logo-website
Rabu, 08 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pemilik Akun X Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi mengumumkan penangguhan penahanan terhadap seorang mahasiswi berinisial SSS, tersangka kasus dugaan penyebaran dokumen elektronik bermuatan pelanggaran kesusilaan dan manipulasi data otentik di media sosial X. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam doorstop yang digelar pada Minggu malam (11/5)."Penangguhan penahanan ini diberikan oleh penyidik tentunya mendasari permohonan dari tersangka melalui penasihat hukumnya serta dari orang tuanya, juga berdasarkan atas itikad niat baik dari tersangka dan keluarganya untuk memohon maaf karena telah terjadi kegaduhan," ujar Trunoyudo kepada awak media.SSS sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/159/III/2025/SPKT Bareskrim Polri tertanggal 24 Maret 2025. Ia ditangkap pada 6 Mei 2025 atas dugaan pelanggaran UU ITE, kemudian mulai ditahan sejak 7 Mei 2025.Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa tiga saksi dan lima ahli, serta menyita sejumlah barang bukti yang telah dianalisis melalui forensik digital. Berdasarkan hasil tersebut, penyidik menyimpulkan bahwa alat bukti telah dianggap cukup untuk menetapkan tersangka dan memproses hukum lebih lanjut.Namun demikian, penyidik memutuskan memberikan penangguhan penahanan atas dasar pendekatan kemanusiaan. Brigjen Trunoyudo menyebut bahwa hal ini juga mempertimbangkan masa depan akademik SSS."Penangguhan penahanan ini juga diberikan tentu mendasari pada aspek atau pendekatan kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk melanjutkan perkuliahannya," ungkapnya.Selain itu, SSS melalui kuasa hukum dan keluarganya juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Indonesia Ke-7 Joko Widodo, serta pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) yang turut terseret dalam kegaduhan publik akibat unggahan di media sosial tersebut. PNO-12 12 Mei 2025, 19:02 WIT
Polda Jateng Jaring 134 Pelaku Aksi Tawuran Papuanewsonline.com, Semarang - Polda Jawa Tengah (Jateng) menggelar operasi pemberantasan aksi premanisme secara serentak di seluruh wilayah kabupaten/kota. Sebanyak 134 pelaku aksi tawuran pun diamankan pihak kepolisian. Hal ini disampaikan Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo melalui Karo Ops Kombes Pol Basya Radyananda. Operasi pemberantasan aksi premanisme itu digelar serentak di 35 jajaran Polres dan Polda Jateng, Sabtu (10/5/2025)."Dalam kegiatan tersebut, telah diamankan pelaku balap liar sebanyak 134 orang serta pelaku aksi tawuran," ujar Karo Ops, Minggu (11/5/2025).Selain itu, dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan berbagai pelanggaran lain yang meresahkan masyarakat."Tidak hanya itu, Polda Jateng juga mengamankan 131 juru parkir liar, pelaku pungli 11 orang serta 59 pengamen dan anak punk," imbuhnya.Kemudian, 18 orang yang kedapatan mabuk di tempat umum serta 6 penjual minuman keras ilegal juga turut diamankan dalam operasi tersebut.Karo Ops menjelaskan, operasi serentak itu dihelat guna menjaga situasi keamanan dan kenyamanan di wilayah Jateng. Kegiatan pemberantasan itu juga instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme."Selain menjaga keamanan dan kenyamanan, operasi ini untuk menciptakan kondusifitas dunia usaha dan investasi," jelasnya."Kami berharap masyarakat juga andil dalam pemberantasan aksi premanisme ini. Laporkan ke Kepolisian terdekat atau ke Bhabinkamtibmas jika melihat atau mengetahui adanya aksi premanisme yang meresahkan sehingga segera ditindaklanjuti oleh petugas," sambungnya. PNO-12 12 Mei 2025, 18:41 WIT
Satgas Yonif 641/Bru Laksanakan Ibadah Bersama di Gereja GKI Distrik Bolakme Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Minggu damai dan berkah, Satgas Yonif 641/Bru Pos Bolakme melaksanakan kegiatan ibadah Minggu bersama masyarakat dengan penuh suka cita di gereja GKI Jemaat Damai di kampung Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, (11/05/2025).Ibadah bersama dengan warga masyarakat ini rutin dilaksanakan setiap minggu di gereja yang berada di Distrik Bolakme, kali ini Satgas Yonif 641/Bru melaksanakan ibadah bersama dan dilanjutkan silahturahmi dengan jemaat GKI di distrik Bolakme.Seperti dijelaskan Danpos Bolakme Lettu Inf Jhon Arthur Hamonangan Sinaga bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk toleransi antar umat beragama dan juga untuk mempererat hubungan baik dengan masyarakat."Kami laksanakan ibadah bersama dilanjutkan dengan silahturahmi kepada masyarakat yang datang, hal ini dilaksanakan sebagai bentuk toleransi antar umat beragama serta dapat menciptakan komunikasi humanis dengan lapisan masyarakat, khususnya di wilayah distrik Bolakme," Tambah Danpos."Dengan momen seperti ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dan terwujudnya suasana yang kondusif di wilayah distrik Bolakme ," tambahnya lagi.Bapak Nas Tabuni (51 th) selaku Gembala Gereja menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonif 641/Bru atas perhatiannya terhadap masyarakat Distrik Bolakme ."Kami dari Gereja GKI Damai distrik Bolakme merasa terharu walaupun kita berbeda rambut dan kulit tetapi kita punya darah dan hati tetap satu dan kami sangat senang kehadiran Bapak TNI setiap hari Minggu selalu menginjakan kaki di gereja GKI untuk beribadah dan silahturahmi dengan kami disini, terima kasih, Tuhan Memberkati," ungkapnya. PNO-12 12 Mei 2025, 18:10 WIT
Ini Sosok Tiga Pasangan Putra Putri Finalis Duta Pajak Daerah di Kabupaten Mimika Papuanewsonline.com, Timika- Tiga pasangan putra dan Putri asal tiga SMA di Mimika akan memperebutkan duta pajak Daerah Kabupaten Mimika Tahun 2025, 9 Mei mendatang.Para finalis ini berhak masuk babak final duta pajak daerah Kabupaten Mimika Tahun 2025,  setelah melewati babak semi final pada tanggal 5 Mei kemarin.Ketiga pasangan finalis ini diantaranya, Dirk JuniorJonthan Koibur dengan  Siti R A Rumbiak perwakilan dari SMA Negeri 1 dengan total nilai 57,46, dan Efraim Agustino W Zoanillo dengan Gracia Syalomita Rante Allo perwakilan dari SMAS YPPK Tiga Raja Timika dengan total nilai 56,13, serta Viantro Gibeone V Wamafma dan Nadine Pricillia Kalalembang mewakili SMA Kristen Shinging Stars dengan total nilai 55,03.Ketua Panitia pelaksana seleksi pemilihan duta pajak Daerah Tahun 2025, Darius Sabon membenarkan ketiga pasangan tersebut berhak melaju ke final yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Mei mendatang." Benar, ini para finalis yang berhak masuk final," ucap Darius di Timika, Minggu (11/5).Kata Darius, Penilaian dari hasil lomba tersebut  berdasarkan hasil keputusan dewan juri yang terdiri dari akademisi STIE Jambatan Bulan 3 Orang, praktisi pajak 3 Orang dan Entertaiment 3 Orang." Kami berharap Tiga besar finalis  ini, mempersiapkan diri secara baik untuk bersaing mengikuti ajang babak Final yang akan diselenggarakan pada tanggal 19 Mei mendatang di halaman kantor Bapenda Mimika," harap Darius.Kata Darius, Pasangan peserta yang juara satu akan dikontrak oleh Bapenda selama setahun untuk mempromosikan pajak daerah kepada masyarakat di Kabupaten Mimika.Dikatakanya, dalam ajang bergengsi ini, panitia pelaksana menyediahkan hadia  uang tunai bagi peserta juara 1 senilai Rp30.000.000, Juara 2 sebesaar Rp25.000.000, dan Juara 3 sebesar Rp20.000.000.(red) 11 Mei 2025, 23:53 WIT
Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 Gelar Kegiatan Humanis di Entrop, Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura — Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 menggelar kegiatan humanis bersama masyarakat di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, pada Sabtu (10/5).Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Syahrir Mahyuddin dengan diisi berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung, termasuk anak-anak. Beragam permainan, momen berbagi keceriaan, hingga dialog santai antara warga dan personel mewarnai suasana yang akrab dan penuh kebersamaan.Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pendekatan persuasif untuk menciptakan keamanan yang berkelanjutan di Tanah Papua."Kami percaya bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui tindakan represif, tetapi juga lewat pendekatan yang menyentuh hati masyarakat. Kehadiran kami di tengah-tengah warga, khususnya anak-anak, adalah bagian dari komitmen untuk membangun Papua yang damai dan harmonis," ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Salah satu warga Entrop, Yahya Numberi, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengaku senang dengan kehadiran aparat kepolisian di lingkungan mereka.“Anak-anak sangat senang, apalagi diajak bermain dan diberi perhatian. Kami merasa lebih dekat dengan polisi,” ungkapnya.Selain itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik yang humanis dan berorientasi pada pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.“Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra. Pendekatan seperti ini penting untuk menjaga stabilitas serta meningkatkan rasa saling percaya,” tuturnya.Kehadiran Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2025 dalam kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga dan dinilai mampu menghadirkan rasa aman serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat setempat. PNO-12 11 Mei 2025, 18:09 WIT
Operasi Pekat Krakatau 2025, Polda Lampung dan Jajaran Berhasil Ungkap 100 Kasus Papuanewsonline.com, Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama seluruh jajaran berhasil mengungkap ratusan kasus selama pelaksanaan Operasi Pekat Krakatau 2025 yang berlangsung selama sepekan, mulai dari 1 hingga 8 Mei 2025. Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat), seperti premanisme, perjudian, prostitusi, peredaran miras ilegal, narkoba, serta kejahatan jalanan.Dari hasil rekapitulasi yang dihimpun Posko Operasi Pekat Krakatau 2025, tercatat sebanyak 224 target operasi (TO) dan non TO telah ditindak oleh Polda Lampung dan 15 Polres/Polresta jajaran. Dari jumlah tersebut, 81 pengungkapan masuk dalam kategori TO dan 85 pengungkapan non TO, sehingga total pengungkapan mencapai 166 kasus. Selain itu, dari sisi tempat kejadian perkara, berhasil diungkap 84 TO dan 74 non TO.Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras jajaran kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat. Ia mengatakan bahwa Operasi Pekat ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman menjelang Hari Raya Iduladha dan agenda nasional lainnya.“Target kami sekitar 200 kasus, dan hingga minggu pertama ini sudah berhasil kami ungkap lebih dari 100 kasus. Ini menunjukkan komitmen Polda Lampung dan seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Helmy Santika, Jumat (9/5/2025).Ia menambahkan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara berkala, khususnya menjelang momen-momen strategis nasional seperti pemilu, hari besar keagamaan, dan libur panjang.“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Lampung merasa aman dan terhindar dari gangguan kriminalitas. Oleh karena itu, kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menciptakan situasi yang kondusif,” lanjutnya.Beberapa Polres yang menonjol dalam capaian ungkap kasus antara lain Polres Tulang Bawang dengan persentase keberhasilan 93,8 persen, serta Polres Pesisir Barat yang mencapai 100 persen pengungkapan untuk seluruh target. Sementara itu, Polda Lampung (Ditreskrimum) mengungkap 2 dari 16 TO (12,5%) dan 2 non TO.Dengan hasil ini, Polri berharap angka kriminalitas dan penyakit masyarakat dapat terus ditekan dan masyarakat semakin percaya terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian. PNO-12 11 Mei 2025, 13:28 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT