logo-website
Rabu, 01 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Keluarga Marsinah Bangga Kapolri Peduli Buruh: Seperti Perjuangan Adik Kami Papuanewsonline.com, Jakarta – Keluarga aktivis buruh almarhumah Marsinah mengaku bangga atas kepedulian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap kaum buruh di Indonesia. Sikap Kapolri dinilai sejalan dengan semangat perjuangan Marsinah yang membela hak-hak pekerja.“Kami, kakak Marsinah, merasa bangga Bapak Kapolri peduli ke buruh dan melindungi buruh seperti yang diperjuangkan adik kami, Ibu Marsinah,” ujar kakak Marsinah, Marsini, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025).Menurut Marsini, Jenderal Sigit telah memberikan perhatian besar terhadap nasib para buruh, termasuk menyediakan ruang penyelesaian sengketa industri dan membantu mereka yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK).“Bapak Kapolri mengurus yang korban PHK, juga peduli kesejahteraannya,” lanjutnya.Dalam kesempatan itu, Marsini juga mengundang Kapolri untuk berkunjung ke Nganjuk, Jawa Timur, kota kelahiran Marsinah, sekaligus berziarah ke makam sang adik.“Bapak Kapolri, saya undang berziarah dan berkunjung ke Nganjuk bersama Pak Andi Gani yang ingin membuatkan museum dan rumah singgah Ibu Marsinah di Nganjuk,” ucap Marsini di hadapan Jenderal Sigit.Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada aktivis buruh Marsinah pada peringatan Hari Pahlawan di Istana Negara hari ini.Marsinah dikenal sebagai simbol perjuangan kaum pekerja di Indonesia. Ia ditemukan meninggal dunia setelah memperjuangkan keadilan bagi rekan-rekannya di Sidoarjo pada 1993. Kini, perjuangan Marsinah dikenang dan diabadikan sebagai bagian penting dalam sejarah gerakan buruh di Tanah Air. PNO-12 12 Nov 2025, 14:38 WIT
Polda Maluku Gelar Upacara Hari Pahlawan Nasional ke-80 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-80 Tahun yang dilaksanakan di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon Senin pagi (10/11/25).Bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Wakil Kepala Polda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Sementara sebagai Komandan Upacara yakni Kabag RBP Biro Perencanaan Polda Maluku AKBP. Robert Ferdinandus.Dalam upacara tersebut, Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni membacakan amanat Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Ia mengingatkan seluruh anak bangsa, para Pahlawan Nasional berjuang bukan demi kepentingan pribadi dan golongan melainkan untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia. Mereka, Para Pahlawan sendiri bahkan belum kenal Bangsa Indonesia itu sendiri. "Para pahlawan di masa lalu telah mengajarkan kepada kita di masa kini bahwa kemerdekaan bangsa ini tidak jatuh dari langit namun kemerdekaan ini lahir dari perjuangan, kesabaran, keberanian, kejujuran serta keikhlasan," ungkapnya.Menurutnya, terdapat tiga hal yang dapat diteladani dari para pahlawan yaitu pertama kesabaran. Mereka sabar dalam perjuangan, sabar dalam menempuh ilmu serta sabar dalam menyusun strategi kebersamaan di tengah keterbatasan saat itu. "Mereka juga sabar walau dalam berbeda pendapat dan pandangan namun untuk kemerdekaan Bangsa maka persatuan harus tetap kuat," jelasnyaPara pahlawan yang berjuang, lanjut Wakapolda, tidak merebut jabatan atau menuntut balasan setelah meraih kemerdekaan. Mereka bahkan kembali ke tengah-tengah masyarakat untuk mengajar, membangun, dan menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada seluruh rakyat Indonesia. Rakyat diharapkan dapat melanjutkan pengabdian dalam menjaga kemerdekaan bangsa untuk generasi yang akan datang.Lebih lanjut diingatkan kepada seluruh generasi Bangsa Indonesia bahwa saat ini perjuangan bukan lagi dengan bambu runcing melainkan ilmu dan teknologi. Ia berharap adanya sumberdaya manusia yang tinggi sebagai modal besar dalam membangun bangsa Indonesia. "Dengan semangat perjuangan yang pantang menyerah adalah kekuatan bagi kita untuk meneruskan cita-cita para pahlawan di masa saat ini," pungkasnya. PNO-12 12 Nov 2025, 14:24 WIT
Terima Kunjungan SKK Migas dan Pertamina, Kapolda Maluku Sinergi Dukung Pengamanan PSN Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menerima kunjungan silaturahmi dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) beserta PT. Pertamina EP Cepu Region IV. Kunjungan silaturahmi dalam rangka memperkuat sinergitas dan koordinasi antara Kepolisian dengan pelaku usaha strategis nasional ini berlangsung di Ruang Tamu Kapolda Maluku, Selasa (11/11/2025) pagi.Dalam kunjungan tersebut Kapolda didampingi Dirpamobvit, Wadir Intelkam, dan Ps Kasubdit II Dit Intelkam (Panit 3) Polda Maluku. Sementara dari SKK Migas dan Pertamina hadir Penasehat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Maritim Laksamana Muda (Laksda) TNI Julius Widjojono, C.H.R.M.P, Kepala Departemen Operasi SKK Migas Pamalu Bapak Raden Adya Fadillah, serta jajaran pimpinan Pertamina EP Cepu Region IV dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Binaya.Kapolda Maluku menegaskan bahwa Polda Maluku siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional (PSN) di wilayah Maluku, termasuk proyek pengembangan Blok Masela dan kegiatan eksplorasi di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).“Kami menyambut baik kunjungan dari SKK Migas dan Pertamina EP Cepu Region IV. Banyak proyek strategis di Maluku, khususnya Blok Masela, yang memerlukan dukungan lintas sektor. Polda Maluku pada prinsipnya siap mendukung sepenuhnya pelaksanaan proyek-proyek pemerintah demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kapolda.Irjen Dadang Hartanto juga menyoroti berbagai tantangan di lapangan, khususnya terkait permasalahan sosial dan sengketa tanah yang kerap menjadi kendala dalam pelaksanaan proyek nasional. Beliau optimis dengan komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik.“Kunci keberhasilan proyek nasional adalah komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi yang baik antarinstansi. Dengan sinergi, kita dapat memitigasi potensi permasalahan di lapangan dan memastikan kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara merata,” lanjutnya.Sementara itu, Penasehat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Maritim, Laksda TNI Julius Widjojono, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kapolda Maluku dan jajaran. Ia menegaskan, kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dengan pelaku usaha strategis negara.“Kami datang untuk membangun kemitraan dengan aparat penegak hukum, khususnya Polri. Dukungan dari Polda Maluku sangat penting dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional agar berjalan lancar dan sesuai ketentuan,” ujar Laksda Julius.Selanjutnya, Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu Region IV, Bapak Muhamad Arifin, menjelaskan, kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan audiensi untuk memperkenalkan proyek baru yang akan dijalankan di wilayah Maluku.“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Kapolda dan jajaran atas penerimaan yang sangat baik," katanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kerja sama. Diskusi yang konstruktif antara pihak kepolisian dan SKK Migas serta Pertamina menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan stabilitas keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi strategis nasional. PNO-12 12 Nov 2025, 13:14 WIT
Komisi III DPR Apresiasi Polri Ungkap Kasus Penculikan Balita Bilqis Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan berhasil mengungkap kasus penculikan terhadap balita bernama Bilqis (4) di Kota Makassar. Sebanyak empat pelaku berhasil ditangkap dalam waktu singkat. Atas keberhasilan tersebut, Komisi III DPR RI memberikan apresiasi kepada Polri.“Komisi III mengapresiasi Polri yang berhasil menangkap pelaku penculikan anak bernama Bilqis dalam waktu yang sangat singkat,” ujar Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).Habiburokhman menilai pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata bahwa reformasi Polri terus berjalan. Menurutnya, kinerja tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memerangi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).“Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa reformasi Polri memang telah dan terus berjalan. Mereka benar-benar menjalankan program prioritas Presiden Prabowo, yakni memerangi TPPO,” katanya.Ia juga mengapresiasi dedikasi aparat kepolisian yang totalitas dalam proses pengejaran pelaku. Habiburokhman menyebut banyak personel yang rela tidak pulang ke rumah demi menemukan korban.“Terlihat sekali bagaimana dedikasi dan profesionalisme personel Polri yang sejak saat kejadian all out mengejar pelaku siang dan malam. Saya dengar sebagian besar personel tersebut tidak pulang ke rumah selama melakukan pengejaran,” sambungnya.“Sebagai wakil rakyat kami mengucapkan banyak terima kasih kepada institusi Polri, Kapolri Listyo Sigit, sampai petugas kepolisian yang terjun langsung di lapangan mengejar dan menangkap pelaku penculikan Bilqis,” tambahnya.Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan bahwa korban sempat diperjualbelikan hingga tiga kali oleh pelaku berbeda.Korban pertama kali dijual oleh seorang wanita berinisial SY kepada SH seharga Rp3 juta. Dalam transaksi tersebut, pembeli bernama NH datang dari Jakarta untuk menjemput korban di Makassar.“Ada yang berminat dengan korban, membelilah atas nama NH. Hasil pengakuan asal dari Jakarta dan datang ke Makassar untuk membawa korban dengan transaksi sebesar Rp3 juta di kos pelaku (SY),” ujar Djuhandhani dalam konferensi pers di Makassar, Senin (10/11/2025).Setelah itu, NH membawa Bilqis ke Jambi dan menjualnya kembali kepada pasangan MA (42) dan AS (36) seharga Rp15 juta.“Menjual kepada AS dan MA. Pengakuan NH (pelaku AS dan MA) sebagai keluarga di Jambi, (dijual) sebesar Rp15 juta, dengan dalih membantu keluarga yang 9 tahun belum punya anak. Setelah menyerahkan korban, NH langsung melarikan diri ke Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan NH mengaku telah 3 kali menjadi perantara adopsi ilegal,” ungkap Djuhandhani.Namun, kisah tragis itu belum berhenti di situ. Pasangan AS dan MA kembali menjual Bilqis kepada salah satu kelompok suku di Jambi dengan harga Rp80 juta.“AS dan MA mengaku membeli korban dari NH sebesar Rp30 juta dan menjual kembali kepada kelompok salah satu suku di Jambi seharga Rp80 juta. Keduanya telah mengaku memperjualkan 9 bayi dan 1 anak melalui TikTok dan WA,” terangnya.Polisi kini menahan keempat pelaku dan terus mendalami kemungkinan adanya jaringan perdagangan anak lintas provinsi. Kasus ini sekaligus menjadi peringatan akan maraknya praktik adopsi ilegal dan perdagangan anak di Indonesia. PNO-12 12 Nov 2025, 09:28 WIT
Peringati Hari Pahlawan ke-80, Kapolda Maluku Pimpin Upacara Tabur Bunga di Laut Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam suasana penuh khidmat dan nasionalisme, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung Upacara Tabur Bunga di Laut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025.Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Koderal IX Tawiri, Kota Ambon, ini menjadi momentum refleksi dan penghormatan mendalam kepada para pahlawan bangsa yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.Sebagai Inspektur Upacara, Kapolda Maluku menegaskan komitmen Polri, khususnya Polda Maluku, untuk terus meneladani semangat pengorbanan para pahlawan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.“Pengorbanan para pahlawan adalah pondasi bangsa ini. Hari ini kita tidak hanya mengenang, tetapi juga meneguhkan janji untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga sinergitas, dan memastikan situasi kamtibmas di Maluku tetap kondusif. Semangat heroik mereka harus menjadi inspirasi bagi kita semua, terutama dalam pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas Irjen Pol Dadang Hartanto dalam amanatnya.Upacara tabur bunga di laut ini menjadi simbol penghormatan tertinggi kepada para pahlawan yang berjuang di medan laut, mempertahankan kedaulatan bangsa di masa perjuangan.Prosesi pelarungan dan tabur bunga dilakukan langsung oleh Kapolda Maluku, didampingi jajaran pejabat TNI-Polri dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku.Momentum tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan antarinstansi dalam mengenang jasa para pahlawan dan menumbuhkan kembali nilai-nilai nasionalisme di tengah masyarakat Maluku.Kehadiran para pejabat tinggi dari berbagai unsur menegaskan soliditas dan sinergi yang kuat antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah di Provinsi Maluku. Tampak dalam rombongan Upacara tersebut kehadiran DanKoderal IX Ambon, Kasdam XV/Pattimura, Kepala Zona Bakamla Timur, Danguspurla Koarmada III, Danlanud Patimura Ambon, Perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku (Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Maluku), Wakil Wali Kota Ambon, Para Pejabat Utama Polda Maluku, termasuk Karo Rena dan Dir Intelkam, Kapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta Pejabat TNI dari Kodam dan Koderal.Kehadiran mereka meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga semangat persatuan, serta membangun Maluku yang aman, sejahtera, dan maju.Peringatan Hari Pahlawan tahun ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda Maluku, agar tidak melupakan jasa para pahlawan dan terus meneladani nilai-nilai perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari.Upacara tabur bunga di laut menjadi simbol penghormatan abadi sekaligus seruan moral untuk menumbuhkan kembali semangat heroisme, gotong royong, dan cinta tanah air di tengah arus perubahan zaman.Upacara Tabur Bunga yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto ini menjadi penegasan nyata bahwa semangat kepahlawanan bukan hanya milik masa lalu, tetapi juga menjadi ruh pengabdian aparatur negara masa kini.Melalui kegiatan ini, Polda Maluku menunjukkan wajah Polri yang humanis, berkarakter, dan berjiwa nasionalis senantiasa hadir untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan harmoni sosial di tengah masyarakat kepulauan.Keterlibatan unsur Forkopimda Maluku juga memperlihatkan komitmen bersama seluruh elemen strategis daerah dalam menjaga sinergitas dan persatuan.Dari Laut Ambon, pesan moral itu disampaikan dengan lantang: pengabdian, keberanian, dan persatuan adalah warisan abadi para pahlawan untuk negeri. PNO-12 12 Nov 2025, 09:04 WIT
Kemenimipas dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Ungkap Permasalahan Pengelolaan Aset Negara Papuanewsonline.com, Jayapura – Di tengah sorotan publik atas lemahnya pengawasan aset negara, dua institusi penegak hukum di Papua akhirnya mengambil langkah tegas. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua resmi membentuk Tim Pelaksana Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Jayapura. Penandatanganan Keputusan Bersama dilakukan langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Papua, Herman Mulawarman, dan Kajati Papua, Hendrizal Husin, di Ruang VIP Bandara Sentani, Selasa (11/11/2025). Langkah ini menandai dimulainya operasi senyap menertibkan aset-aset negara yang selama ini rawan terlupakan, tercecer, bahkan berpotensi disalahgunakan. Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara sejatinya menjadi garda terakhir penyelamatan aset negara hasil penegakan hukum. Namun di banyak daerah, Rupbasan justru berubah menjadi “kuburan” benda sitaan — rusak, tak terurus, dan tanpa nilai guna. Kondisi tersebut disadari betul oleh Ditjenpas Papua dan Kejati Papua. Melalui kerja sama ini, keduanya berupaya membongkar dan menata ulang sistem pengelolaan aset agar lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan. “Inventarisasi ini bukan hanya urusan administratif. Ini soal tanggung jawab moral dan hukum agar setiap aset negara tercatat, terkelola, dan tidak menjadi ajang penyimpangan,” tegas Herman Mulawarman di hadapan jajarannya. Sementara itu, Kajati Papua Hendrizal Husin menyebut kolaborasi ini sebagai peringatan keras bagi siapa pun yang bermain-main dengan aset publik. “Pengawasan ini menjadi pesan bahwa aset negara bukan milik pribadi atau kelompok. Ini tanggung jawab bersama untuk dijaga,” ujarnya tajam. Melalui keputusan bersama tersebut, dibentuk Tim Pelaksana Inventarisasi BMN Rupbasan Jayapura yang beranggotakan unsur gabungan dari Ditjenpas dan Kejati Papua. Tim ini diberi mandat untuk melakukan penelitian lapangan — mulai dari tanah, bangunan, hingga seluruh benda sitaan yang selama ini mengendap di Rupbasan. Langkah ini bukan sekadar pendataan, tetapi juga upaya deteksi dini terhadap potensi penyimpangan dan penyalahgunaan aset negara yang kerap terjadi secara diam-diam. Setiap temuan akan dituangkan dalam Berita Acara Hasil Inventarisasi (BAHI) sebagai dasar pelaporan resmi kepada pimpinan kedua institusi. Kolaborasi antara Kemenimipas dan Kejati Papua ini bukan hanya urusan administratif, melainkan juga sinyal politik hukum yang kuat: negara tidak akan membiarkan aset publik menjadi korban kelalaian birokrasi. Langkah ini menepis anggapan bahwa koordinasi antar-lembaga hukum di daerah berjalan lamban dan tidak sinkron. Sebaliknya, Papua justru tampil sebagai pilot project nasional dalam gerakan tertib aset dan transparansi pengelolaan BMN di sektor hukum. Langkah berani ini menjadi penanda bahwa era pembiaran aset negara telah berakhir. Tim gabungan akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan audit fisik dan administratif di lingkungan Rupbasan Jayapura — mulai dari barang rampasan hingga sarana penyimpanan yang selama ini luput dari perhatian publik. Jika program ini berhasil, skema serupa akan direplikasi di seluruh Papua dan Indonesia Timur, membawa pesan jelas: Negara hadir, dan pengelolaan aset publik tidak lagi bisa ditutupi. Penulis: PNO-12 Editor: GF 11 Nov 2025, 20:59 WIT
Pemprov Papua Gandeng Lintas OPD Tekan Stunting Lewat Program “Genting” Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat penanganan stunting melalui program “Genting” (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan bersama oleh pimpinan OPD di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (10/11/2025). Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menyatakan bahwa program Genting merupakan wujud nyata kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam memperbaiki gizi dan kesehatan anak di Papua. Upaya ini juga menjadi bagian dari capaian 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. “Program Genting bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi gerakan bersama yang melibatkan seluruh OPD sebagai orang tua asuh bagi anak-anak Papua,” ujar Aryoko. Ia menjelaskan bahwa penanganan stunting akan diintegrasikan ke dalam berbagai program daerah, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, pangan, hingga pemberdayaan masyarakat. Program ini juga telah masuk dalam RPJMD transisi dan akan disesuaikan dengan arah pembangunan Papua menuju 2030. Menurut Aryoko, keberhasilan penanganan stunting sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak. Karena itu, ia berharap gerakan orang tua asuh dapat menjadi langkah awal membangun kepedulian kolektif terhadap tumbuh kembang anak di Papua. “Dalam satu tahun pertama, kita akan lakukan evaluasi menyeluruh untuk melihat sejauh mana dampaknya di lapangan,” kata Aryoko. Program Genting menjadi salah satu prioritas utama Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dalam agenda 100 hari kerja. Penulis: Jidan Editor: GF  11 Nov 2025, 20:53 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT