logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” Versi Bahasa Inggris Hadir di WEF Swiss 2026 Papuanewsonline.com, Jakarta – Buku Rasa Bhayangkara Nusantara karya bersama Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan resmi diperkenalkan di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, sebagai bagian dari penguatan diplomasi Indonesia di panggung global.Buku versi Bahasa Inggris ini memuat 80 menu pilihan khas Indonesia yang dikembangkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada komunitas internasional.“Saya menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris kepada Bapak Stefanus Ade Hadiwidjaja, Managing Director, Investment, Danantara Indonesia, untuk ditampilkan di Paviliun Indonesia pada WEF Davos 2026 sebagai bagian dari showcase diplomasi MBG dan khazanah rasa Nusantara,” ujar Dirgayuza Setiawan.Sebelum diperkenalkan di Davos, buku yang dalam versi bahasa Inggris-nya berjudul “Taste Of Nusantara 80 Bhayangkara Menu For Indonesia’s Free Nutricious Meal’s Program” ini juga telah diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, pada Selasa (20/1/2026) di London, sebagai langkah awal diplomasi kuliner dan ketahanan pangan Indonesia.“Alhamdulillah, Mas Dirgayuza di tengah kesibukan lawatan bersama Presiden terus berikhtiar memperkenalkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara di tempat-tempat yang istimewa. Setelah sebelumnya diperkenalkan di Kedutaan Besar Indonesia di Inggris, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di WEF Davos, forum bergengsi dunia. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Astacita Presiden kepada dunia,” kata Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Jumat (23/1/2026).Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar dokumentasi menu, melainkan catatan pengabdian Polri dalam mendukung MBG, mulai dari aktivitas dapur SPPG Polri sejak dini hari hingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol pendekatan baru membangun bangsa melalui perhatian nyata terhadap kesehatan dan gizi generasi masa depan.Kehadiran buku ini di WEF Davos 2026 menegaskan komitmen Polri dalam mendukung diplomasi Presiden, memperkuat citra positif Indonesia, serta memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara di tingkat global. PNO-12 24 Jan 2026, 13:36 WIT
Dukung Ekonomi Lokal, Kapolda Maluku Kunjungi Penyulingan Minyak Kayu Putih di Namlea Papuanewsonline.com, Namlea – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si mendorong penguatan UMKM dan perekonomian masyarakat lokal.Dorongan tersebut disampaikan Kapolda saat melakukan peninjauan tempat penyulingan minyak kayu putih (ketel) milik Ongko Tuya di Kota Namlea, Kabupaten Buru, Kamis (22/1/2026).Bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan sejumlah PJU Polda Maluku, Kapolda mengaku kunjungannya tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelaku usaha tradisional dan UMKM yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat. Ia mengaku ketel minyak kayu putih di Namlea telah menjadi identitas dan komoditas unggulan daerah.Penyulingan minyak kayu putih, lanjut Kapolda, memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Buru. Oleh karena itu, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung iklim usaha yang aman, tertib, dan berkelanjutan.“Kegiatan penyulingan minyak kayu putih ini merupakan salah satu potensi ekonomi lokal yang sangat bernilai. Polri hadir untuk memastikan aktivitas usaha masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, serta terlindungi dari berbagai potensi gangguan,” ungkapnya.Jenderal bintang 2 Polri di pundaknya ini juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketekunan para pelaku usaha minyak kayu putih. Mereka tetap konsisten mengelola usaha secara mandiri dan turun-temurun, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi bagi keluarga dan masyarakat sekitar.“Kami mengapresiasi kerja keras para pelaku usaha yang telah menjaga dan mengembangkan potensi lokal ini. Diharapkan usaha penyulingan minyak kayu putih dapat terus berkembang, memberikan nilai tambah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buru,” harapnya.Selain itu, Kapolda Maluku juga menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah daerah terkait penguatan UMKM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan agar roda perekonomian dapat berjalan dengan baik. PNO-12 24 Jan 2026, 12:59 WIT
Kapolda Maluku Salurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Dusun Wamsaha Papuanewsonline.com, Bursel – Untuk mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial Polri kepada masyarakat, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menyalurkan paket bantuan sosial kepada masyarakat dusun Wamsaha, Desa Leku, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Rabu (21/1/2026).Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan PJU Polda Maluku penyerahan bantuan sosial merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam memberikan perhatian dan kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan.Kapolda Maluku saat berdialog mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat.“Sambutan yang saya terima dari masyarakat Dusun Wamsaha sungguh hangat dan penuh kekeluargaan. Hal ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Kapolda.Ia berharap kunjungan kerja dan bakti sosial yang dilaksanakan dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat kebersamaan sebagai satu keluarga besar.“Saya berharap kunjungan saya bersama rombongan dapat membawa dampak positif, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Buru Selatan menuju daerah yang lebih maju, aman, damai, dan sejahtera,” lanjutnya.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menyelesaikan setiap permasalahan secara musyawarah dan dialog.“Apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat, hendaknya diselesaikan dengan duduk bersama dan dibicarakan secara baik-baik, dengan kepala dingin. Saya mengajak khususnya generasi muda untuk mampu mengendalikan emosi dan menjauhi minuman keras yang sering menjadi pemicu terjadinya konflik,” tegas Kapolda.Menutup penyampaiannya, Kapolda Maluku mendoakan agar Dusun Wamsaha terus berkembang dan maju seiring dengan harapan masyarakatnya.“Semoga Dusun Wamsaha senantiasa jaya, berkembang, dan maju, sejalan dengan makna dan harapan yang terkandung dalam namanya,” tutup Kapolda.Untuk diketahui, bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat berupa 30 paket sembako. PNO-12 24 Jan 2026, 12:01 WIT
Pemkab Kampung Kadun Jaya Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Olahan Hasil Bumi Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, menggelar pelatihan pemberdayaan perempuan yang melibatkan anggota Tim Penggerak PKK (TP-PKK) sebagai upaya meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan kampung. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026) ini difokuskan pada pengolahan hasil bumi lokal guna mendorong ketahanan ekonomi keluarga.Pelatihan tersebut dirancang sebagai langkah konkret untuk membekali perempuan kampung dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat peran perempuan dalam rumah tangga, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka peluang usaha berbasis potensi lokal yang tersedia di Kampung Kadun Jaya.Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi sarana penting dalam mendorong kemandirian dan produktivitas ibu-ibu PKK. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kemampuan mengolah hasil bumi kampung agar memiliki nilai tambah dan potensi ekonomi yang lebih luas.Melalui pembelajaran praktik langsung, para peserta diperkenalkan pada berbagai teknik pengolahan bahan pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk rumah tangga bernilai jual. Dengan demikian, hasil bumi tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpeluang menjadi sumber pendapatan tambahan.Sebagai tindak lanjut dari pelatihan, Distrik Wania juga memfasilitasi pendaftaran peserta untuk bergabung sebagai pelaku UMKM Mimika di bawah binaan Dinas Koperasi Kabupaten Mimika. Langkah ini diharapkan dapat membuka akses legalitas usaha, pendampingan, serta peluang pengembangan usaha yang berkelanjutan.Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata Program Membangun dari Kampung ke Kota, yang menempatkan penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi utama pembangunan wilayah. Perempuan melalui wadah PKK diposisikan sebagai penggerak utama ekonomi kampung.Pemerintah kampung berharap pelatihan ini dapat melahirkan unit-unit usaha baru berbasis kampung yang dikelola oleh perempuan, mampu menopang perekonomian keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.Dengan optimalisasi peran perempuan dan pemanfaatan sumber daya lokal, Kampung Kadun Jaya diharapkan dapat tumbuh sebagai kampung yang mandiri, produktif, dan berdaya saing di wilayah Distrik Wania.Penulis: JidEditor: GF 23 Jan 2026, 02:14 WIT
JUMLAH INVESTOR PASAR MODAL PAPUA NAIK 24,7% TAHUNAN, CAPAI 128 RIBU ORANG Papuanewsonline.com, Jayapura – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tren pertumbuhan yang positif pada jumlah investor pasar modal di wilayah Papua. Per Desember 2025, tercatat sebanyak 128.249 orang telah terdaftar sebagai investor, meningkat sebanyak 25.403 orang dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 102.846 orang. Kepala Wilayah Papua BEI Perwakilan Papua, Kresna Payokwa, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut setara dengan kenaikan sekitar 24,7% secara tahunan (year-on-year). "Capaian yang diraih ini menjadi bukti bahwa literasi dan inklusi pasar modal di Papua terus menunjukkan perkembangan yang baik," ujarnya. Menurut Kresna, peningkatan tersebut menggambarkan bahwa masyarakat mulai menyadari bahwa investasi tidak hanya menjadi hak prerogatif penduduk kota besar, melainkan juga terbuka lebar bagi seluruh lapisan masyarakat di daerah. "Peningkatan jumlah investor tidak terlepas dari upaya edukasi yang kami lakukan secara konsisten dan berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan terkait," tambahnya. Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program literasi pasar modal yang digencarkan, seperti kegiatan sosialisasi menyeluruh, penyelenggaraan sekolah pasar modal, serta pembukaan Galeri Investasi di berbagai lokasi termasuk kampus, sekolah, dan instansi pemerintah daerah. Selain itu, pemanfaatan kanal digital juga memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong minat masyarakat untuk memulai berinvestasi. Kemudahan akses informasi, termasuk proses pembukaan rekening efek secara daring, membuat masyarakat semakin percaya diri untuk mengenal dan memanfaatkan berbagai instrumen pasar modal yang ada. Memasuki tahun 2026, BEI Papua menyampaikan rasa optimisme bahwa prospek pertumbuhan investor pasar modal di wilayah ini akan tetap terjaga. Dengan mengacu pada laju pertumbuhan tahun sebelumnya, jumlah investor diproyeksikan akan terus bertambah dalam kisaran 20 hingga 25%. "Proyeksi ini didukung oleh penguatan program edukasi dan literasi pasar modal yang akan dilakukan secara lebih masif, perluasan jaringan Galeri Investasi, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap pasar modal nasional," jelas Kresna. Sebagai informasi tambahan, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menetapkan target penambahan 2 juta investor pasar modal untuk tahun 2026. Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa target tersebut membutuhkan dukungan seluruh pelaku pasar. "Mudah-mudahan target ini dapat tercapai. Tentunya hal ini sangat memerlukan peran aktif dari para pelaku pasar, baik sekuritas, bank kustodian, maupun agen penjual lainnya untuk menarik lebih banyak masyarakat Indonesia untuk menjadi investor pasar modal," katanya. Penulis: JidEditor: GF 23 Jan 2026, 00:53 WIT
Kapolda Maluku Pastikan Aksi Sosial Kemanusiaan di Polres Buru Berjalan Lancar Papuanewsonline.com, Buru – Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat serta upaya memperkuat peran sosial dan kemanusiaan, Polda Maluku dan Polres Buru melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan seperti penyaluran bantuan, bakti kesehatan dan pagelaran UMKM Bhayangkari.Kegiatan yang berlangsung di Markas Polres Buru pada Selasa (20/1/2026), ini ditinjau langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolda Maluku di wilayah Kabupaten Buru, yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program sosial Polri dan Bhayangkari berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Aksi sosial kemanusiaan ini diawali dengan penyaluran paket bantuan kepada sebanyak 500 orang masyarakat. Diantaranya warakawuri, para janda, anak-anak yatim, dan masyarakat kurang mampu. Para penerima bantuan merupakan perwakilan dari 10 kecamatan yang berada dalam wilayah hukum Polres Buru, mencakup 5 Polsek dan 82 desa.Penyaluran bantuan sosial secara simbolis diberikan Kapolda Maluku bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku yang juga selaku Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Maluku. Pemberian bantuan didampingi Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang. Usai pembagian bantuan sosial, Kapolda Maluku beserta rombongan melaksanakan kembali meninjau Pagelaran UMKM Bhayangkari Cabang Buru. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga Polri dan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat peran Bhayangkari dalam mendukung ketahanan ekonomi lokal.Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini juga meninjau pelaksanaan Bakti Kesehatan. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan golongan darah, serta khitanan massal, yang seluruhnya dilaksanakan secara gratis bagi masyarakat.Pemeriksaan kesehatan umum diikuti 250 orang. Pemeriksaan golongan darah diikuti 30 orang, dan untuk khitanan massal diikuti 16 orang anak-anak.Saat meninjau bakti kesehatan, Kapolda Maluku tampak berinteraksi dengan tenaga medis dan masyarakat penerima layanan.Kapolda menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran sosial dan kemanusiaan dalam membantu masyarakat.“Kegiatan bantuan sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” harap Kapolda Maluku.Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Buru sebagai wujud sinergi dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat. PNO-12 22 Jan 2026, 20:51 WIT
PT Freeport Indonesia Resmi Membuka Rangkaian BK3N 2026 di Tiga Wilayah Operasi Strategis Papuanewsonline.com, Mimika — PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) Tahun 2026 yang dilaksanakan serentak di tiga area kerja utama, yakni Tembagapura dan Kuala Kencana di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, serta fasilitas Smelter PTFI di Gresik, Provinsi Jawa Timur, Senin (12/1/2026).BK3N 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” dengan semangat “Bangkit Bersama, Kerja Selamat, Kerja Sehat”. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang berlangsung selama satu bulan penuh dengan melibatkan seluruh karyawan dan mitra kerja PTFI.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan BK3N tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi sebagai bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap perlindungan sumber daya manusia.Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran pribadi terkait keselamatan, sebagaimana disampaikannya bahwa keselamatan dimulai dari rumah dan dari diri masing-masing individu, bukan semata-mata di tempat kerja.Untuk mendukung semangat tersebut, PTFI menyiapkan berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, kompetitif, dan partisipatif. Kegiatan tersebut meliputi kampanye keselamatan di area kerja serta lingkungan komunitas seperti sekolah dan kampus, guna memperluas pemahaman tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.Selain itu, sejumlah kompetisi keselamatan turut digelar, antara lain pertolongan pertama dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED), tantangan manajemen risiko fatal, lomba pelaporan keselamatan, inovasi keselamatan, pembuatan video keselamatan, serta kuis edukatif. PTFI juga menyelenggarakan kompetisi virtual run dengan jarak 50 kilometer di Gresik serta 68 kilometer di Tembagapura dan Kuala Kencana.Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PTFI berupaya mendorong peningkatan kompetensi, kesadaran, serta kepedulian seluruh insan perusahaan terhadap penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten dan berkelanjutan.Puncak peringatan BK3N 2026 direncanakan berlangsung di Tembagapura pada 7 Februari 2026 dengan agenda seperti gerakan bersih kota, safety games, simulasi pemadaman kebakaran, serta pertunjukan musik lokal yang melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar.Sementara itu, penutupan seluruh rangkaian BK3N 2026 akan dilaksanakan di Kuala Kencana pada 14 Februari 2026. Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran, turut mengingatkan bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan, dan peringatan BK3N diharapkan menjadi awal dari komitmen keselamatan yang terus dijaga sepanjang tahun. Penulis: JidEditor: GF 22 Jan 2026, 20:32 WIT
Tiba di Bursel, Kapolda Maluku Tinjau Lahan Pembangunan Mapolres, Bakti Kesehatan dan Sosial Papuanewsonline.com, Bursel - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Vitri Dadang Hartanto melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Rabu (21/1/2026).Kedatangan Kapolda Maluku yang turut didampingi Irwasda, Kombes Pol I Made Sunarta, S.E., M.H, Karo SDM, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, Dansat Brimob, Kombes Pol Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si, Dir Krimsus, Kombes Pol Piter Yanotamma, S.I.K., S.H., M.H, Dir Narkoba, Kombes Pol Indra Gunawan, S.I.K., M.H, Kabidkeu, Kombes Pol Bangun Widi Septo, S.I.K, dan Kabid Dokkes Polda Maluku, dr. Kombes Pol M. Faizal Zulkarnaen, M.H., Sp.F, ini dilakukan dalam serangkaian kegiatan.Orang nomor 1 Polda Maluku ini bersama rombongan tiba di Namrole, Ibukota Kabupaten Bursel sekitar pukul 09.00 WIT. Ia langsung menuju Markas Polres Bursel.Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Bupati Buru Selatan, La Hamidi, S.H, Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi Paringotan Lorena, S.I.K.,M.H, dan Forkopimda lainnya bersama tokoh adat, tokoh agama, beserta tokoh masyarakat.Di sambut hangat, Kapolda Maluku disematkan kain lestari oleh Bupati Bursel yang dilanjutkan dengan tarian tradisional oleh sanggar binaan Polres Bursel.Sempat beristirahat melalui acara coffee break, Kapolda Maluku bersama rombongan dan Forkopimda Buru Selatan menuju lokasi lahan pembangunan Polres Buru Selatan di Desa Kamlanglale.BHAKTI KESEHATAN DAN BHAKTI SOSIALTak sampai di situ, Kapolda beserta rombongan yang didampingi Bupati, Kapolres dan Forkopimda Bursel juga meninjau pelaksanaan kegiatan Bhakti Kesehatan di Desa Wali.Tiba di Balai Desa Wali, rombongan Kapolda disambut dengan tarian Wandan Culture oleh anak-anak Desa Wali. Masyarakat setempat juga memberikan bucket bunga kepada Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny Vitri Dadang Hartanto.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan diantaranya khitanan massal, pengobatan umum dan pemeriksaan golongan darah secara gratis. Khinatan Massal diikuti 10 anak, Pengobatan umum 27 orang dan Pemeriksaan golongan darah 65 orang.Setelah melakukan pemantauan, Kapolda bersama rombongan kembali bergerak menuju lokasi pelaksanaan kegiatan Bhakti Sosial di Dusun Wamsaha, Desa Leku, Kecamatan Namrole.Setibanya di lokasi kegiatan, Kapolda disambut dengan penyematan kain lestari oleh tokoh adat Desa Wamsaha."Sambutan yang diberikan oleh masyarakat dusun Wamsaha saya rasakan sangat hangat dan penuh kekeluargaan," kata Kapolda dalam sambutannya.Kapolda berharap kunjungan kerjanya bersama rombongan semakin mempererat hubungan silaturahmi, membangun kebersamaan sebagai satu keluarga besar, serta membawa dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Buru Selatan.Profesor Dadang berharap Kabupaten Bursel terus berkembang menuju daerah yang lebih maju dengan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera."Saya juga berharap apabila terjadi permasalahan di tengah masyarakat, hendaknya dapat diselesaikan dengan duduk bersama dan dibicarakan secara baik-baik dengan kepala dingin," katanya mengingatkan. Khusus kepada generasi muda, Kapolda mengingatkan agar dapat mengendalikan diri. Hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain."Saya tekankan khususnya kepada generasi muda agar mampu mengendalikan emosi dan menjauhi minuman keras yang sering menjadi pemicu terjadinya konflik," pintanya.Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyerahkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada masyarakat Dusun Wamsaha. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat. PNO-12 22 Jan 2026, 18:57 WIT
Kapolda Maluku Lakukan Kunjungan Kerja ke Mako Polres Buru Selatan Papuanewsonline.com, Bursel - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menekankan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yaitu jaminan keamanan dan keadilan. Masyarakat, kata Kapolda, berharap kehadiran aparat kepolisian sebagai pelindung dan pengayom, dapat memberikan rasa aman, beserta keadilan dalam penegakan hukum. Penekanan tersebut disampaikan Kapolda kepada personel Polres Buru Selatan (Bursel) dan Kompi 3 Yon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku dalam kunjungannya di Mako Polres Bursel, Rabu (21/1/2026).Didampingi Irwasda, Kombes Pol I Made Sunarta, S.E., M.H, Karo SDM, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, Dansat Brimob, Kombes Pol Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si, Dir Krimsus, Kombes Pol Piter Yanotamma, S.I.K., S.H., M.H, Dir Narkoba, Kombes Pol Indra Gunawan, S.I.K., M.H, Kabidkeu, Kombes Pol Bangun Widi Septo, S.I.K, dan Kabid Dokkes Polda Maluku, dr. Kombes Pol M. Faizal Zulkarnaen, M.H., Sp. F, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, juga menekankan beberapa hal penting untuk diperhatikan seluruh personel Polri."Polisi ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas rasa aman dan adil, sehingga situasi kamtibmas menjadi kondusif," kata Kapolda.Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, menurut Kapolda memiliki parameter diantaranya, tidak ada fear of crime, kejadian cepat diselesaikan, kegiatan lancar tanpa batas, komplaint/keluhan direspon cepat serta kegiatan kesejahteraan.Polri, lanjut Kapolda, adalah alat keamanan dalam negeri. Ia berharap seluruh anggota dapat menyatukan kerangka berpikir seperti itu, bagaimana Polri dituntut untuk menyelesaikan akar-akar permasalahan sebelum tumbuh mejadi gangguan nyata. "Sebelum kita terjung ke hal yang lebih jauh, hal yang paling mendasari bagi peran seorang anggota Polri di tengah-tengah masyarakat adalah hal apa yang diinginkan masyarakat, maka dari itu rekan rekan harus bisa untuk melakukan mapping maupun identifikasi hal-hal tersebut sejak dini," ungkap Kapolda mengingatkan.Lebih lanjut, mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini mengingatkan beberapa kasus yang perlu menjadi perhatian dan atensi bersama. Di antaranya Perkelahian antar pemuda, dan Penganiayaan yang berpotensi menjadi konflik berkepanjangan. Dua hal ini sering terjadi dipicu oleh komsumsi minuman keras. "Maka dari itu kita harus mampu menyelesaikan dengan cara minimalisir melalui proses ritual Adat/Sasi, Peraturan Daerah serta lokalisir tempat komsumsi," ujarnya.Persoalan lainnya yang patut menjadi atensi bersama yaitu kasus Pencurian pada malam hari, Narkoba, dan Kejahatan yang terjadi di dunia sosial media, berupa provokasi. "Anggota Polri harus membuka mata akan hal tersebut khususnya Intelijen, Reserse maupun Bhabinkamtibmas," tegasnya.Masalah lainnya yang perlu terus diwaspada, lanjut Profesor Dadang, yaitu Tindak pidana korupsi. Anggota Polri diminta untuk melakukan pencegahan dan pengawalan, mapping sejak dini. "Beberapa jalan umum saya lihat tidak terawat terutama dalam perkotaan, rangkul Forkopimda agar masyarakat dapat merasakan dampak nyata kehadiran negara," pintanya.Jenderal bintang 2 Polri di pundaknya ini juga menyoroti Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul. Ia mengaku, apabila SDM mampu maka keterbatasan sarana prasarana bukan menjadi halangan. "Spesifikasi SDM yang berkualitas dapat dilihat dari motivasi, profesional serta moralitas anggota itu sendiri," jelasnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengajak anggota dapat merangkul masyarakat melalui aktifitas positif pada jejaring sosial media terutama para Bhabinkamtibmas. Sebagai garda terdepan, Bhabinkamtibmas melekat dengan masyarakat. Kerja sama juga dengan influencer lokal yang ada sehingga kegiatan-kegiatan positif dapat disiarkan melalui media sosial."Turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluhan masyarakat maupun buka ruang komunikasi antar aparat dan masyarakat melalui sosial media, sediakan nomor telepon khusus untuk sarana pengaduan atau informasi dari masyarakat," harapnya.Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan atensi khusus terkait perilaku anggota. Masyarakat sering menyoroti kekerasan, arogansi, asusila maupun sikap hedonis anggota. "Rekan-rekan perlu ketahui bahwa dampak dari perilaku negatif bukan hanya untuk 1 orang namun berdampak besar bagi kita semua terutama institusi ini," tegasnya mengingatkan. PNO-12 22 Jan 2026, 18:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT