Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Menko Zulhas Ungkap Peran Penting Kapolri Dalam Wujudkan Swasembada Pangan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkap peran penting Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam mewujudkan program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. Hal itu disampaikan Zulhas saat menghadiri acara pembukaan Muktamar PUI ke-15 di Convention Hall Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2025). Kapolri turut hadir dalam kegiatan tersebut. Awalnya, Zulhas sapaan akrabnya menyinggung soal peran Polri dalam mewujudkan swasembada pangan terkait program penanaman jagung se-Indonesia. Hal itu dilakukan sebagai komitmen menciptakan ketahanan pangan secara cepat dan maksimal. "Kita gerakkan semua agar swasembada. Pak Kapolri terima kasih banyak, antara lain dukungan penting Pak Kapolri menanam jagung. Kalau Kapolri dukung enak bu, jadi cepat kita punya produksi," kata Zulhas. Zulhas kemudian menyinggung ketika dirinya menjadi Mendag. Kala itu, harga gabah sebesar Rp 4.450. Harga tersebut tidak bisa naik lantaran aturan Perpres, Bulog hanya bisa memilih gabah dengan harga tertinggi yakni Rp 4.450. "Karena itu petani yang jadi korban harga murah terus yang untung tengkulak. Saya jadi Mendag baru dua minggu saya bilang ini tak berubah banyak nasib petani. Kata paling tinggi ganti paling rendah. Bulog beli gabah paling tinggi diganti paling rendah, dari situ hari ini gabah sudah Rp 6.500," ujar Zulhas. Dengan harga yang naik hampir 50 persen itu, Zulhas mengaku masih memiliki tantangan terbaru. Disitulah, ia kembali mengungkap peranan penting dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. "Tetapi tak mudah, pabrik dan tengkulak beredar dinana-mana akhirnya petani dapatnya 5 ribu terpaksa kita undang Kapolri. Kapolri ini banyak amal salehnya sebetulnya. Saya terima kasih betul, saya tidak puji, fakta dan kenyataan. Jadi setiap rapat apa urusannya harga sama Kapolri, tapi setiap rapat Pak Kapolri harus hadir. Kita atur jadwal, hadir Kapolri," ucap Zulhas."Apa pentingnya? Kalau Kapolri berdiri kita tinggal ngomong dan panggil wartawan banyak, eh pabrik-pabrik padi awas ya kalau petani tidak dibeli harga Rp 6.500, hati-hati ini ada Kapolri samping saya. Begitu aja bu rata-rata sekarang sudah hampir semua pabrik beli Rp 6.500," tambah Zulhas menegaskan. Di sisi lain, Zulhas juga mengapresiasi Kapolri yang selalu membantu dan berperan aktif dalam setiap kegiatan Ormas Islam, Mahasiswa maupun pemuda. "Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beliau ini banyak sekali membantu dan memperhatikan Ormas Islam. Saya kadang-kadang malu hampir semua agenda acara Ormas Islam, Mahasiswa, pemuda, Kapolri hadir kita banyak absennya. Tapi Beliau hadir terus, pak Kapolri terima kasih. Mau HMI, Ansor, PMII dan PP Muhammadiyah, beliau datang semua. Luar biasa," tutup Zulhas. PNO-12
14 Mei 2025, 17:33 WIT
Peduli Kesehatan, Pos Inbate Laksanakan Kunjungan Medis Ke Rumah Warga
Papuanewsonline.com, Inbate - Wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat dari Yonarhanud 15/DBY kembali melaksanakan pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga.Pada Senin, 12 Mei 2025, personel Pos Inbate yang dilakukan oleh Kopda M. Imam Jufri selaku Tenaga Kesehatan Pos, bersama rekan-rekannya melakukan pemeriksaan kesehatan di kediaman Bapak Ilyas Metan di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program layanan kesehatan keliling yang secara rutin dilaksanakan oleh Pos Inbate guna membantu warga yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan ringan.“Kami senang bisa membantu warga seperti Bapak Ilyas dan Mama Yosefina. Ini adalah bentuk pengabdian kami, tidak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga hadir untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Kopda Imam Jufri.Bapak Ilyas Metan menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dari Satgas. “Kami sangat senang dengan kehadiran tim kesehatan dari Pos Inbate. Penyakit saya yang sudah lama diderita kini mulai membaik,” ungkapnya haru.Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran Satgas Pamtas RI–RDTL tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat di wilayah perbatasan. PNO-12
13 Mei 2025, 18:32 WIT
Kapolda Bersama Forkopimda Tinjau RSUD Maren Tual
Papuanewsonline.com, Tual - Kapolda Maluku Irjen. Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, bersama Gubernur Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku mengunjungi RSUD Maren di Kota Tual, Senin (12/5/2025). Peninjauan RSUD Maren merupakan bagian dari komitmen Forkopimda Maluku dalam peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan.Selain Forkopimda Maluku, juga hadir Walikota Tual, Kapolres, Dandim dan jajaran Forkopimda Kota Tual beserta pejabat TNI-Polri dan Pemda lainnya.Dalam kunjungan tersebut, Direktur RSUD Maren memaparkan secara rinci kondisi fasilitas kesehatan yang tersedia, serta proyeksi pengembangan melalui dua program unggulan yang disebut sebagai Program Gasil Terbaik Cepat dan Program Terbauk Cepat. Kedua program ini diorientasikan untuk mempercepat pemerataan akses layanan kesehatan yang berkualitas, terutama di kawasan kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.Kapolda Maluku pada kesempatan tersebut juga menegaskan pentingnya dukungan lintas sektoral terhadap pembangunan sektor kesehatan. Irjen Eddy menilai kehadiran Forkopimda dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa isu layanan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu sektor, tetapi merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat."Kesehatan adalah pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan tangguh. Kita harus pastikan bahwa rumah sakit daerah seperti RSUD Maren ini terus mendapatkan perhatian, penguatan kapasitas, dan dukungan anggaran yang tepat,” kata Irjen Eddy Sumitro Tambunan.Kapolda juga memberikan apresiasi atas dedikasi para tenaga medis yang terus berjuang dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama di tengah keterbatasan sumber daya. Orang nomor 1 Polda Maluku ini pun menegaskan, Polri siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan mendukung keberlangsungan layanan publik, termasuk fasilitas kesehatan."Semoga momen ini dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat serta memperkuat sinergi antar instansi dalam mendorong pembangunan daerah berbasis kesejahteraan rakyat," pungkasnya. PNO-12
13 Mei 2025, 18:19 WIT
Kapolda Maluku Apresiasi Launching 100 Hari Kerja Pemkot Tual
Papuanewsonline.com, Tual - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si memberikan apresiasi atas sejumlah kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kota Tual sebagai komitmen mempercepat pembangunan dan penguatan kapasitas masyarakat.Bertempat di Pantai Kiom, Kecamatan Dullah Selatan, Senin (12/5/2025), Walikota dan Wakil Walikota Tual resmi meluncurkan 100 Hari Kerja, membuka Sosialisasi Sekolah Rakyat, serta melakukan Groundbreaking Penataan Pemukiman Waerhir, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Nasional 3 Juta Rumah Presiden Prabowo.Selain Kapolda Maluku, kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, dan jajaran Forkopimda Maluku dan Kota Tual lainnya."Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan oleh Pemkot Tual," kata Kapolda Maluku di sela-sela kegiatan.Kapolda menyatakan dukungannya terhadap pendekatan pembangunan inklusif dan berbasis masyarakat yang dilakukan Pemerintah Kota Tual. “Ini adalah lompatan positif dalam pembangunan daerah," ujarnya. Menurut Kapolda, pelibatan masyarakat secara aktif melalui program Sekolah Rakyat dan sinergi dengan program nasional seperti 3 Juta Rumah menunjukkan Tual tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga pemerataan dan keberlanjutan.Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengaku akan terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam setiap proses pembangunan. “Polri bersama TNI dan pemerintah daerah siap mengawal semua tahapan pembangunan agar berjalan aman, lancar, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuhnya.Untuk diketahui pada acara tersebut, Kapolda, Gubernur, Pangdam dan jajaran Forkopimda juga meninjau tempat kegiatan dan peletakan batu pertama pembangunan pemukiman Waerhir. PNO-12
13 Mei 2025, 18:09 WIT
Kapolda dan Forkopimda Maluku Kunjungan Kerja ke Maluku Tenggara dan Tual
Papuanewsonline.com, Tual - Kapolda Maluku Irjen. Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, Senin (12/5/2025). Rombongan yang terdiri dari Kapolda, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Ketua DPRD Maluku, Wakajati, Kabinda dan lainnya, berangkat menggunakan pesawat Lion Air Boing 737-8GP NP-JT 880. Mereka tiba di Bandar Udara Karel Satsuitubun Langgur, Maluku Tenggara pada pukul 11.00 WIT.Kedatangan rombongan disambut secara adat oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat beserta Forkopimda setempat. Penyambutan ditandai dengan pengalungan syal dan pemberian buket bunga sebagai bentuk penghormatan adat kepada tamu kehormatan.Setelah acara penyambutan, Kapolda Maluku bersama rombongan menghadiri sejumlah agenda strategis, meliputi Pentas Budaya dan Pembinaan Kamtibmas untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat. Rombongan juga menghadiri kegiatan launching 100 hari kerja Walikota Tual sebagai bentuk transparansi dan komitmen awal kepemimpinan daerah.Selain itu, agenda kunjungan juga mencakup kegiatan groundbreaking penataan kawasan pemukiman Waerhir dan peninjauan langsung kondisi RSUD Maren di Kota Tual sebagai bagian dari perhatian Forkopimda terhadap sektor kesehatan dan infrastruktur pelayanan publik.Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan menyampaikan apresiasinya atas berbagai agenda kerja yang dilaksanakan oleh Pemda Kota Tual."Kami menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sejumlah program kerja oleh Pemerintah Daerah. Polda Maluku dan jajaran tentunya akan mendukung setiap program yang dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat," kata Kapolda.Kapolda berharap, program-program kerja yang dilaksanakan Pemerintah Daerah juga dapat meningkatkan situasi kamtibmas yang kondusif, baik di kabupaten Maluku Tenggara maupun kota Tual."Semoga masyarakat di Maluku Tenggara dan kota Tual selalu hidup dalam bingkai kekeluargaan yang kuat yang telah diwariskan para leluhur sejak dulu dengan falsafah ain ni ain dan falsafah hidup orang saudara lainnya," harapnya. PNO-12
13 Mei 2025, 17:57 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Pentas Budaya Maluku Tenggara
Papuanewsonline.com, Malra - Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara terus membangun harmoni sosial, memperkuat ketahanan nasional di wilayah kepulauan melalui pendekatan budaya dan dialog kebangsaan.Salah satu manifestasi nyata dari upaya itu terlihat dalam kegiatan bertajuk Pentas Budaya Pembinaan Kamtibmas dan Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Maluku Tenggara Bermartabat.Kegiatan yang dihadiri Kapolda Maluku, Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si bersama jajaran Forkopimda Maluku ini dilaksanakan di Landmark Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (12/5/2025). Kegiatan dibuka dengan Tarian Kipas sebagai bentuk penghormatan adat kepada para tamu, dilanjutkan sendratari bertema Larvul Ngabal, menggambarkan nilai-nilai luhur budaya Kei sebagai fondasi kehidupan masyarakat. Kapolda Maluku di sela-sela kegiatan menyampaikan penghargaan tinggi atas pelaksanaan kegiatan tersebut, inisiatif Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar seremoni budaya, melainkan langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk."Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi role model bagi daerah lain. Maluku Tenggara menunjukkan komitmennya untuk menjadi wilayah otonom yang terbuka, damai, dan progresif. Kehadiran budaya sebagai jembatan komunikasi sosial adalah kekuatan yang harus terus dijaga," tegas Irjen Eddy Sumitro Tambunan.Irjen Eddy juga menyoroti pentingnya mengikis stigma konflik yang kerap melekat pada wilayah-wilayah di Maluku Tenggara. Seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat narasi positif, persaudaraan, dan kebhinekaan. “Saya merasakan sambutan luar biasa dari masyarakat. Ini bukti bahwa Maluku Tenggara memiliki semangat rekonsiliasi dan kebangsaan yang tinggi. Kita harus tinggalkan masa lalu dan menatap masa depan dengan kolaborasi dan cinta Tanah Air,” harapnya.Kapolda berharap momentum ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan kultural yang dikombinasikan dengan nilai-nilai kebangsaan mampu menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat identitas kolektif sebagai bangsa Indonesia.Untuk diketahui, selain Kapolda Maluku, hadir dalam acara itu yakni Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Ketua DPRD Maluku, Wakajati, Kabinda Maluku, serta Forkopimda setempat maupun tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat dan pejabat lainnya. PNO-12
13 Mei 2025, 17:48 WIT
Polres Pringsewu Ungkap Kasus Premanisme, Kabid Humas Imbau Warga Aktif Melapor
Papuanewsonline.com, Lampung – Polda Lampung berhasil mengungkap kasus premanisme yang meresahkan warga di Kabupaten Pringsewu.Pengungkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat Krakatau 2025 yang digelar untuk memberantas penyakit masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha.Menurut Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, kasus ini bermula dari video viral di media sosial Facebook yang memperlihatkan sekelompok pemuda mengacungkan senjata tajam dengan narasi “Gangster BOM21 – from bambuseribu with love.”Video tersebut menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya warga Pekon Gumuk Rajin, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.“Tim Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Pringsewu langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat," kata dia, Minggu (11/5/2025)."Hasil penyelidikan mengarah pada keberadaan kelompok tersebut yang kerap menebar teror menggunakan senjata tajam,” tambahnya.Dari hasil operasi, polisi mengamankan dua orang berinisial RA (18), warga Kelurahan Bumi Ratu, Kecamatan Pagelaran dan WM (19) warga Kecamatan Pringsewu.Kedua pelaku diketahui sebagai anggota geng yang muncul dalam video viral tersebut. Dari tangan tersangka, polisi menyita sebilah celurit bergagang kayu sepanjang 120 cm yang diduga digunakan dalam aktivitas premanisme mereka.“Penangkapan ini merupakan bukti keseriusan Polda Lampung dalam menindak tegas segala bentuk aksi premanisme dan kekerasan jalanan. Operasi Pekat akan terus berlanjut sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Yuni.Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau aksi premanisme di lingkungan mereka.“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan. Jika menemukan aksi premanisme, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui kanal resmi kepolisian,” tutup Kabid Humas. PNO-12
13 Mei 2025, 17:39 WIT
TNI Tembak Mati Komandan Teroris TPNPB OPM
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya - Salah satu tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM) bernama Nekison Enumbi berhasil dilumpuhkan Satgas gabungan TNI dalam sebuah operasi yang berlangsung di Distrik Ilamburawi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (10/5/2025).Nekison Enumbi telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Puncak Jaya dengan nomor DPO/S-34/IV/RES.1.7/2024/RESKRIM tertanggal 25 April 2024 lantaran berbagai tindakan kejahatan dan pembunuhan yang dilakukannya.Ia tercatat terlibat dalam sejumlah aksi penembakan yang menyebabkan gugurnya aparat keamanan, salah satunya insiden pada 21 Januari 2025 terhadap anggota Polsek Puncak Jaya dan penembakan terhadap seorang purnawirawan Polri pada 7 April 2025.Operasi ini merupakan hasil kerjasama Satgas TNI dengan Badan Intelijen Negara (BIN), setelah diperoleh informasi intelijen mengenai keberadaan tokoh OPM tersebut. Dansatgas Media Koops TNI Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono menjelaskan, Nekison dikenal sebagai salah satu pimpinan OPM wilayah Yambi.Selama ini menjadi buronan karena keterlibatannya dalam berbagai aksi teror bersenjata di wilayah Papua Tengah.“Keberhasilan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI untuk menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat Papua dari ancaman teror bersenjata. Operasi ini dilakukan secara terukur berdasarkan informasi akurat dari Satgas BIN,” ujar, Sabtu.Dalam operasi tersebut, Nekison atau yang dikenal dengan Bumi Walo melakukan perlawanan saat disergap.Satgas TNI pun berhasil melumpuhkannya. Bumi Walo pun tewas di tempat.Dari lokasi kejadian, Satgas TNI mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan. Barang bukti itu, kata Iwan, tiga butir amunisi kaliber 9 mm, satu selongsong peluru kaliber 5,56 mm, dua buah kapak, enam buah parang, serta dua unit alat komunikasi HT. Kemudian, Satgas TNI juga menemukan tiga buah sarung pistol, dua unit handphone GSM, satu unit handphone Android, empat buah busur panah, dan 90 buah anak panah.Catatan Pembunuhan yang Dilakukan Bumi Walo Tidak hanya menyerang aparat, Bumi Walo juga diketahui melakukan kekerasan terhadap warga sipil, seperti penembakan terhadap tukang ojek pada tahun 2024 yang menyebabkan korban meninggal dunia. Nekison pernah menembaki kendaraan truk yang sedang melintas di jalur utama Distrik Tingginambut, yang menjadi penghubung vital antara Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Jayawijaya.Menurut Iwan, OPM secara umum dikenal tidak hanya menargetkan aparat keamanan, tetapi juga aktif meneror masyarakat sipil yang ditemuinya. Serangkaian aksi brutal yang mereka lakukan meliputi pembakaran sekolah di Distrik Beoga, pembunuhan terhadap guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk, serta pembantaian terhadap 11 warga sipil yang mendulang emas di aliran Sungai Silet, Kabupaten Yahukimo.Aksi Nekison tidak berhenti disitu karena dalam catatannya pernah melakukan kekerasan fisik kepada masyarakat sipil.KELOMPOK PEMBERONTAK OPM memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan BERITA HOAX dan PROPAGANDA dengan beberapa akun seperti ORGANISASI PAPUA MERDEKA “OPM-TPNPB”, Tpnpb News, Paradise Broadcasting, Papua Merdeka Channel, dan Manuskrip Papua. Upaya itu dinilai oleh Iwan berpotensi menciptakan opini publik negatif yang dapat mengganggu stabilitas dan memperlambat pembangunan di Papua Tengah.“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. TNI bersama aparat lainnya akan terus hadir menjaga keamanan dan melindungi seluruh warga,” imbuh Iwan. PNO-12
13 Mei 2025, 17:28 WIT
Komisi III DPR Apresiasi Polri Atas Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rano Alfath, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menangguhkan penahanan mahasiswi ITB berinisial SSS. Mahasiswi tersebut sebelumnya ditahan terkait unggahan meme yang memuat gambar Presiden Prabowo Subianto dan Presiden RI ke-7, Joko Widodo.Menurut Rano, keputusan Kapolri mencerminkan kepemimpinan yang mengedepankan kemanusiaan dan rasa keadilan."Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Kapolri atas keputusan yang sangat bijak dan penuh empati. Penangguhan penahanan ini mempertimbangkan permohonan resmi dari keluarga dan jaminan dari Ketua Komisi III. Ini adalah bukti nyata bahwa Kapolri memimpin dengan mengutamakan rasa keadilan dan nilai-nilai kemanusiaan," ujar Rano, Senin (12/5/2025).Rano menambahkan bahwa keputusan tersebut bukan hanya soal prosedur hukum, melainkan bentuk kepedulian dan keberanian mengambil langkah manusiawi di tengah tekanan opini publik."Saya mengenal betul karakter Kapolri. Beliau tidak hanya profesional dan tegas, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian moral dalam mengambil keputusan yang bijak," lanjutnya.Ia juga menilai bahwa Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit semakin bergerak ke arah yang modern dan humanis.Rano menegaskan bahwa penangguhan penahanan ini tidak berarti mengabaikan proses hukum. Justru, ini menjadi contoh penerapan pendekatan keadilan restoratif dalam penegakan hukum di Indonesia."Penegakan hukum tak melulu soal hitam dan putih. Edukasi dan pembinaan perlu dikedepankan, terutama bagi anak muda yang mungkin belum menyadari bahwa aktivitas mereka di ruang digital bisa berdampak hukum," katanya."Keputusan ini bisa menjadi preseden dalam penegakan hukum ke depan, bahwa hukum juga harus mempertimbangkan konteks sosial dan masa depan individu yang terlibat," lanjutnya.Sebelumnya, Bareskrim Polri mengumumkan bahwa penahanan terhadap SSS ditangguhkan. Penangguhan ini diberikan agar yang bersangkutan dapat melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung (ITB)."Penangguhan penahanan diberikan dengan dasar pendekatan kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk melanjutkan perkuliahan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (11/5/2025).Permohonan penangguhan diajukan oleh kuasa hukum serta orang tua SSS. SSS juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Prabowo, Jokowi, dan pihak kampus. PNO-12
12 Mei 2025, 19:13 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru