logo-website
Kamis, 25 Jun 2026,  WIT

Pemkab Mimika Fasilitasi Perdamaian Kedua Suku Kewenggalen dan Dang

Pemkab Mimika mengupayakan penyelesaian konflik berkepanjangan antara Suku Kewenggalen dan Suku Dang di Distrik Kwamki Narama

Papuanewsonline.com - 25 Jun 2026, 07:21 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Bupati Mimika bersama pihak terkait saat mengupayakan penyelesaian konflik berkepanjangan antara Suku Kewenggalen dan Suku Dang di Distrik Kwamki Narama, pada Rabu (24/6/2026).

Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bersama berbagai pihak terkait kembali mengupayakan penyelesaian konflik berkepanjangan antara Suku Kewenggalen dan Suku Dang di Distrik Kwamki Narama. Pertikaian yang telah berlangsung selama delapan bulan ini sebelumnya sempat diupayakan damai pada Januari 2026, namun kembali memanas dan memakan korban jiwa.


Upaya perdamaian tahap kedua digelar pada Rabu (24/6/2026), melibatkan unsur TNI-Polri, Majelis Rakyat Papua, DPR Papua Tengah, serta tokoh masyarakat dan adat.

Prosesi adat menjadi bagian penting untuk menuntaskan rasa dendam dan membangun kembali kepercayaan antar kedua belah pihak.

Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjadikan Kwamki Narama sebagai zona damai pasca kesepakatan ini.

Lebih jauh, daerah tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan guna membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.

“Kita ingin mengubah halaman baru. Setelah damai, kita bangun infrastruktur dan potensi daerah agar menjadi tempat yang maju dan dikunjungi banyak orang. Namun, semua ini bergantung pada kesungguhan warga menjaga ketenangan,” tegas Bupati.

Ia menegaskan bahwa prosesi ini harus menjadi titik akhir dari perselisihan yang merugikan tersebut.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE