Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Jaksa Agung Lakukan Rotasi, Delapan Kepala Kejaksaan Tinggi Disegarkan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin menerbitkan kebijakan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Korps Adhyaksa, yang mencakup pergantian Kepala Kejaksaan Tinggi di delapan provinsi, mulai dari Aceh hingga Sulawesi Selatan. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 831 Tahun 2026 yang ditandatangani langsung pada Rabu (22/7/2026).Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna membenarkan langkah tersebut. Menurutnya, mutasi adalah hal yang wajar dalam rangka pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta mengisi kekosongan jabatan demi menjamin kelancaran pelayanan dan penegakan hukum kepada masyarakat.Beberapa nama yang ditunjuk meliputi Teuku Rahmatsyah sebagai Kajati Aceh, Taufan Zakaria untuk Kajati Lampung, Chatarina Muliana Girsang menjabat Kajati Kalimantan Timur, dan Muhammad Syarifuddin dipercaya memimpin Kajati Sulawesi Selatan. Selain itu, Sri Kuncoro, Sukarman Sumarinton, Herry Hermanus Horo, serta Transiswara Adhi masing-masing diangkat untuk memimpin Kajati DIY, Kalimantan Selatan, Banten, dan Kepulauan Riau.Pergantian ini diharapkan membawa semangat baru, meningkatkan kinerja, serta memperkuat integritas jajaran kejaksaan di daerah. Setiap penempatan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kompetensi yang dimiliki guna memastikan pelayanan hukum berjalan lebih optimal dan berkeadilan.Penulis: JidEditor: OF
22 Jul 2026, 22:14 WIT
Tuntas Tugas Perbatasan di Papua, 340 Prajurit Yonif 613/RJA Disambut Meriah di Balikpapan
Papuanewsonline.com, Balikpapan – Sebanyak 340 prajurit Satgas Yonif 613/Raja Alam resmi kembali ke tanah air setelah menyelesaikan penugasan Pengamanan Perbatasan RI–Papua Nugini periode 2025–2026. Kedatangan mereka disambut upacara kenegaraan di Pelabuhan Semayang, Rabu (22/7/2026), yang dipimpin langsung Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono.Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang ditunjukkan selama bertugas. “Selamat datang kembali, terima kasih atas pengabdian tulus kalian menjaga kedaulatan negara,” ujarnya. Penugasan di wilayah Papua dikenal memiliki tantangan berat, namun seluruh personel dinilai mampu tampil disiplin dan profesional dalam setiap langkahnya.Berbagai capaian penting berhasil diraih, mulai dari pengamanan titik strategis di Puncak Jaya, Unddu, Purbalo, Memolog, hingga operasi di Kampung Lolok. Selain operasi militer, pendekatan persahabatan juga membuahkan hasil nyata, di mana lima anggota kelompok bersenjata kembali berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen menjaga keutuhan wilayah sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat. Pangdam mengingatkan agar pencapaian ini tidak membuat lengah, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga soliditas satuan. Ia juga menyampaikan penghargaan mendalam kepada keluarga yang senantiasa mendoakan dan mendukung para prajurit.Penulis: JidEditor: OF
22 Jul 2026, 22:10 WIT
Komnas HAM Desak Gubernur Papua Tengah Atasi Krisis Kemanusiaan Intan Jaya
Papuanewsonline.com, Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mendesak Gubernur Papua Tengah segera mengambil langkah nyata mengatasi krisis kemanusiaan akibat rentetan kekerasan di Kabupaten Intan Jaya. Tindakan ini menyusul tewasnya dua warga sipil, Okto Tigau dan Markina Sondegau, dalam waktu kurang dari satu minggu, yang memicu pengungsian sekitar tiga ribu orang. Rekomendasi resmi tertuang dalam keterangan pers Nomor 28/HM.00/VII/2026 yang ditandatangani Ketua Komnas HAM Anis Hidayah pada 15 Juli 2026, setelah tim melakukan pemantauan langsung 3–5 Juli lalu.Komnas HAM mencatat, sepanjang Mei hingga Juli 2026, ribuan warga dari Distrik Agisiga dan Hitadipa terpaksa meninggalkan tempat tinggal menuju ibu kota Sugapa karena rasa takut dan trauma mendalam.Meskipun sebagian sudah pulang, sebagian besar masih bertahan di posko pengungsian. Keadaan ini merampas hak warga atas rasa aman, tempat tinggal, mata pencaharian, layanan kesehatan, pendidikan, serta kebutuhan dasar lainnya yang menjadi tanggung jawab pemerintah.Oleh karena itu, Komnas HAM meminta Gubernur Papua Tengah memperkuat koordinasi dan pendampingan kepada Bupati Intan Jaya untuk memulihkan keamanan sekaligus menjamin kelangsungan pelayanan publik di wilayah terdampak. Langkah ini mencakup pemulihan akses kesehatan, pendidikan, dan kelancaran administrasi pemerintahan di Sugapa, Agisiga, Hitadipa, serta sekitarnya.Lembaga ini juga menuntut dilakukannya pendataan resmi dan menyeluruh terhadap warga terdampak. Data harus mencakup jumlah kepala keluarga, kelompok rentan, lokasi pengungsian, kebutuhan mendesak, serta rencana pemulihan jangka pendek dan menengah agar penanganan tepat sasaran dan tidak melupakan siapa pun.Penulis: JidEditor: OF
22 Jul 2026, 22:07 WIT
Komisi III DPR RI Dijadwalkan Tiba di Timika untuk Kunker Reses
Papuanewsonline.com, Mimika – Komisi III DPR RI dijadwalkan tiba di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, untuk melaksanakan Kunjungan Kerja Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026.Berdasarkan jadwal penerbangan anggota dan sekretariat yang beredar, rombongan Komisi III akan berangkat pada Kamis, 23 Juli 2026 menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-652 pukul 21.25 - 05.45 WIB dengan rute Jakarta (CGK) - Timika (TIM).Kunker Reses tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 s.d 26 Juli 2026 di Provinsi Papua Tengah, yang dipusatkan di Timika.Sebanyak 16 orang tercantum dalam daftar keberangkatan tim, terdiri dari pimpinan dan anggota Komisi III serta sekretariat pendamping:1. Habiburokhman 2. Soedeson Tandra 3. Bimantoro Wiyono 4. Sarifuddin Suding 5. Sudin 6. Nasyirul Falah Amru 7. Teuku Ibrahim 8. Nabil Husain 9. Habib Aboe Bakar 10. Rudianto Lallo 11. Benediktus Kabur H 12. Yustinus Khristiandri 13. Rion Gustaf 14. Farid Rachmatulloh 15. Moh. Suaib 16. Moh. Faisol Soleh Dalam dokumen tersebut, sebagian anggota tercatat pada kelas bisnis, sementara lainnya pada seat 21 lorong, 21 window, dan 22 lorong. Untuk sekretariat pendamping tercatat bergabung di Bali dengan seat 31 dan berada tidak jauh dari anggota.Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai agenda spesifik Komisi III selama di Papua Tengah, namun kunker reses Komisi III biasanya terkait fungsi pengawasan di bidang hukum, HAM, dan keamanan, termasuk menyerap aspirasi dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.Publik berharap mangkrak-nya penanganan mega korupsi dana hibah KPUD Mimika senilai 28 Miliar di Polda Papua Tengah, bisa masuk agenda pengawasan komisi III DPR RI di Papua Tengah yang dipusatkan di Kabupaten Mimika.Selain itu publik berharap dorongan publik terhadap aparat penegak hukum (APH) untuk memeriksa ketidakwajaran dana SILPA 1,1 Triliun APBD Mimika Tahun 2025, turut jadi perhatian.Penulis: HendrikEditor: OF
22 Jul 2026, 22:02 WIT
DWP Mimika Gelar Pelatihan Merangkai Buket Bunga, Dorong Kreativitas dan Peluang Usaha
Papuanewsonline.com, Mimika – Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mimika menggelar pelatihan keterampilan pembuatan buket bunga yang diikuti seratus peserta, meliputi istri Aparatur Sipil Negara dan anggota organisasi. Kegiatan dibuka resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Heri Onawame mewakili Bupati, di Hotel Horison Ultima Timika, Rabu (22/7/2026). Turut hadir Ketua DWP Mimika Bernadetha Abraham Kateyau, pimpinan perangkat daerah, serta narasumber Nelly Mansbawar dan Waromi Angel Handcraft.Ketua Panitia Rosina Maraku menjelaskan kegiatan ini bertujuan mengasah kreativitas merangkai buket bunga modern, sekaligus membuka peluang usaha rumahan yang bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, momen ini diharapkan makin mempererat tali persaudaraan antaranggota DWP. Keterampilan yang didapat tidak hanya menjadi hobi, tetapi bisa dikembangkan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.Membacakan sambutan Bupati, Heri Onawame menegaskan pemberdayaan perempuan adalah pilar penting pembangunan daerah. Perempuan memiliki peran strategis bukan hanya dalam rumah tangga, melainkan sebagai penggerak ekonomi lewat kemampuan berwirausaha.Pelatihan ini sangat relevan mengingat industri kreatif saat ini memiliki prospek pasar yang menjanjikan jika dikelola dengan serius dan profesional.Pemerintah daerah berharap kegiatan ini tidak berhenti sekadar seremonial, melainkan menjadi titik awal lahirnya pelaku usaha kreatif baru dari kalangan DWP. Dukungan akan terus diberikan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, guna mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan ikut berkontribusi nyata bagi kemajuan Mimika.Penulis: JidEditor: OF
22 Jul 2026, 21:51 WIT
Duka Di Yahukimo: 3 Warga Sipil Tewas Ditembak, TNI Habema Perketat Pengamanan
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Duka kembali menyelimuti Tanah Papua. Tiga warga sipil dilaporkan meninggal dunia dalam aksi kekerasan bersenjata di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Senin (20/7/2026).Berdasarkan informasi awal dan pernyataan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, kelompok bersenjata OPM pimpinan Kopitua Heluka selaku Danops Kodap Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas penembakan tersebut.Korban terdiri dari sepasang suami istri, Kumis Kogoya beserta istrinya, serta seorang perempuan dari Suku Unaukam. Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap dan kronologi kejadian masih dalam pendalaman aparat berwenang.TNI Habema: Ini Tragedi KemanusiaanKoops TNI Habema menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban."Kehilangan warga sipil akibat tindak kekerasan merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Setiap masyarakat Papua berhak hidup dengan aman, bekerja, membesarkan keluarga, dan membangun masa depan tanpa rasa takut," demikian pernyataan resmi Koops TNI Habema.Menindaklanjuti kejadian tersebut, Koops TNI Habema mengaku terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk melakukan penyelidikan, pengejaran, dan penegakan hukum terhadap para pelaku sesuai ketentuan yang berlaku.Langkah ini dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mencegah terulangnya aksi kekerasan yang mengancam keselamatan warga."Kami Akan Hadirkan Rasa Aman"Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna menegaskan setiap tindakan aparat keamanan berorientasi pada perlindungan masyarakat dan penegakan hukum yang profesional."Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Tidak ada satu pun masyarakat yang seharusnya kehilangan nyawa akibat aksi kekerasan. Koops TNI Habema akan terus bekerja secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai hukum untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujarnya.Koops TNI Habema meyakini keamanan adalah fondasi kehidupan. Ketika situasi aman terjaga, anak-anak dapat bersekolah, pelayanan kesehatan berjalan, ekonomi tumbuh, dan masyarakat membangun masa depan dengan harapan.Koops TNI Habema juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta memperkuat semangat persaudaraan demi terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.Penulis: HendrikEditor: OF
22 Jul 2026, 21:47 WIT
Dukungan PSO Dan KA Perintis Jaga Tarif Terjangkau, 90,79% Penumpang KAI Terlayani Semester I 2026
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kebijakan pemerintah melalui skema Kewajiban Pelayanan Publik (PSO) dan layanan Kereta Api Perintis terus memberikan dampak positif terhadap aksesibilitas transportasi kereta api di Indonesia. Sepanjang Semester I 2026, KAI Group mencatat sebanyak 258,9 juta penumpang menggunakan layanan kereta api atau meningkat 7,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Dari jumlah tersebut, sekitar 235,1 juta penumpang atau setara 90,79 persen memanfaatkan layanan yang memperoleh dukungan pemerintah melalui skema PSO maupun KA Perintis. Kebijakan ini dinilai berhasil menjaga tarif tetap terjangkau sekaligus memperluas jangkauan layanan transportasi rel bagi masyarakat.Layanan yang mendapat dukungan tersebut meliputi kereta api jarak jauh dan lokal PSO, KAI Commuter, LRT Jabodebek, sebagian layanan kereta bandara, hingga LRT Sumatera Selatan dan KA Makassar–Parepare. Seluruh moda tersebut menjadi pilihan utama masyarakat untuk mendukung mobilitas sehari-hari.VP Komunikasi Perusahaan KAI Anne Purba menjelaskan bahwa PSO berperan menjaga keterjangkauan tarif, sementara KA Perintis difokuskan untuk membuka akses transportasi di wilayah yang belum terlayani secara optimal. “Kedua skema ini memberi kesempatan masyarakat memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan,” ujarnya.Berdasarkan data KAI, layanan kereta jarak jauh dan lokal PSO mengangkut sekitar 9,5 juta penumpang. Sementara itu, KAI Commuter melayani 204,1 juta penumpang, LRT Jabodebek mencatat kenaikan 22,84 persen menjadi 16 juta penumpang, dan layanan kereta bandara bersubsidi melayani lebih dari 3 juta pengguna.Di sisi lain, layanan KA Perintis seperti LRT Sumatera Selatan dan KA Makassar–Parepare juga mencatat kontribusi signifikan dengan total sekitar 2,3 juta penumpang. Kehadiran layanan tersebut turut mendukung konektivitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.Peningkatan jumlah pengguna menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal yang aman, nyaman, dan terjangkau terus mengalami pertumbuhan. Dukungan pemerintah melalui subsidi dinilai berperan penting dalam menjaga kualitas pelayanan, kapasitas angkut, serta keterjangkauan biaya perjalanan bagi masyarakat.KAI menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan sinergi seluruh pihak yang terus memperkuat layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. Perusahaan berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut guna mendukung pemerataan pembangunan, memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, serta menghadirkan layanan transportasi yang semakin berkualitas.Penulis: JidEditor: OF
22 Jul 2026, 21:43 WIT
Misi Pacific Partnership 2026 Hadir di Sibolga, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Bersama Mitra
Papuanewsonline.com, Sibolga – Kapal amfibi Angkatan Laut Kerajaan Australia, HMAS Choules, membawa personel misi Pacific Partnership 2026 (PP26) mendarat di Sibolga pada Senin (20/7/2026). Ini menjadi perhentian kedua misi tahunan terbesar Angkatan Laut AS di kawasan Indo-Pasifik, sekaligus menandai kedatangan ketujuh kalinya misi ini ke Indonesia sejak pertama kali digelar tahun 2006. Kegiatan ini melibatkan perwakilan pasukan dari Australia, Kanada, Jerman, dan Singapura bersama TNI serta pemerintah daerah setempat. Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai wujud persaudaraan dan kepedulian bersama dalam menghadapi tantangan kebencanaan.Dalam upacara pembukaan Selasa (21/7) yang dihadiri Wali Kota Sibolga, Bupati Tapanuli Tengah, jajaran perwira tinggi TNI, serta perwakilan diplomatik AS, Komandan Misi Kapten Robert Reyes menegaskan bahwa sejarah panjang ketangguhan masyarakat Sibolga menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab kolektif. “Kami datang untuk merayakan ketangguhan warga sekaligus bertukar keahlian demi memperkuat kemampuan merespons darurat secara cepat dan tepat,” ujarnya. Semoga sinergi ini menjadi pondasi kuat bagi keselamatan bersama di masa mendatang.Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Joy Sakurai, menambahkan bahwa misi ini membuktikan komitmen berkelanjutan kedua negara dan mitra lain untuk membangun kawasan yang lebih tangguh. “Melalui kerja sama nyata, kita meningkatkan kemampuan yang menyelamatkan nyawa dan menjadikan Indo-Pasifik lebih aman dan stabil,” tegasnya. Misi ini akan berlangsung hingga 1 Agustus 2026 dengan fokus utama pada empat bidang: teknik pembangunan, layanan medis, manajemen bencana, serta interaksi sosial dengan masyarakat.Rangkaian kegiatan meliputi pembangunan ruang kelas dan perbaikan gedung sekolah, pelatihan taktis penanggulangan bencana, penyusunan rencana tanggap darurat di rumah sakit, serta pertukaran pengetahuan tenaga medis. Grup musik misi juga akan tampil untuk merajut keakraban antarwarga dan personel. Seluruh aktivitas dirancang untuk memperkuat kemampuan daerah dalam menangani situasi darurat secara mandiri maupun bersama mitra internasional.Memasuki edisi ke-22, Pacific Partnership menjadi bukti nyata kerja sama lintas negara yang mengutamakan kemanusiaan dan persahabatan. Armada Ke-7 AS dan Armada Pasifik AS senantiasa bersinergi dengan sekutu dan mitra demi menjaga kawasan yang bebas, terbuka, dan sejahtera. Semoga misi ini membawa manfaat luas, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kesiapan kita semua dalam melindungi nyawa serta harta benda masyarakat dari ancaman bencana.Penulis: JidEditor: OF
22 Jul 2026, 21:39 WIT
KAI Resmi Terima 54 Lokomotif Baru, Dorong Kapasitas Logistik Sumatra Selatan
Papuanewsonline.com, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyelesaikan proses penerimaan 54 unit lokomotif baru tipe CC205 yang diproduksi oleh Progress Rail untuk memperkuat layanan angkutan logistik di wilayah Sumatra Selatan. Penyerahan resmi seluruh armada tersebut berlangsung di Jakarta Railway Center, Rabu (22/7/2026), sebagai bagian dari upaya modernisasi sarana perkeretaapian nasional.Seluruh lokomotif yang tergabung dalam seri 25 dan 26 itu akan ditempatkan di Divisi Regional III Palembang. Pengiriman dilakukan secara bertahap sejak Agustus 2025 hingga Mei 2026 guna mendukung peningkatan kapasitas angkutan komoditas, terutama batu bara dan hasil industri lainnya di wilayah Sumatra Selatan.Lokomotif CC205 dilengkapi teknologi traksi arus bolak-balik dengan mesin berkekuatan 2.200 tenaga kuda. Selain itu, sarana ini dibekali berbagai fitur keselamatan modern, seperti sistem pemantauan kondisi masinis, deteksi hambatan di lintasan, serta pemantauan performa lokomotif secara berkelanjutan selama 24 jam.Hasil uji operasional menunjukkan satu unit lokomotif CC205 mampu menarik hingga 60 gerbong dalam satu rangkaian. Kemampuan tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional karena satu lokomotif baru dapat menggantikan peran dua lokomotif generasi sebelumnya, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan perjalanan kereta.Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan penambahan armada ini merupakan langkah strategis untuk menjawab meningkatnya kebutuhan angkutan logistik di Sumatra Selatan. "Penguatan ini meliputi sumber daya manusia, prosedur kerja, hingga kinerja sarana itu sendiri," ujarnya.Ia menjelaskan, sebanyak 305 personel telah mengikuti pelatihan khusus untuk mengoperasikan dan merawat lokomotif baru tersebut. Selain memperoleh jaminan perawatan selama dua tahun, KAI juga menerima program alih teknologi agar mampu mengelola armada secara mandiri, andal, dan lebih efisien.Sementara itu, perwakilan Progress Rail, Colin Kerelchuk, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan KAI. Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya mencakup penyediaan lokomotif, tetapi juga penguatan kompetensi teknis dalam mendukung operasional jangka panjang. KAI sendiri menargetkan kapasitas angkutan logistik meningkat secara bertahap hingga sekitar 85 juta ton per tahun sesuai kesiapan infrastruktur dan kebutuhan pasar.Modernisasi armada ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas logistik nasional, memperlancar distribusi komoditas, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatra Selatan dan berbagai wilayah lainnya.Penulis: JidEditor: OF
22 Jul 2026, 21:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru