logo-website
Sabtu, 08 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Captain Philips Marthen Pilot Susi Air Asal Selandia Baru Belum Juga Ditemukan TNI/Polri Papuanewsonline.com, Jayapura - Pilot asal Selandia Baru yang bekerja untuk maskapai penerbangan Susi Air, Captain Philips Marthen hingga kini belum juga ditemukan, pascah pesawatnya Susi Air dibakar kelompok KKB Pimpinan Egianus Kogoya di Nduga.Belum ditemukanya Pilot Susi Air ini, dibenarkan Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI Muhamad Saleh Mustafa, didampingi Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S. Saat memberikan keterangan kepada awak media di Timika, Jumat (10/2/2023).Pangdam sampaikan pasca pembakaran Pesawat Susi Air, TNI/Polri berhasil mengefakuasi 18 masyarakat pekerja pembangunan puskesmas di Paro Distrik Mapenduma Kab. Nduga dari Kenyam ke Timika.“Terkait dengan pesawat susi air terbakar berkembang isu adanya ancaman dari Kelompok Egianus Kogoya kepada para pekerja pembangunan puskesmas yang mana ke 15 orang di tambah 3 orang penunjuk jalan sudah dievakuasi dalam keadaan selamat, namun Pilot masih belum kami ketahui keberadaannya dan kami terus melakukan pencarian sesuai kondisi yang ada di lapangan,” kata pangdam.Pangdam menegaskan, TNI-Polri dalam penanganan tidak menduga duga tetapi berdasarkan fakta di lapangan.“Jadi tidak ada penyanderaan yang ada adalah kita masih mencari oknum pilot tersebut apakah di amankan oleh kelompok Egianus Kogoya ataupun simpatisannya,” Jelasnya.Kata Pangdam, mulai banyak isu-isu hoax  yang sengaja  beredar bahwa TNI-Polri akan melakukan operasi militer dengan upaya-upaya paksa maupun tindakan-tindakan kekerasan seperti bom di Paro. “Ini tidak benar alias hoax, yang benar bahwa masyakarat melakukan eksodus ke Kenyam karena ulah dari KKB Kelompok Egianus Kogoya. Tadi malam Pak Bupati Nduga meminta kami untuk membantu warganya dalam melakukan eksodus, dan tadi pagi kami sudah melakukan operasi penyelamatan dengan prioritas ibu-ibu hamil anak-anak maupun orang tua.  Sementara 25 orang sudah kami bantu dan sudah berada di Kenyam,  sedang di tangani pihak medis TNI-Polri,” tegas Pangdam.Sejauh ini, kata Pangdam XVII Cendrawasih, upaya pertama yang dilakukan yaitu dibuka ruang dialog, namun jika tidak berhasil maka akan dilakukan operasi penegakan hukum terhadap kelompok KKB.Senada dengan hal tersebut Wakapolda Papua juga mengatakan pihaknya dalam hal ini TNI-Polri dalam proses operasi kemanusiaan yang tengah dilakukan, memprioritas ibu-ibu hamil, anak- anak maupun orang tua yang sudah renta.“Kami sudah berhasil mengevakusi sejumlah 25 orang masyarakat dengan rincian 12 orang dewasa (4 laki - laki dan 8 Perempuan) dan 13 anak - anak (10 laki - laki dan 3 perempuan), yang sementara ini sudah berada di Kenyam untuk didiberi tindakan medis,” ujar Wakapolda.Menapis isu yang beredar di masyarakat bahwa TNI dan Polri akan melakukan upaya kekerasan berupa bom, Wakapolda Papua Papua  dengan tegas mengatakan hal tersebut tidak benar.“Isu yang disampaikan oleh kelompok Egianus Kogoya itu tidak benar, yang kami lakukan disana hanya tindakan kemanusiaan dan tindakan penegakan Hukum,” Tandasnya.(Redaksi) 11 Feb 2023, 08:08 WIT
Rayakan Satu Abad NU di Mappi, Pj Bupati Gomar: Kontribusi NU Bagi Bangsa Ini Luar Biasa Papuanewsonline.com, Mappi- Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama dilaksanakan hampir di seluruh penjuru. Begitupun di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan.Peringatan hari lahir Organisasi keagamaan Islam yang berdiri pada 31 Januari 1926 itu digelar Kamis (9/2/2023) di GOR Kepi, Kabupaten Mappi.Peringatan Satu Abad NU di Kabupaten Mappi mengusung tema nasional “Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru” dan sub tema “NU Kabupaten Mappi Konsisten Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mappi dalam Mengisi Pembangunan”. Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si yang hadir  bersama warga Nahdliyin dan tamu undangan mengatakan, NU di Tahun 2023 telah memasuki usia 100 tahun sesuai perhitungan kalender Hijriyah. Itu berarti NU telah memasuki abad kedua, dimana di abad pertama NU telah melalui  begitu banyak dinamika positif  sehingga berhasil menjalankan organisasi sesuai dengan visi, misi dan tujuan, demi Umat dan bangsa."  Ini terbukti dari eksistensi NU, dan dikenal masyarakat sebagi sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia bahkan dunia, peran NU sangat besar bagi bangsa ini, kontribusi NU bagi bangsa ini sunggu luar biasah," ucap Pj Bupati Gomar.Sosok sederhana ini menuturkan, sejak awal berdirinya NU hingga saat ini,  kontribusi NU dalam pembangunan di Indonesia selalu terlihat dari waktu ke waktu."  NU berperan di berbagai bidang kehidupan sejak zaman perjuangan kemerdekaan sampai reformasi turut memberi andil dalam perjalanan bangsa Indonesia. Selain menjaga berlakunya ajaran Islam yang menganut paham Ahlusunnah Wal Jamah (Aswaja), NU juga bertujuan untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang berkeadilan demi kemaslahatan dan kesejahteraan umat dan juga demi terciptanya rahmat bagi semesta alam," Ungkapnya.Pj Bupati Gomar mengatakan, tema perayaan Satu Abad NU sejalan dengan program pembangunan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Mappi yang saat ini juga sedang mengusung tema ‘Mappi Bangkit, Mappi Bisa." Untuk mewujudkan hal ini, dibutuhkan sumber daya yang ulet, kerja nyata, penuh inovatif dan semangat yang tinggi serta tangguh dan adaptif terhadap perkembangan zaman," Terangnya.Pj Bupati yang dikenal sederhana ini,  mengajak  warga NU di Kabupaten Mappi agar terus menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Mappi sehingga turut serta terlibat dan mengambil bagian dalam pembangunan di Kabupeten Mappi."  Saran, masukan, kritikan dan tenaga dari NU  sangat kami perlukan dan hargai untuk kemajuan tanah Mappi,” Harap Pj Bupati. Lebih jauh Pj Bupati menerangkan, sebagai pemerintah, pihaknya juga menyadari bahwa untuk mewujudkan Mappi yang aman, damai dan sejahtera selain dibutuhkan manusia yang rajin dan inovatif,. Harus ada dasar terbentuknya manusia yang memiliki mental, spiritual yang baik." Saya sungguh mengharapkan peran dari tokoh-tokoh agama, tokoh organisasi, tokoh pemuda dan sebagainya, dalam membangun Kabupaten Mappi," Tandasnya.Dalam sambutanya, Pj Bupati Gomar berpesan kepada warga NU di Mappi, yakni yang Pertama, jangan pernah ingkari ikhtiar/usaha pendiri NU untuk selalu menjaga dan merawat semangat kebhinnekaan dan kebersatuan di tengah perbedaan dimanapun berada sekaligus sebagai tembok penjaga NKRI.Kedua, kehadiran warga Nahdliyin harus menjadi agen pembangunan serta berkontribusi nyata dalam pembangunan di Kabupaten Mappi.Ketiga, terus menerus meningkatkan kemampuan dan kompetensi kader Nahdliyin sebagai penerus tonggak estafet pembangunan di Mappi.  Keempat, menjaga sinergitas dengan pemerintah sebagai mitra kerja guna mengisi pembangunan di Mappi sebagai bagian dari ‘Merawat Jagad-Membangun Peradaban’. Kelima, hadirkan citra sesungguhnya Nahdlatul Ulama dalam bersikap, bertindak dan berkarya. “Kiranya di usia yang ke-100 tahun ini, Nahdlatul Ulama semakin maju, semakin berkembang, semakin moderat, semakin toleran dan semakin menunjukkan karyanya, bukan saja hanya di Indonesia tetapi terkhusus di Kabupaten Mappi,” jelasnya.Diakhir sambutannya, Pj Bupati Mappi mengutip kata bijak pendiri NU, KH M Hasyim Asy’ari sebagai renungan bersama yaitu “Agama dan nasionalisme adalah dua kutub yang berseberangan. Nasionalisme adalah bagian dari agama, keduanya saling menguatkan. (Redaksi) 09 Feb 2023, 22:22 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT