Papuanewsonline.com
BERITA Pendidikan & Kesehatan
Homepage
PMI Pertimbangkan Bantuan Medis untuk Iran, Skema Penyaluran Disiapkan Lewat Jalur Internasional
Papuanewsonline.com, Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI)
tengah mempertimbangkan langkah strategis untuk mengirimkan bantuan kesehatan
ke Iran melalui jalur internasional. Wacana ini mencuat setelah adanya
permintaan resmi dari pemerintah Iran yang disampaikan melalui perwakilan diplomatiknya
di Indonesia.Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar
Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam pertemuan bersama Ketua Umum
PMI Jusuf Kalla di Markas PMI, Jakarta Selatan, Rabu (18/3). Pertemuan itu
menjadi awal pembahasan serius terkait dukungan kemanusiaan yang dapat
diberikan Indonesia.Jusuf Kalla menjelaskan bahwa kondisi sektor kesehatan di
Iran saat ini membutuhkan perhatian, terutama dalam hal ketersediaan fasilitas
rumah sakit dan pasokan obat-obatan. Oleh karena itu, PMI mulai mengkaji
kemungkinan bantuan yang dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.“Seperti biasa, bantuan akan disalurkan melalui PMI ke
Palang Merah Internasional (Red Crescent) negara tetangga, seperti Turki,
kemudian diteruskan ke Iran untuk masyarakat,” ujar Kalla.Ia menegaskan bahwa mekanisme penyaluran bantuan tidak
dilakukan secara langsung oleh pemerintah Indonesia, melainkan melalui jaringan
organisasi kemanusiaan internasional. Skema ini dinilai lebih efektif sekaligus
memastikan bantuan dapat diterima dengan cepat oleh masyarakat yang
membutuhkan.Dalam proses distribusinya, PMI juga mempertimbangkan
penggunaan jalur logistik melalui negara-negara terdekat seperti Pakistan atau
Turki. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pengiriman sekaligus
meminimalkan hambatan distribusi di tengah situasi yang kompleks.Namun demikian, aspek efisiensi biaya juga menjadi perhatian
utama. Jusuf Kalla menyebutkan bahwa pengiriman obat langsung dari Indonesia
berpotensi menimbulkan biaya tinggi yang tidak sebanding dengan nilai bantuan
itu sendiri.“Lebih baik membeli obat di negara terdekat. Pengalaman
kami, harga obat di Pakistan bisa setengah lebih murah dibanding di Indonesia,”
katanya.Saat ini, PMI masih melakukan perhitungan terkait total
kebutuhan bantuan, termasuk jenis obat-obatan dan perlengkapan medis yang
diperlukan oleh Iran. Koordinasi lebih lanjut juga akan dilakukan bersama
Kementerian Kesehatan untuk memastikan kelancaran teknis penyaluran bantuan.
Langkah PMI ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam
menjalankan misi kemanusiaan global, khususnya dalam membantu negara yang
tengah menghadapi tantangan di sektor kesehatan melalui kerja sama organisasi
kemanusiaan internasional. (GF)
19 Mar 2026, 12:08 WIT
KM Gandha Nusantara 17 Mati Mesin di Perairan Maluku Utara, Basarnas Ternate Kerahkan Personel
Papuanewsonline.com, Ternate – Sebuah kapal rute
Bitung–Ternate dilaporkan mengalami kerusakan mesin di perairan Maluku Utara
sehingga memicu operasi pencarian dan pertolongan oleh Basarnas Ternate bersama
unsur SAR gabungan.Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor
Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate dari pihak PELNI Ternate melalui
Rudi Arif pada Minggu, 15 Maret 2026.Berdasarkan kronologi kejadian, pada Sabtu 14 Maret 2026
sekitar pukul 22.00 WIT, KM Gandha Nusantara 17 berlayar dari Bitung menuju
Ternate. Namun pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIT kapal dilaporkan
mengalami kerusakan mesin saat berada di perairan sekitar Maluku Utara.Pihak kru kapal sempat melakukan upaya perbaikan secara
mandiri untuk mengatasi gangguan pada mesin. Namun hingga beberapa waktu
kemudian perbaikan tersebut belum berhasil dilakukan sehingga kapal tidak dapat
melanjutkan perjalanan.Kapten kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada
pihak PELNI. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Basarnas Ternate
untuk meminta bantuan penanganan melalui operasi SAR.Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Ternate, Ferdinando,
mengatakan bahwa pada pukul 12.15 WIT Tim Rescue Kantor SAR Ternate bersama
unsur yang terlibat langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR
237 Pandudewanata.Di sisi lain, kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di
sekitar lokasi kejadian juga sempat berusaha melakukan penarikan terhadap kapal
yang mengalami kerusakan tersebut. Namun upaya tersebut terkendala kondisi
gelombang laut yang mencapai sekitar 2,5 hingga 3 meter.Selain itu dilaporkan kapal mengalami kemiringan sekitar 20
derajat sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut oleh tim penyelamat.
Hingga saat ini proses evakuasi dan upaya penyelamatan masih terus dilakukan
oleh Tim SAR Gabungan.Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Kantor SAR
Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, KPLP Ternate, PT PELNI, serta kapal KM
Sabuk Nusantara 115. Sementara itu jumlah korban yang berada di kapal
dilaporkan sebanyak tujuh orang dan seluruhnya masih dalam proses penanganan
oleh tim SAR. (GF)
16 Mar 2026, 21:32 WIT
KEBAKARAN HANGUSKAN TIGA RUMAH DI MIMIKA BARU, SATU ORANG ALAMI LUKA BAKAR
Papuanewsonline.com, Timika – Sebuah kebakaran melanda pemukiman warga di Jalan Baru, Gang Pelangi Kasih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, pada Minggu pagi (15/03/26) sekitar pukul 08.50 WIT. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah petakan dan menyebabkan seorang penghuni mengalami luka bakar. Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE, menyampaikan bahwa kerugian materiil diperkirakan mencapai antara Rp600 juta hingga Rp700 juta. "Kami mengucapkan belasungkawa atas kejadian ini dan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui akar penyebabnya," ujarnya.Korban luka bakar diketahui bernama D.R (60 tahun), seorang pensiunan guru yang tinggal di lokasi kejadian.Ia mengalami luka bakar pada bagian kaki kiri dan kanan serta lengan kanan, dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Herlina Timika. Istri korban, V.P (61 tahun), berhasil selamat tanpa luka fisik namun masih mengalami trauma akibat insiden tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran diduga bermula saat D.R hendak menyalakan kompor minyak tanah untuk memasak. Diduga terjadi kebocoran pada tangki bensin sepeda motor yang terparkir sekitar satu meter dari kompor, uap bensin yang menyebar kemudian tersambar api dan memicu ledakan kecil.Korban sempat berusaha mendorong sepeda motor yang terbakar keluar rumah untuk mencegah api menyebar, namun dalam upaya tersebut ia mengalami luka bakar. Warga sekitar segera berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun kobaran cepat merembet ke dua rumah tetangga karena jarak bangunan yang sangat berdekatan. Setelah menerima laporan, personel Polres Mimika bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mimika segera tiba di lokasi dengan empat unit mobil pemadam kebakaran. Petugas PLN juga turut membantu dengan memutus aliran listrik di sekitar lokasi untuk menghindari bahaya tambahan.Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIT setelah dilakukan upaya pemadaman dan pendinginan oleh tim gabungan. Selain tiga rumah yang ludes terbakar, satu unit sepeda motor hangus terbakar dan satu mobil mengalami kerusakan pada kaca depan akibat panas api. Seluruh perabot rumah tangga serta dokumen penting para penghuni tidak dapat diselamatkan. Saat ini Tim Inafis Polres Mimika sedang melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. "Kami menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan bahan bakar dan tidak memarkir kendaraan dekat sumber api. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi dan korban dapat segera pulih dengan baik," pungkas Hempy. Penulis: JidEditor: GF
16 Mar 2026, 08:43 WIT
SEORANG PEMANCING REMAJA TENGGELAM DI DERMAGA PELABUHAN POUMAKO TIMIKA
Papuanewsonline.com, Timika – Seorang pemancing ikan bernama Robianus Kehek (18 tahun) dilaporkan tenggelam pada Minggu (15/03/26) subuh sekitar pukul 05.00 WITA di Dermaga Pelabuhan Poumako, Kabupaten Mimika. Korban mulai melakukan aktivitas memancing sejak sekitar pukul 02.00 dini hari sebelum insiden terjadi. Pelaporan kejadian dilakukan oleh Ayub Sesa pada sore hari sekitar pukul 15.25 WITA kepada petugas jaga dermaga SAR Timika. Menurut keterangan pelapor, saat tengah memancing korban terpeleset dan jatuh ke dalam air. Ada saksi mata yang menyaksikan korban sempat berusaha berenang, namun tidak lama kemudian tidak terlihat lagi di permukaan air. Setelah kejadian terjadi, keluarga korban bersama masyarakat setempat segera melakukan upaya pencarian mandiri untuk menemukan korban. Namun hingga saat pelaporan diterima pihak Basarnas Timika, upaya tersebut belum menghasilkan hasil yang diharapkan.Kepala Kantor SAR Timika I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery, S.E., langsung mengerahkan tim Rescue untuk melakukan pencarian intensif. Tim menggunakan Perahu Karet 25 PK dalam menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian. Langkah ini dilakukan secepat mungkin untuk meningkatkan peluang menemukan korban dengan selamat.Hingga saat berita ini diterbitkan, tim SAR gabungan yang juga dibantu oleh keluarga korban dan masyarakat setempat masih terus melakukan upaya pencarian dengan penuh semangat. Pihak SAR mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berada di sekitar dermaga atau perairan, terutama pada kondisi cuaca dan visibilitas yang terbatas di pagi hari. "Kami akan terus melakukan pencarian hingga korban ditemukan dan dapat segera kembali ke pangkuan keluarga," pungkas Charles Y. Batlajery.Penulis: JidEditor: GF
16 Mar 2026, 08:32 WIT
Pelatihan MoJo Kedubes AS Dorong Jurnalis Muda Kuasai Jurnalisme Digital
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kedutaan Besar Amerika
Serikat di Jakarta menyelenggarakan pelatihan Mobile Journalism (MoJo) pada
Jumat, 13 Maret, di American Space yang berlokasi di Masjid Istiqlal. Kegiatan
ini diikuti oleh 31 peserta yang terdiri dari jurnalis anggota Ikatan Wartawan
Online (IWO), anggota Asosiasi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI), serta jurnalis
mahasiswa dari berbagai universitas dan sekolah jurnalistik.Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan
peserta dalam memproduksi konten digital berkualitas menggunakan telepon
pintar, khususnya dalam peliputan Ramadan. Kegiatan tersebut juga menjadi
bagian dari upaya mendorong jurnalis agar mampu beradaptasi dengan perkembangan
teknologi media yang semakin pesat.Seiring dengan berkembangnya platform digital di Indonesia,
pola masyarakat dalam mengonsumsi informasi, termasuk cerita dan berita
mengenai Ramadan, juga mengalami perubahan. Melalui pelatihan ini, para peserta
didorong untuk menghasilkan liputan yang kreatif, akurat, dan tetap menjunjung
tinggi tanggung jawab jurnalistik.“Kedutaan Besar Amerika Serikat berkomitmen mendukung
jurnalisme profesional serta menjalin keterlibatan dengan komunitas media yang
terus berkembang,” ujar Juru Bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat Jamie W.
Ravetz dalam sambutan pembukaan.“Melalui lokakarya ini, kami berharap dapat memberikan
perangkat praktis yang dapat mendukung kerja jurnalistik—mulai dari menyusun
cerita yang menarik, melakukan wawancara yang membangun narasi kuat, hingga
memanfaatkan perangkat mobile untuk merekam video, foto, dan audio secara
efektif.”Pada sesi pertama, peserta mengikuti materi bertajuk
“Ramadan Storytelling in the Digital Age” yang dipandu oleh wartawan senior
Hanna Fauzie. Dalam sesi ini, peserta mempelajari tren peliputan Ramadan di era
digital serta pentingnya pelaporan yang sensitif terhadap isu-isu keagamaan.Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai
teknik wawancara yang mampu membangun narasi kuat dalam sebuah laporan
jurnalistik, tanpa mengabaikan prinsip etika serta akurasi dalam pemberitaan.Sesi kedua dipandu oleh jurnalis digital Tedy Tri Setio yang
berfokus pada keterampilan praktis dalam Mobile Journalism. Peserta diajarkan
berbagai teknik dasar pengambilan video dan foto berkualitas menggunakan
telepon pintar.Materi yang diberikan mencakup teknik framing, pengaturan
pencahayaan, hingga pengolahan audio agar hasil produksi konten menjadi lebih
profesional. Para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai aplikasi
pengeditan sederhana yang dapat digunakan untuk membuat konten digital secara
cepat dan efektif.Selain itu, pelatihan juga membahas tren format konten
digital yang kini banyak digunakan di berbagai platform media sosial, seperti
reels, shorts, dan video vertikal yang semakin populer di kalangan audiens
digital.Kegiatan pelatihan kemudian ditutup dengan sesi praktik dan
presentasi ide cerita. Dalam sesi tersebut, peserta diminta mengembangkan ide
liputan singkat bertema Ramadan dan memproduksi konten video pendek berdasarkan
materi yang telah dipelajari.Melalui kegiatan ini, Kedutaan Besar Amerika Serikat
berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat kapasitas jurnalis warga, jurnalis
muda, serta mahasiswa jurnalistik dalam memanfaatkan teknologi mobile untuk
menghasilkan liputan yang informatif, menarik, dan relevan bagi masyarakat di
era digital. (GF)
15 Mar 2026, 11:44 WIT
Operasi Ketupat Salawaku 2026: Bid Dokkes Polda Maluku Perkuat Dukungan Medis Personel di Lapangan
Papuanewsonline.com, Ambon – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Maluku menggelar pemeriksaan kesehatan bagi personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026, guna memastikan seluruh anggota yang bertugas dalam pengamanan arus mudik Idulfitri berada dalam kondisi fisik yang prima.Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tahapary Polda Maluku usai pelaksanaan apel kesiapan personel Operasi Ketupat Salawaku 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan medis terhadap pelaksanaan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri.Tim kesehatan Bid Dokkes Polda Maluku melakukan sejumlah pemeriksaan dasar kepada personel, di antaranya pengecekan tekanan darah, pemberian vitamin, serta layanan konsultasi kesehatan bagi anggota yang akan melaksanakan tugas pengamanan di berbagai titik operasi.Ketua Tim Kesehatan Lapangan Operasi Ketupat Salawaku 2026, IPTU Rsya A. Tamaela, A.Md.Kep., S.H., mengatakan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan secara rutin selama pelaksanaan operasi guna memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga.“Pemeriksaan kesehatan ini akan terus kami lakukan hingga berakhirnya pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026. Tujuannya agar seluruh personel yang bertugas di lapangan tetap dalam kondisi sehat dan mampu melaksanakan tugas pengamanan secara maksimal,” ujarnya.Ia menjelaskan, layanan kesehatan tidak hanya dilakukan di markas komando operasi, tetapi juga akan diberikan langsung di lokasi penugasan anggota.“Kami setiap hari membuka layanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan bagi personel Polda Maluku maupun Polresta Ambon yang terlibat dalam operasi. Selain itu, tim kesehatan juga akan turun langsung ke pos-pos pengamanan untuk memastikan kondisi kesehatan personel tetap terpantau,” tambahnya.Operasi Ketupat Salawaku 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan oleh Polda Maluku bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idulfitri di wilayah Maluku.Dalam operasi tersebut, Polda Maluku menyiagakan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis, seperti pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, serta jalur transportasi utama yang menjadi pusat mobilitas masyarakat selama musim mudik.Melalui dukungan layanan kesehatan dari Bid Dokkes Polda Maluku, diharapkan seluruh personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026 dapat menjalankan tugas pengamanan secara optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar.Dukungan layanan kesehatan bagi personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026 menjadi bagian penting dalam keberhasilan pengamanan arus mudik di wilayah Maluku. Personel kepolisian yang bertugas di lapangan seringkali menghadapi kondisi kerja yang padat dan membutuhkan kesiapan fisik yang prima.Dengan adanya pemeriksaan kesehatan rutin serta layanan medis langsung di pos-pos pengamanan, Bid Dokkes Polda Maluku menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesiapan personel sekaligus memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum mudik dan perayaan Idulfitri. PNO-12
15 Mar 2026, 11:38 WIT
Kapolri Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan Selama Perjalanan Lebaran
Papuanewsonline.com, Surabaya – Kapolri Jenderal Listyo Sigit
Prabowo mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan
mudik Lebaran agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di jalan. Ia
menekankan pentingnya kewaspadaan dan kondisi fisik yang prima agar perjalanan
menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman.Imbauan tersebut disampaikan Kapolri usai melaksanakan
kegiatan Safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). Dalam
kesempatan itu, Sigit mengingatkan para pemudik agar tidak memaksakan diri
apabila merasa lelah selama perjalanan."Pesan saya, tolong hati-hati di jalan. Jangan terlalu
memaksakan diri untuk cepat, santai, istirahat," kata Sigit usai safari
ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim), Sabtu (14/3/2026).Menurutnya, sikap berhati-hati menjadi kunci utama agar
perjalanan mudik dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat dapat sampai di
kampung halaman dalam kondisi sehat serta selamat.Dengan menjaga kondisi tubuh dan tidak memaksakan diri di
jalan, Sigit berharap masyarakat dapat merasakan kebahagiaan yang utuh saat
berkumpul bersama keluarga dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri."Sehingga kita bisa bertemu dengan keluarga di tempat
mudik nanti dalam kondisi sehat," ujar Sigit.Ia menjelaskan bahwa Polri bersama berbagai pihak terkait
telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun
ini. Fasilitas tersebut antara lain pos pelayanan, pos terpadu, serta rest area
yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat selama perjalanan.Menurut Sigit, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan
dapat membantu para pemudik yang merasa lelah agar dapat beristirahat sejenak
sebelum melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing."Dan kita menyiapkan tempat-tempat untuk beristirahat.
Kalau kemudian kondisi badannya capek, ada rest area, ada pos pelayanan
terpadu, ada pos pelayanan yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat. Disiapkan
juga berbagai macam fasilitas mungkin takjil, persiapan sahur dan juga kontrol
kesehatan," ucap Sigit.Kapolri juga menegaskan bahwa sejak awal Polri telah
berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa
mudik Lebaran. Hal tersebut dilakukan melalui berbagai langkah pengamanan serta
pelayanan di jalur-jalur utama yang dilalui pemudik."Jadi saya titip supaya angka kecelakaan juga bisa kita
jaga, mudik bisa berjalan dengan baik dan Polri siap untuk memberikan pelayanan
yang terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik di hari raya Idul
Fitri tahun 2026 ini," tutup Sigit. (GF)
15 Mar 2026, 11:41 WIT
Komisariat Insan Cita HMI Mimika Launching Kepengurusan Baru, Fokus Bangun Generasi Muda Progresif
Papuanewsonline.com, Timika – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Cabang Persiapan Mimika melantik pengurus Komisariat Insan Cita pada hari Kamis
(12/3/2026). Dalam acara tersebut, Nilam Febrima resmi menjabat sebagai Ketua
Umum Komisariat Insan Cita, yang akan memimpin organisasi dalam periode
kepengurusan mendatang.Dalam sambutannya, Nilam Febrima menegaskan bahwa pelantikan
ini bukan sekadar acara seremoni organisasi semata, melainkan momentum penting
untuk memikul amanah perjuangan dalam membangun kaderisasi dan mengembangkan
tradisi intelektual di lingkungan HMI "HMI lahir dari pergulatan sejarah bangsa dengan
semangat keislaman dan cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
Pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menghidupkan kembali diskusi
ilmiah, kajian keagamaan, serta memperkuat tali persaudaraan antar kader,"
ujarnya.Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan komisariat
sebagai ruang pendidikan intelektual bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat
nilai-nilai moral dan pembentukan karakter kepemimpinan bagi generasi muda."HMI harus menjadi wadah pendidikan intelektual,
penguatan nilai moral, dan pembentukan figur kepemimpinan yang mampu
berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan agama," pungkasnya.Sementara itu, Jidan sebagai perwakilan pengurus demisioner
menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet
kepemimpinan dengan penuh semangat pengabdian. Ia menilai bahwa proses berorganisasi di HMI tidak hanya
tentang menjalankan tugas, tetapi juga menanamkan nilai ukhuwah, pengorbanan,
serta semangat perjuangan untuk kemajuan bangsa dan agama."Semoga pengurus baru mampu membawa Komisariat Insan
Cita semakin berkembang dan menjadi bagian dari gerakan yang terus
berkiprah," katanya. Penulis: Abim
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:21 WIT
Puskesmas Timika Catat 7.233 Kasus Malaria Tahun 2025, Jadi Penyakit dengan kasus Terbanyak
Papuanewsonline.com, Timika – Puskesmas Timika mencatat
sebanyak 7.233 kasus malaria yang terdeteksi sepanjang tahun 2025,
menjadikannya penyakit dengan jumlah kasus terbanyak yang ditangani
dibandingkan penyakit lainnya. Kepala Puskesmas Timika Moses Untung
menyampaikan bahwa selama periode tersebut, pihaknya telah melakukan
pemeriksaan terhadap 411.768 pasien dari berbagai wilayah kerja."Dari total pemeriksaan yang dilakukan, sebanyak 7.233
pasien dinyatakan positif mengidap malaria," ujarnyaMenurut Moses, jumlah kasus tahun 2025 sedikit lebih tinggi
dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini sebagian besar dipengaruhi oleh
perluasan cakupan pemeriksaan yang membuat lebih banyak kasus berhasil
teridentifikasi. Selain faktor lingkungan dan rendahnya penerapan Perilaku
Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat hingga
tuntas juga menjadi permasalahan utama. Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 80
persen pasien mengaku pernah terkena malaria dalam tiga bulan terakhir namun
tidak menyelesaikan pengobatan sesuai anjuran."Kepatuhan yang rendah ini berpotensi menyebabkan
kekambuhan dan penyebaran penyakit lebih luas," tambahnya.Wilayah kerja Puskesmas Timika mencakup lima kelurahan dan
satu kampung di Distrik Mimika Baru, yaitu Kelurahan Kebun Siri, Kwamki Baru,
Koperapoka, Dinggo Narama, Otomona, serta Kampung Nayaro. Kelurahan Kebun Siri
menduduki peringkat pertama dengan jumlah kasus tertinggi sebanyak 3.732 kasus,
atau sekitar 52 persen dari total kasus di wilayah kerja puskesmas. Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Mimika memperkuat
upaya penanggulangan melalui Program Tanggulangi Eliminasi Malaria dengan fokus
pada pemeriksaan darah, pengobatan, dan pemantauan kepatuhan pengobatan sampai
tuntas. "Target kami tahun ini adalah mencapai dua juta
pemeriksaan malaria untuk seluruh wilayah Mimika," ungkap Moses dengan
penuh tekad. Selain itu, juga dilakukan pemetaan lokasi potensial sebagai
sarang perkembangbiakan nyamuk penyebab malaria.Selain malaria, Puskesmas Timika juga mencatat sejumlah
penyakit lain dengan kasus yang cukup tinggi.Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit
terbanyak kedua dengan total 3.890 kasus sepanjang 2025, sedangkan kasus
Tuberkulosis tercatat sebanyak 400 kasus. Untuk penyakit tidak menular, kunjungan pasien dengan
Hipertensi mencapai 1.624 kasus, dan Diabetes Melitus sebanyak 1.333 kasus
selama tahun yang sama. "Kami berharap dengan berbagai program yang digalakkan,
tidak hanya kasus malaria yang dapat ditekan, namun juga penyakit-penyakit lain
yang menjadi beban kesehatan masyarakat," pungkas Moses. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mar 2026, 23:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru