Papuanewsonline.com
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
Enam Warga Sipil Ditembak Di Tembagapura, Aktivis Deby Santoso Desak Proses Hukum Transparan
Direktur Law Firm Golda: Transaksi Perkara Di Timika Semakin Subur, Masyarakat Miskin Jadi Korban
BADKO HMI Papua Dukung Penertiban Tambang Ilegal oleh Gubernur Papua Tengah
DPR Papua Tengah, Mimika dan Puncak Bentuk Tim Khusus Tangani Konflik Kwamki Narama
Kejati Papua Mandul Tetapkan Yunus Wonda Jadi Tersangka, Mahasiswa Kembali Geruduk Kejagung
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Herman Gafur: Proyek Air Bersih Atuka Hanya Berfungsi Saat Peresmian
Papuanewsonline.com, Timika – Ketua Komisi III DPRK Mimika,
Herman Gafur, menyoroti kondisi memprihatinkan warga Kampung Atuka, Distrik
Mimika Tengah, yang hingga kini belum menikmati fasilitas air bersih meski
proyek tersebut sudah diresmikan. Hasil kunjungan kerja pada Kamis (9/4/2026)
mengungkap fakta ironis, di mana instalasi diduga hanya beroperasi saat momen
seremonial saja dan mati total setelahnya.“Faktanya sejak peresmian sampai sekarang, masyarakat sama
sekali belum menikmati air bersih. Mereka masih sangat bergantung pada air
tadah hujan, apalagi saat musim kemarau tiba” ungkapnya pada (10/4/2026). Temuan ini juga dibenarkan oleh Kepala SMP Negeri Atuka yang
mengaku krisis air berdampak buruk pada kegiatan belajar mengajar dan sanitasi
sekolah.Herman menegaskan hal ini sangat disayangkan karena air
bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak boleh dijadikan formalitas belaka. “Jika benar hanya berfungsi saat peresmian, ini adalah
kegagalan layanan publik yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Komisi III telah melaporkan temuan ini kepada pimpinan dewan
untuk dijadikan atensi serius.Langkah selanjutnya, pihaknya akan segera memanggil
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait guna meminta klarifikasi dan
pertanggungjawaban. Herman berharap proses ini segera menemukan solusi konkret,
sehingga aset yang dibangun dengan biaya besar dapat benar-benar berfungsi dan
memberikan manfaat nyata bagi warga Atuka. Penulis: Jid
Editor: GF
11 Apr 2026, 12:51 WIT
Gedung Rawat C2 RSUD Mimika Akan Dibangun Dengan Anggaran Rp242 Miliar
Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika
bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) resmi menyepakati pembangunan
Gedung Perawatan C2 di RSUD Mimika dengan nilai total mencapai Rp 242 miliar.
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Bupati Johannes Rettob
didampingi Wakil Bupati Emanuel, serta Ketua DPRK Primus Natikapereyau dan
pimpinan dewan lainnya, Jumat (10/4/2026) di ruang pertemuan RSUD.Proyek strategis ini direncanakan berlangsung selama tiga
tahun berturut-turut dari 2026 hingga 2028. Tahun pertama dialokasikan Rp 72
miliar, dilanjutkan Rp 110 miliar pada tahun kedua, dan Rp 60 miliar di tahun
ketiga. Johannes Rettob menargetkan pembangunan ini harus rampung
sebelum masa jabatan berakhir atau sebelum 2029. Proses lelang akan dilakukan
satu kali untuk menghindari kendala teknis di tengah jalan.Kebutuhan pembangunan ini sangat mendesak mengingat
kapasitas RSUD yang saat ini hanya memiliki minimal 181 tempat tidur, namun
jumlah pasien rawat inap kerap melonjak hingga mencapai 300 orang. "Kondisi over kapasitas ini menjadi alasan utama agar
pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal dan nyaman bagi masyarakat," jelas
Bupati.Sementara itu, Ketua DPRK Primus Natikapereyau menyambut
baik langkah ini sebagai investasi jangka panjang. Ia meminta pelaksanaan proyek multi years ini direncanakan
matang, tepat waktu, dan pengelolaan anggaran harus efisien serta akuntabel. Pihak legislatif menegaskan akan melakukan pengawasan ketat
agar pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi
warga. Penulis: Jid
Editor: GF
11 Apr 2026, 12:10 WIT
Polwan Tanimbar Edukasi TPKS dan Tertib Lalu Lintas ke Anak Usia Dini
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Sebanyak 60 siswa TK Anggrek Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mendapat edukasi pencegahan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan tertib berlalu lintas dari Polisi Wanita (Polwan) Polres Kepulauan Tanimbar, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat perlindungan anak sejak usia dini.Kegiatan yang berlangsung pukul 09.45 hingga 11.00 WIT di TK Anggrek Saumlaki ini dipimpin oleh personel Polwan dengan menghadirkan pemateri IPDA Eva Sagala dan BRIPDA Maryana Luturmas, S.H.Sosialisasi diikuti antusias oleh puluhan siswa, didampingi Kepala Sekolah Rachel Ongirwal dan para guru. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar terkait TPKS, pengenalan bagian tubuh pribadi yang harus dilindungi, hingga keberanian anak untuk menolak dan melaporkan tindakan tidak pantas.Selain itu, anak-anak juga dibekali edukasi tertib berlalu lintas, seperti cara berjalan kaki yang aman, menyeberang jalan, serta pengenalan rambu-rambu dasar lalu lintas.Kegiatan dikemas secara interaktif melalui lagu edukatif “Menjaga Diri” dan “Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas”, sesi tanya jawab, serta pemberian cendera mata guna meningkatkan daya serap anak.Karo SDM Polda Maluku selaku Pembina Harian Polwan Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaedi, menegaskan bahwa edukasi sejak usia dini merupakan langkah strategis dalam mencegah kekerasan terhadap anak.“Polwan memiliki peran penting dalam memberikan edukasi humanis kepada anak-anak. Melalui pendekatan yang ramah, kita tanamkan keberanian untuk melindungi diri sekaligus membangun kesadaran hukum sejak dini,” ujarnya.Ia juga menambahkan bahwa pengenalan disiplin berlalu lintas sejak usia dini menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang patuh hukum.“Ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi bagian dari upaya membangun budaya tertib dan aman di tengah masyarakat, dimulai dari anak-anak,” tegasnya.Program ini menjadi wujud konkret implementasi peran Polri sebagai pelindung masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kasus kekerasan seksual dan keselamatan lalu lintas, pendekatan edukatif berbasis sekolah dinilai efektif dalam membangun kesadaran sejak dini.Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari pihak sekolah dan peserta.Melalui kegiatan ini, Polwan Polres Kepulauan Tanimbar menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, sekaligus memperkuat budaya disiplin dan kepatuhan hukum sejak usia dini di Maluku. PNO-12
09 Apr 2026, 15:43 WIT
Seleksi Akpol 2026, Biddokkes Polda Maluku Gelar Rikkes Tahap I Berbasis Prinsip BETAH
Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku memperketat proses seleksi Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan, dan akuntabel. Tahapan pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I digelar Biddokkes Polda Maluku, Rabu (8/4/2026).Kegiatan yang berlangsung di Kantor Biddokkes Polda Maluku ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri terpadu tingkat Panitia Daerah (Panda).Pelaksanaan rikkes dipimpin Kabid Dokkes Polda Maluku Kombes Pol. dr. Muhammad Faizal Zulkarnaen, Sp.KF., M.H.Kes., M.A.R.S. selaku Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan, melibatkan panitia dari Biro SDM serta pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam.Dalam arahannya, Kabid Dokkes menegaskan seluruh tahapan seleksi wajib berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta dilakukan secara profesional dan objektif.“Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara teliti dan objektif untuk memastikan hanya peserta yang memenuhi standar yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya,” ujarnya.Berdasarkan data panitia, sebanyak 65 peserta mengikuti rikkes tahap I, terdiri dari calon Taruna dan Taruni. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 71 pendaftar awal, setelah 6 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat pada tahap pemeriksaan administrasi awal.Adapun materi pemeriksaan meliputi:* Antropometri (postur tubuh);* Tinggi dan berat badan;* Pemeriksaan THT, mata, gigi, dan tekanan darah;* Pemeriksaan fisik umum.Kehadiran pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur serta bebas dari praktik kecurangan.Tahapan ini menjadi bagian dari komitmen Polri secara nasional dalam mewujudkan sistem rekrutmen anggota yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. PNO-12
09 Apr 2026, 15:36 WIT
Irwasda Polda Maluku Turun Langsung Awasi Rikkes Seleksi Akpol 2026
Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku memastikan proses seleksi Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berjalan bersih, transparan, dan akuntabel. Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Maluku, Kombes Pol I Made Sunarta, turun langsung mengawasi tahapan pemeriksaan kesehatan (rikkes), Rabu (8/4/2026).Pengawasan dilakukan di Kantor Biddokkes Polda Maluku sebagai bagian dari fungsi kontrol internal untuk menjamin integritas rekrutmen Polri yang bebas dari praktik kecurangan dan intervensi.Kegiatan ini turut dihadiri Kabid Dokkes selaku Ketua Tim Rikkes serta personel pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam Polda Maluku.Dalam arahannya, Irwasda menegaskan seluruh panitia wajib memegang prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam setiap tahapan seleksi.“Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara teliti, objektif, dan profesional. Ini untuk memastikan hanya calon perwira terbaik yang memenuhi standar yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Sunarta.Ia juga mengingatkan peserta agar tidak percaya pada praktik percaloan atau janji kelulusan dari pihak tidak bertanggung jawab.“Kelulusan murni hasil kemampuan masing-masing. Tidak ada pihak yang bisa meluluskan selain diri sendiri. Jangan coba-coba mencari jalan pintas,” tegasnya.Irwasda menekankan tiga prinsip utama dalam pengawasan seleksi:Integritas proses, tanpa ruang bagi kecurangan;Kemandirian peserta, tanpa intervensi pihak luar;Objektivitas medis, sesuai standar pemeriksaan kesehatan Polri.Pengawasan langsung ini merupakan bagian dari komitmen Polri secara nasional dalam mewujudkan rekrutmen anggota yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. PNO-12
09 Apr 2026, 14:51 WIT
Kadistrik Iwaka Tinjau Lokasi Kebakaran, 2 Rumah Ludes Terbakar
Papuanewsonline.com, Mimika – Kepala Distrik Iwaka, Jhon
Kemong, turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah warga
di Kampung Naena Muktipura (SP 6), Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, pada Selasa
(7/4/2026). Kunjungan ini dilakukan bersama tim Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap musibah yang
menimpa masyarakat setempat.Dalam peninjauannya, Jhon Kemong melihat langsung kondisi
bangunan yang hangus terbakar serta menyapa para korban untuk memberikan
dukungan moril. Ia juga memastikan agar proses pendataan awal segera
dilaksanakan guna mengetahui besaran kerugian materiil serta mencatat kebutuhan
mendesak yang harus dipenuhi oleh para keluarga yang terdampak.“Kehadiran kami di sini untuk memastikan kondisi warga dan
mempercepat langkah penanganan, termasuk pendataan kerugian serta kebutuhan
darurat,” ujar Jhon di lokasi kejadian. Diketahui, api yang membesar tersebut berhasil melalap habis
sedikitnya dua unit rumah hunian warga hingga tidak tersisa, menyebabkan
pemiliknya kehilangan tempat tinggal.Jhon Kemong menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu
hadir di tengah masyarakat, terutama saat situasi darurat, guna memastikan
penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran. Sementara itu, para korban dan warga sekitar berharap adanya
bantuan lanjutan, baik berupa kebutuhan pokok sehari-hari maupun dukungan untuk
pembangunan kembali rumah mereka yang hangus. Penulis: Jid
Editor: GF
07 Apr 2026, 19:17 WIT
28 Penumpang Selamat Tiba di Pomako, Operasi SAR Ditutup Setelah Bantuan BBM dari Keluarga
Papuanewsonline.com, Timika – Kabar melegakan akhirnya
datang dari perairan Pasir Hitam setelah dua kapal yang sebelumnya dilaporkan
mengalami kehabisan bahan bakar minyak (BBM) berhasil tiba dengan selamat di
Pelabuhan Pomako, Timika, pada Minggu pagi (05/04/2026). Sebanyak 28 penumpang
dipastikan selamat, mengakhiri kekhawatiran keluarga dan masyarakat yang sejak
awal terus memantau perkembangan situasi.Insiden ini sempat memicu operasi pencarian dan pertolongan
(SAR) secara intensif oleh tim gabungan, mengingat lokasi kejadian berada di
wilayah perairan yang cukup luas dan berpotensi membahayakan keselamatan para
penumpang.Menurut keterangan pelapor, Yosep Witayau, kedua kapal
akhirnya dapat melanjutkan pelayaran setelah mendapatkan bantuan suplai BBM
dari pihak keluarga yang turun langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian.“Menurut keterangan pelapor, Yosep Witayau, kedua kapal
tersebut dapat melanjutkan pelayaran setelah mendapatkan bantuan suplai BBM
dari pihak keluarga yang turun melakukan pencarian di lokasi kejadian.”Speed boat yang mengangkut delapan penumpang menjadi kapal
pertama yang berhasil tiba di Pelabuhan Pomako. Kapal tersebut dilaporkan
merapat sekitar pukul 00.00 WIT atau tengah malam.Sementara itu, long boat yang membawa 20 penumpang lainnya
menyusul beberapa jam kemudian dan tiba dengan selamat sekitar pukul 09.00 WIT
pada Minggu pagi.“Speed boat yang membawa 8 penumpang dilaporkan tiba lebih
dahulu sekitar pukul 00.00 dini hari, sedangkan long boat dengan 20 penumpang
lainnya menyusul dan tiba dengan selamat pada pukul 09.00 pagi.”Dengan telah dipastikannya keselamatan seluruh penumpang,
operasi SAR yang sebelumnya digelar resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur tim
gabungan yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.“Dengan dikonfirmasikannya keselamatan seluruh orang di atas
kapal, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) yang digelar secara intensif
resmi ditutup.”Pihak berwenang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh
unsur SAR, aparat gabungan, serta keluarga korban yang ikut berperan aktif
dalam pencarian dan bantuan logistik di lapangan.Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh
pengguna transportasi laut, khususnya terkait kesiapan logistik dan kecukupan
bahan bakar sebelum melakukan perjalanan di wilayah perairan Mimika yang
memiliki jalur pelayaran cukup panjang.“Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan keselamatan
pelayaran, khususnya terkait kesiapan logistik dan bahan bakar sebelum berlayar
di wilayah perairan yang cukup luas.”Selain itu, daftar nama seluruh penumpang yang selamat telah
diterima lengkap oleh pihak berwenang, memastikan tidak ada korban jiwa maupun
penumpang yang masih dinyatakan hilang dalam insiden tersebut.“Daftar nama penumpang yang selamat telah diterima lengkap
oleh pihak berwenang, memastikan tidak ada satu pun jiwa yang hilang dalam
insiden ini.” Penulis: Jid
Editor: GF
06 Apr 2026, 10:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru