logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Anggota Satgas Si Ipar Menjadi Pengajar Bagi Anak Putus Sekolah Di Intan Jaya Papuanewsonline.com, Jayapura - Personel Ops Rasaka Cartenz Bripda Eko Prasetiyo Manggara Putra tak sekedar anggota Polri yang mengabdi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Bripda Eko juga menjadi pengajar bagi anak-anak yang putus sekolah di daerah tersebut sejak awal tahun 2023. Bripda Eko pun mengadakan kegiatan tatap muka dengan anak-anak didik yang putus sekolah dan tidak sekolah di Mako Polsek Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (20/05/2023).Kegiatan ini bertujuan memberikan materi pembelajaran kepada anak-anak yang menjadi target program tersebut.Sebelum memulai pembelajaran, Bripda Eko Prasetiyo mengajak seluruh anak didik untuk berdoa bersama sebagai langkah awal sebelum memulai kegiatan. Setelah itu, semua anak-anak tergerak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama, sebagai ungkapan rasa cinta dan kebanggaan terhadap tanah air.Setelah menyanyikan lagu kebangsaan, anak-anak juga diajak untuk membaca Pancasila secara bersama-sama, sebagai upaya memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam dasar negara Indonesia.Selanjutnya, Bripda Eko Prasetiyo memberikan materi pembelajaran tentang menulis dan membaca huruf abjad kepada adik-adik yang hadir. Dalam kegiatan ini, anak-anak sangat memahami materi yang diberikan dan aktif dalam mengikuti pembelajaran yang disampaikan oleh Bripda Eko Prasetiyo.“Hari ini, kami belajar bersama adik-adik mengenai menulis dan membaca huruf abjad. Saya sangat senang melihat antusiasme dan keaktifan adik-adik dalam mengikuti pembelajaran ini,” ujar Bripda Eko Prasetiyo.sebanyak 8 anak dengan usia maksimal 12 tahun hadir dalam kegiatan pembelajaran tersebut. Dalam proses belajar-mengajar, anak-anak menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan oleh Bripda Eko Prasetiyo, serta aktif berpartisipasi.Melalui kegiatan ini, terciptanya kedekatan antara Bripda Eko Prasetiyo sebagai anggota Satgas Program Si-Ipar Rasaka Cartenz dengan anak-anak didik. Hal ini diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki.Program Si-Ipar ini akan dilaksanakan setiap harinya, dengan tujuan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada anak-anak putus sekolah dan bukan sekolah agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan.Program Si Ipar merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan. Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah pengetahuan. Khusus untuk Provinsi Papua yang kini terdiri dari Kota Jayapura dan delapan kabupaten lainnya dengan tingkat IPM berkategori sedang. (PNO-12) 21 Mei 2023, 15:23 WIT
Temukan Indikasi Korupsi KPK Turun Langsung Monitoring Di Pemda Sorsel Papuanewsonline.com, Sorong - Tata kelola pemerintah daerah yang buruk menunjukkan lemahnya pengendalian korupsi dalam proses penyelenggaraan dan perencanaan APBD, indikasi dan potensi korupsi dalam pengadaan barang dan jasa, serta lemahnya peran aparat pengawas internal pemda. Hal ini disampaikan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dian Patria dalam Kegiatan Monitoring Khusus Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (19/5). Persoalan buruknya tata kelola pemerintahan Sorong Selatan (Sorsel), sebut Dian, disebabkan lemahnya manajemen ASN di Kabupaten ini. Ditambah hasil penilaian publik yang menunjukkan rentannya praktik Tindak Pidana Korupsi (TPK) dalam layanan publik dan pemerintahan. "Para pengelola daerah ini baik para pejabat maupun ASN punya persoalan integritas. Layanan publik masih berada pada posisi yang rentan dan pejabat belum patuh melaporkan harta kekayaannya. Sebagian mantan ASN, mantan pejabat atau ASN yang sudah mutasi masih menguasai kendaraan dinas," kata Dian. Akibatnya, pembangunan di Sorsel berjalan lambat. Jalanan dan infrastruktur publik dalam kondisi tidak layak, ditambah adanya bangunan pemerintah yang mangkrak. Secara sosial, indeks kemiskinan dan jumlah anak putus sekolah juga tinggi di Sorsel. "Kalau pemda Sorsel tidak segera berbenah, mungkin kegiatan pencegahan saja tidak cukup. Informasi yang masuk ke KPK juga sudah sangat banyak. Kami akan serahkan kepada teman-teman kami di penindakan atau teman-teman APH lainnya persoalan indikasi TPK di daerah ini," tegas Dian. Penguasaan Barang Milik Daerah (BMD) Pendampingan KPK dalam penertiban penguasaan Barang Milik daerah (BMD) menguak adanya sejumlah persoalan. Pejabat atau ASN setempat yang sudah dimutasi masih ada yang menguasai BMD tersebut. Dari data yang dimiliki KPK, setidaknya 19 kendaraan dinas yang dikuasai oleh pihak yang tidak semestinya. Nilai kendaraan tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp 4 Miliar. Pemda Sorsel sudah melakukan sejumlah upaya untuk mengembalikan kendaraan dinas dari para mantan pejabat, ASN, dan keluarganya. Pemda sudah menyurati secara resmi kepada pihak tersebut dan sudah meminta dilakukan pengembalian secara sukarela, namun belum juga dikembalikan. Demikian juga aset tidak bergerak berupa rumah dinas yang masih dikuasai pensiunan. Lebih lanjut, Dian juga menyampaikan bahwa jika aset tidak segera dikembalikan, maka pemda harus melaporkan kepada APH terkait perihal penggelapan aset. Sementara untuk ASN yang akan mutasi, termasuk ke Provinsi Papua Barat Daya agar tidak diberikan rekomendasi/persetujuan mutasi oleh Pemda Sorsel. "Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov Papua Barat Daya agar tidak menerima ASN yang belum mengembalikan BMD. Dan hal ini disepakati oleh PJ. Gubernur PBD, pengembalian BMD menjadi bagian dari pakta integritas yang akan diteken oleh para calon pejabat di PBD,” jelas Dian. Pelaporan Harta Kekayaan Pejabat Dari sisi kepatuhan pelaporan Harta Kekayaan Pejabat, berdasarkan data KPK hanya 30% eksekutif yang telah melaporkan LHKPN-nya dan hanya 1 dari 20 wajib lapor legislatif Sorsel yang sudah melapor. Dalam pertemuan tersebut pun, Wakil Bupati Alfons Sesa berjanji akan memastikan semua wajib lapor menyampaikan LHKPN paling lambat akhir bulan Mei 2023. Bagi KPK, penyampaian LHKPN merupakan komitmen dari pejabat untuk bersikap transparan dan antikorupsi. LHKPN merupakan bentuk niat baik dari pejabat untuk menegakkan integritas. "Saat ini KPK mengembangkan instrumen deteksi korupsi dari LHKPN. Jangan sampai harta yang dilaporkan tidak benar. Gaya hidup tidak mencerminkan harta yang dilaporkan," pesan Dian. Lebih lanjut Dian menyampaikan bahwa dengan adanya harta yang tidak dilaporkan, semakin menunjukkan adanya indikasi untuk menyembunyikan kekayaan yang dimiliki. Jika demikian, maka besar kemungkinan ada kekayaan yang diperoleh tidak dengan cara-cara wajar atau bahkan ada indikasi pencucian uang. Hal ini bisa menjadi pintu masuk dilakukannya penelusuran TPK dan TPPU. Satgas Koordinasi Pencegahan Korupsi KPK bersama-sama dengan Inspektorat Khusus Kementerian Dalam Negeri melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Sorong Selatan. Monitoring ini dilakukan secara khusus karena dari hasil pemantauan KPK, Sorsel memiliki tata kelola pemerintahan yang buruk karena menempati peringkat kedua terbawah dari seluruh Pemda se-Indonesia (peringkat 541 dari 542 Pemda di Tahun 2022) dengan nilai 10 dari skala 100. (PNO-12) 20 Mei 2023, 19:00 WIT
Bahas Pengembangan Wisata, Pj Bupati Mappi Temui Direktur Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI Papuanewsonline.com, MAPPI - Dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP,M.Si menemui Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen di Jakarta, Jumat (19/5/2023). Pj Bupati mengatakan, pertemuan ini dalam rangka membahas pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi. Sebab Mappi memiliki potensi wisata alam yang sangat indah, sehingga perlu kolaborasi dan dukungan serta saran dan masukan dari pemerintah pusat dalam pengembangan sektor wisata. “Tadi kita sudah melakukan pertemuan dengan bapak Direktur Pemasaran dan Pariwisata. Banyak sekali langkah -langkah  yang disampaikan pak Direktur guna pengembangan wisata di daerah. Setelah ini kita akan tindaklanjuti,”tegasnya. Setelah mendengar masukan dari Kemenparekraf, Pj Bupati akan mendorong semua OPD untuk terlibat aktif dalam pengembangan pariwisata. Termasuk para kepala distrik hingga kepala kampung wajib mempromosikan wisata yang ada. “Peran serta semua pihak, kolaborasi yang baik dari tingkat kampung sampai kabupaten sangat diperlukan.  Ke depannya ini akan menjadi atensi kami di Kabupaten Mappi,”tegasnya. Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen menyebutkan, pemerataan pembangunan tidak harus melalui pembangunan infrastruktur namun hal itu juga bisa dilakukan melalui pengembangan sektor pariwisata melalui kreatifitas masyarakat dengan mempromosikan wisata yang ada di kampung/desa dan kecamatan hingga di kabupaten. Dikatakan Dwi Marhen bahwa Pemda juga harus berperan dalam pengembangan sektor pariwisata sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan kampanye, Bangga Berwisata di Indonesia. Dwi menyebutkan, Program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk mendorong minat dan kebanggaan masyarakat Indonesia untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara dengan target 1,2 – 1,4 miliar pada tahun 2023 melalui penguatan promosi, pengembangan destinasi, dan peningkatan jumlah event terintegrasi antara pemerintah, BUMN, asosiasi dan swasta, serta menyasar kelompok masyarakat usia muda & dewasa. “Untuk itu di Kabupaten Mappi perlu disiapkan beberapa agenda agar kita bisa melakukan kunjungan kesana. Karena pariwisata ini adalah bisnis kebahagiaan,”tegasnya. Dwi menuturkan, peran serta pemerintahan dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pariwisata di daerah. Selain itu optimaliasi penggunaan media sosial (Medsos) guna mempromosikan wisata yang ada di daerah tersebut. Dwi menekankan agar dinas terkait khususnya dinas pariwisata wajib memiliki akun media sosial seperti YouTube, Instagram dan Twitter. Ini sebagai salah satu wadah untuk melakukan promosi. Dengan membuat konten video kreatif agar bisa diakses oleh masyarakat umum serta mengetahui potensi wisata diwilayah tersebut,”pungkasnya. 20 Mei 2023, 18:36 WIT
Peduli Korban Kebakaran, Kapolda Maluku Kunjungi Pengungsian Papuanewsonline.com, Maluku - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif mengunjungi para pengungsi korban kebakaran yang sementara mengungsi di Pasar Gotong Royong, Kota Ambon, Jumat (19/5/2023).Selain menyapa para pengungsi, korban kebakaran di kawasan Belakang Kota, Kapolda yang didampingi Wali Kota Ambon, Bodewin M Wattimena, dan sejumlah pejabat utama Polda Maluku, juga menyerahkan bantuan beras sebanyak 1 ton.Turut hadir dalam kunjungan tersebut yaitu Kapolresta Ambon, Dandim 1504 Ambon dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon.Kapolda saat menyapa para korban menyampaikan rasa empatinya atas musibah yang dialami warga di kawasan Pasar Gambus.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyampaikan terima kasih kepada Pejabat Wali Kota Ambon bersama Kapolresta Ambon dan Dandim 1504 Pulau Ambon yang sudah cepat mengambil langkah-langkah penanganan pasca kebakaran."Saat ini kami melihat secara langsung keadaan pengungsian di sini dan dikesempatan ini juga saya menyerahkan bantuan beras sebanyak satu ton, semoga dapat bermanfaat untuk semua yang ada di sini," katanya. Irjen Latif juga berharap adanya edukasi dari pemerintah kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran. Meski kejadian kebakaran saat ini berbeda dan harus menjadi perhatian bersama."Kami akan tetap melakukan proses penyelidikan terhadap kejadian ini sebab cukup banyak kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini, apalagi sampai ada korban. Olehnya itu harus dipertanggung jawabkan apa yang sudah terjadi," tegas Kapolda.Pemkot Ambon juga diharapkan dapat memperhatikan kesehatan para pengungsi, di lokasi pengungsian. "Saat ini kondisi cuaca kita cukup ekstrim juga, olehnya itu tadi saya sudah sampaikan ke pak Wali agar kesehatan para pengungsi ini dapat diperhatikan dengan baik, begitu juga bagi anak-anak yang masih sekolah agar juga diperhatikan dengan baik untuk masa depan mereka," pintanya.Ia mengungkapkan, kehadiran pihaknya bersama Pemerintah Kota Ambon, dan TNI bersama seluruh komponen lainnya sebagai wujud kepedulian negara."Ini bentuk kepedulian kita kepada saudara kita yang saat ini sedang terkena musibah dan inilah bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (PNO-12)   20 Mei 2023, 08:57 WIT
Dirjen Bina Keuda Sampaikan Arahan Mendagri Soal 10 Srategi Tangani Inflasi Papuanewsonline.com, Tabanan - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengenai 10 strategi menangani inflasi di daerah. Hal itu disampaikan Fatoni pada acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Bali Nusa Tenggara (Balinusra) di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Bali, Rabu (17/5/2023). Strategi pertama, kata Fatoni, yakni menjadikan persoalan inflasi sebagai isu prioritas dan membangun sinergi antara semua stakeholder terkait seperti saat penanganan pandemi Covid-19. "Kedua, perlunya melakukan komunikasi yang baik kepada masyarakat agar paham dan tidak panik, tetap tenang," kata Fatoni. Ketiga, lanjut Fatoni, perlu mengaktifkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kemudian Keempat, mengaktifkan Satgas Pangan. Kelima, dalam penyaluran BBM subsidi diharapkan tepat sasaran ke masyarakat tidak mampu. Sebab, masyarakat tidak mampu saat ini masih menjadi prioritas pemerintah pusat. "Keenam, melaksanakan gerakan hemat energi. Ketujuh, melaksanakan gerakan tanam pangan cepat panen," ujar Fatoni. Selain itu, ke depan diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah dalam penyaluran komoditas pangan hingga ke pelosok desa. "Kedelapan, melaksanakan kerja sama antardaerah yang meliputi seluruh komoditas pangan strategis," jelas Fatoni. Strategi kesembilan, perlunya mengintensifkan jaring pengaman sosial, seperti dengan memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), anggaran Bantuan Sosial (Bansos), anggaran desa, realokasi Dana Alokasi Umum (DAU), dan Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah pusat. "Terakhir, kesepuluh, melakukan koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) provinsi masing-masing, mengumumkan angka perkembangan inflasi hingga kabupaten dan kota," lanjut Fatoni. Selain itu, lebih lanjut Fatoni menjelaskan, upaya pengendalian inflasi harus dilakukan bersama-sama baik oleh pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat dan swasta. Dia menegaskan, Kemendagri rutin melakukan rapat koordinasi pengendalian inflasi seminggu sekali yang dipimpin langsung oleh Mendagri. "Kita harus fokus mengendalikan inflasi agar ekonomi bisa tetap tumbuh dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai," ungkap Fatoni. Dalam kesempatan itu, Fatoni juga mengingatkan poin penting arahan Mendagri pada rapat  8 Mei lalu. Pertama, pemerintah pusat dan daerah bekerja sama dalam menekan harga yang bisa dikendalikan oleh pemerintah, seperti harga tiket transportasi, air, dan listrik. “Yang kedua, Bapak Mendagri menyampaikan bahwa setiap daerah agar berkoordinasi dengan lintas sektoral dan juga internal untuk memonitor harga dan stok bahan pokok. Terakhir, pemerintah pusat perlu terus berkoordinasi dalam rangka menjaga angka inflasi, khususnya di sektor transportasi,” pungkas Fatoni. Sebagai tambahan informasi, rapat ini mengusung tema "Sinergi Inovasi Ketahanan Pangan melalui Penguatan Kelembagaan dan Digitalisasi: Mepada Payu Antuk Bhuwana Bali Sentosa (Bersinergi Mewujudkan Bali yang Makmur)". Selain Fatoni, kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Deputi Gubernur Senior BI, Deputi II bidang Kerawanan Pangan dan Gizi, Badan Pangan Nasional, Wali Kota Malang, Ketua DPRD Provinsi Bali, Anggota Komisi XI DPR RI, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bali, Bupati Tabanan, Forkopimda Tabanan, serta Asisten Sekda Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Redaksi) 19 Mei 2023, 22:21 WIT
Polda Maluku dan Personel Prajurit Korem 151/Binaya Melaksanakan Sholat Jumat Bersama Papuanewsonline.com, Maluku – Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, SH, M.Hum, bersama rombongan PJU Polda Maluku melaksanakan Sholat Jumat bersama personel Prajurit Korem 151/Binaiya bertempat di Masjid Salahuddin, Korem 151/Binaiya, Jumat (19/5/2023).Kegiatan Sholat Jumat bersama ini selain untuk meningkatkan iman dan takwa bagi prajurit TNI-Polri, juga dipandang perlu untuk membangun sinergitas dan memupuk Soliditas antar sesama prajurit TNI-Polri sebagai garda terdepan bangsa dalam mempertahankan keutuhan NKRI.Menurut Kapolda Maluku “Sholat Jumat bersama ini merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan sinergitas dan soliditas dikalangan TNI-POLRI dalam menjaga dan memelihara situasi dan kondisi keamanan terutama di wilayah Hukum Polda Maluku dan sekitarnya".Sholat Jumat bersama ini juga disaksikan oleh Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa, SE, MM dan rombongan Pejabat Utama Kodam XVI/Patimura.Ini bukan kali pertama bagi Kapolda Maluku dalam melakukan sholat Jumat bersama TNI-POLRI, namun Kapolda selalu menyempatkan diri untuk sholat Jumat keliling di satuan-satuan TNI, dimana sebelumnya Kapolda juga melakukan sholat di Masjid Lantamal IX TNI-AL Halong-Ambon.Selesai Sholat Jumat bersama, Kapolda dan Pangdam melaksanakan ramah tamah bersama PJU Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku sambil membahas perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah Maluku. (PNO-12) 19 Mei 2023, 21:58 WIT
Tingkatkan Kompetensi SDM, Pj Bupati Mappi Teken MoU Bersama Kementrian Ketenagakerjaan RI Papuanewsonline.com, JAKARTA -  Pemerintahan Kabupaten Mappi bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menandatangani nota kesepakatan  antara dirjen Binalavotas dengan pemerintahan daerah dan mitra industri. Kegiatan penandatangan MoU tersebut dirangkaikan dalam acara penandatangan naskah perjanjian hibah daerah dalam rangka serah terima lahan dan nota kesepakatan antara dirjen Binalavotas dengan pemerintah daerah dan mitra industri yang dihadiri langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauzyah, Rabu (17/5/2023). Menaker Ida dalam sambutannya mengatakan Melalui kesepakatan ini nantinya akan diselenggarakan peningkatan kompetensi dan daya saing bagi masyarakat Kabupaten Mappi di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong dan Kabupaten Enrekang di BPVP Kepulauan Pangkajene. Menaker Ida menegaskan, melalui penandatangan nota kesepakatan ini agar dapat menciptakan SDM yang kompeten dan berdaya saing di daerah.  “Sebagaimana kita telah merasakan bersama, kehadiran BPVP adalah sebagai perwakilan Pemerintah Pusat dalam melaksanakan fungsi pembinaan pelayanan pelatihan berkualitas yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah serta melakukan fungsi pembinaan dan koordinasi kepada seluruh BLK UPTD Kabupaten/Kota dan pemangku kepentingan pelatihan lainnya di tingkat Provinsi,” ungkapnya. Menaker Ida yang turut menyaksikan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Mappi dan Pemerintah Kabupaten Enrekang tentang Program Sinergi Bidang Pelatihan Vokasi di kedua Kabupaten tersebut. Mengapresiasi langkah Pemerintah daerah kedua kabupaten tersebut. “Setelah menyelesaikan pelatihan akan diberikan pendampingan peningkatan literasi maupun bantuan peralatan dan permodalan, agar para lulusan pelatihan dapat segera mendirikan usaha mandiri dan diharapkan turut menciptakan lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Melalui program ini akan dilatih sebanyak 860 orang yang akan dibagi menjadi masing-masing sebanyak 380 orang di Kabupaten Mappi, dan 480 orang di Kabupaten Enrekang," jelas Menaker Ida. Dalam kesempatan tersebut Menaker, Ida Fauziyah, juga mengapresiasi atas pemberian lahan untuk kepentingan peningkatan SDM dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Morowali Utara. Acara tersebut turut juga dilakukannya melakukan nota kesepahaman bersama dengan mitra industri yang memiliki kepedulian atas peningkatan SDM. Sementara itu Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.,STP, M,Si menyebutkan, penandatangan nota kesempatan antara Dirjen Binalavotas Kementerian Ketenagaankerjaan RI bersama Pemerintah Kabupaten Mappi tentang program sinergi bidang pelatihan Vokasi  untuk mendorong SDM anak -anak asli Mappi agar terciptanya SDM yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Kata Pj Bupati Mappi, bahkan saat ini sebanyak 42 orang anak -anak Mappi sudah siap untuk mengikuti pelatihan. Pelaksanaan pelatihan dibagi yakni diantaranya, 10 orang akan dikirim ke Sorong untuk mengikuti pelatihan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) sorong dengan sepuluh paket pelatihan. Sementara sisanya sebanyak 32 orang akan mengikuti pelatihan di Mappi dengan pembagian 16 orang mengikuti pelatihan Mebel dan 16 orang mengikuti pelatihan menjahit. Pj Bupati menerangkan, penandantangan MoU ini guna memberikan kesempatan kepada anak -anak Mappi untuk melakukan vokasi, pelatihan Mebel serta memberikan pelatihan menjahit kepada masyarakat Mappi.  Diharapkan melalui program ini mereka bisa mendapatkan keterampailan dan Pemerintah daerah terus mempersiapkan SDM melalui pelatihan agar mereka bisa membuka lapangan kerja. Pelatihan kepada SDM Mappi akan dilakukan secara bertahap dalam waktu dekat Pemda akan ada 43 orang yang akan mengikuti pelatihan. “Untuk kita di Kabupaten Mappi setelah penandatangan kesepakatan ini 42 peserta yang sudah kita siapkan akan mulai melakukan pelatihan,"terangnya. Pj Bupati Mappi hadiri dalam kegiatan tersebut didampingi, Anna Maria Theresia, Plt. Kepala dinas perindustrian dan tenaga kerja kabupaten Mappi, Stefanus Mangin, ST, Kepala Bidang Perindustrian, Yakobus Kondomo, Kepala Bidang Kerenagakerjaan. (Redaksi) 19 Mei 2023, 19:20 WIT
Ditbinmas Polda Maluku Gelar Jumat Curhat Bersama TKBM Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon Papuanewsonline.com, Maluku - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan jumat curhat bersama Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Jumat (19/5/2023). Kegiatan untuk menyaring aspirasi, keluhan dan masukan dari masyarakat ini dilaksanakan di ruang tunggu Kantor Pelindo Ambon yang berada di kawasan Pelabuhan Slamet Riyadi. Jumat curhat dipimpin Wakil Direktur Binmas Polda Maluku, AKBP. Rositah Umasugi yang didampingi sejumlah perwira lainnya. Hadir dalam kegiatan itu yakni Herman dari pihak Pelindo Ambon, dan para TKBM. Rositah Umasugi mengaku, kegiatan yang merupakan implementasi dari program Kapolri dan Kapolda Maluku yaitu Basudara Manise ini juga bertujuan untuk membuat masyarakat agar semakin dekat dengan Polri. "Kami Polda Maluku juga ingin mendengar curhatan hati masyarakat terkait kamtibmas dalam melaksanakan aktifitas di pelabuhan Slamet Riyadi, kami Polri berharap bisa mendapat masukan yang membangun untuk dapat memberikan kenyamanan terhadap masyarakat," harapnya. Pada kesempatan itu, Wakil Mandor 1, Efendi, mengaku pihaknya merasa kurang nyaman dalam menjalankan aktivitas di kawasan pelabuhan Slamet Riyadi. Hal ini lantaran masih ditemukan buruh liar yang beraktifitas tanpa diawasi pihak berwenang. "Selama ini kita kerja kurang nyaman karena adanya buruh liar yang ada di sekitar pelabuhan ini. Kami juga sudah sampaikan aspirasi ini ke pihak keamanan pelabuhan dan pihak Pelindo tetapi tidak ada respon," katanya. Senada dengan Efndi, Wakil Mandor 2, Ibrahim meminta agar persoalan buruh liar dapat menjadi perhatian, karena dapat mengganggu kamtibmas di kawasan pelabuhan Slamet Riyadi. "Kami di sini ada tiga kelompok (TKBM) yang berjumlah 15 orang. Saya mohon agar diperhatikan permasalahan buruh liar ini karena bisa menjadi konflik dan mengganggu kamtibmas. Ada juga persoalan upah buruh yang dibuat sesuka hati," tambahnya. Sementara itu, Herman dari Pelindo Ambon mengakui persoalan seragam buruh mejadi polemik. Hal ini dikarenakan seragam buruh yang digunakan sudah tidak layak. "Untuk penentuan seragam dan buruh ini ada beberapa pihak terkait harus duduk bersama agar dapat menyelesaiakan persoalan itu," pintanya. Terkait persoalan buruh liar tersebut, Rositah Umasugi mengaku akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. "Semoga apa yang Polda Maluku lakukan dapat memenuhi curhatan hati bapak bapak TKBM, untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah pelabuhan Slamet Riyadi," harapnya. Rositah juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. "Kami tetap akan mencari solusi untuk persoalan bapak bapak TKBM," katanya. Ia juga berharap agar bila ditemukan informasi terkait muatan ilegal lainnya agar bisa disampaiakan kepada aparat keamanan Polri yang ada di Pelabuhan. "Kami Polda Maluku menitipkan agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban di dalam kawasan pelabuhan Slamet Riyadi," pintanya. (PNO-12) 19 Mei 2023, 19:09 WIT
Dalam Mengoptimalkan (ELTE) Tilang Elektronik, Korlantas Polri Mentiadakan Razia Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerbitkan aturan terkait pelaksanaan penindakan pelanggaran lalu lintas. Dalam surat telegram bernomor ST/1044/V/HUK.6.2/2023 tertanggal 16 Mei 2023, yang ditandatangani Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi, para jajaran polisi lalu lintas (Polantas) untuk mengoptimalkan penindakan pelanggaran lalu lintas secara humanis dengan pemanfaatan Electronic Traffic Low Enforcement atau ETLE. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, aturan dalam surat telegram tersebut jajaran polisi lalu lintas dilarang untuk melaksanakan penindakan pelanggaran lalu lintas secara stasioner atau razia. "Para Dirlantas untuk memerintahkan jajarannya untuk tak melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas secara stasioner atau razia," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Jumat, (19/5/2023). Sandi menuturkan, jajaran Dirlantas juga diminta mengoptimalkan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan ETLE yang ada di wilayah masing-masing, serta meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan Pemda dan stakeholders lain untuk pengadaan sistem perangkat ETLE di wilayah masing-masing. Lebih lanjut, Sandi mengatakan, untuk penindakan pelanggaran lalu lintas yang belum tercakup dalam sistem ETLE dan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas tinggi, seperti berkendara di bawah umur, berboncengan lebih dari dua orang, menggunakan ponsel saat berkendara, menerobos traffic light, tidak menggunakan helm, melawan arus, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, kelengkapan kendaraan tidak sesuai standar dan menggunakan pelat nomor palsu, serta kendaraan overload dan over dimensi, dilakukan penindakan oleh tim khusus yang sudah memiliki surat perintah dan bersertifikasi petugas penindakan pelanggaran lalu lintas. "Aturan ini dikeluarkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang optimal dan meminimalisir pelanggaran yang dilakukan anggota saat di lapangan," kata Sandi. Jika dalam prakteknya ada anggota di lapangan melakukan pelanggaran dan penyimpangan, kata Sandi, akan diberikan sanksi tegas mulai dari sanksi disiplin, sanksi kode etik hingga pidana. "Para jajaran Dirlantas juga diminta menyosialisasikan tentang cara penyelesaian tilang elektronik atau ETLE yang mempermudah masyarakat," ujarnya. (PNO-12) 19 Mei 2023, 18:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT