logo-website
Sabtu, 07 Feb 2026,  WIT

Menanggalkan Almamater: Universitas Timika Kukuhkan Sarjana Baru Tahun Akademik 2025–2026

Momentum wisuda menjadi titik transisi mahasiswa menuju peran strategis di tengah masyarakat, dengan tanggung jawab moral, intelektual, dan sosial sebagai bekal utama

Papuanewsonline.com - 29 Jan 2026, 17:05 WIT

Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan

Tampak pimpinan Universitas Timika, perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika, LLDIKTI Wilayah XIV, para dosen, serta wisudawan dan wisudawati berfoto bersama usai pelaksanaan Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S1) Tahun Akademik 2025–2026 di Hotel Cendrawasih 66, Timika, Papua Tengah, Kamis (29/1/2026).

Papuanewsonline.com, Mimika — Universitas Timika kembali melahirkan sarjana-sarjana baru melalui Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S1) Tahun Akademik 2025–2026 yang digelar di Hotel Cendrawasih 66, Timika, Kamis (29/1/2026). Puluhan mahasiswa resmi dikukuhkan setelah menempuh proses akademik dan dinyatakan lulus sesuai ketentuan perguruan tinggi.


Rapat senat terbuka dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Timika, Marthinus Sahetapy, SP., M.Si, serta dihadiri unsur pimpinan universitas, perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika, LLDIKTI Wilayah XIV, para dosen, orang tua, dan tamu undangan. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, menandai berakhirnya masa studi para wisudawan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Timika menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan fase peralihan menuju dunia nyata yang menuntut tanggung jawab sosial lebih besar. Ia menekankan bahwa gelar sarjana merupakan amanah yang harus diimplementasikan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

Rektor juga mengingatkan pentingnya membangun karakter AIR, yakni Adaptability, Integrity, dan Responsiveness, sebagai fondasi utama menghadapi dinamika dunia kerja dan kehidupan sosial. Kemampuan beradaptasi, integritas moral, serta kepekaan terhadap persoalan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan lulusan dalam menjalankan perannya.


Menurutnya, karakter menjadi penentu martabat seorang sarjana di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Harapan besar terhadap generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 menuntut keberanian untuk berpihak pada nilai kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan.

Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Herry Onawame, S.IP., M.M, yang mewakili Bupati Mimika, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Universitas Timika dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Pemerintah daerah mendorong para lulusan untuk mengabdikan ilmunya demi pembangunan daerah.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, etika, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal. Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan.

Perwakilan LLDIKTI Wilayah XIV, Jane Shirley Wambrauw, S.Pd., M.H, turut memberikan motivasi kepada para wisudawan dengan menyoroti pentingnya semangat belajar sepanjang hayat. Ia menilai keberhasilan meraih gelar sarjana merupakan buah dari ketekunan, sekaligus modal penting menghadapi tantangan era modern yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

Ia juga menegaskan perlunya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional agar lulusan mampu berpikir mandiri, mengendalikan diri, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, penguasaan teknologi harus diiringi dengan kesadaran diri agar tidak menggerus nilai-nilai kemanusiaan.

Rapat senat terbuka wisuda ini menjadi penanda resmi lahirnya sarjana-sarjana baru Universitas Timika yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan berperan aktif dalam pembangunan Papua, khususnya di Kabupaten Mimika, dengan semangat pengabdian dan integritas.

 

Penulis: Bim

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE