Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Rudianto Lallo Tolak Usulan Presiden Tunjuk Kapolri Tanpa Persetujuan DPR
Papuanewsonline.com, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo menyatakan tidak sepakat terhadap wacana Presiden dapat menunjuk Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) secara langsung tanpa melalui mekanisme persetujuan DPR RI. Menurutnya, usulan tersebut bertentangan dengan prinsip negara hukum dan demokrasi konstitusional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.“Usulan atau wacana yang sedang berkembang terkait pengisian jabatan Kapolri yang tidak melalui mekanisme persetujuan (fit and proper) DPR merupakan bentuk keabsenan terhadap pemaknaan mendalam kita tentang konsep negara hukum dan negara demokrasi,” kata Rudianto, Jumat (12/12/2025).Rudianto menjelaskan bahwa Pasal 1 ayat (2) dan ayat (3) UUD 1945 secara tegas menyatakan Indonesia sebagai negara yang berkedaulatan rakyat sekaligus negara hukum. Konsekuensinya, harus ada mekanisme check and balance antara cabang kekuasaan negara.“Konsekuensi logis dari mandat konstitusi ini adalah hadirnya mekanisme check and balance dalam penyelenggaraan negara antara kekuasaan eksekutif dan legislatif,” ujarnya.Dalam konteks pengangkatan Kapolri, DPR dinilai memiliki peran strategis sebagai wakil rakyat untuk memberikan legitimasi terhadap jabatan publik yang sangat menentukan arah penegakan hukum dan keamanan nasional.Politikus Partai NasDem tersebut menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPR tidak boleh dipandang sebagai sekadar formalitas prosedural, melainkan perwujudan langsung dari kedaulatan rakyat.“Fungsi pengawasan DPR adalah manifestasi kedaulatan rakyat. Setiap alat negara harus melalui validasi konstitusional,” tegas Rudianto.Ia menyebut mekanisme fit and proper test sebagai “bandul” utama yang menjaga keseimbangan kekuasaan dalam sistem demokrasi.“Mekanisme fit and proper test di DPR tidak boleh direduksi maknanya, apalagi dideviasi keluhurannya, sebab hal tersebut merupakan bandul utama legitimasi rakyat melalui representasinya di DPR,” imbuhnya.Diketahui, wacana pengangkatan Kapolri tanpa persetujuan DPR sebelumnya disampaikan oleh mantan Kapolri Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar. Usulan itu disampaikan di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025).Da’i berpandangan bahwa pemilihan Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden sehingga tidak perlu melibatkan forum politik di DPR.“Tidakkah sepenuhnya kewenangan prerogatif seorang Presiden memilih calon Kapolri dari persyaratan yang dipenuhi dari Polri itu sendiri? Tidak perlu membawa ke forum politik melalui DPR,” ujar Da’i.Namun demikian, Da’i mengakui mekanisme fit and proper test memiliki tujuan pengawasan, meski ia mengkhawatirkan potensi beban politis yang ditanggung Kapolri terpilih.“Dikhawatirkan ada beban-beban yang dihadapi Kapolri setelah dipilih, karena mungkin ada balas jasa dan sebagainya di forum persetujuan itu. Walaupun tujuannya baik, yakni kontrol terhadap kekuasaan prerogatif Presiden,” katanya.Perbedaan pandangan antara DPR dan mantan Kapolri tersebut mencerminkan perdebatan klasik antara kewenangan prerogatif Presiden dan mekanisme pengawasan legislatif dalam sistem demokrasi konstitusional. Rudianto menegaskan, jika terdapat kelemahan dalam pelaksanaan fit and proper test, perbaikan harus dilakukan tanpa meniadakan peran DPR.“Jika ada kelemahan, perbaikannya adalah memperkuat mekanismenya, bukan menghilangkan mandat konstitusional DPR,” pungkas Rudianto. PNO-12
15 Des 2025, 09:48 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Laksanakan Patroli Humanis di Kampung Apom Kiwirok
Papuanewsonline.com, Pegubin - Satgas Operasi Damai Cartenz kembali mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan. Melalui kegiatan patroli humanis, personel Satgas menyambangi Kampung Apom, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Kamis (11/12/2025).Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh IPDA Munawar dan dilaksanakan dengan cara membangun komunikasi yang santai dan penuh keakraban bersama masyarakat setempat. Dalam patroli tersebut, personel Satgas membagikan makanan ringan kepada warga, khususnya anak-anak, sekaligus berbincang santai untuk menyerap aspirasi serta memastikan situasi keamanan tetap kondusif.Pendekatan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Satgas Ops Damai Cartenz untuk memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli humanis merupakan bagian penting dari upaya menjaga keamanan yang berkelanjutan di Papua.“Keamanan tidak hanya dibangun melalui kehadiran personel bersenjata, tetapi juga melalui kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat. Patroli humanis seperti ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta memastikan masyarakat merasa aman dan dilindungi,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Ia menambahkan bahwa kehadiran aparat secara humanis di tengah masyarakat juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam melayani dan melindungi seluruh warga Papua tanpa terkecuali.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis akan terus menjadi prioritas Satgas di setiap wilayah penugasan.“Melalui patroli humanis, personel tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung aspirasi warga dan memastikan kehadiran Satgas memberikan rasa aman dan manfaat,” tutur Kombes Pol. Adarma Sinaga.Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan dengan mengedepankan kebersamaan dan saling pengertian.Selama kegiatan patroli humanis berlangsung, Warga menyambut baik kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. PNO-12
15 Des 2025, 08:47 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Audiensi Terbuka Bersama Komisi Percepatan Reformasi Polri
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH., SIK., M.Si., menghadiri langsung audiensi terbuka bersama Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Jumat (12/12/2025).Kehadiran Kapolda Maluku menjadi penegas komitmen Polda Maluku dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta keterbukaan terhadap pandangan dan kritik konstruktif dari publik.Dalam audiensi tersebut, Kapolda Maluku menyatakan bahwa Polda Maluku siap menerima kritik, saran, dan masukan sebagai bagian dari evaluasi kinerja organisasi.Suasana keterbukaan ini diperkuat oleh pernyataan Jenderal Purn. Badrodin Haiti:“Tidak usah ragu dan tidak usah takut. Sampaikan saja di ruang ini.”Dorongan tersebut membuat sesi aspirasi berjalan aktif dan kritis.Tokoh agama, akademisi, adat, dan profesional Maluku memberikan pandangan strategis demi memperkuat implementasi Reformasi Polri di daerah, termasuk peningkatan layanan publik, pemantapan program profesionalisme SDM, dan penguatan kultur institusi yang inklusif.Kapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh masukan akan digunakan sebagai bahan evaluasi internal serta dasar penyusunan kebijakan strategis Polda Maluku.Kehadiran Kapolda Maluku dalam audiensi ini tidak hanya bersifat formal, tetapi merupakan pesan penting bahwa Polda Maluku membuka ruang kontrol publik sebagai bagian dari proses koreksi institusional.Langkah ini sejalan dengan kebutuhan Polri untuk memperkuat legitimasi sosial dan memperbaiki hubungan dengan masyarakat.Dari sudut pandang komunikasi publik, pendekatan Kapolda yang dialogis dan transparan merupakan modal sosial signifikan untuk mengakselerasi kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Maluku. PNO-12
15 Des 2025, 08:38 WIT
Brimob Polda Maluku Respon Cepat Padamkan Kebakaran di Pasar Mardika
Papuanewsonline.com, Ambon - Satuan Brimob Polda Maluku menunjukkan respons cepat dan sigap saat kebakaran terjadi di Kompleks Pertokoan Blok G, Desa Batu Merah, kawasan Pasar Mardika Ambon, pada Kamis (12/12/2025). Dengan mengerahkan 1 unit Ransus Water Cannon beserta 4 personel, tim Brimob bergerak cepat dalam waktu singkat menuju lokasi dan berperan langsung dalam proses pemadaman kobaran si jago merah.Operator Ransus, Brigadir Mezach Yansen Mataheru, bersama timnya berhasil membantu memadamkan api melalui koordinasi cepat dengan petugas pemadam kebakaran, instansi terkait, serta warga yang berada di sekitar lokasi. Kesigapan ini menjadi bukti nyata pelaksanaan kebijakan Quick Response Time yang menjadi salah satu program prioritas Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.SiDansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Dr. Irfan.S.P.Marpaung, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memastikan kehadiran cepat di setiap situasi darurat.“Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Respons cepat ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan dan implementasi kebijakan Kapolda dalam memperkuat pelayanan publik,” ujarnya.Kebakaran yang melanda salah satu blok pertokoan padat aktivitas di Pasar Mardika tersebut berhasil dikendalikan dalam waktu singkat berkat kolaborasi seluruh unsur dan koordinasi yang efektif di lapangan, sehingga dapat mengantisipasi terjadinya kerugian yang lebih besar.Kejadian ini menegaskan bagaimana Quick Response Time bukan sekadar jargon, melainkan standar operasional yang diterapkan secara konsisten oleh Polda Maluku di berbagai satuan, termasuk Brimob. Keberhasilan pemadaman pemadaman kebakaran di salah satu pusat ekonomi tersibuk di Ambon menjadi bukti bahwa percepatan respons petugas keamanan berkontribusi langsung pada keselamatan publik.Salah satu hal yang patut dicatat adalah kemampuan Brimob mengoptimalkan Ransus Water Cannon yang biasanya digunakan untuk pengendalian massa sebagai perangkat taktis untuk penanganan kebakaran. Ini menunjukkan fleksibilitas, kesiapan, dan inovasi dalam memanfaatkan sumber daya yang ada demi kepentingan masyarakat.Implementasi kebijakan Kapolda Maluku terkait Quick Response Time bukan hanya memperkuat citra kepolisian yang sigap, tetapi juga menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung Pasar Mardika, turut merasakan manfaat hadirnya aparat kepolisian yang cepat tanggap di saat situasi krisis. PNO-12
12 Des 2025, 19:54 WIT
Pasca Bencana di Batang Boru, Polda Sumut Percepat Pemulihan
Papuanewsonline.com, Tapanuli Selatan – Upaya pemulihan pascabencana tanah longsor dan banjir bandang di Kecamatan Batang Toru terus digencarkan. Sampai hari ini, Jumat 12 Desember 2025, personel Posko 1 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut terus melaksanakan misi kemanusiaan di Desa Aek Ngadol, memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan cepat dan solusi nyata.Dipimpin langsung oleh Danton II Kompi 2/C, IPDA Andrico P. Sembiring, S.H., personel Brimob bergerak mulai pukul 08.00 WIB dengan fokus pada pembersihan fasilitas ibadah, rumah warga, hingga membantu penyediaan sumber air bersih.Masjid Nurul Islam yang sempat tertutup lumpur pascabanjir menjadi lokasi utama pembersihan. Personel Brimob melakukan pembersihan total tempat wudhu dan kamar mandi, penataan serta pembersihan gudang masjid.Selain itu personil juga membantu pembuatan sumur bor sedalam 6 meter yang kini telah selesai, koordinasi bersama Kepala Desa dan Dinas PU Provinsi terkait perbaikan delineasi sungai di belakang masjid serta area permukiman, menyiapkan dapur lapangan untuk mengakomodasi kebutuhan konsumsi warga.Hasilnya, fasilitas wudhu dan kamar mandi kini sudah bersih, sementara pembersihan gudang telah mencapai 70 persen, memberikan kenyamanan bagi jamaah yang mulai kembali beraktivitas.Di pemukiman sekitar Posko, Brimob juga turun langsung membantu membersihkan tiga rumah warga terdampak, yaitu Rumah Muhammad Pasaribu (80%), Rumah Ramadhan Siregar (100%, bersinergi dengan TNI), Rumah Jul Siregar (80%, berkolaborasi dengan BNPB).Gotong royong lintas instansi ini mempercepat pemulihan dan membawa harapan baru bagi masyarakat yang rumahnya terdampak material lumpur.Dalam kegiatan ini, Brimob menggunakan alat seadanya seperti cangkul, sekop, dan angkong untuk mempercepat proses pembersihan. Seluruh peralatan dikerahkan optimal guna memindahkan material lumpur tebal serta memperbaiki bagian-bagian yang rusak.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja personel di lapangan.“Kehadiran Brimob Polda Sumut di Batang Toru bukan hanya soal menjalankan tugas, tetapi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Personel kami bergerak cepat, menyeluruh, dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan warga terdampak mendapat bantuan terbaik. Pemulihan pascabencana ini akan terus kami maksimalkan hingga situasi kembali normal,” ujarnya.Kombes Ferry menegaskan, operasi kemanusiaan ini merupakan komitmen Polri dalam Operasi Aman Nusa II, yang fokus menangani dampak bencana sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.Seluruh personel di Posko 1 berkomitmen untuk bekerja sampai tuntas demi pulihnya aktivitas warga secara normal. PNO-12
12 Des 2025, 19:12 WIT
Polri Resmi Luncurkan Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse
Papuanewsonline.com, Jakarta - Masyarakat kini memiliki akses yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi untuk menyampaikan laporan kepada kepolisian. Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meresmikan Launching Aplikasi Layanan Pengaduan Reserse Bareskrim Polri, Jumat (12/12/2025) di Mabes Polri, Jakarta.Pelayanan Pengaduan Reserse ini menjadi program unggulan dan terobosan Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono, yang secara langsung mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Program PRESISI Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, khususnya dalam memperkuat pelayanan publik Polri melalui digitalisasi serta efisiensi birokrasi yang berorientasi pada masyarakat.Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa aplikasi ini mengintegrasikan seluruh kanal pengaduan masyarakat baik pengaduan langsung, melalui aplikasi, chat maupun telepon WhatsApp dalam satu layanan terpadu yang lebih responsif.“Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse ini mengintegrasikan pengaduan langsung, aplikasi, serta chat dan telepon WhatsApp. Ini memudahkan masyarakat membuat laporan sekaligus memangkas birokrasi,” ujar Brigjen Trunoyudo.Ia menjelaskan bahwa selama ini pengaduan melalui surat, e-Wassidik, atau limpahan Dumas PRESISI masih dirasakan memerlukan waktu penanganan yang relatif lama dan kurang komunikatif. Dengan hadirnya aplikasi baru ini, seluruh proses dirancang lebih cepat, transparan, dan mudah dipantau masyarakat.Keunggulan Utama Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse:• Akses sangat mudah masyarakat cukup memindai barcode atau membuka tautan aplikasi untuk langsung membuat laporan dari mana pun.• Komunikasi dua arah terintegrasi pelapor dapat berkomunikasi langsung dengan petugas melalui fitur WhatsApp chat atau telepon, dan akan dilayani dalam waktu maksimal 1x24 jam.• Transparansi progres laporan perkembangan penanganan laporan diinformasikan langsung melalui notifikasi WhatsApp, dan pelapor dapat memantau status laporan secara mandiri di aplikasi.• Gelar perkara online proses gelar perkara kini dapat dilakukan melalui Zoom Meeting, memudahkan pelapor berdiskusi dengan penyidik tanpa dibatasi jarak.• Didukung ruang pelayanan representatif & petugas kompeten dan petugas pelayanan merupakan personel berpengalaman di bidang reserse, dibekali kemampuan komunikasi publik untuk memastikan pelayanan berkualitas.“Ini adalah tindak lanjut arahan Kapolri agar petugas aktif memberikan informasi perkembangan laporan kepada masyarakat. Pelayanan ini bukan sekadar aplikasi, tetapi ekosistem pelayanan yang ditopang ruang representatif dan petugas kompeten,” jelas Brigjen Pol Boy Rando.Masyarakat cukup menghubungi layanan WhatsApp 0812-1889-9191, atau datang langsung ke Ruang Konsultan Pelayanan Pengaduan Reserse, Lantai 1 Gedung Bareskrim Polri.“Dengan adanya Pelayanan Pengaduan Reserse, masyarakat dapat terlayani dengan nyaman, cepat, dan mudah berkomunikasi dengan penyidik. Reserse PRESISI siap melayani,” katanya.Peluncuran aplikasi ini menjadi tonggak penting dalam Transformasi Polri, menghadirkan layanan publik yang lebih modern, transparan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. PNO-12
12 Des 2025, 18:57 WIT
Pemkab Mimika Gelar Pelatihan Capacity Building untuk Perkuat Kompetensi ASN
Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika
melalui Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan menggelar Pelatihan
Capacity Building bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Mimika, Frans Kambu,
yang mewakili Bupati Mimika.Dalam sambutannya, Frans Kambu menegaskan pentingnya
peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia aparatur pemerintah guna menjawab
berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks seiring dinamika zaman dan
tingginya tuntutan masyarakat.“Untuk menjawab tantangan tersebut, kita membutuhkan ASN
yang memiliki kompetensi, profesionalisme, dan integritas yang tinggi,”
ujarnya.Pelatihan capacity building ini diikuti oleh tujuh
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Inspektorat, Bappeda, BPKAD, Bapenda,
Bagian Hukum, DPMPTSP, dan Dinas Lingkungan Hidup. Kegiatan berlangsung selama
dua hari, 11–12 Desember 2025.Frans Kambu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk
nyata komitmen Pemkab Mimika dalam meningkatkan kualitas aparatur di berbagai
bidang teknis. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan
untuk memperbarui pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat
sinergi antar-OPD.“Saya menghimbau agar Bapak/Ibu sekalian mengikuti setiap
sesi dengan penuh semangat, aktif berdiskusi, dan menyerap seluruh materi dari
para narasumber. Apa yang dipelajari hari ini harus mampu diimplementasikan
dalam tugas dan fungsi sehari-hari,” pesannya.Ia menambahkan bahwa kualitas pelayanan publik di Kabupaten
Mimika sangat bergantung pada kualitas individu para ASN. Karena itu,
peningkatan kapasitas aparatur menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan
kinerja pemerintah daerah.Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi
ASN Mimika untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan memberikan layanan terbaik
bagi masyarakat. Penulis: Abim
Editor: GF
11 Des 2025, 15:51 WIT
Hadapi Tantangan Pembangunan, Aparatur Kampung Mimika Dibekali Penguatan Kapasitas
Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika
melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) resmi membuka Kegiatan
Pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Kampung/Desa Tahun Anggaran
2025. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (PJ
Sekda) Mimika, Abraham Kateyau, pada Kamis (11/12/2025).Dalam sambutannya, Abraham Kateyau menegaskan bahwa kegiatan
ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas
penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kampung. Menurutnya, kampung adalah
garda terdepan dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, sehingga
kapasitas aparatur harus terus diperbarui mengikuti perkembangan tantangan
pembangunan.“Tantangan pembangunan kampung saat ini semakin kompleks.
Kampung bukan lagi sekadar penerima program, tetapi telah menjadi pusat
pertumbuhan, penggerak ekonomi lokal, sekaligus ruang kolaborasi masyarakat,”
ujarnya.Ia menekankan bahwa aparatur kampung dituntut memiliki
pengetahuan, kemampuan teknis, serta integritas yang tinggi. Aparatur harus
memahami regulasi, mampu menyusun perencanaan pembangunan, mengelola keuangan
kampung secara transparan, serta memberikan pelayanan publik yang cepat dan
tepat.Melalui kegiatan pembinaan ini, para peserta diharapkan
dapat memperdalam pemahaman terkait perencanaan pembangunan kampung, penyusunan
APBDes, mekanisme pertanggungjawaban, pengendalian internal, hingga tata kelola
pelayanan publik.“Peningkatan kapasitas bukan hanya soal menambah
pengetahuan, tetapi juga perubahan cara berpikir dan cara bekerja. Kita ingin
aparatur yang bekerja bukan semata karena kewajiban, tetapi karena komitmen dan
panggilan hati untuk melayani,” tegasnya.PJ Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber,
penyelenggara, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Ia berharap pembinaan tersebut memberi manfaat nyata bagi kualitas pelayanan
pemerintah kampung di seluruh Mimika.Di akhir sambutan, Abraham Kateyau mengajak seluruh aparatur
untuk terus bersinergi membangun kampung yang maju, transparan, dan sejahtera.Kegiatan pembinaan ini menjadi salah satu upaya Pemkab
Mimika dalam memperkuat tata kelola pemerintahan kampung secara berkelanjutan
dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat paling dasar. Penulis: Abim
Editor: GF
11 Des 2025, 15:46 WIT
Bupati Boven Digoel Apresiasi Pengembangan Kopi Lokal, Terima Sampel Produksi Petani
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel terus mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu sektor unggulan daerah. Hal ini terlihat dari penyerahan sampel kopi hasil produksi petani lokal kepada Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, pada Kamis (11/12/2025).Sampel kopi tersebut merupakan hasil pendampingan dan pengembangan yang dilakukan Dinas Perkebunan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengolahan hasil perkebunan yang melibatkan petani dari berbagai kampung.Dalam pertemuan itu, Bupati Roni Omba menyampaikan apresiasi terhadap upaya petani dan instansi teknis yang telah bekerja meningkatkan kualitas produksi kopi daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh pengembangan kopi lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.“Saya siap memberikan dukungan penuh agar hasil kopi lokal Boven Digoel memiliki nilai jual dan daya saing di pasar,” ujar Bupati Roni Omba.Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong pembinaan, penyediaan sarana pendukung, hingga pemasaran untuk memastikan kopi lokal dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Pengembangan kopi lokal diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat, terutama petani, sekaligus menjadikan Boven Digoel sebagai salah satu daerah penghasil kopi berkualitas di wilayah Papua Selatan.Penulis: Hendrik Editor: GF
11 Des 2025, 15:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru