logo-website
Kamis, 09 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Talk Show ECO Energi Education : PT Freeport Indonesia Menggagas Solusi Polusi Plastik Papuanewsonline. com, Timika - Hari kedua enviromental exhibition dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, PT Freeport Indonesia mengadakan talk show bertema "Beat Plastic Pollution" pada tanggal 13 Juni 2025, bertempat di Gedung Eme Neme Yauware, Mimika. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya limbah plastik dan mencari solusi untuk mengatasinya. Talk show yang dimoderatori oleh Willy dan menghadirkan tiga narasumber ahli, salah satunya Aris Raharjo (ketua Komite Manajamen Energi PT Freeport Indonesia), yang membahas isu-isu penting seperti efek gas rumah kaca, pemanasan global, dan pentingnya konservasi energi. "Pengelolaan makanan dan sampah plastik yang baik adalah kunci untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Kita harus berkomitmen untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan." Ujarnya Aris juga mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan cara mendidik masyarakat mengenai praktik pengelolaan sampah yang efektif. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya tindakan bersama dalam mengatasi polusi plastik dan dampak perubahan iklim. "Semoga pemahaman yang sama-sama kita dapat memberikan dampak positif untuk mengatasi polusi lingkungan " tutup nya ( jidan ) 13 Jun 2025, 11:00 WIT
Tahun 2025, Kabupaten Mimika Sumbang Kasus HIV/AIDS Terbanyak Kedua di Papua Tengah Papuanewsonline.com, Timika – Kasus HIV/AIDS di di Provinsi Papua Tengah melonjak di tahun 2025, Kabupaten Mimika teridentifikasi sebagai penyumbang kedua  dalam kurun waktu triwulan pertama tahun 2025. Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Kabupaten berjuluk Kota Dolar ini, tercatat menyumbang sebanyak 122 kasus baru HIV/AIDS sejak Januari hingga Maret 2025.Jumlah ini, menempatkan Kabupaten Mimika di peringkat kedua tertinggi di wilayah Provinsi Papua Tengah.“ Tahun 2025 triwulan pertama di Provinsi  Papua Tengah, Kabupaten Mimika berada pada urutan kedua,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Obet Tekege dalam wawancara eksklusif dengan wartawan Papuanewsonline.com, Jumat (13/6/2025), Pagi.Obet menerangkan sebagian besar kasus HIV/AIDS berasal dari kelompok usia produktif, termasuk pelajar SMP, SMA, mahasiswa, serta masyarakat usia subur.“Kalau dilihat dari umur, itu usia-usia produktif. Ada di SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Bahkan juga usia-usia subur,” jelasnya.Obet meyatakan bahwa Penyebaran HIV/AIDS juga banyak terjadi di lokasi berisiko tinggi, seperti bar, lokalisasi, dan kawasan padat aktivitas sosial." Tempat prostitusi juga menjadi penyumbang yang signifikan, karena  aktivitas seksual tanpa pengaman dan berganti-ganti pasangan menjadi salah satu faktor utama penyebaran HIV/AIDS di daerah ini," Ungkapnya.Menanggapi peningkatan kasus HIV/AIDS ini, kata Obet, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika telah menyiapkan sejumlah strategi penanganan, termasuk peningkatan edukasi kepada kelompok rentan, dan penguatan layanan kesehatan, serta perluasan kerja sama lintas sektor.“Strateginya pertama yang kita lakukan adalah, meningkatkan kesadaran dan edukasi kepada populasi dalam hal ini masyarakat, dan  Kita sudah mulai dari sekolah, kemudian masuk ke bar-bar dan lokalisasi,” tegas Obet.Sementara untuk para penderita HIV/AIDS di Kabupaten Mimika, Obet menyampaikan bahwa pemerintah daerah  telah membuka 13 layanan kesehatan khusus di puskesmas yang menyediakan pemeriksaan HIV, terapi antiretroviral (ARV), serta konseling berkala bagi pasien." Hal ini dilakukan Untuk mendukung penanganan dan pengobatan bagi para pasien secara berkala," Terangnya.Ditambahkan Obet bahwa pada 13 layanan yang disiapkan Pemerintah Daerah, ada Dokter tenaga kesehatan, dan tenaga konseling yang siap memberikan pelayanan maksimal bagi para penderita." Jadi para pasien akan diberikan obat, diberikan edukasi, dan akan dipantau,” ujarnya.Lebih lanjut Obet menjelaskan bahwa  Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika juga bekerja sama dengan Yayasan Sorong Sehati guna memperkuat pemantauan pasien dan memastikan kepatuhan dalam menjalani pengobatan.“Kami sudah kerja sama dengan Yayasan Sorong Sehati, jadi mereka yang pantau pasien, sedangkan kami beri dukungan transport, hal ini dilakukan agar pasien bisa berobat.Kata Dia, Berdasarkan pemetaan wilayah, Distrik Mimika Baru disebut sebagai salah satu zona merah HIV/AIDS.Obet menjelaskan Untuk mencegah meluasnya penyebaran HIV/AIDS, pemerintah melakukan berbagai intervensi, di antaranya:• Distribusi kondom secara luas kepada kelompok risiko tinggi,• Program pertukaran jarum suntik untuk pengguna narkotika suntik,• Edukasi lintas sektor melalui keterlibatan tokoh agama dan tokoh adat.“Tokoh-tokoh agama ini kami libatkan supaya informasi HIV bisa disampaikan di tempat-tempat ibadah,” tandas Obet.Diakhir wawancara ekslusife ini,  Kabid P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Obet Tekege berharap agar   masyarakat, terutama generasi muda agar tetap menjaga perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab.“Jangan ganti-ganti pasangan, khususnya kepada anak-anak muda, Karena hidup mereka dan masa depan masih panjang. Papua ini siapa yang mau bangun kalau bukan anak mudah sebagai generasi penerus," Harapnya.Ia juga menegaskan bahwa layanan kesehatan di Mimika saat ini telah tersedia secara terbuka dan gratis bagi semua lapisan masyarakat.“ Kami dibayar pemerintah untuk melayani masyarakat, Jadi kalau sakit, datang saja, jangan dengar informasi yang tidak benar dari media sosial, Jika ragu, tanyakan langsung kepada dokter atau petugas Dinas Kesehatan,” Pungkasnya.(Fadli) 13 Jun 2025, 11:00 WIT
Ekonomi Mimika Tunjukkan Pertumbuhan Positif dan Stabil dalam Lima Tahun Terakhir Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika melaporkan pertumbuhan ekonomi yang menggembirakan selama periode 2020-2024.  Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika, yang di ukur berdasarkan pengeluaran dan lapangan usaha menunjukkan tren peningkatan yang konsisten,  mengindikasikan kinerja ekonomi yang sehat dan stabil.  Meskipun terdapat fluktuasi tahunan,  pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan menunjukkan  kekuatan dan daya tahan yang signifikan. Data PDRB menurut pengeluaran menunjukkan angka tertinggi tercapai pada tahun 2024, yaitu Rp 90.791.544.82 Meskipun angka tertinggi dicapai pada tahun 2024,  pertumbuhan yang signifikan juga terlihat pada tahun-tahun sebelumnya.  Lonjakan terbesar terjadi pada tahun 2021,  menunjukkan potensi ekonomi daerah yang terus berkembang.  Hal ini menunjukkan ketahanan ekonomi Mimika terhadap berbagai tantangan, termasuk dampak pandemi COVID-19. Adapun data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika berdasarkan lapangan usaha untuk periode 2020-2024 menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi yang signifikan, meskipun dengan dinamika yang perlu dikaji lebih lanjut.  Nilai PDRB mengalami peningkatan yang konsisten dari tahun ke tahun,  menunjukkan kinerja ekonomi yang relatif stabil dan sehat.  Pada tahun 2024, PDRB mencapai angka Rp 146.297.585.8,  menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Secara khusus,  tahun 2021 mencatat lonjakan signifikan dibandingkan tahun 2020,  dengan peningkatan lebih dari 50% (dari Rp 63,4 menjadi Rp 95,2 ).  Lonjakan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi pasca-pandemi COVID-19, atau adanya peningkatan signifikan pada sektor-sektor tertentu di Kabupaten Mimika.  Namun,  dari tahun 2021 hingga 2024, laju pertumbuhan PDRB cenderung lebih stabil,  menunjukkan penguatan ekonomi yang lebih merata dan terkontrol. ( Jidan ) 13 Jun 2025, 09:55 WIT
Pameran Lingkungan Hidup di Mimika: Edukasi dan Inovasi untuk Masa Depan yang Lebih Hijau Papuanewsonline. com, Timika – Kabupaten Mimika diramaikan dengan Environmental Exhibition 2025 yang diselenggarakan di Gedung Eme Neme Yauware pada kamis (12/6/25).  Acara yang diinisiasi oleh PT Freeport Indonesia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika ini menyuguhkan beragam inovasi dan solusi untuk mengatasi permasalahan lingkungan.  Wakil Bupati Mimika, Bapak Emanuel Kemong, turut hadir dan meninjau langsung berbagai stan pameran yang menampilkan teknologi dan praktik pelestarian lingkungan terkini. Wakil Bupati mengapresiasi atas terselenggaranya pameran ini, beliau menegaskan pentingnya edukasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.  "Ini bukan sekadar pameran, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat Mimika untuk lebih peduli terhadap lingkungan," tegas Wakil Bupati Mimika. Beragam inovasi dan teknologi ramah lingkungan dipamerkan dalam acara ini,  menunjukkan komitmen PT Freeport Indonesia untuk menciptakan pengelolaan lingkungan hidup Mimika yang lebih berkelanjutan. Dalam kesempatan ini juga Manager Enviromental PT Freeport, Gesang Setyadi menegaskan bahwa event ini menjadi dorangan terhadap masyarakat dalam mengelola lingkungan dan juga bisa menjadi contoh inovasi terhadap lingkungan. Pak Emanuel menambahkan bahwa acara  terbuka untuk semua kalangan masyarakat,  dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam untuk generasi mendatang. "Acara ini terbuka untuk semua masyarakat" ucapnya Environmental Exhibition 2025 diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan isu-isu lingkungan dan mendorong terciptanya solusi-solusi inovatif untuk mengatasi tantangan lingkungan yang dihadapi.  "Semoga dengan Pameran ini dapat meningkatkan kepedulian serta kesadaran seluruh masyarakat pada lingkungan" tutupnya ( jidan ) 13 Jun 2025, 09:24 WIT
Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Agimuga Kembalikan Kerugian Negara Papuanewsonline.com, Timika,- Mirfan Palimbong tersangka dalam perkara dugaan korupsi Proyek jembatan di Agimuga mengembalikan kerugian negara." Benar pada hari ini  Kamis tanggal 12 Juni 2025 Kejaksaan Negeri Mimika melalui Seksi Tindak Pidana Khusus telah menerima penyerahan uang sebesar Rp.685.123.938,00 (enam ratus delapan puluh lima juta tiga ratus dua puluh tiga ribu sembilan ratus tiga puluh delapan rupiah) dari tersangka MP, yang merupakan penyedia jasa (CV. KA) pada perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Kegiatan Pembangunan Jembatan dan Bangunan Pelengkap (8m) di Distrik Agimuga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2023," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Conny Novita Sahetapy Engel  di kantor Kejaksaan Negeri Timika, Kamis (12/6/2025).Conny mengatakan  penyerahan uang ini dilakukan secara sukarela oleh tersangka sebagai bentuk pengembalian sebagian dari kerugian keuangan negara yang timbul akibat pelaksanaan kegiatan tersebut. " Kegiatan pembangunan yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2023, diduga tidak dilaksanakan sama sekali, sehingga menimbulkan kerugian negara berdasarkan hasil perhitungan ahli kerugian keuangan negara," Ucapnya.Lanjut Conny, sebelumnya tim penyidik juga telah melakukan penyitaan berupa uang sebesar Rp.86.676.126,00 (delapan puluh enam juta enam ratus tujuh puluh enam ribu seratus dua puluh enam rupiah) akibat adanya kelebihan bayar pada konsultan pengawas pada Kegiatan Pembangunan Jembatan tersebut." Total kerugian keuangan negara pada Kegiatan Pembangunan Jembatan dan Bangunan Pelengkap (8m) di Distrik Agimuga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp.771.800.064,00 (tujuh ratus tujuh puluh satu juta delapan ratus ribu enam puluh empat rupiah) telah di lakukan penyitaan," ungkap Conny.Ditambahkan Conny Sahetapy  Bahwa Uang sitaan tersebut saat ini telah dititipkan di Rekening titipan Kejaksaan Negeri Mimika pada Bank Nasional Indonesia dengan Nomor Rekening 0913949622 dan akan digunakan sebagai barang bukti dalam persidangan.Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Conny Novita Sahetapy Engel, juga menyampaikan bahwa penyerahan uang ini merupakan bagian dari proses penyidikan yang saat ini masih terus berjalan. "Kami memastikan pertanggungjawaban hukum terhadap seluruh pihak yang terlibat. Pengembalian uang negara tidak menghapus pidana, akan tetapi menjadi bagian dari pemulihan kerugian keuangan negara," tegas Conny.Dikatakanya, Kejaksaan Negeri Mimika tetap berkomitmen untuk menangani perkara tindak pidana korupsi secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta mengawal penggunaan keuangan negara agar tepat sasaran.(Resky) 12 Jun 2025, 19:30 WIT
Jelang HUT Ke-79 Bhayangkara Polri, Provos Polda Maluku Lakukan Gaktibplin Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara Polri, Bidang Provesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Maluku melakukan kegiatan Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin) yang bertempat di halaman parkir Mapolda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Kamis (12/6/2025).Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.I.K., M.H, mengatakan, Gaktibplin meliputi pemeriksaan kelengkapan kendaraan bermotor baik milik pribadi maupun dinas Polri, dan kelengkapan diri anggota atau PNS Polri seperti surat-surat kendaraan motor, mobil, kaca spion, plat nomor kendaraan, knalpot racing, Kartu Anggota Polri (KTA), KTP, sikap tampang, maupun kelengkapan lainnya."Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penegakan disiplin bagi personel di lingkup Polda Maluku jelang peringatan hari Bhayangkara ke 79 tahun 2025," kata Kombes Areis.Kegiatan Gaktibplin diawali dengan pelaksanaan apel pengecekan kehadiran personel di lingkup Satuan Kerja (Satker) Polda Maluku."Pemeriksaan ini juga dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan diri setiap personel Polda Maluku baik dalam hal kehadiran, penampilan dan surat-surat kelengkapan diri bersama kendaraan bermotor yang di gunakan sehari-hari," jelasnya.Tak hanya itu, dalam kegiatan ini, Bid Propam juga bekerjasama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Maluku untuk pemeriksaan urine kepada anggota Polki maupun Polwan."Pemeriksaan urine dilakukan untuk mendeteksi zat adiktif narkoba. Dan apabila kedapatan anggota yang terindikasi mengonsumsi narkoba maka akan diproses lebih lanjut. Namun selama proses tes urine tidak ditemukan ada yang positif," ungkap Kombes Areis.Selain itu, hasil pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan diri pribadi anggota di lingkungan Polda Maluku, juga tidak ditemukan ada anggota yang melakukan pelanggaran disiplin."Kelengkapan kendaraan dan diri pribadi anggota semuanya lengkap. Dan kegiatan gaktibplin ini dilakukan rutin dan secara tiba-tiba," pungkasnya. PNO-12 12 Jun 2025, 15:07 WIT
Polda Maluku Apresiasi Kunjungan Komisi VII DPR RI Papuanewsonline.com, Ambon - Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja di provinsi Maluku dalam rangka reses masa persidangan III tahun 2024-2025 pada Rabu (11/6/2025).Kunjungan kerja tersebut diapresiasi Polda Maluku yang disampaikan Kabid Humas Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.I.K., M.H saat menghadiri pertemuan yang digelar di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, tadi malam.Hadir dalam pertemuan dengan Komisi VII DPR RI yaitu Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, dan Forkopimda Provinsi Maluku, dan pejabat lainnya.Anggota Komisi VII DPR RI yang melakukan reses di Maluku yaitu Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, ketua tim, dan wakil ketua tim Ir. Lamhot Sinaga, beserta 9 anggota DPR lainnya."Kami memberikan apresiasi kepada anggota komisi VII DPR RI atas kunjungan kerja dalam rangka reses di Maluku," kata Kombes Areis.Tugas komisi VII DPR sendiri membidangi Perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan Sarana Publikasi. Kombes Areis berharap, reses yang dilakukan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat."Semoga reses yang dilakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Maluku," harapnya. Pada pertemuan itu, wakil gubernur Maluku juga berharap kunjungan ini menjadi momentum yang sangat mendukung kemajuan Maluku ke depannya dengan infrastruktur yang baik."Saya minta kepada kepala OPD yang ada keterkaitan dengan kunjungan Komisi VII agar diberikan dukungan dan kerjasama dengan baik," pintanya. PNO-12 12 Jun 2025, 14:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT