APBD Mimika Tahun 2025 Diduga Bocor 1,1 Triliun
Bongkar SILPA Tahun 2025 1,1 Triliun di Kabupaten Mimika
Papuanewsonline.com - 01 Jul 2026, 16:44 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Timika-
Anggaran Pendapatan Belanjah Daerah (APBD) Kabupaten Mimika Tahun 2025 Mimika diduga bocor ke para tikus berdasi.
hal ini diperkuat setelah BPK menemukan angaran SILPA pada pengelolaan anggaran APBD Mimika Tahun 2025 senilai 1,1 Triliun.
Ketua Komunitas Pemuda Kei Mimika (KPKM) Bung Edward mengatakan Besarnya SILPA Tahun anggaran 2025 senilai 1,1 Triliun membuka aib Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.
" SILPA Tahun anggaran 2025 senilai 1,1 Trilun ini, menunjukan kegagalan Saudara Bupati dalam memipin Kabupaten Mimika," ujar Bung Edward.
Kata Bung Edward SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) di Kabupaten Mimika bisa terjadi karena pengelolaan SILPA menyimpang dari ketentuan hukum, menimbulkan kerugian keuangan negara, atau digunakan sebagai dasar rekayasa anggaran.
" Ya Secara yuridis, SILPA adalah bagian dari keuangan negara, sehingga setiap penyalahgunaan, manipulasi, atau rekayasa dalam penganggarannya dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi," Ujarnya.
Kata Dia Analisis Yuridis adalah bahwa
Kedudukan SILPA tetap anggaran negara, sesuai Hukum Keuangan Negara, karena SILPA adalah sisa dana APBD/APBN pada akhir tahun anggaran, sehingga Berdasarkan doktrin keuangan negara SILPA merupakan mutlak anggaran Negara yang harus dipertanggungjawabkan.
" Publik harus paham bahwa SILPA termasuk bagian dari keuangan negara sehingga harus tunduk pada UU 17/2003 tentang Keuangan Negara, UU 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara, UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan Permendagri 15/2023 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2024 (khusus penganggaran SILPA harus rasional dan berbasis perhitungan yang cermat)," Terangnya.
Kata dia pantas perputaran ekonomi tidak ada, pembangunan tidak tampak dalam kepemimpinan Johanes Rettob sebagai Bupati.
" Banyak kegiatan hura-hura, dan hanya borong prestasi tapi lapangan Nol," Tegasnya.
Bung Edward meminta agar Aparat penegak Hukum Jaksa, Polisi dan KPK melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penggunaan APBD Mimika Tahun 2025, karena dengan adanya SILPA senilai 1,1 Triliun bisa menjadi pintu masuk bagi APH untuk membongkar modus operandi dugaan korupsi dalam pengelolaan APBD di Kabupaten Mimika.
" Kami Minta APH harus turun di Kabupaten Mimika, karena SILPA tahun anggaran 2025 senilai 1,1 Triliun merupakan angkah yang tidak wajar," Pungkasnya.
Penulis: Hendrik
Editor. : Gf