logo-website
Jumat, 26 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Operasi Simpatik, Polda Maluku Sosialisasi Pentingnya Aturan Lalu lintas Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar Operasi Simpatik Salawaku Tahun 2025 di depan Pelabuhan Yos Sudarso, Jalan Pantai Mardika, Kota Ambon, Senin (16/5/2025). Selain pengaturan arus lalu lintas, personel Polda Maluku juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya ketaatan terhadap aturan lalulintas.Operasi Simpatik Salawaku 2025 dipimpin oleh AKP. Y. Pini, Kanit Audit dan Inspeksi Kamseltibcar Direktorat Lalulintas Polda Maluku.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.I.K., M.H, mengungkapkan, selain di kawasan pantai Mardika, pengaturan arus lalulintas juga dilakukan di sejumlah titik rawan kemacetan kendaraan di kota Ambon."Selain mengatur arus lalulintas, petugas juga menegur pengendara bermotor yang kedapatan melanggar aturan lalulintas," ungkap Kombes Areis.Kombes Areis mengatakan, peneguran yang diberikan petugas lalulintas kepada pengendara roda dua, maupun pengemudi roda empat. Mereka kedapatan melakukan pelanggaran seperti bonceng tiga, tidak memiliki kaca spion, tidak memakai helm dan lainnya."Untuk pengemudi mobil ditegur karena tidak menggunakan sabuk pengaman. Petugas juga memberikan edukasi dan mensosialisasikan tentang pentingnya menaati peraturan lalulintas dan bahayanya jika melanggar," ungkapnya.Sebagaimana pesan Kapolda Maluku, kata Kombes Areis, personel yang melaksanakan Operasi Simpatik Salawaku, ditekankan untuk selalu mengedepankan pendekatan persuasif. "Personel juga diharapkan dapat memberikan edukasi tentang lalulintas kepada pengguna jalan dan menghindari semua tindakan yang berlebihan atau kontra produktif," ungkapnya. PNO-12 16 Jun 2025, 15:07 WIT
Polwan Polda Maluku Amankan Ibadah Umat Kristiani Papuanewsonline.com, Ambon - Anggota Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, kembali mengamankan ibadah umat Kristiani di sejumlah Gereja di kota Ambon, Minggu (15/6/2025).Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H mengatakan, pengamanan ibadah umat Kristiani ini merupakan wujud nyata dari bentuk toleransi antar umat beragama yang menjadi simbol kerukunan hidup orang basudara di Maluku.Pengamanan dilakukan di sejumlah Gereja. Di antaranya Gereja Maranatha, Gereja Katedral, Gereja Galilea, Gereja Rock Halong, dan Gereja Silo.Selain melakukan pengamanan, personel juga mengatur arus lalulintas hingga membantu menyeberangi jalan para jemaat."Pengamanan rumah ibadah ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si," kata Kabid Humas Kombes Areis.Ia mengaku pengamanan tempat-tempat ibadah dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat sehingga warga dapat menjalankan ibadah secara aman dan khusyu."Pengamanan pelaksanaan ibadah di sejumlah gereja ini dilakukan oleh personel Polwan yang beragama Islam. Ini sebagai bentuk nyata dari semangat toleransi antar umat beragama di wilayah Maluku. Begitu pula pengamanan di Masjid dilakukan oleh personel Polwan beragarama Kristen," ungkapnya.Kabid Humas mengatakan, Kapolda Maluku menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas upaya menjaga keamanan, tetapi juga sebagai simbol keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama di Maluku. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Pengamanan ini juga menunjukkan bahwa kebersamaan dan toleransi adalah bagian dari nilai luhur yang terus dijaga di Maluku,” jelasnya.Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga dengan baik. Pelaksanaan ibadah umat Kristiani di lima gereja tersebut berjalan dengan aman dan khidmat. Selain itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi juga terpantau tertib dan lancar.Pengamanan ibadah umat Kristiani dipimpin oleh Pawas, Iptu Maani Hasyim, Padal, Iptu Lulu Herawati, dan Wapadal Ipda Hasna Tuanany. PNO-12 16 Jun 2025, 14:38 WIT
Ketua Umum Bhayangkari Berikan Pembekalan Kepada Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Papuanewsonline.com, Jaksel - Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Yang Diwakili Wakil Ketua Umum Bhayangkari Ny. Diana Dofiri, Memberikan Pembekalan Inspiratif Kepada Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Tingkat Sarjana (S1), Magister (S2), Dan Doktor (S3) Tahun 2025, Yang Diselenggarakan Di Aditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rabu (11/06/25).Adapun Peserta Wisudawan Tahun Ini Sejumlah 576 Orang Yang Terdiri Dari 225 Bhayangkari, 305 Peserta Prodi S1 Diantaranya Sebanyak 262 Polki, 43 Polwan, Dan Prodi S2 Sebanyak 37 Peserta Diantaranya 35 Polki Dan 2 Polwan, Serta 9 Orang Peserta Didik Dari Prodi S3 Diantaranya 8 Polki Dan 1 Polwan.Acara Ini Dihadiri Oleh Ibu Irwasum Polri Ny. Martha Dedi Prasetyo, Ketua PG06 Bhayangkari Korps Brimob Polri Ny. Ning Imam Widodo, Ibu Kabareskrim Polri Ny. Winta Wahyu Widada, Bhayangkari PJU Mabes Polri, Dan Para Mahasiswa STIK Prodi S1, S2, S3 Beserta Istri.Dalam Sambutannya, Ketua Umum Bhayangkari Melalui Wakil Ketua Umum Bhayangkari Menyampaikan “Apresiasi Atas Kerja Keras Dan Dedikasi Para Mahasiswa Selama Menempuh Pendidikan Di STIK. Beliau Juga Menekankan Pentingnya Peran Strategis Lulusan STIK Dalam Membangun Institusi Polri Yang Modern, Humanis, Dan Profesional”. Pernyataan Ketua Umum Bahayangkari“Semoga Para Wisudawan Bisa Membuktikan Diri Sebagai Sarjana-Sarjana Yang Berilmu, Bermutu Yang Memiliki Kualitas Keunggulan Serta Ketangguhan Dan Integritas Yang Siap Bekerja Cerdas, Bekerja Tuntas, Dan Bekerja Iklas Serta Mampu Menjadi Teladan Di Tengah Masyarakat”. Lanjutan Pernyataan Ketua Umum BhayangkariAcara Pembekalan Ditutup Dengan Penyerahan Cinderamata Kepada Wakil Ketua Umum Bhayangkari Dan Foto Bersama Sebagai Simbol Dukungan Penuh Bhayangkari Terhadap Keberhasilan Kader-Kader Pemimpin Masa Depan Polri.Dengan Ditutupnya Pendidikan Tahun Ini, Diharapkan Para Lulusan STIK S1, S2, Dan S3 Mampu Mengimplementasikan Ilmu Dan Nilai-Nilai Kepemimpinan Dalam Tugas Dan Tanggung Jawab Mereka Di Berbagai Lini Organisasi Polri. PNO-12 14 Jun 2025, 18:22 WIT
KPK Temukan 6 Provinsi di Papua Rentan Korupsi, Papua Tengah Zonah Merah Papuanewsonline.com, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 6 Provinsi di Papua masuk zonah merah yang rentan akan terjadi tindak pidana korupsi.Temuan resmi KPK ini melalui hasil Monitoring Center for Prevention sebagai  strategi dan aksi pencegahan korupsi." Temuan ini secara nasional, dan menjadi program tahunan dari KPK dengan melibatkan   instansi terkait untuk mendorong tata kelola pemerintah daerah yang bersih dan transparan," ungkap  juru bicara KPK Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, yang diterima Media Papuanewsonline.com, Jumat (13/6/2025).Budi menjelaskan bahwa  Melalui 8 indikator, KPK mengukur progres keberhasilan daerah yang dikategorikan ke dalam 3 zona yakni Zonah merah (rentan), Zonah kuning (waspada), dan Zonah hijau (terJAGA)." Secara nasional di Indonesia, 6 Provinsi di wilayah Papua mendapatkan skor yang dalam zona Merah berarti rentan korupsi," Tegasnya.Kata Budi, Sebagai tindak lanjut, KPK berkomitmen melakukan pendampingan bagi kepala daerah dan jajarannya, sebagai langkah pencegahan." KPK  mengimbau agar masing-masing daerah tetap berkoordinasi dan mencermati indikator MCP, serta melakukan tindak lanjut sebagai langkah nyata pencegahan korupsi," sorot Budi.Ditegaskan Budi, Sesuai data MCP KPK tahun 2024 secara Nasional, dimana temuan diperoleh dari 8 indikator yaitu:1.Perencanaan2.Penganggaran3.Pengadaan barang dan Jasa4.Pelayanan publik5.Pengawasan dari  aparat internal pemerintah (APIP)6.Manajemen ASN7.Pengelolaan barang milik daerah8.Optimalisasi pajakLanjut kata Budi, dari 8 indikator tersebut, secara nasional, 6 Provinsi di bumi Cenderwasih menjadi zonah merah, dimana sektor pengadaan barang dan jasa menjadi rentan akan terjadinya tindak pidana korupsi.Sesuai data, Provinsi Papua Tengah menjadi zonah merah tertinggi dengan skor 41,03/100, kemudian Provinsi Papua Selatan dengan skor 28,04/100, diikuti Provinsi Papua dengan skor 27,91/100, dan Provinsi Papua Barat dengan skor 20,10/100, kemudian diikuti Provinsi Papua Barat Daya dengan skor 14,11/100 serta Papua Pegunungan sebagai juru kunci dengan skor 13,07/100.Ditambahkan Budi, dengan hasil skor tersebut KPK bersama Kementrian Dalam Negeri dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berkomitmen untuk melakukan pendampingan, serta memberikan efaluasi dan rekomendasi perbaikan pencegahan korupsi." Hal ini kita lakukan agar pembangunan di Bumi Cenderwasi dapat terwujud dan bebas dari korupsi," Pungkasnya.(red) 14 Jun 2025, 07:30 WIT
Teguran dan Edukasi Bagi Pelanggar Warnai Hari Pertama Pelaksanaan Operasi Simpatik Salawaku 2025 Papuanewsonline.com, Ambon - Hari pertama pelaksanaan Operasi Simpatik Salawaku Tahun 2025, personel Polda Maluku melakukan pengaturan arus lalulintas hingga menegur pengendara bermotor yang melanggar aturan lalulintas.Pengaturan arus lalulintas yang dilaksanakan di ruas jalan Kapten Piere Tendean, Galala, Kota Ambon, Jumat (13/6/2025), ini dipimpin oleh AKP. Y. Pini, Kanit Audit dan Inspeksi Kamseltibcar, dan Iptu Muhammad Jen Namkatu, Kanit 1 Silaka Direktorat Lalulintas Polda Maluku.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.I.K., M.H, mengungkapkan, pengaturan arus lalulintas dilakukan di sejumlah titik rawan kemacetan kendaraan di kota Ambon."Selain mengatur arus lalulintas, petugas lalulintas yang melaksanakan operasi simpatik salawaku juga menegur pengendara bermotor yang kedapatan melanggar aturan lalulintas," kata Kombes Areis.Teguran diberikan petugas lalulintas baik kepada pengendara roda dua, maupun pengemudi roda empat yang kedapatan berboncengan tiga orang, tidak memiliki kaca spion, maupun tidak menggunakan helm. "Untuk pengemudi mobil ditegur karena tidak menggunakan sabuk pengaman. Petugas juga memberikan edukasi tentang pentingnya menaati peraturan lalulintas dan bahayanya jika melanggar," ungkapnya.Sebagaimana pesan Kapolda Maluku, kata Kombes Areis, personel yang melaksanakan Operasi Simpatik Salawaku, ditekankan untuk selalu mengedepankan pendekatan persuasif. "Personel juga diharapkan dapat memberikan edukasi tentang lalulintas kepada pengguna jalan dan menghindari semua tindakan yang berlebihan atau kontra produktif," ungkapnya. PNO-12 13 Jun 2025, 18:14 WIT
Gelar Operasi Simpatik Salawaku 2025, Kapolda Maluku: Hindari Semua Tindakan Yang Berlebihan Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku resmi melaksanakan Operasi Lalulintas dengan sandi Simpatik Salawaku Tahun 2025, Jumat (13/6/2025).Operasi Simpatik yang bertujuan meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas ini resmi dilaksanakan melalui apel gelar pasukan yang dipimpin Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol Ronald Reflie Rumondor S.I.K.Apel gelar pasukan Operasi Simpatik Salawaku 2025 diikuti personel gabungan dari Polda Maluku dan Polresta Ambon yang bertempat di halaman parkir Mapolda Maluku, Tantui, Kota Ambon.Hadir dalam kegiatan itu para Pejabat Utama Polda Maluku, maupun Kapolresta dan Wakapolresta Ambon beserta jajarannya.Karo Ops, dalam sambutannya membacakan amanat Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si.Kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Simpatik, Kapolda menekankan beberapa hal. Diantaranya personel yang dikerahkan agar dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik sesuai prosedur tetap yang sudah berlaku."Dalam pelaksanaan operasi Simpatik di lapangan personel agar mengedepankan pendekatan persuasif, berikan edukasi tentang lalulintas, serta hindari semua tindakan yang berlebihan atau kontra produktif," pintanya.Setiap personel yang ditugaskan agar selalu menunjukan sikap santun, sigap dan simpatik kepada masyarakat, "sehingga kehadiran kita selaku anggota Polri di tengah-tengah masyarakat dapat di rasakan manfaatnya," harapnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengingatkan untuk agar dalam pelaksanaan operasi, tetap menjaga sinergitas dan soliditas dengan seluruh mitra strategis."Tetap jaga sinergitas dan soliditas kita bersama mitra strategis yang ikut bersama-sama kita dalam pelaksanaan operasi Simpatik ini sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan lancar hingga selesai nanti," pungkasnya.Untuk diketahui, personel yang dikerahkan dalam Operasi Simpatik Salawaku di wilayah hukum Polda Maluku berjumlah 269 orang. Terdiri dari Polda Maluku 35 personel; Polresta Ambon 27 personel; Polres Seram Bagian Barat 22; Polres Seram Bagian Timur 22; Polres Kepulauan Aru 22; Polres Kepulauan Tanimbar 22; Polres Tual 11; Polres Buru 11; Polres Buru Selatan 30; Polres Maluku Tenggara 20; Polres Maluku Tengah 22; Polres Maluku Barat Daya 22.Operasi Kepolisian Terpusat ini akan dilaksanakan selama 10 hari ke depan atau sejak tanggal 13 - 22 Juni 2025. PNO-12 13 Jun 2025, 17:48 WIT
Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Bintra Gelar Anjangsana Kunjungi Pangda Sri Suwarni Papuanewsonline.com, Jakarta – Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Bina Tradisi (Bintra) Bhayangkara menyelenggarakan kegiatan anjangsana sebagai wujud kepedulian dan penghormatan terhadap para purnawirawan Polri. Salah satu agenda kegiatan ini adalah kunjungan ke kediaman Panglima Daerah (Pangda) Sri Suwarni yang tengah sakit.Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 11 Juni 2025, pukul 16.00 – 17.00 WIB di Komplek Polri Pondok Karya Blok J No. 6, Jakarta Selatan. Tim kunjungan terdiri dari sejumlah pejabat Polri lintas satuan kerja, antara lain:- Brigjen Pol Tory Kristianto, S.I.K. (Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri)- Kombes Pol Hendra Gunawan, S.I.K., M.Si. (Peneliti Ilmu Kepolisian Madya TK. I STIK Lemdiklat Polri)- Ipda Bagus Kusuma Putra, S.H. (Pama Korbinmas Baharkam Polri)- Bripda Aftar Azkia (Banum Ditbinpotmas)- Personel Pusdokkes Polri- Personel Provos Mabes Polri- Personel Divisi Humas Mabes PolriKegiatan diawali dengan rapat koordinasi di lokasi sebelum keberangkatan. Setibanya di kediaman, tim melaksanakan pengecekan kesehatan terhadap Pangda Sri Suwarni yang tengah menjalani masa pemulihan.Selain memberikan dukungan moril, tim juga menyerahkan parcel buah dan tali asih sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas dedikasi beliau selama berdinas di kepolisian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan."Anjangsana ini merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada para senior dan purnawirawan yang telah berjasa besar bagi institusi Polri. Semangat kebersamaan dan kekeluargaan inilah yang terus kami jaga di tubuh Bhayangkara," ungkap Brigjen Pol Tory Kristianto, S.I.K. (Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri).Sebagai penutup, seluruh personel yang hadir melakukan sesi foto bersama, mempererat rasa solidaritas dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT Bhayangkara ke-79. PNO-12 13 Jun 2025, 17:36 WIT
Buka Rakernis Korlantas 2025, Kapolri Dorong Transformasi Digital dan Penegakan Lalu Lintas Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., secara langsung membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korlantas Polri yang digelar pada Kamis (12/6). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan lalu lintas, digitalisasi sistem, serta komitmen kuat dalam menjaga keselamatan di jalan raya."Berbagai perbaikan harus terus ditingkatkan, baik dari sisi operasional pelaksanaan operasi seperti Operasi Ketupat kemarin, maupun pelayanan rutin berbasis digital. Hal ini untuk memastikan kehadiran Polantas benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Kapolri.Dalam Rakernis kali ini, Kapolri juga memberikan penghargaan kepada sejumlah kementerian yang dinilai berkontribusi signifikan dalam mendukung program-program lalu lintas nasional."Digitalisasi akan diperkuat sehingga pelayanan menjadi semakin mudah. Evaluasi terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki akan terus dilakukan demi pelayanan publik yang lebih baik," lanjutnya.Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa fokus utama Rakernis tahun ini adalah transformasi digital dan pencanangan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nasional.“Pencanangan ini adalah momentum penting agar masyarakat lebih sadar akan keselamatan berkendara. Berdasarkan data tahun 2024, sebanyak 26.839 jiwa meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Ini adalah keprihatinan kita bersama,” ungkap Irjen Agus.Ia menambahkan, keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama dan mencerminkan budaya serta ketertiban bangsa. Oleh karena itu, Polantas terus berinovasi melalui penerapan berbagai sistem digital seperti ETLE, EBPKP, ESDC, dan lainnya untuk meningkatkan pelayanan dan efektivitas rekayasa lalu lintas.Terkait masalah overdimensi dan overload (ODOL), Irjen Agus menjelaskan bahwa pendekatan persuasif dan edukatif tetap menjadi prioritas, sebelum penindakan hukum dilakukan.“Fenomena ODOL ini sudah berlangsung lama. Tahun ini, penegakan aturan akan lebih serius, namun tetap mendahulukan edukasi. Dari 32.000 kendaraan yang terdata, 7.000 di antaranya terindikasi overdimensi dan sekitar 17.000 kendaraan mengalami overload,” ujarnya.Ia juga menyebutkan beberapa wilayah yang menjadi perhatian terkait pelanggaran ODOL, seperti Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan."Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari kementerian, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sangat kami harapkan demi menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," tutupnya. PNO-12 13 Jun 2025, 15:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT