Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Langkah Nyata Menjaga Papua Damai: Koops TNI Habema Kuasai Honai Kelompok Bersenjata OPM
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Dalam upaya menjaga keamanan masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Tim Patroli Komando Operasi (Koops) TNI Habema melaksanakan operasi penguasaan terhadap sebuah honai yang menjadi lokasi transit kelompok bersenjata OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya di sekitar Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (16/7).Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian informasi intelijen yang mengindikasikan adanya rencana aksi bersenjata terhadap aparat keamanan, serta kegiatan konsolidasi kelompok bersenjata di wilayah tersebut. Setelah melalui proses pengintaian, verifikasi, dan perencanaan yang matang, pasukan bergerak menuju lokasi untuk mengamankan sasaran dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat.Dalam pelaksanaan operasi keamanan, personel Satgas berhasil menguasai honai yang digunakan sebagai tempat transit kelompok bersenjata OPM. Dari lokasi tersebut diamankan satu pucuk senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, dua pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm, satu pucuk senapan angin dalam kondisi terbongkar, sejumlah munisi, serta berbagai perlengkapan lain yang berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut.Keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam mengurangi potensi ancaman terhadap masyarakat sipil sekaligus mencegah penggunaan senjata untuk melakukan aksi kekerasan di wilayah Intan Jaya. Kehadiran personel TNI bertujuan untuk memastikan warga dapat menjalankan kehidupan sehari-hari dengan aman dan damai.Di tengah pelaksanaan operasi, empat warga yang berada di sekitar lokasi secara sukarela menyampaikan harapan agar kampung mereka tetap damai, aman, dan terbebas dari kekerasan. Mereka menyatakan komitmen untuk bersama-sama menjaga ketenangan lingkungan serta mendukung terciptanya kehidupan yang harmonis demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.Peristiwa ini menunjukkan bahwa upaya mewujudkan Papua yang damai memerlukan keseimbangan antara menjaga keamanan dan membangun kepercayaan melalui pendekatan yang humanis, dengan mengedepankan dialog, kepedulian, dan penghormatan terhadap masyarakat.Keberhasilan operasi ini juga menjadi bukti dedikasi dan profesionalisme prajurit TNI yang menjalankan tugas dengan penuh keberanian, disiplin, dan pengorbanan demi menjaga kedaulatan negara sekaligus melindungi masyarakat Papua dari ancaman kelompok bersenjata.Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa setiap operasi keamanan yang dilaksanakan Koops TNI Habema selalu berlandaskan prinsip selektif, terukur, profesional, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.“Tugas utama kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat Papua. Setiap tindakan dilakukan secara terukur berdasarkan informasi yang valid, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil serta menghormati nilai-nilai kemanusiaan. Keamanan yang terjaga merupakan fondasi bagi berlangsungnya pembangunan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.Koops TNI Habema kembali mengajak seluruh anggota kelompok bersenjata OPM yang hingga kini masih berada di hutan agar menghentikan kekerasan dan memilih jalan damai. Negara tetap membuka ruang dialog dan kesempatan bagi siapa pun yang ingin kembali melalui jalur damai, bermartabat, dan sesuai ketentuan hukum. Bersama masyarakat, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa, Papua yang aman, damai, dan sejahtera merupakan cita-cita yang harus diwujudkan bersama.Penulis: JidEditor: OF
17 Jul 2026, 18:13 WIT
Belum Bersih! KPK Tegaskan Papua Masih di Zona Rentan Korupsi
Papuanewsonline.com, Jayapura – Komisi Pemberantasan Korupsi menyampaikan hasil Survei Penilaian Integritas tahun 2025 yang menempatkan Pemerintah Provinsi Papua masih berada dalam kategori rentan korupsi. Meski tercatat adanya peningkatan capaian dibandingkan tahun sebelumnya, perbaikan tersebut belum cukup signifikan untuk mengangkat Papua keluar dari zona rentan. Hal ini disampaikan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK, Maruli Tua Manurung, dalam pertemuan di Jayapura, Kamis (16/7/2026).Maruli menjelaskan bahwa survei juga mengungkap masih adanya persoalan integritas di lingkungan pemerintahan. Sebagian aparatur sipil negara yang menjadi responden mengaku masih melihat atau mengetahui praktik-praktik korupsi yang terjadi di lingkungan kerja mereka. Kondisi ini menjadi indikasi bahwa budaya integritas dan kepatuhan terhadap aturan belum sepenuhnya tertanam kuat di setiap jajaran birokrasi.KPK juga mencermati sejumlah bidang yang memiliki risiko tinggi terjadinya penyimpangan. Di antaranya praktik nepotisme, penerimaan gratifikasi atau pemberian, penyalahgunaan fasilitas kantor, hingga pelaksanaan perintah atasan yang ternyata bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan. Maruli mengingatkan agar setiap pegawai berani menolak perintah yang melanggar aturan, karena setiap individu tetap dapat dimintai pertanggungjawaban hukum jika terlibat dalam tindak pidana korupsi.Oleh karena itu, KPK menyarankan agar pembenahan difokuskan pada empat bidang utama, yaitu pengelolaan anggaran negara, pengadaan barang dan jasa, tata kelola sumber daya manusia, serta penguatan integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Langkah ini dinilai sangat mendesak agar pengelolaan keuangan dan pelayanan publik berjalan bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.KPK berharap pimpinan tertinggi daerah mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, hingga seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah memiliki komitmen yang kuat dan nyata dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan. “Perubahan harus dimulai dari atas, menjadi teladan, dan dijalankan secara berkelanjutan agar praktik korupsi dapat dicegah sejak dini demi kesejahteraan rakyat Papua,” tegas Maruli.Penulis: JidEditor: OF
17 Jul 2026, 14:09 WIT
Perkuat Tata Kelola & Cegah Penyimpangan, KPK Dorong Pengelolaan Dana Otsus Papua Transparan
Papuanewsonline.com, Jayapura – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat langkah strategis guna menjamin pengelolaan Dana Otonomi Khusus Papua dikelola secara bersih, transparan, dan akuntabel. Langkah ini disepakati dalam Rapat Koordinasi Perbaikan Tata Kelola Dana Otsus yang digelar di Aula Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Kamis (16/7/2026). Forum bersejarah ini dihadiri oleh para Gubernur, Bupati, Wali Kota se-Tanah Papua Raya, DPR Papua, Majelis Rakyat Papua, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait dari pemerintah pusat.Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa pengelolaan anggaran yang begitu besar tidak sekadar memenuhi aturan administrasi, melainkan harus mampu memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “Setiap rupiah Dana Otsus adalah amanah rakyat. Harus kembali kepada warga dalam bentuk pelayanan prima, pembangunan merata, dan peningkatan kesejahteraan. Kita bangun sistem yang mencegah penyimpangan, bukan sekadar mematuhi aturan,” tegas Setyo. Ia menambahkan masa jabatan saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.Untuk menjamin keamanan dan ketertiban pengelolaan dana, KPK bekerja sama erat dengan Kementerian Dalam Negeri, Keuangan, Bappenas, LKPP, BPKP, dan BPK. Sejumlah area yang dinilai berisiko tinggi kini menjadi fokus utama perbaikan, meliputi pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset daerah yang belum tertib, manajemen kepegawaian, hingga pengelolaan keuangan. Salah satu usulan penting adalah pemisahan rekening Dana Otsus agar pelacakan dan pengawasan aliran dana menjadi jauh lebih mudah, jelas, dan akuntabel.Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Rumaropen, menyambut baik langkah ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah. “Dana Otsus bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan tanggung jawab moral kita untuk membangun pendidikan yang cerdas, kesehatan yang terjamin, infrastruktur yang kokoh, dan meningkatkan derajat hidup Orang Asli Papua,” ujarnya. Sebagai bukti kesungguhan, seluruh pimpinan daerah turut mengukuhkan Penyuluh Antikorupsi serta menandatangani Deklarasi Komitmen Pencegahan Korupsi.Penulis: JidEditor: OF
17 Jul 2026, 14:06 WIT
Sinergi Bapenda Mimika: Survei Tanah Dan Edukasi Pajak Kendaraan Langsung Ke Masyarakat
Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mimika menegaskan komitmen nyata meningkatkan pelayanan serta mengoptimalkan pendapatan daerah dengan turun langsung ke lapangan secara serentak. Langkah ini dilakukan agar pelayanan perpajakan semakin dekat, transparan, dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.Satu tim bertugas melakukan pemutakhiran data melalui Penilaian Zona Nilai Tanah di wilayah Kelurahan Sempan, Distrik Mimika Baru. 16/7/26) Petugas berdialog langsung dengan warga untuk memperoleh data akurat mengenai harga transaksi, nilai penawaran, hingga kondisi fisik tanah dan bangunan, guna menjamin dasar penetapan pajak yang objektif dan adil.Di waktu yang bersamaan, tim lain bergerak bersama Samsat, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kegiatan ini berfokus pada pengecekan, pemasangan stiker tanda pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor tahun 2026, sekaligus memberikan pemahaman dan edukasi pentingnya menaati kewajiban perpajakan bagi kemajuan daerah.Kehadiran petugas langsung di tengah masyarakat menjadi bukti kesungguhan pemerintah daerah. Data yang akurat dan kesadaran warga membayar pajak akan menjadi sumber kekuatan pembangunan, menyediakan fasilitas umum yang lebih baik, serta meningkatkan kualitas hidup seluruh warga Mimika.Melalui sinergi yang kuat dan pelayanan yang profesional, Bapenda Mimika terus berupaya mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.Penulis: JidEditor: OF
17 Jul 2026, 13:18 WIT
Disperindag Mimika Tegaskan: Jauhi BBM Eceran Tak Berizin, Harganya Merugikan Masyarakat
Papuanewsonline.com, Mimika – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika menyoroti maraknya penjualan Bahan Bakar Minyak secara eceran melalui botol maupun pom mini di tengah masyarakat. Praktik ini dinilai sangat merugikan warga karena harganya jauh lebih tinggi, serta sebagian besar pelakunya tidak memiliki izin resmi yang sah. Pemerintah daerah mengimbau seluruh masyarakat agar hanya membeli BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum yang resmi dan berizin.Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriana, menegaskan hal ini di Timika, Kamis (16/7/2026).“Penjualan BBM secara eceran maupun pom mini pada umumnya tidak memiliki izin usaha. Kami mohon dukungan masyarakat untuk membeli hanya di SPBU resmi agar terhindar dari harga yang tidak wajar dan barang yang tidak terjamin kualitasnya,” ujarnya. Langkah ini juga bertujuan memutus rantai kecurangan dan penimbunan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab.Dijelaskannya, antrean panjang yang sering terjadi di SPBU diduga kuat dipicu oleh adanya penimbunan. Ada pihak yang membeli berlebihan setiap hari untuk kemudian dijual kembali secara eceran dengan harga mahal. Hal inilah yang membuat pasokan di stasiun resmi menjadi tidak lancar dan harga di tingkat masyarakat menjadi sangat mahal. Pemerintah bertekad memastikan distribusi BBM berjalan adil dan tepat sasaran.Pengawasan dan penertiban akan terus diperkuat secara terpadu bersama instansi terkait. Sebagai langkah nyata, salah satu SPBU di kawasan SP 2 telah dikenai sanksi pembinaan selama dua minggu dan dilarang melayani penjualan Pertalite, sementara kuotanya dialihkan ke tempat lain. Pihak berwenang memiliki bukti rekaman CCTV dan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan di lapangan.Penulis: JidEditor: OF
17 Jul 2026, 13:14 WIT
Hadiri Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela, Kapolda Maluku Kawal Investasi Strategis Nasional
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Babak baru pembangunan sektor energi nasional resmi dimulai dengan pelaksanaan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Site Shelter PT INPEX Masela Ltd., Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (16/7/2026). Proyek bernilai investasi sekitar USD20–21 miliar atau lebih dari Rp340 triliun tersebut menjadi tonggak penting penguatan ketahanan energi nasional sekaligus menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek gas alam terbesar di Indonesia.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. menghadiri langsung prosesi groundbreaking bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, President & CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda, pimpinan SKK Migas, PT Pertamina (Persero), PETRONAS, serta para pemangku kepentingan lainnya.Peresmian groundbreaking dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui sambungan video dari Istana Merdeka, Jakarta. Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa proyek LNG Abadi Masela merupakan proyek strategis yang telah dinantikan selama puluhan tahun dan menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi, mempercepat hilirisasi industri, meningkatkan investasi nasional, serta mendorong pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.Presiden juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan proyek tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat. Pemerintah meminta agar penyelesaian hak-hak masyarakat dilakukan secara adil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, tenaga kerja lokal diprioritaskan, pelaku usaha daerah dilibatkan, serta seluruh tahapan pembangunan dijalankan secara transparan dan akuntabel.Dalam laporannya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa LNG Abadi Masela merupakan salah satu proyek energi paling strategis di Indonesia yang diproyeksikan memiliki kapasitas produksi sekitar 9,5 juta ton LNG per tahun. Selain memperkuat pasokan energi nasional, proyek tersebut diharapkan meningkatkan penerimaan negara, menarik investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Maluku dan kawasan timur Indonesia.Menurut Bahlil, pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap perlindungan hak-hak masyarakat terdampak melalui mekanisme penyelesaian yang mengedepankan prinsip keadilan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk TNI dan Polri, dalam menjaga stabilitas keamanan agar pembangunan berjalan sesuai target.Di sela kegiatan, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa Polda Maluku berkomitmen penuh mengawal seluruh tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi dan meningkatkan iklim investasi nasional."Groundbreaking LNG Abadi Masela bukan sekadar dimulainya pembangunan sebuah proyek energi, tetapi merupakan tonggak sejarah pembangunan nasional yang akan menentukan masa depan ketahanan energi Indonesia. Karena itu, Polda Maluku bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memberikan jaminan keamanan yang profesional, humanis, dan berkelanjutan agar seluruh tahapan pembangunan berlangsung aman, tertib, dan lancar," tegas Kapolda.Kapolda menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan melalui pola terpadu yang melibatkan seluruh fungsi operasional kepolisian, mulai dari pengamanan VVIP, pengamanan objek vital nasional, pengamanan jalur distribusi logistik, pengamanan kawasan proyek, pengaturan arus lalu lintas, hingga deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.Menurutnya, keberhasilan investasi sangat ditentukan oleh terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Karena itu, Polri hadir tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan kepastian keamanan yang dibutuhkan dunia usaha dan investor."Keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Ketika stabilitas terjaga, investasi akan tumbuh, lapangan pekerjaan terbuka, perekonomian daerah bergerak, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Polri akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan PSN LNG Abadi Masela demi kepentingan masyarakat, daerah, dan bangsa Indonesia," ujar Kapolda.Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta mendukung pembangunan proyek strategis nasional tersebut agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Maluku, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan keberhasilan pelaksanaan groundbreaking yang berlangsung aman dan tertib merupakan hasil sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., PT Pertamina (Persero), PETRONAS, serta seluruh pemangku kepentingan."Polda Maluku telah menyiapkan pengamanan secara terpadu sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan groundbreaking. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada pejabat negara dan tamu VVIP, tetapi juga mencakup objek vital, jalur distribusi logistik, kawasan proyek, serta masyarakat di sekitar lokasi kegiatan agar seluruh rangkaian agenda nasional ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif," ujar Rositah.Kabid Humas menambahkan, keberhasilan pengamanan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah sekaligus menciptakan kepastian keamanan yang dibutuhkan dunia usaha untuk berinvestasi di Indonesia."Polri akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional melalui pendekatan yang profesional, humanis, dan Presisi. Kami ingin memastikan iklim investasi di Maluku tetap kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan berkelanjutan, memperkuat ketahanan energi nasional, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela menjadi tonggak penting bagi pembangunan nasional. Selain memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama industri gas alam dunia, proyek ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia melalui peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, penyerapan tenaga kerja, serta pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha lokal.Dengan pengamanan yang terintegrasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap tahapan pembangunan PSN LNG Abadi Masela sebagai wujud dukungan Polri terhadap keberhasilan program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. PNO-12
17 Jul 2026, 11:02 WIT
Torehkan Prestasi di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup 2026, 3 Personel Polda Maluku Sabet Medali Emas
Papuanewsonline.com, Tangerang – Kontingen Polda Maluku kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga personel terbaiknya sukses mempersembahkan tiga medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Indoor Tangerang, Banten, pada 7–11 Juli 2026.Prestasi gemilang tersebut diraih Brigadir Aldi Wahyudi Basri dari Unit II Satreskrim Polres Buru yang menjadi juara pertama kelas -80 kilogram putra, Briptu Asriyadi Rusdin Vanath dari Polres Seram Bagian Timur yang meraih juara pertama kelas -74 kilogram putra, serta Bripda Arrad Syahputra Ode Engke dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku yang keluar sebagai juara pertama kelas -63 kilogram putra.Ketiga atlet tersebut tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final di bawah pembinaan dan arahan pelatih Bripka Yohanis Berekmanis Fasak, personel Satuan Brimob Polda Maluku, yang berhasil membawa kontingen Polda Maluku tampil sebagai salah satu kontingen terbaik dalam kejuaraan bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia.Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polda Maluku tidak hanya berorientasi pada peningkatan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.Kapolres Seram Bagian Timur AKBP Alhajat, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan Briptu Asriyadi Rusdin Vanath yang mampu mengharumkan nama institusi di tingkat nasional."Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Polres Seram Bagian Timur dan Polda Maluku. Keberhasilan Briptu Asriyadi bersama dua personel terbaik Polda Maluku lainnya membuktikan bahwa anggota Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi luar biasa di bidang olahraga melalui disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang tinggi," ujar AKBP Alhajat.Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang berkelanjutan, pembinaan yang baik, serta komitmen tinggi para atlet dalam membagi waktu antara tugas kedinasan dengan persiapan menghadapi kejuaraan nasional."Keberhasilan ini tentu tidak diraih secara instan. Dibutuhkan latihan yang disiplin, mental bertanding yang kuat, dan komitmen tinggi untuk terus memberikan yang terbaik. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan mengukir prestasi di berbagai bidang," tambahnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan prestasi yang diraih kontingen Polda Maluku merupakan cerminan keberhasilan pembinaan personel secara berkelanjutan, sekaligus membuktikan bahwa anggota Polri mampu berprestasi tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga di arena kompetisi olahraga tingkat nasional."Keberhasilan tiga personel Polda Maluku meraih medali emas pada Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Polda Maluku. Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan sumber daya manusia Polri berjalan secara optimal sehingga mampu melahirkan personel yang profesional, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama institusi di tingkat nasional," kata Kombes Pol. Rositah Umasugi.Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Maluku untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan semangat berprestasi sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi."Prestasi olahraga merupakan bagian dari pembangunan karakter personel. Kami berharap capaian ini dapat menginspirasi seluruh anggota Polda Maluku untuk terus mengembangkan potensi, menjaga disiplin, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tutupnya.Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 merupakan ajang kompetisi resmi yang diikuti atlet-atlet terbaik dari seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Keberhasilan kontingen Polda Maluku membawa pulang tiga medali emas menjadi pencapaian penting yang semakin mengukuhkan kualitas pembinaan atlet Polri di Maluku sekaligus mengharumkan nama institusi di tingkat nasional. PNO-12
17 Jul 2026, 09:38 WIT
4 Helikopter Doropan Aparat Di Balinggama, TPNPB Minta Hentikan Operasi Militer
Papuanewsonline.com, Mimika – Komando Nasional TPNPB-OPM merilis siaran pers resmi pada Kamis, 16 Juli 2026, terkait pendaratan pasukan militer yang dilakukan di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo. Berdasarkan laporan yang diterima, pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIT, sebanyak empat unit helikopter militer digunakan untuk menjatuhkan pasukan ke wilayah tersebut. Kejadian ini memicu kepanikan besar yang memaksa warga sipil meninggalkan tempat tinggal mereka dan mengungsi ke wilayah pegunungan.Kondisi para pengungsi saat ini dinilai sangat memprihatinkan. Mereka terpaksa berada di kawasan belantara yang sulit dijangkau, sehingga sangat sulit mendapatkan akses makanan dan air bersih. Kelompok yang paling rentan menderita akibat situasi ini adalah balita, anak-anak, ibu yang sedang mengandung, serta warga lanjut usia yang sangat membutuhkan perawatan dan asupan gizi yang layak namun saat ini tak terpenuhi.Merespons hal tersebut, pihak TPNPB meminta secara tegas kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan, Panglima TNI dan seluruh jajaran untuk segera menghentikan operasi militer di pemukiman warga sipil. Pernyataan ini juga menyinggung insiden jatuhnya pesawat dan penembakan pilot asal Amerika Serikat pada 2 Juli lalu. Menurut penjelasan mereka, hal itu terjadi karena pesawat sipil di Papua disalahgunakan untuk mengangkut pasukan dan perlengkapan militer ke wilayah konflik. Oleh sebab itu, mereka menegaskan larangan keras penggunaan pesawat sipil untuk keperluan militer.Pihak TPNPB memperingatkan seluruh pihak: jika larangan ini tidak dipatuhi, maka seluruh penerbangan sipil yang melintasi atau mendarat di wilayah konflik di seluruh Papua akan dianggap sebagai sasaran militer oleh 36 Komando Daerah Pertahanan mereka. Peringatan ini disampaikan sebagai tanggung jawab tertinggi oleh pimpinan tertinggi dan juru bicara gerakan tersebut.Penulis: JidEditor: OF
17 Jul 2026, 08:42 WIT
Langkah Tegas Demi Masa Depan Papua: 5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Di balik keindahan alam Papua, terdapat tantangan yang dapat mengancam masa depan generasi mudanya. Salah satunya adalah penyalahgunaan narkotika yang berpotensi merusak kesehatan, memutus harapan, dan menghambat lahirnya generasi Papua yang kuat. Berangkat dari kepedulian tersebut, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil menemukan 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (13/07/2026).Pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan informasi di lapangan. Dengan menempuh medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, dan akses yang sulit dijangkau, personel melaksanakan pengintaian serta penguasaan wilayah untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi area penanaman.Setelah tiba di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, dan pengamanan terhadap sekitar 5.000 batang tanaman ganja sebagai barang bukti. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Temuan tersebut berasal dari dua patroli keamanan yang dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai tindak lanjut pengembangan informasi di lapangan. Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi.Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang tersebut. Penanganan perkara dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan semata-mata tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang melindungi masyarakat Papua dari ancaman yang dapat merusak masa depan generasi mudanya.“Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.Di balik keberhasilan pengungkapan ini tersimpan harapan agar semakin banyak anak dan generasi muda Papua terhindar dari bahaya narkotika. Melalui langkah-langkah preventif, penegakan hukum, dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, Koops TNI Habema terus berupaya menghadirkan rasa aman sekaligus menjaga masa depan Papua. Bagi Koops TNI Habema, menjaga Papua tidak hanya berarti melindungi wilayahnya, tetapi juga memastikan setiap generasi memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menatap masa depan dengan penuh harapan.Penulis: JidEditor: OF
16 Jul 2026, 21:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru