Bahas Pengembangan Wisata, Pj Bupati Mappi Temui Direktur Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI
Papuanewsonline.com - 20 Mei 2023, 18:36 WIT
Papuanewsonline.com/ Ekonomi
Papuanewsonline.com, MAPPI - Dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP,M.Si menemui Direktur Pemasaran dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen di Jakarta, Jumat (19/5/2023).
Pj Bupati mengatakan, pertemuan
ini dalam rangka membahas pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Mappi.
Sebab Mappi memiliki potensi wisata alam yang sangat indah, sehingga perlu
kolaborasi dan dukungan serta saran dan masukan dari pemerintah pusat dalam
pengembangan sektor wisata.
“Tadi kita sudah melakukan
pertemuan dengan bapak Direktur Pemasaran dan Pariwisata. Banyak sekali langkah
-langkah yang disampaikan pak Direktur
guna pengembangan wisata di daerah. Setelah ini kita akan
tindaklanjuti,”tegasnya.
Setelah mendengar masukan dari
Kemenparekraf, Pj Bupati akan mendorong semua OPD untuk terlibat aktif dalam
pengembangan pariwisata. Termasuk para kepala distrik hingga kepala kampung
wajib mempromosikan wisata yang ada.

“Peran serta semua pihak,
kolaborasi yang baik dari tingkat kampung sampai kabupaten sangat
diperlukan. Ke depannya ini akan menjadi
atensi kami di Kabupaten Mappi,”tegasnya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran
dan Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Kemenparekraf) RI, Dwi Marhen menyebutkan, pemerataan pembangunan tidak harus
melalui pembangunan infrastruktur namun hal itu juga bisa dilakukan melalui
pengembangan sektor pariwisata melalui kreatifitas masyarakat dengan
mempromosikan wisata yang ada di kampung/desa dan kecamatan hingga di
kabupaten.
Dikatakan Dwi Marhen bahwa Pemda
juga harus berperan dalam pengembangan sektor pariwisata sebagaimana arahan
dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan kampanye, Bangga Berwisata di
Indonesia.
Dwi menyebutkan, Program Bangga
Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk mendorong minat dan kebanggaan masyarakat
Indonesia untuk mendorong perjalanan wisatawan nusantara dengan target 1,2 –
1,4 miliar pada tahun 2023 melalui penguatan promosi, pengembangan destinasi,
dan peningkatan jumlah event terintegrasi antara pemerintah, BUMN, asosiasi dan
swasta, serta menyasar kelompok masyarakat usia muda & dewasa.
“Untuk itu di Kabupaten Mappi
perlu disiapkan beberapa agenda agar kita bisa melakukan kunjungan kesana.
Karena pariwisata ini adalah bisnis kebahagiaan,”tegasnya.
Dwi menuturkan, peran serta
pemerintahan dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pariwisata di
daerah. Selain itu optimaliasi penggunaan media sosial (Medsos) guna
mempromosikan wisata yang ada di daerah tersebut.
Dwi menekankan agar dinas terkait
khususnya dinas pariwisata wajib memiliki akun media sosial seperti YouTube,
Instagram dan Twitter. Ini sebagai salah satu wadah untuk melakukan promosi.
Dengan membuat konten video kreatif agar bisa diakses oleh masyarakat umum
serta mengetahui potensi wisata diwilayah tersebut,”pungkasnya.