logo-website
Jumat, 27 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Program Jalan Wanam-Ngguti Dan Cetak Sawah 1 Juta Hektar di Merauke Merupakan Proyek Nasional Papuanewsonline.com, Merauke - Program cetak sawah 1 juta hektare di Merauke, Papua Selatan, bukan proyek swasta melainkan proyek nasional melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian. Untuk melaksanakan pembagunan lumbung pangan ini (food estate) pemerintah menugaskan pihak swasta, dalam hal ini PT Jhonlin Group.   “Ini adalah program nasional, proyek pemerintah. Karena dia proyek nasional, tentu tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat sendiri,” kata Dansatgas Pangan BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Mayjen TNI Ahamad Rizal Ramdhani, saat sosialisasi kepada masyarakat di kampung Uli-Uli, Distrik Ilwayam, Merauke, Papua Selatan, Rabu (14/8/2024).Rizal menjelaskan, kehadiran swasta dalam hal ini PT Jhonlin Group milik pengusaha asal Kalimantan, untuk membantu negara menyukseskan program tersebut. Negara, menurut Rizal, membutuhkan perusahan besar yang berpengalaman dan profesional, seperti Jhonlin Group, sehingga apa yang harapkan dari hadirnya proyek ini bisa tercapai. "Mereka perusahaan besar yang berpengalaman bekerja secara cepat dan profesional. Mereka juga didukung oleh fasilitas yang luar biasa,” ungkap Jenderal bintang dua itu.Dia mengharapkan masyarakat mendukung pemerintah untuk mewujudkan program nasional ini. Sehingga ke depan Merauke bisa menjadi lumbung pangan nasional. “Jika Merauke menjadi lumbung pangan, maka daerah lain akan membutuhkan daerah kita, karena sumber pangannya dari daerah kita. Kemudian yang utama kita tidak impor beras lagi,” tutup Rizal.Proyek cetak sawah 1 juta ha ini mulai dirintis pengerjaannya oleh PT Jhonlin Group, milik Andi Syamsuddin Arsyad atau biasa disapa Haji Isam. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan itu, Jhonlin Group mendatangkan ratusan alat berat dan membangun infrastruktur pendukung, seperti pelabuhan dan jalan.   Jhonlin Group melalui anak perusahaannya PT Batulicin Beton Asphalt (BBA) mulai membangun jalan di Merauke. Haji Isam memimpin langsung dan memberikan komando untuk kelancaran proses pembangunan jalan tersebut.  Pekerjaan jalan ini dimulai di titik Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke. Rencananya, jalan sepanjang ratusan kilometer ini akan menghubungkan empat distrik yaitu Distrik Ilyawab, Kaptel, Ngguti, dan Distrik Muting.Jauh hari sebelumnya, Haji Isam dan timnya sudah melakukan survei untuk menentukan titik pembangunan jalan di empat distrik tersebut. Ratusan alat berat sudah tiba di lokasi proyek dan dimobilisasi untuk mendukung pekerjaan pembangunan jalan tersebut.Pembangunan jalan ini selain untuk menunjang proyek cetak sawah 1 juta ha, juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi sebagian daerah di Merauke yang masih terisolasi. Haji Isam berulangkali menyatakan komitmennya untuk menuntaskan program mencetak sawah 1 juta ha ini. “Dalam benak saya hanya terlintas, bagaimana gagasan Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto bisa tercapai. Bagaimanapun caranya, agar satu juta hektare bisa terealisasi, dan berhasil dalam tiga tahun, tanpa berpikir untung rugi, Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya” kata Haji Isam. (PNO-12) 15 Agu 2024, 19:35 WIT
Lantik 1.999 Perwira Pertama, Wakapolri: Jadilah Pemimpin Yang Bertakwa Papuanewsonline.com, Sukabumi - Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto didampingi Kalemdiklat Polri, Komjen Pol Purwadi Arianto, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Akhmad Wiyagus dan sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri menghadiri upacara penutupan dan pelantikan 1.999 perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi Resimen Laksamana Satya Prakasa angkatan ke 53 gelombang I tahun anggaran 2024. Upacara dilaksanakan di Lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat, hari kamis (15/08/24) Wakapolri yang bertindak sebagai inspektur upacara di kesempatan ini membacakan amanat Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Kapolri mengucapkan selamat kepada para perwira yang baru dilantik dan berharap para perwira bisa mengemban tanggungjawab sebagai pemimpin yang membimbing anggota dan mengayomi masyarakat. Di tengah krisis dan tantangan global, para perwira dituntut untuk siap dan mampu memainkan peran dalam berbagai situasi guna mendukung visi nasional mewujudkan Indonesia emas 2045. Komjen Pol Agus Andrianto mengingatkan para perwira bahwa pelantikan ini bukan akhir tapi merupakan awal perjuangan pengabdian kepada masyarakat dan negara. "Jadilah perwira yg mengabdi pada hukum dan bertakwa, menjunjung nilai kemanusiaan dan kode etik, menjalankan tugas untuk kemajuan masyarakat dan negara, menjadi bagian dari solusi, serta adaptif dan mampu menjalankan tugas kepolisian dengan humanis dan akuntabel, "tutup Wakapolri dalam sambutannya. Wakapolri juga mengingatkan para Perwira agar ikut meningkatkan sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebelum pelantikan, 1.999 perwira pertama ini telah menyelesaikan pendidikan selama empat bulan. Setelah dilantik mereka langsung mendapat penempatan tugas. Sebagian besar para perwira pertama ini akan dikembalikan ke Polda asal pengiriman. Asisten Kapolri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan selain mendukung visi Indonesia emas 2045, Polri memiliki tanggungjawab mengamankan berbagai agenda nasional. "Yang terdekat ini adalah mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak. Ini adalah bentuk kontribusi Polri mengawal proses demokrasi Indonesia. Kami berharap para perwira bisa ikut membantu kelancaran dan menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing, "ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo. Usai upacara pelantikan, para Perwira mendapat ucapan selamat dari keluarga masing-masing yang ikut menyaksikan jalannya kegiatan. (PNO-12) 15 Agu 2024, 16:42 WIT
Aksi Satgas Yonif 323 Kibarkan Merah Putih di Pedalaman Papua dalam Rangka HUT RI Ke-79 Papuanewsonline.com, Ilaga - Satgas Yonif 323 Buaya Putih terus mengajak warga untuk mengibarkan bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT Republik Indonesia (RI) ke-79, kegiatan ini dilakukan untuk menyerukan rasa nasionalisme kepada warga yang berada di daerah penugasan operasi agar lebih semangat menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024, Kampung Kago, Distrik Ilaga, Papua Tengah, Kamis (15/08/24).Pasiter Satgas Letda Chk Dani mengatakan bahwa “Kegiatan ini juga merupakan program komunikasi sosial dimana seluruh pos jajaran Satgas Yonif 323/Buaya Putih mengajak masyarakat memasang bendera Merah Putih di Halaman Honai nya masing-masing dan di sekeliling kampung, masyarakat sangat antusias sekali dengan adanya pembagian dan Pemasangan bendera Merah Putih tersebut, sehingga langsung dilakukan pemasangan,” ungkap PasiterPasiter menjelaskan terlihat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa turut serta memasang bendera Merah Putih tersebut, Ini merupakan bagian dari merayakan peringatan hari ulang tahun ke-79 Republik Indonesia, kegiatan positif sebagai wujud kecintaan kita kepada NKRI, nantinya kita juga akan melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial dan perlombaan untuk memeriahkannya,” terang Pasiter Kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan penuh dengan suka cita, anak-anak dan pemuda Kampung Kago bersemangat dan antusias dalam memasang bendera merah putih sambil berteriak lantang, “Merdeka". (PNO-12) 15 Agu 2024, 16:32 WIT
Hadapi Potensi Unjuk Rasa, Polda Papua Kerahkan Ratusan Personel di Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Menyikapi adanya isu yang beredar terkait rencana aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan 62 tahun New York Agreement, Kepolisian Daerah Papua melalui Bidang Humas menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyatakan bahwa menurut informasi yang diterima, unjuk rasa tersebut terkait dengan peringatan perjanjian bersejarah New York Agreement pada 15 Agustus. Perjanjian tersebut, yang ditandatangani pada tahun 1962, mengatur pemindahan kekuasaan atas Irian Barat dari Belanda kepada Indonesia."Polri telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menurunkan sekitar 700 personel, yang terdiri dari 300 personel Polresta Jayapura Kota, 300 personel Polres Jayapura, dan 100 personel dari Polda Papua. Kami juga telah mengidentifikasi sejumlah titik rawan yang akan menjadi fokus pengamanan," ujar Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo.Beberapa titik yang akan dijaga ketat meliputi Taman Imbi, Dok V atas, Pos Kampung Buton-Skyline, Lingkaran Abepura, Uncen Bawah, pertigaan USTJ, Perumnas, Expo, Genyem, Jalan Sosial Sentani, Mata Jalan Pos 7, Kampung Harapan, Pasar Lama, serta area lain yang dianggap rawan.Tidak hanya di Jayapura, pengamanan juga akan dilakukan di daerah lain seperti Jayawijaya, Nabire, Dogiyai, dan Deiyai. Kombes Pol. Ignatius Benny menambahkan bahwa Polri juga bekerja sama dengan TNI serta Pemerintah Daerah untuk mencegah potensi gangguan keamanan."Kami menjamin keamanan seluruh warga masyarakat dan menghimbau agar masyarakat tetap tenang serta tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Kami ingin masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya.Dengan adanya langkah-langkah antisipatif ini, aparat keamanan berharap situasi di Papua tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa rasa khawatir. (PNO-12) 15 Agu 2024, 16:15 WIT
Peduli Korban Banjir, Polres Dogiyai Berikan Bantuan Sembako Papuanewsonline.com, Dogiyai – Polres Dogiyai telah melakukan kegiatan Penyerahan Bantuan Sembako kepada Korban Banjir yang terjadi di Kampung Duntek, Distrik Kamuu Utara, Kabupaten Dogiyai, Rabu (14/08).Kapolres Dogiyai yang diwakili Kasat Binmas Polres Dogiyai Ipda Onesimus Iyowau,S.Th, menyampaikan bahwa Bantuan Sembako ini diberikan langsung dari Kapolres Dogiyai melalui Kasat Binmas dalam menyerahkan bantuan kepada warga yang terkena bencana Banjir di Kampung Duntek.“Untuk Sembako yang kami berikan kepada Masyarakat Jangan dilihat dari Besar-kecil dan Jumlah barang, tetapi ini adalah bentuk dari Rasa Kepedulian dan Kemanusiaan dari Polres Dogiyai kepada masyarakat,” ucapnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa Sembako Ini Pihak Kepolisian akan serahkan secara simbolis kepada Perwakilan yang ditunjuk, kemudian akan diserahkan kepada warga/korban yang terkena dampak banjir.“Diharapkan dengan adanya bantuan sembako oleh Polres Dogiyai dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak oleh bencana alam banjir di Kampung Duntek, Distrik Kamuu Utara, Kabupaten Dogiyai.,” tambah Kasat Binmas Polres Dogiyai.Lebih lanjut Ia berpesan untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa serta tidak mudah terprovokasi isu yang tidak bertanggung jawab, maka dari itu masyarakat di Kota Jayapura tidak perlu ikut terpengaruh dengan giat-giat tertentu yang nantinya akan menyusahkan diri sendiri.Adapun giat penyerahan bantuan sembako terhadap Korban bencana alam banjir merupakan giat kepedulian yang di lakukan oleh Polres Dogiyai pasca bencana alam banjir di Kampung Duntek, Distrik Kamuu Utara, Kabupaten Dogiyai. (PNO-12) 15 Agu 2024, 16:07 WIT
Polsek Muara Tami Sambangi Warga Setempat Demi Menjalin Kemitraan Yang Baik Papuanewsonline.com, Jayapura – Kanit Binmas Polsek Muara Tami, Ipda Yanto Rumbruren bersama Bhabin koya Timur Aiptu Jufri Dasimon Melakukan giat sambang untuk terus menjalin kemitraan yang baik dengan masyarakat, Rabu (14/08).Kegiatan ini berlangsung di Kampung Telaga Mamberamo Koya timur Distrik muara tami, dan dihadiri oleh Kepala Suku Membramo, Niko Foisa, Pendeta, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, serta Masyarakat setempat.Kanit Binmas merangkul toga, tomas dan Tokoh Pemuda yang berada di Distrik muara tami, kampung telaga Mamberamo, koya Timur untuk bersama-sama mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif Kanit Binmas Polsek Muara Tami menyampaikan agar saling memperkuat jalinan silatuhrahmi dan komunikasi dengan Tokoh masyarakat, Tokoh agama, serta Tokoh pemuda untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas.“Dilarang menggelar kegiatan yang melanggar tindak pidana dan mengganggu ketertiban umum, apalagi kegiatan makar, karena kami Pihak Kepolisian tidak kompromi dan siap mengambil tindakan tegas kegiatan yang melanggar tindak pidana terutama tindak pidana makar,” ucapnya.Lebih lanjut Ia berpesan untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa serta tidak mudah terprovokasi isu yang tidak bertanggung jawab, maka dari itu masyarakat di Kota Jayapura tidak perlu ikut terpengaruh dengan giat-giat tertentu yang nantinya akan menyusahkan diri sendiri,“Bila menemukan kegiatan yang bertentangan dengan Undang-undang, segera melapor ke Pihak Kepolisian atau ke kantor kepolisian terdekat,” tutup Kanit Binmas Polsek Muara Tami. (PNO-12) 15 Agu 2024, 15:50 WIT
Wakapolda Papua Buka Kegiatan Sosialisasi Astina Polri Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., membuka Kegiatan Sosialisasi Astina Polri Sistem Digitalisasi Informasi, dan Pengarsipan berbasis Eletronik (SDIPBE), Rabu (14/08/2024).Kegiatan Sosialisasi ini turut dihadiri oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol. Drs. Yosi Muhamartha, Para Pejabat Utama Polda Papua, Kaur Renmin, serta Staf Renmin Polda Papua.Adapun Narasumber yang hadir yakni, Kasetum Mabes Polri, Kombes Pol. Nanang Chadarusman, S.I.K., M.H., Kadiv TIK Mabes Polri, yang diwakili oleh Analis Kebijakan Div TIK Mabes Polri, Kombes Pol. Ir. Moch Sjamsul Arief, M.T., dan kegiatan ini berlangsung di Ballroom Lantai 5 Hotel Fox, Jl. Dr. Soetomo No.16, Gurabesi, Kec. Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua.Dalam sambutannya Wakapolda Papua menyampaikan bahwa selama ini arsip tertuang dalam bentuk dokumen dinas tertulis, yang memerlukan banyak kertas dan ruang penyimpanan yang cukup luas.“Berlatar belakang pentingnya arsip, maka diharapkan pengelolaan arsip dapat memanfaatkan teknologi yang ada sebagai alat untuk mengelolah, mengakses, sehingga arsip-arsip yang dulunya hanya dapat dilihat dan dibaca pada pusat arsip, kini dapat diakses secara online,” ucapnya,Lebih Lanjut Wakapolda Papua berharap agar seluruh pengembang tugas administrasi di Polda Papua ini memahami maksud dari kegiatan ini, jangan sampai kegiatan ini dianggap biasa saja, dan jangan juga menganggap tupoksi rekan- rekan tidak penting.“Saya yakin rekan-rekan dapat melakukannya. Jika binggung atau tidak paham segera tanyakan kepada pembina fungsi,” tambah Wakapolda Papua.Pada kesempatan yang sama Kasetum Mabes Polri, Kombes Pol. Nanang Chadarusman juga menyampaikan yang mana kegiatan ini merupakan rangkaian tuntutan dari setiap Lembaga Pemerintah termasuk Polri untuk ikut serta dalam mensuskseskan dalam hal admnistrasi secara digitalisasi.“Dari Mabes akan membantu pengadaan laptop kepada seluruh jajaran Polda, untuk para operator agar di cek kembali TTD elektronik para PJU Polda Papua yang sudah terverifikasi,” ujar Kasetum Mabes Polri.Adapun sambutan dari Kadiv Tik (Diwakili oleh Analis Kebijakan Div Tik Polri), Kombes Pol. Ir. Moch Sjamsul Arief, M.T., yang mengatakan bahwa Aplikasi Astina ini adalah implementasi dari SPBE yang mana ini merupakan arahan langsung dari Presiden RI yang mewajibkan seluruh lembaga kementrian wajib menggunakan basis elektronik.“Pengaplikasian ini membutuhkan jaringan internet yang mana kita ketahui bersama kondisi pedalaman Papua yang masih kekurangan kualitas jaringan internet, kami dari Bid TIK berupaya semaksimal mungkin untuk pemasangan kabel optik agar seluruh pengoperasian aplikasi ini dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan khususnya untuk para operator,” ucapnya (PNO-12) 15 Agu 2024, 15:38 WIT
Haidar Alwi: Citra Polri di Dunia Nyata Dinilai Lebih Baik Ketimbang Medsos Papuanewsonline.com, Jakarta - Citra Polri kerap dinilai negatif oleh masyarakat akhir-akhir ini. Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi mengatakan penilaian buruk terhadap Korps Bhayangkara hanya di media sosial (medsos). Sejatinya, berdasarkan angka dan fakta citra Polri masih baik."Penilaian negatif terhadap Polri lahir dari mereka yang berasumsi berdasarkan apa yang viral di medsos dan mayoritas yang viral itu adalah negatif. Sementara positifnya dikesampingkan. Padahal, dalam angka dan fakta, citra Polri jauh lebih baik dari di medsos. Akurat mana asumsi sebelah mata atau angka dan fakta?" Kata Haidar Alwi dalam keterangan tertulis, Rabu, 14 Agustus 2024.Haidar mengatakan citra Polri buruk di medsos karena yang diviralkan cenderung pada hal-hal negatif. Yakni berkaitan dengan ulah oknum maupun pernyataan pihak-pihak yang tidak puas usai kalah dalam perkara tertentu.Sedangkan, kata dia, prestasi Polri tidak mendapatkan atensi atau diabaikan begitu saja. Hal itu, menurut Haidar terjadi karena masyarakat lebih suka melihat satu kekurangan dibanding seribu prestasi.Dia menjelaskan dalam angka dan fakta, citra Polri di masyarakat semakin baik. Hal itu terlihat dari dua hasil survei Litbang Kompas belum lama ini. Menurutnya, Survei Litbang Kompas menunjukkan citra positif Polri naik sebesar 1,5 persen dalam kurun waktu enam bulan.Dari 71,6 persen pada akhir 2023 menjadi 73,1 persen pada pertengahan 2024. Bahkan, Polri disebut menjadi salah satu lembaga negara dengan citra positif tertinggi setelah TNI. Polri mengungguli Kejaksaan, Mahkamah Agung, KPK, Mahkamah Konstitusi, DPR dan DPD RI."Ini membuktikan bahwa meski digoyang dan diserang dari manapun, Polri tetap bekerja dengan baik dan semakin dipercaya oleh masyarakat," ungkap Haidar.Namun, Haidar menyadari ada saja serangan datang terhadap Polri. Serangan itu tidak hanya datang dari luar, seperti dari 'haters' dan pihak-pihak yang tidak puas karena kalah dalam kasus tertentu. Melainkan juga dari dalam institusi Polri itu sendiri. Menurutnya, serangan dari dalam ini jauh lebih berbahaya ketimbang serangan dari luar."Bukan ulah oknum nakal, bukan. Tapi saya menengarai ada upaya merusak citra Polri. Gegabahnya, upaya ini dilakukan secara terbuka. Tujuannya mengincar kursi Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ini keliru karena menjadi duri dalam daging," ujar Haidar.Maka itu, Haidar meminta Polri agar tetap solid, bersaing secara sehat dan menjaga nama baik institusi. Mengingat, tantangan yang dihadapi Polri saat ini maupun di masa depan akan semakin berat."Sulit untuk memenangkan pertarungan di luar jika pada saat yang bersamaan harus menghadapi pertarungan dari dalam," kata Haidar.Di samping itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu dan narasi-narasi yang bernada negatif terkait Polri. Di mana tidak sedikit di antaranya diviralkan dengan maksud merusak citra Korps Bhayangkara."Penilaian yang sehat adalah penilaian yang bukan berdasarkan kebencian dan hanya dari satu sisi semata. Cek dulu dari dua sisi, positif dan negatif. Bandingkan dengan data dan fakta. Itu baru masyarakat modern yang cerdas," pungkas Haidar Alwi. (PNO-12) 15 Agu 2024, 15:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT