Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
KKB Pimpinan Elkius Kobak Beraksi di Asmat: Warga Ditembak Mati, Rumah Dibakar
Papuanewsonline.com, Asmat – Aksi
kekerasan kembali dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua
Selatan. Kali ini, kelompok yang diduga dipimpin Elkius Kobak menyerang Kampung
Ulakin, Distrik Kolf Braza, Kabupaten Asmat, pada Minggu (21/9/2025) sekitar
pukul 06.30 WIT. Berdasarkan laporan lapangan,
enam orang anggota KKB mendatangi kampung tersebut menggunakan perahu katinting.
Tanpa banyak bicara, mereka langsung melepaskan tembakan ke arah warga hingga
menewaskan Indra Guru Wardana (22). Tak berhenti di situ, KKB juga membakar
salah satu rumah warga, menimbulkan asap hitam pekat yang membuat kepanikan
semakin meluas. Kapendam XXIV/Mandala Trikora,
Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, membenarkan peristiwa ini. Ia menyebutkan bahwa
aparat keamanan telah bergerak cepat dengan mengerahkan Satgas Damai Cartenz
untuk mengusut tuntas penembakan dan pembakaran rumah tersebut. “Benar, telah terjadi penembakan
yang dilakukan KKB pimpinan Elkius Kobak hingga menewaskan seorang warga serta
pembakaran rumah di Kampung Ulakin. Saat ini aparat gabungan sedang melakukan
pengejaran terhadap para pelaku,” tegas Letkol Iwan. Menurut informasi, kejadian
tersebut membuat masyarakat sekitar trauma dan memilih mengungsi ke tempat yang
lebih aman. Pihak keamanan kini fokus pada pengamanan warga sipil, sekaligus
mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata. Hingga saat ini, aparat masih
melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif, mengidentifikasi
seluruh pelaku, serta memastikan jaringan KKB yang terlibat dalam aksi brutal
tersebut. “Kasus ini masih dalam proses
penyelidikan. Kami imbau masyarakat tetap waspada, jangan terprovokasi, dan
segera melapor apabila mengetahui pergerakan mencurigakan di sekitar lingkungan
mereka,” tambah Kapendam. Aksi kekerasan ini menambah
catatan panjang rentetan serangan KKB di Papua. Pemerintah bersama aparat
keamanan menegaskan tidak akan tinggal diam, dan akan terus melakukan
langkah-langkah strategis demi terciptanya keamanan serta kenyamanan bagi
seluruh masyarakat Papua.(GF)
23 Sep 2025, 23:19 WIT
Polda Sumut Bongkar Jaringan Sabu Internasional Kendali WNA, Dua Nelayan Ditangkap Bawa 13 Kg Sabu
Papuanewsonline.com, Labuhan Batu–
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara berhasil
membongkar jaringan narkoba antarnegara yang dikendalikan dari luar negeri.
Sebanyak 13 kilogram sabu diamankan dari tangan dua kurir yang berprofesi
sebagai nelayan asal Tanjungbalai. Kedua pelaku, berinisial TE (41)
dan AY (39), ditangkap saat melintas di Jalan Lintas Sumatera, Desa Siamporik,
Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara, pada 25 Agustus 2025.
Mereka dihentikan aparat setelah adanya informasi masyarakat yang melaporkan
adanya upaya penyelundupan sabu dari Tanjungbalai menuju Palembang. Direktur Reserse Narkoba Polda
Sumut, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan bahwa aksi penyelundupan
ini merupakan bagian dari jaringan besar yang dikendalikan seorang Warga Negara
Asing (WNA) berinisial RUD (DPO). Dalam operasinya, RUD memerintahkan IC (DPO
lain) untuk merekrut para nelayan lokal sebagai kurir. “Jadi, kedua DPO IC dan RUD
memiliki peran masing-masing. Mereka yang mengatur jalur dan merekrut kurir,
sementara barang masuk dari Malaysia. Untuk saat ini keduanya masih kita buru,”
tegas Calvijn, Selasa (23/9/2025). Lebih lanjut, Calvijn
mengungkapkan bahwa kedua nelayan tersebut dijanjikan upah sebesar Rp104 juta
bila berhasil mengantar sabu ke Palembang. Dari jumlah itu, mereka baru
menerima Rp10 juta sebagai biaya operasional. “Upah besar ini yang membuat para
kurir nekat mengambil risiko, meski taruhannya adalah hukum dan nyawa,”
tambahnya. Keberhasilan pengungkapan kasus
ini menurut Calvijn merupakan hasil dari join operation Ditresnarkoba Polda
Sumut bersama Polres Labuhan Batu. Polda Sumut berkomitmen terus melakukan
pemantauan ketat terhadap jalur darat, laut, maupun udara yang kerap
dimanfaatkan jaringan narkoba internasional untuk menyelundupkan barang haram
ke Indonesia. “Kami tidak akan memberi ruang
bagi para bandar maupun jaringan internasional. Pengungkapan ini menjadi bukti
komitmen kami dalam melindungi masyarakat Sumatera Utara dari bahaya narkoba,”
tandasnya. (GF)
23 Sep 2025, 16:56 WIT
TNI AD Fair 2025 di Monas Meriahkan HUT ke-80 TNI
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Gelaran TNI AD Fair 2025 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu
(20–21 September 2025), di kawasan Pintu Timur Silang Monas, Jakarta Pusat,
menjadi magnet ribuan masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan nuansa meriah,
penuh semangat kebersamaan, dan sarat edukasi, kegiatan ini menjadi salah satu
rangkaian penting dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara
Nasional Indonesia (TNI). Sejak pintu pameran dibuka,
masyarakat langsung disuguhkan dengan deretan alutsista modern kebanggaan TNI
AD. Mulai dari Tank Harimau, Panser Anoa, Meriam Caesar 155 mm, MLRS Astros II,
Radar CM200, Starstreak LML, hingga helikopter tempur Apache AH-64 dan Mi-17V5,
seluruhnya menjadi daya tarik luar biasa. Tak hanya melihat, masyarakat juga
berkesempatan berinteraksi langsung dengan prajurit yang menjelaskan fungsi
hingga keunggulan tiap persenjataan. Selain itu, 22 stand jajaran TNI
AD menghadirkan pengalaman unik bagi pengunjung. Stand penerimaan prajurit TNI
AD menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi kaum muda, karena memberikan
informasi jelas dan transparan mengenai jalur masuk TNI. Kasad Jenderal TNI Maruli
Simanjuntak, M.Sc. dalam keterangannya menegaskan bahwa TNI AD Fair bukan
sekadar pameran, melainkan wujud nyata kebersamaan antara prajurit dan rakyat.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Acara ini menjadi hiburan, edukasi,
sekaligus sarana memperkenalkan TNI AD lebih dekat kepada generasi penerus
bangsa,” ungkapnya. Tak hanya hiburan dan pameran, layanan
sosial juga hadir menyapa masyarakat. Rumah Sakit Lapangan membuka layanan
kesehatan gratis, donor darah, hingga pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang
bermanfaat terutama bagi pengemudi ojek online. Ribuan masyarakat menikmati
layanan kesehatan, mulai dari laboratorium, fisioterapi, hingga radioterapi. Menambah kehangatan, Dapur
Lapangan Pusbekangad setiap hari menyajikan ribuan porsi nasi boks gratis.
Bahkan, TNI AD juga memborong ratusan porsi es krim pedagang keliling untuk
dibagikan secara cuma-cuma kepada pengunjung. “Senang sekali dagangan saya
diborong. Terima kasih Bapak Tentara,” ucap seorang pedagang es krim dengan
wajah sumringah. Suasana makin semarak dengan panggung
hiburan rakyat. Kartika Orchestra Ditajenad dan band-band TNI AD menghibur
masyarakat dengan musik penuh semangat, ditambah fun games, kopi gratis, serta
ribuan souvenir menarik. Hari kedua menjadi puncak dengan Panglima
Run 2025 yang diikuti lebih dari 8.000 peserta dari prajurit TNI-Polri,
komunitas lari, hingga masyarakat umum. Panglima TNI Jenderal TNI Agus
Subiyanto bersama Kasad dan jajaran pejabat TNI turut berlari bersama,
mencerminkan sportivitas dan kebersamaan yang erat. Kadispenad Brigjen TNI Wahyu
Yudhayana, S.E., M.M., menutup kegiatan dengan rasa bangga. “Antusiasme
masyarakat menunjukkan betapa besarnya kecintaan rakyat kepada TNI AD. Ini
menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbakti dan hadir di tengah rakyat,” tegasnya. Dengan tema “TNI PRIMA, TNI
RAKYAT, INDONESIA MAJU”, TNI AD Fair 2025 meninggalkan kesan mendalam: dua hari
penuh memori kebersamaan yang memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat.(GF)
23 Sep 2025, 16:53 WIT
Pangdam XV/Pattimura Cup 2025 Resmi Ditutup, Wakapolda Maluku Ucapkan Selamat Kepada Para Juara
Papuanewsonline.com, Ambon –
Gelaran akbar Open Tournament Bulutangkis Pangdam XV/Pattimura Cup 2025 resmi
ditutup dengan penuh semarak di GOR Arena Badminton Nania, Kota Ambon, Minggu
malam (21/9/2025). Acara penutupan dihadiri langsung oleh Pangdam XV/Pattimura,
Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, serta Wakil Kepala Kepolisian Daerah
(Wakapolda) Maluku, Brigjen Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Kejuaraan ini digelar dalam
rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia
(TNI) dan berhasil menyedot perhatian masyarakat pecinta olahraga di Maluku.
Ratusan atlet bulutangkis dari berbagai daerah turut berpartisipasi, memperlihatkan
bakat dan semangat sportivitas yang tinggi. Dalam sambutannya, Pangdam
XV/Pattimura menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, panitia,
dan pihak pendukung yang telah mensukseskan turnamen. “Kegiatan ini bukan
sekadar ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan,
menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah
daerah, dan masyarakat,” ujar Pangdam. Wakapolda Maluku Brigjen Imam
Thobroni turut hadir memberikan ucapan selamat kepada para juara. Ia juga
dipercaya menyerahkan medali dan penghargaan bagi pemenang kategori Ganda
Dewasa Putra “C” Open se-Maluku. “Kami menyampaikan selamat kepada para
pemenang turnamen bulutangkis Pangdam XV/Pattimura Cup. Terus tingkatkan
kemampuan, jangan berhenti berlatih, dan jadikan prestasi ini sebagai motivasi
untuk meraih lebih banyak lagi di masa depan,” pesannya. Selain menjadi ajang kompetisi,
kejuaraan ini juga menjadi wadah pembinaan olahraga bulutangkis di Maluku,
sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan minat
dan bakat mereka. Turnamen ditutup dengan sesi foto
bersama, penuh kebahagiaan dan semangat kebersamaan dari seluruh peserta dan
tamu undangan. (GF)
23 Sep 2025, 16:50 WIT
Kabid Humas Polda Maluku Pastikan Oknum Brimob Pelaku Penganiayaan Warga Akan Diproses Tegas
Papuanewsonline.com, Ambon –
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menegaskan komitmennya untuk menindak tegas
setiap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggotanya, termasuk dugaan
penganiayaan warga yang melibatkan oknum Brimob di Kabupaten Seram Bagian Timur
(SBT). Hal ini disampaikan langsung oleh
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., yang merasa
prihatin sekaligus menyesalkan peristiwa tersebut. Ia memastikan bahwa tindakan
brutal belasan oknum anggota Brimob dari Kompi 3 Batalyon B itu akan diproses
sesuai hukum yang berlaku. “Bapak Kapolda sudah
memerintahkan Dansat Brimob dan Kasi Provos bersama tim Paminal Bid Propam
Polda Maluku untuk segera turun ke lokasi. Tim saat ini sudah berada di Bula,
SBT, guna menangani serta mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan itu,” ujar
Rositah, Senin (22/09/2025). Menurutnya, Polda Maluku tidak
akan menoleransi dan melindungi siapapun anggota yang terbukti melanggar
aturan. Ia menegaskan, setiap oknum yang melakukan pelanggaran hukum harus siap
menghadapi konsekuensi hukum tanpa pandang bulu. “Polda Maluku tidak akan
melindungi oknum-oknum yang terbukti melakukan kesalahan dan pelanggaran hukum.
Pasti diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Rositah. Selain memastikan proses hukum
berjalan, Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak
terprovokasi oleh isu-isu liar. Menurutnya, masyarakat harus percaya bahwa
kepolisian sedang bekerja untuk menuntaskan kasus ini secara transparan. “Siapapun yang terlibat
penganiayaan pasti ditindak. Namun kami mohon masyarakat bisa menahan emosi.
Kasus awal yang memicu peristiwa ini pun sedang ditangani oleh Polres SBT.
Prinsipnya, kami akan terbuka dan menyelesaikan persoalan ini secara tuntas,” tandasnya. Peristiwa penganiayaan oleh
aparat ini sempat menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat. Namun dengan
langkah cepat yang diambil oleh Kapolda Maluku dan jajarannya, diharapkan
proses hukum berjalan objektif sehingga kepercayaan publik terhadap institusi
Polri tetap terjaga.(GF)
23 Sep 2025, 16:45 WIT
Lanud YKU Timika dan Dinas Pertanian Mimika Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Panen Tomat
Papuanewsonline.com, Mimika –
Komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional
kembali dibuktikan oleh Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika melalui jajaran
Dinas Potensi Dirgantara (Dispotdirga). Bersama Dinas Pertanian Kabupaten
Mimika dan para petani binaan, mereka sukses menggelar panen tomat di lahan
seluas 40 x 50 meter di Wonosarijaya, Distrik Wania, Minggu (21/9/2025). Dari lahan sederhana tersebut,
berhasil dipanen sekitar 100 kilogram tomat segar yang langsung diperoleh dari
kebun milik Untung, seorang petani binaan kelompok tani Angkasa Mandiri
Sejahtera. Panen perdana ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara TNI
AU, pemerintah daerah, dan petani lokal mampu menghasilkan produk pertanian
yang berkualitas sekaligus memperkuat ketersediaan bahan pangan di Mimika. Kegiatan panen dipimpin langsung
oleh Letda Tek Nasrul Alhuda (Ps. Kasi Komsosdirga) dan Serka Kasimirus Anitu
(Babinpotdirga), yang selama ini rutin mendampingi para petani binaan.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AU yang tidak
hanya fokus pada aspek pertahanan udara, tetapi juga ikut mendorong
kesejahteraan masyarakat sekitar. Turut hadir pula Ibu Selfi dan
Bapak Jery Sawery dari Dinas Pertanian Kabupaten Mimika, yang secara langsung
meninjau hasil panen sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan
tetap stabil. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga harga pasar agar tetap
terjangkau masyarakat. Saat ini, harga tomat di Mimika mencapai Rp 22.000 per
kilogram, angka yang cukup tinggi sehingga pasokan hasil panen lokal sangat
membantu menekan potensi inflasi. Dalam kesempatan tersebut, Untung,
pemilik lahan, menyampaikan apresiasi kepada Lanud Yohanis Kapiyau dan Dinas
Pertanian.
"Kami sangat berterima kasih atas bimbingan, dukungan, serta perhatian
yang diberikan. Tanpa pendampingan, mungkin hasil panen tidak akan seperti
sekarang. Harapannya kerja sama ini terus berlanjut agar kelompok tani kami
semakin maju," ungkapnya penuh haru. Panen tomat ini bukan sekadar
aktivitas pertanian biasa, melainkan menjadi simbol sinergi nyata antara TNI,
pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui
program pembinaan seperti ini, diharapkan petani lokal bisa semakin mandiri,
produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. Penulis: Jid Editor: GF
23 Sep 2025, 16:39 WIT
Pj Gubernur Papua Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Al-Burj Tsalits di Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Suasana khidmat mewarnai peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1447 H yang
digelar Yayasan Pondok Pesantren Daryl Qur’an Wadda’wah, Argapura, Distrik
Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Sabtu (20/9/2025). Dalam momen bersejarah ini,
Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, turut hadir sekaligus melakukan peletakan
batu pertama pembangunan Gedung Al-Burj Tsalits. Gedung yang dirancang multifungsi
tersebut nantinya akan digunakan sebagai masjid, aula serbaguna, sekaligus
ruang kelas. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan pendidikan,
dakwah, dan pengembangan karakter generasi muda Papua. Dalam sambutannya, Agus Fatoni
mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan ini. Ia menyampaikan doa
dan harapan besar agar pesantren tersebut dapat terus berkembang dan menjadi
salah satu yang terbesar di Tanah Papua.
"Saya juga mengucapkan selamat atas peletakan batu pertama pada hari
ini. Mudah-mudahan pembangunan dilancarkan, dimudahkan, dan Pondok Pesantren
ini bisa menjadi yang terbesar di Tanah Papua," ujar Fatoni. Lebih jauh, ia menekankan bahwa
pondok pesantren bukan hanya sekadar tempat belajar agama, tetapi juga
institusi pendidikan ideal yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum
dengan nilai-nilai agama, akhlak mulia, serta pembentukan karakter.
"Pendidikan di pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu, tapi juga
membentuk akhlak dan karakter. Ini yang membedakan, sekaligus menjadi modal
besar bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat,"
jelasnya. Fatoni juga mengingatkan
pentingnya mengembangkan lima kecerdasan dalam diri anak didik, yakni
kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, sosial, dan fisik. Menurutnya,
keseimbangan kelima aspek ini akan melahirkan generasi unggul yang siap
menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur agama. Menutup sambutannya, Pj Gubernur
Papua itu mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan serta tidak mudah
terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.
"Semoga Papua selalu damai, aman, dan mari kita jaga serta pertahankan
situasi ini sampai kapanpun. Jangan mau kita diadu domba, jangan mau kita
dipecah belah. Persatuan dan kesatuan adalah segalanya, sebab kehidupan yang
damai itu sangat berharga," tegas Fatoni. Acara peletakan batu pertama ini
menjadi simbol kuat komitmen bersama antara pemerintah, tokoh agama, dan
masyarakat dalam membangun Papua yang lebih maju, religius, dan harmonis. Penulis: Jid Editor: GF
23 Sep 2025, 16:34 WIT
Doa Bersama Lintas Iman di Sentani: Pj Gubernur Papua Agus Fatoni Tekankan Pentingnya Persatuan
Papuanewsonline.com, Sentani –
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Rumah Doa Segala Bangsa,
Sentani, Jayapura, pada Jumat (19/9/2025). Ratusan jemaat Gereja Injil di
Indonesia (GIDI) Holandia bersama tokoh lintas agama berkumpul dalam acara doa
bersama untuk Papua yang turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus
Fatoni. Kehadiran Fatoni disambut hangat
para jemaat dan tokoh agama. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi
Papua juga menyerahkan bantuan bagi rumah doa sebagai wujud kepedulian terhadap
sarana peribadatan dan penguatan kehidupan beragama di Papua. Doa bersama dipimpin oleh Pdt.
Lipiyus Biniluk, yang menekankan pentingnya menjaga persatuan pasca berbagai
agenda politik di Papua.
"PSU hanya momentum lima tahun sekali. Apa pun hasilnya, mari kita
bersyukur dan tetap menjaga persatuan. Kami semua tokoh lintas agama berdoa
agar Papua selalu aman dan damai," ujarnya dengan penuh harap. Dalam sambutannya, Agus Fatoni
menegaskan bahwa Pemprov Papua konsisten mendukung keberlangsungan rumah
ibadah, lembaga pendidikan, dan fasilitas keagamaan lainnya. Menurutnya,
pemerintah hadir bukan hanya dalam bentuk regulasi, tetapi juga nyata dalam aksi
sosial dan spiritual.
"Hari ini kami bersyukur bisa memberikan bantuan dan berkunjung
langsung ke Gereja Injil di Indonesia Holandia. Kami ikut menyaksikan sekaligus
menghadiri doa bersama, yang sangat berarti bagi persatuan umat,"
ungkapnya. Fatoni juga menyampaikan pesan
penting kepada seluruh masyarakat Papua agar selalu menjaga kondusivitas dan
mengedepankan sikap toleransi.
"Kita berharap, dan semua berdoa, mudah-mudahan Papua yang kita cintai
ini tetap aman, nyaman, damai, dan toleran. Mari kita bergandengan tangan untuk
mewujudkan Papua yang kita cintai bersama," jelasnya. Acara doa bersama ini bukan
sekadar seremonial, melainkan juga simbol nyata bahwa Papua adalah rumah besar
bagi semua umat beragama yang hidup berdampingan. Dengan semangat persaudaraan,
masyarakat diajak untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan pemecah
belah. Penulis: Jid Editor: GF
23 Sep 2025, 16:18 WIT
Cemburu Membara Berujung Tragedi Maut di Busiri, Polsek Mimika Baru Beberkan Kronologis Penikaman
Papuanewsonline.com, Mimika –
Warga Jalan Busiri, Jalur V, Distrik Mimika Baru, digemparkan oleh insiden
penikaman berdarah yang terjadi pada Minggu (21/9/2025) dini hari. Peristiwa
yang menewaskan seorang pria berinisial DAW itu kini terungkap bermotif asmara,
setelah Polsek Mimika Baru menggelar konferensi pers resmi, Senin (22/9/2025). Kapolsek Mimika Baru AKP Putut
Yudha Pratama memaparkan bahwa pelaku datang dengan kondisi emosional, membawa
sebilah pisau dapur, karena diliputi kecemburuan terhadap mantan kekasihnya,
yang diduga berada bersama korban di rumah kost.
"Pelaku datang dengan membawa sebilah pisau dapur dengan tujuan mencari
korban dan saksi M (mantan pacarnya) di rumah kost korban," ujar
Kapolsek. Begitu tiba di lokasi, pelaku
langsung mengetuk pintu belakang rumah kost. Saat korban membuka pintu, pelaku
tanpa banyak bicara langsung mengarahkan pisaunya ke dada kiri korban. Tusukan
tersebut menyebabkan korban ambruk bersimbah darah. Saksi yang mencoba melerai
pun turut menjadi sasaran amarah pelaku, dipukul hingga mengalami luka.
"Tusukan itu mengenai tubuh korban di bagian dada kiri," jelas
AKP Putut. Setelah melakukan aksinya, pelaku
sempat melarikan diri. Namun, tim Polsek Mimika Baru bergerak cepat. Dalam
waktu beberapa jam, pelaku berhasil ditangkap di kawasan Gorong-gorong sekitar
pukul 07.15 WIT. Polisi juga menemukan barang bukti sebilah pisau yang dibuang
ke dalam selokan tidak jauh dari lokasi. Atas perbuatannya, pelaku kini
dijerat dengan pasal berlapis tentang tindak pidana pembunuhan berencana dan
penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 25 tahun penjara.
"Kasus ini menjadi pelajaran penting bahwa persoalan asmara jangan
sampai diselesaikan dengan tindakan kriminal yang merugikan diri sendiri maupun
orang lain," tegas Kapolsek. Peristiwa ini menjadi perhatian
masyarakat Mimika, sekaligus mengingatkan bahwa pengendalian emosi dan
penyelesaian konflik secara sehat sangatlah penting agar tragedi serupa tidak
terulang. Penulis: Jid Editor: GF
23 Sep 2025, 16:14 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru