Papuanewsonline.com
Berita Terbaru
Lihat semua
Dukung Pesonas II NTT, Special Olympics Indonesia Gelar Charity Night
Papuanewsonline.com, Jakarta – Special Olympics Indonesia (SOIna) menggelar Charity Night sebagai bentuk dukungan terhadap atlet disabilitas intelektual yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional Special Olympics (Pesonas) II di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 13–18 Oktober 2026 serta Special Olympics World Summer Games (SOWG) di Santiago, Chile, pada 16–24 Oktober 2027. Kegiatan ini digelar untuk menghimpun dana guna mendukung sebanyak mungkin atlet dapat mengikuti kedua ajang tersebut.Acara yang berlangsung di Gedung Aneka Bakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta, Rabu (15/7/2026), dihadiri Wakil Menteri HAM Mugiyanto, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, delegasi Lions Club Indonesia, kalangan pengusaha, serta para filantropis.Ketua Umum PP SOIna, Warsito, menjelaskan bahwa kepedulian terhadap atlet disabilitas intelektual merupakan wujud nyata terbangunnya masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas intelektual. Menurutnya, SOIna meyakini setiap individu memiliki potensi untuk berkembang, berprestasi, dan menginspirasi melalui olahraga yang juga membangun rasa percaya diri, kemandirian, persahabatan, serta semangat untuk menjadi bagian aktif dalam kehidupan bermasyarakat.Warsito menegaskan bahwa Charity Night bukan sekadar kegiatan penggalangan dana, tetapi juga ajakan kepada masyarakat untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi para atlet SOIna agar dapat terus berlatih, berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. "Setiap dukungan yang diberikan, sekecil apa pun, akan menjadi investasi bagi masa depan para atlet kami. Bantuan tersebut akan menghadirkan lebih banyak senyuman, harapan, dan kesempatan bagi mereka untuk mewujudkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi," jelas Warsito.Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyebut Charity Night sebagai bentuk keberpihakan nyata agar tidak ada satu pun anak bangsa yang kehilangan kesempatan. Menurutnya, tema "Beri Sayap untuk Mimpi Tanpa Batas" bukan sekadar rangkaian kata, melainkan panggilan moral karena mimpi tidak pernah mengenal disabilitas. "Yang sering membatasi mimpi justru adalah kurangnya kesempatan, kurangnya dukungan, dan kurangnya kepedulian kita sebagai masyarakat untuk membuka jalan," tegas Melkiades.Ia menambahkan, kepercayaan menjadikan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah Pesonas II merupakan kehormatan sekaligus amanah yang disambut dengan penuh syukur dan tanggung jawab. Menurutnya, Pesonas II menjadi bukti bahwa Indonesia bergerak menuju masyarakat yang inklusif, yang melihat kemampuan sebelum keterbatasan, serta membuka ruang bagi setiap warga untuk berkembang. "Kami percaya bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan infrastruktur, tetapi juga kemampuan menghadirkan ruang yang setara bagi setiap warga negara untuk hidup, berkarya, dan berprestasi," tegas Melkiades.Ketua Panitia Charity Night, Gatot Prihandono, mengatakan kegiatan ini dirangkaikan dengan penyematan PIN Sahabat SOIna, penampilan cabang olahraga dance sport "Tarian Ondel-Ondel", tari "This is Me", penampilan Sanggar Pelita Monas, permainan biola atlet SOIna, hingga lelang lukisan karya atlet SOIna dan kain tenun khas NTT yang dipandu Raldy Doy. "Kami berharap dengan penyelenggaraan Charity Night ini bisa menghimpun dana yang seluruh hasil lelang dan dana yang terhimpun akan disalurkan untuk membiayai keikutsertaan altlet special olympic dalam Pesonas II NTT dan SOWG Chile pada tahun 2027."Menurut Gatot, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi dunia usaha dan korporasi untuk menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan yang inklusif melalui tanggung jawab sosial perusahaan. "Berbagai bentuk donasi ini bukan selesai begitu saja tapi merupakan investasi sosial untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak disabilitas intelektual untuk menunjukkan talenta dan itu merupakan fondasi masyarakat yang jauh lebih kuat, berempati, dan tangguh di masa depan," tuturnya.Sementara itu, Sekretaris Panitia Charity Night, Ine Kharisma, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi publik mengenai pentingnya penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas. Menurutnya, Pesonas II yang akan diikuti 1.368 peserta dari 23 provinsi akan mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni atletik, bocce, sepak bola, renang, bulu tangkis, tenis meja, dan senam ritmik. Atlet berprestasi dari ajang tersebut akan menjadi dasar seleksi menuju Special Olympics World Summer Games Santiago 2027 yang diikuti sekitar 6.000 atlet dari 170 negara, dengan Indonesia memperoleh kuota sebanyak 69 delegasi.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:57 WIT
Angel Awom, Putri Papua Tengah Siap Bersaing Di Miss Bintang Indonesia Junior
Papuanewsonline.com, Mimika – Kabar membanggakan datang dari bumi Cenderawasih. Seorang putri berbakat asal Papua Tengah, Angel Awom, telah terpilih untuk mewakili daerahnya di ajang bergengsi nasional, Miss Bintang Indonesia Junior. Kepercayaan ini menjadi kehormatan sekaligus bukti nyata bahwa potensi dan pesona anak-anak muda Papua mampu bersinar di kancah yang lebih luas.Angel Awom membawa harapan dan doa seluruh masyarakat Papua Tengah untuk tampil memukau di tingkat nasional. Ia tidak hanya membawa nama baik pribadi, melainkan juga memperkenalkan kekayaan budaya, keindahan alam, serta semangat pemuda yang tumbuh kuat di wilayahnya. Kehadirannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus bermimpi dan berusaha mewujudkannya.Persiapan matang telah dilakukan Angel guna mempersiapkan diri menghadapi para peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Ia bertekad menampilkan karakter yang ramah, cerdas, dan berwibawa, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang tumbuh di lingkungan masyarakat Papua Tengah. Semangat ini menjadi bekal berharga dalam mengarungi persaingan yang positif dan sehat.Seluruh elemen masyarakat, pemuda, hingga tokoh-tokoh daerah menyampaikan dukungan dan harapan terbaik bagi Angel. Mereka percaya bahwa dengan pembawaan yang tenang dan kemampuan yang dimiliki, Angel mampu mengharumkan nama daerah dan membawa pulang hasil terbaik bagi Papua Tengah yang kita cintai bersama.Langkah Angel Awom ini membuktikan bahwa di mana pun kita berada, bakat dan tekad yang kuat akan membawa kita menuju kesuksesan. Semoga Angel tampil percaya diri, menebar kebaikan, dan menjadikan pengalaman ini sebagai awal perjalanan gemilang bagi masa depan yang cerah.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:52 WIT
Hadapi Era Green Shipping, STIP Cetak 1.735 SDM Maritim Berdaya Saing Global
Papuanewsonline.com, Jakarta – Industri pelayaran dunia tengah mengalami transformasi besar. Digitalisasi kapal, otomatisasi sistem navigasi, penerapan teknologi rendah emisi, hingga target dekarbonisasi menuntut lahirnya sumber daya manusia maritim yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menjawab tantangan keberlanjutan.Menjawab kebutuhan tersebut, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Indonesia meluluskan dan melepas 1.735 sumber daya manusia maritim di Jakarta, Kamis (16/7/2026). Lulusan terdiri atas 361 lulusan Program Diploma IV dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) serta 1.374 peserta Program Diklat Peningkatan Ahli Nautika dan Ahli Teknika Tingkat I sampai V. Para lulusan tersebut dipersiapkan untuk mengisi kebutuhan industri pelayaran nasional maupun internasional yang terus berkembang.Mewakili Menteri Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan bahwa perubahan lanskap industri pelayaran global menuntut hadirnya SDM yang mampu menguasai teknologi sekaligus menjunjung tinggi keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan."Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Di tengah pesatnya transformasi industri pelayaran global, mulai dari digitalisasi, pemanfaatan teknologi cerdas, peningkatan standar keselamatan, hingga penerapan efisiensi energi dan perlindungan lingkungan, sektor maritim dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, lulusan STIP harus mampu menjadi insan maritim yang profesional, adaptif, dan memiliki daya saing global," ujarnya.Ia menambahkan, penguatan kualitas SDM merupakan faktor strategis dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia. Untuk itu, pemerintah terus mendorong pengembangan pendidikan dan pelatihan maritim yang selaras dengan kebutuhan industri melalui pembaruan kurikulum, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi yang erat dengan dunia usaha dan dunia industri.Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Suharto, menegaskan bahwa transformasi sektor transportasi hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi perubahan."BPSDMP terus melakukan transformasi pendidikan vokasi transportasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mendorong keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan sektor transportasi. Penguatan kompetensi, karakter, serta kolaborasi dengan mitra industri dan institusi internasional akan terus menjadi prioritas kami dalam membangun SDM transportasi Indonesia yang berdaya saing global," katanya.Sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Perhubungan, STIP Indonesia telah menerapkan sistem pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada pencapaian kompetensi lulusan sesuai kebutuhan industri. Taruna tidak hanya memperoleh pembelajaran di kelas, tetapi juga menjalani praktik di simulator, laboratorium, praktik berlayar di kapal niaga, hingga magang di perusahaan pelayaran dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).Ketua STIP Indonesia, Tri Cahyadi, mengatakan bahwa perubahan kebutuhan industri menjadi dasar utama dalam penyusunan sistem pembelajaran di STIP."Industri pelayaran membutuhkan SDM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memahami standar internasional, sekaligus memiliki karakter dan integritas yang kuat. Karena itu, STIP terus memperkuat proses pembelajaran melalui pendekatan Outcome-Based Education, peningkatan kualitas praktik, serta memperluas kerja sama internasional agar lulusan memiliki pengalaman dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja," ujarnya.Komitmen tersebut tercermin dari berbagai capaian yang berhasil diraih STIP Indonesia. Pada tahun 2026, STIP memperoleh Akreditasi Internasional Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) untuk bidang Engineering Technology and Similarity Named Programs. Selain itu, STIP aktif menjalin kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan maritim dunia, di antaranya World Maritime University (Swedia), Hochschule Flensburg University of Applied Sciences (Jerman), Jimei University (Tiongkok), Korea Maritime and Ocean University, serta berbagai organisasi maritim internasional melalui program pertukaran mahasiswa, dosen, pelatihan internasional, hingga pengembangan kompetensi di bidang dekarbonisasi pelayaran dan antikorupsi maritim.Mengusung tema "Navigating the Future: Seafarers as the Leaders in Maritime Technology and Guardians of the Environment", STIP menegaskan komitmennya dalam menyiapkan perwira transportasi laut yang mampu memimpin transformasi teknologi maritim sekaligus menjadi penjaga keberlanjutan lingkungan.Dengan bertambahnya 1.735 lulusan baru pada tahun ini, Indonesia semakin memperkuat ketersediaan SDM maritim yang profesional dan berdaya saing global. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendukung pertumbuhan industri pelayaran nasional, memperkuat keselamatan pelayaran, serta menjawab kebutuhan tenaga profesional di tengah transformasi menuju industri maritim yang lebih digital, efisien, dan ramah lingkungan.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:47 WIT
Langkah Tegas Demi Masa Depan Papua: 5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Di balik keindahan alam Papua, terdapat tantangan yang dapat mengancam masa depan generasi mudanya. Salah satunya adalah penyalahgunaan narkotika yang berpotensi merusak kesehatan, memutus harapan, dan menghambat lahirnya generasi Papua yang kuat. Berangkat dari kepedulian tersebut, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil menemukan 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (13/07/2026).Pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan informasi di lapangan. Dengan menempuh medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, dan akses yang sulit dijangkau, personel melaksanakan pengintaian serta penguasaan wilayah untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi area penanaman.Setelah tiba di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, dan pengamanan terhadap sekitar 5.000 batang tanaman ganja sebagai barang bukti. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Temuan tersebut berasal dari dua patroli keamanan yang dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai tindak lanjut pengembangan informasi di lapangan. Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi.Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang tersebut. Penanganan perkara dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan semata-mata tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang melindungi masyarakat Papua dari ancaman yang dapat merusak masa depan generasi mudanya.“Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.Di balik keberhasilan pengungkapan ini tersimpan harapan agar semakin banyak anak dan generasi muda Papua terhindar dari bahaya narkotika. Melalui langkah-langkah preventif, penegakan hukum, dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, Koops TNI Habema terus berupaya menghadirkan rasa aman sekaligus menjaga masa depan Papua. Bagi Koops TNI Habema, menjaga Papua tidak hanya berarti melindungi wilayahnya, tetapi juga memastikan setiap generasi memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menatap masa depan dengan penuh harapan.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:37 WIT
"Hentikan Omong-Omong!" KPKM Mimika Desak Pesawat Rp85,8 Miliar Segera Terbang
Papuanewsonline.com, Mimika – Komunitas Pemuda Kei KPKM Kabupaten Mimika melontarkan kritik keras kepada Pemerintah Daerah. Mereka menuntut Plt. Kepala Dinas Perhubungan Mimika menghentikan pernyataan kosong dan segera mengoperasikan pesawat Cessna Grand Caravan serta helikopter Airbus H125 senilai Rp85,8 miliar.Ketua KPKM Mimika, Edoardus Rahawadan, menilai publik sudah muak dengan janji. Menurutnya aset yang dibeli dari APBD 2015-2022 itu hanya terparkir tanpa manfaat selama bertahun-tahun."Cukup! Kami tidak butuh pernyataan indah atau jualan narasi di media. Kami tidak butuh janji, kami butuh pesawat yang terbang melayani masyarakat. Berhenti melakukan penipuan publik seolah-olah Pemda sedang bekerja keras, padahal kenyataannya aset miliaran rupiah uang rakyat hanya terparkir diam tanpa manfaat nyata selama bertahun-tahun," tegas Edoardus dalam rilis tertulis kepada papuanewsonline.com, Kamis 16 Juli 2026.6 TAHUN MANGKRAK DI HANGARBerdasarkan data KPK Mimika, pesawat Cessna Grand Caravan C208B EX sudah 6 tahun tidak beroperasi. Sementara helikopter Airbus H125 sekitar 5 tahun terparkir di hanggar Bandara Mozes Kilangin.Total anggaran pengadaan kedua armada itu mencapai Rp85,8 miliar. Saat ini kondisi teknisnya disebut memerlukan perbaikan menyeluruh, penggantian komponen, registrasi ulang, dan sertifikasi kelayakan terbang dari Kemenhub.Selain itu, prosesnya masih tersandung piutang kerja sama lama dengan PT Asian One Air sebesar Rp18,8 miliar sejak 2019 yang belum tuntas. Pemda menargetkan armada diaktifkan kembali tahun 2026, namun belum ada jadwal pasti penerbangan perdana maupun kontrak operator resmi.Edoardus mengingatkan, aset itu milik rakyat Mimika. Tugas Pemda adalah mengoperasikan, bukan mengumbar janji seolah baru akan membeli.5 TUNTUTAN UNTUK PEMDAKPK Mimika menyampaikan 5 tuntutan resmi kepada Plt. Kadishub dan Pemda Mimika:1. Hentikan narasi kosong. Ganti dengan laporan kemajuan yang terukur dan dapat diverifikasi masyarakat.2. Bukti nyata. Tunjukkan jadwal perbaikan, lelang operator, izin terbang, dan tanggal pasti armada melayani pedalaman.3. Luruskan status. Uang rakyat sudah dibelanjakan. Kewajiban Pemda memastikan aset berfungsi.4. Selesaikan masalah hukum. Bereskan piutang Rp18,8 miliar agar tidak menghambat operasional.5. Prioritaskan rakyat. Jika sudah laik terbang, gunakan untuk evakuasi medis, logistik, dan pelayanan ke wilayah terisolir, bukan untuk pejabat.Edoardus juga menyoroti sejumlah aturan yang dilanggar, mulai dari UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, hingga PP No. 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.ANCAM LAPOR KE APHDalam penutup, KPK Mimika memberi batas waktu 30 hari kerja. Jika tidak ada kemajuan nyata, mereka akan melaporkan dugaan kelalaian dan penyalahgunaan wewenang ke Inspektorat Daerah, KPK RI, dan Kejaksaan Negeri Timika."Kami tidak menuntut janji yang indah. Kami menuntut pesawat yang terbang melayani saudara-saudara kami di pedalaman Mimika," tutup Edoardus.Hingga berita ini ditayangkan, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan tersebut.Penulis: HendrikEditor: OF
16 Jul 2026, 19:33 WIT
Groundbreaking PSN Resmi Dimulai, Kapolda Maluku Sambut Kedatangan Para Menteri dan Investor
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Tahapan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela resmi dimulai di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Kamis (16/7/2026). Sebagai salah satu proyek energi terbesar dan paling strategis di Indonesia, pelaksanaan agenda nasional tersebut mendapat pengamanan maksimal dari Polda Maluku yang bersinergi dengan TNI, Paspampres, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, menyambut langsung kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Dr. Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, serta CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda, bersama jajaran pimpinan perusahaan migas nasional dan internasional yang akan menghadiri rangkaian groundbreaking.Penyambutan dilaksanakan di Base Ops Lanud IG Dewanto dan Bandar Udara Mathilda Batlayeri, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kehadiran para menteri, pimpinan lembaga negara, serta investor global tersebut menandai dimulainya fase penting pembangunan PSN LNG Abadi Masela yang diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama ketahanan energi nasional sekaligus investasi strategis terbesar di kawasan timur Indonesia.Selain Forkopimda Provinsi Maluku, penyambutan turut dihadiri unsur TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta sejumlah pejabat kementerian, BUMN sektor energi, dan mitra strategis lainnya.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan, Polda Maluku telah menyiapkan sistem pengamanan secara menyeluruh melalui pola pengamanan berlapis untuk menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan pejabat negara, investor, jalur pergerakan rombongan, lokasi akomodasi, objek vital nasional, hingga kawasan pelaksanaan groundbreaking."Groundbreaking LNG Abadi Masela merupakan agenda strategis nasional yang memiliki arti sangat penting bagi masa depan ketahanan energi Indonesia sekaligus pembangunan Provinsi Maluku. Karena itu, kami memastikan seluruh personel pengamanan telah menempati titik-titik strategis sesuai rencana operasi yang telah disusun. Seluruh unsur pengamanan bekerja secara terpadu bersama TNI, Paspampres, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memberikan jaminan keamanan bagi seluruh pejabat negara, tamu VVIP, investor, maupun masyarakat," tegas Kapolda.Menurut Kapolda, pengamanan tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, tetapi juga mengedepankan deteksi dini, pengamanan objek vital, pengamanan jalur distribusi, pengawasan potensi gangguan keamanan, serta koordinasi lintas sektoral guna memastikan seluruh agenda negara berlangsung aman, tertib, dan tanpa hambatan."Keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan investasi. Oleh karena itu, Polri berkomitmen menghadirkan situasi kamtibmas yang kondusif agar seluruh tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela berjalan lancar, memberikan kepastian bagi investor, sekaligus membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional," ujar Kapolda.Ia menambahkan, proyek LNG Abadi Masela memiliki arti strategis tidak hanya bagi Provinsi Maluku, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan produksi gas bumi, menarik investasi bernilai besar, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri energi global.Kapolda menegaskan, Polda Maluku akan terus mengawal seluruh tahapan pembangunan proyek tersebut melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan, sehingga tercipta kepastian hukum dan keamanan yang mendukung iklim investasi nasional.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa pengamanan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dilaksanakan melalui operasi yang melibatkan seluruh fungsi kepolisian dengan dukungan penuh TNI, Paspampres, pemerintah daerah, SKK Migas, serta seluruh pemangku kepentingan.Polda Maluku telah menyiapkan pengamanan secara terpadu mulai dari kedatangan pejabat negara, pengamanan jalur, lokasi kegiatan, hingga objek-objek vital yang menjadi bagian dari rangkaian Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela. Seluruh personel bekerja secara profesional, presisi, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar Rositah.Menurutnya, keberhasilan pengamanan agenda nasional tersebut menjadi bukti kuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program prioritas pemerintah."Polri berkomitmen mengawal setiap tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional sebagai bagian dari upaya menciptakan kepastian keamanan bagi investasi. Keamanan yang kondusif akan menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Maluku dan kawasan timur Indonesia," tutup Kabid Humas.Seluruh rangkaian penyambutan pejabat negara, investor, dan tamu VVIP berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan tersebut menjadi cerminan kuatnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela, yang diharapkan menjadi tonggak baru penguatan ketahanan energi, peningkatan investasi, dan percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. PNO-12
16 Jul 2026, 18:29 WIT
Pilihan Redaksi
Dukung Pesonas II NTT, Special Olympics Indonesia Gelar Charity Night
Papuanewsonline.com, Jakarta – Special Olympics Indonesia (SOIna) menggelar Charity Night sebagai bentuk dukungan terhadap atlet disabilitas intelektual yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional Special Olympics (Pesonas) II di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 13–18 Oktober 2026 serta Special Olympics World Summer Games (SOWG) di Santiago, Chile, pada 16–24 Oktober 2027. Kegiatan ini digelar untuk menghimpun dana guna mendukung sebanyak mungkin atlet dapat mengikuti kedua ajang tersebut.Acara yang berlangsung di Gedung Aneka Bakti, Kementerian Sosial RI, Jakarta, Rabu (15/7/2026), dihadiri Wakil Menteri HAM Mugiyanto, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, delegasi Lions Club Indonesia, kalangan pengusaha, serta para filantropis.Ketua Umum PP SOIna, Warsito, menjelaskan bahwa kepedulian terhadap atlet disabilitas intelektual merupakan wujud nyata terbangunnya masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas intelektual. Menurutnya, SOIna meyakini setiap individu memiliki potensi untuk berkembang, berprestasi, dan menginspirasi melalui olahraga yang juga membangun rasa percaya diri, kemandirian, persahabatan, serta semangat untuk menjadi bagian aktif dalam kehidupan bermasyarakat.Warsito menegaskan bahwa Charity Night bukan sekadar kegiatan penggalangan dana, tetapi juga ajakan kepada masyarakat untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi para atlet SOIna agar dapat terus berlatih, berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. "Setiap dukungan yang diberikan, sekecil apa pun, akan menjadi investasi bagi masa depan para atlet kami. Bantuan tersebut akan menghadirkan lebih banyak senyuman, harapan, dan kesempatan bagi mereka untuk mewujudkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi," jelas Warsito.Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyebut Charity Night sebagai bentuk keberpihakan nyata agar tidak ada satu pun anak bangsa yang kehilangan kesempatan. Menurutnya, tema "Beri Sayap untuk Mimpi Tanpa Batas" bukan sekadar rangkaian kata, melainkan panggilan moral karena mimpi tidak pernah mengenal disabilitas. "Yang sering membatasi mimpi justru adalah kurangnya kesempatan, kurangnya dukungan, dan kurangnya kepedulian kita sebagai masyarakat untuk membuka jalan," tegas Melkiades.Ia menambahkan, kepercayaan menjadikan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah Pesonas II merupakan kehormatan sekaligus amanah yang disambut dengan penuh syukur dan tanggung jawab. Menurutnya, Pesonas II menjadi bukti bahwa Indonesia bergerak menuju masyarakat yang inklusif, yang melihat kemampuan sebelum keterbatasan, serta membuka ruang bagi setiap warga untuk berkembang. "Kami percaya bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi atau pembangunan infrastruktur, tetapi juga kemampuan menghadirkan ruang yang setara bagi setiap warga negara untuk hidup, berkarya, dan berprestasi," tegas Melkiades.Ketua Panitia Charity Night, Gatot Prihandono, mengatakan kegiatan ini dirangkaikan dengan penyematan PIN Sahabat SOIna, penampilan cabang olahraga dance sport "Tarian Ondel-Ondel", tari "This is Me", penampilan Sanggar Pelita Monas, permainan biola atlet SOIna, hingga lelang lukisan karya atlet SOIna dan kain tenun khas NTT yang dipandu Raldy Doy. "Kami berharap dengan penyelenggaraan Charity Night ini bisa menghimpun dana yang seluruh hasil lelang dan dana yang terhimpun akan disalurkan untuk membiayai keikutsertaan altlet special olympic dalam Pesonas II NTT dan SOWG Chile pada tahun 2027."Menurut Gatot, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi dunia usaha dan korporasi untuk menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan yang inklusif melalui tanggung jawab sosial perusahaan. "Berbagai bentuk donasi ini bukan selesai begitu saja tapi merupakan investasi sosial untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak disabilitas intelektual untuk menunjukkan talenta dan itu merupakan fondasi masyarakat yang jauh lebih kuat, berempati, dan tangguh di masa depan," tuturnya.Sementara itu, Sekretaris Panitia Charity Night, Ine Kharisma, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi publik mengenai pentingnya penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas. Menurutnya, Pesonas II yang akan diikuti 1.368 peserta dari 23 provinsi akan mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni atletik, bocce, sepak bola, renang, bulu tangkis, tenis meja, dan senam ritmik. Atlet berprestasi dari ajang tersebut akan menjadi dasar seleksi menuju Special Olympics World Summer Games Santiago 2027 yang diikuti sekitar 6.000 atlet dari 170 negara, dengan Indonesia memperoleh kuota sebanyak 69 delegasi.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:57 WIT
Angel Awom, Putri Papua Tengah Siap Bersaing Di Miss Bintang Indonesia Junior
Papuanewsonline.com, Mimika – Kabar membanggakan datang dari bumi Cenderawasih. Seorang putri berbakat asal Papua Tengah, Angel Awom, telah terpilih untuk mewakili daerahnya di ajang bergengsi nasional, Miss Bintang Indonesia Junior. Kepercayaan ini menjadi kehormatan sekaligus bukti nyata bahwa potensi dan pesona anak-anak muda Papua mampu bersinar di kancah yang lebih luas.Angel Awom membawa harapan dan doa seluruh masyarakat Papua Tengah untuk tampil memukau di tingkat nasional. Ia tidak hanya membawa nama baik pribadi, melainkan juga memperkenalkan kekayaan budaya, keindahan alam, serta semangat pemuda yang tumbuh kuat di wilayahnya. Kehadirannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus bermimpi dan berusaha mewujudkannya.Persiapan matang telah dilakukan Angel guna mempersiapkan diri menghadapi para peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Ia bertekad menampilkan karakter yang ramah, cerdas, dan berwibawa, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang tumbuh di lingkungan masyarakat Papua Tengah. Semangat ini menjadi bekal berharga dalam mengarungi persaingan yang positif dan sehat.Seluruh elemen masyarakat, pemuda, hingga tokoh-tokoh daerah menyampaikan dukungan dan harapan terbaik bagi Angel. Mereka percaya bahwa dengan pembawaan yang tenang dan kemampuan yang dimiliki, Angel mampu mengharumkan nama daerah dan membawa pulang hasil terbaik bagi Papua Tengah yang kita cintai bersama.Langkah Angel Awom ini membuktikan bahwa di mana pun kita berada, bakat dan tekad yang kuat akan membawa kita menuju kesuksesan. Semoga Angel tampil percaya diri, menebar kebaikan, dan menjadikan pengalaman ini sebagai awal perjalanan gemilang bagi masa depan yang cerah.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:52 WIT
Hadapi Era Green Shipping, STIP Cetak 1.735 SDM Maritim Berdaya Saing Global
Papuanewsonline.com, Jakarta – Industri pelayaran dunia tengah mengalami transformasi besar. Digitalisasi kapal, otomatisasi sistem navigasi, penerapan teknologi rendah emisi, hingga target dekarbonisasi menuntut lahirnya sumber daya manusia maritim yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menjawab tantangan keberlanjutan.Menjawab kebutuhan tersebut, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Indonesia meluluskan dan melepas 1.735 sumber daya manusia maritim di Jakarta, Kamis (16/7/2026). Lulusan terdiri atas 361 lulusan Program Diploma IV dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) serta 1.374 peserta Program Diklat Peningkatan Ahli Nautika dan Ahli Teknika Tingkat I sampai V. Para lulusan tersebut dipersiapkan untuk mengisi kebutuhan industri pelayaran nasional maupun internasional yang terus berkembang.Mewakili Menteri Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan bahwa perubahan lanskap industri pelayaran global menuntut hadirnya SDM yang mampu menguasai teknologi sekaligus menjunjung tinggi keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan."Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Di tengah pesatnya transformasi industri pelayaran global, mulai dari digitalisasi, pemanfaatan teknologi cerdas, peningkatan standar keselamatan, hingga penerapan efisiensi energi dan perlindungan lingkungan, sektor maritim dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, lulusan STIP harus mampu menjadi insan maritim yang profesional, adaptif, dan memiliki daya saing global," ujarnya.Ia menambahkan, penguatan kualitas SDM merupakan faktor strategis dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia. Untuk itu, pemerintah terus mendorong pengembangan pendidikan dan pelatihan maritim yang selaras dengan kebutuhan industri melalui pembaruan kurikulum, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi yang erat dengan dunia usaha dan dunia industri.Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Suharto, menegaskan bahwa transformasi sektor transportasi hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi perubahan."BPSDMP terus melakukan transformasi pendidikan vokasi transportasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mendorong keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan sektor transportasi. Penguatan kompetensi, karakter, serta kolaborasi dengan mitra industri dan institusi internasional akan terus menjadi prioritas kami dalam membangun SDM transportasi Indonesia yang berdaya saing global," katanya.Sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Perhubungan, STIP Indonesia telah menerapkan sistem pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada pencapaian kompetensi lulusan sesuai kebutuhan industri. Taruna tidak hanya memperoleh pembelajaran di kelas, tetapi juga menjalani praktik di simulator, laboratorium, praktik berlayar di kapal niaga, hingga magang di perusahaan pelayaran dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).Ketua STIP Indonesia, Tri Cahyadi, mengatakan bahwa perubahan kebutuhan industri menjadi dasar utama dalam penyusunan sistem pembelajaran di STIP."Industri pelayaran membutuhkan SDM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memahami standar internasional, sekaligus memiliki karakter dan integritas yang kuat. Karena itu, STIP terus memperkuat proses pembelajaran melalui pendekatan Outcome-Based Education, peningkatan kualitas praktik, serta memperluas kerja sama internasional agar lulusan memiliki pengalaman dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja," ujarnya.Komitmen tersebut tercermin dari berbagai capaian yang berhasil diraih STIP Indonesia. Pada tahun 2026, STIP memperoleh Akreditasi Internasional Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) untuk bidang Engineering Technology and Similarity Named Programs. Selain itu, STIP aktif menjalin kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan maritim dunia, di antaranya World Maritime University (Swedia), Hochschule Flensburg University of Applied Sciences (Jerman), Jimei University (Tiongkok), Korea Maritime and Ocean University, serta berbagai organisasi maritim internasional melalui program pertukaran mahasiswa, dosen, pelatihan internasional, hingga pengembangan kompetensi di bidang dekarbonisasi pelayaran dan antikorupsi maritim.Mengusung tema "Navigating the Future: Seafarers as the Leaders in Maritime Technology and Guardians of the Environment", STIP menegaskan komitmennya dalam menyiapkan perwira transportasi laut yang mampu memimpin transformasi teknologi maritim sekaligus menjadi penjaga keberlanjutan lingkungan.Dengan bertambahnya 1.735 lulusan baru pada tahun ini, Indonesia semakin memperkuat ketersediaan SDM maritim yang profesional dan berdaya saing global. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendukung pertumbuhan industri pelayaran nasional, memperkuat keselamatan pelayaran, serta menjawab kebutuhan tenaga profesional di tengah transformasi menuju industri maritim yang lebih digital, efisien, dan ramah lingkungan.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:47 WIT
Langkah Tegas Demi Masa Depan Papua: 5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Di balik keindahan alam Papua, terdapat tantangan yang dapat mengancam masa depan generasi mudanya. Salah satunya adalah penyalahgunaan narkotika yang berpotensi merusak kesehatan, memutus harapan, dan menghambat lahirnya generasi Papua yang kuat. Berangkat dari kepedulian tersebut, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil menemukan 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (13/07/2026).Pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan informasi di lapangan. Dengan menempuh medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, dan akses yang sulit dijangkau, personel melaksanakan pengintaian serta penguasaan wilayah untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi area penanaman.Setelah tiba di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, dan pengamanan terhadap sekitar 5.000 batang tanaman ganja sebagai barang bukti. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Temuan tersebut berasal dari dua patroli keamanan yang dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai tindak lanjut pengembangan informasi di lapangan. Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi.Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang tersebut. Penanganan perkara dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan semata-mata tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang melindungi masyarakat Papua dari ancaman yang dapat merusak masa depan generasi mudanya.“Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.Di balik keberhasilan pengungkapan ini tersimpan harapan agar semakin banyak anak dan generasi muda Papua terhindar dari bahaya narkotika. Melalui langkah-langkah preventif, penegakan hukum, dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, Koops TNI Habema terus berupaya menghadirkan rasa aman sekaligus menjaga masa depan Papua. Bagi Koops TNI Habema, menjaga Papua tidak hanya berarti melindungi wilayahnya, tetapi juga memastikan setiap generasi memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menatap masa depan dengan penuh harapan.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:37 WIT
"Hentikan Omong-Omong!" KPKM Mimika Desak Pesawat Rp85,8 Miliar Segera Terbang
Papuanewsonline.com, Mimika – Komunitas Pemuda Kei KPKM Kabupaten Mimika melontarkan kritik keras kepada Pemerintah Daerah. Mereka menuntut Plt. Kepala Dinas Perhubungan Mimika menghentikan pernyataan kosong dan segera mengoperasikan pesawat Cessna Grand Caravan serta helikopter Airbus H125 senilai Rp85,8 miliar.Ketua KPKM Mimika, Edoardus Rahawadan, menilai publik sudah muak dengan janji. Menurutnya aset yang dibeli dari APBD 2015-2022 itu hanya terparkir tanpa manfaat selama bertahun-tahun."Cukup! Kami tidak butuh pernyataan indah atau jualan narasi di media. Kami tidak butuh janji, kami butuh pesawat yang terbang melayani masyarakat. Berhenti melakukan penipuan publik seolah-olah Pemda sedang bekerja keras, padahal kenyataannya aset miliaran rupiah uang rakyat hanya terparkir diam tanpa manfaat nyata selama bertahun-tahun," tegas Edoardus dalam rilis tertulis kepada papuanewsonline.com, Kamis 16 Juli 2026.6 TAHUN MANGKRAK DI HANGARBerdasarkan data KPK Mimika, pesawat Cessna Grand Caravan C208B EX sudah 6 tahun tidak beroperasi. Sementara helikopter Airbus H125 sekitar 5 tahun terparkir di hanggar Bandara Mozes Kilangin.Total anggaran pengadaan kedua armada itu mencapai Rp85,8 miliar. Saat ini kondisi teknisnya disebut memerlukan perbaikan menyeluruh, penggantian komponen, registrasi ulang, dan sertifikasi kelayakan terbang dari Kemenhub.Selain itu, prosesnya masih tersandung piutang kerja sama lama dengan PT Asian One Air sebesar Rp18,8 miliar sejak 2019 yang belum tuntas. Pemda menargetkan armada diaktifkan kembali tahun 2026, namun belum ada jadwal pasti penerbangan perdana maupun kontrak operator resmi.Edoardus mengingatkan, aset itu milik rakyat Mimika. Tugas Pemda adalah mengoperasikan, bukan mengumbar janji seolah baru akan membeli.5 TUNTUTAN UNTUK PEMDAKPK Mimika menyampaikan 5 tuntutan resmi kepada Plt. Kadishub dan Pemda Mimika:1. Hentikan narasi kosong. Ganti dengan laporan kemajuan yang terukur dan dapat diverifikasi masyarakat.2. Bukti nyata. Tunjukkan jadwal perbaikan, lelang operator, izin terbang, dan tanggal pasti armada melayani pedalaman.3. Luruskan status. Uang rakyat sudah dibelanjakan. Kewajiban Pemda memastikan aset berfungsi.4. Selesaikan masalah hukum. Bereskan piutang Rp18,8 miliar agar tidak menghambat operasional.5. Prioritaskan rakyat. Jika sudah laik terbang, gunakan untuk evakuasi medis, logistik, dan pelayanan ke wilayah terisolir, bukan untuk pejabat.Edoardus juga menyoroti sejumlah aturan yang dilanggar, mulai dari UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, hingga PP No. 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.ANCAM LAPOR KE APHDalam penutup, KPK Mimika memberi batas waktu 30 hari kerja. Jika tidak ada kemajuan nyata, mereka akan melaporkan dugaan kelalaian dan penyalahgunaan wewenang ke Inspektorat Daerah, KPK RI, dan Kejaksaan Negeri Timika."Kami tidak menuntut janji yang indah. Kami menuntut pesawat yang terbang melayani saudara-saudara kami di pedalaman Mimika," tutup Edoardus.Hingga berita ini ditayangkan, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan tersebut.Penulis: HendrikEditor: OF
16 Jul 2026, 19:33 WIT
Groundbreaking PSN Resmi Dimulai, Kapolda Maluku Sambut Kedatangan Para Menteri dan Investor
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Tahapan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela resmi dimulai di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Kamis (16/7/2026). Sebagai salah satu proyek energi terbesar dan paling strategis di Indonesia, pelaksanaan agenda nasional tersebut mendapat pengamanan maksimal dari Polda Maluku yang bersinergi dengan TNI, Paspampres, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, menyambut langsung kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Dr. Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, serta CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda, bersama jajaran pimpinan perusahaan migas nasional dan internasional yang akan menghadiri rangkaian groundbreaking.Penyambutan dilaksanakan di Base Ops Lanud IG Dewanto dan Bandar Udara Mathilda Batlayeri, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kehadiran para menteri, pimpinan lembaga negara, serta investor global tersebut menandai dimulainya fase penting pembangunan PSN LNG Abadi Masela yang diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama ketahanan energi nasional sekaligus investasi strategis terbesar di kawasan timur Indonesia.Selain Forkopimda Provinsi Maluku, penyambutan turut dihadiri unsur TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta sejumlah pejabat kementerian, BUMN sektor energi, dan mitra strategis lainnya.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan, Polda Maluku telah menyiapkan sistem pengamanan secara menyeluruh melalui pola pengamanan berlapis untuk menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan pejabat negara, investor, jalur pergerakan rombongan, lokasi akomodasi, objek vital nasional, hingga kawasan pelaksanaan groundbreaking."Groundbreaking LNG Abadi Masela merupakan agenda strategis nasional yang memiliki arti sangat penting bagi masa depan ketahanan energi Indonesia sekaligus pembangunan Provinsi Maluku. Karena itu, kami memastikan seluruh personel pengamanan telah menempati titik-titik strategis sesuai rencana operasi yang telah disusun. Seluruh unsur pengamanan bekerja secara terpadu bersama TNI, Paspampres, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memberikan jaminan keamanan bagi seluruh pejabat negara, tamu VVIP, investor, maupun masyarakat," tegas Kapolda.Menurut Kapolda, pengamanan tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, tetapi juga mengedepankan deteksi dini, pengamanan objek vital, pengamanan jalur distribusi, pengawasan potensi gangguan keamanan, serta koordinasi lintas sektoral guna memastikan seluruh agenda negara berlangsung aman, tertib, dan tanpa hambatan."Keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan investasi. Oleh karena itu, Polri berkomitmen menghadirkan situasi kamtibmas yang kondusif agar seluruh tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela berjalan lancar, memberikan kepastian bagi investor, sekaligus membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional," ujar Kapolda.Ia menambahkan, proyek LNG Abadi Masela memiliki arti strategis tidak hanya bagi Provinsi Maluku, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan produksi gas bumi, menarik investasi bernilai besar, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri energi global.Kapolda menegaskan, Polda Maluku akan terus mengawal seluruh tahapan pembangunan proyek tersebut melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan, sehingga tercipta kepastian hukum dan keamanan yang mendukung iklim investasi nasional.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa pengamanan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dilaksanakan melalui operasi yang melibatkan seluruh fungsi kepolisian dengan dukungan penuh TNI, Paspampres, pemerintah daerah, SKK Migas, serta seluruh pemangku kepentingan.Polda Maluku telah menyiapkan pengamanan secara terpadu mulai dari kedatangan pejabat negara, pengamanan jalur, lokasi kegiatan, hingga objek-objek vital yang menjadi bagian dari rangkaian Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela. Seluruh personel bekerja secara profesional, presisi, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar Rositah.Menurutnya, keberhasilan pengamanan agenda nasional tersebut menjadi bukti kuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program prioritas pemerintah."Polri berkomitmen mengawal setiap tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional sebagai bagian dari upaya menciptakan kepastian keamanan bagi investasi. Keamanan yang kondusif akan menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Maluku dan kawasan timur Indonesia," tutup Kabid Humas.Seluruh rangkaian penyambutan pejabat negara, investor, dan tamu VVIP berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan tersebut menjadi cerminan kuatnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela, yang diharapkan menjadi tonggak baru penguatan ketahanan energi, peningkatan investasi, dan percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. PNO-12
16 Jul 2026, 18:29 WIT
Berita utama
Hukum & Kriminal
Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Tag Berita
Pendidikan & Kesehatan
Lihat semua
Hadapi Era Green Shipping, STIP Cetak 1.735 SDM Maritim Berdaya Saing Global
Papuanewsonline.com, Jakarta – Industri pelayaran dunia tengah mengalami transformasi besar. Digitalisasi kapal, otomatisasi sistem navigasi, penerapan teknologi rendah emisi, hingga target dekarbonisasi menuntut lahirnya sumber daya manusia maritim yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menjawab tantangan keberlanjutan.Menjawab kebutuhan tersebut, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Indonesia meluluskan dan melepas 1.735 sumber daya manusia maritim di Jakarta, Kamis (16/7/2026). Lulusan terdiri atas 361 lulusan Program Diploma IV dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) serta 1.374 peserta Program Diklat Peningkatan Ahli Nautika dan Ahli Teknika Tingkat I sampai V. Para lulusan tersebut dipersiapkan untuk mengisi kebutuhan industri pelayaran nasional maupun internasional yang terus berkembang.Mewakili Menteri Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan bahwa perubahan lanskap industri pelayaran global menuntut hadirnya SDM yang mampu menguasai teknologi sekaligus menjunjung tinggi keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan."Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Di tengah pesatnya transformasi industri pelayaran global, mulai dari digitalisasi, pemanfaatan teknologi cerdas, peningkatan standar keselamatan, hingga penerapan efisiensi energi dan perlindungan lingkungan, sektor maritim dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, lulusan STIP harus mampu menjadi insan maritim yang profesional, adaptif, dan memiliki daya saing global," ujarnya.Ia menambahkan, penguatan kualitas SDM merupakan faktor strategis dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia. Untuk itu, pemerintah terus mendorong pengembangan pendidikan dan pelatihan maritim yang selaras dengan kebutuhan industri melalui pembaruan kurikulum, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi yang erat dengan dunia usaha dan dunia industri.Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP), Suharto, menegaskan bahwa transformasi sektor transportasi hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi perubahan."BPSDMP terus melakukan transformasi pendidikan vokasi transportasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang mendorong keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan sektor transportasi. Penguatan kompetensi, karakter, serta kolaborasi dengan mitra industri dan institusi internasional akan terus menjadi prioritas kami dalam membangun SDM transportasi Indonesia yang berdaya saing global," katanya.Sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Perhubungan, STIP Indonesia telah menerapkan sistem pendidikan berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada pencapaian kompetensi lulusan sesuai kebutuhan industri. Taruna tidak hanya memperoleh pembelajaran di kelas, tetapi juga menjalani praktik di simulator, laboratorium, praktik berlayar di kapal niaga, hingga magang di perusahaan pelayaran dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).Ketua STIP Indonesia, Tri Cahyadi, mengatakan bahwa perubahan kebutuhan industri menjadi dasar utama dalam penyusunan sistem pembelajaran di STIP."Industri pelayaran membutuhkan SDM yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memahami standar internasional, sekaligus memiliki karakter dan integritas yang kuat. Karena itu, STIP terus memperkuat proses pembelajaran melalui pendekatan Outcome-Based Education, peningkatan kualitas praktik, serta memperluas kerja sama internasional agar lulusan memiliki pengalaman dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja," ujarnya.Komitmen tersebut tercermin dari berbagai capaian yang berhasil diraih STIP Indonesia. Pada tahun 2026, STIP memperoleh Akreditasi Internasional Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) untuk bidang Engineering Technology and Similarity Named Programs. Selain itu, STIP aktif menjalin kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan maritim dunia, di antaranya World Maritime University (Swedia), Hochschule Flensburg University of Applied Sciences (Jerman), Jimei University (Tiongkok), Korea Maritime and Ocean University, serta berbagai organisasi maritim internasional melalui program pertukaran mahasiswa, dosen, pelatihan internasional, hingga pengembangan kompetensi di bidang dekarbonisasi pelayaran dan antikorupsi maritim.Mengusung tema "Navigating the Future: Seafarers as the Leaders in Maritime Technology and Guardians of the Environment", STIP menegaskan komitmennya dalam menyiapkan perwira transportasi laut yang mampu memimpin transformasi teknologi maritim sekaligus menjadi penjaga keberlanjutan lingkungan.Dengan bertambahnya 1.735 lulusan baru pada tahun ini, Indonesia semakin memperkuat ketersediaan SDM maritim yang profesional dan berdaya saing global. Kehadiran mereka diharapkan mampu mendukung pertumbuhan industri pelayaran nasional, memperkuat keselamatan pelayaran, serta menjawab kebutuhan tenaga profesional di tengah transformasi menuju industri maritim yang lebih digital, efisien, dan ramah lingkungan.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:47 WIT
Warga Kritik Kinerja Kadisdik Mimika: Jangan Hanya Duduk di Ruangan Ber-AC
Papuanewsonline.com, Timika, – Kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Anton Welerubun, mendapat kritikan dari warga. Kritik tersebut dilayangkan terkait sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan minimnya pengawasan terhadap sekolah-sekolah di Mimika.Warga Mimika, Pogi Welerubun, menilai Kepala Dinas Pendidikan belum maksimal turun ke lapangan untuk melihat langsung persoalan yang terjadi di sekolah. Menurutnya, pejabat pendidikan tidak cukup hanya bekerja dari balik meja."Kepala dinas itu harus jeli, harus turun. Jangan terlalu banyak duduk di dalam ruangan ber-AC lalu berpangku tangan. Turun langsung ke lapangan, lihat," kata Pogi saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Kamis (16/7/2026).Soroti Penerimaan Siswa di SMA Negeri 6 TimikaPogi secara khusus menyoroti proses penerimaan siswa baru di SMA Negeri 6 Timika. Ia menemukan adanya siswa dari luar zona yang diterima, sementara warga yang berdomisili di sekitar Pasar Sentral dan Nayaro justru ditolak."Harusnya didahulukan yang di seputaran situ dulu. Baru bisa terima dari SP 13, SP 12, Mapurujaya. Bukan langsung serobotan saja masuk. Itu kepala dinas harus lihat hal-hal seperti begitu," ujarnya.Ia khawatir, jika Dinas Pendidikan berdiam diri, proses penerimaan siswa rawan terjadi praktik kolusi dan pungutan liar."Kalau dibiarkan, penerimaan bisa berdasarkan kedekatan atau uang," kata dia.Antrean Formulir dan Dugaan PungutanSelain masalah zonasi, Pogi juga menyoroti proses pembagian formulir pendaftaran yang dinilai tidak tertib dan tidak transparan.Menurutnya, orang tua siswa harus mengantre sejak pukul 04.00 WIT tanpa adanya sistem nomor antrean yang jelas."Guru-guru bagi formulir itu kadang lihat orang, keluarganya, baru dia kasih. Sementara orang antre dari jam 4 pagi sampai jam 9 lewat untuk dapat formulir. Itu rebutan seperti orang rebutan sembako. Tidak dibikin nomor antrean," tuturnya.Pogi juga menyinggung masih adanya dugaan pungutan biaya pendaftaran, padahal Pemerintah Kabupaten Mimika telah mencanangkan program sekolah gratis."Selama ini mungkin ada keluhan-keluhan dari sekolah-sekolah. Masalah pendidikan, ada yang gratis, ada yang masih dibayar dengan pungutan-pungutan seperti daftar mesti dibayar," tegasnya.Ia berharap Kepala Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan turun langsung memantau kondisi sekolah agar sistem pendidikan di Mimika berjalan adil dan transparan.Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Anton Welerubun, belum berhasil dikonfirmasi.Penulis: HendrikEditor. : Gf
16 Jul 2026, 14:51 WIT
Seperti Apa Pergaulan Anak di Boarding School? Ini Faktanya
Papuanewsonline.com, Mimika - “Pergaulan di asrama seperti apa?”, pertanyaan yang hampir pasti ditanyakan setiap orang tua yang mempertimbangkan boarding school. Jawabannya bergantung pada sistem sekolah. Di boarding school yang baik, pergaulan didesain: teman sekamar dirotasi, konflik dimediasi, dan aktivitas bersama membangun ikatan yang sehat. Untuk lebih detailnya, Anda bisa baca penjelasannya di artikel ini. Pertanyaan Paling Sering: Bagaimana Pergaulan di Asrama?Pengertian boarding school selama ini selalu erat stigmanya dengan sistem yang teratur dan aman bagi siswa. Tidak heran jika pergaulan juga menjadi concern ketika anak sekolah. Apalagi di beberapa asrama bisa terjadi perundungan yang akhirnya memberikan kejadian traumatis bagi siswa. Tetapi, perlu ditekankan, “tidak semua sekolah”, melainkan hanya “beberapa sekolah yang sistem pendidikannya tidak terkontrol dengan baik”. Berbeda dengan sistem asrama di Boarding School yang justru sistem pengawasan dilakukan oleh pembina asrama dan pembina akademik hingga 24 jam. Dengan begitu, anak tetap terkontrol dan bila terjadi konflik, bisa segera dimediasi oleh pembina asrama maupun guru di sekolah. Sistem yang Membentuk Pergaulan PositifBanyak sistem dan kegiatan di asrama yang tanpa disadari sebenarnya dapat membentuk pergaulan positif antar sesama, misalnya:1. Rotasi Teman SekamarSetiap 3 atau 6 bulan sekali, setidaknya harus ada rotasi kamar, agar siswa tidak berteman dengan orang yang sama dalam setiap periode. Ini juga mengajarkan mereka agar bisa beradaptasi dengan berbagai karakter sebelum menghadapi dunia luar. Secara tidak langsung, tentunya akan memperluas relasi sosial siswa. 2. Kegiatan Bersama: Olahraga, Ibadah, Study GroupIbadah tidak hanya berupa kegiatan spiritual biasa, namun dibaliknya ada momen kebersamaan terutama jika dijalankan bersama-sama. Begitu juga dengan kegiatan lainnya seperti olahraga dan study group. Interaksi yang terjadi jauh lebih positif dan juga terjaga. 3. Peran Pembina dalam Mediasi KonflikSecara teknis, pembina juga bertanggungjawab menjadi penengah dan pembimbing siswa terutama ketika terjadi konflik antar siswa. Pembina akan mengarahkan penyelesaian dengan cara baik-baik dan menjadikannya sebagai pembelajaran agar tidak terulang kembali. Nilai yang Tumbuh dari Kehidupan KomunalHidup bersama dalam 24 jam memang bukan hal yang mudah, terutama menghadapi orang dengan karakter berbeda. Namun, bukan soal itu, melainkan kita harus melihat nilai-nilai yang tumbuh setelah kebersamaan tersebut. Toleransi, Empati, dan Kerja SamaContohnya, toleransi, empat, dan kerjasama. Karena hidup dengan latar belakang dan kebiasaan berbeda, maka kita akan belajar untuk menerima dan menghargai perbedaan tersebut. Artinya, mengajarkan kita untuk bersikap toleransi. Begitu juga ketika teman merasa kesulitan, siswa akan belajar untuk memahami perasaannya atau bersikap empati dan membantu mereka. Dengan kebersamaan yang dilakukan setiap harinya, maka tumbuhlah sikap tanggung jawab dan mengutamakan kepentingan bersama daripada pribadi.Contoh: Kehidupan Sosial di SMA DwiwarnaNah, contoh kehidupan sosial di SMA Dwiwarna kurang lebih hampir sama dengan penjelasan sebelumnya. Sekolah ini juga menjalankan rangkaian kegiatan bersama-sama, mulai dari ibadah bersama di masjid, belajar kelompok di asrama, kegiatan keolahragaan, hingga keterlibatan pembina sebagai orang tua kedua di asrama. Rutinitas harian yang dilakukan siswa bersama-sama di asrama seperti piket harian, jadwal harian, makan bersama, dan kegiatan lainnya juga membentuk rasa kebersamaan dan rasa tanggung jawab sosial yang sangat kuat. Kegiatan bareng siswa di asrama bisa dilihat di TikTok @smadwiwarna, sedangkan cerita kehidupan asrama melalui Instagram @sma_dwiwarna.Tanda Boarding School dengan Lingkungan Sosial yang SehatMenilai lingkungan sosial itu sehat atau tidaknya bisa dinilai dari hubungan siswa dan pembina yang lebih terbuka, tidak ada kelompok yang mendominasi/ mengucilkan satu sama lain, siswa mudah beradaptasi, siswa diajarkan cara menyelesaikan masalah dengan baik-baik, banyak kegiatan positif, suasana belajar selalu kondusif dan tetap suportif meski tengah berkompetisi, interaksi antara siswa sangat natural, dan siswa terlihat sangat percaya diri dan aktif untuk berteman dengan siapa saja. Oleh karena itu, bagi orang tua, sebelum menentukan pilihan sekolah, memahami pengertian boarding school sangat penting agar tahu bedanya dengan sekolah reguler. Perlu dicatat juga, bahwa sistem boarding school yang baik tentu akan menjaga pergaulan siswa-siswanya selama di sekolah. Sebab itu, orang tua harus riset mendalam lagi terkait sekolah tujuannya. Untuk informasi seputar SMA Dwiwarna, Anda bisa mengunjungi laman resmi websitenya.Editor: OF
15 Jul 2026, 13:27 WIT
Mimika Miliki Payung Hukum Air Bersih: Draf Ranperda Diserahkan UNICEF, Jamin Layanan Berkelanjutan
Papuanewsonline.com, Mimika - Sebuah tonggak sejarah baru terukir di lantai dua Kantor Pusat Pemerintahan Mimika, Selasa pagi. Pemerintah Kabupaten Mimika secara resmi menerima penyerahan draf Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah dari UNICEF Papua. Langkah krusial ini menjadi kunci masa depan layanan air bersih dan sanitasi bagi ratusan ribu warga, sekaligus melengkapi pengelolaan infrastruktur yang selama ini dibangun PT Freeport Indonesia dan jaringan PDAM yang melayani 14 ribu sambungan, namun belum memiliki landasan hukum yang jelas. (14/7/26) Kegiatan penting ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, jajaran pimpinan daerah, Ketua BAPEMPERDA DPRK Mimika Iwan Anwar, perwakilan UNICEF Papua, PT Freeport Indonesia, serta berbagai mitra pembangunan. Selama enam bulan terakhir, sejak Januari 2026, penyusunan draf ini dilakukan melalui diskusi mendalam, konsultasi dengan lima direktorat di berbagai kementerian terkait, serta melibatkan partisipasi masyarakat guna memastikan aturan yang dihasilkan kuat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.Perwakilan UNICEF Papua, Reza, menegaskan bahwa air bersih dan sanitasi adalah hak asasi manusia yang diakui dunia internasional.“Infrastruktur saja tak cukup, layanan ini ibarat tubuh yang butuh tulang, ia butuh regulasi, kelembagaan yang jelas, dan sistem pendanaan yang kuat agar tetap hidup dan bermanfaat selamanya,” ujarnya. Draf ini disusun agar Mimika memiliki landasan yang setara dengan kota-kota maju di Indonesia, sehingga pengelolaan air dapat berjalan secara profesional dan mandiri.Wakil Bupati Emanuel Kemong menyambut langkah ini dengan penuh antusiasme, menekankan pentingnya sinergi semua pihak demi mewujudkan Mimika yang sehat dan bersih. Sementara itu, Ketua BAPEMPERDA Iwan Anwar menegaskan keseriusan DPRK untuk segera membahas dan mengesahkan draf ini tahun ini juga, meskipun padat agenda. Ia menyoroti kondisi sumur yang mulai tercemar di beberapa wilayah, serta menekankan agar lembaga pengelola nantinya dikelola oleh putra daerah yang berkompeten demi menjaga kepentingan warga selamanya.Penyerahan dokumen ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan langkah nyata menjamin masa depan warga. Dengan payung hukum yang kokoh, kekayaan sumber daya alam Mimika kini disertai pula jaminan pelayanan dasar yang layak, beradab, dan dapat dinikmati oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang secara berkelanjutan.Penulis: JidEditor: OF
15 Jul 2026, 09:05 WIT
Resmi Dibuka! MTQ I Papua Tengah di Mimika, Lahirkan Generasi Qurani & Perkuat Persatuan
Papuanewsonline.com, Mimika – Musabaqah Tilawatil Quran Pertama Tingkat Provinsi Papua Tengah resmi dibuka secara megah di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (14/7/2026). Ajang bersejarah ini berlangsung selama tiga hari hingga 16 Juli 2026, dibuka secara simbolis oleh Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Ukkas didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong serta para pemimpin daerah. Kegiatan perdana ini diikuti kafilah dari tujuh kabupaten: Mimika, Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Puncak, dan Puncak Jaya.Mengusung tema “Al-Quran di Hati, Harmoni di Bumi”, MTQ ini bukan sekadar perlombaan, melainkan upaya membangun karakter berlandaskan nilai luhur serta menjaring qari dan qoriah terbaik untuk mewakili daerah di ajang nasional bulan September mendatang.Berbagai cabang dipertandingkan, mulai dari seni baca Al-Quran, hafalan, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah. Semangat kegiatan ini selaras dengan semboyan Mimika: Eme Neme Yauware, Bersatu Bersaudara Kita Membangun.Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menyambut hangat kehadiran seluruh peserta dan menyebut momentum ini bersejarah bagi Provinsi Papua Tengah. “Ini bukan sekadar lomba, melainkan sarana mempererat persaudaraan dan memperkokoh persatuan. Mari jadikan ajang ini untuk memperkuat kecintaan pada Al-Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan,” ujarnya. Ia berpesan agar peserta berlomba dengan akhlak mulia, dan dewan hakim bekerja secara adil serta transparan.Staf Ahli Gubernur Ukkas menegaskan pembangunan Papua Tengah tidak hanya soal fisik, tetapi juga membangun manusia yang cerdas dan berkarakter. “Nilai Al-Quran tentang keadilan, kasih sayang, dan kedamaian adalah fondasi kerukunan di tengah keberagaman suku dan budaya kita,” tegasnya. Harapannya, semangat luhur ini terus terjaga agar daerah senantiasa aman, damai, dan harmonis menuju masa depan yang cerah.Penulis: JidEditor: OF
15 Jul 2026, 09:02 WIT
Pawai Ta’aruf MTQ I Papua Tengah Dibuka Meriah, Simbol Persatuan Delapan Kabupaten
Papuanewsonline.com, Mimika – Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Emanuel Kemong, secara resmi melepas Pawai Ta’aruf pembuka Musabaqah Tilawatil Qur’an Pertama Tingkat Provinsi Papua Tengah. Acara berlangsung meriah di Lapangan Eks Pasar Swadaya, Selasa (14/7/2026), diikuti kafilah dari delapan kabupaten se-Papua Tengah: Mimika, Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya. Para peserta tampil memadukan busana muslim dan kekayaan busana adat masing-masing daerah.Emanuel menyampaikan selamat datang yang tulus kepada seluruh kafilah, dewan hakim, peserta, dan tamu undangan yang telah hadir di tanah Mimika. Ia menegaskan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ pertama ini adalah amanah besar yang harus dijalankan penuh tanggung jawab. “Kehadiran saudara-saudara kita dari berbagai pelosok menunjukkan kesiapan kita bersama untuk menyatukan hati dalam kasih sayang Al-Qur’an,” ujarnya hangat. Pawai ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol nyata persatuan dan ukhuwah Islamiyah. “Keragaman suku, budaya, dan bahasa bukan penghalang, melainkan kekuatan besar yang dianugerahkan Tuhan untuk kita rawat bersama,” tegas Emanuel. Tema yang diusung, “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Papua Tengah Emas yang Berkeadaban”, mengajak menyelaraskan nilai-nilai suci Al-Qur’an dengan kearifan lokal masyarakat Papua yang menjunjung persaudaraan dan gotong royong.Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan semangat, tertib, dan menjaga kebersihan serta ketertiban. Selain lomba, masyarakat juga diajak mendukung perekonomian lokal dengan berkunjung ke stan UMKM yang telah disiapkan di lokasi acara. Terima kasih setinggi-tingginya disampaikan kepada LPTQ, Kementerian Agama, aparat keamanan, relawan, dan seluruh pihak yang bekerja keras menyukseskan acara agung ini.Penulis: JidEditor: OF
14 Jul 2026, 17:05 WIT
Seni & Budaya
Lihat semua
Angel Awom, Putri Papua Tengah Siap Bersaing Di Miss Bintang Indonesia Junior
Papuanewsonline.com, Mimika – Kabar membanggakan datang dari bumi Cenderawasih. Seorang putri berbakat asal Papua Tengah, Angel Awom, telah terpilih untuk mewakili daerahnya di ajang bergengsi nasional, Miss Bintang Indonesia Junior. Kepercayaan ini menjadi kehormatan sekaligus bukti nyata bahwa potensi dan pesona anak-anak muda Papua mampu bersinar di kancah yang lebih luas.Angel Awom membawa harapan dan doa seluruh masyarakat Papua Tengah untuk tampil memukau di tingkat nasional. Ia tidak hanya membawa nama baik pribadi, melainkan juga memperkenalkan kekayaan budaya, keindahan alam, serta semangat pemuda yang tumbuh kuat di wilayahnya. Kehadirannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus bermimpi dan berusaha mewujudkannya.Persiapan matang telah dilakukan Angel guna mempersiapkan diri menghadapi para peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Ia bertekad menampilkan karakter yang ramah, cerdas, dan berwibawa, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang tumbuh di lingkungan masyarakat Papua Tengah. Semangat ini menjadi bekal berharga dalam mengarungi persaingan yang positif dan sehat.Seluruh elemen masyarakat, pemuda, hingga tokoh-tokoh daerah menyampaikan dukungan dan harapan terbaik bagi Angel. Mereka percaya bahwa dengan pembawaan yang tenang dan kemampuan yang dimiliki, Angel mampu mengharumkan nama daerah dan membawa pulang hasil terbaik bagi Papua Tengah yang kita cintai bersama.Langkah Angel Awom ini membuktikan bahwa di mana pun kita berada, bakat dan tekad yang kuat akan membawa kita menuju kesuksesan. Semoga Angel tampil percaya diri, menebar kebaikan, dan menjadikan pengalaman ini sebagai awal perjalanan gemilang bagi masa depan yang cerah.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:52 WIT
Terpantau cek sound, Vendetta Rap Siap Guncang Guncang Mimika di Panggung TIFA 2026 Malam Ini
Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana makin meriah menyelimuti rangkaian Timika Festival of Art (TIFA) 2026. Panggung hiburan menjadi pusat perhatian utama, kali ini menghadirkan grup musik yang sangat dinanti masyarakat, khususnya kalangan muda: Vendetta Rap. Penampilan spesial ini akan digelar Sabtu (4/7/2026) di Pelataran Gedung Eme Neme Yauware.Personel grup kini sudah sibuk melakukan pengecekan suara guna memastikan penampilan nanti berjalan maksimal. Kehadiran mereka ditunggu-tunggu untuk membakar semangat dan menghibur ribuan penonton yang hadir.Grup ini dikenal dengan karya yang sarat pesan, penuh semangat, serta mampu menyatukan berbagai kalangan lewat irama khasnya.Pertunjukan ini sejalan dengan tema TIFA 2026 “Tong Satu, Tong Kuat: Bersama Indonesia, Bersama Papua”, yang bertujuan mempererat persaudaraan dan membangun prestasi bersama. Musik menjadi sarana ampuh menyatukan hati masyarakat dari berbagai latar belakang.Penyelenggara mengundang seluruh warga untuk hadir dan menikmati pertunjukan penuh energi ini. Kegiatan bukan sekadar hiburan, melainkan ajang menampilkan potensi seni serta kreativitas yang tumbuh subur di tanah Papua. Acara dibuka untuk umum dan berlangsung mulai pukul 16.00 WIT.Penulis: JidEditor: OF
04 Jul 2026, 13:22 WIT
Ribuan Warga Padati Konser Rima Kebangsaan, GOG Juara Lomba Hip‑Hop Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika - Konser Rima Kebangsaan yang digelar Dewan Pengurus Cabang Barisan Merah Putih Republik Indonesia Kabupaten Mimika sukses menyedot perhatian ribuan warga yang memadati Lapangan Timika Indah pada Rabu (1/7/2026). Meski diguyur hujan deras, antusiasme masyarakat tak luntur dan justru menjadikan suasana semakin meriah serta penuh semangat persaudaraan.Acara menampilkan lomba hip‑hop rap yang diikuti 14 grup lokal, antara lain 4Life, Lil’G, RKH, MCF, Emty Three, Blood AK, Bojoka Music, Arifin Letsoin, J3, LW Rap Production, GOG, East and Rap, Clann Diego, dan Vibe Cartel. Penampilan tamu spesial grup Owl Gank, Star East, serta penyanyi lokal Melati semakin memukau penonton yang hadir.Puncak acara diwarnai momen mengharukan berupa pemotongan kue ulang tahun peringatan Hari Bhayangkara ke‑80 bersama jajaran Forkopimda Mimika. Wakil Kapolsek Mimika Baru, Iptu Iqbal Saleh, menyampaikan apresiasi mendalam dan terkejut dengan kejutan tersebut.“Terima kasih atas dukungan dan kebersamaan ini, acara ini membuat Timika kembali hidup dan ramai,” ucapnya.Ketua DPC Barisan Merah Putih RI Mimika, Panius Kogoya, mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa warga. Ia juga mengumumkan daftar pemenang: Juara 1 GOG (Rp7,5 juta), Juara 2 4Live (Rp5 juta), Juara 3 J3 (Rp3 juta), serta Juara Harapan I MCF, Harapan II RKH, Harapan III Clann Diego masing‑masing Rp2 juta. Gelar Juara Favorit diraih Blood AK lewat lagu andalan “Papteng Zone”.Penulis: JidEditor: OF
02 Jul 2026, 09:41 WIT
Momen Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Panggung Budaya Lokal dan Pembinaan Generasi Muda
Papuanewsonline.com, Ambon – Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Maluku di Lapangan Letkol Chr. Tahapary, Tantui, Ambon, Rabu (1/7/2026), berlangsung semarak dan penuh nuansa budaya. Ribuan masyarakat yang hadir disuguhkan berbagai penampilan menarik, mulai dari tarian adat khas Maluku hingga atraksi Polisi Cilik yang memukau dan mendapat apresiasi dari para tamu undangan.Kegiatan yang dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Pangdam XV/Pattimura, Gubernur Maluku, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.Salah satu penampilan yang menjadi pusat perhatian adalah tarian adat "Maku-Maku", tarian tradisional khas Maluku yang dibawakan secara kolaboratif oleh Remaja Bhayangkara Club Polda Maluku bersama Sanggar Kalesang Maluku.Dengan balutan busana adat Maluku yang berwarna-warni dan iringan musik tradisional yang khas, para penari menampilkan gerakan yang enerjik, harmonis, dan sarat makna persaudaraan dan persatuan. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat dan tamu undangan yang memadati area kegiatan.Tarian Maku-Maku yang dikenal sebagai simbol kebersamaan dan persatuan masyarakat Maluku dinilai selaras dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung penguatan sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta persatuan bangsa.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan bahwa kehadiran unsur budaya lokal dalam peringatan Hari Bhayangkara merupakan bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Maluku."Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan institusi Polri, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa. Karena itu kami menghadirkan budaya lokal sebagai simbol bahwa Polri tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta menghormati nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah," ujar Kapolda.Selain tarian adat, perhatian pengunjung juga tertuju pada penampilan Polisi Cilik (Pocil) SD Negeri 7 Namlea, Kabupaten Buru, yang merupakan binaan Polres Pulau Buru.Puluhan anggota Polisi Cilik tampil penuh percaya diri dengan memperagakan berbagai formasi baris-berbaris yang dikombinasikan dengan gerakan tarian kreatif, disiplin, dan atraktif. Kekompakan serta ketepatan gerakan yang ditunjukkan para Pocil berhasil memukau para tamu undangan dan mengundang tepuk tangan meriah dari masyarakat.Kapolda Maluku menilai penampilan Polisi Cilik tersebut merupakan gambaran keberhasilan pembinaan karakter generasi muda yang dilakukan sejak usia dini melalui kemitraan antara Polri dan dunia pendidikan."Anak-anak adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini. Melalui program Polisi Cilik, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Apa yang ditampilkan hari ini menunjukkan bahwa generasi muda Maluku memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan," kata Kapolda.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku menjelaskan bahwa pelibatan Remaja Bhayangkara Club, Sanggar Kalesang Maluku, dan Polisi Cilik binaan Polres Pulau Buru merupakan bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan budaya dan pembinaan generasi muda."Puncak Hari Bhayangkara ke-80 kami kemas sebagai perayaan rakyat yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran tarian adat Maku-Maku dan Polisi Cilik menjadi simbol bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung pelestarian budaya dan pembangunan karakter generasi muda," ungkap Kabid Humas.Semarak tarian adat Maku-Maku dan penampilan Polisi Cilik SD Negeri 7 Namlea menjadi salah satu atraksi yang paling menyita perhatian dalam rangkaian puncak Hari Bhayangkara ke-80 di Ambon. Keduanya menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya menjaga budaya, memperkuat persaudaraan, serta membangun generasi muda yang disiplin dan berkarakter sebagai fondasi menuju Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera. PNO-12
01 Jul 2026, 21:17 WIT
Rekomendasi Destinasi Wisata di Timika, Cocok untuk Liburan Panjang
Papuanewsonline.com, Mimika –
Menjelang masa liburan panjang, warga Timika dan sekitarnya kini memiliki
beragam pilihan tempat rekreasi yang keindahannya tak kalah menarik
dibandingkan daerah lain. Sebagai ibu kota Kabupaten Mimika, Timika memang
dikenal sebagai kawasan industri dan jasa dengan kehadiran PT Freeport
Indonesia, namun di balik itu tersimpan sejumlah daya tarik wisata alam,
sejarah, budaya, hingga edukasi yang sayang untuk dilewatkan. Bagi pencinta sejarah, Pantai
Keakwa menjadi destinasi wajib. Situs ini menyimpan jejak Perang Dunia II
dengan peninggalan seperti tank, pesawat tempur, meriam, dan mortar bekas
tentara Amerika dan Jepang yang masih terawat baik. Selain nilai sejarahnya,
pantai ini juga dikenal memiliki hasil laut yang melimpah. Sementara itu, Pantai Ipaya yang
merupakan gabungan kawasan Ipiri, Paripi, dan Yaraya menawarkan hamparan pasir
putih luas, serta kesempatan berkeliling laut atau memancing menggunakan perahu
sewaan. Untuk rekreasi keluarga, tersedia
sejumlah tempat seperti Waterboom SP 3 Park, Hokky Swimming Pool, dan Pemandian
Pelangi Kilo 8 yang dilengkapi wahana air, fasilitas istirahat, serta tempat
makan. Pilihan lain adalah Kali Kyura,
yang dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari kota, cocok untuk
bersantai di tengah suasana alami. Tak kalah istimewa, Taman
Nasional Lorentz yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia menjadi taman
nasional terbesar di Asia Tenggara dengan kekayaan flora, fauna, dan budaya
yang masih alami. Bagi yang ingin menikmati
pemandangan, Pantai Kampus Biru menawarkan air laut berwarna kebiruan dan ombak
tenang, sangat pas untuk menyaksikan matahari terbenam. Sementara itu, kawasan
Tambang Grasberg dan Kuala Kencana juga menjadi daya tarik tersendiri. Perlu diketahui, kedua lokasi ini
dikelola secara ketat oleh PT Freeport Indonesia, sehingga kunjungan hanya
dapat dilakukan dengan izin resmi dan pemeriksaan keamanan yang berlaku. Dengan beragam pilihan ini,
liburan panjang di Timika tidak perlu pergi jauh. Setiap tempat memiliki
keunikan tersendiri, mulai dari pesona alam, nilai sejarah, hingga pemandangan
yang menenangkan. Pastikan untuk mematuhi aturan
dan persyaratan kunjungan di setiap lokasi agar perjalanan tetap aman, nyaman,
dan menyenangkan bagi seluruh keluarga. Penulis: Jid
Editor: GF
28 Jun 2026, 16:27 WIT
Kepala Suku Dani Tingginambut Sosialisasikan PSN & Salurkan Sembako
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Kepala Suku Dani Distrik
Tingginambut, Derinus Tabuni, menggelar sosialisasi penguatan Proyek Strategis
Nasional (PSN) yang dirangkai bakti sosial pembagian paket sembako kepada
warga. Kegiatan berlangsung di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya,
Jumat (25/6/2026).Kegiatan dihadiri tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda,
aparatur distrik, serta ratusan warga dari berbagai kampung di Distrik
Tingginambut. Derinus Tabuni bertindak sebagai pemateri sekaligus menyerahkan
bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.Pesan Utama: PSN Dorong Pemerataan & Kesejahteraan
Papua Dalam sambutannya, Derinus Tabuni menyampaikan PSN adalah
instrumen pemerintah untuk pemerataan pembangunan. "Proyek Strategis
Nasional mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta membuka akses
ekonomi dan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Papua,"
ujarnya.Ia menekankan keberhasilan PSN tidak hanya di tangan
pemerintah. "Keberhasilan pelaksanaan PSN tidak hanya bergantung pada
pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh
elemen masyarakat," kata Derinus.Ajak Warga Paham Manfaat & Jaga Keamanan Menurut Derinus, pemahaman manfaat pembangunan penting agar
warga berperan aktif. "Diperlukan pemahaman yang baik mengenai manfaat
pembangunan agar masyarakat dapat berperan dalam menjaga stabilitas keamanan
dan mendukung berbagai program pembangunan di Papua Tengah," tegasnya.Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan dirangkai
pembagian paket sembako. "Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan
beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara tokoh adat dan masyarakat
di Distrik Tingginambut," katanya.Respon Warga: Sambut Baik & Harap Dampak Nyata Masyarakat yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut.
Warga berharap program pembangunan pemerintah berdampak nyata pada
infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat di Kabupaten
Puncak Jaya.Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Tidak ada insiden selama acara berlangsung. Aparat distrik turut hadir memantau
jalannya kegiatan.Momentum Sinergi: Pemerintah-Tokoh Adat-Masyarakat Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi. "Ini
momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat
dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Papua
Tengah," tutup Derinus Tabuni. Penulis: Hendrik
Editor: GF
25 Jun 2026, 19:16 WIT