logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA Pendidikan & Kesehatan Homepage
PMI Pertimbangkan Bantuan Medis untuk Iran, Skema Penyaluran Disiapkan Lewat Jalur Internasional Papuanewsonline.com, Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) tengah mempertimbangkan langkah strategis untuk mengirimkan bantuan kesehatan ke Iran melalui jalur internasional. Wacana ini mencuat setelah adanya permintaan resmi dari pemerintah Iran yang disampaikan melalui perwakilan diplomatiknya di Indonesia.Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam pertemuan bersama Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di Markas PMI, Jakarta Selatan, Rabu (18/3). Pertemuan itu menjadi awal pembahasan serius terkait dukungan kemanusiaan yang dapat diberikan Indonesia.Jusuf Kalla menjelaskan bahwa kondisi sektor kesehatan di Iran saat ini membutuhkan perhatian, terutama dalam hal ketersediaan fasilitas rumah sakit dan pasokan obat-obatan. Oleh karena itu, PMI mulai mengkaji kemungkinan bantuan yang dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.“Seperti biasa, bantuan akan disalurkan melalui PMI ke Palang Merah Internasional (Red Crescent) negara tetangga, seperti Turki, kemudian diteruskan ke Iran untuk masyarakat,” ujar Kalla.Ia menegaskan bahwa mekanisme penyaluran bantuan tidak dilakukan secara langsung oleh pemerintah Indonesia, melainkan melalui jaringan organisasi kemanusiaan internasional. Skema ini dinilai lebih efektif sekaligus memastikan bantuan dapat diterima dengan cepat oleh masyarakat yang membutuhkan.Dalam proses distribusinya, PMI juga mempertimbangkan penggunaan jalur logistik melalui negara-negara terdekat seperti Pakistan atau Turki. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pengiriman sekaligus meminimalkan hambatan distribusi di tengah situasi yang kompleks.Namun demikian, aspek efisiensi biaya juga menjadi perhatian utama. Jusuf Kalla menyebutkan bahwa pengiriman obat langsung dari Indonesia berpotensi menimbulkan biaya tinggi yang tidak sebanding dengan nilai bantuan itu sendiri.“Lebih baik membeli obat di negara terdekat. Pengalaman kami, harga obat di Pakistan bisa setengah lebih murah dibanding di Indonesia,” katanya.Saat ini, PMI masih melakukan perhitungan terkait total kebutuhan bantuan, termasuk jenis obat-obatan dan perlengkapan medis yang diperlukan oleh Iran. Koordinasi lebih lanjut juga akan dilakukan bersama Kementerian Kesehatan untuk memastikan kelancaran teknis penyaluran bantuan. Langkah PMI ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam menjalankan misi kemanusiaan global, khususnya dalam membantu negara yang tengah menghadapi tantangan di sektor kesehatan melalui kerja sama organisasi kemanusiaan internasional. (GF) 19 Mar 2026, 12:08 WIT
KM Gandha Nusantara 17 Mati Mesin di Perairan Maluku Utara, Basarnas Ternate Kerahkan Personel Papuanewsonline.com, Ternate – Sebuah kapal rute Bitung–Ternate dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan Maluku Utara sehingga memicu operasi pencarian dan pertolongan oleh Basarnas Ternate bersama unsur SAR gabungan.Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate dari pihak PELNI Ternate melalui Rudi Arif pada Minggu, 15 Maret 2026.Berdasarkan kronologi kejadian, pada Sabtu 14 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 WIT, KM Gandha Nusantara 17 berlayar dari Bitung menuju Ternate. Namun pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIT kapal dilaporkan mengalami kerusakan mesin saat berada di perairan sekitar Maluku Utara.Pihak kru kapal sempat melakukan upaya perbaikan secara mandiri untuk mengatasi gangguan pada mesin. Namun hingga beberapa waktu kemudian perbaikan tersebut belum berhasil dilakukan sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.Kapten kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak PELNI. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Basarnas Ternate untuk meminta bantuan penanganan melalui operasi SAR.Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate, Ferdinando, mengatakan bahwa pada pukul 12.15 WIT Tim Rescue Kantor SAR Ternate bersama unsur yang terlibat langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata.Di sisi lain, kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi kejadian juga sempat berusaha melakukan penarikan terhadap kapal yang mengalami kerusakan tersebut. Namun upaya tersebut terkendala kondisi gelombang laut yang mencapai sekitar 2,5 hingga 3 meter.Selain itu dilaporkan kapal mengalami kemiringan sekitar 20 derajat sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut oleh tim penyelamat. Hingga saat ini proses evakuasi dan upaya penyelamatan masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, KPLP Ternate, PT PELNI, serta kapal KM Sabuk Nusantara 115. Sementara itu jumlah korban yang berada di kapal dilaporkan sebanyak tujuh orang dan seluruhnya masih dalam proses penanganan oleh tim SAR. (GF) 16 Mar 2026, 21:32 WIT
KEBAKARAN HANGUSKAN TIGA RUMAH DI MIMIKA BARU, SATU ORANG ALAMI LUKA BAKAR Papuanewsonline.com, Timika – Sebuah kebakaran melanda pemukiman warga di Jalan Baru, Gang Pelangi Kasih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, pada Minggu pagi (15/03/26) sekitar pukul 08.50 WIT. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah petakan dan menyebabkan seorang penghuni mengalami luka bakar. Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE, menyampaikan bahwa kerugian materiil diperkirakan mencapai antara Rp600 juta hingga Rp700 juta. "Kami mengucapkan belasungkawa atas kejadian ini dan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui akar penyebabnya," ujarnya.Korban luka bakar diketahui bernama D.R (60 tahun), seorang pensiunan guru yang tinggal di lokasi kejadian.Ia mengalami luka bakar pada bagian kaki kiri dan kanan serta lengan kanan, dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Herlina Timika. Istri korban, V.P (61 tahun), berhasil selamat tanpa luka fisik namun masih mengalami trauma akibat insiden tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran diduga bermula saat D.R hendak menyalakan kompor minyak tanah untuk memasak. Diduga terjadi kebocoran pada tangki bensin sepeda motor yang terparkir sekitar satu meter dari kompor, uap bensin yang menyebar kemudian tersambar api dan memicu ledakan kecil.Korban sempat berusaha mendorong sepeda motor yang terbakar keluar rumah untuk mencegah api menyebar, namun dalam upaya tersebut ia mengalami luka bakar. Warga sekitar segera berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun kobaran cepat merembet ke dua rumah tetangga karena jarak bangunan yang sangat berdekatan. Setelah menerima laporan, personel Polres Mimika bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mimika segera tiba di lokasi dengan empat unit mobil pemadam kebakaran. Petugas PLN juga turut membantu dengan memutus aliran listrik di sekitar lokasi untuk menghindari bahaya tambahan.Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIT setelah dilakukan upaya pemadaman dan pendinginan oleh tim gabungan. Selain tiga rumah yang ludes terbakar, satu unit sepeda motor hangus terbakar dan satu mobil mengalami kerusakan pada kaca depan akibat panas api. Seluruh perabot rumah tangga serta dokumen penting para penghuni tidak dapat diselamatkan. Saat ini Tim Inafis Polres Mimika sedang melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. "Kami menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan bahan bakar dan tidak memarkir kendaraan dekat sumber api. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi dan korban dapat segera pulih dengan baik," pungkas Hempy. Penulis: JidEditor: GF 16 Mar 2026, 08:43 WIT
SEORANG PEMANCING REMAJA TENGGELAM DI DERMAGA PELABUHAN POUMAKO TIMIKA Papuanewsonline.com, Timika – Seorang pemancing ikan bernama Robianus Kehek (18 tahun) dilaporkan tenggelam pada Minggu (15/03/26) subuh sekitar pukul 05.00 WITA di Dermaga Pelabuhan Poumako, Kabupaten Mimika. Korban mulai melakukan aktivitas memancing sejak sekitar pukul 02.00 dini hari sebelum insiden terjadi. Pelaporan kejadian dilakukan oleh Ayub Sesa pada sore hari sekitar pukul 15.25 WITA kepada petugas jaga dermaga SAR Timika.  Menurut keterangan pelapor, saat tengah memancing korban terpeleset dan jatuh ke dalam air. Ada saksi mata yang menyaksikan korban sempat berusaha berenang, namun tidak lama kemudian tidak terlihat lagi di permukaan air. Setelah kejadian terjadi, keluarga korban bersama masyarakat setempat segera melakukan upaya pencarian mandiri untuk menemukan korban. Namun hingga saat pelaporan diterima pihak Basarnas Timika, upaya tersebut belum menghasilkan hasil yang diharapkan.Kepala Kantor SAR Timika I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery, S.E., langsung mengerahkan tim Rescue untuk melakukan pencarian intensif. Tim menggunakan Perahu Karet 25 PK dalam menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian. Langkah ini dilakukan secepat mungkin untuk meningkatkan peluang menemukan korban dengan selamat.Hingga saat berita ini diterbitkan, tim SAR gabungan yang juga dibantu oleh keluarga korban dan masyarakat setempat masih terus melakukan upaya pencarian dengan penuh semangat. Pihak SAR mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berada di sekitar dermaga atau perairan, terutama pada kondisi cuaca dan visibilitas yang terbatas di pagi hari. "Kami akan terus melakukan pencarian hingga korban ditemukan dan dapat segera kembali ke pangkuan keluarga," pungkas Charles Y. Batlajery.Penulis: JidEditor: GF 16 Mar 2026, 08:32 WIT
Pelatihan MoJo Kedubes AS Dorong Jurnalis Muda Kuasai Jurnalisme Digital Papuanewsonline.com, Jakarta – Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta menyelenggarakan pelatihan Mobile Journalism (MoJo) pada Jumat, 13 Maret, di American Space yang berlokasi di Masjid Istiqlal. Kegiatan ini diikuti oleh 31 peserta yang terdiri dari jurnalis anggota Ikatan Wartawan Online (IWO), anggota Asosiasi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI), serta jurnalis mahasiswa dari berbagai universitas dan sekolah jurnalistik.Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam memproduksi konten digital berkualitas menggunakan telepon pintar, khususnya dalam peliputan Ramadan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong jurnalis agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi media yang semakin pesat.Seiring dengan berkembangnya platform digital di Indonesia, pola masyarakat dalam mengonsumsi informasi, termasuk cerita dan berita mengenai Ramadan, juga mengalami perubahan. Melalui pelatihan ini, para peserta didorong untuk menghasilkan liputan yang kreatif, akurat, dan tetap menjunjung tinggi tanggung jawab jurnalistik.“Kedutaan Besar Amerika Serikat berkomitmen mendukung jurnalisme profesional serta menjalin keterlibatan dengan komunitas media yang terus berkembang,” ujar Juru Bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat Jamie W. Ravetz dalam sambutan pembukaan.“Melalui lokakarya ini, kami berharap dapat memberikan perangkat praktis yang dapat mendukung kerja jurnalistik—mulai dari menyusun cerita yang menarik, melakukan wawancara yang membangun narasi kuat, hingga memanfaatkan perangkat mobile untuk merekam video, foto, dan audio secara efektif.”Pada sesi pertama, peserta mengikuti materi bertajuk “Ramadan Storytelling in the Digital Age” yang dipandu oleh wartawan senior Hanna Fauzie. Dalam sesi ini, peserta mempelajari tren peliputan Ramadan di era digital serta pentingnya pelaporan yang sensitif terhadap isu-isu keagamaan.Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai teknik wawancara yang mampu membangun narasi kuat dalam sebuah laporan jurnalistik, tanpa mengabaikan prinsip etika serta akurasi dalam pemberitaan.Sesi kedua dipandu oleh jurnalis digital Tedy Tri Setio yang berfokus pada keterampilan praktis dalam Mobile Journalism. Peserta diajarkan berbagai teknik dasar pengambilan video dan foto berkualitas menggunakan telepon pintar.Materi yang diberikan mencakup teknik framing, pengaturan pencahayaan, hingga pengolahan audio agar hasil produksi konten menjadi lebih profesional. Para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai aplikasi pengeditan sederhana yang dapat digunakan untuk membuat konten digital secara cepat dan efektif.Selain itu, pelatihan juga membahas tren format konten digital yang kini banyak digunakan di berbagai platform media sosial, seperti reels, shorts, dan video vertikal yang semakin populer di kalangan audiens digital.Kegiatan pelatihan kemudian ditutup dengan sesi praktik dan presentasi ide cerita. Dalam sesi tersebut, peserta diminta mengembangkan ide liputan singkat bertema Ramadan dan memproduksi konten video pendek berdasarkan materi yang telah dipelajari.Melalui kegiatan ini, Kedutaan Besar Amerika Serikat berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat kapasitas jurnalis warga, jurnalis muda, serta mahasiswa jurnalistik dalam memanfaatkan teknologi mobile untuk menghasilkan liputan yang informatif, menarik, dan relevan bagi masyarakat di era digital. (GF) 15 Mar 2026, 11:44 WIT
Operasi Ketupat Salawaku 2026: Bid Dokkes Polda Maluku Perkuat Dukungan Medis Personel di Lapangan Papuanewsonline.com, Ambon – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Maluku menggelar pemeriksaan kesehatan bagi personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026, guna memastikan seluruh anggota yang bertugas dalam pengamanan arus mudik Idulfitri berada dalam kondisi fisik yang prima.Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tahapary Polda Maluku usai pelaksanaan apel kesiapan personel Operasi Ketupat Salawaku 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan medis terhadap pelaksanaan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri.Tim kesehatan Bid Dokkes Polda Maluku melakukan sejumlah pemeriksaan dasar kepada personel, di antaranya pengecekan tekanan darah, pemberian vitamin, serta layanan konsultasi kesehatan bagi anggota yang akan melaksanakan tugas pengamanan di berbagai titik operasi.Ketua Tim Kesehatan Lapangan Operasi Ketupat Salawaku 2026, IPTU Rsya A. Tamaela, A.Md.Kep., S.H., mengatakan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara rutin selama pelaksanaan operasi guna memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga.“Pemeriksaan kesehatan ini akan terus kami lakukan hingga berakhirnya pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026. Tujuannya agar seluruh personel yang bertugas di lapangan tetap dalam kondisi sehat dan mampu melaksanakan tugas pengamanan secara maksimal,” ujarnya.Ia menjelaskan, layanan kesehatan tidak hanya dilakukan di markas komando operasi, tetapi juga akan diberikan langsung di lokasi penugasan anggota.“Kami setiap hari membuka layanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan bagi personel Polda Maluku maupun Polresta Ambon yang terlibat dalam operasi. Selain itu, tim kesehatan juga akan turun langsung ke pos-pos pengamanan untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap terpantau,” tambahnya.Operasi Ketupat Salawaku 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan oleh Polda Maluku bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idulfitri di wilayah Maluku.Dalam operasi tersebut, Polda Maluku menyiagakan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis, seperti pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, serta jalur transportasi utama yang menjadi pusat mobilitas masyarakat selama musim mudik.Melalui dukungan layanan kesehatan dari Bid Dokkes Polda Maluku, diharapkan seluruh personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026 dapat menjalankan tugas pengamanan secara optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar.Dukungan layanan kesehatan bagi personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026 menjadi bagian penting dalam keberhasilan pengamanan arus mudik di wilayah Maluku. Personel kepolisian yang bertugas di lapangan seringkali menghadapi kondisi kerja yang padat dan membutuhkan kesiapan fisik yang prima.Dengan adanya pemeriksaan kesehatan rutin serta layanan medis langsung di pos-pos pengamanan, Bid Dokkes Polda Maluku menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesiapan personel sekaligus memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum mudik dan perayaan Idulfitri. PNO-12 15 Mar 2026, 11:38 WIT
Kapolri Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan Selama Perjalanan Lebaran Papuanewsonline.com, Surabaya – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di jalan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan kondisi fisik yang prima agar perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman.Imbauan tersebut disampaikan Kapolri usai melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). Dalam kesempatan itu, Sigit mengingatkan para pemudik agar tidak memaksakan diri apabila merasa lelah selama perjalanan."Pesan saya, tolong hati-hati di jalan. Jangan terlalu memaksakan diri untuk cepat, santai, istirahat," kata Sigit usai safari ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim), Sabtu (14/3/2026).Menurutnya, sikap berhati-hati menjadi kunci utama agar perjalanan mudik dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat dapat sampai di kampung halaman dalam kondisi sehat serta selamat.Dengan menjaga kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri di jalan, Sigit berharap masyarakat dapat merasakan kebahagiaan yang utuh saat berkumpul bersama keluarga dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri."Sehingga kita bisa bertemu dengan keluarga di tempat mudik nanti dalam kondisi sehat," ujar Sigit.Ia menjelaskan bahwa Polri bersama berbagai pihak terkait telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini. Fasilitas tersebut antara lain pos pelayanan, pos terpadu, serta rest area yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat selama perjalanan.Menurut Sigit, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu para pemudik yang merasa lelah agar dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing."Dan kita menyiapkan tempat-tempat untuk beristirahat. Kalau kemudian kondisi badannya capek, ada rest area, ada pos pelayanan terpadu, ada pos pelayanan yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat. Disiapkan juga berbagai macam fasilitas mungkin takjil, persiapan sahur dan juga kontrol kesehatan," ucap Sigit.Kapolri juga menegaskan bahwa sejak awal Polri telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa mudik Lebaran. Hal tersebut dilakukan melalui berbagai langkah pengamanan serta pelayanan di jalur-jalur utama yang dilalui pemudik."Jadi saya titip supaya angka kecelakaan juga bisa kita jaga, mudik bisa berjalan dengan baik dan Polri siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik di hari raya Idul Fitri tahun 2026 ini," tutup Sigit. (GF) 15 Mar 2026, 11:41 WIT
Komisariat Insan Cita HMI Mimika Launching Kepengurusan Baru, Fokus Bangun Generasi Muda Progresif Papuanewsonline.com, Timika – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Mimika melantik pengurus Komisariat Insan Cita pada hari Kamis (12/3/2026). Dalam acara tersebut, Nilam Febrima resmi menjabat sebagai Ketua Umum Komisariat Insan Cita, yang akan memimpin organisasi dalam periode kepengurusan mendatang.Dalam sambutannya, Nilam Febrima menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar acara seremoni organisasi semata, melainkan momentum penting untuk memikul amanah perjuangan dalam membangun kaderisasi dan mengembangkan tradisi intelektual di lingkungan HMI "HMI lahir dari pergulatan sejarah bangsa dengan semangat keislaman dan cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menghidupkan kembali diskusi ilmiah, kajian keagamaan, serta memperkuat tali persaudaraan antar kader," ujarnya.Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan komisariat sebagai ruang pendidikan intelektual bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dan pembentukan karakter kepemimpinan bagi generasi muda."HMI harus menjadi wadah pendidikan intelektual, penguatan nilai moral, dan pembentukan figur kepemimpinan yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan agama," pungkasnya.Sementara itu, Jidan sebagai perwakilan pengurus demisioner menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan penuh semangat pengabdian. Ia menilai bahwa proses berorganisasi di HMI tidak hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga menanamkan nilai ukhuwah, pengorbanan, serta semangat perjuangan untuk kemajuan bangsa dan agama."Semoga pengurus baru mampu membawa Komisariat Insan Cita semakin berkembang dan menjadi bagian dari gerakan yang terus berkiprah," katanya.  Penulis: Abim Editor: GF 13 Mar 2026, 23:21 WIT
Puskesmas Timika Catat 7.233 Kasus Malaria Tahun 2025, Jadi Penyakit dengan kasus Terbanyak Papuanewsonline.com, Timika – Puskesmas Timika mencatat sebanyak 7.233 kasus malaria yang terdeteksi sepanjang tahun 2025, menjadikannya penyakit dengan jumlah kasus terbanyak yang ditangani dibandingkan penyakit lainnya. Kepala Puskesmas Timika Moses Untung menyampaikan bahwa selama periode tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 411.768 pasien dari berbagai wilayah kerja."Dari total pemeriksaan yang dilakukan, sebanyak 7.233 pasien dinyatakan positif mengidap malaria," ujarnyaMenurut Moses, jumlah kasus tahun 2025 sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini sebagian besar dipengaruhi oleh perluasan cakupan pemeriksaan yang membuat lebih banyak kasus berhasil teridentifikasi. Selain faktor lingkungan dan rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat hingga tuntas juga menjadi permasalahan utama. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 80 persen pasien mengaku pernah terkena malaria dalam tiga bulan terakhir namun tidak menyelesaikan pengobatan sesuai anjuran."Kepatuhan yang rendah ini berpotensi menyebabkan kekambuhan dan penyebaran penyakit lebih luas," tambahnya.Wilayah kerja Puskesmas Timika mencakup lima kelurahan dan satu kampung di Distrik Mimika Baru, yaitu Kelurahan Kebun Siri, Kwamki Baru, Koperapoka, Dinggo Narama, Otomona, serta Kampung Nayaro. Kelurahan Kebun Siri menduduki peringkat pertama dengan jumlah kasus tertinggi sebanyak 3.732 kasus, atau sekitar 52 persen dari total kasus di wilayah kerja puskesmas. Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Mimika memperkuat upaya penanggulangan melalui Program Tanggulangi Eliminasi Malaria dengan fokus pada pemeriksaan darah, pengobatan, dan pemantauan kepatuhan pengobatan sampai tuntas. "Target kami tahun ini adalah mencapai dua juta pemeriksaan malaria untuk seluruh wilayah Mimika," ungkap Moses dengan penuh tekad. Selain itu, juga dilakukan pemetaan lokasi potensial sebagai sarang perkembangbiakan nyamuk penyebab malaria.Selain malaria, Puskesmas Timika juga mencatat sejumlah penyakit lain dengan kasus yang cukup tinggi.Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit terbanyak kedua dengan total 3.890 kasus sepanjang 2025, sedangkan kasus Tuberkulosis tercatat sebanyak 400 kasus. Untuk penyakit tidak menular, kunjungan pasien dengan Hipertensi mencapai 1.624 kasus, dan Diabetes Melitus sebanyak 1.333 kasus selama tahun yang sama. "Kami berharap dengan berbagai program yang digalakkan, tidak hanya kasus malaria yang dapat ditekan, namun juga penyakit-penyakit lain yang menjadi beban kesehatan masyarakat," pungkas Moses.  Penulis: Jid Editor: GF 13 Mar 2026, 23:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT