logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Pulihkan Kembali Aktivitas Sekolah, Taruna Bersihkan SD Negeri 4 Kuala Simpang dari Pascabencana Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Hari ini, Minggu, 25 Januari 2026, merupakan hari kedua pelaksanaan kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 yang diikuti Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).Salah satu sasaran kegiatan pada hari kedua ini adalah pembersihan di SD Negeri 4 Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak banjir pada November 2025 lalu. Para Taruna bersama-sama melakukan pembersihan lumpur di ruang-ruang kelas agar sekolah dapat segera digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.Taruna Akpol, Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus, menjelaskan bahwa kondisi lumpur di dalam ruangan sekolah masih cukup tebal sehingga membutuhkan penanganan serius.“hari ini kami melaksanakan kegiatan di suatu sekolah dasar di Tamiang dan yang kami lakukan adalah membersihkan lumpur yang cukup tinggi di ruang-ruang sekolahan. Kami sekop, kami sapu, dan kami pel supaya ruangan-ruangan ini bisa cepat digunakan kembali oleh anak-anak di SD di Tamiang,” ujar Sultan.Sementara itu, Taruna Akademi Angkatan Laut, Salsadila Rossa Firllyanti, menyampaikan bahwa proses pembersihan telah berlangsung selama dua hari dan menunjukkan progres yang signifikan.“Untuk proses pengerjaan sendiri sudah kami lakukan selama dua hari. Progres yang sudah kami lakukan sudah membersihkan beberapa kelas dan sudah bisa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Namun, untuk beberapa bangunan sudah mulai rapuh, sehingga masih diperlukan pembersihan yang lebih mendalam,” jelasnya.Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, para Taruna berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang, khususnya dalam pemulihan pascabencana.“Kegiatan Latsitardanus ke-46 ini kami harapkan dapat membawa dampak baik untuk masyarakat Aceh Tamiang, membangun kembali fasilitas umum, serta membantu kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” kata Salsadila.Senada dengan itu, Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus berharap pemulihan pascabencana dapat segera tuntas sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.“Harapan saya, semua kerusakan akibat bencana dapat cepat dipulihkan, sehingga anak-anak bisa segera kembali bersekolah, toko-toko bisa kembali buka, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal secepat mungkin,” tutupnya. PNO-12 26 Jan 2026, 18:44 WIT
Polri Salurkan Bantuan Kesehatan Untuk Jajaran Wilayah Barat Provinsi Aceh Papuanewsonline.com, Aceh - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan kesehatan berupa obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), alat kesehatan, serta vaksin tetanus kepada jajaran kepolisian di wilayah barat Provinsi Aceh. Bantuan tersebut didistribusikan melalui jalur darat dan udara guna memastikan kebutuhan medis di lapangan dapat terpenuhi secara cepat dan merata.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, pendistribusian bantuan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kesiapsiagaan pelayanan kesehatan, khususnya bagi personel dan masyarakat di wilayah yang membutuhkan.“Polri terus berupaya memastikan ketersediaan logistik kesehatan di seluruh jajaran, baik melalui jalur darat maupun udara. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pelayanan medis serta meningkatkan kesiapsiagaan satuan di wilayah,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.Bantuan obat-obatan, BMHP, dan alat kesehatan dikirim menggunakan truk box dengan Nomor Polisi BK 8073 GR sebanyak 100 koli untuk Polres jajaran wilayah barat Aceh. Sementara itu, bantuan Vaksin Tetanus Biosat dikirim melalui Helikopter Polri AW 169 Nomor Register P-3307 sebanyak 100 ampul, yang diperuntukkan bagi Sat Brimob Polda Aceh dan Polres Sabang.Adapun rincian penerimaan bantuan sebagai berikut:* Polres Subulussalam, Sabtu pukul 08.20 WIB, menerima 13 koli lengkap, terdiri dari obat-obatan dan BMHP sebanyak 12 koli serta 1 unit tiang infus.* Polres Aceh Singkil, pukul 10.20 WIB, menerima 13 koli lengkap, terdiri dari 12 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Polres Aceh Selatan, pukul 12.30 WIB, menerima 12 koli lengkap, terdiri dari 11 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Sat Brimob Polda Aceh, pukul 16.00 WIB, menerima Vaksin Tetanus Biosat sebanyak 50 ampul @ 1 ml.* Polres Sabang, pukul 16.00 WIB, menerima* Vaksin Tetanus Biosat sebanyak 50 ampul @ 1 ml.* Polres Aceh Barat Daya, pukul 18.15 WIB, menerima 9 koli lengkap, terdiri dari 8 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Polres Nagan Raya, pukul 21.20 WIB, menerima 25 koli lengkap, terdiri dari 24 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Polres Aceh Barat, pukul 22.32 WIB, menerima 28 koli lengkap, terdiri dari 27 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.Kombes Pol Erdi A. Chaniago menambahkan, penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari langkah antisipatif Polri dalam mendukung tugas operasional serta pelayanan kemanusiaan di daerah.“Dengan distribusi yang tepat sasaran, kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi pelaksanaan tugas serta pelayanan kesehatan di wilayah,” pungkasnya. PNO-12 26 Jan 2026, 18:35 WIT
Taruni Akpol Gelar Trauma Healing bagi Siswa TK Bhayangkari Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang​ – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak pascabencana, para Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang tengah melaksanakan Latsitardanus menggelar kegiatan trauma healing bagi siswa dan siswi TK Bhayangkari Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026).​Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini difokuskan untuk mengembalikan keceriaan anak-anak yang terdampak banjir. Melalui pendekatan yang humanis, para Taruni memberikan motivasi serta dukungan psikologis lewat berbagai permainan edukatif dan interaksi hangat.​Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Bhayangkari Polda Aceh yang turut memberikan dukungan moral serta bantuan logistik sebagai bentuk nyata kepedulian institusi terhadap pemulihan masyarakat, khususnya anak-anak, di wilayah terdampak.​Menanggapi aksi kemanusiaan tersebut, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, memberikan apresiasi atas inisiatif para Taruni dalam membantu proses pemulihan mental generasi muda di Aceh Tamiang.​"Kegiatan trauma healing ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat pascabencana. Kehadiran para Taruni bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan memberikan penguatan mental dan edukasi agar anak-anak kita tetap memiliki semangat belajar dan tidak terbelenggu oleh rasa trauma akibat banjir yang melanda," ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.​Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara Taruni Akpol dan Bhayangkari dalam kegiatan ini menunjukkan sisi humanis Polri yang senantiasa mengedepankan pelayanan dan perlindungan bagi seluruh lapisan masyarakat. PNO-12 26 Jan 2026, 18:19 WIT
RUPS Divestasi Saham 10 Persen Dipersoalkan, Masyarakat Mimika Menuntut Haknya Papuanewsonline.com, Mimika — Desakan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika untuk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) divestasi saham 10 persen di Mimika terus menguat. Masyarakat menilai lokasi pelaksanaan RUPS menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan pengelolaan saham yang menyangkut masa depan daerah dan kesejahteraan rakyat Mimika.Kabupaten Mimika sebagai pemegang saham mayoritas atas divestasi saham 10 persen dinilai memiliki hak dan posisi strategis dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, masyarakat menilai pelaksanaan RUPS di luar Mimika, khususnya di Jayapura, berpotensi mengurangi porsi manfaat yang seharusnya diterima daerah pemilik saham terbesar.Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari daerah pemilihan Mimika, Yohanes Kemong, menyampaikan bahwa masyarakat Mimika tidak menginginkan keputusan strategis tersebut justru merugikan daerah asal saham. Ia menegaskan bahwa jika RUPS dilakukan di Jayapura, maka Mimika berpotensi hanya memperoleh bagian kecil dari total kepemilikan saham yang ada.“Kami tidak ingin keputusan yang diambil akan merugikan kami. Jika RUPS dilaksanakan di Jayapura, maka kami akan mendapatkan nilai yang sangat kecil, hanya 1% dari total 10%,” kata Yohanes dalam pernyataan yang diterima Papua news online, com, Senin (26/1/2026).Lebih lanjut, Yohanes menekankan pentingnya kepala daerah memprioritaskan kepentingan jangka panjang masyarakat Papua Tengah, khususnya rakyat Mimika. Ia meminta agar keputusan terkait RUPS tidak dilandasi kepentingan kelompok tertentu, melainkan berpijak pada keadilan bagi daerah pemegang saham mayoritas.“Kami ingin Bupati Mimika melaksanakan RUPS di Kabupaten Mimika, sebagai wilayah pemegang saham mayoritas,” tambahnya.Desakan tersebut muncul dari kekhawatiran bahwa pelaksanaan RUPS di Jayapura hanya akan menguntungkan pihak-pihak tertentu, sementara manfaat ekonomi dari divestasi saham tidak dirasakan secara luas oleh masyarakat Mimika.“Kami tidak ingin uang hasil divestasi saham 10% ini hanya dinikmati oleh segelintir orang, kami ingin hasilnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Mimika,” tegas Yohanes.Masyarakat Mimika juga mengingatkan agar Bupati Mimika tidak mengambil keputusan yang dinilai keliru karena dampaknya akan langsung menyentuh masa depan rakyat. Mereka menyatakan komitmen untuk terus mengawal setiap kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan saham divestasi tersebut.“Kami akan terus mengawal langkah-langkah Bupati Mimika dalam kepengurusan saham 10%,” tambah Yohanes.Hingga berita ini diturunkan, Bupati Mimika Yohanes Rettob belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut. Namun, masyarakat berharap aspirasi ini dapat menjadi pertimbangan serius dalam menentukan lokasi dan mekanisme pelaksanaan RUPS divestasi saham 10 persen. Penulis: HendEditor: GF 26 Jan 2026, 13:06 WIT
Kapolda Aceh Mengecek Langsung Perkembangan Sumur Bor Bantuan Polri Untuk Aceh Tamiang Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, melakukan pengecekan langsung sumur bor bantuan Polri di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sumur bor bantuan Polri masih berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pascabencana.Dalam keterangannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan program kemanusiaan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang disalurkan ke berbagai wilayah di Aceh.“Hari ini Sabtu 24 Januari 2026 kami mengecek sumur-sumur yang telah diberikan oleh Bapak Kapolri,” ujar Kapolda Aceh.Kapolda menjelaskan, total bantuan sumur bor yang diberikan Kapolri mencapai 267 titik, lengkap mulai dari proses pembuatan hingga fasilitas pendukung seperti mesin dan toren air.“Total bantuan sumur bor Bapak Kapolri yaitu sebanyak 267 titik, meliputi pembuatan sampai dengan mesin dan toren,” jelasnya.Lebih lanjut, Kapolda Aceh menegaskan pihaknya akan memastikan seluruh bantuan benar-benar dapat dimanfaatkan. Jika ditemukan kendala, perbaikan akan segera dilakukan. Kapolda ingin meyakinkan bahwa apabila masih ada bantuan sumur yang belum berfungsi maksimal maka akan perbaiki.Salah satu lokasi pengecekan dilakukan di RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang. Berdasarkan hasil peninjauan, sumur bor bantuan Polri di rumah sakit tersebut masih berfungsi dengan baik dan terus dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan.“Alhamdulillah di RSUD Kabupaten Aceh Tamiang, hari ini sumur bor bantuan Polri masih bermanfaat. Semoga bermanfaat bagi Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang,” ucap Kapolda.Sementara itu, Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, Dr Andika Putra SA, menyampaikan bahwa sumur bor bantuan Polri sangat membantu operasional rumah sakit sejak awal pascabencana hingga saat ini.“Hari ini kami kedatangan kunjungan dari Bapak Kapolda beserta Ibu untuk melihat bantuan sumur bor dari Bapak Kapolri. Alhamdulillah, sumur sudah beroperasi dan kami gunakan untuk kebutuhan operasional rumah sakit sejak awal-awal pasca bencana sampai sekarang ini terus kami gunakan,” ungkapnya.Ia berharap bantuan tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang.“Mudah-mudahan apa yang sudah diberikan ini terus bisa memberikan manfaat untuk kegiatan pelayanan di rumah sakit,” katanya.Dr Andika juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolri dan seluruh jajaran Polri atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajarannya atas perhatiannya kepada RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang,” pungkasnya. PNO-12 25 Jan 2026, 14:58 WIT
Taruna Akpol Bersama SSDM Polri Laksanakan Trauma Healing Perdana di Aceh Tamiang Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Tanpa membuang waktu untuk beristirahat, sesaat setelah tiba di Aceh Tamiang, 9 Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) didampingi Biro Psikologi SSDM Polri langsung turun ke lapangan melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengerahan 169 Taruna Akpol yang bertugas selama satu bulan penuh dalam Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardus) 2026, untuk melaksanakan pelayanan terpadu pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.Trauma healing dilaksanakan di TK Kemala Bhayangkari 12 Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026), dengan sasaran 75 anak-anak tingkat taman kanak-kanak yang terdampak langsung banjir bandang dan tanah longsor. Pendampingan dilakukan melalui pendekatan Psychological First Aid (PFA), permainan edukatif, konseling kelompok kecil, serta berbagai aktivitas kreatif yang bertujuan memulihkan rasa aman, menenangkan emosi, dan mengembalikan semangat anak-anak. Kehadiran Taruna Akpol sebagai pendamping menciptakan suasana hangat, aman, dan penuh keakraban. Anak-anak tidak hanya diajak bermain, tetapi juga diberi ruang untuk mengekspresikan perasaan, bercerita, serta membangun kembali kepercayaan diri.Psikolog SSDM Polri AKBP Astiadi Prahastomo, S.Psi., S.I.K., M.T. Yang memimpin kegiatan ini menjelaskan bahwa trauma healing ini dilakukan sebagai bentuk pertolongan psikologis awal bagi anak-anak pascabencana. Fokus utama kegiatan adalah memulihkan rasa aman, menenangkan emosi, dan mengembalikan keceriaan anak-anak agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan sehat. Pendekatan berbasis Psychological First Aid melalui permainan, interaksi sosial, dan komunikasi empatik dinilai efektif membantu anak-anak menurunkan kecemasan serta membangun kembali rasa percaya diri. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran 9 Taruna Akpol sangat membantu proses pendampingan, karena para taruna mampu menjadi figur kakak dan sahabat bagi anak-anak, sehingga tercipta kedekatan emosional yang mempercepat proses pemulihan.Kegiatan trauma healing ini menjadi aksi kemanusiaan perdana dari rangkaian panjang pengabdian 169 Taruna Akpol yang dikerahkan ke Aceh Tamiang selama satu bulan penuh. Para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik, mulai dari pemulihan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pengelolaan dapur umum, hingga pendampingan psikososial, guna membantu percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa kegiatan trauma healing yang dilakukan oleh SSDM Polri bersama 9 Taruna Akpol ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya bagi anak-anak. Selama satu bulan ke depan, 169 Taruna Akpol akan hadir dan bekerja bersama masyarakat Aceh Tamiang dalam berbagai program kemanusiaan, memastikan kehadiran Polri tidak hanya dalam pemulihan fisik, tetapi juga dalam penguatan mental dan psikologis masyarakat agar mampu bangkit kembali secara utuh.Kegiatan trauma healing ini menjadi simbol awal pengabdian panjang Taruna Akpol di Aceh Tamiang. Selama satu bulan ke depan, para taruna akan terus hadir di tengah masyarakat bekerja, melayani, dan menguatkan demi mempercepat pemulihan kehidupan pascabencana serta menumbuhkan kembali harapan bagi generasi masa depan. PNO-12 25 Jan 2026, 14:32 WIT
Jelang Bulan Ramadan, Polda Maluku Siap Gelar Operasi Keselamatan Salawaku 2026 Papuanewsonline.com, Ambon – Menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Maluku akan melaksanakan Operasi Keselamatan Salawaku Tahun 2026.Sebelum pelaksanaan Operasi yang bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polda Maluku terlebih dahulu menggelar rapat penyusunan rencana operasi atau Renops.Rapat koordinasi Renops Keselamatan 2026 dipimpin Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol. Rondald Reflie Rumondor S.I.K., M.Si di Posko Astacita lantai 2 Mapolda Maluku, Jumat (23/1/2026).Kombes Ronald dalam arahannya menekankan pentingnya Operasi Keselamatan Salawaku 2026 menjelang bulan Ramadan. Operasi tahun ini mengusung tema "Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Ketupat-2026". "Operasi Keselamatan dirancang sebagai langkah cipta kondisi sebelum memasuki masa Operasi Ketupat mendatang," ungkapnya.Menurutnya, tujuan utama operasi adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, yang juga tetap didukung dengan tindakan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan (laka lantas).Lebih lanjut, Karo Ops menjelaskan bahwa strategi ini disusun berdasarkan analisis dan evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Lilin-2025 serta mengantisipasi fenomena yang berkembang di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.Adapun sasaran operasi meliputi segala bentuk Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN) yang dapat memicu pelanggaran maupun kecelakaan, baik sebelum, saat, maupun pasca pelaksanaan operasi. "Kepada seluruh jajaran agar menetapkan target operasi yang spesifik mencakup orang, lokasi, barang/benda, dan kegiatan sesuai dengan karakteristik kerawanan wilayah masing-masing," pintanya.Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Wadir Intelkam Polda Maluku, serta pejabat yang mewakili jajaran Direktorat Binmas, Direktorat Lantas, Bidang Dokkes, Bidang Propam, Bidang Humas, dan Bidang TIK Polda Maluku.Polda Maluku berkomitmen untuk terus menekan angka kecelakaan jalan raya dan meningkatkan kesadaran disiplin berlalu lintas bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Maluku. PNO-12 24 Jan 2026, 16:53 WIT
Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh Bangun Jembatan Darurat di Kampung Setie Papuanewsonline.com, Bener Meriah - Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Polres Bener Meriah bersama Brimob Polda Aceh membangun jembatan darurat di Kampung Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (22/01/2026).Jembatan yang dibangun tersebut merupakan akses vital antar dusun yang sangat dibutuhkan warga, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian seperti durian, langsat, dan pinang. Sebelumnya, jembatan ini rusak parah akibat bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat sempat terhambat.Kegiatan pembangunan jembatan dipimpin langsung oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. Selain membangun jembatan darurat, Polres Bener Meriah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, selimut, serta pakaian kepada warga yang terdampak bencana.Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu pemulihan pascabencana.“Selain membangun jembatan, kami juga membawa bantuan berupa sembako, selimut, dan pakaian. Semoga apa yang kami berikan dapat meringankan beban masyarakat. Jembatan ini diharapkan mampu kembali memulihkan roda perekonomian warga Kampung Setie,” ujar Kapolres.Sementara itu, Reje Kampung Setie, Husaini, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja keras selama beberapa hari membersihkan jalan dan membangun jembatan di kampung mereka.“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh. Personel Polri sudah berhari-hari bekerja di kampung kami, membersihkan jalan, membangun jembatan, serta beberapa kali menyalurkan bantuan sembako. Ini sangat membantu masyarakat kami,” ungkap Husaini.Dengan dibangunnya jembatan darurat tersebut, akses transportasi warga kembali terbuka dan diharapkan aktivitas pertanian serta perekonomian masyarakat Kampung Setie dapat pulih secara bertahap. PNO-12 24 Jan 2026, 15:31 WIT
Kapolda Maluku Tinjau Gedung SPPG Polres Buru Tekankan Kualitas Pemenuhan Gizi Masyarakat Papuanewsonline.com, Namlea – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menekankan pentingnya kualitas pelayanan dalam pemenuhan gizi baik bagi personel Polri maupun masyarakat.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat meninjau progres kesiapan pengoperasian gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Buru di kota Namlea, Kamis (22/01/2026). Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto, sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, Kapolres Buru dan jajarannya, Kapolda menekankan bahwa SPPG Polres Buru merupakan salah satu fasilitas strategis yang disiapkan untuk mendukung program Polri terkait peningkatan kualitas kesehatan, dan pemenuhan gizi.Dalam peninjauannya, Kapolda menerima penjelasan terkait tahapan pembangunan, peruntukan ruangan, hingga rencana operasional gedung SPPG Polres Buru ke depan.Kapolda menegaskan keberadaan SPPG juga memiliki peran penting di bidang kesehatan dan pemenuhan gizi khususnya bagi personel Polres Buru dan keluarganya, sehingga diharapkan dapat menunjang kinerja anggota dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian.“Pemenuhan gizi dan kesehatan merupakan faktor penting dalam menjaga kesiapan fisik dan mental personel. Dengan sarana yang memadai, diharapkan kualitas pelayanan serta kinerja anggota Polri dapat semakin optimal,” ujar Kapolda.Irjen Dadang Hartanto juga menekankan pentingnya pengelolaan gedung SPPG secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. "Ini penting diperhatikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal, baik oleh internal Polri maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan gizi," pintanya.Di sisi lain, ketersediaan SPPG menjadi bagian penting dari komitmen Polda Maluku dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, pencegahan stunting, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan upaya mewujudkan Polri yang Presisi dan humanis. PNO-12  24 Jan 2026, 14:48 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT