logo-website
Senin, 06 Apr 2026,  WIT

Isu Perselingkuhan ASN Timika Mencuat, Bupati Johannes Rettob Peringatkan Sanksi Tegas

Isu perselingkuhan yang melibatkan kalangan Aparatur Sipil Negara tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial dan masyarakat luas

Papuanewsonline.com - 06 Apr 2026, 10:48 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Ilustrasi.

Papuanewsonline.com, Timika – Isu perselingkuhan yang melibatkan kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial dan masyarakat luas. Menanggapi hal tersebut, Bupati Mimika, Johannes Rettob, memberikan peringatan keras kepada seluruh pegawai di lingkungan pemerintah daerahnya. Ia meminta para abdi negara untuk senantiasa menjaga martabat dan etika profesi sebagai pelayan masyarakat.


"Kita saat ini melihat banyak berita yang beredar di mana-mana, secara khusus di Timika, mengenai kasus-kasus perselingkuhan di antara Pegawai Negeri," ujarnya. (05/4/2026)

Bupati menegaskan bahwa pihaknya terus memantau berbagai pemberitaan dan rumor yang beredar di tengah masyarakat, dan tidak akan tinggal diam jika isu tersebut terbukti kebenarannya.

Johannes Rettob menekankan bahwa setiap pelanggaran disiplin, termasuk masalah moral dan perselingkuhan, akan ditindaklanjuti secara tegas sesuai dengan regulasi yang berlaku bagi ASN.

"Apabila kita tahu dan terbukti, kita akan lakukan sanksi sesuai dengan aturan ASN. Itu saja," tegasnya dengan tegas.

Peringatan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah sangat serius dalam menjaga integritas dan citra birokrasi di mata publik.

Meski telah mendengar berbagai informasi tersebut, Bupati mengaku saat ini masih mendalami dan mencari tahu kebenaran dari laporan-laporan yang beredar.

"Saya belum tahu pasti (identitasnya). Kalau saya tahu, saya akan bertindak," pungkasnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan verifikasi data untuk memastikan fakta di balik isu yang berkembang sebelum mengambil langkah hukum dan administrasi lebih lanjut.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE