logo-website
Minggu, 10 Mei 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
AI Ignition Road to Timika, Dorong Kompetensi Generasi Muda Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah daerah Kabupaten Mimika mendukung kegiatan Artificial Intelligence Training: AI Ignition Road to Timika yang diselenggarakan pada Kamis, 30 April 2026. Pemerintah daerah mendukung kegiatan ini dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi era digital dengan tuntutan ketepatan dan kompetensi tinggi.Sambutan Bupati Mimika yang diwakili Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Pemerintah daerah menginginkan adanya hasil nyata dari setiap peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.“Pelatihan ini harus menghasilkan output yang jelas. Setiap peserta diharapkan mampu menunjukkan peningkatan kompetensi, baik melalui karya, gagasan, maupun pemahaman yang dapat langsung diterapkan dalam tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menekankan bahwa implementasi pasca pelatihan menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini. Ilmu yang diperoleh peserta diharapkan tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti inovasi pelayanan publik, peningkatan kinerja organisasi, serta pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dalam mendukung pembangunan daerah.Selain itu, penggunaan teknologi juga harus dibarengi dengan etika dan tanggung jawab. Kemajuan teknologi, menurutnya, harus sejalan dengan integritas agar tidak disalahgunakan.“Gunakan AI untuk hal-hal yang produktif, bermanfaat, serta tidak melanggar norma dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.Pemerintah daerah juga menaruh harapan besar kepada para peserta sebagai generasi yang akan menentukan arah kemajuan Mimika ke depan. Para peserta diminta memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal dan membuktikan bahwa pelatihan tersebut mampu memberikan dampak nyata.Dalam kesempatan itu, pemerintah turut menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan ini dinilai menjadi momentum penting, terlebih karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di Papua.Kegiatan ini juga diharapkan menjadi peluang berharga, khususnya bagi generasi muda dan pelajar, untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi informasi.Di akhir sambutannya, pemerintah berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik, memahami setiap materi yang diberikan, serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia kerja. Penulis: Bim Editor: GF 30 Apr 2026, 19:39 WIT
Pelatihan AI di Mimika Jadi Langkah Awal Transformasi Digital Papua Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika menyatakan komitmennya dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis teknologi digital melalui dukungan terhadap penyelenggaraan pelatihan Artificial Intelligence (AI) Ignition Road to Timika. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers usai pembukaan kegiatan pada Kamis (30/4/2026).Perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika, Asisten I Setda Ananias Faot, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan yang menyasar generasi muda dan pelaku usaha di daerah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkenalkan teknologi AI kepada masyarakat.“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Pelatihan ini sangat bermanfaat sebagai pintu masuk bagi masyarakat untuk memahami teknologi digital. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan serupa ke depan,” ujarnya.Sementara itu, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi multipihak, melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, PT Freeport Indonesia, serta mitra internasional.Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong transformasi pembangunan di Papua, mengingat keterbatasan yang dimiliki pemerintah.“Kegiatan ini bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan Papua yang cerdas, sehat, dan produktif. Kita tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional, tetapi harus menggunakan pendekatan dan metode baru,” jelasnya.Velix juga menjelaskan bahwa keberadaan Komite Eksekutif Papua merupakan amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Nomor 2 Tahun 2021, yang berfungsi mengoordinasikan dan menyinergikan program pembangunan di Papua, sekaligus menghindari ego sektoral antar lembaga.“Kami menggerakkan dua sayap, yakni percepatan pembangunan nasional dan penguatan otonomi khusus di Papua, agar program dan pendanaan dapat berjalan selaras,” tambahnya.Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan bahwa peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat internasional dari Google sebagai nilai tambah dalam meningkatkan kompetensi mereka di bidang teknologi.Perwakilan PT Freeport Indonesia, Yoshua Gombo, Ph.D, turut menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan SDM di Papua melalui berbagai program, termasuk pelatihan AI ini.“Kami percaya pembangunan Papua harus dilakukan secara kolaboratif. Pengembangan SDM menjadi sangat penting, terutama mengingat industri pertambangan memiliki masa operasi yang terbatas,” ujarnya.Ia menambahkan, pelatihan seperti ini diharapkan dapat mempersiapkan masyarakat agar memiliki kemampuan alternatif dalam mengembangkan potensi daerah di masa depan.“Ketika aktivitas tambang berakhir, masyarakat harus sudah siap dengan keterampilan lain. Karena itu, pelatihan AI menjadi sangat relevan untuk masa depan,” tutupnya.Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat transformasi digital di Papua, sekaligus membuka peluang baru bagi generasi muda untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi global. Penulis: Bim Editor: GF 30 Apr 2026, 19:34 WIT
Layanan KA Jarak Jauh Mulai Normal Bertahap, KAI Pastikan Hak Penumpang Tetap Terpenuhi Papuanewsonline.com, Bekasi - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) mulai dipersiapkan kembali normal secara bertahap mulai 30 April 2026. Langkah tersebut dilakukan setelah proses pemulihan operasional akibat insiden di wilayah Bekasi Timur terus berjalan dalam beberapa hari terakhir.Meski layanan mulai dipulihkan, KAI mengakui sejumlah perjalanan masih mengalami keterlambatan. Penyesuaian pola operasi dilakukan secara hati-hati guna memastikan aspek keselamatan dan kesiapan teknis tetap menjadi prioritas utama.Dalam keterangannya, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan proses pemulihan dilakukan secara bertahap agar operasional kereta kembali berjalan aman dan terkendali.“KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100% di luar bea pesan bagi pelanggan yang terdampak. Seluruh proses dapat diakses dengan mudah melalui berbagai kanal layanan,” ujar Anne Purba dalam siaran pers, Rabu (29/4/2026).KAI mencatat hingga pukul 17.00 WIB pada 29 April 2026, sebanyak 13.027 tiket KA Jarak Jauh yang terdampak insiden di Bekasi Timur telah berhasil dilakukan pengembalian atau refund kepada pelanggan.Kebijakan refund penuh tersebut diberikan bagi pelanggan yang membatalkan perjalanan akibat keterlambatan, penundaan lebih dari satu jam, perubahan rute perjalanan, maupun pelanggan yang memilih tidak menggunakan kereta pengganti atau moda lanjutan yang disiapkan perusahaan.Selain itu, pengembalian tiket juga berlaku untuk tiket pulang-pergi, tiket lanjutan atau connecting, termasuk layanan KAI Group yang berada dalam satu kode booking dan terdampak insiden operasional tersebut.Anne menjelaskan, pelanggan yang tetap melanjutkan perjalanan menggunakan kereta pengganti dengan kelas yang sama ataupun lebih tinggi tidak akan dikenakan biaya tambahan. Jika perjalanan tidak dapat dilanjutkan hingga stasiun tujuan, KAI juga menyiapkan moda transportasi lanjutan.“Apabila perjalanan tidak dapat dilanjutkan hingga stasiun tujuan, KAI mengupayakan moda lanjutan, dan pengembalian tiket tetap diberikan secara penuh,” katanya.Untuk mempermudah proses pengembalian dana, KAI membuka sejumlah kanal layanan refund. Pelanggan dapat melakukan pembatalan langsung di loket stasiun dengan menunjukkan boarding pass atau e-boarding, maupun melalui Contact Center 121 dan aplikasi Access by KAI.Perusahaan juga memastikan proses pencairan dana dilakukan maksimal 1 x 24 jam setelah pembatalan diverifikasi. Batas waktu pengajuan refund diberikan hingga tujuh hari sejak jadwal keberangkatan.Di tengah proses normalisasi layanan, KAI turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan pascainsiden di Bekasi Timur.“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Dalam proses pemulihan ini, kami memohon pengertian apabila perjalanan masih mengalami kelambatan, dan kami terus berupaya memastikan layanan kembali berjalan dengan baik serta hak pelanggan tetap terpenuhi,” tutup Anne.KAI memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan operasional melalui kanal resmi perusahaan, termasuk Contact Center KAI 121 dan media informasi lainnya. (GF) 30 Apr 2026, 15:33 WIT
ASN Komcad Digembleng di Brigif 1 Marinir, Menhan Tekankan Semangat Bela Negara Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta, Rabu (29/4/2026), untuk meninjau pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) kementerian dan lembaga.Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat semangat bela negara di kalangan ASN. Sebanyak 280 peserta dari 16 kementerian dan lembaga saat ini tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan Komcad yang dipusatkan di Brigif 1 Marinir.Peserta berasal dari berbagai instansi strategis, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Koperasi, Kementerian Pariwisata, hingga Kementerian Kehutanan.Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menhan menyaksikan secara langsung demonstrasi keterampilan yang ditampilkan para peserta. Demonstrasi meliputi peragaan baris-berbaris (PBB) hingga simulasi penanganan huru hara yang memperlihatkan peningkatan disiplin dan kekompakan para peserta selama mengikuti pelatihan.Dalam arahannya, Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pendidikan Komcad bagi ASN bukan untuk menjadikan aparatur negara bersifat militeristik. Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan membentuk karakter kebangsaan yang kuat dan meningkatkan kualitas pengabdian ASN kepada negara.“ASN yang mendapatkan pembekalan sebagai Komcad diharapkan mampu menjadi kekuatan penguat bagi Komponen Utama, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI),” tegas Menhan di hadapan peserta pelatihan.Ia juga menekankan bahwa kementerian dan lembaga merupakan pilar strategis dalam memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, ASN dinilai perlu memiliki mentalitas bela negara yang dilandasi nilai nasionalisme, patriotisme, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik.“Pendidikan Komcad ini bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik, melainkan untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kuat, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian,” ujar Sjafrie.Menurut Menhan, nilai-nilai tersebut tidak dapat terbentuk secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, komitmen, dan kesungguhan dari setiap peserta selama mengikuti pendidikan dan latihan.Sjafrie juga mengapresiasi perkembangan peserta selama menjalani pelatihan. Ia menilai terdapat perubahan positif terutama pada aspek kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan yang semakin terlihat di lingkungan pendidikan Komcad.Selain itu, Menhan menilai keberagaman latar belakang peserta dari berbagai kementerian dan lembaga menjadi simbol nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan tersebut justru dinilai memperkuat persatuan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.Dalam kesempatan itu, Menhan kembali mengingatkan pentingnya integritas dan tanggung jawab ASN kepada masyarakat. Ia menegaskan seluruh fasilitas negara, termasuk pelatihan yang dijalani peserta, bersumber dari rakyat sehingga harus dibalas dengan pengabdian terbaik.“Seluruh fasilitas, termasuk pelatihan yang dijalani, bersumber dari rakyat. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” katanya.Menhan berharap seluruh peserta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing setelah menyelesaikan pelatihan. ASN Komcad diharapkan memiliki disiplin tinggi, integritas kuat, serta mampu mendukung penguatan bela negara di setiap instansi pemerintah. Di akhir kegiatan, Sjafrie menyampaikan apresiasi kepada jajaran Korps Marinir yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia menilai profesionalisme para pelatih dan penyelenggara menjadi faktor penting keberhasilan Latsarmil Komcad ASN tahun ini. (GF) 30 Apr 2026, 15:24 WIT
Sd Negeri Inauga Sempan Barat Menyongsong Hardiknas 2026 Dengan Lomba Ekskul Papuanewsonline.com, Timika — Menyongsong Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026, SD Negeri Inauga Sempan Barat menggelar berbagai perlombaan ekstrakurikuler yang melibatkan dewan guru, orang tua murid, dan siswa.Kepala sekolah SD Negeri Inauga Sempan Barat, Ibu Diana Domakubun, S.Pd., M.Pd., mengatakan lomba-lomba tersebut merupakan kegiatan ekskul yang selama ini dilaksanakan di sekolah. “Tiap tahun memang sekolah kami mengadakan perlombaan. Dan yang perlu dilombakan itu adalah kegiatan ekskul yang selama ini mereka ikuti,” ujar Ibu Diana Domakubun, pada media Papuanewsonline,com saat di di wawancarai Dalam menyongsong Hardiknas tahun ini, sekolah mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semua, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Menurut ibu Diana Domakubun, lomba ekskul digelar untuk membangkitkan semangat, minat, dan bakat siswa sesuai tema tersebut.“Supaya betul-betul membangkitkan semangat, minat, dan bakatnya sesuai dengan tema Hari Pendidikan Nasional tahun 2026,” katanya.Ia menyebut partisipasi siswa dalam menyongsong Hardiknas kali ini cukup tinggi. “Jadi partisipasinya itu mereka semangat, aktif, ikut serta dalam kegiatan perlombaan ini untuk menumbuhkembangkan minat dan bakat yang selama ini ada dalam diri siswa itu sendiri,” jelas Domakubun.Kegiatan menyongsong Hardiknas 2026 di SD Negeri Inauga Sempan Barat tidak hanya diikuti siswa, tetapi juga dimeriahkan oleh dewan guru dan orang tua murid. Penulis: Hendrik Editor: GF 30 Apr 2026, 15:19 WIT
Pemerintah Pastikan Negara Hadir untuk Korban Insiden KA Bekasi Timur Papuanewsonline.com, Bekasi — Pemerintah memastikan komitmennya untuk memberikan penanganan maksimal terhadap korban insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur. Dukungan tidak hanya difokuskan pada proses evakuasi dan perawatan korban, tetapi juga pendampingan bagi keluarga yang terdampak.Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat melakukan peninjauan kesiapan operasional Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026). Dalam kesempatan itu, Menhub menegaskan bahwa keselamatan dan penanganan korban menjadi prioritas utama pemerintah bersama seluruh pihak terkait.“Kami turut berduka cita kepada seluruh keluarga korban. Pemerintah memastikan tidak akan lepas tangan dalam penanganan ini, baik dari sisi perawatan di rumah sakit maupun dukungan melalui mekanisme asuransi,” ujar Menhub Dudy.Menurutnya, pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat dan tepat. Pendataan korban hingga penyaluran bantuan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.Menhub menjelaskan, PT Jasa Raharja sejak hari pertama telah dilibatkan dalam proses identifikasi dan pendataan korban kecelakaan. Seluruh mekanisme santunan akan diproses sesuai aturan yang berlaku agar keluarga korban dapat segera menerima haknya.“Sejak hari pertama, Jasa Raharja telah terlibat dalam proses identifikasi dan pendataan korban. Untuk mekanisme santunan, akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.Usai melakukan peninjauan di Bekasi Timur, Menhub Dudy turut melakukan uji coba jalur menggunakan kereta rel listrik (KRL) menuju Stasiun Cikarang. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengecekan kesiapan operasional jalur yang sebelumnya terdampak insiden kecelakaan.Setibanya di Cikarang, Menhub melanjutkan agenda dengan mendatangi rumah salah satu korban meninggal dunia bernama Nurlaela. Dalam suasana penuh duka, Menhub menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga dan memastikan pemerintah hadir dalam proses pemulihan keluarga korban.Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin yang turut mendampingi dalam kunjungan tersebut juga menyampaikan rasa duka cita mendalam. PT KAI, kata Bobby, memberikan santunan serta dukungan pendidikan bagi anak korban sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keluarga yang ditinggalkan.“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Sebagai bentuk kepedulian, kami juga memberikan santunan serta beasiswa kepada putra dari salah satu korban,” ujar Bobby. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono bersama jajaran terkait lainnya. Pemerintah berharap seluruh proses penanganan korban dan pemulihan operasional transportasi dapat berjalan lancar sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali normal. (GF) 30 Apr 2026, 15:13 WIT
Musorkablub KONI Mimika Dipersoalkan, Simon Kasamol Nilai Tidak Sesuai AD/ART Papuanewsonline.com, Mimika – Polemik pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Mimika mulai mencuat setelah Ketua Harian dan Sekretaris Umum KONI Mimika Periode 2023-2027, Simon Kasamol, S.H., menyampaikan penolakan terhadap agenda tersebut.Penolakan itu disampaikan Simon setelah dirinya menerima surat pemberitahuan dari pihak karateker KONI Kabupaten Mimika terkait pelaksanaan Musorkablub yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026.Dalam keterangannya, Simon mempertanyakan dasar hukum pelaksanaan Musorkablub, termasuk alasan mendasar yang digunakan untuk menggelar forum luar biasa tersebut.“Alasan-alasan mendasar diadakannya Musorkablub antara lain terjadinya kevakuman organisasi, kepengurusan melanggar AD/ART organisasi, dan ketua umum berhalangan tetap. Apakah ketiga poin di atas benar terjadi dan dialami kepengurusan kami KONI Kabupaten Mimika Periode 2023-2027?” ujarnya.Ia menegaskan, hingga saat ini kepengurusan KONI Mimika yang dipimpin berdasarkan SK Tahun 2023 masih aktif dan tidak mengalami kevakuman organisasi sebagaimana yang disebutkan.“Sampai hari ini kepengurusan kami SK 01 Tahun 2023 masih ada dan tidak vakum alias tidak sesuai fakta peristiiwa ketiga poin di atas,” katanya.Simon juga menyoroti mekanisme organisasi yang menurutnya harus tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI. Menurutnya, pemilihan ketua umum secara normatif dilakukan setiap empat tahun melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab), bukan melalui Musorkablub tanpa alasan yang jelas.“Secara normatif pemilihan ketua umum dilakukan empat tahun sekali sesuai AD/ART KONI melalui Muskab. Lalu pelaksanaan Musorkablub apa dasar hukumnya?” tegasnya.Selain itu, ia mempertanyakan legalitas penunjukan karateker KONI Mimika yang dinilai belum dapat dibuktikan secara otentik kepada seluruh pengurus resmi organisasi.“Apakah ditunjuknya dan atau terbitnya SK karateker dapat dibuktikan secara otentik sehingga menilai secara sepihak kepengurusan KONI Kabupaten Mimika Periode 2023-2027 layak untuk didemisioner sesuai dengan AD/ART KONI,” ujarnya lagi.Simon menilai persoalan tersebut bukan sekadar soal kekuasaan dalam organisasi, melainkan menyangkut aturan dan tata kelola organisasi yang harus dijalankan secara benar dan profesional.“Ini bukan soal asal bapak senang, ini bukan soal kekuasaan dan asal suka-suka. Ini soal normatif yang wajib hukumnya untuk diterapkan, bukan sebaliknya,” katanya.Ia juga menegaskan, apabila pihak karateker dan panitia Musorkablub tidak mampu membuktikan secara lengkap dasar pelaksanaan forum tersebut, maka agenda Musorkablub dianggap tidak sesuai dengan aturan organisasi dan berpotensi batal demi hukum.“Jika saudara sebagai karateker beserta jajaran panitia Musorkablub tidak bisa membuktikan secara kompleks ketiga alasan tersebut, maka dapat dipastikan agenda kegiatan Musorkablub yang diadakan nantinya tidak sesuai dengan AD/ART KONI, tidak berdasar hukum dan sudah sepatutnya dinyatakan batal demi hukum,” tegas Simon.Atas dasar itu, Simon menyatakan dirinya tidak bersedia menghadiri agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban dalam kegiatan Musorkablub yang dijadwalkan berlangsung awal Mei mendatang.“Sudah sepatutnya saya tidak bersedia hadir menyampaikan laporan pertanggungjawaban sesuai surat pemberitahuan yang pelaksanaannya pada Jumat 1 Mei 2026 dalam acara kegiatan Musorkablub,” ujarnya.Di akhir pernyataannya, Simon menyebut tanggapan yang ia sampaikan merupakan bentuk edukasi organisasi agar seluruh pihak dapat menjalankan roda organisasi sesuai aturan dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari. “Demikian penjelasan dan pernyataan sikap yang dapat kami sampaikan sebagai bentuk edukasi kepada kita semua sehingga tidak rancu dalam menjalankan roda organisasi,” tutupnya. (GF) 30 Apr 2026, 15:10 WIT
DAD dan Korem 173/PVB Perkuat Ketahanan Pangan di Papua Tengah, Dorong Pangan Lokal dalam MBG Papuanewsonline.com, Papua Tengah — Dewan Adat Daerah (DAD) bersama Korem 173/Praja Vira Braja memperkuat sinergi dalam mendorong program ketahanan pangan di Papua Tengah. Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis atau MBG, dengan menekankan keterlibatan Orang Asli Papua dalam penyediaan dan pengembangan pangan lokal.Kasi Logistik Korem 173/PVB, Kolonel Arh Kurniawan Fitriana, mengatakan bahwa pangan lokal Papua memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan gizi masyarakat, sekaligus memperkuat ekonomi warga setempat.“Pelibatan masyarakat lokal, khususnya Orang Asli Papua, menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pelaksanaan program MBG di Papua Tengah,” ujar Kolonel Arh Kurniawan Fitriana.Menurutnya, program ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat adat, petani lokal, serta mama-mama Papua yang berperan dalam pengolahan dan penyediaan makanan.Dalam kesempatan tersebut, pihak Korem 173/PVB, Kolonel Arh Kurniawan Fitriana, dan DAD turut menerima penghargaan adat dari salah satu mama Papua pemilik dapur. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pengangkatan pangan lokal dan keterlibatan masyarakat Papua dalam program tersebut.Sinergi antara lembaga adat, TNI, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan dan MBG di Papua Tengah agar berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, serta berpihak pada potensi lokal daerah. Penulis: JIS Editor: GF 30 Apr 2026, 15:05 WIT
Longsor Lumpuhkan Waa-Banti, Warga Desak Solusi Nyata dan Kehidupan Layak Papuanewsonline.com, Mimika — Bencana longsor yang melanda Kampung Waa-Banti, Kabupaten Mimika, mengakibatkan lumpuhnya seluruh aktivitas masyarakat setempat. Akses jalan utama yang selama ini menjadi jalur vital kini terputus total, sehingga warga kesulitan memperoleh kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman.Menanggapi kondisi tersebut, Natalis Bugaleng menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus apresiasi terhadap langkah cepat yang telah dilakukan sejumlah pihak. “Kami sangat mengapresiasi tim kerja dari PTFI dan Pemerintah Daerah yang sudah langsung turun lapangan menyikapi situasi longsor yang terjadi di lembah Waa-Banti,” ujarnya.Meski demikian, ia menilai penanganan yang dilakukan harus lebih komprehensif dan berkelanjutan. “Kami berharap agar PTFI dan Pemerintah Daerah lebih serius melihat persoalan ini, untuk membenahi jalan, jembatan dan akses lainnya yang rusak,” tegasnya.Menurutnya, persoalan utama tidak hanya terletak pada longsor yang terjadi saat ini, tetapi juga pada kondisi geografis jalur utama yang dinilai tidak lagi layak. “Adapun jalan utama yang menjadi akses bagi masyarakat setempat adalah tempat yang sudah tidak layak untuk dibangun jalan utama, mengingat di tempat-tempat tersebut lereng jurang dan bekas aliran kali, sudah sering terjadi longsor dan jalan putus,” jelasnya.Ia pun mendorong adanya kajian teknis yang lebih mendalam sebelum pembangunan kembali dilakukan. “Di sarankan kepada tim kerja dan tim ahli PTFI agar mengkaji tempat-tempat tersebut layak untuk bangun jalan dan jembatan atau tidak,” tambahnya.Di luar persoalan infrastruktur, Natalis juga menyoroti kondisi lingkungan yang dinilai menjadi beban berat bagi masyarakat. “Terlepas dari situasi tersebut, persoalan besar yang sedang dialami oleh masyarakat setempat adalah mereka hidup dalam lingkungan yang penuh dengan limbah PTFI seperti rumah dibangun di pinggir kali limbah perusahaan, tempat berkebun, tempat dusun semuanya sudah kena limbah habis,” ungkapnya.Kondisi tersebut, lanjutnya, berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat yang semakin memprihatinkan. “Sehingga kehidupan masyarakat setempat sangat di prihatinkan, itu persoalan besar bagi PTFI dan pemerintah untuk memberikan kehidupan yang layak bagi warga masyarakat di kampung Waa-Banti,” katanya.Ia juga mempertanyakan komitmen perusahaan terhadap masyarakat lokal yang terdampak langsung aktivitas industri. “Pertanyaan besar bagi PTFI saat ini adalah, sudahkah PTFI memberikan yang terbaik untuk masyarakat Waa-Banti yang sudah menjadi korban permanen atas keberadaan PTFI di kampung Waa-Banti?” tegasnya.Sebagai bentuk harapan, Natalis menekankan pentingnya kesetaraan dalam pembangunan dan kesejahteraan. “Saran saya untuk PTFI bahwa kehidupan masyarakat Waa-Banti sudah seharusnya layak seperti keluarga besar karyawan PTFI dalam lingkungan area perusahaan,” ujarnya.Ia menutup dengan kritik tajam terhadap ketimpangan yang dirasakan masyarakat. “Masyarakatnya di abaikan dan alamnya di keruk habis-habisan itu sama dengan mengabaikan MoU awal (kehidupan yang setara),” pungkasnya.Situasi di Waa-Banti saat ini menjadi pengingat penting bahwa pembangunan tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut keselamatan, keberlanjutan lingkungan, dan keadilan sosial bagi masyarakat lokal yang terdampak langsung. Emas mereka, luka kami (GF) 29 Apr 2026, 19:04 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT