logo-website
Rabu, 24 Jun 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Mimika Gelar Doa Lintas Agama dan Pawai Ta’aruf Papuanewsonline.com, Timika – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika akan menggelar serangkaian kegiatan istimewa dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, yang berlangsung pada 15 hingga 16 Juni 2026 di Timika. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana syiar agama, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat setempat.Ketua PHBI Mimika, Ustadz H. Joko Priyanto, menyampaikan bahwa rangkaian acara diawali dengan Doa Lintas Agama. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin malam, 15 Juni 2026 pukul 19.30 WIT di Ballroom Hotel Grand Tembaga Timika, dan akan dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah, serta undangan lainnya.Keesokan harinya, Selasa 16 Juni 2026, akan dilaksanakan Pawai Ta’aruf yang terbuka untuk diikuti seluruh warga. Pawai dimulai pukul 06.30 WIT dari Lapangan Eks Pasar Lama, melintasi sejumlah ruas jalan utama kota seperti Jalan Pendidikan, Budi Utomo, Diana, Katedral Tiga Raja, hingga Jalan Yos Sudarso, sebelum kembali ke titik awal sebagai lokasi penutupan.Untuk menambah semarak acara, panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi peserta, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. Tersedia pula hadiah lain seperti kulkas, mesin cuci, peralatan elektronik, dan berbagai doorprize hiburan lainnya.Kegiatan ini mengusung semangat “Hijrah menuju pribadi yang lebih baik, masyarakat yang lebih rukun, dan Mimika yang lebih maju”.  Penulis: Jid Editor: GF 11 Jun 2026, 05:45 WIT
Peneliti MPSI: PSN Wanam Menjadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan Nasional Papuanewsonline.com, Bogor - Peneliti Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI), Fathan Putra Mardela, menilai Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Merauke, Papua Selatan, merupakan peluang besar untuk mempercepat pembangunan kawasan timur Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di masa depan.Pernyataan tersebut disampaikan Fathan dalam Diskusi Publik “Dampak Sosial Film Pesta Babi terhadap Perlindungan dan Hak Masyarakat” yang diselenggarakan PD KAMMI Bogor di Camp Survivor, Kota Bogor, Senin (8/6/2026).Menurut Fathan, selama beberapa dekade pembangunan nasional masih menghadapi tantangan ketimpangan antarwilayah. Karena itu, kehadiran PSN di Papua Selatan harus dipandang sebagai upaya negara menghadirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa sekaligus membuka akses pembangunan yang lebih merata.“Papua Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan baru Indonesia. Jika dikelola dengan baik, proyek ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,” ujarnya.Fathan menilai pembangunan yang hadir melalui PSN juga berpotensi meningkatkan konektivitas wilayah yang selama ini menjadi tantangan utama di sejumlah daerah Papua. Kehadiran jalan, transportasi, jaringan logistik, hingga layanan dasar dinilai akan memberikan dampak berantai terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.“Pembangunan harus dilihat sebagai instrumen untuk membuka akses. Ketika akses terbuka, maka pendidikan menjadi lebih mudah dijangkau, layanan kesehatan meningkat, distribusi barang menjadi lebih lancar, dan peluang ekonomi masyarakat ikut berkembang,” katanya.Meski demikian, Fathan menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus memastikan masyarakat adat menjadi bagian utama dari proses dan manfaat pembangunan tersebut.Menurutnya, pelibatan masyarakat lokal, penghormatan terhadap hak ulayat, serta komunikasi publik yang terbuka akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program-program pembangunan pemerintah.“Pembangunan yang kuat adalah pembangunan yang mampu menyatukan kepentingan nasional dengan aspirasi masyarakat lokal. Ketika manfaat pembangunan dirasakan secara nyata oleh masyarakat, maka dukungan sosial akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.Fathan juga mengajak publik untuk melihat berbagai dinamika yang berkembang di Papua secara lebih objektif dan proporsional. Menurutnya, pembangunan selalu menghadirkan tantangan yang harus dikelola, namun hal tersebut tidak boleh mengaburkan tujuan besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“Kita harus optimistis bahwa Papua memiliki masa depan yang cerah. Yang diperlukan adalah penguatan tata kelola, komunikasi yang baik, dan komitmen bersama agar pembangunan benar-benar menjadi sarana menghadirkan kesejahteraan, keadilan, dan kemajuan bagi masyarakat Papua,” pungkasnya.  Penulis: Jid Editor: GF 11 Jun 2026, 05:42 WIT
Tiket Timika-Keneyam Tembus Rp2,9 Juta, Ketua Pemuda Kei Mimika: “Mencekik Leher” Papuanewsonline.com, Timika – Harga tiket pesawat Timika-Keneyam, Kabupaten Nduga, melambung hingga Rp2,9 juta untuk penerbangan 45 menit. Ketua Pemuda Kei Kabupaten Mimika, Edoardus Rahawadan, menyebut tarif itu “mencekik leher” dan mendesak Bupati Mimika serta DPRD Mimika segera memanggil seluruh operator penerbangan.“Penerbangan 45 menit sampai satu jam apakah wajar diberi harga Rp2,5 juta sampai Rp2,9 juta? Ini tidak masuk akal,” tegas Edoardus, dalam rilis tertulisnya ke media papuanewsonline,com. Senin 10/6/2026. Menurut dia, kenaikan terjadi sepihak tanpa pemberitahuan jelas dan melanda hampir semua rute Timika ke wilayah Papua Pegunungan.Desak RDP, Buka Struktur Biaya  Edoardus meminta Bupati dan DPRD Mimika menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan maskapai. “Pihak penerbangan wajib terbuka. Harus kedepankan asas transparansi dan jelaskan rincian biaya yang jadi dasar penyesuaian tarif,” ujarnya.Ia menegaskan, transportasi udara adalah urat nadi warga pegunungan karena akses darat sangat terbatas. Lonjakan harga langsung menghantam mobilitas warga, distribusi logistik, hingga layanan kesehatan dan pendidikan.Langgar Aturan, Ancam Konsumen  Edoardus mengingatkan, UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan mewajibkan tarif adil, transparan, dan tidak merugikan publik. Pemerintah berwenang menetapkan batas atas tarif, terutama rute vital ke daerah terpencil.Selain itu, Peraturan Menteri Perhubungan membatasi kenaikan tarif ekonomi maksimal 9%–13% dari tarif dasar. Fuel surcharge memang boleh naik hingga 38%, tapi dengan pengawasan ketat. “Maskapai wajib publikasi struktur biaya. Jangan main-main. UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen melarang harga sepihak yang merugikan,” kata Edoardus.Ia menambahkan, Ditjen Perhubungan Udara berwenang meninjau dan menurunkan harga jika terbukti melanggar. Edoardus berharap pertemuan pemda dan operator melahirkan solusi: tiket terjangkau tanpa korbankan keselamatan penerbangan. Penulis: Hendrik Editor: GF 11 Jun 2026, 05:39 WIT
Angka Kecelakaan Tinggi, Pemkab Mimika Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Papuanewsonline.com, Timika – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Mimika menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah pengaturan arus kendaraan yang dinilai belum berjalan secara maksimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan langkah perbaikan menyeluruh guna menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. (9/6/26)Menyikapi hal ini, Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong dan jajaran Dinas Perhubungan turun langsung meninjau sejumlah ruas jalan utama di kawasan perkotaan. Peninjauan ini dilakukan untuk memetakan kondisi lapangan secara akurat sebelum menerapkan perubahan pengaturan yang dianggap paling tepat dan efektif.“Angka kecelakaan di jalan masih cukup tinggi, sehingga rekayasa lalu lintas menjadi hal yang sangat mendesak untuk segera diterapkan,” ujar Johannes Rettob. Langkah yang akan diambil meliputi penutupan titik putar kendaraan yang berpotensi berbahaya, pemasangan rambu petunjuk yang jelas, serta penertiban tempat parkir yang mengganggu kelancaran arus kendaraan.Ia menambahkan bahwa masyarakat diminta memahami perubahan yang akan diberlakukan. “Beberapa titik putar memang akan ditutup karena terbukti sangat rawan menimbulkan tabrakan. Jangan terkejut jika mulai besok ada perubahan, semuanya demi keselamatan bersama,” tegasnya. Penertiban parkir liar juga dilakukan agar jalan tetap lapang dan tidak memicu kemacetan maupun insiden.  Penulis: Jid Editor: GF 10 Jun 2026, 04:16 WIT
Tingkatkan Kemampuan, Lanud Yohanis Kapiyau Gelar Latihan Menembak Triwulan II Papuanewsonline.com, Timika – Dalam rangka memantapkan kesiapan tempur dan profesionalisme personel, TNI Angkatan Udara di Lanud Yohanis Kapiyau menggelar latihan menembak bagi seluruh prajurit, bintara, dan tamtama. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tembak Kuntarto, Senin (8/6/2026) ini merupakan bagian rencana kerja triwulan kedua tahun anggaran 2026, disusun secara teratur dan berkelanjutan guna mengasah keahlian dasar militer.Latihan ini ditujukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran, konsentrasi, serta kedisiplinan setiap anggota. Menggunakan senjata laras panjang dengan jarak tembak 100 meter, seluruh rangkaian diawasi ketat oleh instruktur berpengalaman dan mengikuti standar keamanan yang berlaku. Setiap personel dimaksimalkan kemampuannya agar terbiasa menghadapi situasi lapangan yang nyata dan menuntut.Komandan Lanud Yohanis Kapiyau, Kolonel Pnb Taufik Andriadi, menegaskan bahwa keterampilan menembak merupakan syarat utama yang wajib dikuasai prajurit. Menurutnya, latihan bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana membentuk mental tangguh dan fokus tinggi. Ia juga menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama, sehingga seluruh prosedur wajib dipatuhi agar kegiatan berjalan lancar tanpa kendala.Selama pelaksanaan, suasana berlangsung tertib dan penuh tanggung jawab. Setiap peserta melatih ketenangan dan ketelitian saat membidik sasaran, dibimbing langsung oleh pelatih guna memperbaiki teknik dan strategi menembak. Hal ini menjadi bukti keseriusan satuan dalam memelihara kualitas sumber daya manusia yang andal dan siap siaga kapan saja.Diharapkan melalui latihan ini, kesiapan operasional Lanud semakin meningkat dan mampu mendukung tugas pengamanan wilayah.  Penulis: Jid Editor: GF 10 Jun 2026, 04:08 WIT
Tinggalkan Eksploitasi SDA, Mimika Kembangkan Ekonomi Berbasis Pengetahuan Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, resmi mengubah arah pembangunan. Pola lama yang mengandalkan pengambilan sumber daya alam kini ditinggalkan, digantikan dengan sistem ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi. Perubahan strategis ini ditandai dengan peluncuran Mimika Innovation Week (MIW) 2026 oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tahun ketiga ini bertransformasi menjadi ajang kompetisi terbuka guna membangun ekosistem riset yang inklusif dan berkelanjutan.Pembangunan masa depan kini didasarkan pada data dan kajian mendalam, bukan sekadar dugaan.“Kekayaan alam bisa menjadi bumerang jika tidak dikelola secara cerdas. Setiap kebijakan harus berlandaskan riset yang kuat,” tegas Bupati Johannes Rettob. Untuk mengatasi masalah tumpang tindih kajian, BRIDA meluncurkan sistem terpadu bernama Sirida Kami. Hasilnya sangat signifikan: jumlah penelitian meningkat drastis dari satu kajian pada 2015 menjadi 36 kajian lengkap pada 2025.Keterbukaan menjadi kunci utama; MIW melibatkan seluruh elemen mulai dari instansi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga kelompok masyarakat. Setiap dinas wajib melahirkan dua terobosan, dan 10 karya terbaik akan diikutsertakan dalam penghargaan tingkat nasional. Peningkatan kualitas inovasi Mimika pun terlihat jelas, melonjak dari peringkat 300 tahun lalu masuk jajaran 200 besar nasional serta menempati posisi kedua terbaik se-Papua.Berbagai langkah strategis terus diperkuat, termasuk penandatanganan kerja sama dengan BRIN dan universitas ternama yang membuka akses ke ribuan peneliti ahli. BRIN memberikan apresiasi sekaligus mengingatkan agar inovasi tidak bersifat sesaat, melainkan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045. Akademisi juga ditantang untuk tidak hanya bersuara, tetapi menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan daerah.  Penulis: Jid Editor: GF 10 Jun 2026, 04:02 WIT
Tiga Kampung di Manggelum Kembali Aman, Koops TNI Habema Imbau Warga Pulang Papuanewsonline.com, Yahukimo – Situasi keamanan di Distrik Manggelum, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dipastikan kembali kondusif setelah personel Satgas Koops TNI Habema berhasil mengamankan tiga kampung yang sebelumnya ditinggalkan warga akibat gangguan keamanan kelompok bersenjata, Selasa (9/6/2026).Ketiga kampung yang kini telah berada dalam kondisi aman tersebut adalah Kampung Manggelum, Kampung Mangga Tiga, dan Kampung Kewam. Operasi pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan keamanan serta menjamin keselamatan masyarakat yang sempat mengungsi.Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, mengatakan operasi pengamanan yang dilaksanakan pada Selasa berhasil mencapai sasaran tanpa menimbulkan korban jiwa dari pihak mana pun.Menurutnya, ketiga kampung tersebut sebelumnya mengalami gangguan keamanan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI/Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka dan Dejang Heluka. Aksi yang dilakukan kelompok tersebut menyebabkan masyarakat meninggalkan kampung mereka dan mengganggu aktivitas pemerintahan maupun pelayanan publik."Ketika Tim Patroli Satgas Koops TNI Habema memasuki wilayah tersebut, kelompok bersenjata diketahui telah melarikan diri melalui Sungai Dogoel," ujar Wirya.Koops TNI Habema menyatakan bahwa Distrik Manggelum saat ini telah berada dalam pengawasan aparat keamanan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk kembali ke kampung masing-masing."Distrik Manggelum saat ini berada dalam kondisi aman dan sepenuhnya dijaga oleh aparat keamanan. Masyarakat yang sempat mengungsi kami imbau untuk kembali ke kampung masing-masing dan beraktivitas seperti biasa," kata Wirya.Pemulihan keamanan tersebut diharapkan dapat mendorong kembali berjalannya aktivitas pemerintahan, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kegiatan ekonomi masyarakat yang sempat terganggu akibat situasi keamanan beberapa waktu terakhir.Dalam operasi patroli keamanan tersebut, personel Satgas Koops TNI Habema juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan oleh kelompok bersenjata di wilayah Yahukimo.Barang bukti yang diamankan meliputi lima pucuk senjata rakitan, 38 pucuk senapan angin, alat bidik senapan, telepon genggam, busur dan anak panah, parang, serta berbagai perlengkapan lainnya.Penyitaan barang-barang tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam upaya menekan potensi gangguan keamanan dan menjaga stabilitas wilayah.Berdasarkan data yang dimiliki aparat keamanan, kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI/Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka disebut kerap melakukan berbagai aksi gangguan keamanan di wilayah tersebut.Aksi yang dimaksud antara lain penyerangan terhadap aparat keamanan, tindak kekerasan, ancaman terhadap masyarakat, hingga penembakan terhadap pesawat sipil yang melayani penerbangan di wilayah Papua.Rangkaian aksi tersebut selama ini dinilai telah menciptakan ketakutan di tengah masyarakat dan menyebabkan sejumlah warga memilih mengungsi demi keselamatan mereka.Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di Distrik Manggelum maupun wilayah lain yang berpotensi mengalami gangguan keamanan.Selain melakukan pengamanan wilayah, aparat juga terus berupaya menciptakan kondisi yang memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.Koops TNI Habema turut mengajak kelompok bersenjata yang masih berada di hutan untuk meninggalkan aksi kekerasan dan kembali bergabung bersama masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Melalui pendekatan keamanan yang disertai upaya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, diharapkan situasi Papua, khususnya di Kabupaten Yahukimo, dapat semakin aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga. (GF) 10 Jun 2026, 03:55 WIT
Tiket Kapal Pelni Turun 30 Persen Selama Libur Sekolah, Kuota Terbatas Papuanewsonline,com. Jakarta – Masyarakat yang berencana mudik atau liburan dengan kapal laut selama libur sekolah bisa hemat 30 persen. PT PELNI (Persero) resmi memotong tarif dasar tiket kapal penumpang kelas ekonomi di semua rute mulai 6 Juni 2026.Pemotongan harga ini berlaku untuk pembelian tiket sejak 6 Juni 2026. Jadwal berlayar yang mendapat diskon mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026. Kebijakan ini bagian dari stimulus ekonomi nasional yang digagas pemerintah.Target 693 Ribu Penumpang  Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyebut program diskon menargetkan sekitar 693 ribu pelanggan. Tujuannya mendorong pergerakan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah yang tersambung layanan PELNI.“Libur sekolah itu puncak mobilitas. Kami ingin pastikan transportasi laut tetap jadi pilihan yang aman, nyaman, dan murah. Harapannya pariwisata daerah juga ikut terdorong,” kata Ditto, Rabu, 4/6/2026.Catat Syaratnya: Hanya Tarif Dasar, Tidak Bisa Klaim Selisih  Ditto mengingatkan, diskon 30 persen hanya memotong tarif dasar tiket. Biaya asuransi dan pas penumpang tetap dibayar normal. Kuota tiket diskon terbatas. Begitu habis, harga kembali normal meski masih dalam periode program. Tiket yang telanjur dibeli sebelum 6 Juni 2026 juga tidak bisa minta pengembalian selisih.“Pastikan beli di kanal resmi dan nama penumpang sesuai KTP. Ini untuk cegah penipuan,” ujar Ditto.Kacab Timika: Berlaku Semua Rute, Pakai PELNI Mobile Biar Cepat  Dari Timika, Kepala Cabang PT PELNI setempat meminta warga Papua Tengah memanfaatkan potongan harga ini. Dia menegaskan diskon berlaku untuk seluruh ruas perjalanan kapal PELNI.“Ini untuk tarif dasar saja, di luar asuransi dan pas. Silakan unduh aplikasi PELNI Mobile. Lebih mudah cek jadwal dan beli tiket dari HP,” katanya.Beli Tiket di Sini  Tiket diskon bisa didapat lewat PELNI Mobile, website PELNI, Contact Center 162, loket cabang, BCA Mobile, myBCA, Livin’ by Mandiri, BRImo, BRILink, Gopay, OVO, MyTelkomsel, Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan agen perjalanan daring seperti Easybook dan VIA.com.Pembayaran tersedia via BRIVA, BNI Virtual Account, Mandiri Virtual Account, Permata Bank, Indomaret, Alfamart, iSaku, Finpay, hingga Fastpay.Armada PELNI  PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang ke 75 pelabuhan dengan 483 ruas. Untuk daerah 3TP, ada 30 kapal perintis yang melayani 516 ruas ke 229 pelabuhan. Ditambah 17 kapal rede, 8 tol laut, dan 1 kapal ternak. Penulis: Hendrik Editor: GF 09 Jun 2026, 00:54 WIT
BNPB: Gempa M 7,7 Di Laut Sulawesi, Lima Wilayah Berstatus Siaga Dan Waspada Tsunami Papuanewsonline.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 terjadi di Laut Sulawesi pada Senin, (8/6/2026), pukul 06.37 WIB. Gempa berpusat di kedalaman 47 kilometer, barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.BNPB mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir itu untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan langkah antisipasi dengan menjauhi area pantai menuju titik kumpul aman sesuai tingkat ancaman di wilayahnya.Instruksi Status Siaga: Evakuasi ke Tempat Tinggi  Mengacu pemodelan dampak tsunami BMKG, pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota berstatus “Siaga” diinstruksikan mengarahkan warga melakukan evakuasi tertib ke tempat lebih tinggi.Wilayah berstatus Siaga terdiri atas:  1. Sulawesi Utara: Kepulauan Sangihe estimasi gelombang tiba pukul 06.51 WIB, Kota Manado 07.12 WIB, Minahasa Utara Bagian Utara 07.12 WIB, Minahasa Bagian Utara 07.14 WIB, Kepulauan Minahasa 07.16 WIB, Minahasa Selatan Bagian Utara 07.17 WIB, Bolaang Mongondow Bagian Utara 07.22 WIB, Minahasa Utara Bagian Selatan 07.33 WIB, dan Minahasa Bagian Selatan 07.34 WIB.  2. Gorontalo: Gorontalo Bagian Utara 07.26 WIB.  3. Sulawesi Tengah: Buol 07.27 WIB dan Toli-Toli 07.29 WIB.Instruksi Status Waspada: Jauhi Pantai dan Hentikan Aktivitas di Perairan  Untuk daerah berstatus “Waspada”, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat menjaga kesiapsiagaan dengan mengarahkan warga menjauhi pantai dan tepian sungai, serta menghentikan sementara aktivitas di perairan.Wilayah kategori Waspada meliputi:  1. Sulawesi Utara: Kepulauan Talaud 06.58 WIB, Kota Bitung 07.19 WIB, Minahasa Selatan Bagian Selatan 07.42 WIB.  2. Maluku Utara: Halmahera 07.29 WIB, Kota Ternate 07.43 WIB, Kota Tidore 07.46 WIB.  3. Sulawesi Tengah: Donggala Bagian Utara 07.42 WIB.  4. Kalimantan Timur: Kutai Timur 07.44 WIB, Bulungan 08.05 WIB, Nunukan 08.14 WIB.BNPB: Kondisi Lapangan Terkendali, Guncangan Lemah 2-3 Detik  BNPB mengonfirmasi situasi dan kondisi lapangan saat ini aman, tenang, dan terkendali. Laporan cepat Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud serta BPBD Kota Manado menyebutkan guncangan gempa di kedua wilayah hanya dirasakan lemah selama kurang lebih 2 hingga 3 detik.Tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan monitoring ketat secara berkala di lapangan untuk memantau dampak pasca-gempa dan memastikan kondisi pesisir tetap aman.Koordinasi Satu Komando dan Imbauan Resmi  BNPB menyatakan terus memperkuat koordinasi sinergis dalam satu komando bersama tim gabungan lintas instansi di daerah, yaitu BPBD, TNI, Polri, Basarnas, lembaga kemanusiaan, dan relawan penanggulangan bencana. Tim tersebut bersiaga penuh untuk memandu dan mengamankan jalur pergerakan warga.Masyarakat diimbau tidak panik dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Warga diminta mematuhi instruksi resmi petugas lintas instansi di lapangan, tidak menyebarkan isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya, serta merujuk pada pemutakhiran data berkala dari instansi terkait dan petugas di lapangan. Penulis: Hendrik Editor: GF 09 Jun 2026, 00:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT