Pihak Sekolah di Mimika Keluhkan MBG Berhenti, Satgas Akan Turun Cek 18 Sppg
Pemerintah Kabupaten Mimika segera melakukan monitoring dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Papuanewsonline.com - 11 Apr 2026, 13:28 WIT
Papuanewsonline.com/ Pendidikan & Kesehatan
Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika segera melakukan monitoring dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil menyusul adanya laporan dari sejumlah sekolah yang mengaku sempat mendapatkan layanan, namun belakangan ini justru terhenti dan tidak lagi menerima jatah makan siang.
Wakil Bupati sekaligus Ketua Satgas MBG, Emanuel Kemong,
menegaskan pihaknya tidak mau hanya mengandalkan laporan di atas kertas.
"Selama ini kami terima laporan administratif, tapi
faktanya ada sekolah yang mengeluh tidak dapat lagi. Karena itu kami akan turun
langsung cek kondisi riil di lapangan," ujarnya usai kegiatan di RSUD
Mimika, (10/4/26).
Saat ini terdapat 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
yang beroperasi. Evaluasi akan difokuskan pada kualitas dapur, standar
kelayakan, menu, hingga kapasitas distribusi.
Pemerintah ingin memastikan apakah SPPG tersebut benar
berjalan efektif atau justru bermasalah sehingga layanan ke sekolah-sekolah
terputus.
Hasil pengecekan ini nantinya akan menjadi dasar kebijakan
perbaikan.
"Yang terpenting program ini memenuhi standar dan
manfaatnya benar sampai ke anak didik, tidak boleh ada yang terhenti tanpa
alasan jelas," tegasnya.
Penulis: Jid
Editor: GF