logo-website
Rabu, 08 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Buka Jambore Karhutla Riau 2025, Kapolri Ajak Masyarakat Jaga dan Lestarikan Lingkungan Papuanewsonline.com, Siak - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Inspektur upacara pembukaan Jambore Karhutla 2025 di Bumi Perkemahan Tahura Sultan Syarif Hasyim, Kabupaten Siak, Jumat (25/4/2025).Dalam amanatnya, Kapolri mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi dan seluruh Forkopimda Riau atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui pencegahan Karhutla.Sigit menjelaskan, Indonesia memiliki potensi kekayaan hutan yang sangat besar. Dengan luas mencapai 95,5 juta hektar, Indonesia menempati peringkat ke-8 sebagai negara dengan kawasan hutan terluas di dunia, dan berfungsi sebagai salah satu 'paru-paru dunia'."Namun di sisi lain, kondisi kawasan hutan yang luas juga memiliki tantangan serius, yaitu terjadinya deforestasi, yang salah satu penyebab utamanya adalah karhutla," kata Sigit.Sepanjang tahun 2024, luas hutan dan lahan yang terbakar di seluruh Indonesia mencapai 376 ribu hektar. Hal tersebut berdampak pada berbagai sendi kehidupan masyarakat, termasuk sektor ekonomi dan kesehatan.Khusus Provinsi Riau, telah menempati urutan ke-11 sebagai wilayah Karhutla terbesar dengan luas lahan terbakar mencapai 11 ribu hektar. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus, mengingat dampak asap yang ditimbulkan tidak hanya dirasakan di wilayah Provinsi Riau, melainkan dapat meluas ke Provinsi lain bahkan negara tetangga."Berdasarkan analisis BMKG, durasi musim kemarau tahun ini lebih pendek dari tahun sebelumnya dengan puncak musim kemarau pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2025," ujarnta.Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, tingkat kekeringan pada musim kemarau tahun ini relatif normal, karena fenomena iklim globalseperti El Nino dan Indian Ocean Dipole berada dalam fase netral sepanjang tahun 2025, sehingga tidak menyebabkan potensi terjadinya kekeringan ekstrim."Khusus di Provinsi Riau, potensi titik panas akibat kondisi cuaca yang kering dan rendahnya curah hujan, diprediksi mulai terjadi pada bulan Mei 2025 dan akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada bulan Juli 2025," ujarnya.Menanggapi hal tersebut, Pemprov Riau telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla mulai tanggal 1 April 2025 hingga 30 November 2025. Langkah proaktif ini, katanya, merupakan bagian dari upaya mitigasi dalam mengantisipasi potensi karhutlaseiring dengan karakteristik cuaca yang lebih kering dibandingkan hari lainnya.Dalam menghadapi situasi ini, Sigit mengingatkan penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta menerapkan strategi yang efektif dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla. PNO-12 26 Apr 2025, 18:42 WIT
Peduli Pendidikan Di Tanah Papua, Satgas Yonif 641/Bru Jadi Gadik Di SMAN 1 Bolakme Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Satgas Yonif 641/Bru yang bertugas mengamankan wilayah Papua, juga turut mengabdi dibidang pendidikan dengan membantu mengajar siswa-siswi SMAN 1 Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya , Papua pegunungan, (25/04/2025).Kepedulian Satgas Yonif 641/Bru diwujudkan dengan salah satunya adalah untuk membentuk generasi penerus bangsa di pedalaman Papua yang memang mengalami kekurangan tenaga pengajar adapun tujuan lain dalam mengajar tersebut dapat membantu meningkatkan motivasi dan memberikan wawasan.Mengingat pendidikan adalah instrumen yang sangat penting dan para anak-anak di Papua yang menghadapi berbagai keterbatasan dalam menimba ilmu pendidikan formal, sehingga kehadiran anggota Satgas ini dapat membantu pendistribusian mata pelajaran umum pada murid-murid di SMA.“Kami berharap semoga kehadiran anggota Satgas Yonif 641/Bru melalui Pos Bolakme untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam mencerdaskan anak-anak di wilayah Papua dan dapat meningkatkan motivasi belajar dalam mengikuti pelajaran di sekolah, sehingga apa yang dicita-citakan dapat tercapai.Seperti penekanan Danpos Lettu inf jhon Arthur Hamonangan sinaga bahwa seluruh personel Pos Bolakme Satgas Yonif 641/Bru harus selalu berbuat yang terbaik, tulus dan ikhlas kepada masyarakat di wilayah binaan pos Bolakme."Kami sangat bangga dan berterima kasih karena kehadiran Bapak-bapak TNI tidak hanya bertugas menjaga keutuhan NKRI di tanah Papua, tetapi juga membantu mencerdaskan generasi muda di Papua," ujar Kepala sekolah SMAN 1 Bolakme Odo Warius Komba Sp.MM. (50 th). PNO-12 25 Apr 2025, 18:55 WIT
Korpolairud Baharkam Polri Ungkap 72 Kasus Destructive Fishing Papuanewsonline.com, Jakarta - Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri berhasil mengungkap 72 kasus tindak pidana destructive fishing selama pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tahun 2025. Operasi yang berlangsung selama 60 hari, sejak 24 Februari hingga 24 Maret 2025 ini, menjerat 101 tersangka dan menyelamatkan potensi kerugian negara hingga Rp49 miliar.Kegiatan ini merupakan wujud konkret Polri dalam mendukung program ekonomi biru yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, sejalan dengan Asta Cita ke-2, yaitu mewujudkan kebijakan ekonomi biru yang selaras dan berkelanjutan.“Penindakan ini bukan semata-mata untuk penegakan hukum, tapi juga untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut serta mencegah kerugian negara dari hasil laut yang dieksploitasi secara ilegal,” ujar Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol. Idil Tabransyah, S.H., M.M. dalam konferensi pers nya, Jumat (25/4).Operasi ini melibatkan 6 Ditpolairud Polda prioritas (Jatim, NTB, NTT, Sulsel, Sulteng, dan Sultra) serta 29 Ditpolairud Polda imbangan, dengan lebih dari 45 kapal yang tergelar di wilayah-wilayah rawan.Jenis pelanggaran yang ditindak mencakup penggunaan bom ikan, alat tangkap terlarang, bahan kimia, dan alat setrum listrik. Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya adalah ratusan detonator, pupuk amonium nitrat, kapal nelayan, alat selam, hingga ribuan kilogram ikan hasil tangkapan ilegal.Brigjen Pol. Idil Tabransyah menegaskan, “Destructive fishing adalah ancaman nyata bagi masa depan laut kita. Melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif, kami ingin membangun efek jera agar praktik ini tidak terulang kembali.”Para pelaku dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dan Pasal 84 jo Pasal 85 UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup serta denda hingga Rp10 miliar.“Korpolairud akan terus bersinergi dengan seluruh jajaran di tingkat Mabes dan daerah demi menjaga laut kita dari kerusakan,” pungkas Brigjen Pol. Idil Tabransyah. PNO-12 25 Apr 2025, 18:49 WIT
Dirpolair Baharkam Polri Ungkap Kasus Penggelapan dan Pembunuhan di Kapal KM Poseidon 03 Papuanewsonline.com, Jakarta – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengungkap kasus penggelapan dan dugaan pembunuhan yang terjadi di kapal KM Poseidon 03. Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian materil ratusan juta rupiah serta dugaan hilangnya nyawa manusia di tengah laut.Kasus ini bermula saat pada 24 Maret 2024, nahkoda kapal WILSON AL 07, Sdr. Tupal Sianturi, menginformasikan bahwa dinamo jangkar kapal Poseidon 03 mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan untuk melakukan penarikan jangkar. Dua hari kemudian, kapal yang berada di wilayah fishing ground tersebut diketahui tidak lagi berada di lokasi penangkapan.Pengecekan posisi kapal melalui sistem VMS oleh Sdr. Tan Sem Po pada 28 Maret menunjukkan bahwa KM Poseidon 03 telah bergerak ke arah wilayah Belitung. Kemudian, pada 30 Maret 2024 sekitar pukul 23.58 WIB, kapal tersebut dinyatakan hilang kontak di perairan selatan Pulau Belitung, sekitar 0,8 NM dari Pantai Penyabong.Berkat koordinasi dengan Basarnas, kapal akhirnya ditemukan dalam kondisi telah ditinggalkan awak kapal dan seluruh barang di atas kapal hilang. Dari hasil penyelidikan awal, pemilik kapal mengalami kerugian materil mencapai Rp400 juta.Kasubdit Gakkum Polair Baharkam Polri, Kombes Pol Donny Charles Go, S.I.K., menjelaskan bahwa motif penggelapan diduga kuat dilatarbelakangi oleh persoalan ekonomi serta unsur dendam pribadi.“Dari hasil penyelidikan kami, para tersangka melakukan penggelapan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun dalam perjalanannya juga terjadi kelalaian fatal yang menyebabkan dugaan hilangnya nyawa seseorang,” ujar Kombes Donny Charles Go, Jum'at (25/4).Dua orang yang kini telah diamankan pihak kepolisian yakni Budiono bin Suparlan dan Resmawanto bin Suparlan. Keduanya diduga memiliki peran dalam penggelapan kapal serta dugaan pembunuhan terhadap salah satu kru kapal.Barang bukti yang turut diamankan antara lain satu unit kapal KM Poseidon 03, dokumen manifest kapal, dokumen SPB, serta sejumlah kwitansi perbekalan.Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 372 Jo Pasal 374 KUHP tentang penggelapan serta Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.“Kami akan menindak tegas setiap tindak kejahatan di wilayah perairan Indonesia. Penegakan hukum tidak boleh berhenti, apalagi jika sudah merenggut nyawa,” tegas Kombes Donny.Saat ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini. PNO-12 25 Apr 2025, 18:44 WIT
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Personil BKO Polda Maluku Patroli Kamtibmas di Desa Sawai Papuanewsonline.com, Masohi - Untuk mempertahankan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel BKO Polda Maluku dari Direktorat Samapta melaksanakan Patroli Kamtibmas di Desa Sawai, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (24/4/2025).Patroli pemantauan situasi Kamtibmas di Desa Sawai dilakukan secara humanis dengan sasaran menyambangi masyarakat, memantau kondisi dan situasi kamtibmas, menyasar pelaku kejahatan, dan kejadian yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.Patroli kamtibmas di pimpin oleh Bripda Riski, yang diawali dengan apel gelar pasukan di Pos Pengamanan Desa Sawai."Saat melaksanakan patroli, personel menyambangi masyarakat yang sedang duduk bersama," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H.Selain menyapa masyarakat, petugas juga menyampaikan himbauan untuk bersama-sama menjaga dan memelihara situasi kamtibmas yang kondusif."Petugas juga melakukan pengecekan area sekitar, dan tidak ditemukan hal-hal menonjol, dan selama proses berlangsung, situasi aman terkendali," ungkapnya.Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, personel juga berkoordinasi dan bertukar informasi terkait situasi kamtibmas di area sekitar. Personel juga menghimbau warga agar tidak melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan gangguan keamanan seperti mengkonsmsi minuman keras (miras)."Setiap warga yang ditemui juga diajak agar tidak mudah terprovokasi dan melakukan tindakan - tindakan yang dapat mengganggu kamtibmas," ungkapnya.Personel yang menjalankan patroli juga mengingatkan masyarakat terkait toleransi antar sesama dan kerukunan hidup orang basudara."Selama pelaksanaan patroli pemantauan kamtibmas tidak ditemukan hal-hal yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Warga juga siap untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif," pungkasnya. PNO-12 25 Apr 2025, 18:32 WIT
Medan Berat Tak Surutkan Langkah Tim Operasi AB Moskona 2025 Dalam Misi Kemanusiaan Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni – Perjalanan darat menuju titik-titik lokasi Operasi AB Moskona 2025 bukanlah perkara mudah. Tim gabungan yang tengah melaksanakan misi kemanusiaan untuk pertolongan dan penyelamatan Iptu Tomi Samuel Marbun harus menempuh medan ekstrem yang penuh tantangan.Dokumentasi dari lapangan memperlihatkan kondisi jalan yang berlumpur, licin, dan berlubang, membentang di tengah hutan belantara wilayah Moskona, Papua Barat. Jalur tanah yang sempit, diapit oleh tebing curam serta rimbunnya vegetasi liar, membuat kendaraan tim kerap tersendat. Tak jarang, kendaraan harus dibantu alat berat untuk bisa melanjutkan perjalanan. Genangan air dan lumpur pekat menjadi pemandangan sehari-hari yang menguji ketangguhan fisik, mental, dan semangat personel di lapangan.Meski dihadapkan pada cuaca tak menentu dan rute yang penuh risiko, semangat tim tidak pernah surut. Mereka terus bergerak demi menjalankan tugas kemanusiaan, memastikan proses evakuasi dan penyelamatan Iptu Tomi Samuel Marbun dapat berjalan aman dan lancar.Kepala Satuan Tugas Humas Operasi AB Moskona 2025, Kombes Pol I Wayan Winaya, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa tantangan medan bukanlah hal yang mengecilkan tekad para Bhayangkara di lapangan.“Kita semua menyadari bahwa medan yang kita tempuh dalam Operasi AB Moskona 2025 bukanlah medan yang ringan. Jalan berlumpur, licin, dan berlubang di tengah belantara Papua Barat menjadi ujian nyata atas semangat dan ketangguhan kita,” ujarnya.Ia juga mengimbau seluruh personel untuk tetap menjaga keselamatan diri dan tim, serta mengedepankan koordinasi dan kehati-hatian dalam menghadapi setiap rintangan alam.“Gunakan peralatan secara optimal dan jangan ragu untuk saling membantu. Kehadiran kita bukan hanya untuk menjalankan tugas, tetapi juga membawa harapan dan menjalankan misi kemanusiaan dengan sepenuh hati,” tambahnya.Operasi AB Moskona 2025 merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam merespons cepat setiap kondisi darurat yang melibatkan personel maupun masyarakat, terutama di wilayah dengan tingkat kesulitan geografis yang tinggi seperti pedalaman Papua Barat. PNO-12 25 Apr 2025, 18:21 WIT
Satgas BGC 39-F MONUSCO Menggelar Upacara Medal Parade Papuanewsonline.com, Kongo – Tepat 365 hari atau satu tahun masa penugasan, Satgas BGC (Batalyon Gerak Cepat) 39-F MONUSCO yang dipimpin oleh Kolonel Inf Imir Faishal, S.Sos., M.I.Pol. menggelar Medal Parade Ceremony yang berlangsung dengan semarak dan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah dalam kontribusi pasukan TNI dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Demokratik Kongo. (23/4).Upacara Medal Parade merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian prajurit dalam menjalankan mandat PBB, khususnya dalam misi utama yaitu _Protection of Civilians._ Penyematan medali kehormatan PBB dilakukan secara langsung oleh para pejabat tinggi MONUSCO dan otoritas setempat, yaitu Force Commander MONUSCO Lt Gen Ulisses de Mesquita Gomes, Vice Governor Ituri Lt Gen Raus Chalwe, Sector North Commander Brig Gen Monzurul Alam, BSP, PBGM., ndc, afwc, psc, MPhil, 32 Regiment Commander May Gen Ntambuka Urbain, dan Deputy Head of Office MONUSCO Mr. Leopold Gnonke.Turut hadir dalam acara ini para komandan kontingen dari berbagai negara yang tergabung dalam misi MONUSCO, menunjukkan solidaritas dan kerja sama antarbangsa dalam menjaga perdamaian dunia. Dalam suasana penuh rasa bangga, seluruh prajurit Satgas BGC 39-F menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan. Pengakuan ini menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan profesionalisme dan dedikasi dalam menjalankan mandat perdamaian, khususnya perlindungan terhadap warga sipil di wilayah konflik. “Penghargaan ini bukan akhir dari tugas kami, namun awal dari semangat baru untuk berbuat lebih baik bagi dunia,” ungkap Dansatgas BGC 39-F monusco. PNO-12 25 Apr 2025, 18:15 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT