logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
6 Truk Bantuan Dikirimkan Polda Riau ke Aceh, Sumut dan Sumbar Papuanewsonline.com, Pekanbaru - Polda Riau secara resmi memberangkatkan bantuan kemanusiaan dalam skala besar untuk wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan pelepasan dipusatkan di Mapolda Riau, dipimpin Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Jossy Kusumo, Irwasda, Pejabat Utama Polda Riau, Ketua & Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Riau, jajaran pengurus Bhayangkari serta personel Polda Riau.Polda Riau mengerahkan 9 kendaraan, terdiri dari 6 truk logistik (2 truk untuk Aceh, 2 untuk Sumatera Utara, dan 2 untuk Sumatera Barat) serta 3 mobil Patwal Ditlantas dengan pengamanan Brimob dan Propam. Armada ini membawa bantuan pengungsi dalam jumlah besar berupa beras 4 ton, mie instan 900 dus, Pop Mie 300 dus, sarden 120 dus, air mineral 420 dus, kue kaleng 420 dus, biskuit 300 dus, susu kental manis 120 dus, gula 120 dus, teh 60 pax, kopi 60 pax, selimut 1.450 pcs, susu bayi 120 dus, pampers 180 pcs, pembalut wanita 180 pcs, kontainer box 150 unit, serta pakaian layak pakai 68 koli. Bantuan ini merupakan hasil sinergi Polda Riau dan Bhayangkari sebagai wujud respon cepat atas kebutuhan warga.Selain pengiriman logistik, Polda Riau juga telah mengerahkan 290 personel BKO sejak 29 November 2025 untuk memperkuat penanganan darurat di Sumatera Barat. Personel terdiri dari Samapta, Brimob, Satpolairud, serta unit pendukung lainnya dan dilengkapi drone SAR untuk pemetaan longsor, tim K-9 pelacak untuk pencarian tertimbun serta dapur lapangan yang telah lebih dahulu beroperasi. Fokus utama diarahkan pada lokasi terdampak berat, termasuk Kabupaten Agam dengan estimasi ±200 warga tertimbun longsor berdasarkan laporan terbaru.Untuk pemulihan psikologis penyintas, Polda Riau juga menurunkan 36 psikolog, terdiri dari 6 psikolog Polri yang sudah bertugas dan ±30 psikolog dari berbagai perguruan tinggi di Riau yang akan memperluas cakupan trauma healing di tiga provinsi sasaran. Pendampingan difokuskan pada pemulihan trauma anak-anak dan perempuan penyintas, stabilitas mental petugas lapangan, hingga program penyembuhan sosial pascabencana.Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk nyata solidaritas kebangsaan.“Kita merasakan duka saudara-saudara kita di Aceh, Sumut dan Sumbar. Kita adalah satu keluarga besar bangsa Indonesia dan kemanusiaan melampaui batas yurisdiksi,” tegasnya.Beliau juga memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke pengungsi dan bukan sekadar dilepas.“Tidak perlu membedakan mana Riau atau Sumbar. Dalam kemanusiaan, kita bergerak bersama,” lanjutnya.Kapolda turut menyampaikan duka atas gugurnya dua personel Polri di Sumbar dan memastikan seluruh armada dikawal hingga titik distribusi akhir.“Saudara-saudara kita tidak sendiri. Kita hadir untuk memperkuat, memulihkan, dan memastikan mereka bangkit kembali,” tutupnya.Dengan pengiriman 6 truk logistik dalam 9 kendaraan operasi, 290 personel BKO SAR, kekuatan K-9 & drone serta 36 psikolog, Polri melalui Polda Riau memastikan bahwa bantuan tidak hanya dikirim tetapi mengalir sampai korban pulih sepenuhnya, fisik maupun batin. PNO-12 30 Nov 2025, 18:08 WIT
Masuki Hari Kedua, Polri Siap Kirimkan Kebutuhan Logistik Sumut Papuanewsonline.com, Jakarta – Polri kembali mengirimkan bantuan logistik guna memperkuat operasi tanggap darurat bencana di wilayah Sumatera Utara pada hari Minggu, 30 November 2025. Total 4.459 kilogram perlengkapan diberangkatkan pada hari kedua pengiriman, sebagai lanjutan dari upaya percepatan penanganan di area terdampak.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa pengiriman hari kedua ini merupakan bentuk konsistensi Polri dalam mendukung penanganan bencana. “Hari ini adalah pengiriman hari kedua, dan Polri terus memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan terpenuhi agar operasi tanggap darurat berjalan optimal,” ujar Erdi.Ia menjelaskan bahwa berbagai kebutuhan pokok dan peralatan operasional kembali dikirim. “Kami mengirimkan Gajahfood 684 kilogram (57 koli), perahu karet 280 kilogram (4 koli), tiang tenda 630 kilogram (14 koli), tenda 316 kilogram (4 koli), serta besi konektor tenda 200 kilogram (4 koli),” jelasnya.Selain itu, pengiriman juga mencakup perlengkapan hunian sementara. “Sebanyak 15 unit velbed dengan total bobot 450 kilogram turut diberangkatkan untuk mendukung kenyamanan personel di lapangan,” tambahnya.Erdi menerangkan bahwa perlengkapan teknis turut menjadi prioritas. “Kami menyalurkan MTP-FT 850 kilogram (50 koli), pemanas MTP-FT 75 kilogram (25 koli), genset portabel 129 kilogram (3 koli), serta panel surya 105 kilogram (7 koli),” ujarnya. Selain itu juga dikirim jas hujan 620 kilogram (17 koli), goni 90 kilogram (2 koli), dan lampu penerangan 30 kilogram (3 koli).Seluruh logistik tersebut telah dikemas dalam puluhan koli agar pendistribusian berjalan cepat dan tepat sasaran. “Kami berharap bantuan pada hari kedua ini dapat segera digunakan di area terdampak dan mempercepat penanganan di titik-titik kritis,” tutupnya. PNO-12 30 Nov 2025, 17:27 WIT
Film “Autopsy: Dead Body Can Talk” Resmi Diluncurkan, Angkat Kisah Nyata Dokter Forensik Polri Papuanewsonline.com, Jakarta - Film Autopsy: Dead Body Can Talk resmi diluncurkan pada Sabtu (29/11/2025) di Gedung Bakti Dharma Waspada STIK Polri, Jakarta Selatan. Film ini menghadirkan kisah perjalanan nyata seorang dokter forensik Polri yang dikenal luas di dunia penyidikan ilmiah, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.F.M., Sp.F.Diproduksi oleh PT RINS Prime Entertainment bekerja sama dengan PT Karya Kreatif Utama, film ini menggabungkan pendekatan scientific crime investigation dengan pengalaman supranatural yang dialami sang dokter forensik sepanjang penanganan berbagai kasus kematian tidak wajar.Autopsy: Dead Body Can Talk berkisah tentang Dr. Sumy Hastry seorang dokter forensik yang tajam, tenang, dan berpengalaman menangani kasus-kasus pembunuhan viral di Indonesia. Dalam film ini, pengalaman empiris kedokteran forensik dipadukan dengan intuisi dan fenomena supranatural yang menjadi bagian perjalanan panjangnya.Direktur PT RINS Prime Entertainment, Rina Laurentie Sindunata, menyebut film ini dibuat dengan tujuan menghibur sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya autopsi dalam pembuktian ilmiah sebuah tindak pidana.Film ini diperankan oleh deretan aktor ternama, di antaranya Masayu Anastasia sebagai Dr. Sumy Hastry, Samuel Rizal, Ge Pamungkas, Rifnu Wakana, Ryuka Bunga, serta sejumlah aktor pendukung lainnya.Dalam doorstop launching film, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry mengaku tidak menyangka perjalanan kariernya akan diadaptasi menjadi film layar lebar.“Pertama kali diberitahu Mbak Rina, saya kaget dan nggak percaya. Saya sering dipanggil podcast, tapi tidak pernah terpikirkan untuk difilmkan,” ujarnya.Hastry juga mengungkap bahwa film ini merekam alasan awal dirinya memilih menjadi dokter spesialis forensik, sebuah langkah yang dulu dianggap tidak lazim bagi seorang polwan.“Waktu itu belum ada dokter polisi wanita yang menjadi dokter forensik. Saya dianggap cewek aneh,” tuturnya sambil tersenyum.“Tapi itu semua yang nanti diceritakan di film perjalanan awal saya masuk dunia forensik sampai akhirnya belajar terus hingga S3.”Hastry berharap film ini dapat membuka wawasan publik mengenai dunia forensik dan peran polisi dalam mengungkap kejahatan yang berkaitan dengan tubuh manusia.“Harapan saya, film ini untuk edukasi. Masyarakat bisa tahu bahwa tugas polisi itu seperti ini mengungkap kasus secara ilmiah, memburu pelaku, dan tidak pernah berhenti bekerja,” tegasnya.Sementara itu, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., yang turut terlibat dalam proses produksi, menjelaskan pendekatan unik film ini sebagai horor forensik yang berakar dari kisah nyata.“Film horor itu banyak, tapi kalau yang based on true event, itu lebih menggugah masyarakat,” ungkapnya.Ia menegaskan bahwa film ini menggunakan sudut pandang langsung dari pengalaman Dokter Hastry.“Semua kita lihat dari POV beliau ketika melihat jenazah, menemukan kasus, dan bagaimana beliau menyikapinya,” katanya.Rina juga membahas tantangan teknis dalam penggarapan adegan-adegan forensik, mulai dari cara memotong tubuh hingga detail darah dalam berbagai kondisi.“Kami ada training singkat tentang forensik. Ibu menyediakan konsultan yang membantu tim prostetik agar darahnya, cara memotongnya, semuanya akurat,” jelasnya.“Supernatural yang muncul bukan dibuat-buat. Itu based on her story.”Sinopsis film menggambarkan bagaimana seorang dokter forensik memadukan sains kedokteran forensik dengan intuisi yang tumbuh seiring panjangnya pengalaman sebuah perjalanan yang menyibak sisi lain penyelidikan ilmiah.Dalam cerita, tokoh pendukung seperti Mojo sang asisten, Yatna sang dokumentalis, serta penyidik Rendra turut memperkuat dinamika penyidikan yang mencampurkan realitas dan intuisi dalam mengungkap kebenaran. PNO-12 30 Nov 2025, 16:31 WIT
Bantuan Logistik Mabes Polri Tiba di Bandara SIM Papuanewsonline.com, Banda Aceh - Sebanyak 2,5 ton logistik dan Ransum Operasi Nusantara (RON) bantuan Mabes Polri tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 29 November 2025. Bantuan tersebut diterima Karolog Polda Aceh Brigjen Pol. Drs. Nazluddin Zulkifli, serta akan segera didistribusikan untuk masyarakat terdampak bencana.Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menyampaikan bahwa pengiriman logistik dan RON tersebut dilakukan dengan menggunakan pesawat Polri CN 295/P-4501. Sebelum mendarat di Aceh, pesawat tersebut terlebih dahulu menyalurkan bantuan serupa di Sumatera Barat via Minangkabau."Pesawat logistik berangkat dari Jakarta terlebih dahulu menuju Minangkabau untuk drop logistik. Kemudian pada pukul 11.30 WIB melanjutkan penerbangan ke Aceh via Bandara SIM. Mereka membawa 2,5 ton logistik dan ransum darurat untuk mendukung operasi penanggulangan bencana atau RON," ujar Joko, dalam rilisnya, Sabtu, 29 November 2025.Selain logistik untuk korban banjir, Mabes Polri juga mengirimkan tambahan peralatan SAR untuk Polda Aceh, seperti perahu karet, dayung, helm, dan rompi, guna memperkuat proses evakuasi serta penanganan dampak bencana alam."Terima kasih atas dukungan dari Mabes Polri. Seluruh bantuan ini akan segera kami distribusikan ke wilayah-wilayah terdampak. Semoga proses penanggulangan dapat berjalan cepat, tepat, dan optimal," harap Joko. PNO-12 30 Nov 2025, 16:19 WIT
Bantuan Logistik Terus Mengalir, Polda Sumut Pastikan Distribusi Tepat Sasaran Papuanewsonline.com, Tapanuli Utara – Upaya penanganan darurat bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara terus diperkuat dengan masuknya berbagai bantuan logistik dari sejumlah pihak. Bantuan tersebut telah terkumpul di Posko Terpadu Kontijensi Penanggulangan Bencana Alam dan saat ini disimpan sementara di Gudang Penyimpanan Logistik PT Sumatera Specialty Coffees, Jalan Balige – Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara.Bantuan sembako dan logistik ini berasal dari berbagai pihak, di antaranya Polda Sumut, Yayasan Kemala Bhayangkari Sumut, Biro Logistik Mabes Polri, Ditresnarkoba Polda Sumut, serta beberapa Polres jajaran yang turut mengirimkan pasokan untuk disalurkan ke wilayah terdampak. Penempatan logistik di gudang khusus dilakukan untuk memastikan penyimpanan tetap aman, terdata, dan siap didistribusikan ketika jalur menuju titik bencana sudah memungkinkan.Kapolda Sumut Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.. melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa sebagian bantuan belum dapat dikirimkan ke lokasi terdampak karena kondisi cuaca dan akses yang masih sangat terbatas. Namun, seluruh bantuan yang masuk telah dicatat dan dipersiapkan untuk distribusi secara bertahap.“Seluruh bantuan yang masuk ke posko terpadu kita amankan dulu di gudang PT Sumatera Specialty Coffees. Ini penting untuk memastikan logistik tetap terjaga kualitasnya dan siap didistribusikan kapan pun jalurnya memungkinkan,” ujar Ferry mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan.Meski sebagian bantuan masih tertahan karena hambatan jalur darat, distribusi tetap dilakukan melalui jalur udara. Hari ini, bantuan logistik berhasil diterbangkan dan mendarat di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, menggunakan helikopter Polri dalam dua kali sortie pengiriman. Pengiriman ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peninjauan langsung Kapolda Sumut ke wilayah terdampak.Pada pengiriman pertama bersama Kapolda Sumut, helikopter membawa 12 kotak berisi roti dan mie instan (Mie Sedap) untuk kebutuhan mendesak masyarakat di titik yang paling membutuhkan.Sementara pada penerbangan kedua, helikopter menurunkan 66 dus logistik yang terdiri dari roti, mie instan, air mineral (Aqua), dan tisu, sebagai dukungan tambahan bagi korban bencana dan posko lokal yang tengah menangani para pengungsi.Ferry menegaskan bahwa pendistribusian melalui jalur udara akan terus dilakukan selama jalur darat belum bisa dilalui.“Bapak Kapolda telah memerintahkan agar distribusi tidak boleh terhenti. Selama jalur darat tertutup, kita maksimalkan helikopter untuk membawa logistik. Prioritas kita keselamatan warga dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” katanya.Ia juga mengapresiasi tingginya kepedulian berbagai pihak yang telah menyalurkan bantuan.“Solidaritas masyarakat dan berbagai instansi sangat luar biasa. Ini menunjukkan semangat bersama dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” tambahnya.Dengan dukungan logistik yang terus mengalir dan koordinasi yang terpadu antara Polri, TNI, pemda, dan seluruh stakeholder, Polda Sumut memastikan bahwa penanganan bencana di Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah berlangsung secara cepat, terukur, dan berkelanjutan.Polda Sumut juga memastikan setiap bantuan akan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan. PNO-12 29 Nov 2025, 21:58 WIT
Polri Buka Posko Penerimaan Bantuan Bencana, Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri melalui Posko Penerimaan Bantuan Bencana resmi membuka layanan untuk masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan kepada para korban bencana di berbagai wilayah Indonesia. Posko yang berlokasi di Kantor Korsabhara Baharkam Polri, Jl. Komjen Pol. M. Jasin, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, ini setiap hari menerima berbagai jenis bantuan yang sangat dibutuhkan para penyintas.Jenis bantuan yang dapat disalurkan antara lain:1. Pakaian bersih dan layak pakai2. Selimut dan bantal3. Pakaian serta perlengkapan bayi (popok, susu, tisu basah/kering, sabun bayi, dll.)4. Obat-obatan dan vitamin5. Alat mandi dan perlengkapan kebersihan6. Kebutuhan pribadi perempuan (pembalut dan sejenisnya)7. Pakaian dalam pria/wanita8. Makanan instanKaropenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri membuka posko ini untuk memastikan bantuan dari masyarakat dapat dihimpun dan disalurkan secara cepat serta tepat sasaran.“Polri mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Setiap bantuan memiliki arti besar bagi para korban. Posko ini kami siapkan agar proses pengumpulan dan distribusi bantuan lebih terkoordinasi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.Beliau juga menambahkan bahwa Polri berkomitmen mendukung penuh upaya kemanusiaan dan siap menyalurkan seluruh bantuan ke wilayah terdampak melalui jajaran kepolisian daerah.Untuk informasi lebih lanjut dan koordinasi pengiriman bantuan, masyarakat dapat menghubungi call center Posko Polri di 0812-7672-2009.Polri mengimbau agar seluruh bantuan yang diberikan berada dalam kondisi baik serta layak guna, sehingga dapat langsung digunakan oleh para penyintas bencana. PNO-12 29 Nov 2025, 19:48 WIT
Bupati Boven Digoel Resmi Tutup Pelatihan Sistem Informasi Percepatan Penurunan Stunting Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, resmi menutup rangkaian pelatihan kesehatan yang berfokus pada peningkatan layanan ibu dan anak serta pencegahan stunting di Kabupaten Boven Digoel. Kegiatan tersebut meliputi Pelatihan Pelayanan ANC dan penggunaan USG Dasar Obstetri Terbatas, Pelatihan Konseling Menyusui, dan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel.Dalam kesempatan itu, Bupati Roni Omba menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kesehatan, para narasumber, fasilitator, serta seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan secara serius. Ia menyebut, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan bagian dari prioritas pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat layanan kesehatan dasar.Bupati menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah strategis bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini risiko kehamilan, menangani kondisi obstetri dengan tepat, serta memberikan pendampingan menyusui secara efektif. Menurutnya, kualitas layanan yang unggul sangat berpengaruh terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus mencegah risiko stunting.Dalam sambutannya, ia juga menyoroti pentingnya pemberian ASI eksklusif sebagai intervensi utama dalam pencegahan stunting. Pelatihan konseling menyusui yang diberikan kepada tenaga kesehatan diharapkan mampu menghasilkan dampak langsung pada praktik pemberian ASI di masyarakat.Selain itu, Bupati Roni Omba menekankan peran signifikan penguatan sistem informasi kesehatan. Melalui Bimtek Sistem Informasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa data yang dikumpulkan dapat lebih akurat, terstruktur, dan dapat dimanfaatkan secara efektif untuk menyusun perencanaan intervensi.Menurut Bupati, data yang baik menjadi fondasi dari kebijakan yang tepat sasaran. Oleh sebab itu, penguatan sistem informasi dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari program besar penurunan stunting di wilayah tersebut.Roni Omba juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat diakses seluruh masyarakat, baik yang tinggal di Tanah Merah, kampung-kampung, maupun daerah pedalaman. Ia berharap kemampuan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat diterapkan secara nyata dalam pelayanan sehari-hari.Penutupan pelatihan ini menjadi salah satu langkah penting pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus mempercepat penanganan stunting yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Boven Digoel. Penulis: HendrikEditor: GF 29 Nov 2025, 04:52 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT