logo-website
Minggu, 29 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Masyarakat Antusias Sambut Pasar Murah Yang Diselenggarakan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) dan Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) bekerjasama dengan Bulog Maluku serta Dinas Perindag Maluku menggelar kegiatan Pasar Murah.Pasar murah yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat ini berlangsung di kawasan Mangga Dua belakang Kampus PGSD, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Kamis (25/9/2025).Dalam kegiatan itu, Direktur Binmas Polda Maluku, Kombes Pol. Hujra Soumena S.I.K., M.H turut hadir melakukan pemantauan. Turut hadir personel Polsek Nusaniwe, sejumlah ketua RT dan tokoh masyarakat setempat.Kegiatan pasar murah menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Seperti beras SPHP sebanyak 10 ton, telur ayam 50 ikat (300 rak), minyak goreng minyak kita 16 karton (240 liter), gula pasir legine 3 karung (72 kg), bawang putih 50 kg, bawang merah 50 kg dan air mineral cleo botol kecil 10 karton.Pasar murah mendapat antusiasme masyarakat. Warga di kawasan tersebut berbondong-bondong datang membeli kebutuhan pokok rumah tangga.Ketua Rt. 003/01 Kelurahan Mangga Dua, Erwin H. Telussa Sp, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Maluku dan instansi terkait yang telah menyelenggarakan kegiatan pasar murah."Kami memberikan apresiasi atas kegiatan Pasar murah yang dilakukan Polda Maluku di kawasan kami," kata Erwin.Ia menilai kegiatan pasar murah yang dilaksanakan sangat membantu masyarakat. "Ini sangat bermanfaat sekali bagi warga, apalagi nanti dilaksanakan menjelang Natal," harapnya.Kegiatan ini, lanjut Erwin diharapkan bisa rutin diselenggarakan, sehingga dapat membantu masyarakat, khususnya di kawasan Mangga Dua. "Kami harapkan kedepannya bisa kembali digelar Pasar murah seperti ini di sini," pintanya.Senada, Ketua Rt. 001/02 Air Mata Cina, Asri Rahim, yang ikut hadir dan berbelanja kebutuhan pokok, juga memberikan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan program pasar murah."Kami juga berharap pasar murah bisa terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang ada di kawasan sini dan semoga dengan kegiatan ini Polda Maluku semakin jaya," ucapnya. PNO-12 25 Sep 2025, 19:28 WIT
PIA Ardhya Garini Lanud YKU Timika Panen Tomat dan Cabai Bersama Warga Papuanewsonline.com, Mimika — Senyum dan semangat warga Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Mimika Baru, terpancar pada Rabu (24/09/25) saat PIA Ardhya Garini Cabang 4/D.III Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika bersama masyarakat setempat melakukan panen tomat dan cabai. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen PIA AG Lanud YKU dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian. Panen perdana ini berlangsung di lahan milik Kelompok Tani Angkasa Mandiri Sejahtera, kelompok binaan yang selama ini mendapat pendampingan dari PIA AG dan jajaran Lanud YKU. Ketua PIA AG Cab. 4/D.III Lanud YKU, Ny. Rika A.E. Rangkuti, yang turun langsung ke kebun bersama pengurus, mengungkapkan kebanggaannya atas hasil kerja keras para petani binaan. “Kami berharap panen ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian sebagai penopang kemandirian dan kesejahteraan bersama,” ungkap Ny. Rika. Ia menambahkan, pertanian lokal harus terus didorong agar tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga Mimika. Rangkuti menyampaikan apresiasi kepada para petani yang dengan tekun merawat lahan dan memanfaatkan potensi alam setempat. Menurutnya, keberhasilan panen tomat dan cabai ini merupakan bukti bahwa masyarakat mampu mandiri jika diberi kesempatan, bimbingan, dan dukungan berkelanjutan. Turut hadir dalam kegiatan panen, Letda Tek Nasrul Al Huda (Ps. Kasikomsosdirga Lanud YKU), Serka Kasimirus Anitu (Babinpotdirga Lanud YKU), serta Staf PPL Dinas Pertanian Lapangan Mimika, Bapak Yutius. Kehadiran mereka menegaskan bahwa sinergi antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat berjalan efektif untuk membangun kampung yang produktif. “Panen ini adalah hasil nyata dari kerja bersama. Kami ingin membuktikan bahwa TNI AU melalui PIA AG bukan hanya hadir di udara, tetapi juga menyatu dengan masyarakat di darat,” ujar Letda Tek Nasrul. Bagi masyarakat Wonosari Jaya, hasil panen ini tidak hanya sebatas tomat dan cabai yang bisa dibawa pulang, melainkan juga simbol keberhasilan pembinaan yang dijalankan dengan konsistensi. Lebih dari itu, kegiatan ini mempererat hubungan kebersamaan antara PIA AG, Lanud YKU Timika, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sektor pertanian pun diharapkan terus menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan kemandirian pangan lokal, sekaligus jalan menuju kesejahteraan masyarakat Mimika. Penulis: Jidan Editor: GF   25 Sep 2025, 17:15 WIT
YPMAK Gandeng Warga Pesisir Mimika Bentuk Pokja Ekonomi Baru Papuanewsonline.com, Mimika — Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat lokal. Sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI), YPMAK resmi membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Ekonomi di wilayah pesisir Jalan SP 1, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, pada Rabu (24/9/25). Pembentukan Pokja ini merupakan bagian dari program kampung YPMAK Divisi Ekonomi yang difokuskan untuk mendukung masyarakat pesisir dalam meningkatkan kualitas hidup melalui berbagai kegiatan berbasis komunitas. Bertempat di Sekretariat Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko), masyarakat secara demokratis memilih struktur pengurus Pokja, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga anggota. “Hari ini kami pemilihan pengurus Pokja baru dan bentuk tim. Salah satu rencana program mereka adalah pembersihan lingkungan di wilayah SP 1,” ujar Kepala Divisi Ekonomi YPMAK, Oktovianus Jangkup dalam keterangannya. Oktovianus menjelaskan, pada tahun 2025 Pokja ekonomi kampung mendapat alokasi anggaran sebesar Rp250 juta, dengan rincian Rp200 juta untuk pelaksanaan program dan Rp50 juta untuk operasional pengurus. “YPMAK tetap melakukan pengawasan dan pemantauan agar program yang dijalankan sesuai sasaran, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Lurah Kamoro Jaya, Musdalifah, yang menyampaikan apresiasinya atas inisiatif YPMAK membentuk Pokja di wilayah pesisir. “Kami ucapkan terima kasih kepada YPMAK yang sudah memfasilitasi pembentukan Pokja ini. Program pembersihan lingkungan yang menjadi prioritas tentu akan sangat membantu kami di pemerintahan. Harapannya semua pihak bisa terlibat dan berkolaborasi,” ungkap Musdalifah. Pembentukan Pokja ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, bukan hanya di bidang kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan kesadaran kolektif, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan YPMAK. Kegiatan ini pun menjadi momentum bagi masyarakat pesisir Mimika untuk lebih aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah, sekaligus menjaga lingkungan sebagai aset penting bagi generasi mendatang. Penulis: Abim Editor: GF   25 Sep 2025, 16:04 WIT
Wakapolda Maluku Dampingi Wakil Menteri Kehutanan RI Dalam Kunjungannya Ke Hutumuri Papuanewsonline.com, Ambon – Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, menghadiri rangkaian kunjungan kerja Wakil Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Rohmat Marzuki, S.Hut, di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Rabu (24/9/2025) sore. Kehadiran Wakapolda dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan dukungan penuh Polri terhadap program pemerintah pusat dalam pengelolaan hutan adat dan pemberdayaan masyarakat.Prosesi penyambutan berlangsung dengan tarian adat cakalele, dan dilanjutkan di rumah adat Baileo Suluh Waming. Yaitu Pengalungan kain adat kepada Wakil Menteri Kehutanan RI, penyerahan bibit tanaman, pemasangan papan pengumuman batas wilayah hutan adat, serta penandatanganan kerja sama Universitas Pattimura dengan Balai PS. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berjalan khidmat dengan dukungan aparat keamanan.Di sela kegiatan, Wakapolda Maluku memberikan tanggapan positif atas program yang diinisiasi pemerintah pusat. Ia menegaskan pentingnya sinergitas pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian hutan di Maluku. “Polda Maluku mendukung penuh setiap program pemerintah di bidang kehutanan dan lingkungan hidup, dengan memastikan situasi keamanan tetap aman dan kondusif,” ujarnya.Sebagai penutup, Wakapolda Maluku turut menyaksikan pelepasan satwa endemik Maluku di hutan adat Hutumuri oleh Wamen bersama Gubernur Maluku. Pelepasan satwa ini menjadi simbol kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan hidup di Maluku khususnya Negeri Hutumuri.Usai kegiatan, Wakapolda Maluku mendampingi rombongan Wamen Kehutanan hingga ke Bandara Pattimura Ambon, sebelum bertolak kembali ke Jakarta.Kehadiran Wakapolda Maluku dalam kegiatan ini menegaskan peran Polri sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan, mendukung pengembangan UMKM lokal, serta memastikan situasi keamanan tetap kondusif sepanjang rangkaian kunjungan kerja berlangsung. PNO-12 25 Sep 2025, 14:39 WIT
Komisi II DPRK Mimika Tinjau Langsung Sejumlah Lokasi, Dorong Optimalisasi UPT Pembibitan Babi Papuanewsonline.com, Mimika — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendorong sektor ekonomi kerakyatan. Pada Rabu (24/9/25), Komisi II melaksanakan kunjungan lapangan (Turlap) ke empat titik berbeda, sebagai tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau Hearing Tahap II yang sebelumnya digelar di Kantor DPRK Mimika. Lokasi yang menjadi fokus peninjauan meliputi Kampung Mwari (Distrik Mimika Timur), Pasar Tradisional Kampung Muare, Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Poumako, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pembibitan Ternak Babi di Kampung Naena Muktipura (SP6), Distrik Iwaka. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal, didampingi Sekretaris Komisi Adrian Andhika Thie, serta sejumlah anggota komisi lainnya. Kunjungan dimulai dari Kampung Muare, di mana Komisi II ikut serta dalam kegiatan panen bersama. Para petani memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi seputar pengadaan pupuk, bibit, serta kesulitan teknis lain yang kerap mereka hadapi. “Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Karena itu, Komisi II akan terus mendorong agar kebutuhan dasar seperti pupuk dan bibit tersedia dengan baik,” ujar Dolfin Beanal di sela diskusi. Di lokasi Pasar Tradisional Kampung Muare, rombongan mendapati bangunan pasar yang baru selesai dibangun ternyata belum bisa difungsikan akibat status tanah yang masih bermasalah. “Persoalan status tanah ini jangan dibiarkan berlarut. Kalau memang perlu ada ganti rugi, maka segera diusulkan. Komisi II akan mendorong pemerintah untuk mengambil langkah konkrit,” tegas Dolfin. Perjalanan dilanjutkan ke Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Poumako. Di lokasi ini, Komisi II meninjau langsung aktivitas nelayan serta fasilitas Cold Storage yang menjadi pusat penyimpanan hasil tangkapan ikan. Dolfin menilai, fasilitas cold storage harus dimanfaatkan maksimal untuk mendukung produktivitas nelayan lokal. “Potensi perikanan kita sangat besar. Jangan sampai fasilitas yang sudah ada terbengkalai, padahal bisa menopang perekonomian daerah,” tambahnya. Kunjungan terakhir dilakukan di UPT Pembibitan Ternak Babi Kampung Naena Muktipura (SP6). Di lokasi ini, Dolfin menaruh perhatian khusus. Menurutnya, UPT tersebut memiliki peluang besar menjadi sektor andalan baru dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). “UPT ini jangan hanya sekadar berdiri, tetapi harus dikembangkan dengan program yang berkelanjutan. Dinas Peternakan perlu mengusulkan program-program strategis agar hasil bibit babi benar-benar memberi manfaat nyata, baik bagi peternak lokal maupun daerah,” jelas Dolfin. Melalui rangkaian kunjungan ini, Komisi II DPRK Mimika ingin memastikan bahwa seluruh sektor pembangunan—mulai dari pertanian, pasar, perikanan, hingga peternakan—dapat berjalan optimal. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen DPRK Mimika untuk memperkuat ekonomi lokal berbasis masyarakat. “Semua temuan di lapangan ini akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut di tingkat pemerintah daerah. Komisi II berkomitmen memperjuangkan agar masyarakat Mimika mendapatkan manfaat langsung dari program pembangunan,” tutup Dolfin.   Penulis: Jidan   Editor: GF   25 Sep 2025, 14:10 WIT
Polres Mimika Tegaskan Pengamanan Maksimal untuk Program Senator Peduli Ketahanan Pangan Papuanewsonline.com, Mimika — Persiapan matang terus dilakukan menjelang pelaksanaan Program Senator Peduli Ketahanan Pangan, sebuah agenda nasional yang akan digelar di Kampung Naina Mukti Pura, Distrik Iwaka, Mimika pada Sabtu, 27 September 2025. Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi di Aula Hotel Cendrawasih 66, SP2 Timika, Rabu (24/9/25). Rapat yang dihadiri langsung unsur pimpinan daerah tersebut membahas detail teknis mulai dari logistik, keamanan, hingga kesiapan infrastruktur pendukung. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polres Mimika akan menurunkan 50 personel untuk memastikan keamanan acara. Personel akan disebar di berbagai titik vital, termasuk jalur kedatangan di bandara, penginapan tamu, hingga lokasi utama kegiatan. “Kami sudah menyiapkan pola pengamanan berlapis, mulai dari pengawalan tamu VVIP sejak tiba di Timika hingga acara selesai. Untuk menghindari kemacetan, kami sarankan keberangkatan tamu dilakukan bersama-sama dengan pengawalan ketat,” jelas Kapolres. Selain Polri, unsur TNI melalui Kodim 1710/Mimika juga menyatakan kesiapan penuh mendukung pengamanan. Bahkan, kendaraan taktis akan disiagakan di sekitar lokasi acara guna mengantisipasi potensi kerawanan. Sementara itu, aspek teknis juga menjadi perhatian serius. Bulog memastikan komitmennya dalam menyerap hasil panen jagung petani sebagai bentuk nyata keberlanjutan program ketahanan pangan. PLN menjamin pasokan listrik tanpa gangguan, sementara Telkom menegaskan kesiapan dukungan jaringan komunikasi agar seluruh kegiatan berjalan lancar. “Program ini bukan hanya simbol, tetapi wujud nyata kerja sama antar lembaga untuk mendukung kemandirian pangan nasional,” ungkap salah satu pejabat DPD RI dalam rapat. Kabupaten Mimika dipilih sebagai tuan rumah untuk Sub Wilayah Timur 2 yang mencakup 10 provinsi di kawasan timur Indonesia. Acara tersebut dijadwalkan dihadiri 40 anggota DPD RI, pejabat Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Mimika. Selain menjadi ajang peresmian program ketahanan pangan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mendukung amanat Presiden RI untuk menjadikan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan nasional. Rapat koordinasi ini menegaskan pentingnya kebersamaan semua unsur—pemerintah, aparat keamanan, lembaga pangan, hingga masyarakat petani. Dengan sinergi tersebut, Mimika diharapkan mampu menjadi contoh sukses pelaksanaan Program Senator Peduli Ketahanan Pangan di kawasan timur Indonesia.   Penulis: Jidan Editor: GF  25 Sep 2025, 13:32 WIT
Gangguan Internet TelkomGroup di Nabire, Botawa, dan Enarotali Lumpuhkan Akses Digital Warga Papuanewsonline, Nabire – Layanan internet TelkomGroup di tiga wilayah utama Papua, yakni Nabire, Botawa, dan Enarotali, mendadak lumpuh sejak pukul 07:55 WIT, Rabu (24/9/2025). Gangguan besar ini disebabkan oleh terputusnya Sistem Komunikasi Serat Optik (SKSO) pada ruas Tigi–Timika. Dampak gangguan langsung terasa, mulai dari akses komunikasi masyarakat, layanan perbankan, hingga aktivitas pemerintahan yang bergantung pada jaringan internet. Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mengakses media sosial, aplikasi perpesanan, bahkan layanan administrasi berbasis online. Dalam keterangan resmi, TelkomGroup menjelaskan bahwa aliran trafik internet telah dialihkan menggunakan sistem backup berbasis satelit. Namun, kapasitas satelit dinilai masih sangat terbatas sehingga kecepatan layanan menurun drastis. “Pemulihan sementara memang kami lakukan dengan backup satelit. Tetapi kapasitas ini tidak bisa sepenuhnya menggantikan jaringan serat optik,” ungkap perwakilan TelkomGroup. Saat ini, tim teknis Telkom bersama mitra PTT sedang bergerak ke lokasi titik gangguan di kilometer 83,84 dari arah Timika. Proses penyambungan serat optik tengah dipersiapkan, dengan harapan jaringan internet bisa kembali normal dalam waktu dekat. TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul. Mereka juga meminta doa dan dukungan agar proses perbaikan berjalan lancar tanpa kendala cuaca maupun faktor teknis di lapangan. “Kami berkomitmen memulihkan layanan secepat mungkin, karena kami tahu betapa vitalnya akses internet bagi aktivitas warga, pemerintah, maupun dunia usaha,” tambah pihak TelkomGroup. Menariknya, gangguan internet di wilayah Nabire bukanlah kejadian baru. Pada 19 September 2025, kota ini juga mengalami lumpuhnya jaringan internet pascagempa berkekuatan magnitudo 6,6. Kondisi tersebut sempat mengganggu komunikasi warga dan distribusi informasi kebencanaan. Masyarakat kini berharap TelkomGroup dapat menyelesaikan perbaikan lebih cepat, sekaligus memperkuat infrastruktur jaringan agar tidak mudah terganggu, mengingat Papua merupakan salah satu wilayah dengan tantangan geografis dan bencana alam yang tinggi. Penulis: Hendrik Editor: GF   25 Sep 2025, 12:49 WIT
Pj Gubernur Papua Agus Fatoni Kagum dengan Kerukunan di Kampung Traimelyan Papuanewsonline.com, Jayapura – Suasana penuh kehangatan menyambut kedatangan Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, saat berkunjung ke Kampung Traimelyan, Arso 12, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Selasa (23/09/2025). Dalam kunjungan tersebut, Fatoni tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya terhadap kerukunan umat beragama yang hidup harmonis di tengah masyarakat kampung. Kampung Traimelyan dikenal unik sekaligus istimewa karena memiliki tiga rumah ibadah—gereja, pura, dan masjid—yang berdiri berdampingan dalam satu kompleks. Pemandangan ini menjadi simbol toleransi tinggi dan bukti nyata bahwa masyarakat Papua mampu menjaga kedamaian meski hidup dalam keberagaman. “Terasa sekali toleransi masyarakatnya. Ada gereja, pura, dan masjid yang dibangun dalam satu kompleks. Ini luar biasa,” ujar Fatoni di hadapan warga. Lebih jauh, ia menekankan bahwa masyarakat di Kampung Traimelyan tidak hanya sekadar hidup berdampingan, melainkan juga aktif saling membantu, bahu-membahu, dan menjaga keharmonisan antarumat beragama. “Kondisi seperti ini patut ditiru oleh daerah lain di Papua maupun di Indonesia,” tambahnya. Bagi Fatoni, Traimelyan adalah contoh nyata Papua yang damai. Ia menyebut bahwa masyarakat kampung tersebut mampu menghadirkan wajah Papua yang sejati—yaitu masyarakat yang penuh toleransi, saling menghargai, dan rukun dalam kehidupan sehari-hari. “Kampung Traimelyan, Arso 12, salah satu contoh yang membanggakan bagi Papua. Inilah cerminan Papua yang aman, damai, dan penuh kasih,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur juga menitipkan pesan penting agar nilai toleransi ini terus dijaga, tidak hanya oleh masyarakat setempat tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ia berharap pemimpin Papua di masa depan bersama pemerintah kabupaten tetap memberi perhatian pada pembangunan sarana ibadah, pendidikan, asrama, panti asuhan, hingga fasilitas publik lain yang menunjang kesejahteraan rakyat. “Kita harus terus memberikan bantuan agar masyarakat bisa hidup lebih baik, bersekolah dengan layak, dan mewujudkan cita-citanya menuju Papua yang damai, maju, dan sejahtera,” tutup Fatoni. Kehidupan harmonis di Kampung Traimelyan sekaligus mengirim pesan kuat ke seluruh penjuru negeri bahwa Papua bukan hanya kaya akan alam dan budaya, tetapi juga menyimpan kekuatan besar berupa toleransi dan kebersamaan. Penulis: Jid Editor: GF 24 Sep 2025, 04:25 WIT
Festival UMKM Meriahkan HUT Mimika ke-29: Hadirkan Ratusan Pelaku Usaha Papuanewsonline.com, Mimika – Kabupaten Mimika bersiap merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 dengan cara berbeda dan penuh makna. Tahun ini, Festival UMKM dan Pameran Produk Lokal akan menjadi daya tarik utama perayaan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Oktober 2025, dengan menghadirkan ratusan pelaku usaha dari berbagai sektor. Acara yang digagas oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika bekerja sama dengan TIFA Creative ini tidak hanya sekadar pesta perayaan, melainkan juga menjadi wadah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, mengembangkan potensi lokal, serta memperkokoh semangat kebersamaan di bawah tagline “Mimika Rumah Kita” dan semboyan “Eme Neme Yauware”. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, menegaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong dalam memperkuat peran UMKM. “Kegiatan ini bukan sekadar pameran, melainkan ruang promosi, pengembangan, sekaligus wadah pertemuan antara pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas. Kami ingin UMKM Mimika naik kelas,” ujar Samuel saat konferensi pers di Pasar Sentral Mimika, Selasa (23/9/2025). Festival ini akan melibatkan sekitar 400 pelaku UMKM dari berbagai bidang, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, fashion, hingga industri kreatif. Tak ketinggalan, pengusaha lokal Amungme dan Kamoro serta perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UMKM turut berpartisipasi, menandai skala besar dan luasnya jangkauan acara ini. Salah satu momen istimewa yang akan mewarnai festival adalah penyerahan 500 sertifikat UNESCO kepada mama-mama Papua pengrajin noken. Noken, yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia, menjadi simbol ketahanan dan kreativitas perempuan Papua dalam menopang ekonomi keluarga. “Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghargaan internasional yang dihadirkan langsung untuk masyarakat Mimika, khususnya mama-mama Papua yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi keluarga,” tambah Samuel. Founder TIFA Creative, Alfo Smith, menyebut festival ini sebagai pesta rakyat yang benar-benar inklusif. Tidak hanya menampilkan produk UMKM, tetapi juga menghadirkan hiburan yang kaya akan nuansa seni dan budaya lokal. “Seniman Mimika akan menjadi pengisi utama, dari musik tradisional hingga seni kontemporer. Kami ingin memastikan festival ini tidak hanya memberi ruang usaha, tetapi juga ruang ekspresi budaya,” jelasnya. Pemerintah daerah berharap festival ini dapat menjadi titik balik bagi UMKM Mimika agar mampu berkembang lebih jauh, menembus pasar nasional hingga internasional, sembari tetap mengakar pada identitas budaya lokal.   Penulis: Jid Editor: GF  24 Sep 2025, 04:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT