logo-website
Sabtu, 28 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Wapres RI Sambangi SMA Siwalima Ambon: Kapolda Maluku Komitmen Dukung Setiap Program Pemerintah Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi SMA Negeri Siwalima Ambon, salah satu sekolah unggulan Garuda Tranformasi di Indonesia, Selasa (14/10/25).Didampingi langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama seluruh Forkopimda Maluku, kunjungan Wapres beserta rombongan disambut hangat oleh para siswa, dewan guru, serta para pejabat pemerintah daerah. Dalam kunjungannya, Wapres Gibran tampak menyaksikan secara langsung kegiatan pembelajaran di kelas, berinteraksi dengan siswa-siswi, dan berbincang dengan para guru mengenai proses belajar-mengajar serta pengembangan karakter di lingkungan sekolah unggulan di timur Indonesia ini.Wapres Gibran dalam arahannya memberikan motivasi kepada para pelajar agar terus meraih prestasi dan memiliki semangat belajar tinggi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas, inovatif, dan berdaya saing.“Anak-anak Maluku harus percaya diri, berani bermimpi besar, dan terus berusaha menggapainya. Pendidikan adalah kunci masa depan, dan kalian semua memiliki potensi besar untuk membawa nama baik Maluku di tingkat nasional maupun internasional,” kata Wapres Gibran yang disambut tepuk tangan oleh para siswa.Setelah berdialog dengan para siswa, Wapres Gibran kembali meninjau fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium, asrama siswa, serta sarana penunjang kegiatan belajar. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah timur Indonesia melalui pemerataan sarana dan prasarana pendidikan.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan kehadiran Wapres RI di SMA Siwalima Ambon menjadi momentum penting untuk mendorong semangat pendidikan di Maluku.“Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun bangsa yang maju. Kehadiran Bapak Wakil Presiden hari ini memberikan motivasi luar biasa bagi para pelajar di Maluku untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar Kapolda.Polri, lanjut Kapolda, siap mendukung setiap program pemerintah dalam bidang pendidikan, baik melalui kegiatan pembinaan, pengamanan, maupun kemitraan dengan sekolah-sekolah.“Kami akan terus mendukung upaya pemerintah dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan cinta tanah air,” tegasnya.Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Wakil Presiden, Forkopimda Maluku, jajaran guru, serta para siswa-siswi SMA Negeri Siwalima Ambon. Momen tersebut berlangsung penuh keakraban, menggambarkan semangat kebersamaan dan harapan besar akan masa depan pendidikan yang lebih baik di Maluku.Suasana haru dan bangga terpancar dari wajah para siswa yang mendapat kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan Wakil Presiden RI. Banyak dari mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di daerah kepulauan ini.Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming di SMA Negeri Siwalima Ambon menjadi simbol nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku, sekaligus memperkuat semangat transformasi pendidikan menuju generasi emas Indonesia. PNO-12 16 Okt 2025, 14:04 WIT
Didampingi Kapolda Maluku, Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Bendungan Way Apu Buru Papuanewsonline.com, Buru - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja di kabupaten Buru, Maluku, Selasa (14/10/2025). Ia meninjau progres pembangunan bendungan Way Apu salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Desa Wapsalit, Kecamatan Lolongguba, Buru.Kedatangan Wapres bersama rombongan di kabupaten Buru, didampingi langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Irjen Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku maupun Kabupaten Buru. Kehadiran lengkap seluruh unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan pelaksana proyek menunjukkan sinergi kuat lintas lembaga dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional di wilayah Maluku.Sebagai salah satu proyek strategis nasional, pembangunan bendungan Way Apu diharapkan dapat menjadi tulang punggung ketahanan air, pangan, dan energi di kawasan timur Indonesia.Dalam arahannya, Wapres Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian proyek bendungan Way Apu sehingga segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Bendungan Way Apu agar selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, serta mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,” kata Wapres sebagaimana disampaikan dalam siaran resmi Sekretariat Wakil Presiden RI.Wapres Gibran juga memberikan arahan langsung kepada para pekerja dan penanggung jawab proyek agar tetap menjaga kualitas pekerjaan serta memperhatikan keselamatan kerja. Ia menekankan bahwa pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Maluku.Bendungan Way Apu memiliki multifungsi vital. Bendungan ini diproyeksikan mampu mengairi sekitar 10.000 hektare lahan pertanian, menyediakan air bersih untuk kebutuhan masyarakat, serta mengurangi risiko banjir di wilayah sekitar. Selain itu, bendungan ini juga dilengkapi dengan fasilitas pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 8 megawatt (MW), menjadikannya sumber energi baru dan terbarukan di Kabupaten Buru.Di sela-sela kegiatan, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan komitmen Polri dalam mengawal dan mengamankan setiap proyek strategis nasional yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.“Polri bersama TNI dan pemerintah daerah siap mengawal setiap tahapan pembangunan Bendungan Way Apu agar berjalan lancar, tepat waktu, dan bebas dari hambatan. Pembangunan ini sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Buru dan Maluku pada umumnya,” ungkap Kapolda.Pada kesempatan itu, Kapolda juga memberikan apresiasi atas sinergi antara pihak pelaksana proyek, pemerintah daerah, dan masyarakat yang turut menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama kegiatan pembangunan berlangsung.“Kami bersyukur situasi tetap aman dan tertib. Kunjungan Bapak Wakil Presiden menjadi dorongan moral bagi seluruh pihak untuk terus bekerja keras dan berkontribusi bagi kemajuan Maluku,” tambahnya.Pembangunan bendungan Way Apu diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Buru dan Maluku secara keseluruhan. Dengan fungsi irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pembangkit listrik ramah lingkungan, proyek ini menjadi simbol kemajuan dan transformasi energi bersih di wilayah timur Indonesia.Kunjungan Wapres sendiri menjadi penegasan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, terutama yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. PNO-12 16 Okt 2025, 13:54 WIT
Kapolda Maluku Apresiasi Antusiasme Warga Ambon Sambut Kunjungan Wakil Presiden RI Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang menyambut hangat kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka di kota Ambon, Selasa (14/10/2025).Apresiasi disampaikan Kapolda saat bersama Forkopimda Maluku mendampingi Wapres mengunjungi kawasan Pasar Mardika Ambon. Hadirnya Forkopimda menunjukkan soliditas dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mendukung program nasional pengendalian harga bahan kebutuhan pokok.Kehadiran orang nomor dua di Indonesia bersama rombongan menjadi momentum penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya memperkuat pengendalian inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok di wilayah Maluku.Kunjungan Wapres di kawasan Pasar Mardika Ambon dilakukan untuk memantau stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Wapres tampak meninjau langsung kondisi pasar dan berdialog dengan para pedagang mengenai fluktuasi harga bahan pokok, terutama komoditas yang mengalami kenaikan seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih.Mantan Wali Kota Solo ini juga meninjau kondisi kebersihan, fasilitas umum, dan aktivitas transaksi jual beli di kawasan Pasar Mardika yang menjadi pusat ekonomi rakyat di Ambon, ibukota provinsi Maluku.Selain di Pasar Mardika, Wapres dan rombongan juga meninjau lokasi Pasar Ikan Arumbae. Ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga hasil laut serta kondisi distribusi bahan pangan.Menjelang akhir kunjungan, suasana haru dan penuh kehangatan tercipta ketika para pedagang bersama masyarakat spontan menyanyikan lagu daerah “Gandong e”. Lagu ini mengungkapkan sambutan dan penghormatan kepada Wakil Presiden Gibran. Lagu yang menggema di seluruh area pasar tersebut menutup kunjungan dengan nuansa persaudaraan yang kental dan penuh makna.Dalam lawatannya, Wapres tampak menyapa masyarakat dengan ramah, menerima sapaan para pedagang, dan berinteraksi langsung dengan warga yang menyampaikan aspirasi dan ucapan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi ekonomi daerah.“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan peninjauan Bapak Wakil Presiden di Pasar Mardika dan Pasar Ikan Arumbae berjalan aman, lancar, dan penuh keakraban. Ini menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam menyambut kunjungan pejabat negara,” ujar Kapolda.Kapolda menekankan, jajarannya bersama TNI dan pemerintah daerah telah mempersiapkan seluruh aspek pengamanan secara matang, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pengamanan terbuka dan tertutup di area kunjungan.“Kami bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan kegiatan berjalan kondusif. Kunjungan ini bukan hanya bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap Maluku, tetapi juga dorongan bagi kita semua untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ekonomi daerah,” tambahnya.Seluruh rangkaian kunjungan kerja Wapres di Ambon berakhir pada pukul 18.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Masyarakat Ambon menunjukkan keramahan dan antusiasme yang luar biasa, sementara aparat keamanan berhasil menjaga situasi tetap kondusif tanpa gangguan berarti.Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengendalian harga bahan pokok serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku. PNO-12 16 Okt 2025, 13:43 WIT
Wapres Gibran Kunjungi Pasar Langgur, Kapolda: Siap Jaga Stabilitas Keamanan Dukung Ekonomi Rakyat Papuanewsonline.com, Malra – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau Pasar Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (15/10/2025).Kunjungan kerja Wakil Presiden ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi perekonomian masyarakat, stabilitas harga bahan pokok, serta kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga pasokan dan ketersediaan bahan pangan di wilayah Maluku Tenggara.Kapolda Maluku Irjen Prof. Dadang Hartanto menegaskan kehadiran Polri dalam setiap agenda kenegaraan maupun kegiatan masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sektor ekonomi rakyat.“Pasar adalah jantung ekonomi masyarakat. Keamanan dan ketertiban di tempat seperti ini menjadi prioritas kami agar kegiatan ekonomi berjalan lancar, masyarakat merasa aman, dan pedagang dapat berjualan dengan nyaman,” ujar Kapolda Maluku.Lebih lanjut, Kapolda mengaku Polda Maluku, bersama TNI dan pemerintah daerah, terus melakukan langkah-langkah preventif untuk memastikan tidak ada gangguan yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk dalam hal distribusi bahan pokok dan harga kebutuhan masyarakat.“Polri berkomitmen menjaga agar rantai pasokan tetap aman, tidak ada penimbunan barang, serta harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi di wilayah kepulauan seperti Maluku Tenggara,” tambahnya.Kedatangan Wapres, tambah Kapolda, bukan hanya sekadar agenda kunjungan kerja, tetapi juga menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat di Maluku.“Kehadiran Bapak Wakil Presiden hari ini memberi semangat baru bagi kami untuk terus bersinergi menjaga keamanan dan mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat. Dengan situasi yang aman dan tertib, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku dapat terus meningkat,” harapnya.Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan apresiasi atas peran aktif aparat keamanan dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Ia menilai koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat TNI-Polri di Maluku berjalan sangat baik.“Kita ingin memastikan bahwa harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil dan pasokannya cukup. Pemerintah pusat bersama aparat di daerah harus terus bekerja sama menjaga situasi yang kondusif agar aktivitas ekonomi masyarakat berjalan baik,” ujar Wakil Presiden.Wapres juga menekankan pentingnya peran pasar rakyat dalam menopang ekonomi lokal, serta mendorong agar infrastruktur pasar terus ditingkatkan agar lebih bersih, aman, dan modern.Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintah pusat yang inklusif, memastikan wilayah terluar seperti Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara tidak tertinggal dalam arus pembangunan nasional.Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pasar Langgur terpantau aman dan tertib. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pedagang dan warga yang menyambut langsung kehadiran Wakil Presiden beserta rombongan.Pengamanan terpadu dilaksanakan oleh personel Polda Maluku, Polres Maluku Tenggara, TNI, serta Paspampres, yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sesuai prosedur pengamanan VVIP.Selanjutnya Wapres dan rombongan meninggalkan Kepulauan Kei, melanjutkan agenda kunker di Provinsi Maluku Utara. PNO-12 16 Okt 2025, 13:12 WIT
Kapolda Maluku Dampingi Wakil Presiden RI Tinjau RSUD Maren H. Noho Renuat di Tual Papuanewsonline.com, Tual – Selain Kota Ambon, kabupaten Buru, dan Maluku Tenggara, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, juga melakukan kunjungan kerja di kota Tual, Rabu (15/10/2025).Kunjungan Wapres bersama rombongan di provinsi Maluku sejak Selasa kemarin didampingi langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku.Di Tual, Wapres Gibran bersama rombongan meninjau fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maren H. Noho Renuat. Peninjaun dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas hingga tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat di wilayah kepulauan.Di RSUD Maren H. Noho Renuat, Wapres Gibran bersama rombongan tampak meninjau berbagai fasilitas rumah sakit, mulai dari ruang perawatan, instalasi gawat darurat (IGD), hingga laboratorium medis. Wapres tampak berdialog langsung dengan Direktur RSUD, dokter, dan tenaga kesehatan untuk mengetahui kebutuhan serta tantangan pelayanan kesehatan di daerah kepulauan seperti Kota Tual.“Pemerintah pusat terus mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan di seluruh daerah, termasuk di wilayah-wilayah kepulauan. Kita ingin memastikan bahwa masyarakat di Maluku memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang memadai,” ungkap Wapres Gibran dalam arahannya.Kapolda Maluku Irjen Prof. Dadang Hartanto yang turut mendampingi Wapres selama kegiatan menegaskan, Polri berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sektor kesehatan melalui jaminan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.“Kami siap memastikan setiap kegiatan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, berjalan aman, tertib, dan lancar. Stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam pelayanan kesehatan,” tegas Kapolda Maluku.Kapolda menambahkan, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan sangat penting dalam memperkuat sistem layanan publik di wilayah kepulauan. Polri, kata Kapolda, tidak hanya berperan dalam aspek pengamanan, tetapi juga dalam memberikan dukungan sosial serta memastikan keamanan bagi tenaga kesehatan yang bekerja di daerah terpencil.“Dengan situasi yang kondusif, rumah sakit dapat beroperasi optimal, tenaga medis bisa bekerja dengan tenang, dan masyarakat mendapat pelayanan yang layak. Ini menjadi komitmen kami bersama pemerintah daerah untuk terus hadir melayani,” ujarnya.Pada kesempatan itu, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan dan menegaskan pentingnya menjaga kesiapsiagaan dalam setiap agenda kenegaraan di wilayah Maluku.“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Polri akan terus berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat seperti kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya. PNO-12 16 Okt 2025, 12:58 WIT
Gelar Seminar, Polri: Perkuat Karakter Anggota Hadapi Geopolitik Internasional Papuanewsonline.com, Jakarta – Polri menyelenggarakan seminar bertajuk “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Polri Sadar Berkarakter” untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) Polri yang unggul dan berkarakter. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta Selatan ini, merupakan upaya strategis Polri untuk memperkuat rasa nasionalisme yang dijiwai jati diri bangsa di tengah dinamika tarik menarik geopolitik internasional.Asisten Kapolri Bidang SDM (As SDM Kapolri) Irjen Pol Anwar membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam seminar tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata upaya Polri dalam memberikan solusi untuk memperbaiki tubuh institusi yang pada akhirnya akan membentuk SDM Polri unggul. Lebih lanjut, seminar ini menjadi awal dari penyusunan kurikulum dan modul yang menekankan pentingnya membangun karakter personel Polri berdasarkan tiga pilar utama: spiritual, intelektual dan kultural, guna memperkuat jati diri Bangsa."Seminar ini menjadi bagian kecil dari langkah nyata dan sistematis Polri untuk memperbaiki diri dengan membangun SDM yang unggul, profesional dan berkarakter Bhayangkara Indonesia melalui pilar spiritual, intelektual dan kultural." Ujar As SDM, Irjen Anwar.Pentingnya penguatan karakter ini didukung oleh temuan riset yang dipaparkan oleh Dr. Junus Simangunsong, S.Si., M.T., selaku Ketua Tim Peneliti Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia. Dalam presentasinya mengenai “Penyampaian Hasil Riset Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Manusia Indonesia Seutuhnya,” Dr. Junus menyoroti signifikansi spiritualitas sebagai fondasi moral dan integritas anggota Polri. Hasil riset menunjukkan bahwa nilai koefisien Dimensi Spiritual memiliki skor terendah, yakni 4,28, dibandingkan intelektual (4,43) dan kultural (4,46). Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan kesadaran spiritual dan refleksi, sehingga strategi penguatan berjenjang sangat diperlukan."Hasil riset ini mendapatkan dukungan penuh dari Polri dan akan dijadikan dasar fundamental dalam penyusunan kurikulum pembinaan karakter Polri. Kurikulum ini dirancang untuk memperkuat jati diri Bhayangkara Indonesia dan dalam penguatan ketahanan nasional." Ujar Irjen Anwar.Salah satu narasumber Karobinkar SSDM Polri, Brigjen Pol Langgeng Purnomo, memaparkan materi “Kembali kepada Jati diri bangsa untuk mengelola tarik menarik geopolitik internasional melalui penguatan nasionalisme melalui pilar spiritual, intelektual dan kultural.” Sebagai seorang Praktisi Polri, ia menegaskan bahwa pembangunan SDM Polri berkarakter Bangsa Indonesia harus menguatkan jiwa nasionalisme melalui tiga pilar utama yang saling menopang. Brigjen Langgeng menjelaskan bahwa tarik menarik geopolitik internasional merupakan dinamika kompleks interaksi antarnegara di tingkat global, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti politik, ekonomi, keamanan dan budaya. Fenomena ini menciptakan persaingan dan pengaruh antarnegara yang dapat berupa kerja sama, persaingan bahkan konflik, dengan contoh nyata seperti globalisasi, perang dagang, pasar bebas dan polarisasi."Pelindung utama Bangsa Indonesia dalam mengelola tarik menarik geopolitik internasional adalah dengan cara menguatkan jiwa nasionalisme yg dijiwai jati diri bangsa untuk menguatkan karakter bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara." Ujar Langgeng.Sementara itu, dari kalangan akademisi, Prof. Dr. Meutia Farida Hatta Swasono, Putri Proklamator, menyampaikan materi "Pancasila jalan lurus, sebagaimana pemikiran dari Bung Hatta. Polri didorong sebagai role model perekat bangsa." Beliau menegaskan peran strategis Polri sebagai panutan dan perekat bangsa. Menurutnya, Polri bukan hanya sekadar penegak hukum, tetapi juga adalah penjaga nilai-nilai moral dan persatuan bangsa.Prof. Dr. Anhar Gonggong, M.A. sebagai narasumber dari Sejarawan Nasional berbicara tentang sejarah kebangsaan dan akar kebhayangkaraan, menelusuri Peran Polri dalam Perjalanan Bangsa. Anhar menyinggung esensi pancasila, kejujuran melawan korupsi. Polisi harus menjadi salah satu unsur terpenting negara.Masukan konstruktif juga datang dari peserta tamu. Kushartono, yang bertindak sebagai penanggap, memberikan saran bahwa solusi mendasar terhadap berbagai persoalan bangsa bukanlah saling mengkritik atau menghujat, melainkan melalui introspeksi diri masing-masing. Ia bahkan menganjurkan "tobat nasional" dengan kembali kepada jati diri bangsa yang sejati.Di sesi penutup, Dr. Supardi Hamid, M.Si., Komisioner Kompolnas, menyampaikan materi “Penguatan Jati Diri Polri: Tantangan Institusional dan Agenda Strategis.” Beliau menekankan bahwa upaya penguatan karakter anggota Polri harus diiringi dengan tata kelola kelembagaan yang transparan dan berkeadilan, sebagai wujud reformasi SDM yang utuh.Seminar yang diikuti secara langsung oleh 250 anggota Polri dari Mabes Polri dan Polda jajaran se-Indonesia, juga dilaksanakan secara daring, berfokus pada internalisasi nilai-nilai spiritual, intelektual dan kultural dalam membentuk SDM Polri yang profesional, humanis, berkarakter kuat dan dipercaya publik. "Tujuan utama kegiatan seminar ini adalah meningkatkan pemahaman anggota tentang jati diri bangsa, menginternalisasi model “Sadar Berkarakter” dalam tugas sehari-hari, membangun komitmen kolektif dan pada akhirnya, mewujudkan Polri yang responsif, berkarakter kuat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi." Tutup Anwar. PNO-12 15 Okt 2025, 20:41 WIT
Organisasi Kemasyarakatan Dukung Program “Jaga Jakarta”, Siap Bersinergi dengan Polda Metro Jaya Papuanewsonline.com, Jakarta – Sejumlah organisasi masyarakat ormas menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah Polda Metro Jaya yang menggelar Apel Siaga Kamtibmas bertema “Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta” di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (15/10/2025).Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi antara Polri dan berbagai organisasi kemasyarakatan seperti GRIB, KOKAM, Timur Indonesia Bersatu, ANTARA, PPM, FORKABI, FBR, KBPP Polri, Kembang Latar, PBB, Bang Japar, PP, PS TTKDH, Satria Banten, BPPKB Banten, FKPPI, Pokdarkamtibmas, Senkom, Satgas Banten Kesti, FKPM, Komunitas, dan GMBI.Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Grip Jaya, Haji Zulfiqar, mengaku mengapresiasi inisiatif Kapolda Metro Jaya menggelar apel yang mempertemukan berbagai ormas dalam satu semangat kebersamaan.“Acara seperti ini sangat baik dan bermanfaat dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan organisasi masyarakat,” ujar Haji Zulfiqar kepada wartawan di lokasi acara.Zulfiqar menilai pembinaan dan perlindungan dari pihak kepolisian penting agar ormas dapat terus berperan positif di tengah masyarakat.“Kalau Polri aktif membina dan mengayomi, kami siap turun ke masyarakat untuk memberikan edukasi dan mencegah warga agar tidak mudah terprovokasi isu-isu negatif,” tegasnya.tidak hanya itu, Komandan Wilayah Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Jafar), Iko Setiawan, juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Metro Jaya atas pelaksanaan Apel Siaga Kamtibmas.“Apel ini langkah positif untuk memperkuat hubungan antara Polri dan ormas di Jakarta. Ini bentuk nyata kebersamaan dalam menjaga keamanan,” kata Iko Setiawan.Bang Jafar, yang berada di bawah pimpinan Hj. Fahira Idris, S.E., M.A., disebut siap terus mendukung program Jaga Jakarta.“Kami siap berperan aktif menjaga kamtibmas. Dengan semangat kebersamaan, Bang Jafar akan bersinergi dengan Polda Metro Jaya untuk mewujudkan Jakarta yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.Iko menegaskan, seluruh anggota Bang Jafar siap berada di garda terdepan membantu kepolisian menjaga situasi tetap damai. PNO-12 15 Okt 2025, 20:19 WIT
Polres Malra Tetapkan Tersangka Atas Kasus Penganiayaan Berat di Ohoi Evu Papuanewsonline.com, Malra – Kepolisian Resor Maluku Tenggara menetapkan Y.S. alias Onas sebagai tersangka tindak pidana penganiayaan berat yang menyebabkan kematian, usai memukul saudaranya sendiri, Joseph Sirken, hingga tewas. Peristiwa tragis ini terjadi di Ohoi Evu, Kecamatan Hoat Sorbai, pada Minggu dini hari, 28 September 2025.Press release resmi disampaikan oleh Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi, S.Pt., S.I.K., didampingi Kasat Reskrim Iptu Barry Talabessy, S.Pd., S.H., M.H., di Mapolres Maluku Tenggara pada Rabu (15/10) pukul 14.00 WIT.Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula ketika korban Joseph Sirken, pelaku Y.S. alias Onas, dan beberapa rekannya sedang mengonsumsi minuman keras jenis sopi di depan rumah salah satu warga bernama Sergius Ruslaw di Ohoi Evu.Dalam suasana mabuk, terjadi adu mulut antara korban dan pelaku yang ternyata adalah saudara kandung.Pertengkaran memuncak ketika korban melontarkan ucapan yang menyinggung asal-usul pelaku. Tak terima, pelaku kemudian pulang ke rumah, mengambil pipa besi, dan memukul korban berulang kali ke bagian kepala hingga korban tersungkur tak sadarkan diri di jalan desa.Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Karel Satsuitubun Langgur dan dirawat intensif selama 10 hari di ruang ICCU. Namun kondisinya terus menurun, dan sebelum sempat dirujuk ke luar daerah untuk menjalani CT Scan, korban akhirnya meninggal dunia pada 12 Oktober 2025.Setelah melakukan pemeriksaan saksi, olah TKP, dan autopsi medis, Satreskrim Polres Maluku Tenggara menetapkan Y.S. alias Onas sebagai tersangka.Ia dijerat dengan Pasal 354 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan mati, dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan mati, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.Kapolres AKBP Rian Suhendi menegaskan bahwa kepolisian akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan yang mengancam nyawa dan ketertiban masyarakat."Tindak kekerasan, apalagi yang berawal dari konsumsi miras, tidak bisa ditoleransi. Kami akan menegakkan hukum secara tegas dan adil," tegas Kapolres Maluku Tenggara.Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi kebiasaan mengonsumsi minuman keras karena terbukti menjadi salah satu penyebab utama tindak kekerasan di wilayah Maluku Tenggara.“Kami berharap seluruh masyarakat mendukung langkah kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Hindari miras dan selesaikan setiap persoalan secara damai,” ujarnya.Polres Maluku Tenggara berkomitmen untuk terus menjaga rasa aman, damai, dan tenteram di Bumi Evav, serta memperkuat kerja sama dengan tokoh masyarakat dan adat guna mencegah tindak pidana serupa di masa depan. PNO-12 15 Okt 2025, 20:07 WIT
Gandeng Tokoh Agama dan Eks JI, Densus 88 Bangun Gerakan Moderasi Beragama di Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Upaya memperkuat ideologi moderat dan mencegah penyebaran paham ekstremisme terus dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia melalui Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) AT Polri.Satgaswil Maluku Densus 88 menggelar kegiatan bertajuk “Transformasi Ideologi: Jalan Menuju Wasathiyah” di Hotel Manise, Kota Ambon, pada Selasa (14/10), sebagai bagian dari program edukatif untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya ideologi sehat dan moderat di tengah masyarakat.Acara ini dihadiri oleh Ketua MUI Provinsi Maluku Prof. DR. KH. Abdullah Latuapo,M.Ag, perwakilan Densus 88 dari Jakarta, serta para mantan anggota Jemaah Islamiyah (JI) yang kini aktif dalam gerakan rekonsiliasi dan moderasi melalui wadah Rumah Wasathiyah.Sinergi Membangun Narasi DamaiDalam sambutannya, Iptu Irawan Rumasoreng, perwakilan Satgaswil Maluku Densus 88, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh agama dan masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.Ia menekankan pentingnya membangun narasi bersama demi terciptanya Indonesia yang damai, inklusif, dan berideologi moderat.“Transformasi ideologi bukan hanya tentang meninggalkan paham radikal, tapi juga membangun kesadaran baru bahwa Islam rahmatan lil alamin adalah kekuatan utama bangsa ini. Pertemuan ini kami harapkan menjadi titik balik untuk membangun ruang dialog yang sehat antara negara dan umat,” ujar Iptu Irawan.Ia juga menambahkan bahwa inisiatif seperti Rumah Wasathiyah perlu mendapatkan dukungan lintas sektor mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, hingga masyarakat sipil agar proses transformasi ideologi dapat berkelanjutan.Ketua MUI Maluku: Menjaga Keutuhan Bangsa Melalui Ideologi SehatSementara itu, Ketua MUI Provinsi Maluku KH. Abdullah Latuapo menegaskan bahwa menjaga keutuhan bangsa adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.Menurutnya, transformasi ideologi harus menjadi gerakan bersama untuk menolak ekstremisme dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.“Para pendiri bangsa kita telah berjuang untuk kemerdekaan. Tugas kita hari ini adalah merawatnya dengan menjaga persatuan dan menolak segala bentuk paham yang memecah belah,” tegas KH. Latuapo.Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif menyuarakan Islam yang damai, toleran, dan menjunjung tinggi prinsip wasathiyah (moderat).Transformasi JI: Dari Radikalisme Menuju ModerasiMomen menarik dalam kegiatan ini adalah pemaparan dari Ustaz Wiji Joko Santoso, mantan tokoh sentral Jemaah Islamiyah (JI) yang kini menjadi penggerak Rumah Wasathiyah.Ia memaparkan proses panjang perubahan ideologis kelompoknya yang telah resmi dideklarasikan pada 30 Juni 2024.“Tahun 2025 adalah tahun kedua sejak kami mendeklarasikan transformasi JI. Kami tegaskan kembali komitmen kami untuk menutup lembaran lama dan membangun masa depan baru bersama negara,” ujar Ustaz Wiji.Ia menjelaskan bahwa Rumah Wasathiyah kini menjadi wadah integrasi sosial bagi mantan anggota JI dengan pendekatan damai dan intelektual.Lembaga ini didukung oleh sembilan dewan pakar lintas profesi mulai dari akademisi, tokoh agama, hingga perwakilan Polri.Film Dokumenter dan Refleksi Setahun TransformasiAcara ini juga menampilkan film dokumenter berjudul “Setahun Transformasi JI”, yang menggambarkan perjalanan, tantangan, serta harapan para mantan anggota JI dalam menempuh jalan kembali ke pangkuan NKRI.Film ini memperlihatkan sisi kemanusiaan, keberanian, dan tekad untuk berubah melalui dakwah damai serta kegiatan sosial kemasyarakatan.Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan eks anggota kelompok radikal dalam memperkuat program deradikalisasi dan moderasi beragama di Indonesia.Di akhir kegiatan, seluruh peserta bersepakat untuk terus memperkuat semangat wasathiyah sebagai pijakan bersama dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). PNO-12 15 Okt 2025, 19:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT