logo-website
Minggu, 29 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Pemkab Mimika Bentuk Bank Sampah di Kelurahan: Warga Bisa Jual Langsung dan Dapat Uang Tunai Papuanewsonline.com, Mimika – Sampah kini bukan lagi sekadar masalah lingkungan, melainkan bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi warga Mimika. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika di bawah kepemimpinan Bupati Johannes Rettob resmi meluncurkan program Bank Sampah, yang dalam tahap awal akan dibentuk di 11 kelurahan di Distrik Mimika Baru. Program ini menghadirkan paradigma baru: masyarakat tidak hanya membuang sampah, tetapi bisa menjualnya dan memperoleh uang tunai. “Pemkab mulai melakukan perubahan pemikiran terhadap sampah. Kita harus buat sampah jadi uang,” tegas Bupati Johannes Rettob saat memberikan keterangan di Mimika, Selasa (23/9/2025). Untuk merealisasikan program ini, Pemkab Mimika telah menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) dan para lurah di Distrik Mimika Baru. Pertemuan resmi dilakukan untuk menyepakati mekanisme pembelian sampah dari masyarakat. “Kita sudah rapatkan bersama, dan diputuskan berapa harga beli sampah dari masyarakat. Semua sudah disepakati, sehingga ke depan warga tidak bingung lagi bagaimana sistemnya,” jelas Bupati. Bank sampah di 11 kelurahan nantinya akan dibantu oleh agen-agen bank sampah di tingkat lingkungan yang lebih kecil. Para agen ini berperan aktif menjemput sampah langsung dari rumah-rumah warga, sehingga masyarakat tidak kesulitan menyalurkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi. Selain itu, program bank sampah ini juga akan disosialisasikan secara luas, termasuk ke sekolah-sekolah. Dengan begitu, generasi muda Mimika dapat memahami sejak dini pentingnya mengelola sampah secara bijak sekaligus mendapatkan manfaat ekonominya. “Melalui bank sampah, kami ingin masyarakat sadar bahwa sampah memiliki nilai. Ini juga salah satu cara kita mendidik warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan,” tambah Bupati Rettob. Program bank sampah diproyeksikan memberi manfaat ganda. Dari sisi lingkungan, tumpukan sampah di jalan-jalan dan pemukiman bisa berkurang drastis. Dari sisi ekonomi, warga dapat memperoleh penghasilan tambahan dari hasil penjualan sampah anorganik seperti plastik, botol, atau kardus. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih, sekaligus mendukung gerakan nasional pengurangan sampah. Penulis: Abim Editor: GF 24 Sep 2025, 04:04 WIT
Kopi Papua Semakin Mendunia: Pj Gubernur Dorong Optimalisasi Potensi Ekonomi Papuanewsonline.com, Jayapura – Aroma kopi khas Papua menyeruak memenuhi udara Jayapura saat Festival Kopi (Feskop) Papua ke-8 resmi dibuka, Sabtu (20/9/2025). Acara yang digelar oleh Bank Indonesia ini bukan sekadar perayaan cita rasa, melainkan momentum penting untuk menjadikan kopi Papua sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus duta budaya di kancah global. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, hadir langsung dalam festival yang berlangsung hingga 22 September tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kopi Papua memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, baik dari sisi kualitas, produksi, maupun pemasaran internasional. “Kopi Papua semakin diminati, bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Ciri khasnya yang ditanam di dataran tinggi tanpa bahan kimia menjadikan cita rasanya unik dan digemari banyak kalangan. Ini potensi ekonomi yang tidak boleh kita sia-siakan,” ujar Agus Fatoni sambil menikmati secangkir kopi hasil olahan petani lokal. Feskop Papua tahun ini membidik penjualan hingga Rp1,2 miliar dengan target 33.000 pengunjung. Transaksi digital menggunakan QRIS diproyeksikan mencapai Rp800 juta, sebuah capaian yang mencerminkan modernisasi sistem pembayaran di sektor UMKM kopi. Lebih jauh, acara ini juga membuka peluang kerjasama bisnis internasional dengan tiga negara besar: Tiongkok, Amerika Serikat, dan Arab Saudi. Jika berhasil, langkah ini akan memperluas pasar kopi Papua, sekaligus meningkatkan devisa dan kesejahteraan petani lokal. Meski permintaan terus meningkat, Pj Gubernur Agus Fatoni mengingatkan bahwa ada tantangan besar yang harus segera dijawab, terutama terkait ketersediaan produksi yang masih terbatas. “Permintaan kopi Papua tinggi, bahkan rata-rata konsumsi di Papua sendiri mencapai 18.000 gelas per hari. Ini tantangan besar bagi kita: bagaimana meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kualitas dan keaslian cita rasa kopi Papua,” tambahnya. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman, turut menekankan pentingnya strategi pengembangan kopi secara menyeluruh. Menurutnya, perlu ada sinergi dalam aspek peningkatan produktivitas, kualitas, penguatan SDM petani, hingga dukungan pembiayaan yang berkelanjutan. “Kami mendorong agar kopi Papua tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga benar-benar menjadi penggerak ekonomi yang berkesinambungan bagi masyarakat, khususnya para petani kopi di dataran tinggi,” jelas Faturachman. Festival kopi yang sarat edukasi, hiburan, dan transaksi ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect, dari peningkatan daya saing produk hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Kopi Papua bukan sekadar komoditas, melainkan identitas dan kebanggaan yang harus dijaga bersama.   Penulis: Jid Editor: GF  24 Sep 2025, 04:01 WIT
Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Sembako Rp7,9 Miliar untuk 5.600 KK di Pesisir dan Pinggiran Kota Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terbaru, Pemkab Mimika menyalurkan bantuan sembako senilai Rp7,9 miliar yang diperuntukkan bagi 5.600 kepala keluarga (KK) di 10 distrik wilayah pesisir dan pinggiran kota. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, di halaman Kantor Distrik Kuala Kencana, Selasa (23/9/25). Ratusan warga tampak hadir menyaksikan prosesi penyerahan yang penuh keakraban tersebut. Bantuan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) itu terdiri dari kebutuhan pokok masyarakat, yakni beras, gula pasir, susu, minyak goreng, hingga telur. Pendistribusian sembako dilakukan secara bertahap oleh dinas terkait bersama aparat distrik agar tepat sasaran. Distrik penerima bantuan meliputi Wania, Kuala Kencana, Kwamki Narama, Iwaka, Mimika Timur, Mimika Tengah, Mimika Barat, Amar, Mimika Barat Tengah, dan Jita. “Bantuan ini kami prioritaskan bagi warga di sekitar pesisir dan pinggiran kota. Tahun depan, masyarakat di wilayah pegunungan juga akan mendapat giliran, sehingga pemerataan bantuan bisa lebih menyeluruh,” jelas Bupati Johannes. Bupati menambahkan, angka kemiskinan di Mimika berhasil ditekan hingga 50 persen dalam beberapa tahun terakhir, salah satunya berkat program bantuan sosial seperti ini. “Sebenarnya, target kita sama seperti tahun lalu, yaitu menyentuh 21 ribu kepala keluarga. Namun karena keterbatasan anggaran, tahun ini kita salurkan untuk 10 ribu KK sesuai data. Meski begitu, angka kemiskinan sudah turun drastis,” ungkap Johannes. Ia juga menyoroti fenomena menarik di tengah masyarakat, di mana sebagian warga enggan disebut miskin saat pendataan resmi, tetapi mengaku miskin ketika pembagian bantuan berlangsung. “Hal ini menjadi tantangan kita bersama untuk memperbaiki sistem pendataan agar lebih valid,” tambahnya. Sebelum program bantuan sembako berbasis Otsus ini, Pemkab Mimika juga telah menyalurkan bantuan sosial untuk 18 distrik lainnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Dengan demikian, hampir seluruh wilayah Mimika mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah. Bupati berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, bukan dijual kembali. Ia juga mengimbau warga agar terus mendukung program pembangunan pemerintah dalam bidang sosial, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.   Penulis: Jid Editor: GF  24 Sep 2025, 03:58 WIT
Lanud YKU Timika dan Dinas Pertanian Mimika Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Panen Tomat Papuanewsonline.com, Mimika – Komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan oleh Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika melalui jajaran Dinas Potensi Dirgantara (Dispotdirga). Bersama Dinas Pertanian Kabupaten Mimika dan para petani binaan, mereka sukses menggelar panen tomat di lahan seluas 40 x 50 meter di Wonosarijaya, Distrik Wania, Minggu (21/9/2025). Dari lahan sederhana tersebut, berhasil dipanen sekitar 100 kilogram tomat segar yang langsung diperoleh dari kebun milik Untung, seorang petani binaan kelompok tani Angkasa Mandiri Sejahtera. Panen perdana ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara TNI AU, pemerintah daerah, dan petani lokal mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas sekaligus memperkuat ketersediaan bahan pangan di Mimika. Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Letda Tek Nasrul Alhuda (Ps. Kasi Komsosdirga) dan Serka Kasimirus Anitu (Babinpotdirga), yang selama ini rutin mendampingi para petani binaan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AU yang tidak hanya fokus pada aspek pertahanan udara, tetapi juga ikut mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar. Turut hadir pula Ibu Selfi dan Bapak Jery Sawery dari Dinas Pertanian Kabupaten Mimika, yang secara langsung meninjau hasil panen sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan tetap stabil. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga harga pasar agar tetap terjangkau masyarakat. Saat ini, harga tomat di Mimika mencapai Rp 22.000 per kilogram, angka yang cukup tinggi sehingga pasokan hasil panen lokal sangat membantu menekan potensi inflasi. Dalam kesempatan tersebut, Untung, pemilik lahan, menyampaikan apresiasi kepada Lanud Yohanis Kapiyau dan Dinas Pertanian. "Kami sangat berterima kasih atas bimbingan, dukungan, serta perhatian yang diberikan. Tanpa pendampingan, mungkin hasil panen tidak akan seperti sekarang. Harapannya kerja sama ini terus berlanjut agar kelompok tani kami semakin maju," ungkapnya penuh haru. Panen tomat ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan menjadi simbol sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui program pembinaan seperti ini, diharapkan petani lokal bisa semakin mandiri, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.   Penulis: Jid Editor: GF  23 Sep 2025, 16:39 WIT
Prajurit Denkav 3/SC Gelar Pelayanan Kesehatan dan Bakti Sosial di Panti Asuhan Cinta Bela Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana penuh kehangatan menyelimuti Panti Asuhan Cinta Bela pada Senin (22/9/2025), ketika puluhan prajurit Detasemen Kavaleri (Denkav) 3/SC hadir membawa semangat kepedulian. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga pertahanan dan keamanan, prajurit Denkav kali ini turun langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis, bantuan vitamin, serta bahan makanan pokok kepada anak-anak panti. Kegiatan sosial ini disambut penuh sukacita oleh pengurus dan anak-anak panti. Anak-anak tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan prajurit bersama tim medis, mulai dari pengecekan umum hingga pemberian vitamin tambahan. Usai pemeriksaan, prajurit juga turut membantu membersihkan area panti, menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi penghuni. Komandan Detasemen Kavaleri 3/SC, Kapten Kav Wahyu Yossa Aditya, S.S.T.Han, S.I.P, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian prajurit terhadap masa depan bangsa. "Kami hadir untuk memastikan kesehatan anak-anak ini terjaga, karena merekalah masa depan bangsa. Denkav 3/SC tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berdiri di sisi masyarakat dalam suka maupun duka," ujarnya. Kapten Wahyu menambahkan bahwa kegiatan kemanusiaan seperti ini menjadi bukti bahwa di balik ketegasan prajurit Denkav, tersimpan jiwa penuh kasih dan kepedulian. "Sebuah langkah kecil yang sarat makna, membawa harapan besar untuk masa depan generasi bangsa. Besar harapan keluarga besar Denkav 3/SC untuk terus dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekelilingnya," imbuhnya. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa prajurit tidak hanya hadir di medan pertempuran, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan. Bagi anak-anak Panti Asuhan Cinta Bela, momen kebersamaan dengan prajurit ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, melainkan juga motivasi bahwa mereka tidak sendirian dalam menapaki masa depan.   Penulis: Jid Editor: GF  23 Sep 2025, 16:10 WIT
Mahasiswa Baru Antusias Ikuti Pengkaderan IMEK STIE Jambatan Bulan Timika Papuanewsonline.com, Mimika – Puluhan mahasiswa baru STIE Jambatan Bulan Timika tampak antusias mengikuti kegiatan pengkaderan yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Ekonomi Kreatif (IMEK) pada Minggu (21/9/2025). Kegiatan ini berlangsung di gedung D Kampus 3 dan menjadi ajang penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat organisasi IMEK sekaligus membangun semangat kolaborasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Kabupaten Mimika. Ketua IMEK, Alya Wulandari Hasan, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengkaderan merupakan fondasi awal bagi mahasiswa yang ingin berproses di dunia organisasi dan pengembangan diri. “Pengkaderan ini adalah langkah awal bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide-ide segar dan berkontribusi nyata dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Kami ingin melahirkan generasi yang adaptif, kreatif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ungkapnya. Kegiatan dibuka dengan perkenalan organisasi, penyampaian materi tentang peran ekonomi kreatif dalam pembangunan daerah, hingga sesi diskusi yang interaktif. Tak hanya itu, alumni IMEK yang kini sukses berwirausaha turut hadir membagikan pengalaman dan motivasi bagi para peserta. Turut hadir Sekretaris BPKA, Rusdin, serta perwakilan dari Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM). Dalam kesempatan itu, Jidan Mu’tashim A, anggota BPM yang mewakili Ketua, menekankan pentingnya kegiatan ini. “Pengkaderan adalah momentum bagi kita untuk meningkatkan kapasitas diri, berdiskusi, bertukar ide, serta merancang strategi bersama untuk membangun ekonomi kreatif di Mimika,” ujarnya. Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti ini diharapkan muncul gagasan-gagasan baru yang inovatif dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan nyata masyarakat. Acara yang dipanitiai oleh Juwita ini berjalan penuh semangat dan keakraban. Mahasiswa baru yang hadir menyatakan kebanggaannya bisa menjadi bagian dari IMEK dan siap berkontribusi untuk kemajuan daerah melalui program-program kreatif ke depan. Dengan pengkaderan ini, IMEK berharap mampu mencetak kader-kader unggul yang tidak hanya aktif di dunia kampus, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memajukan ekonomi kreatif lokal di Mimika.   Penulis: Abim Editor: GF   22 Sep 2025, 19:10 WIT
Panglima TNI Resmikan Lane 1 Garuda Prima dan Serahkan 500 Paket Bansos Papuanewsonline.com, Bogor – Ratusan warga Sentul dan sekitarnya memadati area Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Bogor, Sabtu (20/9/2025). Mereka datang bukan hanya untuk menyaksikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad Non Winch Garuda Prima 4x4 Piala Panglima TNI Tahun 2025, tetapi juga untuk mengikuti bazaar sembako murah serta menerima 500 paket bantuan sosial (bansos) yang dibagikan langsung oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Suasana penuh antusias tampak ketika masyarakat berbaris rapi menunggu giliran. Kehadiran Panglima TNI yang turun langsung menyerahkan bansos menghadirkan kehangatan dan rasa kebersamaan yang kuat antara TNI dan rakyat. “Bantuan ini kami harap dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat. TNI hadir tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dekat dengan rakyat dalam setiap kondisi,” ujar Jenderal Agus. Selain menyerahkan bansos, Panglima TNI juga meresmikan Lane 1 Garuda Prima, lintasan offroad baru yang dibangun di kawasan PMPP Sentul. Fasilitas ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan TNI terhadap perkembangan olahraga otomotif nasional, sekaligus wadah pembinaan generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif. “Melalui Lane 1 Garuda Prima, kita ingin melahirkan lebih banyak atlet offroad berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya. Rangkaian kegiatan Kejurnas kali ini bukan sekadar kompetisi otomotif, melainkan juga menjadi ajang silaturahmi dan pesta rakyat. Berbagai stand UMKM, hiburan masyarakat, hingga pertemuan komunitas otomotif turut meramaikan acara. Kehadiran ribuan pengunjung menunjukkan bahwa olahraga otomotif dapat bersinergi dengan kegiatan sosial dan ekonomi kerakyatan. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa TNI senantiasa berusaha hadir di tengah rakyat, memperkuat hubungan kebangsaan, dan mendorong semangat persatuan melalui kegiatan positif.(GF) 22 Sep 2025, 07:17 WIT
Denkav 3/SC Gelar Pasar Pangan Murah Bersama Bulog Papuanewsonline.com, Mimika – Di tengah tingginya harga bahan pokok yang belakangan ini dirasakan masyarakat, Detasemen Kavaleri (Denkav) 3/Serigala Ceta (SC) bekerja sama dengan Bulog Timika menggelar Pasar Pangan Murah di sekitar Jalan Yos Sudarso, Sabtu (20/9/2025). Program ini dihadirkan sebagai solusi nyata untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Mimika. Sejak pagi buta, lokasi kegiatan sudah dipadati warga yang antusias ingin mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Ratusan karung beras telah disiapkan oleh personel Denkav 3/SC, dan langsung diserbu pembeli begitu kegiatan resmi dibuka. Dadenkav 3/SC Kapten Kav Wahyu Yossa Aditya menegaskan bahwa program ini bukan hanya tentang distribusi pangan, tetapi juga bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat. “Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ingin meringankan beban warga. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), kami berharap kebutuhan sehari-hari masyarakat bisa lebih terjangkau,” jelasnya. Kapten Wahyu juga menambahkan, harga beras dan bahan pokok lain yang dijual dalam kegiatan ini jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasar, sehingga masyarakat benar-benar terbantu. Antusiasme warga terlihat jelas. Banyak masyarakat yang datang membawa keluarga, bahkan rela antre panjang demi memperoleh beras murah. Bagi mereka, kegiatan ini sangat membantu, terutama di tengah kondisi harga bahan pokok yang melonjak. “Beras yang biasanya sulit dijangkau karena mahal, hari ini bisa kami beli dengan harga lebih murah. Terima kasih kepada Denkav 3/SC dan Bulog,” ungkap salah seorang warga yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara personel Denkav 3/SC dengan masyarakat. Prajurit terlihat sigap membantu warga membawa karung beras, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah keramaian. Kapten Kav Wahyu berharap program pangan murah seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Selain meringankan beban masyarakat, langkah ini juga mampu menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lokal. “Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi kondisi sulit. TNI selalu hadir bersama rakyat,” tegasnya.   Penulis: Jid Editor: GF  21 Sep 2025, 14:09 WIT
Raperda Karya Lokal OAP Siap Ditetapkan Jadi Perda Untuk Dongkrak UMKM di Mimika Papuanewsonline.com, Mimika – Upaya mendorong kemandirian ekonomi Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mimika semakin nyata. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang hasil karya lokal OAP kini memasuki tahap akhir sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Raperda ini diinisiasi oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika sebagai bentuk keberpihakan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis lokal. Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal, menjelaskan bahwa Raperda tersebut akan segera dibahas bersama instansi terkait sebelum resmi ditetapkan. Menurutnya, Perda ini nantinya akan menjadi payung hukum yang mengatur penataan, pembinaan, pendampingan, hingga pengawasan terhadap UMKM agar bisa tumbuh lebih tertata dan berdaya saing. “Jadi UMKM ini kita dorong agar tertata dengan baik, dilakukan pelatihan, misalnya seperti pemeliharaan ikan dan pembibitan ikan. Ini harus dibina, sehingga UMKM lebih tertib dan diawasi dengan maksimal,” ungkap Dolfin, Jumat (19/9/2025). Dolfin menegaskan bahwa setelah Raperda ini rampung, Pemerintah Daerah Mimika perlu segera melakukan launching serta menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hal ini penting agar setiap OPD memahami arah kebijakan Perda yang secara khusus berpihak pada OAP. “Raperda ini sudah ada, tinggal bagaimana realisasinya. Kami berharap bisa segera dilaunching oleh Pemda, dan OPD-OPD terkait harus dikumpulkan dalam RDP, supaya jelas bahwa Perda ini memang berpihak kepada OAP,” ujarnya. Selain mendorong percepatan penetapan Perda, Dolfin juga menekankan perlunya keberadaan Gedung UMKM Center di Mimika. Gedung ini diharapkan menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk mendapatkan pembinaan, promosi, hingga pemasaran produk karya OAP secara terintegrasi. Menurutnya, keberadaan pusat UMKM tersebut akan memperkuat peran UMKM dalam peningkatan ekonomi daerah, sekaligus memastikan hasil karya lokal mendapat tempat yang layak di pasar. Raperda karya lokal OAP ini diyakini dapat menjadi pilar penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat Papua, khususnya di Mimika. Dengan regulasi yang jelas dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, UMKM OAP akan lebih terlindungi sekaligus memiliki peluang berkembang ke tingkat yang lebih tinggi. Langkah DPRK Mimika ini sejalan dengan komitmen memperkuat ekonomi berbasis masyarakat, di mana OAP menjadi subjek utama pembangunan, bukan sekadar objek.   Penulis: Jid Editor: GF  20 Sep 2025, 05:07 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT