Papuanewsonline.com
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
Enam Warga Sipil Ditembak Di Tembagapura, Aktivis Deby Santoso Desak Proses Hukum Transparan
Direktur Law Firm Golda: Transaksi Perkara Di Timika Semakin Subur, Masyarakat Miskin Jadi Korban
BADKO HMI Papua Dukung Penertiban Tambang Ilegal oleh Gubernur Papua Tengah
DPR Papua Tengah, Mimika dan Puncak Bentuk Tim Khusus Tangani Konflik Kwamki Narama
Kejati Papua Mandul Tetapkan Yunus Wonda Jadi Tersangka, Mahasiswa Kembali Geruduk Kejagung
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Pimpin Apel Gabungan, Wakapolda Maluku Tegaskan Jaga Nama Institusi
Papuanewsonline.com, Ambon – Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Iman Thobroni menegaskan pentingnya disiplin, integritas, dan profesionalisme seluruh personel Polri saat memimpin apel pagi gabungan di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Ambon, Senin (13/4/2026).Apel tersebut diikuti oleh para pejabat utama dan perwira menengah Polda Maluku sebagai bagian dari konsolidasi internal guna memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.Dalam arahannya, Wakapolda menekankan bahwa seluruh anggota harus menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi, terlebih di tengah meningkatnya perhatian dan pengawasan masyarakat terhadap kinerja Polri.“Saat ini setiap tindakan anggota menjadi sorotan publik. Saya minta tidak ada lagi pelanggaran sekecil apa pun yang dapat merusak nama baik institusi. Kita harus menjaga kepercayaan masyarakat,” tegas Brigjen Pol. Iman Thobroni.Ia juga mengingatkan agar seluruh personel menjalankan tugas secara profesional sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta menjaga sikap dan perilaku dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.Selain penegasan disiplin, Wakapolda turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Maluku. Ia meminta seluruh jajaran aktif memonitor perkembangan situasi dan melakukan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk yang berkaitan dengan paham yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).“Kita harus terus memonitor situasi dan melakukan langkah antisipasi secara terukur. Koordinasi dan kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda juga menyoroti proses rekrutmen anggota Polri yang saat ini tengah berlangsung. Ia menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara bersih, transparan, dan akuntabel, serta tidak memberikan ruang bagi praktik kecurangan.“Tidak ada yang bisa menjamin kelulusan peserta. Semua melalui proses yang objektif. Saya ingatkan, jangan ada anggota yang mencoba bermain dalam rekrutmen. Jika terbukti, akan ditindak tegas karena merupakan pelanggaran pidana,” tegasnya.Menutup arahannya, Wakapolda kembali mengingatkan seluruh personel agar menjaga etika dan perilaku, terutama di era digital saat ini, di mana setiap tindakan mudah tersebar luas dan berdampak langsung terhadap citra institusi.“Jaga diri, jaga sikap, dan jaga nama baik Polri. Apa yang kita lakukan akan selalu dilihat dan dinilai oleh masyarakat,” pungkasnya. PNO-12
13 Apr 2026, 14:58 WIT
Kapolda Maluku Sambut Pangdam XV/Pattimura, Perkuat Sinergi TNI-Polri Jaga Stabilitas Daerah
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kedatangan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Bandara Pattimura, Ambon, Minggu (12/4/2026). Penyambutan ini menjadi momentum memperkuat sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Maluku.Kedatangan Pangdam beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XV/Pattimura Ny. Dian Dody Triwinarto disambut secara adat melalui prosesi pengalungan syal oleh Gubernur Maluku, sebagai simbol penghormatan dan ucapan selamat datang di Bumi Raja-RajaSuasana penyambutan berlangsung hangat dan kental dengan nuansa budaya lokal, ditandai dengan penampilan Tari Lenso yang diiringi musik tradisional tifa totobuang.Sejumlah pejabat Forkopimda turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Maluku, unsur TNI, Polri, kejaksaan, pemerintah daerah, serta pimpinan instansi terkait lainnya.Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto menyampaikan harapan agar kehadiran Pangdam XV/Pattimura dapat semakin memperkuat soliditas lintas institusi dalam menjaga keamanan wilayah.“Selamat datang di Maluku, Bumi Raja-Raja. Kami berharap sinergi TNI-Polri semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolda.Ia menegaskan, kolaborasi TNI-Polri bersama pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus mendukung percepatan pembangunan di wilayah Maluku.Penyambutan ini sekaligus menandai awal koordinasi dan kerja sama strategis antara Pangdam XV/Pattimura dengan jajaran Forkopimda Maluku dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan ke depan.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. PNO-12
13 Apr 2026, 14:49 WIT
Brimob X-Treme 2026: Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global
Papuanewsonline.com, Depok - Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026, kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri, yang berlangsung pada 7–12 April 2026 di Lapangan Tembak 300 Hoegeng Iman Santoso dan Lapangan Tembak Sat Wanteror Pas Gegana, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Jawa Barat.Mengusung tema “Legacy of Valor, Precision for the Extreme”, kejuaraan ini menjadi refleksi perjalanan panjang Korps Brimob Polri dalam menjaga nilai-nilai kejuangan, sekaligus menegaskan arah transformasi Brimob yang unggul, modern, inovatif, dan responsif.Sejak hari pertama pelaksanaan, Brimob X-Treme 2026 menunjukkan antusiasme tinggi dengan kehadiran ratusan peserta, mencapai 447 hingga 475 penembak, yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari personel TNI, Polri, hingga masyarakat umum. Ajang ini juga diikuti oleh peserta internasional dari Malaysia, China, dan Korea Selatan, menandakan pengakuan global terhadap kualitas penyelenggaraan kompetisi menembak di Indonesia.Kompetisi ini menghadirkan kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) Handgun Level III serta PCC Optic Level II, dengan total 20 stage yang dirancang menantang dan menguji secara komprehensif kemampuan peserta, mulai dari kecepatan, ketepatan, ketangkasan, hingga ketahanan fisik dan mental.Seluruh rangkaian pertandingan disusun sesuai standar internasional IPSC, sehingga menjamin pelaksanaan yang fair, aman, dan profesional, sekaligus menjadi tolok ukur objektif kemampuan atlet di level duniaDalam kejuaraan ini, dipertandingkan 18 kategori lomba, yang mencakup:Kategori IPSC (8 kelas): IPSC Handgun Open, Standard, Classic, Production, Production Optic, Optic, Revolver, serta PCC Optic.Kategori Non-IPSC (2 kelas): Non-IPSC Handgun dan PCC Optic (Putra/Putri).Kategori Presisi 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.Kategori Eksekutif 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.Lebih dari sekadar kompetisi, Brimob X-Treme 2026 menjadi ruang strategis untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus membuktikan bahwa kemampuan hasil pelatihan personel dan atlet Indonesia siap diadu di level dunia.Dalam sambutannya, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pertandingan.“Kejuaraan menembak Brimob X-Treme 2026 ini merupakan wujud nyata dari upaya menjaga dan merawat warisan nilai-nilai kejuangan Korps Brimob Polri yang penuh dengan keberanian dan pengabdian kepada bangsa dan negara.”Ia menambahkan, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembinaan dan kolaborasi lintas sektor.“Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan dan peningkatan prestasi atlet menembak baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan antara Korps Brimob dengan komunitas olahraga menembak secara luas.”Lebih lanjut, Dankorbrimob menekankan bahwa ajang ini merupakan bentuk pembuktian kesiapan Indonesia di panggung global.“Brimob X-Treme 2026 bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan bentuk pembuktian bahwa kemampuan dan hasil pelatihan personel serta atlet kita siap diadu dan mampu bersaing di level dunia.”“Kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun standar profesionalisme, memperkuat jejaring internasional, dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kompetisi berkelas dunia.”Melalui Brimob X-Treme 2026, Korps Brimob Polri tidak hanya menghadirkan kompetisi menembak berkualitas internasional, tetapi juga memperkuat citra Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan berdaya saing global, sejalan dengan semangat Transformasi Polri.Ajang ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. PNO-12
13 Apr 2026, 14:36 WIT
Tingkatkan Kualitas SDM, Kapolda Maluku Dorong Program “Polisi Mengajar”
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, memimpin rapat koordinasi (rakor) kesiapan pelaksanaan Program “Polisi Mengajar” sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda sekaligus menekan potensi kenakalan remaja di Maluku.Rakor yang digelar di ruang rapat Mapolda Maluku, Jumat (10/4/2026), turut dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Iman Tobroni, pejabat utama Polda Maluku, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku bersama jajaran.Kapolda Maluku menegaskan, persoalan pendidikan merupakan isu fundamental yang harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam menghadapi tantangan generasi muda saat ini.“Persoalan pendidikan adalah hal utama, khususnya bagi generasi Z. Kita melihat berbagai permasalahan seperti tindak pidana hingga konflik antar kelompok banyak melibatkan anak muda. Karena itu, peningkatan kualitas SDM harus menjadi prioritas bersama, termasuk oleh kepolisian,” kata Dadang.Menurutnya, Program “Polisi Mengajar” dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, mental, dan kesadaran hukum generasi muda.“Kita ingin membangun mindset dan mental generasi muda agar lebih baik. Dengan pendidikan yang tepat, mereka akan mampu menyelesaikan persoalan secara bijak dan sesuai hukum,” ujarnya.Ia juga menyoroti faktor pemicu konflik sosial seperti konsumsi minuman keras dan ego kelompok yang tinggi, yang dinilai dapat mempercepat eskalasi masalah di kalangan pemuda.Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Maluku dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.“Kami mengapresiasi perhatian dan komitmen Kapolda Maluku terhadap pendidikan generasi muda. Program ini merupakan langkah positif yang akan kami tindak lanjuti melalui kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya.Pihaknya berharap sinergi antara kepolisian dan sektor pendidikan dapat melahirkan generasi Maluku yang disiplin, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan.Rakor tersebut berlangsung lancar dan menghasilkan komitmen bersama untuk segera merealisasikan Program “Polisi Mengajar” di wilayah Maluku. PNO-12
13 Apr 2026, 14:07 WIT
Wakil Bupati Mimika Tegaskan ASN Mimika Harus Tuntaskan Program dan Berani Berinovasi
Papuanewsonline.com, Mimika — Wakil Bupati Mimika, Emanuel
Kemong, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyelesaikan
setiap tugas dan tanggung jawab secara optimal. Hal tersebut disampaikan dalam
apel pagi yang berlangsung pada Senin (13/4/2026) di Kantor Pusat Pemerintah
Kabupaten Mimika.Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa seluruh
kegiatan yang telah direncanakan harus segera dituntaskan agar hasil kerja
pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya
menunjukkan kinerja maksimal sebagai bentuk pelayanan publik yang berkualitas.Selain itu, Emanuel Kemong menyampaikan bahwa berbagai
program pembangunan akan terus dilanjutkan pada tahun 2027. Fokus pembangunan
diarahkan mulai dari kampung hingga ke wilayah perkotaan, dengan menyesuaikan
kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah.“Perencanaan program harus disiapkan secara matang. Kita
tidak bisa hanya menyalin program lama, tetapi harus berani melakukan inovasi
dan pembaruan sesuai perkembangan saat ini,” ujarnya.Ia juga mengungkapkan bahwa pembahasan terkait perencanaan
tersebut sebelumnya telah dilakukan bersama Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah guna memastikan kesiapan program ke depan.Lebih lanjut, Wakil Bupati meminta seluruh perangkat daerah
untuk terus memperkuat koordinasi. Ia menegaskan agar seluruh dokumen
perencanaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti kedisiplinan
pejabat, baik yang lama maupun yang baru dilantik. Pejabat lama diminta
menyelesaikan seluruh kewajiban yang masih menjadi tanggung jawabnya, sementara
pejabat baru diharapkan segera beradaptasi dan meningkatkan kinerja.Tak hanya itu, Wakil Bupati turut menyinggung adanya pejabat
yang belum menyerahkan fasilitas dinas pasca pelantikan, seperti kendaraan. Ia
meminta agar hal tersebut segera ditindaklanjuti dan diserahkan kepada pihak
yang berwenang.Menutup arahannya, Emanuel Kemong mengapresiasi kehadiran
dan kedisiplinan peserta apel sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan
tugas pemerintahan. Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan kerja dari rumah (work
from home) setiap hari Jumat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati, tetap
berlaku dan harus dimanfaatkan untuk bekerja secara produktif.“Disiplin dan kinerja harus terus kita jaga demi memberikan
pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. Penulis: Bim
Editor: GF
13 Apr 2026, 11:08 WIT
Bupati Jayapura Gerak Cepat, Tertibkan Tambang Emas Yang diduga Ilegal di Kali Jaifuri
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bupati Jayapura, Dr. Yunus
Wonda, S.H., M.H., menemukan aktivitas penambangan emas di Kali Jaifuri,
Sentani, Jumat (10/4/2026). Menindaklanjuti temuan tersebut, Bupati akan
menertibkan seluruh aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin resmi."Kami akan cek seluruh perizinan, apakah ada izin dari
provinsi atau tidak," tegas Bupati Yunus Wonda, seperti dikutip dari akun
Pemerintah Kabupaten Jayapura.Bupati menyatakan aktivitas pertambangan tidak dilarang
selama dilakukan secara legal, melibatkan masyarakat adat, memenuhi kewajiban,
dan tidak merusak lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga aliran
sungai agar tidak terganggu."Kalau air naik dan kali tersumbat, kampung-kampung di
sekitar danau bisa tenggelam," ujar Fransiska Awoitauw, seorang petani
kebun.Warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki sistem
pengelolaan kebersihan kali, termasuk memastikan dukungan anggaran dan
operasional tersedia secara berkelanjutan.Bupati Yunus Wonda juga mengimbau masyarakat untuk tidak
melakukan aktivitas penambangan emas secara ilegal dan merusak lingkungan.
"Kami akan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menertibkan aktivitas
penambangan ilegal," tambahnya. Penulis: Hend
Editor: GF
12 Apr 2026, 19:13 WIT
Direktorat Imigrasi Papua Dorong Investasi dan Keamanan Perbatasan di Boven Digoel
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Kepala Kantor Wilayah
Direktorat Imigrasi Papua, Samuel Toba, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten
Boven Digoel pada Rabu (8/4/2026) untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah
Daerah dan membahas pengelolaan perlintasan lintas batas negara serta potensi
pengembangan investasi di wilayah perbatasan.Dalam pertemuan dengan Bupati Boven Digoel, Samuel Toba
menyampaikan bahwa Kabupaten Boven Digoel memiliki potensi besar pada sektor
investasi dan mobilitas lintas batas antarnegara. "Kami melihat potensi
besar di Boven Digoel, baik dari sisi sumber daya alam maupun peluang
investasi. Tidak menutup kemungkinan akan hadir investor asing di masa depan,
sehingga perlu kesiapan dalam pengawasan dan perizinan orang asing" ujar
Samuel Toba.Bupati Boven Digoel menyambut baik kunjungan ini dan siap
memberikan dukungan untuk penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pihak
Imigrasi. "Kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat
sinergi antara pemerintah daerah dan pihak Imigrasi, khususnya dalam
pengelolaan mobilitas masyarakat lintas negara serta peningkatan pengawasan
orang asing di wilayah perbatasan" kata Bupati.Samuel Toba juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas
dan sarana pendukung di kawasan perbatasan untuk menunjang pelayanan
keimigrasian dan memperkuat aspek keamanan wilayah. "Aktivitas perlintasan
masyarakat berlangsung cukup tinggi melalui beberapa titik, antara lain Pos
Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun, serta pos perlintasan lainnya di Waropko
dan Mindiptana" Imigrasi juga mendorong pembangunan pasar tradisional di
kawasan perbatasan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. "Kehadiran pasar
perbatasan diharapkan mampu menarik warga negara Papua Nugini untuk berbelanja
di Indonesia, khususnya di Kabupaten Boven Digoel, sehingga dapat meningkatkan
kesejahteraan masyarakat setempat" Kata Samuel Toba.Bupati Boven Digoel juga menegaskan bahwa Pemerintah
Kabupaten Boven Digoel siap memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan
fasilitas pos lintas batas serta pengembangan kawasan perbatasan yang
berorientasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. "Kami berharap kunjungan
ini dapat menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara pemerintah dan
pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan kawasan perbatasan yang aman,
teratur, dan sejahtera," tutup. Penulis: Hend
Editor: GF
11 Apr 2026, 13:46 WIT
Divpropam Mabes Polri Perkuat Dialog Humanis di Dogiyai, Komunikasi Kunci Jaga Stabilitas Daerah
Papuanewsonline.com, Dogiyai – Upaya menjaga stabilitas
keamanan di Kabupaten Dogiyai terus diperkuat melalui pendekatan humanis dan
pembangunan komunikasi intensif antara masyarakat dan kepolisian. Tim dari
Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri hadir tidak hanya untuk
melakukan pengawasan, tetapi juga membangun jembatan dialog guna mencegah
potensi konflik dan memperkuat kepercayaan publik.Dalam pertemuan yang berlangsung di wilayah hukum Polsek
Kamuu, Sekretaris Biro Provos Divpropam Polri, Kombes Pol Prianto Teguh
Nugroho, menegaskan pentingnya menyelesaikan setiap persoalan sebelum
berkembang menjadi gangguan. “Kami ingin memastikan setiap masalah diselesaikan lewat
komunikasi yang baik, bukan dengan kekerasan,” ujarnya. Pendekatan humanis ini
dinilai kunci agar masyarakat merasa aman dan terlindungi.Hal senada disampaikan tokoh pemuda, Alex Waine, yang
menyoroti perlunya keterbukaan akses bagi masyarakat dalam penyelesaian
masalah. Ia mencontohkan beberapa insiden sebelumnya yang sempat
memicu ketegangan akibat komunikasi yang terbatas. Oleh karena itu, ruang
dialog yang inklusif harus terus dibuka agar kesalahpahaman tidak terjadi.Kombes Pol Prianto menegaskan komitmen Polri untuk terus
meningkatkan hubungan saling percaya. Kehadiran tim Divpropam diharapkan mampu meningkatkan
kolaborasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuda, sehingga keamanan
di Dogiyai tetap terjaga kondusif dan stabilitas daerah terpelihara dengan
baik. Penulis: Jid
Editor: GF
11 Apr 2026, 13:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru