logo-website
Sabtu, 08 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Dugaan Gratifikasi Proyek Jalan di Memberamo Raya, Fortuner Putih Untuk Bupati? Papuanewsonline.com, Jayapura, - Proyek Pembangunan Jalan Sipisi - Nadofuai di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, yang bersumber dari APBD dengan nilai miliaran rupiah, kini diterpa isu dugaan gratifikasi.Berdasarkan data LPSE yang beredar, proyek dengan Pagu Rp. 7.490.025.000 dan HPS Rp. 7.488.557.772,00 tersebut dimenangkan oleh CV. Sion Papua beralamat di Jl. Raya Abepura Entrop, Jayapura. Tender di bawah Satuan Kerja dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Kabupaten Mamberamo Raya itu tercatat sebagai Pekerjaan Konstruksi.Namun di balik proyek tersebut, muncul pengakuan mengejutkan dari warga.Seorang narasumber bernama Yusup, warga Mamberamo Raya, mengungkap bahwa pekerjaan di lapangan dikerjakan atas nama Dani Pampang. Yang lebih mencengangkan, Yusup menduga setelah pekerjaan selesai, Dani Pampang memberikan 1 unit mobil Toyota Fortuner warna putih kepada Ibu Bupati Mamberamo Raya sebagai bentuk gratifikasi."Setelah kerjaan selesai, Dani Pampang memberikan 1 unit mobil Fortuner putih kepada ibu bupati. Mobil ini sekarang posisinya disembunyikan di rumah kontraktor ibu bupati atas nama Bravo Maniagasi di Perumahan Rolo Koya Barat," ungkap Yusup kepada media ini, Senin(3/8/2026).Hingga berita ini dipublikasikan, keberadaan mobil Fortuner putih yang diduga hasil gratifikasi proyek Sipisi-Nadofuai itu disebut masih terparkir dan sengaja disembunyikan di rumah milik kontraktor berinisial B.M di Koya Barat, Jayapura.Dugaan gratifikasi ini jika terbukti, melanggar Pasal 12B UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, yakni- CV. SION PAPUA dan  Dani Pampang.- Bravo Maniagasi.- Ibu Bupati Mamberamo Raya.- Dinas PUPR Mamberamo Raya.Redaksi Media Papuanewsonline.com tetap memberikan ruang hak jawab seluas-luasnya sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.Publik kini menunggu langkah tegas Aparat Penegak Hukum (APH), Kejaksaan Negeri Jayapura untuk turun menyelidiki aliran dana proyek jalan Sipisi-Nadofuai dan kebenaran keberadaan 1 unit Fortuner putih di Perumahan Rolo Koya Barat.Penulis: HendrikEditor.  : Of 03 Agu 2026, 13:53 WIT
KNPB Tegaskan Aksi 3 Agustus Sepenuhnya Damai, Tolak Narasi Menyesatkan Papuanewsonline.com, Nabire – Komite Nasional Papua Barat menegaskan kembali bahwa Aksi Nasional yang diagendakan pada 3 Agustus 2026 akan berlangsung secara damai, bermartabat, dan tertib di seluruh wilayah adat Papua, serta di depan Konsulat Republik Indonesia dan Timor Leste. Pernyataan ini disampaikan merespons berbagai informasi yang beredar di ruang publik yang dinilai berpotensi menyesatkan berbagai kalangan, baik masyarakat Papua, warga non-Papua, maupun komunitas solidaritas internasional.KNPB wilayah Nabire dan Mapia menegaskan gerakan ini senantiasa menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia, serta berpegang teguh pada prinsip perlawanan tanpa kekerasan. “Aksi ini sepenuhnya dimediasi oleh KNPB sebagai suara rakyat. Kami meminta masyarakat tidak terpengaruh narasi yang sengaja dibangun untuk mengkriminalisasi langkah damai ini,” tegas pernyataan tersebut.Pihaknya menilai informasi yang menyebut aksi akan berujung anarkis adalah hoaks yang disebarkan kelompok yang disebut “buzzer kolonial”, yang menggunakan nama-nama tokoh adat, pemuda, maupun pemuka masyarakat. Pola ini disebut sudah berulang kali terjadi setiap kali warga menyuarakan aspirasi, bertujuan menutupi fakta pelanggaran yang terjadi dan memelihara ketakutan serta ketidakadilan yang dirasakan rakyat selama puluhan tahun.KNPB mengundang seluruh elemen bangsa untuk turut serta: organisasi pergerakan, mahasiswa, tokoh adat, gereja, perempuan, lembaga kemanusiaan, hingga masyarakat non-Papua yang mendukung perdamaian. Peserta diminta hadir dengan busana adat dan atribut yang mencerminkan perlawanan santun, dengan isu utama “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan”.Sebelumnya, surat pemberitahuan telah diserahkan secara resmi kepada kepolisian dan MRP, yang diharapkan memfasilitasi aspirasi rakyat sesuai amanat Otonomi Khusus.KNPB menegaskan tidak akan mundur selama hak rakyat belum terpenuhi, namun tetap berkomitmen menempuh jalur damai.Penulis: JidEditor: OF 02 Agu 2026, 23:40 WIT
Ratusan Warga Gunakan Perahu Tradisional Sambut Gubernur Apolo Safanpo di Kampung Warse Papuanewsonline.com, Merauke – Ratusan warga Kampung Warse, Distrik Jetsy, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, menyambut meriah kunjungan kerja Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo bersama Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Sabtu (1/8/2026) pagi.Pantauan di lokasi, penyambutan berlangsung di perairan sekitar Kampung Warse. Ratusan warga menggunakan perahu tradisional menjemput speedboat yang ditumpangi Gubernur Apolo dan Bupati Thomas.Iring-iringan perahu warga mengapit kiri dan kanan speedboat rombongan. Warga tampak berdiri sambil mendayung, mengawal speedboat hingga tiba di bibir Kampung Warse.Setibanya di Warse, prosesi adat penyambutan dilanjutkan. Gubernur Apolo bersama Bupati Thomas dipersilakan turun dari speedboat ke salah satu perahu tradisional. Selanjutnya, perahu tersebut dipikul bersama-sama oleh warga di atas bahu menuju lokasi pertemuan.Dalam tatap muka dengan warga, Gubernur Apolo menegaskan kehadiran Provinsi Papua Selatan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang dimekarkan pemerintah pusat pada tahun 2022 dan telah menjalani masa persiapan selama dua tahun."Sudah satu tahun Papua Selatan masuk pemerintahan definitif," kata Gubernur Apolo.Ia menjelaskan, kehadiran provinsi baru tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan, baik infrastruktur sarana-prasarana maupun pembangunan sumber daya manusia (SDM).Gubernur berharap kunjungan ke Kampung Warse dapat mempererat tali persaudaraan antara pemerintah provinsi dengan masyarakat di wilayah pesisir Asmat. Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan agar warga terus mendorong anak-anak untuk bersekolah.Kunjungan ke Kampung Warse ini merupakan rangkaian agenda kerja Gubernur Apolo di Kabupaten Asmat. Sehari sebelumnya, Jumat (31/7/2026), Gubernur menyerahkan hibah dermaga beserta terminal penyeberangan Ewer-Agats di Kali Aswet sebagai pintu masuk melalui akses Jalan KAMSA menuju Lapangan Terbang Ewer. (OF) 02 Agu 2026, 23:34 WIT
Mendagri Tito Lakukan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Biak Numfor Papuanewsonline.com, Biak Numfor – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu (1/8/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan penuh Kementerian Dalam Negeri terhadap pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang mengutamakan nasib anak-anak dari keluarga kurang mampu.Mendagri menjelaskan gagasan Sekolah Rakyat lahir dari keprihatinan Presiden terhadap nasib anak-anak terlantar, selaras dengan amanat UUD 1945 Pasal 34 Ayat 1 yang mewajibkan negara memelihara fakir miskin dan anak terlantar. “Tujuannya agar mereka tidak mengulangi nasib orang tuanya, melainkan bisa naik derajat dan meraih masa depan lebih baik. Ini adalah tanggung jawab negara,” ujarnya.Sekolah Rakyat dikelola Kementerian Sosial dengan konsep asrama lengkap, di mana seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan siswa ditanggung negara. Sasaran utamanya adalah anak-anak dari keluarga prasejahtera golongan desil satu dan dua. Sementara itu, Kemendagri berperan memotivasi dan mengoordinasikan pemerintah daerah untuk menyediakan lahan serta dukungan pendampingan.Di Papua, sejauh ini baru tiga daerah yang merespons secara proaktif: Biak Numfor, Jayapura, dan Sarmi. Mendagri memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra yang telah mempersiapkan segala kebutuhan sejak awal. Ia juga mengajak kepala daerah lain untuk turut membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi warganya.Penulis: JidEditor: OF 02 Agu 2026, 23:03 WIT
Sengit dan Menghibur, Kapolri dan Bahlil Bertanding di Laga Penutup Kapolri Cup 2026 Papuanewsonline.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali turun langsung ke lapangan bulu tangkis dalam laga persahabatan penutup Kapolri Cup 2026 di GOR UNJ, Sabtu (1/8/2026). Ia berpasangan dengan Widi Chandra Kasih menghadapi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang berduet bersama Muhammad, menyajikan pertandingan yang seru sekaligus penuh keakraban.Pertandingan berjalan sangat kompetitif sejak awal. Pasangan Sigit–Widi tampil agresif dengan serangan keras dan permainan cepat di dekat net. Di sisi lain, Bahlil–Muhammad juga memberikan perlawanan tak kalah sengit melalui adu pukulan, reli panjang, hingga variasi dropshot yang mengecoh lawan. Sorak sorai penonton menghiasi setiap aksi menarik yang ditampilkan di atas lapangan.Pada set pertama, pasangan Kapolri berhasil unggul dengan skor 15–11. Meski tertinggal, pasangan menteri terus berjuang mengejar ketertinggalan. Pertandingan yang memadukan semangat kompetisi dan kehangatan persahabatan ini menjadi momen paling ditunggu dalam rangkaian penutupan kejuaraan yang digelar untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kapolri Cup 2026 berlangsung sejak 27 Juli hingga 1 Agustus hasil kerja sama Polri, PBSI, dan NPCI. Ajang ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan dan pencarian bibit atlet berbakat untuk dikembangkan hingga ke kancah nasional maupun internasional. Pertemuan ini juga mengulang momen seru tahun sebelumnya saat keduanya kembali berhadapan.Penulis: JidEditor: OF 02 Agu 2026, 23:00 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT