Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Pemkab Mimika Bentuk Bank Sampah di Kelurahan: Warga Bisa Jual Langsung dan Dapat Uang Tunai
Papuanewsonline.com, Mimika –
Sampah kini bukan lagi sekadar masalah lingkungan, melainkan bisa menjadi
sumber penghasilan baru bagi warga Mimika. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika
di bawah kepemimpinan Bupati Johannes Rettob resmi meluncurkan program Bank
Sampah, yang dalam tahap awal akan dibentuk di 11 kelurahan di Distrik Mimika
Baru. Program ini menghadirkan
paradigma baru: masyarakat tidak hanya membuang sampah, tetapi bisa menjualnya
dan memperoleh uang tunai. “Pemkab mulai melakukan perubahan
pemikiran terhadap sampah. Kita harus buat sampah jadi uang,” tegas Bupati
Johannes Rettob saat memberikan keterangan di Mimika, Selasa (23/9/2025). Untuk merealisasikan program ini,
Pemkab Mimika telah menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) dan para lurah di
Distrik Mimika Baru. Pertemuan resmi dilakukan untuk menyepakati mekanisme
pembelian sampah dari masyarakat. “Kita sudah rapatkan bersama, dan
diputuskan berapa harga beli sampah dari masyarakat. Semua sudah disepakati,
sehingga ke depan warga tidak bingung lagi bagaimana sistemnya,” jelas Bupati. Bank sampah di 11 kelurahan
nantinya akan dibantu oleh agen-agen bank sampah di tingkat lingkungan yang
lebih kecil. Para agen ini berperan aktif menjemput sampah langsung dari
rumah-rumah warga, sehingga masyarakat tidak kesulitan menyalurkan sampah yang
masih memiliki nilai ekonomi. Selain itu, program bank sampah
ini juga akan disosialisasikan secara luas, termasuk ke sekolah-sekolah. Dengan
begitu, generasi muda Mimika dapat memahami sejak dini pentingnya mengelola
sampah secara bijak sekaligus mendapatkan manfaat ekonominya. “Melalui bank sampah, kami ingin
masyarakat sadar bahwa sampah memiliki nilai. Ini juga salah satu cara kita
mendidik warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan,” tambah Bupati
Rettob. Program bank sampah diproyeksikan
memberi manfaat ganda. Dari sisi lingkungan, tumpukan sampah di jalan-jalan dan
pemukiman bisa berkurang drastis. Dari sisi ekonomi, warga dapat memperoleh
penghasilan tambahan dari hasil penjualan sampah anorganik seperti plastik,
botol, atau kardus. Langkah ini diharapkan mampu
menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih, sekaligus mendukung gerakan
nasional pengurangan sampah. Penulis: Abim Editor: GF
24 Sep 2025, 04:04 WIT
Kopi Papua Semakin Mendunia: Pj Gubernur Dorong Optimalisasi Potensi Ekonomi
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Aroma kopi khas Papua menyeruak memenuhi udara Jayapura saat Festival Kopi
(Feskop) Papua ke-8 resmi dibuka, Sabtu (20/9/2025). Acara yang digelar oleh
Bank Indonesia ini bukan sekadar perayaan cita rasa, melainkan momentum penting
untuk menjadikan kopi Papua sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus
duta budaya di kancah global. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus
Fatoni, hadir langsung dalam festival yang berlangsung hingga 22 September
tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kopi Papua memiliki potensi
besar untuk terus dikembangkan, baik dari sisi kualitas, produksi, maupun
pemasaran internasional. “Kopi Papua semakin diminati,
bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Ciri khasnya yang ditanam di
dataran tinggi tanpa bahan kimia menjadikan cita rasanya unik dan digemari
banyak kalangan. Ini potensi ekonomi yang tidak boleh kita sia-siakan,” ujar
Agus Fatoni sambil menikmati secangkir kopi hasil olahan petani lokal. Feskop Papua tahun ini membidik penjualan
hingga Rp1,2 miliar dengan target 33.000 pengunjung. Transaksi digital
menggunakan QRIS diproyeksikan mencapai Rp800 juta, sebuah capaian yang
mencerminkan modernisasi sistem pembayaran di sektor UMKM kopi. Lebih jauh, acara ini juga
membuka peluang kerjasama bisnis internasional dengan tiga negara besar: Tiongkok,
Amerika Serikat, dan Arab Saudi. Jika berhasil, langkah ini akan memperluas
pasar kopi Papua, sekaligus meningkatkan devisa dan kesejahteraan petani lokal. Meski permintaan terus meningkat,
Pj Gubernur Agus Fatoni mengingatkan bahwa ada tantangan besar yang harus
segera dijawab, terutama terkait ketersediaan produksi yang masih terbatas. “Permintaan kopi Papua tinggi,
bahkan rata-rata konsumsi di Papua sendiri mencapai 18.000 gelas per hari. Ini
tantangan besar bagi kita: bagaimana meningkatkan produktivitas tanpa
mengorbankan kualitas dan keaslian cita rasa kopi Papua,” tambahnya. Kepala Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Papua, Faturachman, turut menekankan pentingnya strategi pengembangan
kopi secara menyeluruh. Menurutnya, perlu ada sinergi dalam aspek peningkatan
produktivitas, kualitas, penguatan SDM petani, hingga dukungan pembiayaan yang
berkelanjutan. “Kami mendorong agar kopi Papua
tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga benar-benar menjadi
penggerak ekonomi yang berkesinambungan bagi masyarakat, khususnya para petani
kopi di dataran tinggi,” jelas Faturachman. Festival kopi yang sarat edukasi,
hiburan, dan transaksi ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect, dari
peningkatan daya saing produk hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Kopi
Papua bukan sekadar komoditas, melainkan identitas dan kebanggaan yang harus
dijaga bersama. Penulis: Jid Editor: GF
24 Sep 2025, 04:01 WIT
Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Sembako Rp7,9 Miliar untuk 5.600 KK di Pesisir dan Pinggiran Kota
Papuanewsonline.com, Mimika –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika terus memperkuat komitmen dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terbaru, Pemkab Mimika menyalurkan bantuan
sembako senilai Rp7,9 miliar yang diperuntukkan bagi 5.600 kepala keluarga (KK)
di 10 distrik wilayah pesisir dan pinggiran kota. Penyerahan bantuan secara
simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, di halaman
Kantor Distrik Kuala Kencana, Selasa (23/9/25). Ratusan warga tampak hadir
menyaksikan prosesi penyerahan yang penuh keakraban tersebut. Bantuan yang bersumber dari Dana
Otonomi Khusus (Otsus) itu terdiri dari kebutuhan pokok masyarakat, yakni
beras, gula pasir, susu, minyak goreng, hingga telur. Pendistribusian sembako
dilakukan secara bertahap oleh dinas terkait bersama aparat distrik agar tepat
sasaran. Distrik penerima bantuan meliputi
Wania, Kuala Kencana, Kwamki Narama, Iwaka, Mimika Timur, Mimika Tengah, Mimika
Barat, Amar, Mimika Barat Tengah, dan Jita. “Bantuan ini kami prioritaskan
bagi warga di sekitar pesisir dan pinggiran kota. Tahun depan, masyarakat di
wilayah pegunungan juga akan mendapat giliran, sehingga pemerataan bantuan bisa
lebih menyeluruh,” jelas Bupati Johannes. Bupati menambahkan, angka
kemiskinan di Mimika berhasil ditekan hingga 50 persen dalam beberapa tahun
terakhir, salah satunya berkat program bantuan sosial seperti ini. “Sebenarnya, target kita sama
seperti tahun lalu, yaitu menyentuh 21 ribu kepala keluarga. Namun karena
keterbatasan anggaran, tahun ini kita salurkan untuk 10 ribu KK sesuai data.
Meski begitu, angka kemiskinan sudah turun drastis,” ungkap Johannes. Ia juga menyoroti fenomena
menarik di tengah masyarakat, di mana sebagian warga enggan disebut miskin saat
pendataan resmi, tetapi mengaku miskin ketika pembagian bantuan berlangsung.
“Hal ini menjadi tantangan kita bersama untuk memperbaiki sistem pendataan agar
lebih valid,” tambahnya. Sebelum program bantuan sembako
berbasis Otsus ini, Pemkab Mimika juga telah menyalurkan bantuan sosial untuk
18 distrik lainnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun
2025. Dengan demikian, hampir seluruh wilayah Mimika mendapatkan perhatian dan
dukungan dari pemerintah daerah. Bupati berharap bantuan ini
benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, bukan dijual kembali. Ia
juga mengimbau warga agar terus mendukung program pembangunan pemerintah dalam
bidang sosial, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Penulis: Jid Editor: GF
24 Sep 2025, 03:58 WIT
Lanud YKU Timika dan Dinas Pertanian Mimika Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Panen Tomat
Papuanewsonline.com, Mimika –
Komitmen TNI Angkatan Udara dalam mendukung program ketahanan pangan nasional
kembali dibuktikan oleh Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika melalui jajaran
Dinas Potensi Dirgantara (Dispotdirga). Bersama Dinas Pertanian Kabupaten
Mimika dan para petani binaan, mereka sukses menggelar panen tomat di lahan
seluas 40 x 50 meter di Wonosarijaya, Distrik Wania, Minggu (21/9/2025). Dari lahan sederhana tersebut,
berhasil dipanen sekitar 100 kilogram tomat segar yang langsung diperoleh dari
kebun milik Untung, seorang petani binaan kelompok tani Angkasa Mandiri
Sejahtera. Panen perdana ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara TNI
AU, pemerintah daerah, dan petani lokal mampu menghasilkan produk pertanian
yang berkualitas sekaligus memperkuat ketersediaan bahan pangan di Mimika. Kegiatan panen dipimpin langsung
oleh Letda Tek Nasrul Alhuda (Ps. Kasi Komsosdirga) dan Serka Kasimirus Anitu
(Babinpotdirga), yang selama ini rutin mendampingi para petani binaan.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AU yang tidak
hanya fokus pada aspek pertahanan udara, tetapi juga ikut mendorong
kesejahteraan masyarakat sekitar. Turut hadir pula Ibu Selfi dan
Bapak Jery Sawery dari Dinas Pertanian Kabupaten Mimika, yang secara langsung
meninjau hasil panen sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan
tetap stabil. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga harga pasar agar tetap
terjangkau masyarakat. Saat ini, harga tomat di Mimika mencapai Rp 22.000 per
kilogram, angka yang cukup tinggi sehingga pasokan hasil panen lokal sangat
membantu menekan potensi inflasi. Dalam kesempatan tersebut, Untung,
pemilik lahan, menyampaikan apresiasi kepada Lanud Yohanis Kapiyau dan Dinas
Pertanian.
"Kami sangat berterima kasih atas bimbingan, dukungan, serta perhatian
yang diberikan. Tanpa pendampingan, mungkin hasil panen tidak akan seperti
sekarang. Harapannya kerja sama ini terus berlanjut agar kelompok tani kami
semakin maju," ungkapnya penuh haru. Panen tomat ini bukan sekadar
aktivitas pertanian biasa, melainkan menjadi simbol sinergi nyata antara TNI,
pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui
program pembinaan seperti ini, diharapkan petani lokal bisa semakin mandiri,
produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. Penulis: Jid Editor: GF
23 Sep 2025, 16:39 WIT
Prajurit Denkav 3/SC Gelar Pelayanan Kesehatan dan Bakti Sosial di Panti Asuhan Cinta Bela
Papuanewsonline.com, Mimika –
Suasana penuh kehangatan menyelimuti Panti Asuhan Cinta Bela pada Senin
(22/9/2025), ketika puluhan prajurit Detasemen Kavaleri (Denkav) 3/SC hadir
membawa semangat kepedulian. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga pertahanan
dan keamanan, prajurit Denkav kali ini turun langsung memberikan pelayanan
kesehatan gratis, bantuan vitamin, serta bahan makanan pokok kepada anak-anak
panti. Kegiatan sosial ini disambut
penuh sukacita oleh pengurus dan anak-anak panti. Anak-anak tampak antusias
mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan prajurit bersama tim medis,
mulai dari pengecekan umum hingga pemberian vitamin tambahan. Usai pemeriksaan,
prajurit juga turut membantu membersihkan area panti, menciptakan suasana yang
lebih nyaman bagi penghuni. Komandan Detasemen Kavaleri 3/SC,
Kapten Kav Wahyu Yossa Aditya, S.S.T.Han, S.I.P, menegaskan bahwa kegiatan
tersebut merupakan wujud nyata kepedulian prajurit terhadap masa depan bangsa.
"Kami hadir untuk memastikan kesehatan anak-anak ini terjaga, karena
merekalah masa depan bangsa. Denkav 3/SC tidak hanya menjaga keamanan, tetapi
juga berdiri di sisi masyarakat dalam suka maupun duka," ujarnya. Kapten Wahyu menambahkan bahwa
kegiatan kemanusiaan seperti ini menjadi bukti bahwa di balik ketegasan
prajurit Denkav, tersimpan jiwa penuh kasih dan kepedulian.
"Sebuah langkah kecil yang sarat makna, membawa harapan besar untuk
masa depan generasi bangsa. Besar harapan keluarga besar Denkav 3/SC untuk
terus dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekelilingnya," imbuhnya. Kegiatan ini juga mempererat
hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa prajurit tidak
hanya hadir di medan pertempuran, tetapi juga di tengah masyarakat yang
membutuhkan. Bagi anak-anak Panti Asuhan Cinta Bela, momen kebersamaan dengan
prajurit ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, melainkan juga motivasi bahwa
mereka tidak sendirian dalam menapaki masa depan. Penulis: Jid Editor: GF
23 Sep 2025, 16:10 WIT
Mahasiswa Baru Antusias Ikuti Pengkaderan IMEK STIE Jambatan Bulan Timika
Papuanewsonline.com, Mimika –
Puluhan mahasiswa baru STIE Jambatan Bulan Timika tampak antusias mengikuti
kegiatan pengkaderan yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Ekonomi Kreatif (IMEK)
pada Minggu (21/9/2025). Kegiatan ini berlangsung di gedung D Kampus 3 dan
menjadi ajang penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat organisasi
IMEK sekaligus membangun semangat kolaborasi dalam mengembangkan ekonomi
kreatif di Kabupaten Mimika.
Ketua IMEK, Alya Wulandari Hasan,
dalam sambutannya menegaskan bahwa pengkaderan merupakan fondasi awal bagi
mahasiswa yang ingin berproses di dunia organisasi dan pengembangan diri. “Pengkaderan
ini adalah langkah awal bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide-ide segar dan
berkontribusi nyata dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Kami ingin melahirkan
generasi yang adaptif, kreatif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ungkapnya.
Kegiatan dibuka dengan perkenalan
organisasi, penyampaian materi tentang peran ekonomi kreatif dalam pembangunan
daerah, hingga sesi diskusi yang interaktif. Tak hanya itu, alumni IMEK yang
kini sukses berwirausaha turut hadir membagikan pengalaman dan motivasi bagi
para peserta.
Turut hadir Sekretaris BPKA,
Rusdin, serta perwakilan dari Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM). Dalam
kesempatan itu, Jidan Mu’tashim A, anggota BPM yang mewakili Ketua, menekankan
pentingnya kegiatan ini. “Pengkaderan adalah momentum bagi kita untuk
meningkatkan kapasitas diri, berdiskusi, bertukar ide, serta merancang strategi
bersama untuk membangun ekonomi kreatif di Mimika,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan
seperti ini diharapkan muncul gagasan-gagasan baru yang inovatif dan bisa
diimplementasikan dalam kehidupan nyata masyarakat.
Acara yang dipanitiai oleh Juwita
ini berjalan penuh semangat dan keakraban. Mahasiswa baru yang hadir menyatakan
kebanggaannya bisa menjadi bagian dari IMEK dan siap berkontribusi untuk
kemajuan daerah melalui program-program kreatif ke depan.
Dengan pengkaderan ini, IMEK
berharap mampu mencetak kader-kader unggul yang tidak hanya aktif di dunia
kampus, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memajukan ekonomi kreatif
lokal di Mimika.
Penulis: Abim
Editor: GF
22 Sep 2025, 19:10 WIT
Panglima TNI Resmikan Lane 1 Garuda Prima dan Serahkan 500 Paket Bansos
Papuanewsonline.com, Bogor –
Ratusan warga Sentul dan sekitarnya memadati area Pusat Misi Pemeliharaan
Perdamaian (PMPP) TNI, Bogor, Sabtu (20/9/2025). Mereka datang bukan hanya
untuk menyaksikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad Non Winch
Garuda Prima 4x4 Piala Panglima TNI Tahun 2025, tetapi juga untuk mengikuti
bazaar sembako murah serta menerima 500 paket bantuan sosial (bansos) yang
dibagikan langsung oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Suasana penuh antusias tampak
ketika masyarakat berbaris rapi menunggu giliran. Kehadiran Panglima TNI yang
turun langsung menyerahkan bansos menghadirkan kehangatan dan rasa kebersamaan
yang kuat antara TNI dan rakyat. “Bantuan ini kami harap dapat
sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat. TNI hadir tidak hanya
menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dekat dengan rakyat dalam setiap
kondisi,” ujar Jenderal Agus. Selain menyerahkan bansos,
Panglima TNI juga meresmikan Lane 1 Garuda Prima, lintasan offroad baru yang
dibangun di kawasan PMPP Sentul. Fasilitas ini dihadirkan sebagai bentuk
dukungan TNI terhadap perkembangan olahraga otomotif nasional, sekaligus wadah
pembinaan generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif. “Melalui Lane 1 Garuda Prima,
kita ingin melahirkan lebih banyak atlet offroad berprestasi yang dapat
mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional,”
tambahnya. Rangkaian kegiatan Kejurnas kali
ini bukan sekadar kompetisi otomotif, melainkan juga menjadi ajang silaturahmi
dan pesta rakyat. Berbagai stand UMKM, hiburan masyarakat, hingga pertemuan
komunitas otomotif turut meramaikan acara. Kehadiran ribuan pengunjung
menunjukkan bahwa olahraga otomotif dapat bersinergi dengan kegiatan sosial dan
ekonomi kerakyatan. Acara ini menjadi bukti nyata
bahwa TNI senantiasa berusaha hadir di tengah rakyat, memperkuat hubungan
kebangsaan, dan mendorong semangat persatuan melalui kegiatan positif.(GF)
22 Sep 2025, 07:17 WIT
Denkav 3/SC Gelar Pasar Pangan Murah Bersama Bulog
Papuanewsonline.com, Mimika – Di
tengah tingginya harga bahan pokok yang belakangan ini dirasakan masyarakat, Detasemen
Kavaleri (Denkav) 3/Serigala Ceta (SC) bekerja sama dengan Bulog Timika
menggelar Pasar Pangan Murah di sekitar Jalan Yos Sudarso, Sabtu (20/9/2025).
Program ini dihadirkan sebagai solusi nyata untuk meringankan beban masyarakat
sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Mimika. Sejak pagi buta, lokasi kegiatan
sudah dipadati warga yang antusias ingin mendapatkan beras dengan harga
terjangkau. Ratusan karung beras telah disiapkan oleh personel Denkav 3/SC, dan
langsung diserbu pembeli begitu kegiatan resmi dibuka. Dadenkav 3/SC Kapten Kav Wahyu
Yossa Aditya menegaskan bahwa program ini bukan hanya tentang distribusi
pangan, tetapi juga bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat. “Kami hadir bukan hanya menjaga
keamanan wilayah, tetapi juga ingin meringankan beban warga. Melalui kegiatan
Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP),
kami berharap kebutuhan sehari-hari masyarakat bisa lebih terjangkau,”
jelasnya. Kapten Wahyu juga menambahkan,
harga beras dan bahan pokok lain yang dijual dalam kegiatan ini jauh lebih
murah dibandingkan dengan harga pasar, sehingga masyarakat benar-benar
terbantu. Antusiasme warga terlihat jelas.
Banyak masyarakat yang datang membawa keluarga, bahkan rela antre panjang demi
memperoleh beras murah. Bagi mereka, kegiatan ini sangat membantu, terutama di
tengah kondisi harga bahan pokok yang melonjak. “Beras yang biasanya sulit
dijangkau karena mahal, hari ini bisa kami beli dengan harga lebih murah.
Terima kasih kepada Denkav 3/SC dan Bulog,” ungkap salah seorang warga yang
hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga menjadi sarana
mempererat hubungan antara personel Denkav 3/SC dengan masyarakat. Prajurit
terlihat sigap membantu warga membawa karung beras, menciptakan suasana
kebersamaan yang hangat di tengah keramaian. Kapten Kav Wahyu berharap program
pangan murah seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Selain
meringankan beban masyarakat, langkah ini juga mampu menjaga stabilitas ekonomi
di tingkat lokal. “Dengan adanya kegiatan seperti
ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi
kondisi sulit. TNI selalu hadir bersama rakyat,” tegasnya. Penulis: Jid Editor: GF
21 Sep 2025, 14:09 WIT
Raperda Karya Lokal OAP Siap Ditetapkan Jadi Perda Untuk Dongkrak UMKM di Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika –
Upaya mendorong kemandirian ekonomi Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mimika
semakin nyata. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang hasil karya lokal
OAP kini memasuki tahap akhir sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah
(Perda). Raperda ini diinisiasi oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat
Kabupaten (DPRK) Mimika sebagai bentuk keberpihakan terhadap pengembangan Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis lokal. Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin
Beanal, menjelaskan bahwa Raperda tersebut akan segera dibahas bersama instansi
terkait sebelum resmi ditetapkan. Menurutnya, Perda ini nantinya akan menjadi
payung hukum yang mengatur penataan, pembinaan, pendampingan, hingga pengawasan
terhadap UMKM agar bisa tumbuh lebih tertata dan berdaya saing. “Jadi UMKM ini kita dorong agar
tertata dengan baik, dilakukan pelatihan, misalnya seperti pemeliharaan ikan
dan pembibitan ikan. Ini harus dibina, sehingga UMKM lebih tertib dan diawasi
dengan maksimal,” ungkap Dolfin, Jumat (19/9/2025). Dolfin menegaskan bahwa setelah
Raperda ini rampung, Pemerintah Daerah Mimika perlu segera melakukan launching
serta menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah
(OPD) terkait. Hal ini penting agar setiap OPD memahami arah kebijakan Perda
yang secara khusus berpihak pada OAP. “Raperda ini sudah ada, tinggal
bagaimana realisasinya. Kami berharap bisa segera dilaunching oleh Pemda, dan
OPD-OPD terkait harus dikumpulkan dalam RDP, supaya jelas bahwa Perda ini
memang berpihak kepada OAP,” ujarnya. Selain mendorong percepatan
penetapan Perda, Dolfin juga menekankan perlunya keberadaan Gedung UMKM Center
di Mimika. Gedung ini diharapkan menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk
mendapatkan pembinaan, promosi, hingga pemasaran produk karya OAP secara
terintegrasi. Menurutnya, keberadaan pusat UMKM
tersebut akan memperkuat peran UMKM dalam peningkatan ekonomi daerah, sekaligus
memastikan hasil karya lokal mendapat tempat yang layak di pasar. Raperda karya lokal OAP ini
diyakini dapat menjadi pilar penting dalam membangun kemandirian ekonomi
masyarakat Papua, khususnya di Mimika. Dengan regulasi yang jelas dan dukungan
penuh dari pemerintah daerah, UMKM OAP akan lebih terlindungi sekaligus
memiliki peluang berkembang ke tingkat yang lebih tinggi. Langkah DPRK Mimika ini sejalan
dengan komitmen memperkuat ekonomi berbasis masyarakat, di mana OAP menjadi
subjek utama pembangunan, bukan sekadar objek. Penulis: Jid Editor: GF
20 Sep 2025, 05:07 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru