logo-website
Jumat, 27 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Karyawan Kontraktor PT Freeport Meninggal, Ditembak OTK Di Area Grasberg Papuanewsonline.com, Timika – Seorang karyawan kontraktor yang bekerja di area operasional PT Freeport Indonesia (PTFI) dilaporkan meninggal dunia setelah ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada hari Rabu (11/3/26). Korban yang bernama Simson Mulia merupakan karyawan CV Mpeigelah yang bertugas di lingkungan kerja perusahaan tambang tersebut.Informasi awal kejadian disampaikan melalui radio emergency oleh Abraham, rekan kerja korban yang berada dalam satu kendaraan operasional jenis Light Vehicle (LV) dengan nomor lambung 4446. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa saat keduanya sedang dalam perjalanan menuju lokasi kerja, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri dengan luka di bagian kepala yang diduga akibat tembakan. Korban kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit AEA di area tambang untuk mendapatkan penanganan medis, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia berdasarkan informasi dari Departemen Security Risk Management PTFI.Peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 08.39 WIT di area Reklamasi Lama Manado Dump, kawasan tambang Grasberg.Kepala Satuan Tugas (Satgas) Amole untuk pengamanan PTFI Ajun Komisaris Besar Polisi Yendri segera mengerahkan anggotanya menuju lokasi kejadian yang dipimpin langsung oleh Kasatgas Amole. Petugas dari Polsek Tembagapura juga turut mendukung dengan mengirimkan Kanit Patroli dan Kanit Reskrim ke lokasi. Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mendalami kemungkinan keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). "Sementara sedang olah TKP dan masih kita dalami," ujarnya saat dikonfirmasi.Menyusul kejadian ini, pengamanan di seluruh area pertambangan PTFI semakin diperketat, mulai dari wilayah dataran rendah meliputi Pelabuhan Portsite Amamapare, Bandara Mozes Kilangin Timika, dan Kuala Kencana, hingga wilayah dataran tinggi Tembagapura dan Grasberg. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat pada Februari lalu juga terjadi insiden serupa dimana seorang anggota TNI meninggal dunia akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata di Mile 50, Distrik Tembagapura, dengan tiga senjata api dibawa kabur oleh kelompok tersebut. Hingga saat ini aparat keamanan masih melakukan pemantauan serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mengungkap kronologi lengkap dan pelaku penembakan.  Penulis: Jid Editor: GF 11 Mar 2026, 20:57 WIT
Pelantikan Pejabat Mimika Ricuh, Sejumlah ASN Protes Belum Masuk Daftar Pengukuhan Papuanewsonline.com, Timika – Acara pelantikan dan pengukuhan jabatan pejabat di lingkungan Pemkab Mimika di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (11/3/2026), sempat diwarnai keributan akibat kekecewaan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir namun belum dilantik pada kesempatan tersebut. Keributan dipicu oleh kekecewaan mereka yang telah menjabat cukup lama bahkan hingga sekitar tujuh tahun, namun tidak termasuk dalam daftar pelantikan kali ini.Sejumlah ASN mengaku telah menduduki jabatan lama namun belum pernah mendapatkan pengukuhan resmi. Mereka mempertanyakan alasan tidak masuk dalam daftar pelantikan serta proses seleksi yang tidak jelas bagi mereka. Situasi sempat memanas ketika beberapa orang menyampaikan protes langsung dan mempertanyakan keputusan pemerintah daerah terkait masa jabatan dan proses pelantikan yang tidak dilakukan secara menyeluruh untuk seluruh pejabat.Menyikapi hal ini, Bupati Mimika Johannes Rettob menjelaskan bahwa pemerintah telah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat sebelum menetapkan nama-nama yang dilantik hari ini.Proses tersebut meliputi seleksi administrasi, evaluasi kinerja, penyesuaian kesesuaian jabatan, hingga uji kompetensi yang dilakukan bersama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).“Pemerintah daerah juga memastikan seluruh proses akan tetap mengacu pada aturan yang berlaku untuk menjamin keadilan dan transparansi bagi seluruh calon pejabat.  Penulis: Jid Editor: GF 11 Mar 2026, 20:48 WIT
Tingkatkan Disiplin Personel, Propam Polda Maluku Gelar Gaktibplin Papuanewsonline.com, Ambon – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap personel Polri dan ASN di jajaran satuan kerja, Rabu (11/3/2026).Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIT ini menyasar personel di lingkungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku dan Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Maluku. Pemeriksaan dipimpin oleh Kanit Hartib Subbidprovos Bidpropam Polda Maluku, AKP Yabez Payung, bersama tim pengawas internal.Giat Gaktibplin ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri terkait penguatan disiplin internal serta upaya deteksi dini penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan Polri, sekaligus memastikan kepatuhan personel terhadap aturan administrasi, etika, serta penggunaan perlengkapan dinas.Dalam pelaksanaannya, Propam melakukan sejumlah pemeriksaan meliputi kelengkapan identitas personel, surat kendaraan, papan nama, pemeriksaan telepon seluler terkait judi online, tes urine, hingga pengecekan senjata api dinas.Dari hasil pemeriksaan terhadap personel di kedua satuan kerja tersebut, Propam menemukan beberapa pelanggaran administrasi, antara lain:Kartu Tanda Anggota (KTA) yang telah habis masa berlaku, Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sudah kedaluwarsa, Pajak kendaraan yang belum diperpanjang dan Penggunaan nama samaran atau alias pada papan nama personel.Namun demikian, dalam pemeriksaan lain yang menjadi perhatian serius institusi, tidak ditemukan pelanggaran terkait judi online maupun penyalahgunaan narkoba.Sebanyak 71 personel menjalani tes urine, terdiri dari 46 personel Ditresnarkoba dan 25 personel Ditpolairud. Hasilnya seluruhnya negatif narkoba.Sementara itu, pemeriksaan telepon seluler terkait aktivitas judi online (judol) juga tidak menemukan indikasi pelanggaran.Personel yang ditemukan melakukan pelanggaran administrasi diberikan teguran lisan dan tindakan disiplin berupa push-up sebagai bentuk pembinaan agar tidak mengulangi pelanggaran serupa.Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K, menegaskan bahwa kegiatan Gaktibplin merupakan langkah konsisten untuk menjaga integritas dan profesionalitas anggota Polri.“Kegiatan Gaktibplin ini merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan seluruh anggota Polri mematuhi aturan disiplin dan kode etik. Kami ingin memastikan tidak ada penyimpangan, baik terkait narkoba, judi online maupun kelengkapan administrasi personel,” ujar Kombes Pol. Indera Gunawan.Ia menambahkan, disiplin internal merupakan fondasi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.“Polri harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Karena itu, pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala agar setiap personel tetap menjaga integritas, profesionalitas, dan kedisiplinan dalam bertugas,” tegasnya.Kegiatan Gaktibplin ini juga menjadi bagian dari komitmen penguatan pengawasan internal di lingkungan Polda Maluku untuk memastikan seluruh anggota bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.Selain pemeriksaan administrasi dan perilaku personel, Propam juga memastikan pengelolaan senjata api dinas berjalan sesuai prosedur, dengan penyimpanan yang aman di gudang senjata masing-masing satuan. PNO-12 11 Mar 2026, 20:28 WIT
Kadivhumas Polri Tekankan Peran Humas dalam Mendukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026 Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Humas dalam rangka Operasi Ketupat 2026 sebagai bentuk kesiapan dalam mendukung pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh jajaran Humas Polri siap mengawal, menyertai, dan menyampaikan informasi terkait pelaksanaan operasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan transparan.Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa peran Humas Polri sangat penting dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan terpercaya selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.“Melalui apel kesiapan ini, kami menegaskan kembali pentingnya peran Humas Polri dalam menyampaikan informasi kepada publik, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi Operasi Ketupat 2026. Hal ini juga dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait kondisi arus mudik, rekayasa lalu lintas, serta berbagai layanan yang disiapkan oleh Polri dan stakeholder terkait,” ujar Kadivhumas.Adapun potensi pergerakan masyarakat pada masa mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang atau sekitar 50,2 persen dari total populasi nasional dengan menggunakan berbagai moda transportasi.Dalam rangka mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri, Polri bersama TNI serta stakeholder terkait akan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan sebanyak 389.681 personel gabungan di seluruh Indonesia.Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, telah disiapkan 2.756 posko pengamanan yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Pos-pos tersebut ditempatkan di berbagai titik strategis guna memberikan pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat selama perjalanan mudik maupun saat perayaan Idul Fitri.Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada 185.544 objek pengamanan yang meliputi 121.796 masjid, 54.516 lokasi salat Idul Fitri, 4.640 objek wisata, 2.962 pusat perbelanjaan, 618 terminal, 562 pelabuhan, 268 stasiun kereta api, serta 182 bandara, termasuk berbagai titik keramaian masyarakat lainnya.Polri juga menyiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas seperti penerapan contraflow dan sistem one way yang akan diberlakukan secara situasional berdasarkan hasil traffic counting di lapangan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik.Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 dan 17 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi pada 24 dan 28 Maret 2026.Selain pengamanan arus lalu lintas, Polri juga akan meningkatkan patroli di wilayah rawan kriminalitas serta melakukan pengamanan rumah yang ditinggalkan pemiliknya selama mudik. Layanan hotline Polri 110 juga dioptimalkan agar masyarakat dapat dengan cepat melaporkan apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.Kadivhumas Polri juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak, menjaga kesehatan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.“Polri bersama seluruh stakeholder berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sejalan dengan tema komunikasi publik tahun ini yaitu Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tutup Johnny Eddizon Isir. PNO-12 11 Mar 2026, 20:18 WIT
Ketua DPRK Mimika Minta Pemkab Perhatikan Keterwakilan Suku Asli Mimika dalam Rolling Jabatan Papuanewsonline.com, Timika – Primus Naktikapareyau ketua DPRK Mimika mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika untuk tetap memperhatikan keterwakilan putra-putri asli suku Amungme dan Kamoro dalam proses perombakan (rolling) jabatan yang masih tersisa. Permintaan ini disampaikannya setelah menghadiri acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan yang digelar di Gedung Eme Neme Yauware (11/3/2026).Dalam agenda tersebut, ratusan pejabat dari berbagai tingkatan resmi dilantik untuk menempati posisi baru di lingkungan Pemkab Mimika. Primus mengapresiasi serta menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Pemkab atas terlaksananya pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta pejabat fungsional dan struktural lainnya. Ia juga menekankan pentingnya bagi para pejabat baru untuk memiliki kepekaan sosial dan siap turun langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan. "Pejabat harus aktif berinteraksi dan melayani masyarakat di tempat mereka berada. Itulah tujuan utama dari pelantikan yang dilakukan hari ini," ungkapnya. Lebih lanjut, Primus berharap koordinasi antara Bupati, DPRD, dan jajaran dinas terkait dapat berjalan dengan harmonis demi kemajuan dan kepentingan publik secara luas."Kita memiliki satu tujuan bersama: Bupati, DPRD, serta seluruh dinas yang dilantik hari ini harus bersinergi secara optimal dalam melayani masyarakat," tuturnya.Meski demikian, Primus memberikan catatan khusus agar Pemkab Mimika memberikan porsi perhatian lebih kepada anak asli Papua, khususnya suku Amungme dan Kamoro, pada tahapan rolling jabatan selanjutnya. Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya menjelaskan bahwa proses perombakan jabatan akan dilakukan secara bertahap, mengingat total pejabat yang masuk dalam daftar rolling mencapai 700 orang sehingga tidak mungkin dilaksanakan dalam satu kali acara. Bupati juga menambahkan bahwa kelanjutan proses tersebut masih menunggu rekomendasi teknis dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). "Mungkin masih ada yang belum tercakup dalam pelantikan kali ini. Saya berharap Pak Bupati dapat melihat kembali potensi anak-anak asli di sini. Jangan sampai mereka merasa kecewa atau merasa seperti 'anak tiri' di tanah kelahirannya sendiri," pungkas Primus.  Penulis: Jid Editor: GF 11 Mar 2026, 20:21 WIT
Kakorlantas Hadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasi Ketupat 2026 Papuanewsonline.com, Jakarta - Bentuk sinergi dan kolaborasi lintas sektoral, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menghadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 di TMII, Selasa (10/3). Apel ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan balik dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.Hadir dalam kegiatan, Kementerian Pekerja Umum Wilan Octavian Direktur Utama PT. Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, dan Direktur Utama PT. Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa berbagai pihak telah menyiapkan diri untuk mendukung kelancaran operasi pengamanan Lebaran tahun ini dengan sinergi antarinstansi yang telah dibangun sejak awal."Semua kesiapan dalam rangka Operasi Ketupat, baik dari stakeholder, sinergitas, baik dari Kementerian Perhubungan, dari Kementerian PUPR, semua menteri Kabinet Merah Putih Dirut Jasa Marga, Jasa Raharja, dan seluruhnya sudah siap," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Apel terpadu yang digelar bersama jajaran Jasa Marga menjadi penanda bahwa seluruh unsur yang terlibat telah berada dalam kondisi siaga. Ia menilai keberhasilan pengamanan pada tahun sebelumnya menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan tahun ini."Pagi ini kita melaksanakan apel terpadu Jasa Marga Siaga, tentunya ini menandakan bahwa kita semuanya sudah siap. Suksesi pengamanan Operasi Ketupat 2025 tahun lalu cukup bagus, tetapi tahun ini tentunya harus kita tingkatkan," tambah Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Kakorlantas juga mengapresiasi Apel Terpadu Siaga yang dilaksanakan Jasa Marga. Hal ini menjadi bagian dari kesiapan stakeholder dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat 2026. "Saya sebagai pihak yang mewakili Bapak Kapolri, tentunya menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa, terutama Jasa Marga yang saat ini mempersiapkan apel terpadu," jelas Kakorlantas Polri.Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul fitri."Operasi Ketupat tahun 2026 adalah operasi kemanusiaan, bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya kita mengamankan arus mudik dan balik, tetapi Operasi Ketupat tahun ini, negara hadir bersama untuk bisa menjamin momen sosial dan spiritual, menjaga rangkaian kegiatan masyarakat dari bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri," tegas Kakorlantas Polri.Kunci keberhasilan Operasi Ketupat adalah kolaborasi bersama, Kakorlantas yakin dengan sinergitas kebersamaan dapat mensukseskan kelancaran arus mudik lebaran Idul fitri. "Kami yakin kata kunci dari keberhasilan Operasi Ketupat 2026 adalah kolaborasi, sinergitas, dan tentunya kebersamaan di lapangan. Together we can, bersama kita kuat, dan bersama kita berhasil," pungkas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., PNO-12 11 Mar 2026, 20:09 WIT
Pelantikan Pejabat Pemkab Mimika, Upaya Perkuat Struktur Birokrasi Daerah Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika secara resmi mengukuhkan, melantik, dan menerima sumpah janji jabatan bagi Pejabat Tinggi Pertama, Pejabat Administrator, Pengawas, serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika. Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Johannes Rettob pada hari Rabu (11/3/2026) di Gedung Eme Neme Yauware.Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakil Bupati Emanuel Kemong, Penjabat Sekretaris Daerah Abraham Kateyau, serta seluruh jajaran Forkopimda Mimika. Kehadiran para pembesar daerah ini menunjukkan pentingnya acara pelantikan dalam struktur pemerintahan daerah.Pejabat yang dikukuhkan dan dilantik, yakni:1.Staf Ahli Bidang Hukum Politik, Yohana paliling.2. Staf Ahli Ekonomi, Petrus Pali Ambaa3.Kepala Kesbangpol, Ronny Marjen4. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Gat Tebay.5. Kepala Dins Satpol PP, Yulius Koga.6. Kepala Dinas Pendidikan, Antonius Welerubun.7. Kepala Disperindag drh. Sabelina Fitriani.8. Kepala Bappeda, Septinus Timang.9. Penelaah Kebijakan Setda Mimika, Jeny Usmani.10. Penelaah Kebijakan Setda Mimika, Reynold Ubra.11. Penelaah Kebijakan Setda Mimika, Jania Basir.12. Kepala Dinas Pemberdayaan Kampung, Abraham Kateyau.13. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jefry Dedda14. Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah, Jacob Toisuta15. BKPSDM, Hermalina Imbiri.16. Kepala BPKAD, Marthen Mallisa.17. Kepala Dinas Pertanian dan tanaman 18. Hortikultural, Alice Wanma.19. Disnakertrans, Paulus Yanengga20. Direktur RSUD Mimika, Faustina Helena Burdam21. Kepala Bagian Kesra, Natalia Nimpa22. Kepala Bagian Ortal, Agus Purwanto23. Kepala BPBJ, Anton Pasoro24. Kepala Bagian Umum, Julius Kadang25. Alfasiah Kabag Humas dan Protokol26. Sriyanti Ramping Kepala Bagian humas27. Kepala Tapem, Evert Hindom28. Kepala Persidangan DPRK Mimika, Karolus Jeujanan29. Plt Kadinkes, Golvierd Maturbongs30. Plt Kadis Perikanan, Klemen31. Plt Kadis Koperasi, Samuel Yogi32. Plt Inspektorat, Dwi cholifah33. Plt Sekertaris Dinkes, Sisma34. Plt Kepala Bidang Paud, Aloisiah34.Plt Kepala Bidang Pelayanan Pelayanan RSUD, dr. Juliana.35.Plt Kepala Bidang Penataan Kapasitas DLH, Devota Leisubun.36. Plt Kabid Perhubungan Darat, Mikael Orun37. Plt Kepala Sub Bidang Pemeriksaan Pajak Bapenda, Agus Wanma38. Plt Kasie Kefarmasian Dinkes, Gregorius39. Plt Kepala Sub Bidang Pemeriksaan Pajak Bapenda Agus Wanma40. Plt Kasie Kefarmasian Dinkes GregoriusBupati Johannes Rettob menegaskan bahwa proses pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat sistem tata kelola pemerintahan. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja birokrasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Mimika.  Penulis: Abim Editor: GF 11 Mar 2026, 20:14 WIT
Polisi Gerak Cepat Redam Konflik di Langgur, 2 Pelaku Berhasil Diamankan Papuanewsonline.com, Langgur – Kepolisian Resor Maluku Tenggara berhasil mengamankan dua pelaku pengeroyokan yang terjadi di kawasan Mangga Dua, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara. Kedua pelaku diamankan tak lama setelah kejadian, sehingga situasi keamanan di wilayah tersebut kembali kondusif.Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi, S.Pt., S.I.K., didampingi Kasat Reskrim AKP Barry Talabessy, S.Pd., S.H., M.H., menjelaskan peristiwa tersebut bermula pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 17.30 WIT di depan Toko Vilia Makmur, Langgur.Menurut Kapolres, saat itu dua pelaku berinisial M.R alias Moses dan L.M alias Luky melintas menggunakan sepeda motor dalam kondisi dipengaruhi minuman keras tradisional (sopi)."Ketika melintas, pelaku M.R melihat korban berinisial E.M alias Risat yang sedang berdiri di depan toko. Kedua pelaku kemudian turun dari sepeda motor dan menghampiri korban," jelas Kapolres, Selasa (10/3/2026).Saat berhadapan dengan korban, pelaku M.R menarik kerah baju korban dan langsung melakukan pemukulan menggunakan tangan kosong. Dalam waktu bersamaan, pelaku L.M datang dari belakang dan memeluk tubuh korban sehingga korban tidak dapat bergerak.Korban sempat dijatuhkan ke tanah oleh pelaku. Ketika korban mencoba berdiri dan berusaha menangkis pukulan dengan menutupi wajah menggunakan kedua tangan, kedua pelaku terus melancarkan pukulan secara bersama-sama.Aksi pengeroyokan tersebut akhirnya berhenti setelah dilerai oleh warga yang melintas di lokasi kejadian.Akibat insiden tersebut, pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIT, terjadi aksi saling lempar di kawasan Kompleks Mangga Dua Langgur. Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video amatir dan beredar di media sosial.Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satreskrim Polres Maluku Tenggara bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku."Personel Polres Maluku Tenggara bersama Pemerintah Ohoi Langgur bergerak cepat mengamankan kedua pelaku di kediaman mereka di Langgur," kata Kapolres.Setelah diamankan, kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolres Maluku Tenggara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Kapolres menambahkan, motif pengeroyokan diduga dipicu dendam lama antara para pelaku dan korban yang sebelumnya pernah terlibat perkelahian di kawasan Mangga Dua.Saat ini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan oleh penyidik Satreskrim Polres Maluku Tenggara."Keduanya dijerat dengan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 262 dan atau Pasal 466 ayat (1) KUHP Nasional, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun atau 2 tahun 6 bulan penjara," jelas Kapolres.Untuk mencegah kejadian serupa, Polres Maluku Tenggara juga meningkatkan kegiatan preventif di kawasan Mangga Dua dan sekitarnya.Kegiatan tersebut melibatkan Polima (Polisi Lingkungan Masyarakat) bersama perangkat Ohoi Langgur dan pemuda setempat melalui patroli, ronda malam, serta sosialisasi pencegahan kejahatan dengan sasaran peredaran minuman keras dan kepemilikan senjata tajam ilegal.Kapolres mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menjauhi minuman keras dan tidak membawa senjata tajam."Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Jika mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan melalui Call Center 110, Bhabinkamtibmas, atau kantor polisi terdekat," ujar Kapolres.Kasus pengeroyokan yang dipicu konsumsi minuman keras kembali menunjukkan bahwa miras masih menjadi salah satu pemicu utama gangguan keamanan di tingkat komunitas. Respons cepat Polres Maluku Tenggara yang berhasil mengamankan pelaku dalam waktu singkat patut diapresiasi karena mampu meredam potensi konflik lanjutan di masyarakat.Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa (ohoi), dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Langgur. Upaya preventif seperti patroli lingkungan dan pelibatan pemuda dalam kegiatan kamtibmas diharapkan dapat menekan potensi konflik serupa di masa mendatang. PNO-12 11 Mar 2026, 19:59 WIT
Wakapolri Resmikan Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo di PTIK Papuanewsonline.com, Jakarta – Nama besar Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo kini resmi terpatri sebagai ruh intelektual di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) melalui peresmian Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dalam rangkaian acara peluncuran pusat-pusat studi kepolisian di PTIK, Selasa (10/03/2026).Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa penamaan gedung pusat studi tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh insan Polri terhadap kontribusi besar Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo dalam sejarah bangsa.“Melalui pemilihan nama Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo sebagai gedung pusat studi kepolisian, diharapkan dapat mengilhami seluruh personel Polri atas semangat dan jasa-jasa beliau sebagai founding father Indonesia dan sebagai salah satu pendiri PTIK Lemdiklat Polri,” ujar Wakapolri.Bangunan ini merepresentasikan apresiasi mendalam terhadap jasa Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo sebagai pelopor pemikiran hukum Indonesia yang mengintegrasikan nilai hukum dengan kearifan lokal dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Warisan pemikiran tersebut menjadi inspirasi utama dalam pengembangan pusat studi kepolisian di lingkungan PTIK.Penamaan gedung ini juga memiliki makna strategis yang melampaui aspek seremonial. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus mentransformasi pola pikir anggota agar semakin kritis, analitis, dan visioner dalam menjawab berbagai tantangan keamanan modern yang semakin kompleks.Pada gedung ini telah diresmikan 16 Pusat Studi Kepolisian dengan spesialisasi keilmuan yang beragam, antara lain: 1. Pusat Studi Polmas 2. Pusat Studi Anti Korupsi 3. Pusat Studi Terorisme 4. Pusat Studi Ilmu Kepolisian 5. Pusat Studi Kamsel Lantas 6. Pusat Studi Siber7. Pusat Studi SDM 8. Pusat Studi Pasifik Oseania 9. Pusat Studi Kehumasan Polri 10. Pusat Studi Teknologi Kepolisian 11. Pusat Studi Forensik Kepolisian 12. Pusat Studi Internasional Kepolisian 13. Pusat Studi Keamanan Nasional 14. Pusat Studi PPA 15. Pusat Studi Keadilan Restoratif dan Transformasi Konflik 16. Pusat Studi Intelijen KepolisianMelalui pendekatan interdisipliner, pusat-pusat studi ini diharapkan menjadi motor penggerak inovasi kepolisian sekaligus ruang kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Spesialisasi bidang kajian tersebut akan memperkuat kapasitas Polri dalam menghadapi tantangan era digital serta dinamika sosial yang terus berkembang.Ke depan, Gedung Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo diproyeksikan menjadi think-tank strategis Polri dalam merumuskan kebijakan di bidang hukum dan keamanan. Melalui riset yang mendalam dan terukur, Polri berkomitmen memastikan setiap kebijakan yang diambil berpijak pada data, ilmu pengetahuan, dan nilai keadilan, sejalan dengan semangat transformasi institusi menuju Polri yang presisi, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. PNO-12 11 Mar 2026, 14:06 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT