logo-website
Kamis, 02 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Pemulihan Korban HAM Berat Dipercepat, Pemerintah Targetkan Sinkronisasi Data Rampung 2026 Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan menggelar rapat strategis Sinkronisasi Satu Data Pemulihan Korban Pelanggaran HAM Berat sebagai langkah penting untuk mempercepat pemulihan hak-hak korban secara lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran.Rapat ini menjadi forum koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mengintegrasikan basis data korban yang selama ini masih tersebar. Dengan penyatuan data, proses perencanaan dan pelaksanaan program pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih sistematis serta menghindari tumpang tindih kebijakan di lapangan.Deputi Bidang Koordinasi HAM Kemenko Kumham Imipas, Ibnu Chuldun, membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa validitas data merupakan fondasi utama dalam upaya pemenuhan hak korban. Ketersediaan data yang terintegrasi dinilai menjadi prasyarat penting agar program pemulihan dapat disalurkan secara adil dan berkelanjutan.Dukungan penuh juga disampaikan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia melalui Koordinator Tim Tindak Lanjut Hasil Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat, Abdul Haris Semendawai. Komnas HAM menegaskan kesiapan dalam mempercepat proses verifikasi dan penyelarasan dokumen legalitas korban agar dapat segera diakses oleh kementerian dan lembaga terkait.Sementara itu, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban menyoroti pentingnya akses data yang akurat untuk mendukung layanan perlindungan, bantuan medis, dan rehabilitasi psikososial. Tantangan di lapangan, seperti usia korban yang relatif lanjut serta sebaran geografis yang luas, menuntut sistem data yang terintegrasi guna mempercepat asesmen dan penyaluran bantuan.Dari sisi teknis pelaksanaan, Kementerian HAM menegaskan bahwa sinkronisasi data akan menjadi dasar dalam penyusunan peta jalan penyelesaian pelanggaran HAM berat. Data yang telah terverifikasi akan digunakan untuk memetakan kondisi korban, status bantuan, serta kebutuhan pemulihan yang harus diprioritaskan.Sekretaris Kemenko Kumham Imipas, R. Andika Dwi Prasetya, dalam arahannya menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sinkronisasi satu data hingga tuntas. Ia menekankan pentingnya menghapus sekat ego sektoral agar integrasi data dapat segera diwujudkan sesuai target, sehingga pada triwulan II tahun 2026 data yang terhubung dengan administrasi kependudukan telah tersedia.Rapat koordinasi ini juga menghasilkan kesepakatan lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat tata kelola sinkronisasi satu data secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diharapkan menjadi landasan kuat dalam mempercepat pemulihan korban pelanggaran HAM berat secara menyeluruh.Melalui langkah strategis ini, pemerintah menargetkan penyelesaian sinkronisasi data nasional pada tahun 2026, sebagai wujud kehadiran negara dalam memastikan keadilan, perlindungan, dan pemulihan yang komprehensif bagi seluruh korban pelanggaran HAM berat di Indonesia. (GF) 10 Feb 2026, 22:56 WIT
Kerja Sama Strategis Indonesia–UEA Diperkuat, Menko Yusril Terima Dubes Uni Emirat Arab Papuanewsonline.com, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menerima Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Y.M. Abdulla Salem Aldhahheri, dalam sebuah pertemuan bilateral di Kantor Kemenko Kumham Imipas, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Uni Emirat Arab yang terus berkembang.Dalam pertemuan tersebut, Dubes UEA menyampaikan bahwa hubungan bilateral kedua negara mengalami kemajuan signifikan. Hal ini tercermin dari intensitas kunjungan kenegaraan, termasuk tiga kali kunjungan Presiden Indonesia ke UEA serta peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia–UEA, dengan rencana kunjungan Presiden UEA ke Indonesia dalam waktu mendatang.Kerja sama yang sebelumnya lebih terfokus pada sektor tradisional, seperti pelabuhan dan minyak, kini telah meluas ke berbagai sektor strategis. Pengembangan energi terbarukan, pertahanan, kesehatan, dan pendidikan menjadi bidang baru yang semakin diperkuat, seiring meningkatnya kebutuhan dan peluang kerja sama kedua negara.Sejumlah program konkret telah dijalankan, di antaranya pembangunan rumah sakit jantung di Solo, pengembangan pusat studi mangrove di Bali, serta kerja sama pendidikan antara Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta dan Universitas Zayed di bidang humaniora. Inisiatif-inisiatif ini diharapkan mampu mendorong alih pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja.Di bidang keimigrasian, Dubes UEA menyampaikan apresiasi atas kemudahan layanan bagi warga negara UEA yang jumlahnya terus meningkat. Di sisi lain, masih terdapat potensi penguatan kerja sama, termasuk pada sektor panas bumi bersama PT Pertamina, yang dinilai perlu didorong agar semakin bersifat bilateral dan berkelanjutan.Menanggapi hal tersebut, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin, khususnya di bidang perdagangan serta energi minyak dan gas. Ia juga menekankan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya memperluas dan memperdalam kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis guna mendukung pembangunan nasional.Pembentukan Danantara sebagai lembaga investasi pemerintah, serta kerja sama dengan Dubai Fund, turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Kedua inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperluas manfaat kerja sama bagi masyarakat di kedua negara.Di sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan kesehatan, kerja sama Indonesia–UEA dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Dukungan UEA dalam pembangunan masjid dan fasilitas kesehatan menjadi fondasi penting, sekaligus membuka ruang peningkatan kolaborasi di bidang kedokteran guna menjawab kebutuhan tenaga medis dan fasilitas berteknologi tinggi di Indonesia.Sementara itu, di bidang transportasi udara dan mobilitas masyarakat, meningkatnya arus perjalanan kedua negara mendorong kajian pembebasan visa timbal balik serta penguatan kerja sama penerbangan. Etihad Airways tengah merencanakan pembukaan rute langsung Abu Dhabi–Medan dan Abu Dhabi–Surabaya, sedangkan Emirates Airlines mengurus perizinan pengoperasian pesawat berbadan lebar untuk meningkatkan konektivitas penerbangan Indonesia–UEA, termasuk dalam mendukung layanan jemaah umrah. (GF) 10 Feb 2026, 22:52 WIT
Kemenko Kumham Imipas Perkuat Koordinasi melalui Sosialisasi ke Satuan Kerja di Bogor Papuanewsonline.com, Bogor — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) melalui Sekretaris Deputi Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan melaksanakan kegiatan sosialisasi tugas dan fungsi kementerian koordinator kepada satuan kerja di wilayah Bogor dan sekitarnya. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 9–10 Februari 2026, dengan menyasar tiga unit pelaksana teknis di wilayah Jawa Barat.Tiga satuan kerja yang menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi meliputi Lapas Kelas IIA Bogor, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, serta Lapas Kelas IIA Cibinong. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman aparatur di daerah terkait peran strategis kementerian koordinator dalam mendukung pelaksanaan kebijakan lintas kementerian dan lembaga, khususnya pada sektor keimigrasian dan pemasyarakatan.Sekretaris Deputi Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan, Nur Azizah, menjelaskan bahwa Kemenko Kumham Imipas memiliki fungsi koordinatif yang sangat penting dalam memastikan kebijakan nasional berjalan selaras dan terintegrasi. Keberadaan kementerian koordinator diharapkan mampu menghindarkan tumpang tindih kebijakan serta menjadi penghubung dalam penyelesaian persoalan lintas sektor yang tidak dapat ditangani oleh satu kementerian teknis secara mandiri.Dalam kesempatan tersebut, ditekankan pula pentingnya sinergi dan komunikasi yang efektif, baik dari tingkat pusat ke daerah maupun sebaliknya. Pola komunikasi dua arah dinilai menjadi kunci agar kebijakan nasional di bidang hukum, hak asasi manusia, keimigrasian, dan pemasyarakatan dapat diimplementasikan secara optimal serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.Selain itu, Kemenko Kumham Imipas juga telah menyusun dan menyampaikan sejumlah rekomendasi kebijakan kepada beberapa kementerian teknis, termasuk Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Rekomendasi tersebut akan menjadi bahan pemantauan dan peninjauan lanjutan guna memastikan tindak lanjut kebijakan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.Sosialisasi ini menjadi ruang dialog terbuka antara jajaran Kemenko dengan para pelaksana di lapangan. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, berbagai isu strategis, tantangan operasional, serta kebutuhan koordinasi lintas sektor dapat disampaikan secara langsung, sehingga diharapkan mampu memperkuat pemahaman bersama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.Sebagai bagian dari penguatan pemahaman regulasi, Sekretaris Deputi Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan turut menyerahkan buku terkait Peraturan Presiden Nomor 142 Tahun 2024 dan Peraturan Menteri Koordinator Kumham Imipas Nomor 1 Tahun 2024 kepada satuan kerja yang dikunjungi. Penyerahan ini dimaksudkan untuk memperkokoh landasan hukum dan komitmen sinergi antara kementerian koordinator dan jajaran pelaksana di daerah.Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kemenko Kumham Imipas berharap terbangun koordinasi yang semakin solid, terarah, dan berkelanjutan, sehingga implementasi kebijakan nasional di bidang hukum, HAM, keimigrasian, dan pemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (GF) 10 Feb 2026, 22:48 WIT
Desak Transparansi Sidang, Kuasa Hukum Robert Kambu Gelar Aksi di Pengadilan Negeri Mimika Papuanewsonline.com, Mimika – Kuasa hukum terdakwa Robert Kambu, Frenky Kambu, menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum di depan Kantor Pengadilan Negeri Mimika, Selasa (10/2/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas tidak diindahkannya permohonan tim kuasa hukum terkait peliputan langsung persidangan perkara pidana Nomor 168/Pid.B/2025/PN Tim.Dalam pernyataannya, Frenky Kambu menyebut pihaknya telah mengajukan permohonan sebanyak empat kali—dua kali secara langsung dalam persidangan di hadapan Majelis Hakim dan dua kali melalui surat resmi—agar sidang atas nama terdakwa Robert Kambu, S.E. dapat diliput atau disiarkan secara langsung oleh media. Namun, hingga kini permohonan tersebut belum mendapat tanggapan.“Kami meminta negara memastikan persidangan tidak dipolitisasi dan tidak terjadi kriminalisasi hukum serta peradilan. Sidang perkara yang terbuka untuk umum seharusnya dapat diliput sebagaimana praktik di pengadilan lain di Indonesia,” ujar Frenky.Ia juga menuntut agar Majelis Hakim tidak membatasi pihak yang berkepentingan maupun masyarakat umum dalam mendokumentasikan jalannya persidangan melalui foto atau video selama sidang berlangsung. Menurutnya, dokumentasi tersebut penting sebagai bentuk pengawasan publik serta sebagai bukti apabila di kemudian hari terdapat putusan yang dinilai merugikan akibat pembuktian yang diduga tidak benar.Frenky menilai pembatasan dokumentasi di ruang sidang berpotensi menguntungkan pihak tertentu dan menyulitkan upaya pembuktian balik terhadap dugaan keterangan atau bukti palsu yang kerap muncul dalam proses persidangan.Karena permohonan tersebut belum direspons, tim kuasa hukum meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Ketua Mahkamah Agung RI turun tangan untuk menyikapi persoalan tersebut. Mereka berharap kebijakan peliputan atau siaran langsung persidangan dapat diberlakukan secara seragam di seluruh pengadilan di Indonesia, termasuk di Pengadilan Negeri Timika.Aksi ini disebut sebagai upaya mendorong penegakan hukum yang transparan dan demokratis, serta memastikan proses peradilan berjalan secara terbuka dan dapat diawasi publik.Penulis: BimEditor: GF 10 Feb 2026, 22:18 WIT
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung dan Kawal Penuh Program Pemerintah Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka sekaligus memberikan arahan di Rapat Pimpinan (Rapim) Polri. Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan bahwa, Korps Bhayangkara berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal seluruh program Pemerintah Indonesia.Sigit mengungkapkan, kegiatan ini bakal menindaklanjuti seluruh arahan atau direktif dari Presiden Prabowo Subianto saat rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan pada, Senin, 9 Februari 2026. "Kami menjabarkan direktif dari Bapak Presiden, khususnya terkait dengan rencana kerja pemerintah di tahun 2026. Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh program pemerintah," kata Sigit saat acara rapim Polri di The Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026). Sigit menjelaskan, beberapa hal penting yang dibahas di antaranya terkait dengan swasembada pangan, energi serta hilirisasi. "Dan program-program lain yang tercatat di dalam program-program prioritas yang ada di rencana kerja Pemerintah," ujar Sigit. Menurut Sigit, dengan adanya kegiatan ini, Polri ke depannya bakal terus mendukung pelaksanaan program pemerintah demi mewujudkan perekonomian Indonesia. Pertumbuhan ekonomi, kata Sigit juga sangat berpengaruh dengan terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebab itu, menurut Sigit, diperlukan sinergisitas dan kolaborasi seluruh pihak untuk menjamin hal tersebut. "Disatu sisi juga pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan baik apabila stabilitas Kamtibmas semuanya tetap terjaga. Kolaborasi ini menjadi sangat penting untuk Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera," ucap Sigit. Lebih dalam, Sigit memastikan, Polri bakal terus melanjutkan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kemudian program ketahanan pangan, Sigit menyebut, Polri akan terus menyelesaikan penanaman jagung, yang diharapkan pada akhir tahun 2026 ini semua lahan bisa tertanam. "Karena Bapak Presiden memiliki target khusus dan mudah-mudahan semua target tersebut bisa kita selesaikan," tutur Sigit. Di sisi lain, Sigit menyatakan, rapim Polri juga bakal membahas terkait hilirisasi soal merubah sampah menjadi energi serta program lainnya. Selain itu, Sigit juga menekankan peran Polri dalam mencegah kebocoran anggaran dan mengoptimalkan pemasukan negara. "Sehingga kemudian, rencana kerja pemerintah ini betul-betul bisa terwujud. Bagaimana Polri melaksanakan komitmen untuk mendukung penuh program tersebut sehingga pertumbuhan ekonomi bisa terus terjaga dan kemudian terus bertumbuh," papar Sigit.Kemudian, rapim Polri juga membahas terkait bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Menurut Sigit, Korps Bhayangkara bakal membahas seluruh hal yang memiliki dampak multiplier effect di tengah situasi global yang terjadi. "Saya kira itu hal-hal yang kami diskusikan hari ini, selama beberapa hari ini ke depan, sehingga kemudian menjadi satu kebijakan, satu langkah yang akan ditindaklanjuti oleh para Kasatker dan para Kasatwil di seluruh jajaran," tutup Sigit. PNO-12 10 Feb 2026, 21:36 WIT
Jalan Trans Seram Kembali Dibuka, Pendekatan Dialogis Polri Pulihkan Kondisi di Waisala Papuanewsonline.com, SBB – Aktivitas lalu lintas di ruas strategis Jalan Trans Seram, Kecamatan Waisala, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali berjalan normal setelah jajaran Polres Seram Bagian Barat berhasil membuka aksi pemalangan jalan yang sempat dilakukan warga Desa Alang Asaude, Selasa (10/2/2026).Aksi pemalangan yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIT tersebut sempat menghentikan arus transportasi antarwilayah di Pulau Seram. Dua titik utama pemalangan berada di Jembatan Waihanunu, yang ditutup dengan cor semen, pasir, dan batako, serta di kawasan Batu Putih Desa Alang dengan menggunakan batang pohon sebagai penghalang jalan.Kasihumas Polres Seram Bagian Barat, AKP Jhon R. Soplanit, menjelaskan bahwa aksi tersebut dipicu oleh ketidakpuasan dan keresahan warga atas peristiwa pembakaran empat unit sepeda motor milik warga Desa Alang Asaude oleh orang tak dikenal (OTK).“Peristiwa bermula saat warga melakukan aktivitas penyulingan minyak kayu putih di lokasi Ketel Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Alang Asaude. Sekitar pukul 01.00 WIT, ketika hendak kembali ke desa, para korban mendapati empat unit sepeda motor mereka telah hangus terbakar. Kejadian ini memicu reaksi emosional masyarakat yang kemudian berujung pada pemalangan jalan,” jelas AKP Jhon.Menindaklanjuti situasi tersebut, Polres SBB bergerak cepat dengan mengutamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan berorientasi pada pemulihan situasi. Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. secara langsung memantau dan mengendalikan langkah penanganan melalui jajaran di lapangan.Kapolres SBB menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah Kepolisian.“Kami memahami kekecewaan dan keresahan masyarakat atas peristiwa yang terjadi. Namun kami mengajak seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan kepentingan umum. Polri hadir untuk menjamin rasa aman, membuka ruang dialog, serta memastikan setiap permasalahan diselesaikan secara adil dan bermartabat melalui jalur hukum,” tegas AKBP Andi Zulkifli.Pembongkaran blokade jalan dilaksanakan sekitar pukul 13.55 WIT oleh personel gabungan Polres SBB dan Polsek Waesala yang dipimpin Wakapolres SBB Kompol Beninkurniawan, S.H., S.I.K., M.A., didampingi Kasat Reskrim AKP Idris Mukadar, S.Hi., Kasat Intelkam AKP M. Jayadi, Kapolsek Waesala, serta perwira terkait.Sekitar pukul 14.10 WIT, seluruh material pemalangan berhasil dibersihkan. Situasi di lokasi terpantau aman, terkendali, dan kondusif, sementara arus lalu lintas kembali berjalan normal tanpa gangguan lanjutan.Usai pembongkaran, jajaran Polres SBB melaksanakan pertemuan dengan Kepala Desa Alang Asaude serta para korban pembakaran kendaraan bermotor. Dalam dialog tersebut, Kepolisian menegaskan bahwa pemalangan jalan merupakan perbuatan melanggar hukum, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak kembali melakukan tindakan serupa.Kapolres SBB juga memastikan bahwa proses penegakan hukum terhadap kasus pembakaran kendaraan menjadi perhatian serius Kepolisian.“Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan masyarakat secara profesional dan transparan. Para korban kami arahkan untuk segera membuat laporan polisi agar proses penyelidikan dapat berjalan optimal dan pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban hukum,” tambah Kapolres.“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas dan mempercayakan sepenuhnya penanganan setiap persoalan kepada Kepolisian,” tutup AKP Jhon R. Soplanit.Pemulihan arus lalu lintas Jalan Trans Seram di Waisala menunjukkan bahwa pendekatan dialogis dan empatik tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah dengan dinamika sosial yang kompleks. Respons cepat Polres Seram Bagian Barat mencerminkan peran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga penjaga harmoni sosial dan kepentingan publik.Dalam konteks nasional, Jalan Trans Seram merupakan infrastruktur vital yang menopang mobilitas, distribusi logistik, dan denyut ekonomi masyarakat Pulau Seram. Penanganan yang mengedepankan de-eskalasi konflik dan ruang musyawarah menjadi contoh praktik keamanan berbasis perdamaian (peace-based policing) yang relevan untuk diterapkan di berbagai daerah.Langkah Polri yang mengajak masyarakat untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum menegaskan pesan penting bahwa keadilan tidak lahir dari blokade dan konflik, melainkan dari proses hukum yang adil, terbuka, dan humanis. PNO-12 10 Feb 2026, 21:30 WIT
Polda Maluku Gelar Anev Rutin, Irwasda: Tingkatkan Performa Kinerja Kepolisian Papuanewsonline.com, Ambon – Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Maluku Kombes Pol. Made Sunarta, S.E., M.H menekankan kepada jajaran Polda Maluku dan Polres jajaran terkait pentingnya peningkatan performa kinerja kepolisian.Penekanan ini disampaikan Irwasda saat memimpin Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) kinerja jajaran Polda Maluku yang dihelat secara virtual, Senin (9/2/2026).Anev mingguan yang dihelat secara rutin ini turut dihadiri Pejabat Utama Polda Maluku dan Kapolres dan kapolsek jajaran melalui sarana zoom meeting dan dipusatkan dari ruang Command Center, Markas Polda Maluku.Kegiatan yang bertujuan untuk membedah pencapaian kinerja selama satu minggu terakhir ini kata Irwasda merupakan instrumen krusial guna memastikan seluruh program kerja Polri berjalan sesuai jalur (on the track). Ia menggarisbawahi kalau evaluasi yang dilakukan adalah momentum untuk penguatan internal, bukan untuk mencari kesalahan."Anev ini dilaksanakan untuk mengetahui apa yang sudah kita lakukan satu minggu kemarin. Kegiatan merupakan wadah untuk saling memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan tugas di lapangan," tegas Irwasda.Lebih lanjut, seluruh jajaran mulai dari tingkat Polda hingga Polsek diingatkan agar senantiasa peka terhadap dinamika Kamtibmas di wilayah masing-masing. Irwasda berharap hasil evaluasi ini bisa menjadi acuan bagi para Kasatwil (Kepala Satuan Wilayah) dalam mengambil kebijakan strategis ke depan."Polda Maluku berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan responsivitas terhadap laporan masyarakat, serta memastikan situasi keamanan di Bumi Raja-Raja tetap kondusif," harapnya. PNO-12 10 Feb 2026, 21:20 WIT
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Bandara Pattimura Memantau Langsung Lahan Jagung Pipil Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui langkah konkret di daerah. Polsek Kawasan Bandara Pattimura, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, melakukan monitoring lahan pertanian sebagai persiapan penanaman jagung pipil di Dusun Wesa, Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (10/2/2026).Kegiatan monitoring tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kawasan Bandara Pattimura AKP Jantje Serhalawan, S.Sos, bersama personel Polsek KBP. Lahan seluas 0,24 hektare milik warga setempat, Bapak Udin, disiapkan untuk digarap sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.Kapolsek Kawasan Bandara Pattimura AKP Jantje Serhalawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Polda Maluku dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat di sektor pangan.“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penyiapan lahan jagung ini diharapkan dapat membantu ketersediaan pangan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar Bandara Pattimura,” ujar AKP Jantje.Ia menjelaskan, saat ini lahan masih dalam tahap pembajakan yang diperkirakan berlangsung selama tiga hari sebelum memasuki tahapan penanaman.Sementara itu, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menyampaikan apresiasi atas inisiatif jajaran Polsek Kawasan Bandara Pattimura yang aktif mendukung program ketahanan pangan.“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Upaya yang dilakukan Polsek Kawasan Bandara Pattimura merupakan contoh nyata kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan rakyat sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas,” tegas Kapolresta.Monitoring lahan berlangsung hingga pukul 09.00 WIT. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif.Langkah Polsek Kawasan Bandara Pattimura menyiapkan lahan pertanian untuk penanaman jagung mencerminkan peran strategis Polri dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan ekonomi rakyat. Di tengah dinamika global dan tekanan ekonomi, upaya memastikan ketersediaan pangan lokal menjadi krusial, khususnya bagi daerah kepulauan seperti Maluku.Keterlibatan Polri dalam sektor produktif menunjukkan pendekatan humanis dan kolaboratif, di mana keamanan dan kesejahteraan berjalan beriringan. Pemanfaatan lahan milik warga secara produktif tidak hanya mendukung pasokan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.Inisiatif ini mempertegas bahwa ketahanan ekonomi rakyat dapat diperkuat melalui sinergi antara aparat negara dan masyarakat. Ketika sektor pangan tumbuh dan ekonomi lokal bergerak, stabilitas sosial pun semakin kokoh sebuah fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan di daerah dan nasional. PNO-12 10 Feb 2026, 20:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT