Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Yusril Ihza Mahendra Ingatkan Bahaya Sayembara Penangkapan Begal
Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyampaikan penilaiannya yang berbeda terkait kebijakan sayembara penangkapan pelaku kejahatan jalanan yang diluncurkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Menurutnya, pemberian imbalan uang berpotensi mendorong masyarakat bertindak melampaui aturan hukum, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit.“Kebijakan semacam ini sebaiknya tidak diterapkan. Hadiah sekadar Rp5 juta atau Rp10 juta saja sudah bisa memicu orang mengambil senjata tajam dan bertindak sendiri,” ujar Yusril di Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). Ia menegaskan penindakan kejahatan adalah ranah aparat penegak hukum; masyarakat boleh membantu jika mendesak, namun tidak boleh mengambil alih wewenang kepolisian.Kekhawatiran lainnya adalah risiko salah sasaran dan tindakan main hakim sendiri. Dugaan pelaku tetap harus melalui proses hukum yang sah sebelum dinyatakan bersalah. Yusril berharap Gubernur Jawa Barat mempertimbangkan kembali langkah tersebut agar tidak menimbulkan masalah baru yang lebih luas.Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengumumkan hadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil melumpuhkan dan menyerahkan pelaku kejahatan dalam keadaan hidup. Usai diumumkan, sudah ada tiga warga yang mengklaim berhasil menangkap terduga pelaku dan meminta janji hadiah ditepati, yang kemudian disambut apresiasi oleh Dedi. Pemerintah provinsi juga menyatakan terus memperkuat sinergi dengan kepolisian.Penulis: JidEditor: OF
26 Jul 2026, 18:28 WIT
Speedboat Tenggelam Di Teluk Tomini, 12 Penumpang Selamat, Nakhoda Masih Dalam Pencarian
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyampaikan perkembangan penanganan insiden tenggelamnya speedboat SB. Mister Un di perairan Teluk Tomini, Gorontalo. Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Una-Una menuju Marisa pada Jumat (24/7) pagi itu mengangkut 13 orang yang terdiri atas 11 warga negara asing dan dua awak kapal.Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud mengatakan hingga Sabtu (25/7) sore, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 12 orang dalam kondisi selamat. Sementara itu, satu orang yang merupakan nakhoda kapal bernama Ferdiansyah masih dinyatakan hilang dan terus dicari.Para korban selamat lebih dahulu dievakuasi ke Resort Sanctum Una-Una untuk mendapatkan penanganan awal. Setelah kondisi mereka stabil, seluruh korban kemudian dirujuk ke RSUD Ampana guna menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.Operasi pencarian terhadap nakhoda dilakukan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, serta sejumlah unsur terkait lainnya. Pencarian dipusatkan di sekitar lokasi kapal tenggelam dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan personel.Berdasarkan dugaan sementara, insiden tersebut dipicu kerusakan mesin yang kemudian diperparah oleh cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Teluk Tomini. Kondisi tersebut membuat kapal tidak mampu melanjutkan pelayaran hingga akhirnya tenggelam.Operasi penyelamatan sempat dihentikan pada Jumat malam karena cuaca yang dinilai membahayakan keselamatan petugas di lapangan. Setelah kondisi memungkinkan, pencarian kembali dilanjutkan sejak Sabtu pagi untuk memperluas area penyisiran.Untuk mendukung koordinasi penanganan insiden, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah mendirikan posko di UPP Kelas III Ampana. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan.Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut dan memastikan upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal. Muhammad Masyhud juga mengimbau seluruh operator pelayaran dan awak kapal agar selalu memastikan kelaikan kapal serta memantau informasi cuaca sebelum berlayar guna meminimalkan risiko kecelakaan di laut.Penulis: JidEditor: OF
26 Jul 2026, 18:23 WIT
Seorang Tukang Ojek Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika – Personel Polres Mimika bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di Jalan Poros SP 2–SP 5, Lorong Amungsa Indah, samping Jembatan Waker, Kelurahan Pasar Sentral, Sabtu (25/7/2026) dini hari. Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak memimpin langsung tim gabungan ke lokasi guna melakukan pengamanan, olah TKP, serta pengumpulan barang bukti.Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat korban berinisial S.K. (31) yang bekerja sebagai tukang ojek mengantar penumpang dari kawasan Caritas menuju lorong masuk gereja. Tiba-tiba motor korban terlihat jatuh, dan saksi yang menyaksikan kejadian itu sempat mendapat perlawanan dari penumpang yang diduga sebagai pelaku. Saksi akhirnya berhasil menyelamatkan diri dan segera melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.Tim gabungan melakukan penyisiran menyeluruh di sekitar lokasi dan menemukan sepeda motor serta dompet berisi identitas korban. Sekitar pukul 01.30 WIT, jasad korban ditemukan tergeletak di parit dengan sejumlah luka sabetan, meliputi bagian wajah, jari telunjuk kanan, bahu kanan, hingga lengan kiri. Tim Inafis kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Mimika untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.Kasubsi PIDM Sihumas Polres Mimika, Ipda Hempy Ona, menyatakan penyelidikan masih berjalan secara intensif untuk mengungkap motif serta identitas lengkap pelaku. Pihak kepolisian meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta mengimbau siapa pun yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.Penulis: JidEditor: OF
26 Jul 2026, 18:19 WIT
Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri di Area Tambang Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika – Satuan Reserse Kriminal Polres Mimika segera merespons laporan warga terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di kawasan pendulangan Jalan Tambang Mile 21, Sabtu (25/7/2026) pagi. Informasi diterima sekitar pukul 05.27 WIT, namun saat petugas tiba di lokasi, jenazah sudah dibawa ke RSUD Mimika untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.Korban teridentifikasi berinisial B.H. (37), warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai pendulang dan berdomisili tidak jauh dari lokasi kejadian. Pihak keluarga dan warga sekitar sempat terkejut dengan peristiwa yang menimpa korban yang dikenal tenang dan rajin bekerja.Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis, ditemukan bekas jeratan tali berupa simpul hidup di leher korban serta kondisi kaku mayat. Secara menyeluruh, tidak ditemukan tanda kekerasan fisik maupun bekas penganiayaan pada tubuh korban. Dari temuan tersebut, sementara kejadian ini disimpulkan sebagai dugaan tindakan mengakhiri hidup sendiri dengan cara gantung diri.Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan latar belakang dan penyebab yang mendasari peristiwa tersebut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak menyebarkan asumsi yang belum pasti kebenarannya, serta memberikan ruang bagi keluarga untuk berduka dengan tenang.Penulis: JidEditor: OF
26 Jul 2026, 18:16 WIT
Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Dinkes dan LAN Timika Gencarkan Kawasan Tanpa Rokok
Papuanewsonline.com, Mimika – Dinas Kesehatan Mimika bersama Lembaga Anti Narkotika Timika memanfaatkan momen Hari Tanpa Tembakau Sedunia untuk mengampanyekan bahaya rokok di acara Car Free Day Jalan Cenderawasih, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan meriah ini diisi senam bersama, penyuluhan kesehatan, serta pembagian hadiah guna menarik partisipasi luas masyarakat.Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular Dinkes Mimika, Feika Rande Ratu, menjelaskan kegiatan ini juga memperkuat sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 68 Tahun 2022 tentang Kawasan Tanpa Rokok. “Aturan ini bukan melarang merokok, melainkan menetapkan area yang harus bebas asap rokok. Jika sudah terpasang tanda KTR, maka di sana tidak boleh ada aktivitas merokok,” tegasnya. Aturan ini mencakup fasilitas kesehatan, sekolah, tempat ibadah, tempat kerja, dan kawasan perlindungan kelompok rentan.Penerapan aturan ini mulai menunjukkan hasil, seperti di bandara di mana perokok mulai mematuhi pembatasan. Duta Anti Rokok dari SMA Negeri 6 Mimika, Alfonsus Ligouri, mengingatkan rokok konvensional maupun vape sama-sama mengandung zat adiktif yang merusak kesehatan. “Banyak yang mengira vape lebih aman, padahal risikonya tak kalah berbahaya bagi tubuh dan lingkungan,” ujarnya.Ketua LAN Timika, Mawar Selvina Soplanit, mengapresiasi langkah Dinkes dan berharap para duta menjadi teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Peran mereka sangat penting untuk mengedukasi teman sebaya, mengingat bahaya rokok tidak hanya dirasakan perokok aktif, tetapi juga orang di sekitarnya.Penulis: JidEditor: OF
26 Jul 2026, 18:12 WIT
Perilaku Buang Sampah Sembarangan Jadi Sorotan, Warga Khawatir Aliran Sungai Picu Banjir
Papuanewsonline.com, Mimika – Tumpukan sampah yang makin menebal di sepanjang Kali Engkong, mulai dari belakang kawasan Arguni, pertokoan Citra hingga Seru Mekar, kini memicu kekhawatiran warga. Di tengah tanda-tanda datangnya musim hujan, saluran air yang tersumbat dikhawatirkan meluap dan menimbulkan banjir yang merugikan warga di sekitar Jalan Yos Sudarso. 25/7/26) Fadly, warga setempat, menyampaikan bahwa masalah ini bukan sekadar kurangnya petugas kebersihan, melainkan rendahnya kesadaran sebagian warga dan pelaku usaha yang masih membuang sampah langsung ke aliran sungai. “Saat hujan deras sampah terbawa arus, namun kembali menumpuk saat air surut. Tanpa perubahan kebiasaan, pembersihan saja tak akan menyelesaikan masalah,” ujarnya prihatin.Ia menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah tempat usaha di sekitar lokasi. Warga meminta pemerintah tidak hanya membersihkan saluran, tetapi juga memperketat pengawasan dan menindak tegas pelanggar. “Aturan sudah jelas, denda hingga Rp25 juta bagi yang buang sampah sembarangan. Penegakan hukum harus nyata agar orang jera,” tegasnya.Pemerintah Distrik Mimika Baru dan Dinas Lingkungan Hidup diharapkan segera bertindak menyeluruh: mulai dari pembersihan rutin, sosialisasi masif, hingga penegakan peraturan. “Perubahan perilaku adalah kunci utama. Jika kita abai, kitalah yang paling menderita saat banjir datang melanda rumah dan tempat usaha kita,” tambahnya mengingatkan.Penulis: JidEditor: OF
26 Jul 2026, 18:09 WIT
IFG Life Gandeng Bank Papua, Hadirkan Perlindungan Asuransi bagi Debitur KPR dan Kredit
Papuanewsonline.com, Jakarta – PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua). Kesepakatan ini ditandatangani pada Kamis (23/7/2026), dengan tujuan utama memberikan perlindungan asuransi jiwa bagi nasabah yang mengajukan Kredit Pemilikan Rumah maupun Kredit Multiguna.Melalui kemitraan ini, IFG Life siap menanggung sisa kewajiban pembayaran nasabah apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan selama masa perjanjian kredit berlangsung. Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen kedua belah pihak untuk menjamin keamanan finansial nasabah sekaligus melindungi aset yang telah diperjuangkan.Direktur Bisnis Individu sekaligus Direktur Bisnis Korporasi IFG Life, Fabiola Noralita, menyambut baik kerja sama ini. “Momen ini sangat bermakna sebagai wujud kehadiran perlindungan yang tepat sasaran bagi masyarakat Papua. Kemitraan ini melanjutkan sinergi yang sudah terjalin sebelumnya, kini diperluas untuk menjangkau kebutuhan perlindungan jiwa yang lebih lengkap,” ujarnya.Sebelumnya, kedua lembaga telah bekerja sama dalam program Pendanaan Hari Tua. Kini, perluasan kerja sama ke asuransi jiwa kredit diharapkan memberikan nilai tambah yang lebih komprehensif bagi nasabah. IFG Life sebagai bagian dari Indonesia Financial Group senantiasa berupaya menghadirkan solusi perlindungan yang terpercaya dan mudah diakses masyarakat.Penulis: JidEditor: OF
26 Jul 2026, 18:04 WIT
Kunjungi Keluarga Korban, Kapolres Mimika Tegaskan Komitmen Usut Tuntas Kasus Penusukan
Papuanewsonline.com, Mimika – Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak beserta jajaran pimpinan utama mendatangi RSUD Mimika pada Sabtu (25/7/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan penanganan kasus dugaan pembunuhan terhadap S.K. (31) berjalan secara profesional dan transparan. Insiden berdarah ini terjadi di Jalan Poros SP 2–SP 5 dan memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.Di hadapan keluarga, Kapolres menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. “Kami berkomitmen penuh mengungkap kasus ini sesuai aturan hukum yang berlaku. Percayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kami, dan kami harap dukungan masyarakat untuk memberikan informasi yang dimiliki,” ujar Alredo. Kehadiran beliau meredakan kekhawatiran keluarga yang sempat berencana melakukan aksi penyampaian aspirasi ke kantor polisi.Perwakilan keluarga sekaligus Ketua Kerukunan Suku Seram Bagian Timur, Ali Darlean, menyambut baik langkah kepolisian dan sepakat menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwajib. Ia mengimbau seluruh anggota komunitasnya untuk tetap tenang, tidak melakukan tindakan balasan, dan menjaga ketertiban umum demi keamanan bersama.Pihak medis menjelaskan hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban menderita luka berat dengan satu anak panah masih tertancap di tubuhnya. Saat ini jenazah sedang diproses secara medis dan forensik sebelum nantinya diterbangkan ke Kabupaten Seram Bagian Timur lewat rute Timika–Jayapura–Ambon untuk dimakamkan.Penulis: JidEditor: OF
26 Jul 2026, 18:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru