Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Tingkatkan Kinerja dan Sinergitas BUMD, Ditjen Bina Keuda Kemendagri Gelar Webinar Series ke-32
Papuanewsonline.com, Jakarta
- Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam
Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan Webinar Series Keuda Update Seri ke-32
bertajuk ‘Sinergitas BUMD Aneka Usaha Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja BUMD.
Kegiatan ini digelar secara hybrid di Hotel Horison, Bandung, Jawa Barat dan
melalui channel YouTube Ditjen Bina Keuda, Kamis (9/3/2023). Webinar series yang digelar
Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagr secara rutin setiap minggu ini, pada seri
ke-32 diikuti lebih dari 4.739 orang atau viewer, dengan rincian 264 peserta
melalui zoom, 3.084 peserta melalui YouTube dan 252 peserta melalui live view.
Sementara itu hadir langsung di lokasi sebanyak 155 orang. Peserta webinar akan
mendapatkan e-sertifkat secara gratis. Pada kesempatan tersebut,
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri, Agus Fatoni menyampaikan,
"BUMD mempunyai peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di
daerah, termasuk dalam penanganan inflasi, menjaga stabilitas harga dan
mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM)." “Kementerian Dalam Negeri
mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan,
yang telah bersama-sama memberikan kontribusi pemikiran dan tenaga guna
mendorong pengelolaan BUMD sehingga telah membantu pertumbuhan ekonomi di daerah,
termasuk dalam penanganan inflasi, menjaga stabilitas harga serta menstimulus
Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM)," ucap Fatoni. Fatoni menambahkan, pertumbuhan perekonomian domestik di
Indonesia pada tahun 2022 terus meningkat pada kisaran 4,5-5,3% dan tetap kuat
pada tahun 2023. Menurutnya, kabar baik ini perlu disikapi secara optimis untuk
terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia. Fatoni
menilai, BUMD sebagai salah satu pelaku usaha yang dimiliki pemerintah daerah,
harus mampu menjawab tantangan tersebut. “BUMD menjalankan fungsi
pemerintah daerah dalam melakukan pelayanan publik. Pada sisi lain, sangat bisa
dimengerti keberadaan BUMD sebagai entitas bisnis, sehingga pelayanan publik
yang dilakukan BUMD sebagai korporasi, juga diperlukan kemandirian dalam
pengelolaannya dan mampu menghasilkan keuntungan serta hasil yang optimal
dengan dukungan dari pemegang saham,” kata Fatoni. Fatoni menggambarkan, jumlah BUMD
saat ini sebanyak 1.056. Jumlah tersebut, sebanyak 205 BUMD milik pemerintah
provinsi dan 851 BUMD milik pemerintah kabupaten/kota. Adapun jenis BUMD
terdiri dari 26 Bank Pembangunan Daerah, 212 Bank Perkreditan rakyat milik
Pemda, 360 BUMD Air minum, 17 BUMD penjaminan kredit daerah (Jamkrida) dan 441
BUMD Aneka usaha. Sementara, jumlah aset BUMD Rp 899,4 triliun, jumlah ekuitas
Rp 236,6 triliun, jumlah laba Rp 29,6 triliun, laba Rp 29,6 triliun, Deviden
13,02 triliun. “Dengan jumlah BUMD dan aset yang
luar biasa, perlu atensi dan menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Daerah.
Ini potensi dan peluang yang bjsa kita maksimalkan untuk mewujudkan
kesejeahteraan rakyat melalui BUMD,” ucap Fatoni. Fatoni menyebut, sinergi
merupakan salah satu kunci sukses dan berkembangnya BUMD. Banyak yang bisa
dihasilkan BUMD. Dominasi kepemikan saham pemerintah daerah, kelengkapan
potensi dan sumber daya yang dimiliki, dapat memperkuat pembiayaan dan
jaringan, pertukaran teknologi dan informasi serta pemerataan pembangunan.
Kementerian Dalam Negeri juga sangat mendukung pengelolaan BUMD yang
professional, mandiri, inovasi dan bertata kelola yang baik.
Sebagai informasi, acara ini
turut dihadiri oleh Kepala Badan Pangan Nasional, Sekretaris Daerah Provinsi
Jawa Barat, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Ketua PERDASI/ Direktur
Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Komisaris Independen PT Jasa Marga,
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Kepala Biro dan Kepala Bagiam
Perekonomian Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, Direksi dan Komisaris atau
Pengawas BUMD. (Redaksi)
10 Mar 2023, 15:20 WIT
Agus Fatoni Minta Daerah Maksimalkan Kinerja BLUD dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Papuanewsonline.com, JAKARTA
- Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam
Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menekankan, daerah perlu memaksimalkan kinerja
Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan meningkatkan pelayanan publik. Upaya
tersebut dapat dilakukan di beberapa sektor, baik di bidang kesehatan maupun
lainnya. “Kita terus mendorong setiap
daerah agar mau memaksimalkan kinerja BLUD, baik pada sektor kesehatan,
pendidikan, dan sektor lainnya,” kata Fatoni dalam Rapat Koordinasi BLUD Tahun
2023 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2023). Fatoni menyampaikan, pada sektor
kesehatan, saat ini tercatat jumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebanyak 810
unit, dan 577 RSUD di antaranya atau sekitar 71 persen sudah menerapkan BLUD.
Sedangkan untuk Puskesmas, dari total 10.292 di Indonesia, sudah 4.412
Puskesmas atau sekitar 43 persen yang menerapkan BLUD. Sementara itu, pada sektor
pendidikan sebanyak 98 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Indonesia
telah menerapkan BLUD. Kemudian sejumlah pelayanan lain pada sektor
non-kesehatan yang telah menerapkan BLUD sebanyak 91 layanan. Menurut Fatoni, beberapa upaya
yang perlu dilakukan pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan kinerja BLUD
antara lain menyusun dan menetapkan peraturan mengenai fleksibilitas BLUD.
Adapun fleksibilitas pengelolaan keuangan BLUD di antaranya pengelolaan
pendapatan dan pengelolaan belanja, baik ambang batas maupun pergeseran. Selain itu, upaya lainnya yaitu
pengelolaan pembiayaan baik utang dan piutang, SILPA dan investasi, serta
penyusunan, pengajuan, penetapan, dan perubahan Rencana Bisnis dan Anggaran
(RBA) BLUD. Lalu hal tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan dan
penatausahaan keuangan BLUD, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan BLUD dan
akuntansi. Selanjutnya, sumber daya manusia (SDM) dan remunerasi BLUD, tarif
layanan BLUD, pengadaan barang dan/atau jasa BLUD dan kerja sama BLUD. Fatoni menyampaikan, Kemendagri
melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuda telah mengeluarkan surat edaran
untuk menjadi acuan terutama mengenai tata cara penyusunan dokumen
administratif sebagai persyaratan utama penerapan BLUD. Dengan begitu, Pemda
dapat menyusun dokumen administratif penerapan BLUD secara lebih mudah. “Pelaksanaan pembinaan di
pemerintah daerah tidak maksimal jika bekerja sendirian. Oleh karenanya
dukungan dan kerja sama dari seluruh stakeholder sangat dibutuhkan guna
mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik, semakin efektif,
efisien, akuntabel, dan terpercaya,” ucap Fatoni.
Dirinya menekankan, pelayanan
publik saat ini dituntut tidak hanya dapat dijalankan dengan konsep “send”,
tetapi juga harus mampu memberikan dampak yang sampai kepada masyarakat atau
“deliver”. (Redaksi)
09 Mar 2023, 22:53 WIT
Tokoh Adat & Intelektual Amungme Dukung AMDAL Jika PT. Freeport Berdayakan Pemilik Hak Ulayat
Papuanewsonline.com, Mimika
| Menyikapi proses AMDAL PT Freeport,
Tokoh Adat dan tokoh Intelektual Suku Amungme pada Kamis, 02/03/23
melakukan rapat bersama rumah salah satu tokoh Amungme. Dari hasil rapat tersebut maka
tokoh Adat dan Intelektual Amungme sepakat mendukung penuh proses Analisis Dampak
Lingkungan yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia. Dukungan ini diberikan
dengan penegasan bahwa PT Freeport harus memperhatikan masyarakat yang memiliki
hak Ulayat di wilayah yang terkena dampak limbah dari PT Freeport. Dukungan atas AMDAL ini diberikan
kepada Freeport karena menurut tokoh adat, operasi tersebut merupakan
kepentingan negara yang telah disepakati oleh pihak PT Freeport dan pemerintah.
PT Freeport perlu merangkul masyarakat pemilik hak ulayat untuk bisa bekerja
sama dalam hal pemberdayaan masyarakat sehingga dapat memperbaiki ekonomi,
pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Sebagai Tokoh Adat Suku Amungme,
Barnabas Beanal menyampaikan bahwa Gunung Nemangkawi secara turun temurun sudah ada pembagian
wilayah adat per marga-marga, namun semenjak Freeport melakukan kesepakatan dengan orang tua mereka hingga
saat ini pihaknya belum mendapat apa-apa. Tokoh adat tersebut merasa bahwa
mereka ditipu oleh Freeport, sehingga dengan adanya Analisis Dampak Lingkungan
yang baru ini, maka PT Freeport perlu merangkul pihaknya sebagai pemilik hak
ulayat untuk bekerja sama. "Jangan merugikan kami,
cukup orang tua kami yang ada pada zaman gelap, sekarang anak-anak kami sudah
bersekolah untuk itu Freeport harus bekerja sama dengan mereka untuk
memberdayakan masyarakat sehingga bisa meningkatkan ekonomi" tuturnya. Barnabas menegaskan agar PT
Freeport juga perlu memperhatikan dampak buruk dan baik dari pembuangan limbah
perusahaan, pada prinsipnya pihak tidak melarang untuk perusahaan beroperasi
tetapi dengan Analisis Dampak Lingkungan yang baru ini, PT Freeport bisa
merangkul para pemilik hak ulayat untuk melakukan kerja sama dalam hal
Pemberdayaan. Sementara itu, Tokoh Intelektual
Amungme, Yopinus Beanal mengatakan berdasarkan kesepakatan keluarga Beanal maka
pihak Marga Beanal dan marga-marga lainnya menyatakan sikap untuk mendukung
proses analisis dampak lingkungan yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia. Ia
telah melihat hasil kajian analisis dampak lingkungan bahwa perencanaan
pembuangan limbah Freeport akan dibuang ke sungai Uslanop yang merupakan tempat
di mana terdapat masyarakat wilayah adat. Dengan demikian, seharusnya ada
pertimbangan pertimbangan dan negosiasi oleh PT Freeport dan pemerintah dengan
melibatkan masyarakat pemilik hak ulayat yakni marga Beanal, Eyanem, Anggaibak,
Alomang, Kelanangame, Wanmang, Magal, Onioma, dan Jamang yang mendiami kepala
air sampai ke muara. Ia menambahkan bahwa PT Freeport
sudah lama beroperasi namun yang diketahui bahwa sebagian besar gunung Nemangkawi adalah milik
marga Beanal dan harus diakui oleh Freeport dan masyarakat kabupaten Mimika. Selain Yopinus, salah satu tokoh
Intelektual Amungme lainnya, Dete Beanal menuntut agar PT Freeport harus
melihat lingkungan, budaya, dan sosial
yang akan terdampak oleh pembuangan limbah PT Freeport. Di sepanjang Suangi Uslanop
merupakan tempat berbur, meramu makan, bertani bahkan terdapat rumah penduduk
sehingga PT Freeport perlu memperhatikan hak-hak hidup, memperhatikan apa yang
menjadi tuntutan dan harapan masyarakat. Dete berharap agar PT Freeport
tidak hanya memperhatikan beberapa marga saja, namun bisa melihat dan
memperhatikan seluruh marga mendiami gunung Nemangkawi dan sekitarnya yang
merupakan dampak dari ekspansi PT Freeport.
Selain dua tokoh Intelektual
Amungme, salah satu tokoh perempuan Amungme, Erna Beanal menyatakan sikap
mendukung proses analisis dampak lingkungan
yang dilakukan oleh PT Freeport dengan tujuan bahwa Freeport harus punya
kewajiban dan tanggung jawab untuk keberpihakan terhadap masyarakat lokal yang
ada di lokasi pertambangan dalam hal ini mengajak kerja sama dalam hal
meningkatkan ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat. (Stevi)
03 Mar 2023, 23:06 WIT
Nyata Dongkrak Pendapatan UMKM di Mappi, Pedagang Bahagia Dengan Adanya Turnamen Futsal Bupati Cup I
Papuanewsonline.com, MAPPI
– Open Tournament Futsal Bupati Cup I yang sudah berlangsung selama beberapa
hari sejak dibuka oleh Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si memberi
multiplier effect bagi ekonomi di Mappi terutama pelaku UMKM. Pendapatan pelaku usaha mikro yang
didominasi mama-mama Papua yang berdagang di sekitar venue Mappi Sport Center
itu mengalami peningkatan cukup signifikan. Tidak hanya pedagang, tukang ojek
juga meraup keuntungan dari pelaksanaan even olahraga yang diramaikan 64 tim
tersebut. Fransiska Berta Meagan, salah
seorang pedagang ketika ditemui Rabu (1/3/2023) mengaku senang karena adanya
pertandingan futsal ini bisa menjadi peluang baginya untuk berjualan. “Kami
senang dengan adanya turnamen seperti ini, karena kami bisa berjualan di sini,”
ungkapnya. Setiap hari Fransiska yang
berjualan sagu, pinang, minuman ringan dan ikan goreng itu mampu mendapatkan
omzet Rp 400.000 – Rp 500.000. Padahal ia hanya berjualan tidak sehari penuh.
Mulai pukul 15.00 WIT sampai 22.00 WIT. Pendapatan ini dikatakan Fransiska
tidak seperti sebelumnya. “Sebelum ada turnamen ini, saya
biasa berjualan di pinggir Jalan Kilometer 8, itupun satu hari saya hanya
mendapatkan Rp 50.000, tetapi selama berjualan di sini saya bisa dapat Rp
400.000 sampai Rp 500.000.”ungkap Fransiska. Merasakan dampak positif dari
kegiatan yang digagas oleh pemerintah, Fransiska memberi apresiasi dan pujian
kepada Pj Bupati Michael Gomar karena pertandingan ini juga memberi dampak
langsung pada ekonomi masyarakat. “Kami minta Bapak Pj Bupati tolong tingkatkan
terus agar Mappi bisa maju lagi, sehingga mama-mama Papua bisa bangkit dan maju
untuk ekonomi keluarganya,” ujarnya. Hal yang sama juga dirasakan oleh
Alin Bonga. Pendapatannya juga meningkat, bisa mencapai Rp 400 ribu per hari.
Padahal selama ini ia tidak berjualan. Tapi melihat peluang, akhirnya ia ikut
berjualan minuman ringan. Alin juga menyampaikan terima
kasih kepada Pj Bupati Mappi yang tak berhenti berinovasi untuk membangkitkan
Kabupaten Mappi. Ia berharap, turnamen dilaksanakan rutin agar ekonomi
masyarakat bisa terus meningkat. Di sisi lain, Alin berharap agar
Pemkab Mappi bisa mempercepat penyelesaian akses menuju MSC. Sebab kondisi
jalan yang belum diaspal menjadi kendala masyarakat. Selain jalan, penerangan
lampu di kawasan MSC juga harus dipasang, sebab pedagang bisa berjualan hingga
malam. Seorang tukang ojek, Alosius Hale
mengungkapkan setelah pertandingan dimulai, pendapatannya ikut meningkatkan.
“Kalau ada pertandingan bola seperti ini, kami juga bisa mendapatkan uang
lebih. Memang di awal pertandingan kami mendapatkan Rp 150.000 sampai Rp
200.000, tetapi dua hari terakhir naik jadi Rp 300.000,” ungkapnya. Pj Bupati Mappi, Michael Gomar
mengatakan, untuk memberi keamanan dan kenyamanan kepada penonton selama turnamen,
telah dilakukan pemasangan lampu penerangan jalan umum di sepanjang ruas jalan
menuju venue futsal. “Tadi sepanjang jalan masuk
lapangan futsal, sudah kita pasang lampu PJU sebanyak 26 unit dan yang sudah
menyala malam ini sebanyak 13 unit, sisanya besok sore sudah bisa dinyalakan
semua,” jelas Pj Bupati.
Pj Bupati menambahkan, Open
Turnamen Futsal Bupati Cup I, juga merupakan program strategi dalam rangka
pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Mappi. (Redaksi)
01 Mar 2023, 21:52 WIT
Monev di Badung-Bali, Agus Fatoni Beberkan Pentingnya Realisasi APBD Sejak Awal Tahun
Papuanewsonline.com, BADUNG
BALI - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membeberkan sejumlah faktor
pentingnya realisasi APBD dilakukan sejak awal tahun. Hal ini diungkapkan oleh
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni
pada saat melakukan monitoring, evaluasi dan asistensi realisasi APBD di
Kabupaten Badung Provinsi Bali, sekaligus sebagai keynote speech pada seminar
dengan tema ‘Reformasi Birokrasi ASN dan Kebijakan Pemberian Tambahan
Penghasilan ASN Menuju Tata Kelola Keuangan Daerah yang Adaptif, Responsif,
Transparan dan akuntabel’ di The Trans Resort Bali, Badung, Bali, Jumat
(17/2/2023). Kemendagri terus berupaya, agar
realisasi APBD dilaksanakan sejak awal tahun. "Kegiatan yang tidak ada
hubungannya dengan waktu, segera dilaksanakan diawal tahun. Lelang dipercepat,
administrasi juga disegerakan,"
ungkap Fatoni. Menurut Fatoni, "salah satu
pentingnya realisasi APBD digenjot sejak awal tahun, yaitu uang akan beredar di
masyarakat, meningkatkan daya beli masyarakat, menggerakkan roda ekonomi dan
akan meningkatkan perekonomian daerah." "Kedua, pembangunan lebih
cepat dan dimulai sejak awal tahun. Sehingga kinerja pemerintah daerah
meningkat, kehadiran negara dan pemerintah akan lebih dirasakan oleh
masyarakat. Masyarakat tahu, pemerintah bekerja sepanjang tahun, dan ini akan
dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan." "Ketiga, perbaikan dan
peningkatan kualitas pelayanan publik juga bisa dilaksanakan sejak awal tahun.
Sehingga masyarakat menikmati kualitas pelayanan publik yang baik sepanjang
tahun. Ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi." "Keempat, meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dan program yang berjalan
sepanjang tahun, dimulai sejak awal tahun akan lebih cepat meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Banyak program dan kegiatan yang menyentuh langsung
masyarakat, bantuan sosial, kegiatan dibidang perekonomian, akan berdampak dan
bisa dirasakan masyarakat," sambung Fatoni.' "Kelima, dapat meningkatkan
daya saing daerah. Keenam, menyerap tenaga kerja dan ketujuh menggairahkan
investasi dan menarik investor," kata Fatoni. Selain itu, Fatoni juga
menyampaikan, bahwa Pemerintah Daerah perlu menganggarkan Belanja Tak Terduga
(BTT) dan Bantuan Sosial (Bansos) untuk keperluan darurat dan mendesak.
Berdasarkan PP Nomor 12 Tahun 2019, Pemda dapat menggunakan BTT untuk melakukan
pengeluaran anggaran atas Beban APBD untuk keadaan darurat termasuk keperluan
mendesak serta pengembalian atas kelebihan pembayaran atas Penerimaan Daerah
tahun-tahun sebelumnya.
Diketahui, Kabupaten Badung
merupakan salah satu daerah yang paling terdampak karena Pandemi Covid-19.
Sektor wisata yang menjadi andalan
Kabupaten Badung menjadi stagnan. Ekonomi masyarakat menjadi terpuruk. Sektor-sektor
lain ikut terdampak. Maka Fatoni berpesan, "perlu segera digenjot
realisasi APBD, agar cepat membangkitkan
ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan
masyarakat dan meningkatkan lapangan kerja," pungkas Fatoni. (Redaksi)
22 Feb 2023, 12:16 WIT
Pj Bupati Mappi Sidak ke Pasar Sentral Kepi
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Sebagai upaya pengendalian inflasi, Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney
Gomar, S.STP., M.Si turun langsung memantau harga kebutuhan pokok baik di
pasar, toko-toko hingga kios yang ada di
Kota Kepi. Turut bersama Pj Bupati Mappi, Sekretaris Daerah Kabupaten Mappi, Ferdinand Kainakaimu,
Spd, MSC, Kapolres Mappi, Perwira Penghubung 1707/Merauke di Kepi, serta
sejumlah kepala OPD teknis di Pemkab Mappi. Pj Bupati melakukan pemantauan,
Rabu (15/2/2023) bersama Sekda Mappi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)
dan Satuan Tugas Pangan Kabupaten Mimika. Tim ini melibatkan TNI/Polri, BUMN
dan BUMD. Sebelum turun ke lapangan,
kegiatan diawali dengan rapat bersama yang berlangsung di Pendopo. Tim dibagi
dalam dua kelompok. Satu tim dipimpin Pj Bupati dan tim lainnya dipimpin Sekda
Mappi. Tim yang dipimpin Pj Bupati
menyambangi pedagang di Pasar Sentral Kepi yang berada di Kilometer 2 Kota
Kepi. Selain memantau harga, Pj Bupati juga mendengar langsung keluhan dan
saran dari para pedagang. “Kita tadi sudah mengecek
langsung harga barang di pasar dan sejumlah toko dan kios tadi kita dibagi
dalam dua tim yakni Tim TPID dan Satgas Pangan. Saya berharap mulai sekarang
tim TPID dan Satgas Pangan untuk terus melakukan pengecekan secara berskala
untuk mengawasi harga kebutuhan pokok,”tegasnya. Sementara itu sejumlah pedagang
di pasar Kepi mengaku senang dikunjungi
Pj Bupati bersama tim. “Kami sangat senang Bapa Pj
Bupati datang dan melihat kami di sini, di sini kadang ada juga orang yang
bermain harga, kami mau agar harga barang itu tidak boleh naik,” ungkap
Angelberta Abagaimu, pedagang di Pasar Kepi. Selain itu Angelberta juga
meminta agar Pemerintah Daerah menertibkan para pedagang sayur dan ikan serta
kebutuhan pokok lainnya yang berjualan di pinggir jalan. Agar semua pedagang
diarahkan ke Pasar Kepi untuk berjualan.
“Kasian kami yang jual di pasar
ini kadang barang tidak laku kami harus bawa pulang ke rumah. Tolong bapak Pj
Bupati tertibkan mereka yang berjualan di pinggir jalan,”pungkasnya.(Redaksi)
17 Feb 2023, 15:16 WIT
Satgas Yonif Raider 142/KJ Kerja Bakti Bersama Warga di Distrik Kelila Memberamo Tengah
Papuanewsonline.com, Mamberamo Tengah - Pos Kelila Satgas Yonif 142/KJ menggelar kegiatan Karya Bakti bersama warga Masyarakat Distrik Kelila melakukan pembersihan Jalan yang rusak di wilayah Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (14/02/2023).Kegiatan Karya Bakti yang diselenggarakan ini, merupakan bentuk kepedulian dari Satgas Yonif Raider 142/KJ yang berinisiatif mengajak warga melakukan perbaikan dan pembersihan Jalan yang banyak rusak di berbagai Sisi. Danpos Kelila Satgas Yonif Raider 142/KJ Lettu Inf Sahita Gurusinga mengatakan bahwa tugas Pokok pihaknya selaku Satgas yang bertugas di wilayah Papua guna memberikan rasah aman dan nyaman bagi masyarakat,selain itu melakukan pembinaan Teritorial."Salah satu kegiatan yang kita lakukan yaitu melalui kegiatan Karya bakti bersama warga memperbaiki dan melakukan pembersihan jalan yang rusak di wilayah Distrik Kelila," ungkapnya. "Kita Gugah masyarakat untuk melakukan karya bakti dan mendapat respon baik dan positif oleh warga. Disinilah Aksi Prajurit Kesatria Jaya bersama warga bahu membahu memperbaiki jalan dan membersihkan kanan kiri jalan yang tidak enak dipandang terutama pada sampah yang berserakan," tambah Danpos."Kami berharap ini merupakan sebuah kepedulian bersama yang harus terus kita pupuk dan jaga, fasilitas umum baik jalan maupun fasilitas lain mari kita jaga dan rawat bersama, sembari kita berharap pemerintah Daerah juga turun tangan dengan perbaikan maksimal yang kita harapkan bersama," terangnya.Jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Distrik Kelila.Sementara Bapak Rondi Pagawak (46) selaku kepala Desa Kelila mengucapkan terima kasih Satgas Yonif R 142/KJksi Satgas Yonif Raider 142/KJ, Bersama Warga KelilaPapuanewsonline.com, Mamberamo Tengah- Pos Kelila Satgas Yonif 142/KJ menggelar kegiatan Karya Bakti bersama warga Masyarakat Distrik Kelila perbaikan dan pembersihan Jalan yang rusak di wilayah Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (14/02/2023).Kegiatan Karya Bakti yang diselenggarakan merupakan bentuk kepedulian dari Satgas Yonif Raider 142/KJ yang berinisiatif mengajak warga melakukan perbaikan dan pembersihan Jalan yang banyak rusak di berbagai Sisi. Sementara itu Danpos Kelila Satgas Yonif Raider 142/KJ Lettu Inf Sahita Gurusinga mengatakan bahwa tugas Pokok pihaknya selaku Satgas yang bertugas di wilayah Papua yaitu melakukan pembinaan Teritorial."Salah satu kegiatan yang kita lakukan yaitu melalui kegiatan Karya bakti bersama warga memperbaiki dan melakukan pembersihan jalan yang rusak di wilayah Distrik Kelila," ungkapnya. "Kita Gugah masyarakat untuk melakukan karya bakti dan mendapat respon baik dan positif oleh warga. Disinilah Aksi Prajurit Kesatria Jaya bersama warga bahu membahu memperbaiki jalan dan membersihkan kanan kiri jalan yang tidak enak dipandang terutama pada sampah yang berserakan," tambah Danpos."Kami berharap ini merupakan sebuah kepedulian bersama yang harus terus kita pupuk dan jaga, fasilitas umum baik jalan maupun fasilitas lain mari kita jaga dan rawat bersama, sembari kita berharap pemerintah Daerah juga turun tangan dengan perbaikan maksimal yang kita harapkan bersama," terangnya.Kata Danpos, Jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Distrik Kelila.Sementara warga masyarakat Rondi Pagawak (46) selaku kepala Desa Kelila mengucapkan terima kasih kepada Satgas 142/KJ karena peduli dengan perbaikan jalan yang rusak."Kami senang kita bisa bersama memperbaiki dan membersihkan Jalan yang rusak, kegiatan ini membuat kita makin lebih dekat. Wa wa.," Ungkapnya.(Redaksi)
14 Feb 2023, 14:55 WIT
Pasca Gempa Guncang Jayapura, Biro SDM Polda Papua Terjunkan Tim Psikologi Bagi Pengungsi
Papuanewsonline.com,
Jayapura - Polda Papua bergerak cepat melakukan perbantuan dan pertolongan
kepada masyarakat pasca-gempa bumi (M)5,4 yang terjadi di Kota Jayapura, Papua,
Kamis (9/2).Sejumlah personel dikerahkan untuk melakukan pertolongan
korban mulai dari pendataan,evakuasi,mempersiapkan tenda darurat hingga tim
trauma healing dari Biro SDM untuk para korban.“Polri bergerak cepat untuk evakuasi dan memberikan
pertolongan kepada korban yang berdampak gempa di Jayapura,” kata Kabid Humas
Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo.Sementara itu Tim Psikologi Biro SDM Polda Papua juga ambil
bagian dari upaya penyelamatan warga dengan mendirikan Posko Tim Psikologi guna
melayani warga yang terdampak gempa.Selain itu, Tim Psikologi juga rutin menyambangi tenda
pengungsian yang berada di halaman Kantor Walikota Jayapura, Papua untuk
memberikan konseling bagi para korban gempa.Karo SDM Polda Papua Kombes Pol I Wayan Gede Ardana, SIK,MSi
mengatakan kedatangan tim di tenda pengungsian yaitu untuk membantu meredam
kecemasan yang timbul dalam diri masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi
di wilayah Kota Jayapura.“Kami lakukan metode konseling secara individual pada orang
dewasa dan metode bermain pada anak-anak yang ikut mengungsi di tenda
tersebut,” ujar Kombes GD Ardana.Pamen Polri asal Karangasem Bali ini menyebut, tenda
pengungsian yang didirikan oleh tim gabungan Polda Papua dan Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) Kota Jayapura dipadati oleh masyarakat saat malam
hari.Pada pagi hari sampai sore hari tenda pengungsian yang ada
di halaman Kantor Walikota Jayapura ditempati oleh Ibu-ibu dan anak-anak
dikarenakan yang lainnya beraktifitas di tempat kerja masing-masing.“Puji syukur dengan hadirnya rekan – rekan Tim Psikologi
Biro SDM Polda Papua, kecemasan yang ada dalam diri warga yang terdampak gempa
dapat mereda dan anak-anak yang ada di lokasi merasa senang bisa bermain
bersama anggota Polri yang hadir di lokasi pengungsian,”jelas Kombes GD Ardana.Diberitakan sebelumnya, gempa bermagnitudo 5,2 mengguncang,
Jayapura, Papua, Kamis (9/2/2023). Akibatnya gedung dan jalan rusak akibat
gempa yang tidak menimbulkan tsunami ini serta empat orang meninggal dunia.BMKG mencatat pusat gempa berada di darat sekitar 9
kilometer barat daya Jayapura. Kedalaman gempa itu ada di 10 kilometer di bawah
permukaan bumi. (Redaksi)
13 Feb 2023, 15:21 WIT
Gempa Guncang Jayapura, Empat Orang Meninggal Gedung dan Fasilitas Umum Rusak Parah
Papuanewsonline.com, Jayapura – Gempa berkekuatan 5,4 Magnitudo yang terjadi di Kota Jayapura menyebabkan kerusakan gedung dan fasilitas umum lainnya.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, SH. S.IK. M.Kom saat dihubungi via telepon membenarkan kejadian tersebut.“Iya benar hasil info BBMKG Wilayah V Jayapura kekuatan Gempa 5,4 Magnitudo mengguncang wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya,” ucap Kabid Humas, Kamis (09/02).“Iya sekira pukul 15.28 Wit terjadi gempa yang membuat beberapa gedung dan fasilitas umum lainnya mengalami rusak parah,” imbuhnya.Aparat gabungan TNI/Polri dan instansi lainnya saat ini sedang membantu korban yang tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa tersebut.Untuk gedung dan fasilitas umum lainnya serta korban saat ini masih didatakan oleh personel di lapangan.Hingga berita ini dipublikasikan masih terjadi gempa susulan di Kota Jayapura dan sekitarnya. “Kami meminta kepada warga khususnya yang berada di Kota Jayapura untuk tetap waspada, cari tempat yang aman,” pungkas Kabid Humas.Terpisah Informasi dan data yang diterima Papuanewsonline.com hingga malam ini, menyebutkan, empat orang korban meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka, dalam bencana alam tersebut. (Redaksi)
09 Feb 2023, 21:52 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru