logo-website
Kamis, 25 Jun 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Wabup Mimika Instruksikan Pembersihan Maksimal Jelang Kunjungan Wapres RI Papuanewsonline.com, Mimika — Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, memberikan arahan tegas terkait kesiapan daerah menjelang kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam apel pagi yang digelar pada Senin (20/4/2026).Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai prioritas utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh dinas terkait.Ia mengungkapkan, berdasarkan pantauannya di lapangan, kondisi kebersihan di sejumlah titik masih belum optimal. Pembersihan rumput di sepanjang jalan, khususnya di kawasan arah sentral, dinilai masih minim dan belum merata.“Saya tadi melihat langsung, masih belum bersih. Yang dikerjakan baru beberapa titik saja, mungkin dua atau tiga. Ini harus segera diselesaikan,” tegasnya.Wakil Bupati juga meminta agar pembersihan dilakukan secara menyeluruh dan dituntaskan dalam waktu singkat. Bahkan, ia menargetkan pekerjaan tersebut dapat rampung pada hari yang sama, dengan fokus hingga ke kawasan sentral pendidikan.Selain itu, ia juga menyoroti masih adanya tumpukan sampah di beberapa lokasi. Ia meminta dinas terkait yang menangani pengelolaan sampah, bersama mitra kerja, segera melakukan penanganan tanpa menyisakan masalah di lapangan.“Tidak boleh ada sampah yang tersisa. Semua harus dibersihkan dan diawasi secara rutin, terutama di lokasi yang akan menjadi pusat kunjungan,” ujarnya.Ia menegaskan bahwa kebersihan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terutama dalam menyambut kunjungan orang nomor dua di Indonesia tersebut.Dengan instruksi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat bergerak cepat dan berkoordinasi secara maksimal guna memastikan kondisi Mimika tetap bersih, rapi, dan siap menerima kunjungan kenegaraan. Penulis: Bim Editor: GF 20 Apr 2026, 12:44 WIT
Pemuda Adat Kamoro Apresiasi Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka Papuanewsonline.com, Mimika - Pemuda Adat Kamoro yang diwakili oleh Yanex Boyau menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Bapak Gibran Rakabuming Raka, ke wilayah Mimika, Papua Tengah. Kunjungan ini dinilai sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap masyarakat adat, khususnya generasi muda Kamoro.Dalam momentum tersebut, Pemuda Adat Kamoro mendorong sejumlah agenda strategis yang diharapkan dapat menjadi perhatian dan tindak lanjut pemerintah pusat, guna mempercepat pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berbasis kearifan lokal.Adapun poin-poin utama yang disampaikan meliputi:1. Pemberdayaan Ekonomi Pemuda AdatPenguatan UMKM berbasis budaya lokal, akses permodalan, serta pelatihan kewirausahaan bagi pemuda Kamoro agar mampu mandiri secara ekonomi.2. Peningkatan Akses Pendidikan dan Kualitas SDMDukungan beasiswa afirmasi, pengembangan pendidikan vokasi sesuai potensi daerah, serta peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah Kamoro.3. Pelestarian dan Promosi Budaya KamoroDukungan terhadap festival budaya, digitalisasi warisan adat, serta perlindungan hak kekayaan intelektual komunal masyarakat Kamoro.4. Pembangunan Infrastruktur DasarPercepatan pembangunan akses jalan, listrik, air bersih, serta jaringan telekomunikasi guna membuka keterisolasian wilayah.5. Peningkatan Layanan KesehatanPenyediaan fasilitas kesehatan yang memadai, tenaga medis tetap, serta program penanganan stunting dan gizi masyarakat.6. Pelibatan Pemuda dalam Pembangunan DaerahPembukaan ruang dialog dan partisipasi aktif pemuda adat dalam perencanaan serta pelaksanaan program pembangunan.7. Pengelolaan Sumber Daya Alam yang BerkeadilanMenjamin keterlibatan dan manfaat langsung bagi masyarakat adat dalam pengelolaan sumber daya alam, serta menjaga kelestarian lingkungan.8. Optimalisasi Dana Otonomi Khusus PapuaMendorong transparansi dan efektivitas penggunaan dana Otsus agar tepat sasaran bagi masyarakat adat.9. Pengembangan Pariwisata Berbasis AdatPenguatan potensi wisata budaya dan alam Kamoro dengan melibatkan pemuda sebagai pelaku utama.Pemuda Adat Kamoro berharap kunjungan Wakil Presiden ini tidak hanya menjadi simbol perhatian, tetapi juga menjadi awal dari langkah konkret dan berkelanjutan dalam membangun Papua yang maju dengan tetap menghormati identitas dan hak masyarakat adat.“Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah kami sendiri. Harapan kami, suara pemuda adat Kamoro dapat menjadi bagian dari kebijakan nasional ke depan,” ujar Yanex Boyau.Pemuda Adat Kamoro merupakan bagian dari generasi penerus masyarakat adat Kamoro yang berkomitmen untuk menjaga budaya, memperjuangkan hak-hak adat, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.  Penulis: Jid Editor: GF 20 Apr 2026, 12:39 WIT
2 Terduga Pelaku Penikaman Ketua DPC Golkar Berhasil Diamankan Polres Malra Papuanewsonline.com, Malra - Kepolisian Daerah Maluku bergerak cepat menangani kasus penikaman yang menewaskan Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Hanya dalam waktu sekitar dua jam setelah kejadian, dua terduga pelaku berhasil diamankan aparat Polres Maluku Tenggara.Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.25 WIT di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Korban yang baru saja tiba dari Jakarta dengan pesawat, diserang oleh orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, penyerangan terjadi secara tiba-tiba saat korban berjalan menuju pintu keluar bandara.“Pelaku mendekati korban dan langsung melakukan penikaman menggunakan sebilah pisau. Setelah itu pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian,” ujar Rositah.Korban yang mengalami luka serius sempat dilarikan oleh pihak keluarga ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat kepolisian langsung dipimpin Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi. melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan keterangan saksi, serta pengejaran terhadap terduga pelaku. Hasilnya, dalam waktu kurang lebih dua jam, dua terduga pelaku berhasil diamankan.Keduanya diketahui berinisial HR (28) dan FU (36), Saat ini, keduanya tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Sat Reskrim Polres Maluku Tenggara guna mengungkap peran masing-masing serta motif di balik aksi tersebut.“Penanganan kasus ini dilakukan secara cepat dan terukur. Kami masih mendalami motif, tambah Rositah.Kapolda Maluku telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas. Selain itu, langkah-langkah preventif juga dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku Tenggara.Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga dan simpatisan korban, agar tidak terprovokasi dan tidak melakukan tindakan balasan. Serahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada Polri,” tegasnya. PNO-12 20 Apr 2026, 07:45 WIT
HARGA BBM NON-SUBSIDI NAIK DRASTIS, PERTAMAX TURBO TEMBUS RP 19.850 Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah resmi memberlakukan penyesuaian harga baru untuk jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mulai tanggal 18 April 2026. Kebijakan ini berlaku seragam di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di enam provinsi di tanah Papua. Kenaikan signifikan ini hanya menyasar jenis bahan bakar tertentu, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sementara harga jenis lainnya seperti Pertalite, Bio Solar, dan Pertamax tetap tidak berubah.Berdasarkan pengumuman resmi, harga Pertamax Turbo melonjak menjadi Rp19.850 per liter dari sebelumnya Rp13.350. Sementara itu, Dexlite kini dijual seharga Rp24.150 dan Pertamina Dex Rp24.450 per liter. Area Manager Communication Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menjelaskan bahwa perbedaan tarif di setiap daerah disesuaikan dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB yang berlaku.“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menghadapi perubahan harga ini. Meskipun terjadi penyesuaian, kami pastikan stok bahan bakar di seluruh wilayah Papua dalam kondisi aman dan tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Ispiani.Pihak Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran distribusi ke berbagai daerah agar tidak terjadi kelangkaan. Di tengah kondisi ini, masyarakat diharapkan dapat beradaptasi dan lebih efisien dalam penggunaan energi, serta membeli bahan bakar sesuai dengan kebutuhan kendaraan masing-masing demi kenyamanan bersama. Penulis: JidEditor: GF 19 Apr 2026, 23:40 WIT
BESOK MIMIKA AKAN KEDATANGAN WAPRES GIBRAN RAKABUMING RAKA Papuanewsonline.com, Mimika – Kabupaten Mimika akan segera dikunjungi tokoh penting negara. Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dipastikan akan melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah ini pada hari Senin, 20 April 2026. Kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut tentu menjadi perhatian besar bagi seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah daerah yang kini tengah bersiap menyambut kedatangannya dengan penuh persiapan matang.Berdasarkan hasil rapat koordinasi yang digelar di Kantor BPKAD Mimika pada Sabtu (19/4/26), jajaran Forkopimda telah membahas secara detail teknis penyambutan hingga pengawalan keamanan selama Wapres dan rombongan berada di Timika. Dalam kunjungan pertamanya ini, salah satu agenda yang akan dilakukan adalah berkunjung ke Toko Buku Meriah yang berlokasi di depan Hotel Horison Diana pada sore hari, usai beliau menyelesaikan jadwal di Nabire. Kegiatan kunjungan kerja ini akan dilanjutkan pada keesokan harinya, Selasa, 21 April 2026. Pada hari tersebut, Wapres Gibran dijadwalkan akan hadir di Sentra Pendidikan untuk bertemu langsung dan berinteraksi dengan para siswa-siswi asli Papua. Selain itu, agenda juga mencakup kunjungan resmi ke Kantor Pusat Pemerintahan SP3 untuk melihat langsung kondisi dan potensi yang ada di daerah tersebut.Pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menyambut kedatangan tamu istimewa ini dengan antusias namun tetap tertib dan kondusif. Kunjungan ini menjadi momen penting bagi Mimika untuk menunjukkan kemajuan serta keramahan warga lokal kepada pemimpin negara. Penulis: JidEditor: GF 19 Apr 2026, 23:20 WIT
91,7 Liter Sopi Ilegal Digagalkan Masuk Mimika, Barang Tak Bertuan Diamankan Papuanewsonline.com, Mimika – Aparat gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) jenis sopi dalam jumlah besar. Di Pelabuhan Poumako, pada Sabtu (18/4/2026). Tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, Satpol PP, KPLP, dan Polri berhasil mengamankan total 91,7 liter miras yang disembunyikan di sudut-sudut kapal KM Tatamailau.Barang haram ini ditemukan dalam berbagai kemasan, mulai dari plastik 600 ml, jeriken 5 liter, hingga botol-botol berbagai ukuran.Operasi penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Poumako, Iptu Fits Gerald Marselino Nanlohy, ini menyasar rute rawan seperti Bitung dan Tual yang diduga menjadi titik keberangkatan. Uniknya, seperti pola sebelumnya, puluhan liter miras tersebut ditemukan tanpa pemilik. Para penyelundup memilih menghilang di tengah kerumunan 826 penumpang yang turun, membiarkan barang bukti itu diamankan petugas.“Kami menyesalkan masih ada pihak yang nekat memasukkan miras ilegal ke wilayah kami. Peredaran sopi ini sering menjadi pemicu berbagai tindak kriminal dan kerawanan sosial. Oleh karena itu, pengawasan ketat di pintu masuk pelabuhan menjadi prioritas utama demi menjaga ketertiban masyarakat,” ujar Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona.Pihak kepolisian menegaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan langkah rutin untuk memutus mata rantai peredaran barang terlarang. Masyarakat pun diimbau untuk turut serta menjaga keamanan bersama dengan tidak membawa atau mengedarkan miras ilegal. Meski pengamanan diperketat, aktivitas pelayaran dan arus penumpang di pelabuhan dilaporkan tetap berjalan normal dan kondusif.  Penulis: Jid Editor: GF 19 Apr 2026, 19:17 WIT
Gletser Di Puncak Jaya Terancam Hilang, Suhu Global Menggerus Es Carstensz Papuanewsonline.com, Jayawijaya – Keberadaan gletser di Puncak Jaya, Papua, kini berada di ambang kepunahan akibat dampak nyata dari pemanasan global. Data terbaru BMKG mencatat, pada akhir tahun 2024 lalu, luas wilayah es abadi ini hanya tersisa sekitar 0,11 hingga 0,16 kilometer persegi.Angka ini menunjukkan penurunan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan kondisi tahun 2022 yang masih mencapai 0,23 kilometer persegi. Para ahli memprediksi, jika laju pencairan terus berlanjut, keunikan alam tropis ini bisa lenyap dalam waktu dekat.Menurut peneliti Emilya Nurjani, salah satu faktor utama yang memperparah kondisi ini adalah penutupan lahan yang masif. Hal ini menyebabkan nilai albedo atau kemampuan memantulkan sinar matahari menurun, sehingga energi panas lebih banyak terserap oleh permukaan bumi.“Ini memicu kenaikan suhu yang lebih cepat di area puncak dan mempercepat proses pencairan es,” jelasnya. Dampaknya tidak hanya terjadi di pegunungan, tetapi juga dirasakan hingga ke pesisir, salah satunya memicu kenaikan muka air laut dan abrasi yang mulai terlihat di wilayah utara Jawa seperti Semarang.“Kita semua harus prihatin dan menyadari bahwa ini adalah peringatan keras bagi kelestarian alam. Hilangnya gletser Papua bukan hanya kerugian bangsa Indonesia, tapi juga tanda bahaya bagi keseimbangan iklim dunia. Mari kita bertindak sebelum terlambat,” ujarnya menekankan urgensi situasi tersebut.Untuk menahan laju kerusakan ini, langkah mitigasi mendesak sangat diperlukan, mulai dari upaya dekarbonisasi, pengetatan regulasi tata guna lahan, hingga kesadaran masyarakat. Masyarakat diimbau untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, menghemat energi, dan aktif melakukan penghijauan demi menyelamatkan warisan alam yang sangat berharga ini.  Penulis: Jid Editor: GF 19 Apr 2026, 19:10 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT