF
21 Agu 2026, 22:30 WIT
Patung Yesus Memberkati Setinggi 25 M di Papua Menuju Penyelesaian, Akan Diresmikan November 2026
Papuanewsonline.com, Keerom - Pembangunan Patung Yesus Memberkati yang menjulang setinggi 25 meter di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Papua, kini memasuki tahap penyelesaian. Foto udara yang diambil pada Selasa (18/8/2026) memperlihatkan bentuk keseluruhan patung yang megah itu tampak hampir rampung.Situs rohani yang mulai dibangun sejak peletakan batu pertama pada Desember 2022 ini dijadwalkan akan resmi diresmikan pada November 2026 mendatang.Terletak tak jauh dari garis perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini, kehadiran patung ini direncanakan menjadi ikon wisata religi yang baru sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Keerom. Keindahan dan keunikan situs ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan dari berbagai penjuru, sehingga turut membangkitkan perekonomian masyarakat setempat melalui sektor pariwisata.Selain berfungsi sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan, kawasan Patung Yesus Memberkati juga dirancang terbuka sebagai ruang publik yang asri dan nyaman bagi masyarakat untuk berkunjung dan berinteraksi. Pengembangan kawasan tidak hanya menyasar pembangunan patung semata, tetapi juga melengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti penginapan sederhana atau homestay serta peningkatan infrastruktur jalan dan lingkungan sekitar.Dengan ketersediaan fasilitas yang memadai, kawasan ini diharapkan dapat tumbuh menjadi destinasi wisata religi yang nyaman, aman, dan mudah dijangkau oleh para pengunjung. Pembangunan ini menjadi bukti kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Keerom dalam membangun tempat yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menyejahterakan warga di sekitarnya.Penulis: JidEditor: OF
20 Agu 2026, 09:37 WIT
"Tong Masih di Sini": Kreativitas Anak Muda Papua Berkumpul di Papua Kreatif
Papuanewsonline.com, Jayapura – Komunitas kreatif Imaji Papua menggelar “Papua Kreatif: Film, Budaya & Kreativitas” di halaman Museum Loka Budaya Universitas Cenderawasih, Jayapura, Rabu (12/8/2026). Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Pemuda Internasional itu menjadi ruang pertemuan bagi generasi muda Papua untuk menampilkan karya, memperluas jejaring, serta membuka peluang kolaborasi di bidang ekonomi kreatif.Kegiatan ini memperlihatkan bahwa kreativitas anak muda Papua terus berkembang dan mampu mengolah kekayaan budaya lokal menjadi karya yang memiliki nilai ekonomi. Sineas, fotografer, desainer, ilustrator, musisi hingga pelaku UMKM melebur dalam satu ruang untuk memperkuat ekosistem kreatif berbasis komunitas.Kolaborasi Kunci Kembangkan Ekonomi KreatifKetua Imaji Papua Yulika Anastasia mengatakan kolaborasi menjadi kunci agar potensi ekonomi kreatif Papua dapat berkembang lebih luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.“Kalau berkolaborasi, akan jauh lebih meyakinkan semua pihak, bisa bergandengan tangan, dan tumbuh bersama. Hari ini tidak bisa jalan sendiri-sendiri,” ujar Yulika Anastasia.Film “Tong Masih di Sini” Rekam Kehidupan Pelaku Ekonomi LokalSalah satu karya yang menjadi perhatian adalah film dokumenter berdurasi 33 menit berjudul “Tong Masih di Sini”. Film garapan Yulika Anastasia tersebut merekam kehidupan pelaku ekonomi lokal, mulai dari anak muda yang menjadi petani kopi, petani sagu, pedagang pinang hingga petani sayur-mayur. Cerita tersebut menggambarkan bagaimana masyarakat biasa turut berperan menggerakkan ekonomi daerah.Fashion Show Noken Tampilkan Karya Lima Desainer MudaSemangat serupa terlihat dalam Fashion Show Noken yang menghadirkan lima desainer muda Papua, yakni Agusta Bunai, Pretty Syul Rogi, Margaretha Uktoselya, Lusi Umbora dan Alfianty Mandosir. Mereka memadukan kearifan lokal dengan sentuhan desain kontemporer.Desainer Agusta Bunai menilai panggung tersebut memberikan ruang penting bagi talenta lokal untuk meningkatkan nilai karya sekaligus memperkenalkan produk Papua kepada khalayak yang lebih luas.“Panggung Papua Kreatif menjadi kesempatan besar untuk memamerkan karya, meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, sekaligus menambah jam terbang,” ujar Agusta Bunai.240 Karya Foto Pamerkan Keindahan dan Aktivitas Masyarakat PapuaDari bidang fotografi, sebanyak 240 karya hasil kurasi 34 fotografer muda dipamerkan. Karya tersebut merekam keindahan alam, budaya, aktivitas ekonomi masyarakat hingga perkembangan pembangunan Papua dari perspektif kreator lokal. Koordinator Pameran Yosin Kogoya mengatakan karya fotografi tersebut dihadirkan untuk mengajak publik melihat Papua melalui pengalaman dan cerita masyarakatnya sendiri.Pemerintah Kota Jayapura Dukung Kreativitas Generasi MudaDukungan terhadap kreativitas generasi muda juga disampaikan Pemerintah Kota Jayapura. Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Pemkot Jayapura Sem Meraudje menilai kemampuan anak muda Papua memanfaatkan film, media digital dan seni audio-visual semakin kuat.“Anak-anak muda Papua semakin cerdas dan adaptif memanfaatkan platform digital, film, media sosial, hingga seni audio-visual untuk menceritakan realitas dan keindahan tanah Papua secara utuh kepada dunia,” tegas Sem Meraudje.Menurut Sem Meraudje, karya kreatif tersebut tidak hanya menjadi sarana menjaga identitas budaya, tetapi juga berpotensi membawa nama Papua ke tingkat nasional hingga internasional.“Tong masih ada di sini, tra habis. Daya cinta itu masih ada, masih bisa bangkit dan terus berkarya. Keberadaan ini membawa nilai-nilai positif bagi tanah ini,” pungkas Sem Meraudje.Papua Kreatif pun menjadi bukti bahwa kreativitas generasi muda dapat menjadi kekuatan baru dalam memperkenalkan wajah Papua yang kaya budaya, produktif, adaptif dan penuh peluang. Penulis: HendrikEditor: OF
16 Agu 2026, 23:07 WIT
"Di Bawah Langit Timur": Kisah Cinta Tanah Air dari Tanah Papua
Papuanewsonline.com, Papua — Sebuah karya sinematik penuh makna hadir menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Film pendek musikal berjudul "Di Bawah Langit Timur" yang disutradarai oleh Abet Fahmi mengambil latar di Distrik Wamena, Papua Selatan, mengisahkan perjalanan seorang anak bernama Libo dari pedalaman menuju upacara pengibaran bendera. Perjalanan itu menjadi jendela untuk menyampaikan pesan tentang perjuangan, harapan, persatuan, dan kecintaan kepada Indonesia dari perspektif bagian timur negeri ini.Sutradara memilih Papua bukan sekadar sebagai latar yang indah, melainkan untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki luas yang tercermin dari kekayaan kisah di setiap penjuru tanah air. "Kemerdekaan itu harus dirasakan sebagai milik semua orang, dari Sabang sampai Merauke," ujar Abet. Demi menjaga kejujuran cerita, pemeran utama pun dipilih anak Papua asli yang tinggal di sana, bukan berdasarkan popularitas, melainkan kesesuaian karakter agar terasa natural dan dekat dengan kehidupan masyarakat sesungguhnya.Film ini tidak mengajak kita menyamakan segala sesuatu agar bersatu, melainkan mengajak melihat Indonesia sebagai rumah bersama yang dibangun dari beragam budaya, bahasa, dan tradisi. Melengkapi pesan tersebut, lagu "Fajar Indonesia" yang mengiringi karya ini merangkai kearifan lokal dari berbagai suku bangsa, mulai dari Bugis, Mandar, Dayak, Jawa, Sunda, Minangkabau, hingga Batak menjadi satu melodi persaudaraan yang menyentuh hati.Musik dan liriknya lahir dari semangat cinta tanah air yang tulus, bahwa mengabdi pada negeri adalah panggilan sejati setiap anak bangsa. Nasionalisme, menurut pesan yang disampaikan, bukan sekadar tuntutan kepada orang lain, melainkan kesadaran dari dalam diri sendiri untuk mencintai dan mengabdi kepada Indonesia sepanjang hayat. Pesan yang sederhana namun mendalam itu menyatu dengan alur cerita yang hangat dan menyentuh jiwa.Penulis: JidEditor: OF
16 Agu 2026, 14:59 WIT
Jelang Muktamar ke-35 NU, Forbes NU 26 Dorong Evaluasi Menyeluruh Terkait Konsesi Tambang
Papuanewsonline.com, Bogor — Dua belas hari menjelang penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Forum Bersama (Forbes) NU 26 menggelar Rembug Warga NU Jabodetabek di Institut Pertanian Bogor, Sabtu (15/8/2026). Diskusi bertajuk “Tambang Ormas NU: Menimbang Fikih, Kemandirian Ekonomi, dan Keberlanjutan Lingkungan” digelar sebulan setelah Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan yang mengoreksi dasar hukum pemberian izin pertambangan kepada organisasi kemasyarakatan.Forum menegaskan bahwa persoalan konsesi tambang tidak cukup dinilai dari pertanyaan fikih semata soal “boleh atau tidak boleh”. Lebih dari itu, keputusan tersebut menyangkut kehormatan organisasi, kemandirian ekonomi, keadilan sosial dan gender, keselamatan warga, serta kelestarian lingkungan hidup. Semua aspek itu harus dipertimbangkan secara utuh dan seimbang sebelum mengambil keputusan yang berjangka panjang.Putusan MK Nomor 160/PUU-XXIII/2025 menegaskan bahwa frasa “pemberian prioritas” dalam UU Minerba tidak boleh dimaknai sebagai penunjukan langsung. Jika pun diberikan prioritas, harus didasarkan pada parameter yang jelas, penilaian objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketidakjelasan prosedur dinilai berpotensi membuka ruang yang merugikan lingkungan dan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah tambang.Dr. Ivanovich Agusta mengingatkan bahwa persoalan tambang harus dilihat sekaligus dengan persoalan kemandirian desa. “Jangan sampai desa kehilangan uang untuk membiayai koperasi, lalu kehilangan tanah untuk membiayai tambang. Kalau nilai tambahnya dibawa keluar, sementara desa hanya menanggung dampaknya, itu bukan kemandirian desa,” tegasnya. Pembangunan pun sebaiknya memperkuat kemampuan warga mengelola kekayaan sendiri, bukan justru menciptakan ketergantungan baru.Penulis: JidEditor: OF
16 Agu 2026, 14:53 WIT