logo-website
Rabu, 24 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Kantor Sar Timika Gelar Donor Darah Rayakan Hut Basarnas Ke-54 Papuanewsonline.com, Timika — Kantor Search and Rescue (SAR) Timika melaksanakan kegiatan sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ke-54. Kegiatan yang digelar pada Senin (02/02/2026) ini berlangsung di aula Kantor SAR Timika dan diikuti oleh berbagai unsur potensi SAR dari lintas sektor.Sejumlah pihak terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, mulai dari personel TNI dan Polri, instansi pemerintah daerah, perwakilan sektor swasta, hingga organisasi kemasyarakatan yang berada di wilayah Kabupaten Mimika. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.Seluruh peserta mengikuti rangkaian donor darah dengan penuh antusias, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu sesama dan memperkuat solidaritas sosial. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Basarnas ke-54 yang sarat nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Basarnas terhadap kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan."Kedepannya, kami berharap bahwa dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di lapangan, koordinasi antar berbagai pihak dapat terjalin dengan lebih baik dari sebelumnya," ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak RSUD yang membantu secara langsung dalam proses pengambilan darah, serta kepada seluruh peserta yang telah bersedia mendonorkan darahnya. "Semoga darah yang kita donorkan dapat memberikan manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi amal pahala yang berlipat bagi kita semua," pungkasnya.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kantor SAR Timika berharap darah yang terkumpul dapat memberikan manfaat besar bagi pasien yang membutuhkan, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Basarnas dalam melayani dan melindungi masyarakat.Penulis: JidEditor: GF 02 Feb 2026, 21:33 WIT
Tunjukkan Kesigapan, Taruna Akpol Respon Cepat Selamatkan Anak Kecil di Sungai Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Seorang anak berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hanyut di aliran sungai bawah jembatan Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (30/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB saat korban bermain di tepi sungai dan terpeleset hingga terseret arus.Pada saat kejadian, Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tengah melaksanakan kegiatan trauma healing dan bakti sosial bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah tersebut. Melihat adanya anak yang hanyut, para taruna bersama warga sekitar dengan cepat melakukan upaya pertolongan.Taruna Akpol segera mengevakuasi korban dari sungai dan memberikan pertolongan pertama gawat darurat di lokasi kejadian guna memastikan kondisi korban tetap stabil. Tindakan cepat tersebut dinilai berhasil mencegah risiko yang lebih fatal.Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan kepedulian para taruna dalam merespons situasi darurat di tengah masyarakat.“Kesigapan Taruna Akpol dalam menolong korban hanyut menunjukkan kesiapan, kepedulian, dan nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan sejak pendidikan. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kombes Erdi.Usai mendapatkan pertolongan pertama, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk penanganan medis awal, sebelum kemudian dirujuk ke RSUD Aceh Tamiang guna pemeriksaan dan perawatan lanjutan.Menurut Kombes Erdi, kehadiran taruna dalam kegiatan kemanusiaan pascabencana tidak hanya memberikan dukungan psikologis, tetapi juga memperkuat sinergi antara institusi dan masyarakat.“Taruna tidak hanya hadir untuk kegiatan sosial dan trauma healing, tetapi juga siap bertindak cepat dalam situasi darurat demi keselamatan warga,” tambahnya.Polri berharap semangat pengabdian dan kesiapsiagaan tersebut terus terjaga sebagai bekal para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang. PNO-12 31 Jan 2026, 17:41 WIT
Penemuan Mayat Sopir di Dalam Mobil Gegerkan Warga Sekitar SPBU Kilo 8 Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Warga di sekitar SPBU Kilo 8, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, digemparkan oleh penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil pick up pada Rabu pagi (28/1/2026).Korban diketahui merupakan seorang sopir yang ditemukan tidak bernyawa di dalam mobil pick up bernomor polisi PA 8508 MR. Kondisi tubuh korban dinilai tidak wajar dan langsung menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, korban terlihat terbaring di dalam kabin mobil dengan kondisi mulut membengkak serta mengeluarkan darah dari bagian mulut dan hidung. Temuan tersebut menimbulkan dugaan kuat bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh faktor alami semata.Di dalam kendaraan, masih terlihat nasi bungkus yang terletak di atas dashboard mobil. Keberadaan makanan tersebut mengindikasikan bahwa korban diduga sempat beraktivitas atau makan sesaat sebelum ditemukan meninggal dunia.Mobil pick up tersebut terparkir di depan SPBU yang saat itu dalam kondisi ramai, dengan sejumlah kendaraan lain tengah mengantre untuk pengisian bahan bakar minyak. Situasi tersebut sempat memicu kepanikan dan perhatian pengendara yang melintas di lokasi.Aparat kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan lokasi serta pemeriksaan awal. Proses identifikasi dan pengumpulan bukti dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun dugaan penyebab kematiannya.Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat lokasi kejadian berada di area publik yang padat aktivitas. Perkembangan penyelidikan akan terus dipantau untuk memberikan kejelasan atas peristiwa yang mengejutkan warga Mimika ini. Penulis: HendEditor: GF 28 Jan 2026, 16:21 WIT
Alami Mati Mesin Longboat di Tanjung Sorbat, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Seluruh Penumpang Papuanewsonline.com, Malra – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi satu unit longboat berpenumpang 17 orang yang mengalami mati mesin di perairan Tanjung Sorbat, Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (26/1/2026)."Seluruh penumpang longboat dievakuasi dalam keadaan selamat. Longboat ditemukan mati mesin di perairan Tanjung Sorbat," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Peristiwa yang membahayakan nyawa manusia di laut ini pertama kali diterima dari Mesak Sainyakit, Korpos Tual pada pukul 15.05 WIT.Dalam laporannya, lokasi kejadian berada di Perairan Tanjung Sorbat, dengan koordinat 5°30'26.06"S-132°48'12.67"E. Jarak dari Pos SAR Tual sekitar 8.6 NM dengan arah Timur Laut."Kejadian ini berawal saat longboat sedang dalam perjalanan dari Kei Besar ke Kota Tual dan mengalami mati mesin, mereka kemudian meminta bantuan SAR," ungkapnya.Setelah mendapatkan informasi tersebut, sekitar pukul 15.20 WIT, tim Rescue Pos SAR Tual bersama TNI-Polri bergerak menggunakan RIB menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 15.45 WIT, tim sampai di lokasi dan menemukan seluruh penumpang dalam kondisi selamat. "Awalnya dilaporkan membawa 18 orang, namun setelah diverifikasi jumlahnya adalah 17 orang. Seluruh korban tiba di Dermaga Feri Dumar dalam keadaan selamat," jelasnya.Untuk diketahui, dalam kegiatan pencarian dan pertolongan Unsur SAR gabungan yang terlibat terdiri dari Pos SAR Tual, Lanal Tual, Polair Polres Tual, Bakamla Tual, dan keluarga korban. PNO-12 27 Jan 2026, 20:54 WIT
Update Terbaru Korban Bencana Longsor Cisarua, Tim DVI Polri Terima 25 Kantong Jenazah Papuanewsonline.com, Bandung Barat - Proses identifikasi korban longsor dan banjir bandang di Kec. Cisarua Kab. Bandung Barat masih terus berlangsung.Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyampaikan perkembangan terbaru hasil proses identifikasi korban bencana berdasarkan data yang diterima di Pos DVI hingga pukul 17.00 WIB hari iniPos DVI berfungsi sebagai tempat penampungan dan pemeriksaan jenazah hasil evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan di lokasi bencana. Hingga saat ini, personel SAR masih terus berjibaku di lapangan untuk mengevakuasi korban yang tertimbun material bencana.Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 25 kantong jenazah telah diterima di Pos DVI. Jumlah tersebut bertambah setelah ditemukan tiga jenasah utuh tambahan.           Dari jumlah tersebut, 11 jenazah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.Adapun korban yang telah berhasil diidentifikasi adalah: 1. Suriana (L), 57 tahun 2. Jajang Tarta (L), 35 tahun 3. Dadang Apung (L), 80 tahun 4. Nining (P), 40 tahun 5. Nurhayati (P), 42 tahun 6. Lina Ismayanti (P), 43 tahun 7. M. Kori (L), 30 tahun (teridentifikasi dari satu potongan tubuh berupa tangan) 8. Al-Sumari (L), 35 tahun 9. Koswara (L), 40 tahun 10. Koswara (L), 26 tahun 11. Ayu Yuniarti (P), 31 tahun"Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh tim DVI Polri bersama unsur terkait, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan ketelitian ilmiah." ujar Kombes Hendra, Minggu (25/1/2026)Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan lainnya menghentikan sementara proses pencarian dan evakuasi akibat kondisi lapangan. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada esok hari. Hingga kini, masih terdapat korban yang diduga tertimbun dan belum berhasil dievakuasi.Tim DVI menyampaikan bahwa proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat apabila kondisi jenazah dalam keadaan utuh dan memiliki identitas pendukung. Namun, untuk jenazah berupa potongan tubuh tertentu, seperti bagian kaki, diperlukan waktu lebih lama untuk proses pencocokan data ante mortem.Kabid Humas Polda Jabar memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar seluruh personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, rekan media, serta keluarga korban yang menanti kabar diberikan kekuatan dan keselamatan selama proses kemanusiaan ini berlangsung. PNO-12 26 Jan 2026, 19:03 WIT
Polri Salurkan Bantuan Kesehatan Untuk Jajaran Wilayah Barat Provinsi Aceh Papuanewsonline.com, Aceh - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan kesehatan berupa obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), alat kesehatan, serta vaksin tetanus kepada jajaran kepolisian di wilayah barat Provinsi Aceh. Bantuan tersebut didistribusikan melalui jalur darat dan udara guna memastikan kebutuhan medis di lapangan dapat terpenuhi secara cepat dan merata.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, pendistribusian bantuan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kesiapsiagaan pelayanan kesehatan, khususnya bagi personel dan masyarakat di wilayah yang membutuhkan.“Polri terus berupaya memastikan ketersediaan logistik kesehatan di seluruh jajaran, baik melalui jalur darat maupun udara. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pelayanan medis serta meningkatkan kesiapsiagaan satuan di wilayah,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.Bantuan obat-obatan, BMHP, dan alat kesehatan dikirim menggunakan truk box dengan Nomor Polisi BK 8073 GR sebanyak 100 koli untuk Polres jajaran wilayah barat Aceh. Sementara itu, bantuan Vaksin Tetanus Biosat dikirim melalui Helikopter Polri AW 169 Nomor Register P-3307 sebanyak 100 ampul, yang diperuntukkan bagi Sat Brimob Polda Aceh dan Polres Sabang.Adapun rincian penerimaan bantuan sebagai berikut:* Polres Subulussalam, Sabtu pukul 08.20 WIB, menerima 13 koli lengkap, terdiri dari obat-obatan dan BMHP sebanyak 12 koli serta 1 unit tiang infus.* Polres Aceh Singkil, pukul 10.20 WIB, menerima 13 koli lengkap, terdiri dari 12 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Polres Aceh Selatan, pukul 12.30 WIB, menerima 12 koli lengkap, terdiri dari 11 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Sat Brimob Polda Aceh, pukul 16.00 WIB, menerima Vaksin Tetanus Biosat sebanyak 50 ampul @ 1 ml.* Polres Sabang, pukul 16.00 WIB, menerima* Vaksin Tetanus Biosat sebanyak 50 ampul @ 1 ml.* Polres Aceh Barat Daya, pukul 18.15 WIB, menerima 9 koli lengkap, terdiri dari 8 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Polres Nagan Raya, pukul 21.20 WIB, menerima 25 koli lengkap, terdiri dari 24 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Polres Aceh Barat, pukul 22.32 WIB, menerima 28 koli lengkap, terdiri dari 27 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.Kombes Pol Erdi A. Chaniago menambahkan, penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari langkah antisipatif Polri dalam mendukung tugas operasional serta pelayanan kemanusiaan di daerah.“Dengan distribusi yang tepat sasaran, kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi pelaksanaan tugas serta pelayanan kesehatan di wilayah,” pungkasnya. PNO-12 26 Jan 2026, 18:35 WIT
Taruni Akpol Gelar Trauma Healing bagi Siswa TK Bhayangkari Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang​ – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak pascabencana, para Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang tengah melaksanakan Latsitardanus menggelar kegiatan trauma healing bagi siswa dan siswi TK Bhayangkari Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026).​Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini difokuskan untuk mengembalikan keceriaan anak-anak yang terdampak banjir. Melalui pendekatan yang humanis, para Taruni memberikan motivasi serta dukungan psikologis lewat berbagai permainan edukatif dan interaksi hangat.​Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Bhayangkari Polda Aceh yang turut memberikan dukungan moral serta bantuan logistik sebagai bentuk nyata kepedulian institusi terhadap pemulihan masyarakat, khususnya anak-anak, di wilayah terdampak.​Menanggapi aksi kemanusiaan tersebut, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, memberikan apresiasi atas inisiatif para Taruni dalam membantu proses pemulihan mental generasi muda di Aceh Tamiang.​"Kegiatan trauma healing ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat pascabencana. Kehadiran para Taruni bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan memberikan penguatan mental dan edukasi agar anak-anak kita tetap memiliki semangat belajar dan tidak terbelenggu oleh rasa trauma akibat banjir yang melanda," ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.​Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara Taruni Akpol dan Bhayangkari dalam kegiatan ini menunjukkan sisi humanis Polri yang senantiasa mengedepankan pelayanan dan perlindungan bagi seluruh lapisan masyarakat. PNO-12 26 Jan 2026, 18:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT