logo-website
Kamis, 25 Jun 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis dan Pelayanan Kesehatan di Sinak Papuanewsonline.com, Puncak - Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis di wilayah penugasan.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (12/4/2026) di Kampung Ngingga Baru, tepatnya di Gereja Tabernakel, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. Dalam kegiatan ini, personel melaksanakan patroli jalan kaki, pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta berbincang santai dengan warga setempat.Kehadiran personel disambut hangat oleh masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan yang diberikan. Selain itu, interaksi langsung antara aparat dan warga juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta membangun rasa percaya di tengah masyarakat.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan terkendali. Pendekatan yang dilakukan oleh personel Satgas Damai Cartenz dinilai memberikan dampak positif, baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri di wilayah tersebut.Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli yang dikombinasikan dengan pelayanan sosial merupakan strategi utama dalam menciptakan situasi yang kondusif di Papua.“Kami tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Pendekatan humanis seperti ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan dan menjaga stabilitas wilayah,” tegas Kaops Irjen. Pol. Faizal Ramadhani. Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.“Dengan patroli dialogis dan pelayanan kesehatan, kami dapat lebih dekat dengan masyarakat serta mengetahui secara langsung kondisi di lapangan. Ini penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya Kombes. Pol. Adarma Sinaga.Melalui kegiatan ini, Satgas Damai Cartenz berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan hadir memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat. PNO-12 13 Apr 2026, 14:27 WIT
Tingkatkan Kualitas SDM, Kapolda Maluku Dorong Program “Polisi Mengajar” Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, memimpin rapat koordinasi (rakor) kesiapan pelaksanaan Program “Polisi Mengajar” sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda sekaligus menekan potensi kenakalan remaja di Maluku.Rakor yang digelar di ruang rapat Mapolda Maluku, Jumat (10/4/2026), turut dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Iman Tobroni, pejabat utama Polda Maluku, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku bersama jajaran.Kapolda Maluku menegaskan, persoalan pendidikan merupakan isu fundamental yang harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam menghadapi tantangan generasi muda saat ini.“Persoalan pendidikan adalah hal utama, khususnya bagi generasi Z. Kita melihat berbagai permasalahan seperti tindak pidana hingga konflik antar kelompok banyak melibatkan anak muda. Karena itu, peningkatan kualitas SDM harus menjadi prioritas bersama, termasuk oleh kepolisian,” kata Dadang.Menurutnya, Program “Polisi Mengajar” dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, mental, dan kesadaran hukum generasi muda.“Kita ingin membangun mindset dan mental generasi muda agar lebih baik. Dengan pendidikan yang tepat, mereka akan mampu menyelesaikan persoalan secara bijak dan sesuai hukum,” ujarnya.Ia juga menyoroti faktor pemicu konflik sosial seperti konsumsi minuman keras dan ego kelompok yang tinggi, yang dinilai dapat mempercepat eskalasi masalah di kalangan pemuda.Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Maluku dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.“Kami mengapresiasi perhatian dan komitmen Kapolda Maluku terhadap pendidikan generasi muda. Program ini merupakan langkah positif yang akan kami tindak lanjuti melalui kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya.Pihaknya berharap sinergi antara kepolisian dan sektor pendidikan dapat melahirkan generasi Maluku yang disiplin, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan.Rakor tersebut berlangsung lancar dan menghasilkan komitmen bersama untuk segera merealisasikan Program “Polisi Mengajar” di wilayah Maluku. PNO-12 13 Apr 2026, 14:07 WIT
Wakil Bupati Mimika Tegaskan ASN Mimika Harus Tuntaskan Program dan Berani Berinovasi Papuanewsonline.com, Mimika — Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyelesaikan setiap tugas dan tanggung jawab secara optimal. Hal tersebut disampaikan dalam apel pagi yang berlangsung pada Senin (13/4/2026) di Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Mimika.Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang telah direncanakan harus segera dituntaskan agar hasil kerja pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya menunjukkan kinerja maksimal sebagai bentuk pelayanan publik yang berkualitas.Selain itu, Emanuel Kemong menyampaikan bahwa berbagai program pembangunan akan terus dilanjutkan pada tahun 2027. Fokus pembangunan diarahkan mulai dari kampung hingga ke wilayah perkotaan, dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah.“Perencanaan program harus disiapkan secara matang. Kita tidak bisa hanya menyalin program lama, tetapi harus berani melakukan inovasi dan pembaruan sesuai perkembangan saat ini,” ujarnya.Ia juga mengungkapkan bahwa pembahasan terkait perencanaan tersebut sebelumnya telah dilakukan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah guna memastikan kesiapan program ke depan.Lebih lanjut, Wakil Bupati meminta seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat koordinasi. Ia menegaskan agar seluruh dokumen perencanaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti kedisiplinan pejabat, baik yang lama maupun yang baru dilantik. Pejabat lama diminta menyelesaikan seluruh kewajiban yang masih menjadi tanggung jawabnya, sementara pejabat baru diharapkan segera beradaptasi dan meningkatkan kinerja.Tak hanya itu, Wakil Bupati turut menyinggung adanya pejabat yang belum menyerahkan fasilitas dinas pasca pelantikan, seperti kendaraan. Ia meminta agar hal tersebut segera ditindaklanjuti dan diserahkan kepada pihak yang berwenang.Menutup arahannya, Emanuel Kemong mengapresiasi kehadiran dan kedisiplinan peserta apel sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan kerja dari rumah (work from home) setiap hari Jumat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati, tetap berlaku dan harus dimanfaatkan untuk bekerja secara produktif.“Disiplin dan kinerja harus terus kita jaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. Penulis: Bim Editor: GF 13 Apr 2026, 11:08 WIT
Muscab ke-6 IDI Timika 2026, Perkuat Organisasi dan Pelayanan Kesehatan Papuanewsonline.com, Mimika — Musyawarah Cabang (Muscab) ke-6 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Timika resmi digelar pada Minggu, 12 April 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Simposium Mimika Medical Update sebagai upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme tenaga medis di daerah.Sambutan Bupati Mimika yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Santi Sondang, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada IDI Cabang Timika atas terselenggaranya kegiatan tersebut.“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Dokter Indonesia Cabang Timika atas terselenggaranya Muscab ini. Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.Ia menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi serta merumuskan langkah-langkah ke depan.Menurutnya, peran dokter dan tenaga kesehatan sangat vital dalam pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan organisasi profesi seperti IDI guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan.“Saya berharap melalui Muscab ini akan lahir keputusan-keputusan yang bijaksana serta kepengurusan yang solid dan mampu membawa organisasi semakin maju,” tambahnya.Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Papua, Nickanor K.R. Wonatorey, Sp.U., dalam sambutan tertulis yang dibacakan perwakilan IDI Papua, menyampaikan bahwa Muscab merupakan momentum penting, tidak hanya dalam pergantian kepemimpinan, tetapi juga sebagai wadah evaluasi dan refleksi organisasi.Ia menyoroti berbagai tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi medis, tuntutan pelayanan berkualitas, hingga persoalan kesehatan di Papua yang membutuhkan perhatian serius.“IDI harus mampu hadir sebagai organisasi profesi yang kuat, solid, dan menjadi mitra strategis pemerintah serta masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan,” ungkapnya.Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan ucapan selamat kepada Ketua IDI Cabang Timika masa bakti 2025–2028, dr. Eni Genangalem, M.Biomed. Ia diharapkan mampu mengemban amanah dengan mengedepankan kepentingan organisasi, menjaga martabat profesi, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan layanan kesehatan di Timika.Kegiatan Muscab berlangsung dalam suasana kekeluargaan, demokratis, serta menjunjung tinggi etika profesi, dengan melibatkan berbagai unsur tenaga kesehatan dan pimpinan rumah sakit di Kabupaten Mimika. Penulis: BimEditor: GF 13 Apr 2026, 11:05 WIT
Diduga Terlibat Skandal Penggelapan Dana 2 Miliar Dr. Rosaline Irene Rumaseuw Akan Dipolisikan Papuanewsonline.com, Jayapura- Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Dr. Rosaline Irene Rumaseuw bakal dipolisikan buntut diduga terlibat skandal penipuan dan penggelapan dana 2 Miliar Rupiah.Dr.Rosaline Irene Rumaseuw yang juga cendekiawan perempuan Papua ini akan dilaporkan ke Polres Jakarta Utara lantaran melakukan penipuan dan penggelapan uang senilai 2 Miliar Rupiah miliki seorang mantan Pejabat di Kabupaten Biak Numfor."Benar, dalam waktu dekat kita akan laporkan yang bersangkutan atas dugaan penipuan dan penggelapan ke Polres Jakarta Utara," ujar Advokat Jembris Wafom melalui keterangan tertulisnya, Minggu (12/4/2026).Jembris mengaku pada tahun 2023 akhir, Dr.Rosaline Irene Rumaseuw merupakan panitia Rakernas Partai PAN tahun 2024, dimana Dr Rosaline memanfaatkan momentum tersebut untuk meminta sejumlah uang senilai Rp 2,5 Miliar untuk suksesi Rakernas, dengan janji akan memberikan rekomendasi partai amanat nasional (PAN) dalam suksesi Pilkada Biak Numfor."Uang senilai Rp 2,5 Miliar, Klien Kami serahkan kepada yang bersangkutan, namun berjalanya waktu ternyata klien kami ditipu, karena rekomendasi PAN tidak diberikan, dan uang Rp 2,5 Miliar baru dikembalikan Rp.500 Juta, sisanya yang bersangkutan tidak ada niat untuk kembalikan, bahkan saat ditemui selalu menghindar, bahkan klien kami pernah dimarahi," tegas Jembris.Jembris mengatakan Dr. Rosaline Irene Rumaseuw akan dilaporkan ke Polres Jakarta Utara atas dugaan penipuan dan penggelapan sebagaimana Pasal 492 tentang penipuan dan Pasal 486 tentang penggelapan KUHP Baru UU Nomor 1 Tahun 2023."Kami berupaya untuk diselesaikan secara kekeluargaan, namun yang bersangkutan Dr. Rosaline Irene tidak ada itikad baik, sehingga harus melalui proses hukum agar ada efek jerah," Pungkasnya.Hingga berita ini dipublikasikan Dr. Rosaline Irene Rumaseuw belum dikonfirmasi.Penulis: HendrikEdutor : GF 12 Apr 2026, 23:48 WIT
Anggaran RSUD Mimika 230 Miliar Dipersoalkan, Dugaan “Kongkalikong” Bupati dan Ketua DPRK Papuanewsonline.com, Mimika - Anggaran multiyear 230 miliar untuk pembangunan RSUD Kabupaten Mimika menuai kontroversi. Anggaran ini muncul tanpa melalui proses pembahasan APBD 2026 dan Tim Badan Anggaran Legislatif Mimika.Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Yohanes Kemong S.Ip., mempertanyakan kinerja Ketua DPRK Mimika yang diduga melakukan persetujuan tanpa prosedur yang benar. "Ada dugaan kongkalikong antara Bupati dan Ketua DPRK Mimika," Ia meminta semua pihak memperhatikan persoalan ini karena tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. "Kami akan terus mengawasi dan memperjuangkan transparansi anggaran" katanya.Dugaan kongkalikong ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan penyalahgunaan anggaran. "Kami ingin anggaran ini digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi" ujar Yohanes Kemong. dalam rilisnya yang yang beredar di grup-grup whatsapp.Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau, A.Md. T., belum memberikan komentar terkait isu ini Hinga berita ini di publikasikan Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M. menyatakan bahwa anggaran ini telah melalui proses yang benar dan akan digunakan untuk pembangunan RSUD yang berkualitas.Namun, Yohanes kemong sebagai Wakil Rakyat Provinsi Papua Tengah tetap meminta klarifikasi dan transparansi terkait anggaran ini. "Kami akan terus memantau dan memperjuangkan hak-hak masyarakat" tutup. Penulis: Hend Editor: GF 12 Apr 2026, 19:18 WIT
Dianus Omaleng Kritik Keras Pernyataan Marianus Maknaipeku Soal Dewan Adat Papua dan Freeport Papuanewsonline.com, Timika - Tokoh intelektual Amungme, Dianus Omaleng, mengkritik keras pernyataan Marianus Maknaipeku, Sekretaris LEMASKO, yang meragukan ketangguhan Dewan Adat Papua di hadapan PT Freeport Indonesia. Pernyataan ini dianggap sebagai bentuk pesimisme yang mencederai marwah kolektif masyarakat adat."Kedaulatan adat tidak bisa diukur dari kekuatan modal korporasi, melainkan pada hak ulayat yang sakral" ujar Dianus Omaleng dalam rilis pers yang diterima media papuanewsonline.com. "Sangat menyedihkan jika pemimpin adat justru memaklumi eksploitasi besar-besaran yang hasilnya dinikmati oleh berbagai negara, sedangkan pemilik sah tanah Amungme dan Kamoro hanya ditinggalkan dengan sisa limbah dan ketergantungan yang melemahkan harga diri." Tambahnya.Dianus Omaleng menekankan pentingnya integritas kepemimpinan dalam menjaga harga diri bangsa Papua. "Martabat seorang pimpinan adat diuji dari keberaniannya berdiri tegak menjaga harga diri bangsa Papua, bukan dengan mengecilkan kekuatan lembaga adat sendiri di hadapan entitas korporasi," kata Dianus dengan nada tegasSikap yang hanya memuji manfaat materi tanpa mengutuk kerusakan alam juga dikritik. "Sikap yang hanya memuji manfaat materi tanpa mengutuk kerusakan alam adalah bentuk pengabaian terhadap warisan masa depan anak cucu Amungme dan Kamoro demi kenyamanan saat ini," tambah Dianus Omaleng.Dianus Omaleng juga menyoroti kesadaran global yang ironis, di mana pemimpin adat merasa cukup dengan pemberian perusahaan, sementara dunia internasional berpesta atas kekayaan bumi yang dikuras tanpa keadilan ekonomi yang sejati bagi pemilik tanahnya. Tutup. Penulis: Hend Editor: GF 11 Apr 2026, 13:52 WIT
Direktorat Imigrasi Papua Dorong Investasi dan Keamanan Perbatasan di Boven Digoel Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Imigrasi Papua, Samuel Toba, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Boven Digoel pada Rabu (8/4/2026) untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan membahas pengelolaan perlintasan lintas batas negara serta potensi pengembangan investasi di wilayah perbatasan.Dalam pertemuan dengan Bupati Boven Digoel, Samuel Toba menyampaikan bahwa Kabupaten Boven Digoel memiliki potensi besar pada sektor investasi dan mobilitas lintas batas antarnegara. "Kami melihat potensi besar di Boven Digoel, baik dari sisi sumber daya alam maupun peluang investasi. Tidak menutup kemungkinan akan hadir investor asing di masa depan, sehingga perlu kesiapan dalam pengawasan dan perizinan orang asing" ujar Samuel Toba.Bupati Boven Digoel menyambut baik kunjungan ini dan siap memberikan dukungan untuk penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pihak Imigrasi. "Kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak Imigrasi, khususnya dalam pengelolaan mobilitas masyarakat lintas negara serta peningkatan pengawasan orang asing di wilayah perbatasan" kata Bupati.Samuel Toba juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas dan sarana pendukung di kawasan perbatasan untuk menunjang pelayanan keimigrasian dan memperkuat aspek keamanan wilayah. "Aktivitas perlintasan masyarakat berlangsung cukup tinggi melalui beberapa titik, antara lain Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun, serta pos perlintasan lainnya di Waropko dan Mindiptana" Imigrasi juga mendorong pembangunan pasar tradisional di kawasan perbatasan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. "Kehadiran pasar perbatasan diharapkan mampu menarik warga negara Papua Nugini untuk berbelanja di Indonesia, khususnya di Kabupaten Boven Digoel, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat" Kata Samuel Toba.Bupati Boven Digoel juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Boven Digoel siap memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan fasilitas pos lintas batas serta pengembangan kawasan perbatasan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. "Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara pemerintah dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan kawasan perbatasan yang aman, teratur, dan sejahtera," tutup. Penulis: Hend Editor: GF 11 Apr 2026, 13:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT