logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Bupati Boven Digoel Tinjau Progres Pembangunan Puskesmas Kawagit Papuanewsonline.com, Boven Digoel— Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, melakukan peninjauan langsung ke Distrik Kawagit untuk melihat perkembangan pembangunan Puskesmas yang saat ini sedang dikerjakan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga setempat.Dalam peninjauan tersebut, Bupati Roni Omba menegaskan harapannya agar pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dapat segera rampung. Ia menyebut bahwa keberadaan Puskesmas akan sangat penting bagi masyarakat Kawagit yang selama ini membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan memadai.“Saya berharap pembangunan Puskesmas ini dapat selesai secepatnya dan memberikan pelayanan kesehatan lebih baik,” ujar Bupati Roni Omba saat berada di lokasi pembangunan.Pemerintah daerah memandang pembangunan Puskesmas Kawagit sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan terutama di wilayah pedalaman. Dengan hadirnya fasilitas ini, masyarakat tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pemeriksaan maupun penanganan medis dasar.Kunjungan Bupati juga menjadi momen penting untuk memastikan bahwa seluruh tahapan pembangunan dilakukan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat. Pemerintah menginginkan agar fasilitas tersebut tidak hanya selesai, tetapi juga berfungsi optimal ketika mulai digunakan nantinya.Bupati Roni Omba menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap pembangunan Puskesmas akan terus diberikan hingga prosesnya selesai sepenuhnya. Ia menekankan perlunya pengawasan rutin agar progres tidak terhambat dan harapan masyarakat Kawagit dapat segera terwujud.“Kami akan terus memantau dan mendukung pembangunan ini agar dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Roni Omba.Dengan peninjauan ini, pemerintah daerah berharap bahwa pembangunan Puskesmas Kawagit dapat diselesaikan tepat waktu dan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Distrik Kawagit serta wilayah sekitar. Penulis: HendrikEditor: GF 29 Nov 2025, 04:40 WIT
Bupati Boven Digoel Roni Omba Dampingi Tenaga Medis Masuk ke Distrik Boma Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, turut mengantar dokter dan rombongan tenaga medis menuju Distrik Boma dalam rangka memastikan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut berjalan dengan baik. Kunjungan ini dilakukan pada Kamis, 27 November 2025, dan menjadi bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap kondisi layanan dasar di distrik pedalaman.Dalam sambutannya, Roni Omba menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat Boma selama proses pemilihan. Ia juga meminta maaf karena kunjungan kali ini tidak diberitahukan sebelumnya, sebab pemerintah ingin melihat secara langsung bagaimana operasional pelayanan publik berjalan di lapangan.Roni Omba menyinggung soal keterbatasan anggaran yang selama ini memengaruhi kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Namun, pemerintah tetap berupaya memastikan bahwa tenaga kesehatan ditempatkan secara memadai di Distrik Boma, termasuk dokter dan petugas pendukung yang kini mulai bertugas.Bupati menegaskan bahwa masyarakat perlu memberikan dukungan penuh kepada tenaga medis yang telah ditempatkan. Ia meminta warga menjaga serta melindungi para pekerja kesehatan agar mereka dapat menjalankan tugas tanpa hambatan.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel, dr. Sofia Marpaung, yang turut mendampingi rombongan, menyampaikan bahwa penempatan tenaga medis ini merupakan bagian dari langkah pemerintah meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Boma. Ia mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas serta peralatan kesehatan yang sudah disediakan.Dalam kesempatan itu, Roni Omba juga mengingatkan kembali mengenai insiden-insiden yang pernah mengancam keselamatan pekerja kesehatan pada masa lalu. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara warga dan tenaga medis demi menciptakan lingkungan yang aman bagi semua pihak.Menurutnya, tenaga kesehatan adalah manusia yang memiliki hak untuk dihormati dan dilindungi. Ia meminta masyarakat melaporkan setiap ancaman atau persoalan yang muncul agar dapat segera ditangani oleh pemerintah daerah.Kunjungan ini kemudian diakhiri dengan ajakan bagi masyarakat untuk bersabar selama proses peningkatan layanan berlangsung. Roni Omba juga mengingatkan pentingnya menjaga sumber daya publik yang telah diberikan pemerintah demi keberlanjutan pelayanan kesehatan. Penulis: HendrikEditor: GF 28 Nov 2025, 02:20 WIT
Masuki Hari Ke-10 Ops Zebra Salawaku, Polda Maluku Masih Temukan Pelanggaran Lalulintas Papuanewsonline.com, Ambon - Hari ke-10 pelaksanaan Operasi Zebra Salawaku di kota Ambon, Personel Direktorat Lalulintas Polda Maluku masih menemukan sejumlah pelanggaran lalulintas yang dilakukan pengendara roda empat maupun roda dua, Rabu (26/11/2025).Terhadap para pelanggar lalulintas, satgas Ops Zebra Salawaku Polda Maluku secara humanis memberikan teguran, dan peringatan keras agar pelanggaran yang sama tidak terulang kembali."Hari ini Ops Zebra dilaksanakan di Jalan Pala, Kota Ambon. Petugas masih memberikan teguran secara humanis agar pelanggaran Lalulintas yang dilakukan baik oleh pengendara roda dua maupun pengemudi roda empat tidak diulangi lagi, karena akan langsung ditindak atau ditilang," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Sejumlah pengendara bermotor yang ditemukan belum taat aturan lalulintas seperti tidak menggunakan helm standar, berboncengan lebih dari dua atau mengangkut penumpang melebihi kapasitas dan tidak menggunakan sabuk pengaman."Sejumlah pelanggaran lain yang ditemukan yaitu tidak memiliki SIM saat berkendara, juga tidak membawa surat kelengkapan kendaraan lainnya," ujarnya. Terhadap para pelanggar, tim Satgas Ops Zebra Salawaku juga menyampaikan himbauan terkait pentingnya keselamatan dalam berlalulintas dengan cara menaati semua aturan lalulintas yang berlaku."Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar saat berkendara, dapat mengutamakan keselamatan berlalulintas, dengan menaati seluruh aturan yang berlaku demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain," ajaknya.Tak hanya melaksanakan razia dan memberikan sosialisasi pentingnya keselamatan berlalulintas, Satgas Ops Salawaku Polda Maluku juga melakukan patroli dan pengaturan arus lalulintas di sejumlah daerah rawan kemacetan. PNO-12 26 Nov 2025, 20:11 WIT
Peringati Hari Guru Nasional, Rumkit Bhayangkara Beri Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMA LKMD Laha Papuanewsonline.com, Ambon - Sebagai bentuk apresiasi terhadap guru, pahlawan tanpa tanda jasa, para tenaga medis rumah sakit Bhayangkara Ambon menyambangi SMA LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa) Laha, Kota Ambon, Selasa (25/11/2025).Dalam kunjungan yang dilakukan bertepatan Hari Guru Nasional ke-80 ini, tim nakes Rumkit Bhayangkara Ambon melakukan serangkaian kegiatan, salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis kepada para guru LMKD Laha."Personel Rumah Sakit Bhayangkara melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk apresiasi kepada para guru selaku pahlawan tanpa tanda jasa," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan meliputi tensi atau pengecekan tekanan darah, dan Lab sederhana (Cek gula darah, Asam Urat Kolestrol).Sebelum dilakukan pengecekan kesehatan, personel Rumkit Bhayangkara Ambon terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat hari guru kepada pihak sekolah yang dirangkai dengan pemberian kue ulang tahun.Aksi sosial yang dilaksanakan mendapatkan antusiasme dari dewan guru dan para siswa. "Selain itu juga personel Rumkit Bhayangkara Ambon menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para siswa," jelasnya.Tak hanya itu tim nakes Rumkit Bhayangkara Ambon juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan."Kegiatan dilaksanakan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi para guru maupun para siswa SMA LKMD Laha," harapnya.Untuk diketahui, kegiatan sambang SMA LKMD Laha dipimpin oleh AKP Dr. FAISAL KASTELA., S.Kep., Ns.M.Kes.M.M.,AIFO. Ia didampingi IPTU dr. SELVI LEASA, AIPDA SUKRI OHORELLA, BRIPTU ANISA URA S.Tr.Keb, dan BRIPTU MARSEL LEWERISSA S.Tr.Kes. PNO-12 26 Nov 2025, 18:39 WIT
Polda Maluku Kerahkan Pesawat Beechcraft 1900D Cari Korban KM Maluku Prima Makmur 03 Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam upaya pencarian korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Maluku Prima Makmur 03 yang tenggelam di perairan Laut Banda pada 21 November 2025. Melalui operasi Search and Rescue (SAR) dari udara, Kepolisian Daerah Maluku mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, sesuai instruksi tegas Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., untuk memaksimalkan seluruh sumber daya demi menemukan korban.Perintah Tegas Kapolda Maluku: “Keselamatan Warga adalah Prioritas Utama”Kapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh jajaran harus bergerak cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan dalam operasi pencarian.“Saya perintahkan seluruh jajaran Polda Maluku untuk all out dalam pencarian korban KM Maluku Prima Makmur 03. Tidak ada upaya yang setengah-setengah. Keselamatan dan keselamatan warga adalah prioritas utama. Kita akan terus bekerja sampai korban ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian,” tegas Kapolda Maluku.“Pencarian dari udara, laut, dan darat harus berjalan terpadu. Koordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait menjadi kunci. Semua sumber daya Polri saya minta dimaksimalkan,” tambahnya.Instruksi tersebut menjadi dasar pengerahan alutsista udara, termasuk pesawat Beechcraft 1900D milik Polri.Menindaklanjuti perintah Kapolda, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso, SIK., memimpin langsung operasi pencarian menggunakan pesawat Beechcraft 1900D registrasi P-4301memimpin langsung operasi pencarian menggunakan pesawat Beechcraft 1900D registrasi P-4301. Sarana udara ini digunakan untuk memperluas jangkauan pemantauan serta mempercepat proses identifikasi visual pada titik-titik prioritas.Dalam briefing sebelum keberangkatan, Kombes Handoyo menegaskan pentingnya disiplin dan ketelitian:“Sesuai perintah Bapak Kapolda Maluku, area pencarian sudah dirumuskan secara terukur berdasarkan analisis arah angin dan arus. Kita harus bekerja disiplin, profesional, dan tetap memegang prosedur,” ujarnya.Operasi SAR yang berlangsung sekitar dua jam menyisir area prioritas yang telah ditentukan berdasarkan pemodelan arus. Namun, korban belum ditemukan pada hari pertama operasi udara.Rute pencarian pesawat Beechcraft 1900D (P-4301) juga terekam melalui pantauan Flightradar24. Dari Bandara Pattimura Ambon (AMQ), terlihat jelas pesawat lepas landas menuju selatan, melintasi perairan antara Pulau Ambon dan Pulau Seram sebelum mengambil jalur lurus ke arah utara Laut Banda.Pesawat kemudian melakukan pola penyisiran memanjang (long sweeping track) pada area selatan Pulau Seram dan barat laut Banda Neira. Di titik yang telah dipetakan sebagai wilayah potensial keberadaan korban, pesawat melakukan manuver S-pattern serta zig-zag search pattern, sebagaimana terlihat dari jalur berwarna kuning pada peta. Pola tersebut digunakan untuk memperoleh cakupan visual yang lebih luas dan meningkatkan peluang observasi dari udara.Setelah menyisir sisi barat Banda Neira, pesawat kembali melakukan track memanjang ke arah barat laut sebelum mengambil rute pulang menuju Ambon. Seluruh jalur pencarian yang terekam mengonfirmasi bahwa area prioritas telah dipindai sesuai analisis arus dan angin yang ditetapkan tim SAR gabungan.Operasi ini melibatkan Tim Gabungan Polda Maluku dan Kantor SAR Ambon (Basarnas). Selain itu, perwakilan keluarga korban serta perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku turut serta dalam penerbangan pencarian sebagai bentuk transparansi dan empati.Keikutsertaan mereka menegaskan bahwa operasi ini bukan hanya bertumpu pada teknis penyelamatan, tetapi juga nilai kemanusiaan.Menurut Kombes Handoyo, usai operasi hari ini, tim akan melakukan evaluasi mendalam berdasarkan data meteorologi terbaru, termasuk arah angin, kondisi gelombang, dan arus bawah laut. Operasi SAR udara dan laut akan kembali dilanjutkan pada Rabu, 26 November 2025 dengan pola pencarian yang disesuaikan.“Kami berkomitmen memberikan kepastian bagi keluarga. Operasi akan terus dilakukan sampai korban ditemukan,” tutup Dirpolairud.Pengerahan pesawat Beechcraft 1900D menunjukkan kesiapan alutsista Polri dalam menghadapi kondisi perairan terpencil. Pengawasan dari udara memberikan efisiensi tinggi dalam pencarian area luas yang sulit dijangkau kapal.Keikutsertaan keluarga korban dan perwakilan Gubernur memperlihatkan pendekatan humanis Polda Maluku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui transparansi, keterbukaan, serta kepedulian terhadap keluarga yang menunggu kepastian.Sinergi Polri–Basarnas menjadi bukti kerja sama kuat dalam merespons insiden maritim di wilayah kepulauan Indonesia. PNO-12 26 Nov 2025, 18:17 WIT
Satbrimob Polda Jatim Perkuat Operasi Kemanusiaan Pasca Erupsi Semeru Papuanewsonline.com, Lumajang - Polri melalui Polda Jawa Timur terus mengintensifkan operasi kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Informasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi bahwa upaya penyelamatan, dukungan logistik, dan pemulihan psikososial di Kabupaten Lumajang terus berlanjut melalui kerja sama erat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, relawan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Seluruh langkah ini menjadi wujud hadirnya negara dalam memastikan keselamatan, ketenangan, dan pemulihan warga di masa darurat.Dansatbrimob Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H., melaporkan bahwa sejak Sabtu dini hari, 22 November 2025, satu Satuan Setingkat Kompi (36 personel) Satbrimob yang dipimpin Danyon B Pelopor Kompol Toni Agus Salim, S.H., M.M., telah bergerak mendukung pemulihan warga di Kecamatan Pronojiwo. Kegiatan dimulai sejak pukul 04.30 WIB melalui pengoperasian dapur lapangan Brimob yang setiap harinya memasak ratusan porsi makanan gratis bagi warga terdampak, para pengungsi, serta personel SAR di lapangan. Di tengah hawa dingin dan situasi darurat pasca erupsi, aroma masakan dari tenda Brimob menjadi penanda hadirnya harapan, sekaligus titik hangat yang mempererat kebersamaan.Memasuki pagi hari, personel melaksanakan pengecekan kesiapan dan pembagian tugas yang dipimpin AKBP Toni Agus Salim untuk memastikan seluruh operasi berjalan aman, terkoordinasi, dan penuh empati. Setelah itu, personel langsung diterjunkan membantu membersihkan rumah-rumah warga dari abu vulkanik dan material erupsi. Banyak warga yang merasa tidak lagi memiliki tenaga untuk memulai pemulihan, sehingga kehadiran Brimob yang turut mengangkat barang-barang rumah tangga, membersihkan permukiman, dan memindahkan barang penting menuju hunian tetap menjadi bentuk pertolongan nyata yang sangat dirasakan masyarakat.Pada pukul 09.00 WIB, upaya pemulihan psikososial diwujudkan melalui kegiatan trauma healing di SDN 04 Pronojiwo yang dipimpin Bripka Arif bersama dua personel lainnya. Melalui permainan edukatif, aktivitas kreatif, dan pendampingan emosional, anak-anak diarahkan untuk kembali merasa aman dan mampu melepaskan ketegangan pasca bencana. Di tengah tawa yang mulai kembali terdengar, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemulihan bukan hanya soal membenahi bangunan, tetapi juga memulihkan hati dan rasa aman para korban, terutama anak-anak.Pada pukul 11.00 WIB, Pos Dapur Lapangan Brimob di Desa Supit Urang menerima kunjungan utusan Presiden Republik Indonesia yang meninjau langsung kesiapan logistik, pelayanan dapur lapangan, dan pendampingan warga terdampak yang dilakukan Brimob. Kehadiran pemerintah pusat tersebut memperkuat koordinasi nasional dalam penanganan bencana Semeru dan memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.Sehari sebelumnya, Jumat (21/11/2025), Polda Jawa Timur telah memberangkatkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Bantuan tersebut dilepas oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama Polda Jatim dari halaman Gedung Tribrata Mapolda Jatim. Dengan status Gunung Semeru yang berada pada Level IV (Awas), bantuan difokuskan untuk mendukung dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo yang menampung ratusan warga, termasuk kelompok rentan seperti balita, bayi, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta ibu menyusui. Bantuan yang dikirimkan meliputi kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, pakaian anak, serta 450 selimut untuk lansia dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja. Wakapolda Jatim menegaskan bahwa seluruh distribusi dilakukan secara humanis dan penuh empati karena para pengungsi masih berada dalam kondisi trauma.Polda Jawa Timur memastikan bahwa seluruh rangkaian bantuan kemanusiaan akan terus berlanjut hingga situasi benar-benar pulih. Upaya Brimob di lapangan mulai dari dapur umum, pembersihan rumah, hingga trauma healing merupakan bagian integral dari misi kemanusiaan Polri dalam menjaga keselamatan dan memulihkan warga Lumajang yang terdampak. Polri berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan penanganan Semeru secara cepat, transparan, dan responsif, sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat dalam situasi bencana. PNO-12 23 Nov 2025, 09:22 WIT
Kematian Armando Tamawiyu Picu Duka dan Kemarahan Keluarga di Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Kematian Armando Tamawiyu pada 22 November 2025 meninggalkan duka mendalam sekaligus kemarahan bagi pihak keluarga. Armando, yang mengalami sakit selama enam hari, sebelumnya telah diperiksa oleh tenaga medis di Puskesmas Manasari dan dinyatakan dalam kondisi baik, meskipun keluarga merasa gejalanya cukup mengkhawatirkan.Menurut penjelasan keluarga, kondisi Armando tidak menunjukkan perbaikan. Ayahnya, Rikardus Tamiwiyu, mengungkapkan kekecewaan karena permintaan rujukan ke RSUD tidak segera ditindaklanjuti. Dokter di puskesmas disebut menyampaikan bahwa tidak tersedia transportasi medis untuk mengantar pasien rujukan.Karena tidak mendapatkan fasilitas transportasi, keluarga mencari bensin dan menggunakan kendaraan sendiri. Upaya tersebut dilakukan dengan terburu-buru karena kondisi Armando terus menurun, sehingga keluarga memutuskan membawa pasien menuju Pomako menggunakan mobil pickup.Namun nasib berkata lain. Dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, Armando menghembuskan napas terakhirnya di atas kendaraan. Peristiwa itu menambah rasa terpukul bagi keluarga yang merasa upaya penanganan medis sebelumnya tidak dilakukan secara maksimal.“Kami sangat kesal dan sedih atas kematian anak kami,” ujar Rikardus dengan suara bergetar. Ia menegaskan bahwa keluarga merasa penanganan yang diberikan puskesmas tidak serius, sehingga menyebabkan keterlambatan penanganan yang seharusnya dapat menyelamatkan nyawa anaknya.Setibanya di Mimika, keluarga langsung menyampaikan protes dan menuntut kejelasan. Mereka merasa bahwa puskesmas telah lalai dalam memberikan pelayanan yang seharusnya. Keluarga menyatakan tidak dapat menerima kenyataan bahwa Armando dinyatakan baik-baik saja, namun beberapa jam kemudian meninggal dalam perjalanan.“Kami menuntut pertanggungjawaban atas kematian anak kami,” tegas Rikardus. Ia berharap ada evaluasi dan pembenahan nyata dalam sistem pelayanan kesehatan, khususnya di Puskesmas Manasari.Keluarga juga meminta agar kejadian tragis ini tidak terjadi lagi pada warga lainnya. Menurut mereka, fasilitas kesehatan harus mampu memberikan pelayanan maksimal, terutama dalam keadaan darurat yang membutuhkan rujukan cepat.Peristiwa ini menjadi sorotan bagi masyarakat setempat, karena menggambarkan masalah mendasar dalam akses layanan kesehatan di wilayah tersebut. Keluarga berharap kematian Armando menjadi perhatian serius agar pelayanan kesehatan di Mimika dapat ditingkatkan dan tidak ada lagi korban akibat keterlambatan penanganan. Penulis: HendrikEditor: GF 23 Nov 2025, 04:53 WIT
Tragedi Irene Sokoy: Kematian Ibu dan Bayinya Ungkap Darurat Pelayanan Kesehatan di Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura — Kematian tragis Irene Sokoy, seorang ibu hamil yang ditolak oleh empat rumah sakit di Jayapura, telah mengguncang hati masyarakat Papua. Bayi yang dikandungnya juga tidak dapat diselamatkan, menjadikan insiden ini sebagai salah satu tragedi kemanusiaan paling memilukan di Papua pada tahun 2025.Menurut keterangan keluarga, Irene mengalami kondisi darurat ketika sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit. Namun nasib nahas menimpanya: fasilitas kesehatan yang didatangi tidak dapat menerimanya karena berbagai alasan, hingga akhirnya waktu kritis itu merenggut nyawa keduanya.Ivan, adik kandung Irene, menjadi saksi langsung bagaimana kondisi sang kakak terus memburuk. Ia menceritakan bahwa Irene menunjukkan gejala sesak dan gelisah sesaat sebelum tak sadarkan diri. “Itu kakak sudah memang rasa gelisah. Panas itu di dada saja… sesak,” ujar Ivan dengan suara bergetar mengenang kejadian itu.Dalam perjalanan mencari pertolongan, Irene disebut sempat bersandar pada sang adik karena kesulitan bernapas. Tak lama setelah itu, Irene kehilangan kesadaran. “Kakak jatuh di dada saya,” ungkap Ivan, menggambarkan detik-detik terakhir sebelum kakaknya menghembuskan napas terakhir.Lima hari setelah tragedi itu, Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus duka mendalam atas wafatnya Irene dan bayinya. Kehadiran Gubernur sekaligus menjadi momen refleksi bagi pemerintah terkait kondisi pelayanan kesehatan yang menjadi sorotan publik.Dalam pernyataannya, Gubernur Fakhiri mengakui buruknya sistem layanan kesehatan di Papua. “Tuhan punya cara untuk membukakan mata kami pemerintah bahwa inilah bobrok pelayanan kesehatan di Provinsi Papua,” tegasnya, menandai bahwa kasus ini tidak boleh diabaikan.Tragedi ini telah memicu diskusi luas mengenai tanggung jawab negara dalam memastikan akses kesehatan yang layak dan respons cepat terhadap warga dalam kondisi darurat. Masyarakat menilai insiden ini bukan sekadar kecelakaan tragis, tetapi hasil dari persoalan struktural yang sudah lama terjadi.Sejumlah pihak, termasuk tokoh masyarakat dan aktivis kemanusiaan, mendesak agar pemerintah mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sistem rujukan, meningkatkan kapasitas rumah sakit, dan memastikan tidak ada lagi warga Papua yang kehilangan nyawa akibat penolakan layanan medis.Kematian Irene dan bayinya menjadi cermin dari masih lemahnya koordinasi pelayanan kesehatan di daerah. Tragedi ini diharapkan menjadi titik balik bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk sepenuhnya membenahi sistem kesehatan Papua.Kasus memilukan ini juga menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar fasilitas, tetapi hak dasar manusia yang wajib dipenuhi negara tanpa kecuali. Masyarakat berharap tidak ada lagi keluarga yang harus merasakan duka sedalam yang dialami keluarga Sokoy. Penulis: HendrikEditor: GF 23 Nov 2025, 04:44 WIT
DLH Mimika Luncurkan Kios Sampah Inauga, Ubah Paradigma Pengelolaan Sampah Papuanewsonline.com, Mimika - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika memperkenalkan inovasi baru dalam pengelolaan sampah dengan meresmikan kios sampah di Kelurahan Inauga, (21/11/2025). Langkah ini bertujuan mengubah pola pengelolaan sampah dari sistem konvensional kumpul-angkut-buang menjadi pilah-kumpul-tabung, yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, Jeffry Deda, menjelaskan bahwa kios sampah ini memiliki mekanisme yang berbeda dengan bank sampah yang sebelumnya telah diluncurkan. Di kios sampah, masyarakat memilah, mengangkut, dan menimbang sampah, kemudian menukarkannya dengan sembako seperti telur, minyak goreng, gula, dan mie instan."Peluncuran Kios Bank Sampah Inauga bukan hanya seremonial, tetapi merupakan perubahan perilaku besar dalam pengelolaan sampah," ujar Jeffry Deda. Ia mengungkapkan bahwa produksi sampah di wilayah Mimika telah mencapai 100 ton per hari, sementara kapasitas lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka semakin terbatas.Untuk mempermudah masyarakat, DLH juga telah menyiapkan Aplikasi Kios Sampah yang dapat diunduh di Play Store. Aplikasi ini memungkinkan warga untuk menjual sampah dengan layanan penjemputan oleh petugas, atau mengantarkannya langsung ke Kios Bank Sampah Inauga. Asisten 1 Setda Mimika, Ananias Faot, berharap program kios sampah ini dapat berjalan berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. "Hari ini kita launching, harus jalan. DLH dan Kelurahan ini, memastikan dan mengawal program ini," tegasnya.  Penulis: Jid Editor: GF 22 Nov 2025, 13:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT