logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Karo Ops Pimpin Apel Gabungan Personel Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan apel gabungan yang dilangsungkan di Lapangan Parkir Markas Polda Maluku, Jalan Sultan Hassanudin, Kota Ambon, Senin (2/2/2026).Apel gabungan dipimpin Kepala Biro Operasi Polda Maluku Kombes Pol. Ronald Refli Rumondor S.I.K. Turut hadir para Pejabat Utama serta seluruh personel dan ASN Polda Maluku.Dalam arahannya, Kombes Refli meminta seluruh personel Polda Maluku untuk ikut mendukung tugas-tugas operasi Kepolisan yang sedang dilaksanakan. Di antaranya Operasi Pekat dan Operasi Keselamatan."Hari ini kita akan melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Salawaku 2026. Operasi ini adalah operasi mandiri untuk cipta kondisi dan dilaksanakan serentak jelang pelaksanaan operasi Ketupat Salawaku nanti," kata Kombes Refli.Operasi Pekat, lanjut Refli, saat ini juga tengah berlangsung dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) ilegal. Ia menegaskan kepada seluruh personel untuk memberikan teladan yang baik dengan tidak mengonsumsi miras."Saya ingatkan jangan sampai ada yang mengkonsumsi miras disaat kita sedang melaksanakan operasi. Hindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun," tegasnya.Kombes Refli juga menekankan kepada seluruh personel Polri terkait tugas dan tanggungjawab sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat."Setiap anggota Polri harus siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam segala kondisi dan situasi, sebagaimana hal ini sudah menjadi tugas dang tanggung jawab kita sebagai anggota Polri," pintanya. PNO-12 02 Feb 2026, 16:53 WIT
Manfaatkan Lahan Kosong, Polsek Tanimbar Utara Tanam Jagung di Desa Ridool Papuanewsonline.com, Tanimbar - Personel Polsek Tanimbar, melaksanakan penanaman jagung yang bertempat di lahan Temarlalan, Desa Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Penanaman jagung yang dilaksanakan pada Minggu (1/2/2026) sore tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanimbar Utara, Iptu Everardus Fasse. Turut hadir para perwira dan anggota Polsek Tanimbar Utara. Kapolsek Tanimbar Utara Iptu Everardus Fasse mengatakan, penanaman jagung yang dilaksanakan bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan khususnya di wilayah hukum Polsek Tanimbar Utara.Selain mendukung ketahanan pangan nasional, penanaman jagung juga dilakukan untuk memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif.Kegiatan tersebut juga dilakukan bersinergi dengan masyarakat. "Kita juga menjalin kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat," jelasnya.Sebelum penanaman jagung, Iptu Fasse mengaku pihaknya terlebih dulu menyiapkan lahan mulai dari pembersihan dan penggemburan tanah. Selanjutnya dibuat lubang tanam dengan jarak yang sesuai. Bibit jagung kemudian ditanam dan ditutup kembali dengan tanah. Setelah itu dilakukan penyiraman secukupnya agar bibit dapat tumbuh dengan baik."Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan secara nasional," jelasnya.Kepada semua pihak yang telah membantu, Iptu Fasse menyampaikan apresiasi karena telah berkontribusi dalam kegiatan ini. "Sinergi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di wilayah ini," harapnya. PNO-12 02 Feb 2026, 16:29 WIT
Siapkan Lahan Produktif di Perbatasan, Polsek Wertamrian Dukung Ketahanan Pangan Nasional Papuanewsonline.com, Tanimbar – Kepolisian Republik Indonesia terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Di wilayah perbatasan selatan Indonesia, Polsek Wertamrian Polres Kepulauan Tanimbar mengambil langkah konkret dengan menyiapkan lahan produktif melalui kegiatan pembersihan lahan seluas 1,5 hektare.Kegiatan pembersihan lahan hari ke-2 tersebut dilaksanakan pada Jumat (30/1/2026) pukul 10.00–13.30 WIT di lahan Mapolsek Wertamrian, Kecamatan Wertamrian. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Wertamrian, IPDA Kurniawan D. Sandi, dengan melibatkan personel Polsek Wertamrian serta dukungan Pemerintah Desa Tumbur dan masyarakat setempat.Langkah ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi pemanfaatan lahan, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan yang memiliki potensi strategis namun masih perlu pengelolaan berkelanjutan.“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan di tingkat lokal, termasuk dalam menyiapkan lahan yang ke depan dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat,” ujar IPDA Kurniawan di sela kegiatan.Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Wertamrian bersama masyarakat melakukan pembersihan semak belukar, rumput liar, dan pepohonan kecil, serta pengumpulan material sisa menggunakan peralatan sederhana seperti parang, cangkul, dan mesin pemotong rumput. Seluruh tahapan dilaksanakan secara gotong royong, mencerminkan sinergi Polri dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan dari desa.Adapun tujuan kegiatan ini antara lain untuk menyiapkan lahan agar siap digunakan sesuai peruntukannya, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tertata, serta menghilangkan hambatan fisik yang dapat menghambat pemanfaatan lahan secara optimalHasil dari kegiatan pembersihan lahan hari ke-2 menunjukkan lahan Mapolsek Wertamrian kini telah bersih dan siap memasuki tahap pemanfaatan selanjutnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan kehadiran Polri sebagai institusi yang responsif, prediktif, dan berorientasi pada solusi nyata atas tantangan masyarakat, termasuk dalam menghadapi ancaman krisis pangan global.Langkah Polsek Wertamrian menyiapkan lahan produktif di Kepulauan Tanimbar menunjukkan wajah Polri yang adaptif dan kontributif dalam agenda besar ketahanan pangan nasional. Di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan dan keterbatasan infrastruktur, inisiatif ini menjadi contoh konkret bagaimana Polri mampu berperan sebagai akselerator pembangunan berbasis desa.Keterlibatan langsung masyarakat dan pemerintah desa juga memperkuat pesan bahwa ketahanan pangan bukan semata urusan sektor pertanian, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Dari Maluku, Polri mengirimkan pesan kuat bahwa penguatan ketahanan nasional dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana namun berkelanjutan di tingkat lokal. PNO-12 31 Jan 2026, 17:58 WIT
Pascabanjir, Polri dan Warga Bener Meriah Kerja Bakti Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Ramadan Papuanewsonline.com, Bener Meriah - Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah, kepedulian Polri terhadap pemulihan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Polri bersama masyarakat bergotong royong membersihkan rumah ibadah agar kembali layak digunakan untuk beribadah.Polres Bener Meriah bersama personel Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam BKO, berkolaborasi dengan masyarakat melaksanakan bakti sosial pascabanjir di Meunasah Al Taqwa, Kampung Lampahan Timur, Kabupaten Bener Meriah. Jumat, (30/1/2026). Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah, serta normalisasi area meunasah yang terdampak banjir sekaligus memastikan sarana ibadah dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman, khususnya untuk menyambut Bulan suci Ramadhan.Kabag SDM Polres Bener Meriah, AKP Yulizan, mengatakan bahwa bakti sosial tersebut untuk mempercepat pemulihan kehidupan warga.“Hari ini Polres Bener Meriah bersama personel Brimob Polda Aceh dan masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan Meunasah Al Taqwa, Harapannya meunasah ini dapat kembali digunakan untuk beribadah, terutama menyambut ibadah tarawih di bulan suci Ramadan nanti,” ujar AKP Yulizan.Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Meunasah Al Taqwa Lampahan Timur, Tengku Rizal Pahlevi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan Polri. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Aceh, Bapak Kapolres Bener Meriah, serta Satuan Brimob Polda Aceh yang telah membantu membersihkan dan menormalisasikan kembali meunasah kami. Insyaallah, menjelang Ramadan, meunasah ini sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat,” ungkapnya.Ungkapan syukur juga disampaikan oleh warga setempat yang merasakan langsung manfaat dari kegiatan tersebut. Salah seorang warga dan jamaah Meunasah Al Taqwa, Abdul Rahman (47), mengaku terharu atas kepedulian Polri.“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Meunasah ini sempat penuh lumpur akibat banjir. Dengan bantuan Bapak-bapak Polisi, sekarang sudah bersih dan bisa kami persiapkan untuk ibadah Ramadan. Semoga menjadi amal ibadah bagi semuanya,” tuturnya.Melalui kegiatan bakti sosial Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan mengabdi kepada masyarakat, menjaga sinergi, serta membantu memulihkan kehidupan sosial dan keagamaan warga, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan yang penuh berkah. PNO-12 31 Jan 2026, 17:49 WIT
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsubsektor KPYS Dobo Siapkan Lahan Tanam Jagung Pipil Papuanewsonline.com, Aru - Personel Polsubsektor KPYS Dobo, Polres Kepulauan Aru akan melakukan penanaman jagung pipil di lahan Kelompok Tani Makmur, Kilometer 07, Desa Durjela, Kabupaten Kepulauan Aru.Penanaman jagung oleh personel Polsubsektor KPYS Dobo bersama kelompok tani Makmur dan instansi terkait, akan dilaksanakan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.Sebelum penanaman, hari ini Kamis (29/1/2026), dilakukan survey lokasi lahan yang dipimpin oleh Kapolsubsektor KPYS Dobo IPDA Rifai Alkatiri, S.H. Hadir Koordinator BPP Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Joel Lagiduay, SST., M.Si, Ketua Team Kerja Penyuluh Kabupaten Kepulauan Aru, Elvinsye Latuperissa S.Pt., M.P, Bhabinkamtibmas Desa Durjela AIPDA M.E.E Pattiasina, Penyuluh Pertanian Desa Durjela dan Personel Polsubsektor KPYS Dobo."Hari ini bertempat di lahan kelompok tani Makmur di Kilometer 07 Desa Durjela kami lakukan pemantauan lahan untuk menentukan titik koordinat lahan untuk rencana penanaman jagung pipil," kata Kapolsubsektor KPYS Dobo, Ipda Rifai Alkitiri.Selain survey, Ipda Rifai mengaku pihaknya juga melakukan pengukuran lahan. Pengukuran dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan penyuluh pertanian. Ini menjadi tahapan krusial dalam persiapan penanaman jagung, terutama untuk mendukung program ketahanan pangan nasional di wilayah Desa Durjela Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru."Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara aparat kepolisian, penyuluh, dan kelompok tani untuk memaksimalkan potensi lahan tidur dan memastikan produktivitas pertanian," jelasnya.Pemantauan dan pengukuran lahan kosong yang siap ditanami jagung penting dilakukan untuk menentukan luas lahan, menghitung estimasi hasil panen, kebutuhan pupuk, dan benih. Selain itu, juga untuk memastikan batas-batas tanah yang jelas agar terhindar dari sengketa antarwarga atau dengan pihak lain."Kami juga mengatur tata letak tanam untuk memudahkan perawatan dan panen, khususnya jika penanaman dilakukan secara serentak. Kita juga mendorong petani untuk memaksimalkan produktivitas lahan dan memberikan penyuluhan mengenai teknik penanaman yang efektif," jelasnya.Di sisi lain, agar proses penanaman berjalan lancar, personel juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif."Adapun semua proses penanaman perawatan akan ditanggung oleh Kapolsubsektor KPYS Dobo dan personil," pungkasnya. PNO-12 30 Jan 2026, 11:27 WIT
Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Kapolri: Distribusikan Pupuk Tepat Sasaran Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan peresmian proyek revamping ammonia pabrik 2 PT. Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim). Dalam kesempatan ini, juga dilakukan penekenan MoU terkait dengan pendistribusian pupuk di Indonesia. "Alhamdulillah hari ini di samping kami dapatkan undangan mendampingi Ketua dan pak Mentan melaksanakan peresmian revamping yang dilaksanakan di PT Kaltim artinya negara bisa melaksanakan efisiensi khususnya dalam produksi pupuk sebesar 10 sampai 16 persen," kata Sigit di Bontang, Kaltim, Kamis (29/1/2026). Sigit mengungkapkan, Polri dan PT Pupuk Indonesia juga melakukan nota kesepahaman terkait dengan pendistribusian pupuk di Indonesia. Hal itu dilakukan agar penyubur tanaman tersebut bisa tepat sasaran ke para petani. "Kami melaksanakan penandatanganan MoU untuk pendistribusian pupuk. Sehingga pupuk betul-betul bisa tepat sasaran sampai di masyarakat petani yang membutuhkan," ujar Sigit. MoU ini, kata Sigit juga diharapkan proses distribusi pupuk bisa tepat waktu. Mengingat, apabila dalam proses penyaluran terjadi keterlambatan maka secara nasional akan membuat kerugian senilai ratusan triliun. "Harapan kita sampai tepat waktu, karena tadi disampaikan bahwa keterlambatan satu minggu akan berdampak terhadap penurunan produktivitas dan apabila dinasionalkan itu merugikan seratu triliun," ucap Sigit. Lebih dalam, Sigit menegaskan, dengan tertibnya proses distribusi pupuk tersebut, maka diharapkan bisa meningkatkan produktivitas para petani. Sehingga, kata Sigit hal itu bisa menghasilkan swasembada pangan, sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto. "Disatu sisi produktivitas akan berkurang ini yang menjadi perhatian kita. Sebagaimana arahan Pak Presiden kita sedang membuat road map ke depan selain wujdukan swasembada pangan ke depan kita betul-betul bisa wujudkan indonesia menjadi salah satu negara menjadi lumbung padi dunia," tegas Sigit. Oleh karena itu, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk maksimal dan optimal dalam mengawal proses distribusi pupuk di seluruh wilayah Indonesia. "Kami dari jajaran Polri berterima kasih dan kami akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Saya ingatkan seluruh jajaran untuk ikut mengawal terkait distribusi pupuk sehingga tepat sasaran produktivitas petani juga betul-betul optimal dan pencapaian peningkatan swasembada pangan sebagaimana ditarget pak Presiden betul-betul bisa berjalan dengan maksimal," tutup Sigit. PNO-12 29 Jan 2026, 21:40 WIT
Polri–BNI Bangun Benteng Keamanan Siber, Dorong Literasi Keuangan Nasional Papuanewsonline.com, Ambon – Kolaborasi antara Polri dan sektor perbankan dinilai krusial dalam menghadapi tantangan kejahatan di era ekonomi digital. Hal tersebut ditegaskan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto dalam penandatanganan PKS antara Polda Maluku dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ambon, Rabu (28/1/2026).Kapolda menyoroti meningkatnya modus kejahatan berbasis teknologi, khususnya penipuan online dan pinjaman online ilegal, yang kerap merugikan masyarakat.“Kami berharap kerja sama ini dapat diperluas ke bidang edukasi dan pencegahan kejahatan. Melalui program CSR, Polri dan perbankan dapat turun langsung memberikan sosialisasi bahaya penipuan online dan pinjaman ilegal,” ujar Kapolda.Area Head 2 Wilayah 07 BNI Hasanul A. Nasution menyatakan bahwa BNI berkomitmen mendukung stabilitas keamanan nasional melalui inovasi layanan dan peningkatan literasi keuangan masyarakat.“Kerja sama ini bukan hanya kemitraan profesional, tetapi persaudaraan strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi institusi dan masyarakat,” kata Hasanul.Di tengah masifnya transformasi digital nasional, sinergi Polri dan BUMN perbankan menjadi kebutuhan strategis. Kejahatan siber tidak bisa ditangani secara sektoral. Kolaborasi Polda Maluku dan BNI menunjukkan pendekatan preventif dan edukatif yang relevan dengan agenda nasional keamanan siber dan literasi keuangan. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak perlindungan masyarakat di ruang digital. PNO-12 29 Jan 2026, 20:42 WIT
ALFI/ILFA Mimika Mantapkan Peran Strategis Lewat Muscab I untuk Perkuat Rantai Logistik Papuanewsonline.com, Mimika — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Kabupaten Mimika menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) I dengan mengusung tema “Solid, Profesional dan Berorientasi pada Kemajuan Pembangunan Kabupaten Mimika”. Kegiatan ini digelar pada Kamis (29/1/2025) sebagai upaya memperkuat peran sektor logistik dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.Muscab I ALFI/ILFA Mimika dibuka secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Mimika yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Santy Sondang. Kehadiran pemerintah daerah menegaskan pentingnya sinergi antara pelaku logistik dan pemangku kebijakan dalam membangun sistem distribusi barang dan jasa yang efisien serta berkelanjutan.Dalam sambutannya, Santy Sondang menegaskan bahwa sektor logistik merupakan urat nadi perekonomian daerah. Keberadaan ALFI/ILFA di Kabupaten Mimika diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, memperlancar distribusi kebutuhan masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran rantai pasok di Kabupaten Mimika. Sinergi tersebut dinilai krusial untuk menunjang pembangunan di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, industri, hingga pelayanan publik.Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjut Santy, berkomitmen untuk terus membangun komunikasi intensif dengan ALFI/ILFA sebagai mitra strategis dalam memajukan perekonomian daerah. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan sistem logistik yang adaptif terhadap dinamika pasar dan kebutuhan masyarakat.Selain menjadi forum evaluasi dan perumusan program kerja, Muscab I juga dimaknai sebagai momentum konsolidasi organisasi dalam memperkuat struktur kelembagaan ALFI/ILFA di tingkat cabang. Melalui musyawarah ini, diharapkan lahir kepengurusan yang solid, profesional, serta memiliki visi pembangunan yang sejalan dengan arah kebijakan daerah.Tema yang diusung dalam Muscab I menegaskan komitmen ALFI/ILFA Mimika untuk berorientasi pada kemajuan pembangunan daerah. Penguatan kapasitas anggota, peningkatan kualitas layanan, serta optimalisasi peran logistik menjadi agenda strategis yang diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.Dengan terselenggaranya Muscab I, ALFI/ILFA Mimika diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai penggerak utama sektor logistik di wilayah Papua Tengah, sekaligus berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mimika.Musyawarah ini sekaligus menegaskan posisi ALFI/ILFA sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun sistem logistik yang andal, efisien, dan berdaya saing, seiring meningkatnya kebutuhan distribusi barang dan jasa di Kabupaten Mimika. Penulis: BimEditor: GF 29 Jan 2026, 17:08 WIT
Pemuda Muhammadiyah: Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Cegah Birokrasi Panjang dan Intervensi P ​Papuanewsonline.com, Jakarta – Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menyatakan sikap tegas mendukung kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada langsung di bawah komando Presiden. Hal ini menanggapi wacana yang berkembang terkait penempatan institusi Polri di bawah kementerian.​Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menilai bahwa struktur yang ada saat ini merupakan kunci dari efektivitas kinerja korps bhayangkara. Menurutnya, jalur koordinasi langsung ke Kepala Negara memangkas hambatan administratif yang sering terjadi di level kementerian.​"Dengan berada langsung di bawah presiden, kerja Polri akan lebih efektif dan efisien karena tidak harus melalui rantai birokrasi yang panjang. Selain itu, posisi tersebut juga menjaga independensi Polri agar tidak mudah ditarik ke dalam kepentingan politik tertentu," jelas Dzulfikar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/1).​Lebih lanjut, Dzulfikar memaparkan bahwa model komando terpusat terbukti mampu mengakselerasi berbagai program strategis pemerintah. Salah satunya adalah keterlibatan aktif Polri dalam menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).​Ia berpendapat, jika Polri berada di bawah kementerian, gerak institusi ini dikhawatirkan akan melambat akibat prosedur birokrasi yang kompleks.​"Jadi tidak perlu lagi di bawah kementerian, kita semua toh tahu kementerian terlalu birokratis, kita butuh Polri yang cepat," tegasnya.​Pernyataan dari organisasi kepemudaan ini memperkuat pandangan sejumlah pakar hukum sebelumnya yang menilai posisi Polri di bawah Presiden adalah amanat reformasi yang harus dipertahankan demi menjamin profesionalisme dan netralitas penegakan hukum di Indonesia. PNO-12 29 Jan 2026, 16:29 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT