logo-website
Selasa, 30 Jun 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Gelar Aksi Damai, Komunitas Ojol Bagikan Ribuan Mawar Untuk Anggota Polri dan TNI Papuanewsonline.com, Jakarta – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi damai dengan membagikan 2 ribu bunga mawar kepada Anggota Polri dan TNI di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/9) siang. Aksi ini dilakukan sebagai simbol perdamaian sekaligus upaya meredam potensi kerusuhan dan aksi anarkistis.Para ojol mulai memadati kawasan IRTI Monas sejak pukul 13.50 WIB. Petugas gabungan TNI-Polri terlihat berjaga di sekitar area tersebut untuk mengawal jalannya aksi.Humas organisasi ojol URC Bergerak, Mpok Erna, menjelaskan bahwa bunga yang dibagikan terdiri dari mawar putih dan mawar pink. Menurutnya, kedua warna tersebut memiliki makna khusus bagi para ojol.“Simbolnya, ada mawar putih dan mawar pink. Menyatakan bahwa mawar putih kita itu adalah orang-orang yang tidak mau terprovokasi. Kita ini suci. Terus, bukan suci dalam hal konotasi negatif ya, tapi kita menyampaikan bahwa kita tidak mau terprovokasi oleh siapa pun,” ujar Erna.“Sementara mawar pink menyatakan kita adalah orang-orang yang cinta damai. Ojol-ojol yang cinta damai, yang memang menggantungkan hidup, mencari nafkah di jalan raya,” tambahnya.Untuk mencegah adanya penyusup atau provokator, pihak panitia melakukan pendataan ketat terhadap peserta aksi. Hanya pengemudi yang terdaftar resmi di aplikasi ojol yang diizinkan ikut.“Kalau untuk kami, driver online, yang minimalisir provokator, kalau dalam suasana seperti ini ya kami mengecek dari akun-akunnya. Jadi, nanti yang ikut berjalan dengan kami adalah orang-orang yang memang sudah kami lihat. Sudah kami regis seperti itu,” jelas Erna.Aksi damai ini berlangsung mulai pukul 14.30 WIB. Para ojol akan berjalan kaki mengelilingi kawasan IRTI Monas, Balai Kota, hingga Pintu Barat Monas.Kapolsek Metro Gambir, Kompol Rezeki Revi Respati mengapresiasi aksi damai yang dilakukan oleh komunitas ojol, ia pun menyampaikan hal ini merupakan momentum yang baik untuk menjaga persatuan dan kesatuan."Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ojol,ini adalah momentum yang sangat positif untuk mempererat bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia, damai itu adalah harga mati" Ungkap Kompol Respati. PNO-12 03 Sep 2025, 14:43 WIT
Polda Jabar Berikan Klarifikasi Terkait Isu Polisi Masuk Kampus Papuanewsonline.com, Bandung - Polda Jawa Barat meluruskan informasi yang beredar terkait tuduhan polisi masuk dan melakukan penyisiran di dalam kampus saat kericuhan terjadi beberapa waktu lalu. Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.“Tidak ada Polisi yang masuk ke dalam kampus, tidak ada sweeping. Yang berada di pintu gerbang adalah kelompok massa, bukan mahasiswa UNISBA,” tegas Rudi Setiawan di Bandung, Selasa (2/9/2025).Ia menjelaskan, polisi hanya melintas di jalan umum dan tidak masuk ke dalam lingkungan kampus. Bahkan, dalam rekaman video yang beredar, salah satu direktur kepolisian terlihat mengingatkan jajarannya agar tidak memasuki area kampus.Polda Jabar juga telah berkomunikasi dengan pimpinan Universitas Islam Bandung (UNISBA). Menurut Rudi, pihak kampus justru meminta bantuan pengamanan karena kericuhan yang terjadi bukan sepenuhnya melibatkan mahasiswa mereka. “Kampus justru menjadi tempat yang dimanfaatkan oleh kelompok tertentu yang mempersenjatai diri dan melakukan penyerangan terhadap petugas,” ujarnya.Kapolda menambahkan, sweeping di dalam kampus dilakukan oleh keamanan internal UNISBA, bukan oleh polisi. “Mereka tidak ingin nama baik kampus tercemar, sehingga internal melakukan pengusiran terhadap kelompok pengacau tersebut,” jelasnya.Dalam patroli skala besar yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan 16 orang pada pukul 00.30 WIB. Dari jumlah tersebut, 10 orang telah teridentifikasi, terdiri dari mahasiswa, satpam, wiraswasta, hingga pengangguran.Beberapa di antaranya kedapatan terlibat kasus narkoba dan membawa senjata berbahaya. Salah satunya MN (23), mahasiswa semester 5, kedapatan membawa ganja dan hasil tes urinnya positif narkoba. Pelaku lain berinisial MF (23) terbukti memiliki percakapan terkait transaksi narkoba serta ajakan berkumpul untuk membuat kericuhan.Selain itu, polisi juga mengamankan GOP, seorang pengangguran tamatan SMA yang membawa ganja, serta AA (25) asal Bandung yang kedapatan membawa senjata soft gun dengan peluru gotri. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka.“Senjata gotri ini berbahaya, pada jarak dekat bisa mematikan. Untuk dua tersangka, sudah kami proses sesuai hukum. Sementara yang lainnya masih dalam pemeriksaan dan analisa tim,” kata Kapolda Jabar.Rudi memastikan, kericuhan tersebut bukan aksi unjuk rasa mahasiswa, melainkan tindakan kelompok tertentu yang telah merencanakan kekacauan. “Kami mohon kerja sama semua pihak, baik universitas maupun instansi terkait. Kami sudah berkoordinasi dengan Gubernur, Kajati, Pangdam dan Ketua Pengadilan agar Jawa Barat tetap aman,” tutupnya. PNO-12 03 Sep 2025, 14:33 WIT
Turun Langsung di Tengah Massa, Kapolda Pastikan Unjuk Rasa di DPRD Bengkulu Kondusif Papuanewsonline.com, Bengkulu – Aksi unjuk rasa mahasiswa se-Bengkulu bersama organisasi kepemudaan (OKP) dan komunitas ojek online (ojol) di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (2/9/2025), berlangsung aman, tertib, dan kondusif.Ribuan massa yang hadir dapat dikendalikan berkat kesiapan personel Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu yang mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan penuh kesabaran. Aparat ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memastikan keamanan sejak awal hingga akhir kegiatan.Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolda Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H., Danrem, serta anggota DPRD Provinsi Bengkulu turun langsung memantau jalannya aksi. Dalam momen yang jarang terjadi, Kapolda bahkan duduk bersama perwakilan DPRD dan massa di atas aspal depan gedung dewan untuk mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan koordinator lapangan.Situasi kebersamaan tersebut mencerminkan pola pengamanan yang mengedepankan dialog, keterbukaan, dan rasa saling menghormati.“Pengamanan bukan sekadar menjaga ketertiban, tetapi wujud tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Kapolda.Hingga aksi berakhir, suasana di sekitar Kantor DPRD Provinsi Bengkulu tetap aman, damai, dan terkendali. Polda Bengkulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban bersama. PNO-12 03 Sep 2025, 14:04 WIT
Polisi Tetapkan Tersangka Baru Dalam Kasus Pembakaran Rumah di Desa Hunuth Durian Patah Papuanewsonline.com, Ambon – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku terus melakukan proses penyelidikan terkait kasus pembakaran dan pengrusakan yang terjadi pada tanggal 19 Agustus 2025 di Desa Hunuth Durian Patah. Hingga saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Maluku telah melakukan pemeriksaan sebanyak 34 orang saksi untuk mencari dan menemukan bukti yang cukup dalam mengungkap pelaku pengrusakan dan pembakaran rumah-rumah warga Desa Hunut Durian Patah.Menurut Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., bahwa, pada tanggal 31 Agustus 2025, Ditreskrimum Polda Maluku telah melakukan pemeriksaan terhadap seorang saksi dengan inisial A.P. alias U dan berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, tim penyidik telah melakukan gelar perkara, dimana hasil gelar perkara tersebut, A.P. alias U. Telah ditetapkan sebagai tersangka.Ditambahkan pula oleh Kombes Rositah, terhadap perbuatannya, A.P. alias U, disangkakan melanggar Pasal 170 ayat (1) dan (2) KUHPidana dan/atau Pasal 406 KUHPidana dan tersangka A.P. alias U telah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Maluku sejak tanggal 1 September 2025 kemarin."Jadi dengan demikian sampai saat ini, Ditreskrimum Polda Maluku telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini, untuk 1 orang tersangka yang telah ditetapkan pada tanggal 30 Agustus 2025 berinisial IS tidak dilakukan penahanan karena tersangka masih bersatus anak dibawah umur. Kata Kombes RosiitahDitambahkan pula, bahwa seiring dengan perkembangan penyidikan, pada tanggal 31 Agustus 2025 lalu, berdasarkan hasil pengembangan kasus tersebut, Penyidik Ditreskrimum Polda Maluku telah melakukan pemanggilan pertama terhadap 7 orang saksi baru, yang diidentifikasi melalui hasil pengembangan kasus. Dan pemanggilan kedua terhadap 7 orang saksi yang telah dijadwalkan untuk pemeriksaan pertama namun ketujuh orang tersebut tidak datang untuk memenuhi panggilan pertama yang telah diberikan penyidik.Hingga hari ini tidak ada seorangpun saksi yang datang memenuhi panggilan tersebut di atas, baik pemanggilan pertama untuk 7 orang saksi maupun pemanggilan kedua untuk 7 orang saksi yang lainnya.Menyikapi hal tersebut, Kabidhumas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah, sangat menyayangkan sikap para saksi yang tidak kooperatif untuk memenuhi panggilan tersebut. Pihaknya menyampaikan bahwa, “Kami akan terus berupaya menjalankan proses hukum secara profesional dan transparan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku."Kami mengimbau kepada warga masyarakat yang telah menerima panggilan untuk kooperatif hadir dalam pemeriksaan agar proses hukum ini dapat berjalan dengan lancar. Kami juga meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan kesempatan kepada penyidik untuk melakukan tugasnya serta bersama-sama menjaga ketertiban dan mendukung penegakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tetap mengikuti dan mendukung proses penegakan hukum ini dengan baik. Sebagai masyarakat yang taat dan patuh hukum, marilah kita bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif," pinta Rositah. PNO-12 03 Sep 2025, 13:52 WIT
Temui Kajati Maluku, Kapolda: Selamat Merayakan HUT ke-80 Kejaksaan RI Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si yang didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 kepada Kejaksaan Republik Indonesia.Ucapan tersebut disampaikan langsung saat Kapolda dan Wakapolda bersama Para Pejabat Utama Polda Maluku mengunjungi Kejaksaan Tinggi Maluku pada momen peringatan hari lahir Kejaksaan RI, Selasa (2/9/2025).Kedatangan Kapolda dan rombongan disambut hangat oleh Kepala Kejati Maluku, Agoes S. P. S.H., M.H yang didampingi Para Asistennya."Kami menyampaikan selamat memperingati HUT Kejaksaan yang ke-80," ucap Kapolda dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kajati Maluku.Kedatangan Kapolda Maluku pada hari lahir Kejaksaan RI merupakan bentuk sinergitas dan soliditas antara sesama aparat penegak hukum, khususnya di Maluku.Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, menandai sinergi kelembagaan yang begitu kuat.Kapolda menegaskan pentingnya kebersamaan antar-institusi penegak hukum, khususnya dalam menjaga keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat.Kolaborasi yang solid antara Kepolisian dan Kejaksaan akan menjadi benteng kuat dalam memberikan rasa aman, serta mengawal pembangunan di daerah agar berjalan dengan baik tanpa gangguan hukum maupun keamanan.Kunjungan Kapolda disambut dengan penuh antusias oleh Kajati Maluku bersama para asistennya. "Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolda dan Para Pejabat Utama Polda yang hadir dalam peringatan HUT Kejaksaan hari ini," ucap Kajati.Pada momen tersebut, Kajati juga memberikan potongan kue ulang tahun kepada Kapolda Maluku sebagai bentuk simbol untuk memperkuat kerjasama sama antara Polda Maluku dan Kejaksaan tinggi Maluku. PNO-12 03 Sep 2025, 13:35 WIT
Ketua DPRK Mimika Apresiasi Langkah Pemuda dan Cipayung dalam RDP Papuanewsonline.com, Mimika – Gedung DPR Kabupaten Mimika menjadi saksi dialog terbuka antara wakil rakyat dengan generasi muda pada Selasa (2/9/2025). Dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digagas oleh Aliansi Pemuda dan organisasi Cipayung, puluhan aktivis kepemudaan menyampaikan beragam aspirasi terkait pembangunan dan transparansi pemerintahan. Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, yang hadir langsung memimpin jalannya RDP, memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi para pemuda. Menurutnya, keberanian dan kepedulian generasi muda untuk bersuara menjadi modal penting dalam mewujudkan Mimika yang lebih baik. “Ini langkah luar biasa. Aspirasi yang datang dari lebih dari sepuluh organisasi kepemudaan menunjukkan bahwa anak muda Mimika peduli pada pembangunan dan masa depan daerahnya,” ujar Primus usai pertemuan. Dalam forum tersebut, pemuda menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari isu pemerataan pembangunan, transparansi anggaran, hingga audit kekayaan anggota dewan. Menurut Primus, semua aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti secara proporsional. “Yang menjadi kewenangan daerah akan kami bahas internal di DPR Kabupaten Mimika. Sementara yang menyangkut kewenangan pusat, kami siap teruskan ke DPR RI di Jakarta,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa langkah kritis dari para pemuda Mimika sejalan dengan masukan yang diterima dari daerah lain, seperti Makassar maupun Jakarta. Hal ini menunjukkan bahwa isu transparansi dan integritas menjadi perhatian serius generasi muda di berbagai wilayah. Salah satu poin penting yang mencuri perhatian adalah desakan agar dilakukan audit kekayaan terhadap anggota dewan. Menanggapi hal tersebut, Primus menegaskan keterbukaan DPRK Mimika terhadap aturan yang berlaku. “Kalau memang sesuai undang-undang perlu diaudit, silakan saja. Kami tidak menutup diri, karena ini pembahasan menyeluruh dan kami terbuka,” tegasnya. Selain menyoroti isu transparansi, Primus juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah. Ia memastikan bahwa DPR Kabupaten Mimika akan terus bekerja untuk menghadirkan kebijakan yang mendukung keamanan, perdamaian, dan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin Mimika tetap berada dalam suasana kondusif, tanpa ada hal-hal yang tidak diinginkan. Suara pemuda adalah energi bagi kami untuk terus memperbaiki diri,” katanya. RDP ini dinilai sebagai wujud nyata sinergi positif antara pemuda dan lembaga legislatif. Melalui ruang dialog terbuka seperti ini, diharapkan kebijakan yang lahir akan semakin berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi tulang punggung masa depan Mimika. “Pemuda adalah mitra penting bagi DPRK Mimika. Kritik, saran, dan aspirasi mereka akan menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi kami dalam mengemban amanah rakyat,” tutup Primus.   Penulis: Bim Editor: GF  03 Sep 2025, 02:40 WIT
Kapolri Gelar Makan Malam Bersama Pasukan TNI-Polri di Halaman Depan Gedung DPR/MPR RI Papuanewsonline.com, Jakarta – Suasana berbeda terlihat di halaman depan Gedung DPR/MPR RI, Senin malam (1/9/2025). Ratusan prajurit TNI dan Polri duduk berjejer rapi, menikmati makan malam sederhana bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Kehangatan kebersamaan itu bukan sekadar jamuan, melainkan momentum penting untuk memperkuat semangat dan motivasi para personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan di salah satu objek vital negara. Kapolri hadir bersama jajaran tinggi Polri, di antaranya Wakapolri, Dankorbrimob, Kadiv Propam, Kadiv Humas, serta Kapolda Metro Jaya. Dari unsur TNI, tampak hadir Pangkormar, Danpasmar 1, dan sejumlah perwira tinggi. Kehadiran Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad semakin menegaskan bahwa tugas pengamanan ini mendapat perhatian penuh dari pimpinan legislatif. Di hadapan 320 personel gabungan yang terdiri dari 100 prajurit TNI, 200 anggota Polri, serta 20 unsur pimpinan, Jenderal Sigit menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa pengamanan Gedung DPR/MPR RI bukanlah tugas ringan, melainkan amanah besar dalam menjaga simbol demokrasi bangsa. “Saya tahu bagaimana perjuangan rekan-rekan menghadapi berbagai permasalahan, khususnya dalam menjaga salah satu objek vital nasional. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan loyalitas yang telah ditunjukkan,” ujar Kapolri. Kapolri menegaskan bahwa Polri bersama TNI selalu berkomitmen menghormati kebebasan berpendapat masyarakat sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Menurutnya, penyampaian aspirasi adalah hak warga negara yang harus dilindungi, namun tetap harus dilakukan sesuai aturan hukum. “Jika masyarakat menyampaikan pendapat dengan tertib, maka kewajiban kita adalah mengamankan. Namun jika melanggar aturan hingga menimbulkan kerusuhan, penjarahan, atau tindakan anarkis, tentu ada langkah tegas yang harus diambil sesuai undang-undang,” tegas Jenderal Sigit. Dalam arahannya, Kapolri meminta seluruh personel untuk tetap profesional dan proporsional dalam bertindak. Ia menekankan pentingnya membedakan mana demonstrasi yang sah dan mana aksi yang ditunggangi kepentingan perusuh. “Tidak boleh ada pembiaran terhadap penyusupan. Segala tindakan anarkis yang mengganggu keamanan publik, merusak fasilitas umum, bahkan membahayakan nyawa, harus ditindak tegas,” ucapnya. Selain memberi arahan, Kapolri juga menekankan pentingnya soliditas antara TNI dan Polri. Menurutnya, kebersamaan dalam tugas pengamanan tidak hanya soal menjaga objek vital negara, tetapi juga menjaga persatuan, stabilitas, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. “Jaga selalu kebersamaan, persatuan, dan kesatuan. Pastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik, namun tetap utamakan keamanan dan ketertiban demi kepentingan bangsa,” tutup Jenderal Sigit dengan penuh semangat.(GF)  02 Sep 2025, 16:09 WIT
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Kunjungi Mako Brimob Kwitang Papuanewsonline.com, Jakarta – Suasana di Markas Komando Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta pada Senin (1/9/2025) terasa penuh semangat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir langsung untuk memberikan dukungan moril dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Korps Brimob yang selama beberapa hari terakhir berada di garda terdepan menghadapi situasi kerusuhan. Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi oleh Wakapolri Komjen Pol. Agus Andrianto, Dankorbrimob Polri Irjen Pol. Anang Revandoko, Kadiv Propam Polri, serta Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto. Kehadiran pimpinan Polri ini menjadi bentuk nyata dukungan moral sekaligus penegasan komitmen institusi terhadap personel Brimob yang terus berjaga di tengah situasi penuh tekanan. Di hadapan pasukan, Jenderal Sigit menyampaikan rasa bangga atas dedikasi Brimob yang tetap sigap mempertahankan markas meski menghadapi tantangan besar. “Saya ucapkan terima kasih. Selama empat hari terakhir, rekan-rekan tetap berdiri kokoh menjaga markas, meskipun menghadapi berbagai macam aksi rusuh. Saya bangga karena markas kebanggaan kita bisa tetap berdiri berkat perjuangan kalian,” ujar Kapolri. Kapolri menekankan bahwa keberhasilan mempertahankan markas bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal mental, disiplin, serta dedikasi yang kuat. Dalam arahannya, Jenderal Sigit mengingatkan bahwa Polri menjunjung tinggi hak menyampaikan pendapat di muka umum, sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Namun, ia menegaskan bahwa aksi kekerasan yang merusak fasilitas, menjarah, dan melukai masyarakat maupun aparat tidak bisa dianggap sebagai bentuk penyampaian aspirasi. “Yang terjadi kemarin bukan menyampaikan pendapat, karena tidak ada orasi. Mereka datang langsung menyerang, membakar, menjarah. Itu jelas tindak pidana. Kita tidak bisa membiarkan aksi seperti itu,” tegasnya. Kapolri juga memberikan instruksi jelas kepada jajaran Brimob untuk terus bersiaga penuh dalam menjaga markas. Ia menekankan bahwa penggunaan kekuatan harus tetap mengikuti aturan yang berlaku, mulai dari teguran verbal hingga penggunaan peralatan pengendalian massa secara bertahap. “Pertahankan markas kalian dengan sebaik-baiknya. Haram hukumnya markas sampai jebol. Tetapi ingat, gunakan kekuatan sesuai prosedur. Bedakan antara pengunjuk rasa yang sah dengan perusuh. Hak pengunjuk rasa tetap dijamin, namun tidak ada toleransi bagi perusuh,” tegas Kapolri. Instruksi ini bukan hanya penekanan tugas, melainkan juga bentuk motivasi agar personel Brimob tetap konsisten menjaga profesionalisme. Mengakhiri arahannya, Kapolri kembali memberikan apresiasi sekaligus menyuntikkan motivasi kepada seluruh pasukan. “Jangan ragu, tetap semangat. Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras kalian. Brigade! Salam hormat juga untuk keluarga di rumah yang terus mendukung perjuangan kalian,” tutup Jenderal Sigit dengan penuh semangat. Kunjungan Kapolri ini diharapkan dapat menambah kepercayaan diri sekaligus memperkuat soliditas Brimob dalam menjalankan tugas menjaga keamanan negara, terutama di tengah situasi rawan. (GF) 02 Sep 2025, 16:06 WIT
Soroti Isu Nasional dan Lokal, Pemuda Mimika Bersatu Ajukan Tuntutan ke DPRK Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana ruang rapat DPRK Mimika pada Selasa (2/9/2025) tampak berbeda dari biasanya. Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Kepemudaan dan Masyarakat (OKP-Ormas) Pemuda Mimika Bersatu hadir menyampaikan berbagai tuntutan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para wakil rakyat. Dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, forum itu berlangsung dalam suasana penuh ketertiban. Tidak ada teriakan ataupun aksi anarkis, melainkan diskusi terbuka yang menunjukkan kematangan sikap pemuda Mimika dalam menyuarakan aspirasi. Dalam kesempatan itu, Pemuda Mimika Bersatu menyampaikan beragam tuntutan. Salah satu yang paling disoroti adalah penolakan kenaikan gaji dan tunjangan perumahan anggota DPR RI, MPR RI, DPD RI, hingga DPR tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Menurut mereka, kebijakan tersebut tidak tepat karena hanya akan menambah beban rakyat, terutama ketika masyarakat masih berjuang menghadapi tekanan ekonomi. Selain itu, mereka juga menolak kenaikan pajak yang dinilai semakin menyulitkan masyarakat kecil. Isu keamanan dan hak asasi manusia turut mendapat perhatian besar dalam forum ini. Aliansi menuntut adanya reformasi sistem di tubuh TNI-Polri, termasuk pengusutan tuntas kasus kekerasan terhadap demonstran serta penyelesaian berbagai pelanggaran HAM di Papua. Mereka juga menolak keras segala bentuk tindakan represif aparat terhadap masyarakat Papua, serta menolak pemindahan tahanan politik keluar Papua yang dikhawatirkan dapat memicu ketidakstabilan keamanan. Tuntutan berikutnya menyangkut isu sumber daya alam. Pemuda Mimika Bersatu meminta aparat dan pemerintah daerah menindak tegas praktik BBM ilegal serta tambang emas ilegal di wilayah Mimika Barat Tengah. Mereka juga mendesak PT Freeport Indonesia dan perusahaan-perusahaan swasta lainnya untuk lebih transparan dalam mengumumkan jumlah karyawan asli Papua. Aliansi meminta agar pencaker lokal diprioritaskan dalam setiap rekrutmen tenaga kerja. Meski banyak tuntutan keras yang disampaikan, Pemuda Mimika Bersatu tetap menekankan pentingnya menjaga kedamaian. Perwakilan aliansi, Yosep Temorubun, menegaskan bahwa mereka memilih jalan dialog dengan DPRK daripada melakukan aksi turun ke jalan. “Jika di tempat lain rekan-rekan kami turun ke jalan, maka kami hari ini memilih untuk bertemu langsung dengan bapak dan ibu dewan (DPRK) dengan damai,” ujarnya. Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, menyambut baik sikap tersebut dan mengapresiasi langkah pemuda yang memilih menyampaikan aspirasi secara tertib. “Aksi damai ini menunjukkan keinginan bersama untuk menjaga keamanan dan kedamaian di Mimika,” katanya. RDP ini menegaskan bahwa aspirasi masyarakat, khususnya pemuda, dapat disampaikan dengan cara-cara demokratis tanpa kekerasan. Aksi ini juga menjadi simbol bahwa Mimika bisa menjadi contoh daerah yang mampu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.   Penulis: Jid Editor: GF 02 Sep 2025, 16:02 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT