logo-website
Sabtu, 28 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Apel Gelar Pasukan Pengamanan Wapres RI, Ini Arahan Kapolda Papuanewsonline.com, Ambon - Jelang kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka di wilayah Provinsi Maluku, dilakukan apel gelar pasukan pengamanan VVIP di lapangan Merdeka, kota Ambon, Senin (13/10/2025).Apel gelar pasukan dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Dankodaeral IX, Danlanud Pattimura, Kasdam XV/Pattimura, Irdam XV/Pattimura, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Pejabat Utama (PJU) TNI–Polri dan melibatkan personil pengamanan dari satuan TNI- Polri, Dishub dan Satpol PP, untuk personil Polri yang dilibatkan mulai dari Polda, Polresta Ambon, Polres Tual, Polres Malra dan Po.res Buru seluruh nya berjumlah 1. 554 personil polri.Kegiatan ini merupakan bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana dari seluruh unsur pengamanan yang terlibat dalam rangka menyambut kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) RI yang dijadwalkan berlangsung pada 14 dan 15 Oktober 2025 di Provinsi Maluku.Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan seluruh pasukan pengamanan, mulai dari ring 1, ring 2, hingga ring 3. Setiap unsur pengamanan diminta untuk memahami betul tugas dan tanggung jawab masing-masing, agar seluruh rangkaian kegiatan Wakil Presiden RI di Maluku dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya profesionalitas dan koordinasi antarinstansi pada pengamanan VVIP. Menurutnya, kunjungan Wakil Presiden merupakan kegiatan kenegaraan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi sehingga memerlukan perhatian dan kesiapan yang maksimal.“Apel gelar pasukan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh kekuatan pengamanan benar-benar siap, baik dari sisi personel maupun peralatan. Pengamanan VVIP adalah tugas negara yang tidak boleh ada kesalahan sekecil apa pun,” kata Kapolda Maluku.Soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri, kata Kapolda, merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku, khususnya dalam momentum kunjungan pejabat tinggi negara. Ia mengingatkan seluruh personel harus memahami prosedur pengamanan dengan prinsip zero tolerance terhadap setiap potensi gangguan.Selain itu, kegiatan apel juga menjadi ajang konsolidasi untuk menegaskan pembagian tanggung jawab di lapangan. Setiap satuan diminta melaksanakan patroli, penjagaan, serta pengamanan rute dan objek secara berlapis dan berkelanjutan sesuai dengan standar operasional pengamanan VVIP.Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP diakhiri dengan pengecekan pasukan dan perlengkapan oleh para pejabat forkopimda yang hadir, guna memastikan seluruh unsur siap melaksanakan tugas sesuai perintah operasi. PNO-12 14 Okt 2025, 11:29 WIT
KKB Bakar Bangunan SMP Negeri Kiwirok, Satgas Ops Damai Cartenz dan TNI Berhasil Pukul Mundur Pelaku Papuanewsonline.com, Pegubin – Bangunan lama SMP Negeri Kiwirok di Desa Sopamikma, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengaku dirinya Kodap XV Ngalum Kupel pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 07.00 WIT. Aksi tersebut diketahui melalui pemantauan Satgas Operasi Damai Cartenz, dan aparat gabungan TNI-Polri segera melakukan respon cepat untuk mengamankan lokasi.Sekitar pukul 06.00 WIT, hasil pemantauan mengamati adanya tujuh orang bersenjata api membakar bangunan lama SMP Negeri Kiwirok.Merespon kejadian tersebut, personel Satgas Ops Damai Cartenz bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 07.20 WIT, sesaat setelah personel tiba di ujung Bandara Kiwirok, terdengar satu kali letusan tembakan dari arah lokasi pembakaran. Kontak tembak pun terjadi antara aparat keamanan dan KKB. Tim gabungan berhasil memukul mundur kelompok bersenjata tersebut ke arah Kampung Kotobib.Setelah memastikan keamanan, tim gabungan TNI-Polri menyambangi pengungsian di Balai Desa Polobakon untuk memberikan imbauan keamanan.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyayangkan tindakan pembakaran tersebut yang menyasar fasilitas pendidikan.“Penyerangan terhadap sekolah merupakan bentuk kejahatan yang tidak berperikemanusiaan. Fasilitas pendidikan adalah tempat anak-anak Papua menimba ilmu dan harapan masa depan mereka. Kami akan terus memantau agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa aparat keamanan tetap siaga di wilayah Kiwirok dan sekitarnya.“Kami memastikan situasi di lokasi sudah terkendali. TNI-Polri akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan penegakan hukum terhadap kelompok yang mengancam keamanan masyarakat,” ujarnya.Satgas Operasi Damai Cartenz bersama TNI kini terus memantau pergerakan kelompok bersenjata di wilayah perbatasan Kiwirok dan memperketat jalur keluar masuk distrik untuk mencegah aksi lanjutan. PNO-12 13 Okt 2025, 21:19 WIT
Apresiasi Kinerja Jajaran, Kakorlantas Dorong Transformasi Digital Papuanewsonline.com, Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H, M.Hum memberikan arahan kepada para personel terkait kesiapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam hal penegakkan hukum lalu lintas. Dalam arahannya, ia bercerita tentang dirinya yang pernah terlibat dalam tim perumusan ETLE pada tahun 2018, hingga peluncuran ETLE Tahap I untuk 12 Polda pada 2022, hingga Korlantas mampu mengendalikan sistem ETLE secara nasional. "Tahun 2018 saya masih ingat saya menjadi tim teknis ETLE, saya waktu itu di Kasubditlaka, ada pencanangan atau launching ETLE tahap pertama pada 2022 dan bagaimana ETLE Nasional itu bisa dikendalikan oleh Korlantas Polri," tutur dia. "Jadi saya berterima kasih kepada Pak Dirgakkum, silahkan anda berkolaborasi membangun proses transformasi pendekatan hukum ini agar bisa dirasakan oleh masyarakat," sambungnya. Selain itu, Kakorlantas juga menyampaikan perihal dirinya yang ditunjuk menjadi Ketua Transformasi Bidang Pelayanan Publik pada Tim Reformasi Polri. Ia berharap agar tidak boleh ada lagi pungutan liar (pungli) dalam setiap pelayanan lalu lintas. Irjen Agus juga meminta agar seluruh jajaran dapat berbenah dan menjadi teladan integritas dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik termasuk penanganan kecelakaan. "Jadi transformasi pelayanan publik yang ada di Korlantas dan lalu lintas jajaran sudah tegas dan jelas bahwa tidak ada lagi pungutan-pungutan di wilayah termasuk pelayanan satuan lalu lintas. Saya tegaskan sudah saatnya kita berbenah. Kita harus memberi contoh," ungkap Kakorlantas. Terakhir, Kakorlantas berharap agar polantas kedepannya menjadi pengayom, pelindung, dan pelayanan masyarakat. Sebab, kondisi Polri saat ini menuntut kontribusi nyata seluruh jajaran untuk memperkuat kepercayaan publik. "Saya sampaikan bahwa transformasi digital bukan sekedar alat peningkatan hukum tetapi simbol transformasi pelayanan ini kita bicara bagaimana kita melayani masyarakat di era saat ini. Saya punya harapan besar untuk bisa memberikan warna yang terbaik ke jajaran," ujar dia. "Ini adalah prioritas utama kita untuk mengembangkan, untuk mengontrol, dan tentunya bisa dilakukan dan dirasakan oleh masyarakat. Sudah saatnya kita berubah supaya pola pikir kita memang sudah harus modern kepada masyarakat," pungkasnya. PNO-12 13 Okt 2025, 20:55 WIT
Tekankan Kode Etik Jurnalistik, Kapolres SBB: "Hoax" Kasus KDRT Tidak Memiliki Tersangka Papuanewsonline.com, SBB – Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan salah satu media online Info Maluku News tanggal 29 September 2025 berjudul “4 Bulan Kasus KDRT dan Pemerkosaan. Kasat: Sudah Naik ke Sidik”. Polres menegaskan, isi pemberitaan tersebut tidak sepenuhnya benar dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik mengenai proses penanganan perkara.Dalam hasil pemeriksaan dan klarifikasi yang dilakukan Unit Paminal Polres Seram Bagian Barat pada Rabu (8/10/2025), terhadap pelapor Y.Q.A. (31) dan Kanit PPA Satreskrim Aipda Rocky Ngilamele, diketahui bahwa pihak pelapor tidak pernah memberikan keterangan maupun wawancara kepada media mana pun, termasuk Info Maluku News. Bahkan keluarga korban baru mengetahui adanya pemberitaan tersebut setelah diinformasikan oleh pihak kepolisian.Polres Seram Bagian Barat memastikan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan. Untuk kasus tindak pidana persetubuhan, pelaku berinisial J.P. (28) telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Seram Bagian Barat berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: SP.Han/59/X/2025/Reskrim tertanggal 8 Oktober 2025.Sementara itu, perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terlapor Y.B.A. masih dalam tahap penyelidikan. Berdasarkan Surat Keterangan Psikiatri Nomor 445.435.3 tanggal 8 Juli 2025 yang dikeluarkan Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku, korban diketahui mengalami gangguan kejiwaan berat. Selain itu, penyidik telah melakukan visum terhadap korban terkait dugaan kekerasan verbal, namun hingga kini hasil visum resmi masih menunggu dari pihak rumah sakit Pelapor dan keluarga korban menyampaikan apresiasi dan kepuasan terhadap kinerja Unit PPA Satreskrim Polres Seram Bagian Barat yang dinilai telah menangani perkara secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlakuPolres Seram Bagian Barat menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan kasus belum memiliki tersangka adalah tidak benar. Satu orang tersangka telah ditetapkan dan ditahan sesuai prosedur penyidikan.Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta lebih bijak dalam menyaring berita yang beredar di media sosial.Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., dalam keterangannya menekankan pentingnya peran media dalam menjaga kebenaran informasi di ruang publik.“Kami sangat menghargai kebebasan pers, namun kami juga mengingatkan agar setiap pemberitaan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan prinsip cover both sides, agar informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan tidak menyesatkan masyarakat,” ujar Kapolres.Kapolres juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum pasti kebenarannya, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas.Polres Seram Bagian Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik, guna terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat. PNO-12 13 Okt 2025, 20:43 WIT
Polresta Pulau Ambon Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Pasar Benteng Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di kawasan Pasar Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, pada Jumat (10/10/2025) dini hari.Kasus ini diungkap di bawah komando Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kompol Androyuan Elim, yang memastikan pelaku utama Merven Souhoka berhasil diamankan setelah dengan sadar menyerahkan diri ke pihak kepolisian.Korban diketahui bernama Yopi Frans Tomatala, yang meninggal dunia akibat luka berat setelah dianiaya oleh pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau lipat.Menurut keterangan Kasat Reskrim Kompol Androyuan Elim, peristiwa tragis itu berawal sekitar pukul 01.00 WIT, Jumat (10/10/2025). Saat itu, korban dan pelaku terlibat cekcok di depan jalan Pasar Benteng, Kecamatan Nusaniwe.“Awalnya korban dalam pengaruh alkohol, lalu terjadi saling ejek antara korban dan pelaku yang berada di seberang jalan,” jelas Kompol Androyuan.Tersangka yang tersulut emosi kemudian mendatangi korban dan memukul kepalanya menggunakan bagian belakang pisau lipat. Aksi tersebut sempat dilerai oleh seorang saksi bernama Melki, hingga pelaku pergi meninggalkan lokasi untuk membeli rokok.Namun, sekitar 15 menit kemudian, pelaku kembali ke rumahnya dan mendapati kamar tempat tinggalnya telah terbakar hangus. Diduga karena emosi dan dendam, pelaku langsung mendatangi kos tempat korban tinggal dan menganiayanya hingga korban tewas di tempat.“Usai melakukan penganiayaan, tersangka dengan sadar menyerahkan diri ke Polsek Nusaniwe,” ungkap Kasat.Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain:Satu pisau lipat warna silver milik tersangka, Satu baju kaos merah dan celana krem yang digunakan korban, Satu obeng hitam kuning milik korban, serta Satu flashdisk berisi rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian.Saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon telah menahan pelaku untuk menjalani proses hukum.“Tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tambah Kompol Androyuan Elim.Kasus ini menjadi bukti kesigapan Polresta Pulau Ambon dalam merespons tindak pidana kekerasan yang meresahkan masyarakat. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk menahan diri dari tindakan anarkis serta menghindari konsumsi alkohol yang berpotensi memicu tindak kriminal.“Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti dengan cepat dan profesional. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar menyelesaikan masalah secara damai dan tidak main hakim sendiri,” tegas Kompol Androyuan Elim. PNO-12 13 Okt 2025, 20:33 WIT
Buka Pelatihan Negosiator, Wakapolda Maluku: Wujudkan Polri yang Lebih Humanis dan Profesional Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H menekankan pentingnya peran negosiator dalam upaya mewujudkan Polri yang lebih humanis dan profesional. Penekanan ini disampaikan Wakapolda saat membuka pelatihan negosiator Polda Maluku yang dihelat di Ruang Rapat Utama Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Jumat (12/10/2025).Pelatihan negosiator merupakan upaya Polda Maluku memperkuat kemampuan komunikasi dan negosiasi personel di lapangan. Pelatihan ini dirancang untuk membekali anggota dengan kemampuan komunikasi persuasif, pengendalian emosi, dan strategi negosiasi dalam menghadapi situasi massa yang dinamis.Dalam sambutannya, Wakapolda juga menekankan kemampuan bernegosiasi bukan sekadar keahlian teknis, tetapi juga bentuk implementasi nilai-nilai presisi dalam menjalankan tugas kepolisian.“Negosiator bukan hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan dan memahami situasi. Dengan kemampuan ini, kita bisa mencegah terjadinya eskalasi dan menjaga agar setiap kegiatan masyarakat, termasuk unjuk rasa, tetap berjalan damai,” kata Brigjen Imam Thobroni.Pada kesempatan itu, Brigjen Imam juga menyoroti pentingnya peran Polwan dalam tim negosiator. Kehadiran Polwan, menurutnya, dapat menghadirkan nuansa yang lebih lembut dan empatik dalam komunikasi dengan massa, terutama dalam situasi yang berpotensi menimbulkan ketegangan.“Keterlibatan Polwan bukan hanya simbol, tetapi kebutuhan nyata. Polwan sering kali mampu meredam emosi dan menghadirkan pendekatan yang lebih humanis. Ini sejalan dengan semangat Polri yang melindungi dan mengayomi masyarakat,” tambahnya.Pelatihan negosiator diharapkan dapat menghasilkan personel Polri yang memiliki kemampuan komunikasi efektif dan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan. Dalam kegiatan pelatihan tersebut, para peserta selain mendapatkan materi secara teoritis, juga mengikuti simulasi lapangan yang menggambarkan berbagai skenario penanganan aksi massa.Melalui pelatihan ini, Polda Maluku berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme anggotanya, khususnya dalam pendekatan humanis yang menekankan dialog dan negosiasi sebagai langkah utama dalam penyelesaian konflik sosial di masyarakat. PNO-12 13 Okt 2025, 19:57 WIT
Perkuat Pengawasan Internal, Kabid Propam Polda Maluku Sosialisasikan Quick Wins di Polres Buru Papuanewsonline.com, Buru - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) terus memperkuat pengawasan internal dan pembinaan disiplin di jajaran kepolisian wilayah. Pada Sabtu (11/10/2025), Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., memimpin apel pengarahan personel Polres Buru di lapangan Mapolres Buru.Kegiatan ini bertujuan untuk menegakkan kedisiplinan, meningkatkan profesionalisme anggota dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta menyosialisasikan Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri, yang menjadi prioritas dalam mewujudkan Polri yang presisi dan adaptif terhadap tuntutan masyarakat.Apel diikuti oleh Kapolres Buru, Wakapolres, para pejabat utama (PJU) Polres Buru, personel Polres Buru, serta perwakilan Bidpropam Polda Maluku.Dalam arahannya, Kombes Pol. Indera Gunawan menegaskan bahwa kedisiplinan dan integritas merupakan pondasi utama bagi setiap anggota Polri dalam melaksanakan tugas pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum di tengah masyarakat.“Saya tekankan kepada seluruh anggota agar selalu menjaga disiplin, etika, dan profesionalisme dalam bertugas. Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap anggota bekerja sesuai aturan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Indera Gunawan dalam arahannya.Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan anggota di lapangan mencerminkan citra institusi Polri di mata publik. Oleh karena itu, Bidpropam akan terus melakukan pengawasan melekat (waskat) dan pembinaan secara berkelanjutan untuk menjaga marwah serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.“Ingat, kepercayaan masyarakat adalah modal utama kita. Laksanakan tugas dengan hati, hindari pelanggaran sekecil apa pun, dan jadikan pengawasan sebagai cermin untuk memperbaiki diri,” tegasnya.Selain itu, Kombes Indera Gunawan turut menyosialisasikan Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri, yang di antaranya meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, serta penguatan sinergitas dengan masyarakat dan instansi lain.“Quick Wins bukan sekadar program, tapi langkah nyata untuk mempercepat perubahan menuju Polri yang semakin dipercaya, dicintai, dan diandalkan masyarakat,” imbuhnya.Apel pengarahan ini juga menjadi momentum bagi jajaran Polres Buru untuk memperkuat komitmen dalam menjaga soliditas, loyalitas, serta semangat pengabdian di setiap pelaksanaan tugas. PNO-12 13 Okt 2025, 13:39 WIT
Patroli "Blue Light" Samapta Polda Maluku Redam Ketegangan Warga di Air Besar Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melalui Direktorat Samapta menggelar patroli skala besar dengan nama Blue Light Patrol pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (11-12/10/2025) di kota Ambon.Patroli yang dipimpin langsung oleh Direktur Samapta Polda Maluku Kombes Pol. Agus Pudjianto, SH., M.Si ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, atau tindak kejahatan di ibukota provinsi Maluku.Menggunakan sejumlah kendaraan bermotor, personel Samapta Polda Maluku melaksanakan patroli di sejumlah daerah rawan di Ambon termasuk menyasar kawasan Aster, Batu Merah, Belakang Soya, Taman Pattimura, Jalan Ay. Patty, Tugu Trikora, Batu Gantong, Belakang Amplas, Pelabuhan Slamet Riyadi, Pasar Mardika, Ongko Liong hingga kembali ke Markas Ditsamapta di Tantui.Dalam kegiatan tersebut, para personel juga menyapa dan berdialog dengan masyarakat untuk menerima saran dan masukan. Termasuk menghampiri sekelompok pemuda yang masih nongkrong di tengah jalan.‎"Kami berdialog dengan masyarakat, dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas," kata Kombes Agus.Pada kesempatan itu, tim juga melakukan sosialisasi terkait Call Center 110 sebagai layanan pengaduan masyarakat kepada pihak Kepolisian.‎"Daerah titik rawan premanisme juga kami sasar. Termasuk patroli ke tempat pemukiman warga, tempat keramaian/hiburan, serta memonitor kegiatan masyarakat," ungkapnya.Tak menggunakan kendaraan bermotor, patroli juga dilakukan dengan cara berjalan kaki. Tim menghampiri masyarakat yang sementara duduk berkelompok secara humanis, menyapa menjalin kedekatan, menyerap informasi keluhan dan laporan masyarakat. "Kami juga menghimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama - sama menjaga situasi Kamtibmas di seputaran Kota Ambon," ungkapnya.Patroli yang kerap dilaksanakan ini juga merupakan komitmen Polda Maluku untuk selalu hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat."Patroli yang dilakukan ini juga untuk mencegah terjadinya potensi gangguan, ancaman gangguan dan gangguan nyata karena adanya niat dan kesempatan," ungkapnya.Saat patroli digelar, tim juga menerima laporan terjadinya bentrok antar warga di kawasan Air Besar. Kedua kelompok massa yang bertikai akhirnya berhasil dipisahkan."Saat itu petugas mencari tau sebab terjadinya bentrok dan mengamankan kedua pihak, kemudian melakukan pendekatan secara humanis, membangun komunikasi, dan berdialog dengan kelompok masyarakat," jelasnya.Pada kesempatan itu, selain meminta kedua belah pihak kembali ke rumah masing-masing, tim patroli juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras."Kami juga memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Juga melakukan pendekatan secara humanis dengan tokoh masyarakat yang berada di daerah Kahena," jelasnya. PNO-12 13 Okt 2025, 07:52 WIT
RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri Terima Kunjungan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta Papuanewsonline.com, Jakarta - Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri menerima kunjungan dari perwakilan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih efektif antara Koroner Inggris dengan otoritas terkait di Indonesia, terutama dalam hal penanganan autopsi jenazah yang akan direpatriasi ke Inggris serta penanganan kasus hukum yang berkaitan dengan kondisi kematian jenazah tersebut.Rombongan dari Kedutaan Besar Inggris terdiri dari Poonam Jandu selaku Coroner Liaison Officer, Falma Kemalasari selaku Vice Consul - British Embassy Jakarta, dan Gilang Ahmad Rizki selaku Pro-Consul - British Embassy Jakarta. dan diterima langsung oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono, M.Kes., M.H., beserta jajaran pejabat utama dan tim dari Instalasi Kedokteran Forensik.Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang prosedur dan layanan forensik di Indonesia, sekaligus berbagi pengalaman terkait penanganan jenazah warga negara asing (WNA) dalam proses repatriasi, baik di Indonesia maupun di Inggris. Kepala RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini menegaskan pentingnya kerja sama lintas negara di bidang forensik.“Kami sangat menyambut baik kunjungan ini. Komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pihak kedutaan sangat penting untuk memastikan proses forensik berjalan profesional dan transparan,” ujarnya pada Jumat, (10/10/2025).Perwakilan Kedutaan Besar Inggris juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai praktik forensik di Indonesia.Melalui kunjungan ini, RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri dan Kedutaan Besar Inggris berharap dapat terus memperkuat kerja sama di bidang kedokteran forensik serta membangun sinergi dalam penanganan kasus kemanusiaan lintas negara. PNO-12 12 Okt 2025, 19:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT