Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Kapolda Maluku Jadi Khatib Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M sekaligus bertindak sebagai khatib, yang berlangsung di *Lapangan Merdeka Kota Ambon, Sabtu (21/3/2026) pukul 06.30 WIT.Pelaksanaan Sholat Idul Fitri tersebut dipimpin oleh Imam Drs. H. Hadi Basalamah, M.Fil.I., dan diikuti oleh ribuan jamaah yang memadati Lapangan Merdeka dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, Ketua Yayasan Al-Fatah Ambon, serta Wali Kota Ambon.Selain itu, hadir pula para Pejabat Utama gabungan TNI-Polri, pimpinan OPD lingkup Provinsi Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan P.P. Lease beserta jajaran, Sekretaris Kota Ambon, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat umum yang turut merayakan hari kemenangan dengan penuh suka cita.Dalam khutbah Idul Fitri yang disampaikannya, Kapolda Maluku mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan makna berakhirnya bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan sebuah proses pendidikan spiritual (madrasah kehidupan) yang membentuk karakter manusia menjadi lebih baik.Kapolda mengutip pandangan para ulama terdahulu yang tidak hanya bergembira menyambut Ramadan, tetapi juga merasa sedih ketika bulan suci tersebut berlalu.“Para ulama salaf berdoa selama enam bulan agar dipertemukan dengan Ramadan, dan enam bulan berikutnya mereka berdoa agar amal-amalnya diterima oleh Allah SWT. Ini menunjukkan betapa agungnya Ramadan dalam kehidupan seorang mukmin,” ungkap Kapolda.Ia menekankan bahwa Ramadan mengajarkan umat Islam untuk menahan diri, tidak hanya dari lapar dan dahaga, tetapi juga dari amarah, hawa nafsu, dan ego pribadi.Menurutnya, kekuatan sejati seseorang bukan terletak pada kekuatan fisik, melainkan pada kemampuan mengendalikan diri.“Orang yang kuat bukanlah yang menang dalam pertarungan, tetapi mereka yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah. Inilah kekuatan sejati yang melahirkan kedamaian,” tegasnya.Kapolda menjelaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum kembali kepada fitrah, yakni kesucian diri setelah menjalani proses pembinaan selama Ramadan. Ia mengibaratkan Ramadan sebagai proses pendidikan, sementara Idul Fitri adalah hari kelulusan.Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kelulusan tersebut harus diwujudkan dalam perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.“Ibadah Ramadan seharusnya melahirkan pribadi yang lebih lembut hatinya, lebih tenang sikapnya, dan lebih luas kasih sayangnya kepada sesama,” ujarnya.Kapolda juga menekankan pentingnya tradisi saling memaafkan sebagai bagian dari ajaran Islam yang luhur, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan sosial.Menurutnya, memaafkan merupakan akhlak mulia yang mencerminkan kemampuan seseorang dalam mengendalikan ego demi menjaga persaudaraan. Dalam khutbahnya, Kapolda Maluku turut menyoroti pentingnya menjaga persaudaraan, terutama di tengah keberagaman masyarakat Maluku. Ia mengangkat nilai kearifan lokal hidup orang basudara sebagai fondasi utama kehidupan sosial di daerah ini.Ungkapan seperti potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa, sagu salempeng dibagi dua disebut sebagai cerminan nilai empati, kebersamaan, dan solidaritas yang telah diwariskan oleh para leluhur.“Nilai ini sejalan dengan ajaran Islam, bahwa seseorang tidak sempurna imannya hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri,” jelas Kapolda.Ia menegaskan bahwa perbedaan suku, agama, dan latar belakang bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan merupakan kehendak Allah SWT agar manusia saling mengenal dan memahami.Kapolda juga mengingatkan bahwa keamanan dan ketenteraman merupakan nikmat besar yang sering kali terlupakan. Tanpa rasa aman, masyarakat tidak dapat menjalankan aktivitas dengan baik, termasuk dalam beribadah.Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa seseorang yang merasa aman, sehat, dan tercukupi kebutuhannya, seakan telah memiliki dunia seisinya.“Menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Setiap ucapan dan tindakan kita memiliki dampak terhadap ketenteraman bersama,” tegasnya.Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam bersikap, termasuk dalam menyikapi informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah persatuan.Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa perbedaan dan dinamika sosial merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, yang terpenting adalah bagaimana menyikapinya dengan bijak.“Islam mengajarkan bahwa perdamaian itu lebih baik. Idul Fitri adalah momentum untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan, dan membuka pintu perdamaian,” ujarnya.Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis, dengan mengedepankan nilai kasih sayang, toleransi, dan persaudaraan.Mengakhiri khutbahnya, Kapolda Maluku memimpin doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh umat diberikan keberkahan, keselamatan, serta kehidupan yang damai dan harmonis.Ia juga mendoakan agar Provinsi Maluku senantiasa menjadi daerah yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan, serta dijauhkan dari konflik dan perpecahan.“Ya Allah, satukan hati kami, perbaiki hubungan di antara kami, dan jadikan negeri kami negeri yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan,” tutupnya.Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Pada pukul 08.30 WIT, seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan khidmat.Melalui momentum Idul Fitri ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kedamaian di Bumi Raja-Raja. PNO-12
22 Mar 2026, 13:19 WIT
Polisi Sekat Jalur di Ambon Saat Takbiran, Kapolda: Antisipasi Kemacetan dan Jaga Keamanan
Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku bersama Polresta Ambon dan instansi terkait melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan utama saat pawai malam takbiran di Kota Ambon, Jumat (20/3/2026).Penyekatan dilakukan di tiga titik strategis, yakni kawasan Batu Merah, depan Masjid Al-Fatah Ambon, dan Jalan Dr. J. Leimena (JMP) Poka.Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari luar kota yang berpotensi menimbulkan kemacetan di pusat Kota Ambon selama perayaan malam takbiran.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penyekatan merupakan bagian dari strategi pengamanan untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib.“Kami melakukan penyekatan di sejumlah titik sebagai langkah preventif untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang masuk ke pusat kota. Ini penting agar perayaan malam takbiran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolda.Ia juga menekankan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur terkait.“Pengamanan ini tidak hanya melibatkan Polri, tetapi juga TNI dan pemerintah daerah. Sinergitas ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya pada momentum malam takbiran,” tambahnya.Petugas gabungan yang terdiri dari personel Polda Maluku, Polresta Ambon, TNI dari Kodam XV/Pattimura, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ambon dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib.Penyekatan bersifat situasional dan akan dibuka kembali setelah kegiatan pawai takbiran selesai serta volume kendaraan berangsur normal.Secara umum, pelaksanaan pengamanan pawai malam takbiran di Kota Ambon berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan berakhir. PNO-12
22 Mar 2026, 13:14 WIT
Aparat Keamanan Tumbangkan Anggota TPNPB di Nabire, Operasi Penindakan Berjalan Intensif
Papuanewsonline.com, Nabire - Aparat keamanan Indonesia
dilaporkan berhasil menumbangkan satu anggota kelompok bersenjata TPNPB dalam
sebuah kontak bersenjata yang terjadi di wilayah Nabire, Papua Tengah, pada 16
Maret 2026. Peristiwa ini merupakan bagian dari operasi penindakan yang
dilakukan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.Informasi mengenai insiden tersebut juga dikonfirmasi oleh
pihak TPNPB melalui pernyataan resminya. Mereka menyebut bahwa salah satu
anggotanya, Rubanus Mirip, gugur dalam pertempuran yang terjadi di wilayah
Nabire.Rubanus Mirip diketahui merupakan anggota aktif dari TPNPB
yang tergabung dalam Batalion D Dulla. Berdasarkan informasi yang beredar, ia
disebut kerap terlibat dalam berbagai aktivitas bersenjata di sejumlah wilayah,
termasuk Intan Jaya, Paniai, dan Nabire.Selain itu, Rubanus Mirip juga disebut memiliki keterlibatan
dalam sejumlah operasi yang berkaitan dengan perampasan senjata api milik
aparat keamanan di beberapa wilayah konflik. Aktivitas tersebut menjadikannya
sebagai salah satu target dalam operasi penegakan hukum oleh aparat.Dalam keterangannya, pihak TPNPB menyampaikan duka atas
kehilangan anggotanya. Mereka juga mengumumkan bahwa informasi mengenai
kejadian tersebut telah diterima dari jajaran internal mereka di lapangan.Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB secara resmi mengumumkan
duka nasional kepada semua pihak atas gugurnya Rubanus Mirip. Mereka juga telah
menerima laporan dari PIS TPNPB dari Nabire bahwa jazad Rubanus Mirip telah
empat hari berada di sekitar Kali Pepaya, Kabupaten Nabire setelah ditembak
mati oleh aparat militer Indonesia dan telah membusuk.Dari sisi aparat keamanan, keberhasilan ini dipandang
sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menekan aktivitas kelompok
bersenjata yang dinilai mengganggu keamanan masyarakat di Papua. Operasi serupa
disebut akan terus dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur.Sementara itu, pihak keluarga dari Rubanus Mirip disebut
telah menerima kondisi tersebut dan memutuskan untuk melakukan pemakaman di
lokasi kejadian. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan situasi di lapangan
yang masih rawan.Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa situasi keamanan di
sejumlah wilayah Papua masih dinamis. Aparat keamanan menegaskan akan terus
meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah-langkah strategis guna menjaga
ketertiban dan melindungi masyarakat dari dampak konflik bersenjata.
Penulis: HendEditor: GF
21 Mar 2026, 21:32 WIT
PELNI Berikan Diskon 30 Persen untuk Arus Mudik Lebaran
Papuanewsonline.com, Timika - PT Pelayaran Nasional
Indonesia (PELNI) Cabang Timika telah menyiapkan 3 armada kapal untuk melayani
arus mudik lebaran, yaitu KM Tata Mailau, KM Sirimau, dan KM Sabu Nusantara 75.Kepala Cabang PELNI TIMIKA, Sigit Sujatmoko, menyatakan
bahwa KM Tata Mailau telah berlayar dari Pelabuhan Pumako dengan membawa 540
penumpang, dengan tujuan utama Tual dan Ambon. "Hampir rata-rata keluarga
kita di sini tujuan Tual dan Ambon," ujar Sigit.PELNI juga memberikan diskon 30 persen untuk pembelian
tiket, yang berlaku hingga 5 April 2026. "Sisa kuota diskon 30 persen
tinggal 28 persen lagi, jadi manfaatkan kesempatan ini," imbau Sigit.Berikut adalah informasi penting tentang diskon tiket PELNI:- Diskon 30 persen berlaku untuk semua ruas- Periode keberangkatan: 11 Februari - 5 April 2026- Sisa kuota diskon: 28 persen- Cara pembelian tiket: aplikasi Pelni Mobile, website
PELNI, contact center 162, dan lainnyaSigit mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket melalui
aplikasi Pelni Mobile untuk menghindari penipuan. "PELNI tidak melayani
pembelian tiket melalui Instagram, WhatsApp, atau Facebook," tambah Sigit.PELNI berharap Pemda Timika dapat memfasilitasi kegiatan
arus mudik lebaran dan memperbaiki fasilitas di pelabuhan. "Kami hanya
operator, kami ingin melayani sepenuh hati, tapi kami butuh dukungan dari
stakeholder," ujar Sigit.Dalam kesempatan ini, Sigit juga mengingatkan masyarakat
untuk menjaga keselamatan dan kesehatan selama perjalanan mudik. "Selamat
berkumpul merayakan Hari Raya Idul Fitri, dan kembali lagi ke POMAKO dengan
selamat," tutup Sigit. Penulis: Hendrik
Editor: GF
21 Mar 2026, 21:25 WIT
SALAT IDULFITRI 1447 H DI MIMIKA BERLANGSUNG KHIDMAT MESKI SEMPET DIGUYUR HUJAN
Papuanewsonline.com, Timika – Pelaksanaan salat Idulfitri
1447 H di Halaman Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika, tetap berlangsung
dengan penuh kekhusyuan meski sempat diguyur hujan ringan pada Sabtu pagi
(21/3/26). Walaupun cuaca sempat membuat lokasi lengang hingga pukul 06.30 WIT,
antusiasme umat Muslim tidak surut.Jamaah mulai memadati area dengan membawa payung dan
perlengkapan tambahan untuk melapisi sajadah dari sisa air hujan, menunjukkan
semangat ibadah yang tinggi di hari kemenangan.Ibadah yang dipimpin oleh Imam H. Muslimin Umar dan Khatib
Ustaz Abdul Syakir ini dimulai sekitar pukul 07.30 WIT tepat setelah langit
mulai cerah. Ketua PHBI Mimika, Ustaz Joko Prianto, mengapresiasi kesabaran
jamaah yang tetap setia menunggu meski acara sedikit tertunda karena faktor
cuaca dan kendala teknis. Ia berharap momen ini menjadi ajang syukur setelah sebulan
penuh berpuasa untuk kembali ke fitrah yang suci.Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang turut hadir di lokasi,
menegaskan bahwa Idulfitri adalah simbol kemenangan dalam mengendalikan diri
dan meningkatkan ketakwaan. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dan
toleransi sebagai fondasi utama masyarakat Mimika yang harmonis."Kemenangan ini adalah keberhasilan memperkuat hubungan
dengan Tuhan dan sesama manusia tanpa memandang perbedaan suku maupun
agama," tutur Bupati dalam sambutannya.Dalam khutbahnya, Ustaz Abdul Syakir mengingatkan bahwa
indikator kesuksesan puasa tecermin pada perubahan sikap yang lebih berempati
dan peduli terhadap sesama. Ia mengajak jamaah untuk memperkuat kesalehan sosial melalui
zakat sebagai sarana membersihkan jiwa serta harta. Penulis: Jid
Editor: GF
21 Mar 2026, 21:22 WIT
PELNI Himbau Masyarakat Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis
Papuanewsonline.com, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan diskon transportasi kapal penumpang sebelum habis. Sisa kuota diskon hanya sekitar 28 persen dari total anggaran Rp 42,3 miliar.Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyatakan bahwa penjualan tiket diskon telah mencapai 72 persen atau setara 338.474 tiket. "Kami menghimbau masyarakat yang masih berencana mudik menggunakan kapal PELNI dapat segera memesan tiket diskon melalui channel resmi agar tidak kehabisan kuota," ujar Ditto.PELNI telah bekerja sama dengan berbagai channel pembelian tiket, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, dan lainnya. Masyarakat juga dapat melakukan pembayaran melalui BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, dan lainnya.Kepala Cabang PELNI TIMIKA, Sigit Sujatmoko, mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile untuk menghindari penipuan dan tidak membawa barang melebihi ketentuan.Pelabuhan keberangkatan terpadat per tanggal 19 Maret 2026 adalah Makassar, Balikpapan, Batam, Ambon, dan Bau-Bau. Sementara pelabuhan kedatangan terpadat adalah Surabaya, Makassar, Belawan, Bau-Bau, dan Ambon.Informasi Penting:- Sisa kuota diskon: 28 persen- Total anggaran: Rp 42,3 miliar- Penjualan tiket diskon: 72 persen (338.474 tiket)- Periode keberangkatan: 11 Februari - 5 April 2026- Channel pembelian tiket: aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, dan lainnyaPelabuhan Keberangkatan Terpadat:1. Makassar (36.428 pax)2. Balikpapan (30.794 pax)3. Batam (29.169 pax)4. Ambon (25.039 pax)5. Bau-Bau (20.679 pax)Pelabuhan Kedatangan Terpadat:1. Surabaya (50.556 pax)2. Makassar (36.374 pax)3. Belawan (27.445 pax)4. Bau-Bau (26.877 pax)5. Ambon (22.707 pax)Ruas Terpadat:1. Batam – Belawan (24.461 pax)2. Belawan – Batam (15.788 pax)3. Balikpapan – Surabaya (12.274 pax)4. Kumai – Semarang (10.890 pax)5. Makassar – Surabaya (9.932 pax)PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini dan membeli tiket melalui channel resmi untuk menghindari penipuan.PELNI terus memantau penyerapan program stimulus ekonomi diskon transportasi dan mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Jika kuota diskon transportasi telah habis, maka tarif tiket akan kembali ke harga normal.Penulis: Hendrik Editor: GF
21 Mar 2026, 00:28 WIT
Polres Maluku Tenggara Temukan Puluhan Panah Wayer, 2 Orang Berhasil Diringkus
Papuanewsonline.com, Langgur - Kapolres Malra, AKBP Rian Suhendi,S.Pt,SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara AKP. Barry Talabessy, S.Pd,S.H.,M.H. pada tanggal 20 Maret 2026Kapolres Malra AKBP RIAN SUHENDI, S.Pt., S.I.K menyampaikan bahwa awalnya hari Kamis tanggal 20 Maret 2026, sekira pukul 18.40 WIT, Personil Pos Pam Operasi Ketupat di Komplek Mangga Dua yang dipimpin Kapolsek Kei Kecil Iptu Charles Kormonyanan, bersama Pemerintah Desa/Ohoi Langgur beserta Pemuda Ohoi Langgur melakukan patroli jalan kaki di Kompleks Mangga, dan mendengar suara dentingan besi, sehingga setelah mendekat ditemukan beberapa Pemuda termasuk Pelaku A.J.R. Alias Jordi dan A.P.O. Alias Paul sementara menempa dan menggurinda beberapa potongan besi untuk dijadikan Senjata Tajam yaitu anak panah waer sehingga terhadap mereka berdua langsung dilakukan tangkap tangan, dan Para Terduga Pelaku ditemukan barang bukti berupa puluhan anak panah waer, paku, martil hingga mesin gurinda, sehingga A.J.R. Alias Jordi dan A.P.O. Alias Paul langsung digelandang ke Mapolres Maluku Tenggara beserta sejumlah barang bukti, namun ada rekannya yang kaburKapolres Malra setelah dilakukan penyidik intensif terungkap motif pembuatan puluhan anak panah wayer tersebut akan digunakan untuk melakukan tawuran di Kompleks Mangga Dua, dan Saat ini terhadap A.J.R. Alias Jordi dan A.P.O. Alias Paul keduanya telah ditetapkan oleh Penyidik Satreskrim Polres Maluku Tenggara sebagai Tersangka dan telah menjalani penahanan, dan para Tersangka dipersangkaan Tindak Pidana Membuat, Menguasai, Memiliki dan Menyimpan Senjata Tajam sebagaimana dimaksud Pasal 307 Junto Pasal 21 ayat (1) KUHPidana Nasional terancaman hukuman 7 Tahun Pidana PenjaraPolres Maluku Tenggara intensif melakukan kegiatan preventif di Kompleks Mangga Dua dan sekitarnya, sehingga peran Polima (Polisi Lingkungan Masyarat) bersama Perangkat Ohoi Langgur dan Pemuda Ohoi Langgur melakukan berbagai giat kamtibmas berupa patroli atau ronda, sosialisasi pencegahan kejahatan untuk mewujudkan kamtibmas, dengan Sasaran Miras dan Senjata Tajam, dan tetap akan melakukan tindakan tegas berupa penegakan hukum bagi pelanggar hukum yang diduga terlibat berbagai tindakan kekerasan dan Tindak Pidana terkait Sajam sehingga dibutuhkan dukungan semua komponen masyarakat yang proaktif bila mengetahui peristiwa pidana untuk segera melaporkan melalui Call Center 110 atau melalui Bhabinkamtibmas dan ke kantor Polisi terdekat. Dan, diimbau kepada para pemuda untuk tidak membuat , memiliki, membawa, apalagi menggunakan senjata tajam secara illegal dan terlibat dari berbagai kejahatan jalanan yang merugikan masa depan mereka sendiri," sambung Kapolres. PNO-12
20 Mar 2026, 22:14 WIT
Polda Maluku Siagakan 707 Personel Amankan Malam Takbiran dan Salat Ied di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku menggelar apel kesiapan pengamanan malam takbiran dan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (20/3/2026).Apel dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Iman Tobroni, serta diikuti pejabat utama Polda Maluku, Kapolresta Ambon, dan personel gabungan yang terlibat dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026.Selain unsur Polri, apel juga melibatkan personel TNI dari Kodam XV/Pattimura, di antaranya POMdam, Yonif 733 Raider, Denkav 5 BLC, serta Kodim 1504 Ambon.Dalam arahannya, Kapolda menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis selama pelaksanaan pengamanan.“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan. Saya minta seluruh personel melaksanakan tugas dengan baik dan mengedepankan sikap humanis dalam melayani masyarakat,” ujar Dadang.Kapolda juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas instansi serta antisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti balap liar, penggunaan petasan, hingga konvoi tidak tertib yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.“Apabila ditemukan potensi gangguan, lakukan langkah sesuai prosedur. Jika situasi membahayakan, lakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.Selain itu, ia meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan jalanan, konsumsi minuman keras, hingga potensi ancaman lain seperti terorisme dan bencana alam.“Keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya saat mudik dan pelaksanaan Idulfitri, harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.Dalam pengamanan malam takbiran dan Salat Idulfitri di Kota Ambon, Polda Maluku mengerahkan sebanyak 707 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, serta dukungan pengamanan swakarsa dan elemen masyarakat.Apel kesiapan berlangsung tertib dan menjadi bagian dari upaya memastikan perayaan Idulfitri di wilayah Maluku berjalan aman dan kondusif. PNO-12
20 Mar 2026, 21:59 WIT
H-1 Lebaran, Pengamanan Pelabuhan Hunimua Diperketat, Arus Mudik Terpantau Landai
Papuanewsonline.com, Ambon – Personel Operasi Ketupat Salawaku 2026 Polda Maluku memaksimalkan pengamanan dan pengawasan arus mudik di Pos Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Feri Hunimua, Liang, Kota Ambon, Kamis (19/3/2026), atau H-1 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.Pengamanan difokuskan pada aktivitas penumpang yang tiba maupun yang akan berangkat menuju Pelabuhan Waipirit, Seram Bagian Barat, guna memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan selama perjalanan mudik.Dalam pelaksanaannya, personel Polda Maluku bersinergi dengan Polresta Ambon, TNI AL, serta petugas dari Dinas Perhubungan dan ASDP Maluku. Petugas melakukan pemantauan arus penumpang, pengaturan antrean, serta memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan.Pada H-1 Lebaran, arus penumpang di Pelabuhan Hunimua terpantau mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya, meskipun aktivitas penyeberangan tetap berjalan lancar dan terkendali.Selain pengamanan, pemerintah Provinsi Maluku juga memberikan dukungan kepada masyarakat melalui program 800 tiket gratis untuk rute Hunimua–Waipirit dan sebaliknya, guna membantu kelancaran mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran 2026.Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Salawaku 2026, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal pada fase krusial menjelang Idul Fitri.“H-1 Lebaran merupakan salah satu titik puncak mobilitas masyarakat. Kami memastikan seluruh personel siaga penuh untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik, khususnya di jalur penyeberangan laut,” ujar Rositah.Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mendukung pengamanan mudik di wilayah kepulauan.“Kolaborasi antara Polri, TNI, dan stakeholder terkait menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan nyaman,” tambahnya.Secara umum, situasi kamtibmas di kawasan Pelabuhan Hunimua Liang terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga akhir kegiatan. PNO-12
20 Mar 2026, 21:50 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru