logo-website
Rabu, 24 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Bakesbangpol Mimika Sosialisasikan Aplikasi Sikepo, Dorong Pengelolaan Dana Partai Yang Transparan Papuanewsonline.com, Timika – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Mimika terus mendorong tata kelola keuangan partai politik yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Upaya ini diwujudkan melalui sosialisasi aplikasi Sistem Keuangan Partai Politik (SIKEPO) sekaligus penyusunan laporan pertanggungjawaban bantuan keuangan Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Hotel Cenderawasih 66, (11/6/2026).Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Yohana Paliling, menegaskan bahwa partai politik merupakan pilar utama demokrasi. Oleh karena itu, keberadaannya harus mampu melahirkan sistem politik yang sehat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah memberikan dukungan keuangan sebagai bentuk apresiasi sekaligus sarana meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat daerah.Bantuan yang disalurkan tersebut diharapkan dimanfaatkan secara tepat guna, terutama untuk kegiatan pendidikan politik yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Hal ini penting guna menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara di tengah warga. “Dana harus digunakan secara efektif dan tepat sasaran agar tujuan pembinaan politik dapat tercapai,” tegasnya.Yohana mengajak seluruh pengurus partai meningkatkan kedisiplinan administrasi dan memanfaatkan aplikasi SIKEPO secara optimal. Sistem digital ini dirancang agar pelaporan keuangan berjalan tepat waktu, terbuka, dan sesuai aturan. Kegiatan ini juga diharapkan mempererat komunikasi dan kerja sama antar pemerintah serta partai politik yang berbeda latar belakang.  Penulis: Jid Editor: GF 12 Jun 2026, 12:45 WIT
Ancam Pecat Nakes Di Depan Kamera, Bupati Mimika Didesak Mundur: Tidak Pantas Jadi Pemimpin Papuanewsonline.com, Timika – Akibat mengancam pecat tenaga kesehatan di depan kamera, Bupati Mimika kini didesak mundur. Desakan itu datang dari Ketua Komunitas Pemuda Kei Mimika, Edoardus Rahawadan, yang menyebut gaya Bupati arogan dan tidak pantas memimpin.“Bupati tidak layak jadi figur pemimpin Mimika. Jika hanya bisa emosional dan gemar mengancam, lebih baik mengundurkan diri saja,” tegas Edoardus, dalam rilis tertulisnya pada media Papuanewsonline.com, Kamis (11/6/2026).Pernyataan keras Edoardus muncul setelah video Bupati Mimika viral. Dalam video itu, Bupati terekam mengeluarkan kata-kata kasar dan mengancam memberhentikan nakes yang ia nilai bermasalah. Video tersebut diduga terkait viralnya nakes yang harus jalan kaki 12 jam di pedalaman Mimika.Menurut Edoardus, ancaman itu bukti Bupati gagal paham kondisi riil pegunungan Mimika. “Urusan teknis nakes itu ranah Kepala Dinas Kesehatan. Bupati kok malah ngamuk di depan media,” katanya.Ia menduga luapan emosi Bupati dipicu malu karena video nakes pedalaman terlanjur beredar. “Reaksinya bukan solusi. Ini cuma luapan emosi pribadi yang justru menjatuhkan wibawa pemerintahan,” ujar Edoardus.Ketua Pemuda Kei itu menuntut Bupati bersikap dewasa dan objektif. “Jangan selesaikan masalah pakai ancaman. Turun ke lapangan, lihat sendiri medan nakes,” tutupnya.Hingga Kamis malam, Bupati Mimika belum merespons desakan mundur tersebut. Papuanewsonline,com. Masih berupaya mengonfirmasi langsung kepada Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Mimika. Penulis: Hendrik Editor: GF 11 Jun 2026, 21:02 WIT
Angka Kecelakaan Tinggi, Pemkab Mimika Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Papuanewsonline.com, Timika – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Mimika menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah pengaturan arus kendaraan yang dinilai belum berjalan secara maksimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan langkah perbaikan menyeluruh guna menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. (9/6/26)Menyikapi hal ini, Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong dan jajaran Dinas Perhubungan turun langsung meninjau sejumlah ruas jalan utama di kawasan perkotaan. Peninjauan ini dilakukan untuk memetakan kondisi lapangan secara akurat sebelum menerapkan perubahan pengaturan yang dianggap paling tepat dan efektif.“Angka kecelakaan di jalan masih cukup tinggi, sehingga rekayasa lalu lintas menjadi hal yang sangat mendesak untuk segera diterapkan,” ujar Johannes Rettob. Langkah yang akan diambil meliputi penutupan titik putar kendaraan yang berpotensi berbahaya, pemasangan rambu petunjuk yang jelas, serta penertiban tempat parkir yang mengganggu kelancaran arus kendaraan.Ia menambahkan bahwa masyarakat diminta memahami perubahan yang akan diberlakukan. “Beberapa titik putar memang akan ditutup karena terbukti sangat rawan menimbulkan tabrakan. Jangan terkejut jika mulai besok ada perubahan, semuanya demi keselamatan bersama,” tegasnya. Penertiban parkir liar juga dilakukan agar jalan tetap lapang dan tidak memicu kemacetan maupun insiden.  Penulis: Jid Editor: GF 10 Jun 2026, 04:16 WIT
Tingkatkan Kemampuan, Lanud Yohanis Kapiyau Gelar Latihan Menembak Triwulan II Papuanewsonline.com, Timika – Dalam rangka memantapkan kesiapan tempur dan profesionalisme personel, TNI Angkatan Udara di Lanud Yohanis Kapiyau menggelar latihan menembak bagi seluruh prajurit, bintara, dan tamtama. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tembak Kuntarto, Senin (8/6/2026) ini merupakan bagian rencana kerja triwulan kedua tahun anggaran 2026, disusun secara teratur dan berkelanjutan guna mengasah keahlian dasar militer.Latihan ini ditujukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran, konsentrasi, serta kedisiplinan setiap anggota. Menggunakan senjata laras panjang dengan jarak tembak 100 meter, seluruh rangkaian diawasi ketat oleh instruktur berpengalaman dan mengikuti standar keamanan yang berlaku. Setiap personel dimaksimalkan kemampuannya agar terbiasa menghadapi situasi lapangan yang nyata dan menuntut.Komandan Lanud Yohanis Kapiyau, Kolonel Pnb Taufik Andriadi, menegaskan bahwa keterampilan menembak merupakan syarat utama yang wajib dikuasai prajurit. Menurutnya, latihan bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana membentuk mental tangguh dan fokus tinggi. Ia juga menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama, sehingga seluruh prosedur wajib dipatuhi agar kegiatan berjalan lancar tanpa kendala.Selama pelaksanaan, suasana berlangsung tertib dan penuh tanggung jawab. Setiap peserta melatih ketenangan dan ketelitian saat membidik sasaran, dibimbing langsung oleh pelatih guna memperbaiki teknik dan strategi menembak. Hal ini menjadi bukti keseriusan satuan dalam memelihara kualitas sumber daya manusia yang andal dan siap siaga kapan saja.Diharapkan melalui latihan ini, kesiapan operasional Lanud semakin meningkat dan mampu mendukung tugas pengamanan wilayah.  Penulis: Jid Editor: GF 10 Jun 2026, 04:08 WIT
Sosialisasi Pengendalian Korupsi, Pemkab Mimika dan BPKP Bersinergi Cegah Kebocoran Keuangan Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Sosialisasi Manajemen Risiko Strategis, Risiko Operasional, dan Asistensi Efektivitas Pengendalian Korupsi Tahun 2026 di Kantor Bapenda Mimika, Senin (8/6/26). Kegiatan ini dihadiri Bupati Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, Kepala Perwakilan BPKP Papua Tengah Kriso Wandi Siahaan, Sekda, para pimpinan OPD, serta seluruh jajaran aparatur, dengan tujuan mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan berintegritas.Kepala Perwakilan BPKP Papua Tengah, Kriso Wandi Siahaan, menegaskan manajemen risiko dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) menjadi fondasi utama tata kelola modern. Setiap program pasti memiliki risiko, sehingga harus diidentifikasi dan dikendalikan sejak perencanaan agar tujuan pembangunan tercapai. “Kegiatan ini jangan sekadar seremonial, namun harus memberi dampak nyata. Pengawasan bukan hanya tugas pimpinan, melainkan tanggung jawab semua aparatur,” ujarnya.Bupati Johannes Rettob menambahkan, ketiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Manajemen risiko berfungsi mengantisipasi hal-hal yang tidak pasti, sementara SPIP memastikan proses berjalan sesuai aturan. Ia menyoroti kelemahan yang masih terjadi, seperti pembayaran kepada pegawai yang sudah pensiun, sebagai bukti pengawasan yang belum maksimal dan harus segera dibenahi bersama.Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama antarpihak dengan menghilangkan ego sektoral. Keberhasilan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, Indeks Pembangunan Manusia, serta pertumbuhan ekonomi hanya bisa diraih lewat kolaborasi solid.“Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Bersinergilah demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.  Penulis: Jid Editor: GF 09 Jun 2026, 00:36 WIT
Serapan APBD Mimika Awal Juni Capai Rp800 Miliar, Belanja Modal Belum Signifikan Papuanewsonline.com, Timika – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Tappi Mallisa, melaporkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga awal Juni 2026 baru mencapai sekitar Rp800 miliar atau di bawah 15 persen dari total pagu sebesar Rp5,6 Triliun. Angka ini mulai terlihat pergerakannya memasuki triwulan kedua, meski sebagian besar masih didominasi oleh belanja rutin.“Progres penyerapan sudah berjalan, namun saat ini utamanya berasal dari belanja pegawai serta belanja barang dan jasa,” ungkap Marthen usai apel gabungan di Pusat Pemerintahan Mimika, (8/6/2026). Sementara itu, realisasi untuk pembangunan fisik atau belanja modal belum menampilkan angka yang signifikan, dikarenakan sebagian besar kegiatan masih dalam tahap persiapan dan kelengkapan administrasi.Marthen menjelaskan, serapan anggaran untuk sektor pembangunan fisik diperkirakan akan meningkat tajam pada semester kedua.Kenaikan ini akan terjadi seiring dimulainya pelaksanaan proyek di lapangan dan masuknya pekerjaan ke tahap pembayaran. “Nanti ketika pekerjaan berjalan dan progres bertambah, penyerapan dana juga akan ikut naik mengikuti perkembangan fisik,” tambahnya.Meski realisasi semester pertama masih tergolong rendah, pemerintah daerah tetap optimis target tahunan dapat tercapai. Optimisme ini didasari percepatan pelaksanaan rencana kerja di seluruh Organisasi Perangkat Daerah. Ia mengimbau seluruh pimpinan instansi segera memaksimalkan program yang telah dirancang agar penggunaan anggaran berjalan optimal hingga akhir tahun.  Penulis: Jid Editor: GF 09 Jun 2026, 00:13 WIT
ASN Harus Bijak Gunakan Media Sosial, Jaga Nama Baik Pemerintah Papuanewsonline.com, Timika – Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Arahan tegas ini disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (8/6/2026), menyusul sejumlah laporan terkait aktivitas aparatur yang dinilai kurang mencerminkan sikap dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.Johannes menegaskan bahwa sebagai abdi negara, setiap aparatur wajib memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab utama serta senantiasa menjaga kehormatan institusi. Ia mengakui kemajuan teknologi membawa banyak manfaat, namun di sisi lain dapat memicu masalah jika tidak digunakan dengan kedewasaan. Salah satu hal yang dilarang keras adalah mempublikasikan urusan internal pemerintahan secara sembarangan, karena hal tersebut berisiko menimbulkan kesalahpahaman dan kegaduhan di tengah masyarakat.Lebih lanjut, ia menyoroti kebiasaan sejumlah pegawai yang mengunggah dokumen, proses administrasi, hingga rincian pembayaran ke media sosial. Tindakan ini dinilai tidak profesional, apalagi jika tujuannya terkesan ingin menunjukkan kekuasaan atau pengaruh pribadi.“Jangan jadikan media sosial sarana pamer wewenang. Segala proses harus berjalan sesuai aturan dan prinsip kerja yang profesional,” tegasnya.Menurutnya, kemajuan teknologi informasi harus diimbangi dengan sikap bijak dalam berkomunikasi. Oleh sebab itu, seluruh ASN diminta memanfaatkan media sosial untuk hal-hal yang bersifat positif, edukatif, serta mendukung kinerja pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap aparatur mampu menjadi teladan dalam penggunaan platform digital yang sehat dan bermanfaat.  Penulis: Jid Editor: GF 08 Jun 2026, 23:38 WIT
Percepatan Realisasi APBD 2026, Bupati Mimika Instruksikan OPD Segera Tuntaskan Program Papuanewsonline.com, Timika – Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. Arahan tegas ini disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (8/6/2026), guna memastikan seluruh rencana pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal.Johannes mencatat bahwa realisasi belanja jasa sudah menunjukkan perkembangan cukup baik dengan capaian sekitar 50 persen. Meski demikian, ia menegaskan percepatan harus terus dilakukan agar seluruh pekerjaan yang direncanakan dapat segera diselesaikan tepat waktu. Sementara itu, kondisi berbeda terlihat pada belanja modal, di mana progres pelaksanaannya dinilai masih jauh dari target yang ditetapkan, disebabkan sebagian besar OPD belum mendelegasikan kewenangan kepada bagian pengadaan barang dan jasa.Hasil evaluasi menunjukkan keterlambatan ini dipicu oleh sikap saling menunggu antarinstansi, keterbatasan tenaga pelaksana, serta administrasi yang belum dimulai. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pimpinan OPD dan ASN segera mengambil langkah konkret. “Saya berharap dalam laporan minggu ini sudah banyak pekerjaan yang dilimpahkan ke bagian pengadaan agar proses segera berjalan,” tegasnya.Selain itu, masih banyak pekerjaan melalui penunjukan langsung yang tertahan akibat kenaikan harga barang dan jasa mencapai 25 hingga 30 persen. Peninjauan harga memang diperlukan, namun ia mengingatkan agar proses evaluasi tidak berlarut-larut berbulan-bulan. Tantangan ekonomi nasional dan global seperti kenaikan BBM, biaya transportasi, serta fluktuasi nilai tukar juga menjadi catatan, namun tidak boleh dijadikan alasan penundaan.  Penulis: Jid Editor: GF 08 Jun 2026, 23:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT