Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Suriel Carlos Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz Dalam Menjaga Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Jayapura - Tokoh Pemuda Tanah Tabi, Suriel Carlos A. Taurui, menyatakan dukungan penuh terhadap Satgas Operasi Damai Cartenz yang terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua. (Kamis/16/10/2025).Carlos Taurui menegaskan, keberadaan Satgas Damai Cartenz telah memberikan rasa aman bagi masyarakat di tanah papua melalui berbagai langkah nyata di lapangan. Ia juga mendukung penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap mengganggu ketertiban dan keamanan warga masyakarat di Papua.“Kami memberikan apresiasi atas kerja nyata, keberhasilan, dan komitmen Satgas Ops Damai Cartenz dalam menjaga Papua tetap aman, damai, dan tenteram,” ujar Carlos.Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan di Bumi Cenderawasih.“Papua damai adalah harapan kita semua,” tegasnya. PNO-12
18 Okt 2025, 18:57 WIT
Kunjungi Call Center 110, Kapolda Maluku: Optimalkan Layanan Cepat dan Responsif untuk Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, meninjau langsung pengoperasian Call Center 110 Polda Maluku yang bertempat di ruang Command Center lantai IV Mapolda Maluku, Jumat (17/10/2025).Pengecekan yang dilakukan secara langsung oleh Kapolda Maluku ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem, personel, dan fasilitas pendukung dalam memberikan pelayanan cepat tanggap kepada masyarakat.Dalam pengecekan tersebut, hadir mendampingi Kapolda yaitu Karo Ops Polda Maluku, Direktur Intelkam, Direktur Reskrimum, Kabid TIK, Ka SPKT, serta Ka Siaga Call Center 110.Kapolda Maluku saat mengunjungi layanan tersebut melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional, mulai dari kesiapan personel, sistem data, hingga kelengkapan fasilitas teknologi yang digunakan dalam mendukung layanan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110. Orang nomor 1 Polda Maluku ini menekankan pentingnya fungsi layanan call center tersebut sebagai garda terdepan dalam menerima, merespons, serta menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat, akurat, dan humanis.Menurutnya, sistem Call Center 110 merupakan sarana penting Polri dalam memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat. Olehnya itu, kualitas layanan, kemampuan personel, serta keakuratan data menjadi kunci utama keberhasilan dalam memberikan respons cepat terhadap setiap laporan atau kejadian di wilayah hukum Polda Maluku.“Saya melihat perlu adanya perombakan dan pembenahan terhadap sistem kerja Call Center 110 ini. Mulai dari kinerja personel, tata cara pelaksanaan tugas, hingga panel data kerawanan yang ditampilkan. Semua harus diperbaiki dan dimatangkan agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.Irjen Dadang Hartanto juga menekankan bahwa panel data kerawanan wilayah yang ditampilkan pada sistem harus terus diperbarui secara berkala. Pembaruan data tersebut penting untuk membantu pengambilan keputusan cepat dan penentuan langkah-langkah taktis dalam penanganan potensi gangguan kamtibmas. “Data kerawanan harus selalu diupdate, karena dari situ kita bisa mengetahui dinamika lapangan secara real time. Ini penting sebagai dasar pengambilan tindakan cepat di lapangan,” tambahnya.Selain itu, Kapolda menyoroti pentingnya peningkatan kemampuan personel dalam hal komunikasi, pelayanan publik, serta koordinasi dengan satuan fungsi terkait. Ia meminta agar para operator dan petugas Call Center 110 memiliki kepekaan terhadap situasi masyarakat, mampu memberikan respon yang solutif, dan tetap menjaga etika komunikasi yang baik dalam setiap interaksi dengan masyarakat.“Call Center 110 ini merupakan wajah Polri di mata masyarakat. Setiap kata dan tindakan dari petugas mencerminkan institusi. Oleh karena itu, profesionalisme, kecepatan, dan keramahan menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” ujar Kapolda.Ia juga mengingatkan agar pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja layanan terus dilakukan secara rutin. Menurutnya, pelayanan publik yang berbasis teknologi seperti Call Center 110 harus dikelola secara dinamis, adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat, serta didukung oleh sistem monitoring yang efektif.Di akhir kegiatan, Kapolda kembali menegaskan komitmen Polda Maluku untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna.“Harapan saya, dengan adanya pembenahan ini, Call Center 110 benar-benar menjadi sarana komunikasi yang responsif dan dapat diandalkan oleh masyarakat Maluku. Polri harus terus hadir, siap melayani, dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga,” tutup Kapolda. PNO-12
18 Okt 2025, 12:59 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Upacara Pemberangkatan Personel Brimob BKO Polda Papua
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, memimpin langsung upacara Pemberangkatan Personel Satuan Brimob Polda Maluku Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua.Pemberangkatan sebanyak 100 personel Brimob Polda Maluku ini secara resmi dilepas Kapolda di Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (17/10/2025) pukul 15.00 WIT. Turut hadir Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku.Ratusan personel Brimob Polda Maluku akan ditugaskan dalam Satgas Operasi Amole II Tahun 2025 di wilayah hukum Polda Papua. Operasi ini merupakan bagian dari pengamanan objek vital nasional di area PT Freeport Indonesia.Dalam amanatnya, Kapolda Maluku menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri kepada Satuan Brimob Polda Maluku untuk kembali terlibat dalam operasi berskala nasional. “Pimpinan Polri memberikan kepercayaan besar kepada kita. Ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme Brimob Polda Maluku yang telah terbukti dalam berbagai penugasan sebelumnya,” kata Kapolda.Operasi Amole II Tahun 2025, kata Kapolda, merupakan tugas strategis yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual. “Tugas ini bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kehormatan institusi dan membawa nama baik Polda Maluku. Kita harus hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung kelancaran kegiatan di kawasan PT Freeport Indonesia,” ungkapnya.Kapolda juga mengingatkan setiap penugasan operasi memiliki risiko dan tantangan tersendiri, terutama di wilayah Papua yang memiliki kondisi geografis dan sosial yang unik. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalisme seluruh personel. “Kenali wilayah tugas, jaga sikap, dan pahami dinamika masyarakat setempat. Jangan mudah terprovokasi dan tetap fokus pada misi utama yaitu menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.Kepada ratusan personel BKO, Kapolda Maluku juga menitipkan enam pesan penting untuk selalu dijalankan. Pertama, tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta biasakan berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan tugas.Kedua, gunakan dan jaga peralatan dengan baik sesuai dengan kemampuan yang telah dilatihkan.Ketiga, pahami karakter wilayah penugasan dan jaga perilaku agar tidak melakukan pelanggaran.Empat, laksanakan koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya untuk efektivitas tugas.Kelima, ciptakan rasa aman di wilayah penugasan dan bijak dalam menyikapi setiap informasi maupun pemberitaan di media.Enam, jaga kesehatan fisik dan mental, serta laksanakan tugas sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.Seluruh personel juga diminta untuk selalu menjaga kehormatan institusi dan pulang dalam keadaan lengkap serta selamat. “Satu SSK berangkat 100 orang, maka harus kembali 100 orang juga tanpa kurang satu pun. Jaga diri, jaga nama baik Polri, Korps Brimob, dan Polda Maluku. Brimob Maluku harus terus bikin bae!” tegasnya penuh semangat. PNO-12
18 Okt 2025, 12:41 WIT
Perkuat Fungsi Public Relations di Era Digital, Div Humas Polri Gelar Pelatihan Sipenmas 2025
Papuanewsonline.com, Jakarta – Menjawab tantangan kecepatan informasi di era digital, Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri mengambil langkah terdepan menyelenggarakan Pelatihan Sistim Penerangan Masyarakat (Sipenmas) Tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Kristal Cilandak Hotel, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Oktober 2025, merupakan komitmen Polri untuk menguatkan fungsi public relations menjadi garda terdepan institusi.Pelatihan Sipenmas yang diikuti 36 peserta dari Mabes Polri dan Polda jajaran ini dibuka oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, SIK mewakili Kepala Divisi Humas Polri.Karo Penmas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko saat membacakan sambutan Kadiv Humas Polri, menyoroti era real-time, di mana kepercayaan publik dipertaruhkan setiap saat. “Masyarakat kini menilai kinerja Polri secara real time! Informasi yang tersebar di media sosial maupun arus utama detik demi detik adalah penentu utama kepercayaan,” tegasnya.Sipenmas, kata dia, diperkenalkan sebagai inovasi digital game-changer. Aplikasi ini dirancang agar setiap pertanyaan media dapat direspons secara terarah, seragam, dan berbasis data. Tujuannya tunggal, memperkuat sinergi tak terpisahkan antara Humas Mabes dan Humas Polda.“Kehadiran Sipenmas memastikan setiap narasi yang keluar dari Polri bersifat satu suara, terukur dan berdampak positif bagi citra institusi,” ungkap Brigjen Trunoyudo.Menurutnya, Sipenmas turut dilengkapi fitur perekapan otomatis amplifikasi pemberitaan, yang memungkinkan Div Humas melakukan analisis mendalam dan segera mengambil langkah komunikasi strategis yang adaptif terhadap isu yang tengah viral. PNO-12
18 Okt 2025, 12:31 WIT
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas 139 Personel Kontingen Garuda Bhayangkara
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memimpin Upacara Purna Tugas dan Penganugerahan Tanda Jasa bagi 139 personel Polri Kontingen Garuda Bhayangkara Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) 6 MINUSCA. Upacara ini digelar dalam rangka menyambut kepulangan mereka setelah menyelesaikan pengabdian selama satu tahun dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Bangui, Republik Afrika Tengah.Wakapolri mengedepankan dan menegaskan komitmen Indonesia sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum PBB tanggal 23 September 2025, bahwa Indonesia akan terus aktif dan berkomitmen penuh untuk mengirimkan pasukan terbaiknya dalam berbagai misi perdamaian dunia. Keterlibatan Polri dalam misi PBB merupakan wujud nyata dari komitmen bangsa Indonesia bagi kemanusiaan serta upaya aktif dalam menciptakan keamanan dan ketenangan di wilayah konflik.Wakapolri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas profesionalisme, disiplin, dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan seluruh anggota Satgas FPU 6 MINUSCA. Atas nama pimpinan Polri, beliau mengucapkan terima kasih karena kinerja yang luar biasa tersebut telah mengharumkan nama Polri, bangsa, dan negara di kancah internasional.Upacara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi ini turut dihadiri oleh tamu kehormatan dari kalangan eksternal, antara lain:· Dirbinlat PMPP TNI, Kolonel Adm Janadi, ST., M.Avn., Mgt.;· Diplomat Ahli Pertama Dit. Keamanan dan Perdamaian Internasional, DJ Kerja Sama Multilateral, Kemlu RI, Salma Husna;· Wantimpus LVRI, Irjen Pol (Purn) Drs. Satriya Hari Prasetya, S.H.Pada kesempatan yang penuh khidmat ini, Wakapolri juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu Anumerta Sri Widodo dalam pelaksanaan tugas. Seluruh keluarga besar Polri mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.Wakapolri menekankan bahwa kepulangan Satgas bukanlah akhir pengabdian, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Pengalaman berharga di daerah misi harus menjadi inspirasi untuk terus berkontribusi dan menjadi teladan dalam pelayanan kepada bangsa dan negara.Sebagai puncak acara, dilakukan penyematan tanda jasa kepada personel terpilih berdasarkan:· Keputusan Presiden kepada Kasatgas FPU 6 Minusca, Kombes Pol Muhammad Ikhwan Lazuardi, S.H., S.I.K., M.H. dan Duty Officer Satgas FPU 6 Minusca, Iptu Bunga Herlin Dwitiya, S.Tr.K.· Keputusan Menteri Pertahanan kepada Kompol Omizon Eka Putra, S.H., S.I.K., M.Tr.Sou.Wakapolri menyampaikan penghargaan dan rasa bangga bahwa Polri dan Indonesia memiliki para anggota Satgas Garuda Bhayangkara yang tangguh. Beliau mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air dan berkumpul dengan keluarga tercinta, serta terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan untuk bangsa, negara, dan kemanusiaan. PNO-12
18 Okt 2025, 07:33 WIT
Gelar Bootcamp Genpeace, Densus 88: Bangun Generasi Muda Cerdas Digital & Anti Radikal
Papuanewsonline.com, Jakarta - Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan (Ditcegah) menggelar kegiatan Bootcamp Genpeace yang diikuti oleh 50 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Kota Jakarta Selatan pada Rabu-Kamis, 15-16 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi DKI Jakarta.Kasubdit Kontra Ideologi Kombes Pol. Moh. Dofir, S.Ag., S.H., M.H menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya kita bersama dalam membangun generasi muda madrasah yang cerdas secara digital, kuat dalam nilai kebangsaan, dan moderat dalam beragama. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan materi kelas tentang moderasi agama, penguatan ideologi, dan kontra naratif. Selain itu, mereka juga mengikuti kegiatan outdoor, fun game, leadership, dan malam makrab untuk membangun karakter dan solidaritas peserta. Peserta juga diberikan capacity building bermedsos dan menyusun narasi positif di ruang media digital.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membangun generasi muda yang cerdas digital, anti radikal, dan cinta NKRI. Kegiatan berlangsung dengan antusias, partisipatif, dan bahagia. PNO-12
17 Okt 2025, 18:59 WIT
Rayakan HUT ke-23 Propam Polri, Bidang Propam Polda Maluku Gelar Bakti Sosial di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Propam Polri, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku menggelar kegiatan bakti sosial di Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas Air Besar Ambon dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batu Merah Ambon, Jumat (17/10/2025).Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K., didampingi para Kasubbid serta seluruh personel Propam Polda Maluku. Aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara institusi kepolisian dengan lingkungan sosial di Maluku.Rombongan Bidang Propam disambut hangat oleh Pimpinan Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas Air Besar Ambon, Ny. Rahmawati Siauta, S.H., bersama para guru pengasuh dan anak-anak panti.Dalam suasana penuh keakraban, Kombes Pol Indera Gunawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan juga bentuk silaturahmi dan perhatian terhadap sesama.“Kehadiran kami di sini adalah bagian dari rasa syukur memperingati HUT ke-23 Propam Polri. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memperkuat hubungan antara keluarga besar Propam Polda Maluku dengan Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas,” ujar Indera Gunawan.Ia juga berharap anak-anak panti tetap semangat mengejar cita-cita dan menjadi generasi penerus yang sukses.Sementara itu, Ny. Rahmawati Siauta, S.H., menyampaikan apresiasi atas perhatian yang konsisten diberikan oleh Propam Polda Maluku.“Ini merupakan kunjungan kedua Bid Propam Polda Maluku ke tempat kami. Kami merasa sangat bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan, semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ucapnya.Usai dari panti asuhan, rombongan melanjutkan kunjungan ke SLB Negeri Batu Merah Ambon, di kawasan Galunggung. Kedatangan Kabid Propam dan jajaran disambut hangat oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Rido Paul, S.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Novi Soumokil, S.Pd., bersama para guru dan siswa.Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemotongan kue ulang tahun dan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas HUT ke-23 Propam Polri. Selain itu, Propam Polda Maluku juga menyerahkan paket bantuan sosial bagi siswa dan pihak sekolah.“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi wujud kepedulian Polri terhadap pendidikan dan anak-anak berkebutuhan khusus,” ungkap Kombes Pol Indera Gunawan.Wakil Kepala Sekolah SLB, Novi Soumokil, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Propam Polda Maluku.“Kami berdoa semoga Polda Maluku selalu jaya dan semakin dekat dengan masyarakat,” tuturnya.Pada kegiatan bakti sosial ini, Bid Propam Polda Maluku menyalurkan berbagai bantuan berupa: 50 karung beras (5 kg), 10 jerigen minyak goreng (5 liter), 60 rak telur ayam, 40 karton mie instanSeluruh bantuan tersebut dibagikan kepada Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas Air Besar Ambon dan SLB Negeri Batu Merah Ambon.Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-23 Propam Polri, yang menandai peran Propam sebagai pengemban fungsi pengamanan internal Polri pasca berpisah dari ABRI.Kombes Pol Indera Gunawan menegaskan, peringatan HUT Propam bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai empati dan pengabdian.“Kami ingin kehadiran Propam Polda Maluku tidak hanya dirasakan di lingkungan internal Polri, tetapi juga oleh masyarakat luas,” pungkasnyaKegiatan sosial yang dilakukan oleh Bidang Propam Polda Maluku ini sejalan dengan semangat Polri Presisi; prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, dengan terus memperkuat hubungan humanis antara aparat penegak hukum dan masyarakat. PNO-12
17 Okt 2025, 18:50 WIT
Densus 88 Gandeng Mantan Petinggi HTI Perkuat Ketahanan Ideologi di Kampus UIN Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Upaya pencegahan penyebaran ideologi intoleran dan radikal di lingkungan pendidikan terus diperkuat. Tim Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 Antiteror Polri menggandeng mantan petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si., CRGP, sebagai narasumber dalam One Day Seminar bertema “Pencegahan Bahaya Ideologi yang Mengancam NKRI dan Kemanusiaan sebagai Manifestasi Kurikulum Cinta.”Kegiatan yang digelar di Auditorium UIN A.M. Sangadji Ambon, Jumat (17/10/2025) itu menghadirkan sekitar 1.000 peserta dari kalangan civitas akademika, pelajar, dan tokoh pendidikan di Maluku. Seminar ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Densus 88 AT Polri dan UIN A.M. Sangadji Ambon dalam memperkuat ketahanan ideologi di dunia pendidikan.Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon Dr. Abidin Wakano, M.Ag., Ketua MUI Provinsi Maluku Drs. Abdullah Latuapo, jajaran pimpinan universitas, serta sejumlah kepala sekolah dan perwakilan Kementerian Agama Kota Ambon.Dalam sambutannya, IPTU Irawan Rumasoreng selaku Ketua Tim Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, mewakili Kasatgaswil Maluku KBP I Wayan Sukarena, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.“Kegiatan ini merupakan bagian dari vaksinasi ideologis bagi generasi muda agar tidak terpapar paham intoleran, radikal, ekstrem, dan terorisme. Kita ingin memastikan dunia pendidikan menjadi benteng utama keutuhan NKRI dan nilai kemanusiaan,” ujar IPTU Irawan.Ia juga memberikan apresiasi kepada Rektor UIN Ambon dan Ketua MUI Maluku atas sinergi yang kuat dengan Densus 88, serta kepada Dr. Rida Hesti Ratnasari yang kini aktif berkolaborasi dalam program pencegahan ideologi radikal di kalangan akademisi.Sementara itu, Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon, Dr. Abidin Wakano, M.Ag., menegaskan pentingnya kolaborasi dengan aparat penegak hukum dalam membangun lingkungan kampus yang inklusif dan bebas dari paham ekstrem.“Kurikulum Cinta yang digagas Kementerian Agama RI menanamkan nilai-nilai cinta, kedamaian, dan kemanusiaan. Melalui kerja sama dengan Densus 88, kami ingin menjadikan kampus sebagai ruang yang melahirkan generasi cinta tanah air dan anti kekerasan,” ungkapnya.Dalam pemaparannya, Dr. Rida Hesti Ratnasari, yang pernah menjadi petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), memberikan perspektif mendalam tentang cara kerja infiltrasi ideologi radikal di kalangan muda. Ia menjelaskan konsep “Conveyor Belt”, yaitu proses bertahap yang menjerumuskan seseorang dari pemahaman intoleran hingga ekstrem dan terlibat dalam aksi teror.“Paham intoleran dan radikal sering berawal dari ketidaktahuan. Mahasiswa harus mampu menjadi benteng yang cerdas, toleran, dan cinta tanah air,” tegas Dr. Rida.Ia juga menyoroti peran media sosial sebagai lahan subur penyebaran ideologi radikal, serta menjelaskan tentang daya lenting Hizbut Tahrir yang masih bergerak secara sembunyi meski telah dibubarkan secara resmi oleh pemerintah.Melalui kegiatan ini, Densus 88 dan UIN A.M. Sangadji Ambon menegaskan komitmen bersama dalam membangun “ketahanan ideologi nasional” di lingkungan pendidikan. Seminar ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan generasi muda yang humanis, nasionalis, dan religius, sekaligus menutup ruang gerak penyebaran paham-paham yang mengancam keutuhan NKRI.“Kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga arena pembentukan karakter bangsa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun benteng ideologis yang kuat bagi Indonesia,” pungkas IPTU Irawan.Bersama Menjaga NKRI dari Bahaya Ideologi Intoleran dan Terorisme.” PNO-12
17 Okt 2025, 18:42 WIT
Polres Seram Bagian Timur Tanggapi Isu Pembegalan di Teluk Waru Hoaks
Papuanewsonline.com, Teluk Waru - Kepolisian Resor Seram Bagian Timur (Polres SBT) menegaskan kabar yang beredar di media sosial tentang adanya aksi pembegalan terhadap kendaraan angkutan Bula–Teluk Waru di Desa Mer, Kecamatan Teluk Waru, Kamis (15/10/2025), tidak benar alias hoaks.Informasi tersebut sempat viral di Facebook dan menimbulkan kekhawatiran warga, terutama pengguna jalur Bula–Teluk Waru. Namun, hasil penyelidikan dan klarifikasi Polsek Bula, Polres SBT, menunjukkan bahwa kejadian tersebut hanyalah kesalahpahaman antara pengemudi kendaraan dan sejumlah siswa yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.Kapolsek Bula Iptu Izaak Tahapary menjelaskan, sekitar pukul 19.00 WIT, sejumlah siswa SMK Negeri 4 Kabupaten SBT yang tengah menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT Mergo Argo Subur keluar dari semak-semak di sekitar jembatan Kali Mer untuk mencari sayur.“Pada saat bersamaan, mobil angkutan umum Bula–Teluk Waru melintas. Karena kondisi gelap, pengemudi kaget melihat ada beberapa orang keluar dari semak-semak menggunakan senter ponsel, lalu langsung tancap gas. Dari situlah muncul kesalahpahaman,” jelasnya.Salah seorang penumpang kendaraan, Tina, turut mengklarifikasi kabar yang sempat ia sampaikan di media sosial.“Memang ada orang keluar dari semak-semak, tapi setelah dicek ternyata siswa SMK 4 yang PPL di perusahaan tebu. Karena gelap dan kami tidak kenal, kami kira begal. Jadi isu begal itu tidak benar,” ujarnya.Tina juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur, terutama warga Teluk Waru, atas keresahan yang sempat muncul akibat kesalahpahaman tersebut.“Saya minta maaf, masyarakat tidak perlu takut bepergian ke Teluk Waru. Tidak ada aksi pembegalan,” tambahnya.Kapolres Seram Bagian Timur AKBP Alhajat, S.I.K. melalui Kapolsek Bula Iptu Izaak Tahapary, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.“Kami minta masyarakat tetap tenang, jangan terprovokasi isu yang belum jelas, dan segera laporkan ke polisi bila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.Polres Seram Bagian Timur memastikan akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Seram Bagian Timur. PNO-12
17 Okt 2025, 18:31 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru