logo-website
Kamis, 09 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Seorang Pramuria Ditemukan Meregang Nyawa di Lokalisasi Kilo 10 Timika Papuanewsonline.com,  Timika – Seorang Wanita dengan insial LP umur 21 tahun ditemukan tak bernyawa di dalam kamar  Wisma Mawar Indah di tempat lokalisasi Kilo 10, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Selasa (3/6/2025). LP diduga menjadi korban penganiayaan berat sehingga menyebabkan kehilangan nyawa. Kapolsek Mimika Timur, Ipda Alex Soumilena, membenarkan kejadian tersebut. " Laporan kami terima sekitar pukul 11.00 WIT dari Bhabinkamtibmas. Kemudian kami berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Mimika untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan  mengumpulkan bukti," ucap Alex Soumilena.Kapolsek menerangkan dari hasil olah TKP pihaknya telah  menemukan bukti penting, yakni recaman Cctv di sekitar lokasi kejadian, dimana hasil Cctv tersebut menjadi petunjuk penting untuk  mengungkap kejadian tersebut.Lanjut kata Kapolsek,  dari recaman Cctv  menunjukkan seorang pria yang diduga sebagai  pelaku meninggalkan wisma sekitar pukul 08.56 WIT.  Pria tersebut terlihat menutupi wajahnya dengan helm saat keluar dari wisma dan kembali lagi untuk memastikan lampu kamar mati sebelum pergi. "Terlihat dari CCTV, terduga pelaku keluar dari wisma pukul 08.56 WIT.  dia menutup wajahnya dengan helm dengan menggunakan motor. terduga pelaku sempat kembali lagi ke wisma untuk memastikan lampu kamar mati sebelum pergi," tambahnya.Kapolsek Alex menyebutkan, Proses penyelidikan saat ini difokuskan pada identifikasi pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut." Kami  telah melakukan beberapa wawancara dengan saksi-saksi, termasuk rekan kerja korban, dimana  korban ini sempat melakukan kontak dengan pacarnya sebelum kejadian, namun detail informasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan  lebih lanjut," Pungkasnya.(Jidan) 03 Jun 2025, 20:39 WIT
Bulog dan Polri Sinergi Dukung Ketahanan Pangan Serta Kesejahteraan Petani Papuanewsonline.com, Jakarta – Perum Bulog siap bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyerapan hasil panen jagung petani dengan target 1 juta ton. Komitmen ini ditegaskan dalam audiensi antara Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P., dengan Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., selaku Ketua Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Pertemuan berlangsung hari ini, Senin, 2 Juni 2025, di Ruang Pertemuan Dirut Bulog, Jakarta.  Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak menyepakati mekanisme penyerapan jagung yang melibatkan 26 Kantor Wilayah dan 133 Kantor Cabang Bulog di seluruh Indonesia. Bulog akan bertindak sebagai penyerap hasil panen dengan kapasitas gudang mencapai 120–300 ton per unit, didukung fasilitas pengering untuk menjaga kualitas jagung. Harga beli di tingkat petani sesuai ketetapan badan pangan nasional demi stabilitas pasar. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 triliun untuk mendukung program ini.  Polri melalui jajaran Kapolres di seluruh Indonesia akan berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan kelancaran penyerapan dan pengawasan distribusi. Langkah ini sekaligus untuk mencegah praktik spekulasi yang dapat merugikan petani.  Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI Novi Helmy Prasetya, menegaskan kesiapan Bulog dalam menjalankan peran ini. "Dengan infrastruktur yang dimiliki, Bulog siap menyerap 1 juta ton jagung sekaligus menjaga keseimbangan harga untuk kesejahteraan petani," ujarnya.  Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyatakan dukungan penuh Polri. "Sinergi ini merupakan langkah strategis untuk ketahanan pangan nasional. Kami akan memastikan seluruh jajaran terlibat aktif mendukung kesuksesan program," tegasnya.  Sebagai tindak lanjut, Bulog dan Polri akan melakukan pengecekan kesiapan gudang serta alat pengering di seluruh unit. Sosialisasi kepada petani juga akan dilakukan melalui pendampingan oleh Polri dan dinas terkait. PNO-12  03 Jun 2025, 18:11 WIT
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025, TNI Teguhkan Komitmen dan Kesetiaan Kepada Ideologi Negara Papuanewsonline.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri upacara kenegaraan dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, selaku Inspektur Upacara di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (2/6/2025).Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.” Dalam amanatnya, Presiden RI mengingatkan seluruh komponen bangsa akan pentingnya kesetiaan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila. Beliau menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar slogan atau mantra, melainkan pedoman hidup berbangsa yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.“Pancasila bukan sekadar mantra, bukan sekadar slogan. Wujud kesetiaan kepada Pancasila adalah menjaga kepercayaan rakyat, menjaga kekayaan rakyat, dan menolak segala bentuk penyelewengan. Kalau tidak mampu mengabdi, jangan ambil mandat dari rakyat,” ungkap Presiden RI.Lebih lanjut, Presiden RI menyatakan bahwa kita sebagai bangsa harus waspada karena adanya indikasi campur tangan kekuatan-kekuatan asing dengan cara adu domba antar anak bangsa, dan mereka tidak menginginkan Indonesia menjadi negara yang besar dan kuat. “Kekuatan-kekuatan asing yang tidak suka Indonesia kuat, tidak suka Indonesia kaya. Ratusan tahun mereka datang, ratusan tahun mereka adu domba kita, sampai sekarang. Dengan uang mereka membiayai LSM-LSM untuk mengadu domba kita. Mereka katanya adalah penegak demokrasi, HAM, kebebasan pers, padahal itu adalah versi mereka sendiri,” tegasnya.Di tempat terpisah, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) juga menyelenggarakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di Lapangan Apel B3, Cilangkap, Jakarta Timur. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI, Laksda TNI Farid Ma’ruf, S.H., M.H., dan diikuti oleh prajurit serta Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Mabes TNI.Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum reflektif bagi seluruh komponen bangsa, termasuk TNI, untuk terus meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila. Melalui revitalisasi nilai-nilai ini dalam dunia pendidikan, birokrasi, pembangunan ekonomi, dan ruang digital, diharapkan semangat kebangsaan semakin kuat demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. PNO-12 03 Jun 2025, 17:59 WIT
Polresta Ambon Amankan Pengguna dan Pemilik Ganja di Kawasan Benteng Atas Papuanewsonline.com, Ambon – Satuan Reserse Narkoba Polresta Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Pada Kamis malam, 29 Mei 2025 sekitar pukul 23.00 WIT, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial GSA (22) bersama sejumlah barang bukti ganja di kawasan Benteng Atas, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh petugas mengenai aktivitas mencurigakan di kediaman GSA. Informasi menyebutkan bahwa yang bersangkutan bersama rekan-rekannya diduga sedang mengonsumsi narkotika jenis ganja.Menindaklanjuti laporan itu, tim dari Sat Resnarkoba Polresta Ambon langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti berupa satu kantong plastik kresek hitam yang di dalamnya berisi tujuh paket kecil ganja siap pakai, kertas tembakau, dan sisa ganja bekas pakai.“Tersangka dan barang bukti kemudian kami bawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasi Humas Polresta Ambon Ipda Janet S Luhukay.Dari hasil pemeriksaan laboratorium, urine tersangka dinyatakan positif mengandung THC, zat aktif dalam ganja. Sementara itu, hasil pengujian terhadap barang bukti juga menunjukkan bahwa bahan tersebut merupakan narkotika golongan I jenis ganja.Atas perbuatannya, GSA CS dijerat dengan Pasal 111 ayat (1), Pasal 114 ayat (1), dan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.Pihak kepolisian menegaskan bahwa operasi pemberantasan narkoba akan terus digencarkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Masyarakat juga diimbau untuk tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar. PNO-12 03 Jun 2025, 17:54 WIT
Korlantas Polri Resmi Mulai Tahap Sosialisasi Wujudkan Indonesia Zero Truk ODOL Papuanewsonline.com, Jakarta - Korlantas Polri resmi memulai tahap sosialisasi dalam rangka mewujudkan Indonesia menuju Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL).Kakorlantas Irjen Polisi Agus Suryonugroho mengatakan sosialisasi akan berlangsung selama 30 hari ke depan, terhitung sejak 1 Juni 2025. Tahapan ini menjadi fase krusial dalam pelaksanaan rencana aksi menuju nihil ODOL yang telah dirancang secara menyeluruh.“Tahap sosialisasi ini fokus, antara lain, pada pemutakhiran data intelijen lalu lintas, khususnya terkait data kepemilikan kendaraan yang terindikasi tidak sesuai dengan ketentuan dimensi kendaraan di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Kakorlantas, Minggu (1/6/2025).Selain itu, tahapan ini juga akan fokus pada peningkatan kesadaran publik dan pendekatan persuasif, yakni melalui penyampaian informasi, imbauan, dan edukasi langsung kepada pengemudi dan pemilik kendaraan.Kakorlantas berharap, para pemilik kendaraan dapat melakukan normalisasi terhadap kendaraannya yang tidak sesuai ketentuan maupun tidak mengoperasionalkan kendaraan tersebut guna mendukung keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.Lebih lanjut, Kakorlantas menyebut tahap sosialisasi ini juga menjadi kesempatan penting untuk membangun pemahaman bersama dan memaksimalkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya pelaku usaha transportasi, dalam mendukung transformasi menuju sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.“Menuju Indonesia Zero ODOL tidak hanya upaya penegakan hukum, tetapi juga gerakan bersama untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas nasional,” ujar Kakorlantas.Kendaraan yang memiliki dimensi dan/atau muatan melebihi standar alias ODOL telah menjadi momok dalam sistem transportasi Indonesia. Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan, ODOL juga dapat membuat kerusakan sarana dan prasarana transportasi. PNO-12 03 Jun 2025, 17:48 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Kerahkan Tim Gabungan Kejar 19 Napi Papuanewsonline.com, Nabire - Sebanyak 19 narapidana melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Nabire, Papua Tengah, Senin (2/6/2025) sekitar pukul 11.00 WIT. Dari jumlah tersebut, 11 orang diketahui merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berasal dari wilayah Puncak Jaya, Puncak, dan Paniai.Aksi pelarian berlangsung brutal. Salah satu napi, Ardinus Kogoya, tiba-tiba menyerang petugas menggunakan parang panjang yang diduga disembunyikan di balik punggung. Parang tersebut diduga berasal dari dalam lapas dan biasa digunakan untuk memotong kayu bakar.Serangan itu menyebabkan tiga petugas mengalami luka:- Rahman (Ka Jaga), luka serius di jari telunjuk kiri.- Yan Nawipa (Kasi Kamtib), luka sayat di tangan kiri.- Jhosua Epimes (anggota jaga), luka pada jari tangan kanan.Setelah melumpuhkan petugas, para napi melarikan diri melalui area belakang lapas menuju kompleks KPR Pemda dan perbukitan. Di lokasi pelarian, ditemukan pakaian napi yang dibuang. Tiga dari mereka terpantau sempat berada di area Pasar Oyehe, Siriwini, dan Jalan Marthadinata, Nabire.Adapun Identitas napi yang kabur sebagai berikut :- KKB Puncak Jaya: Yotenus Wonda, Alison Wonda, Tandangan Kogoya- KKB Puncak: Alenus Tabuni, Junius Waker, Yantis Murib, Ardinus Kogoya, Pelinus Kogoya, Marenus Tabuni- KKB Paniai: Anan Nawipa, Yakobus Nawipa- Non-KKB: Agus Gobay, Yeheskiel Degei, Noak Tekege, Gimun Kogoya, Jenison Gobay, Roy Wonda, Andreas Tekege, Salomo TekegeKaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menyatakan pihaknya telah mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pengejaran.“Kami tidak akan mentolerir aksi kekerasan dan pelarian ini, terlebih jika melibatkan jaringan KKB. Tim kami bersama jajaran Polda Papua Tengah dan instansi terkait saat ini terus melakukan pengejaran secara intensif. Semua napi yang kabur akan ditindak tegas sesuai prosedur,” tegas Brigjen Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada.“Kami mengimbau masyarakat di wilayah Nabire dan sekitarnya agar tidak panik. Jika melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan para napi, khususnya yang terafiliasi KKB, segera laporkan ke aparat terdekat atau hubungi call center Polri,” ujar Kombes Yusuf.Satgas Ops Damai Cartenz memastikan bahwa langkah-langkah pengamanan di seluruh wilayah Papua Tengah akan terus ditingkatkan demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif, dan saat ini pencarian terhadap 19 Napi yang kabur masih terus berlangsung. PNO-12 03 Jun 2025, 17:40 WIT
Kapolda Maluku Terima Audiens Direktur Keuangan PT. Jasa Raharja Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam upaya mempererat kemitraan strategis antara lembaga negara dan BUMN di bidang pelayanan publik, Kapolda Maluku Irjen. Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si. menerima audiensi dari Direktur Keuangan PT Jasa Raharja, Bayu Rafisukmawan.Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh nuansa silaturahmi ini dilaksanakan di Ruang Tamu Kapolda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin (2/6/2025). Hadir mendampingi Bayu Rafisukmawan yaitu Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Maluku, M. Erwin Setia Negara.Audiensi yang dihelat merupakan bagian dari implementasi program prioritas PT. Jasa Raharja dalam memperkuat sinergi dengan mitra kerja di seluruh Indonesia, termasuk institusi kepolisian daerah. Kehadiran Direktur Keuangan Jasa Raharja ke Markas Polda Maluku menjadi bukti komitmen korporasi dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif.Pertemuan silaturahmi membahas berbagai topik penting terkait pelayanan masyarakat, mekanisme penanganan kecelakaan lalu lintas, penguatan sistem pendataan korban, serta dukungan terhadap upaya-upaya preventif guna menekan angka kecelakaan dan mempercepat proses klaim santunan di wilayah Maluku.Kapolda Maluku Irjen Eddy Tambunan menyambut positif inisiatif audiensi tersebut. Ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kontribusi Jasa Raharja sebagai mitra strategis Polri dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas.“Kami menyambut baik kehadiran Direktur Keuangan Jasa Raharja di Maluku. Wilayah ini memiliki tantangan geografis tersendiri, sehingga kolaborasi dan komunikasi yang baik antara Polda dan Jasa Raharja menjadi sangat penting untuk menjamin pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat,” kata Kapolda.Sebagai bentuk simbolis penghormatan dan komitmen kerja sama, kegiatan ditutup dengan pertukaran plakat antara Polda Maluku dan PT. Jasa Raharja. Momen ini menjadi penanda kemitraan strategis yang telah terbangun selama ini akan terus dijaga dan diperkuat ke depan. PNO-12 03 Jun 2025, 17:29 WIT
Hanya Seminggu Polres SBT Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Sungai Waifufa Papuanewsonline.com, Ambon,- Tak butuh waktu lama bagi tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal dan Intelkam Polres Seram Bagian Timur (SBT) untuk mengungkap kasus penemuan mayat seorang pelajar berusia 15 tahun di Sungai Waifufa, Desa Englas, Kecamatan Bula, Kabupaten SBT, Rabu (21/5/2025) lalu. Dalam seminggu penyelidikan, Polres SBT berhasil mengungkap bahwa R.T, pelajar MTs ini merupakan korban pembunuhan. Identitas pelaku kemudian dikantongi berinisial H.S, 25 Tahun, warga Dusun Jembatan Basah, SBT.Kurang lebih 9 hari sejak dilakukan penyelidikan oleh tim gabungan yang dibentuk langsung Kapolres SBT, H.S, terduga pelaku pembunuhan berhasil dibekuk di Weda, Maluku Utara pada Kamis, 30 Mei 2025. "Tersangka HS langsung diamankan dalam waktu sembilan hari dari kejadian," ungkap Kapolres SBT AKBP Alhajat, S.I.K, dalam press release di Mapolres SBT, Senin (2/6/2025).Terungkap HS kabur ke Weda sesaat setelah kejadian. Meski begitu, tim gabungan tak putus asa, terus mengintai keberadaan pelaku. Setelah mengetahui keberadaan pelaku, Kapolres langsung memerintahkan tim Reskrim berangkat ke Weda.Hasilnya  Pelaku ditangkap saat hendak masuk kerja di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.“Setelah kami selidiki pelaku ini ada di Weda. Saat itu, pelaku baru akan mulai bekerja di sana. Kami mengirim petugas langsung ke lokasi dan pelaku berhasil ditangkap. Setelah ditangkap, kemudian dibawa ke Bula dan hari ini ada di hadapan teman-teman wartawan semua," ujar AKBP Alhajat.Kapolres mengaku, tersangka mengenal korban dari media sosial Facebook. Ia lalu mengajak korban bertemu di bantaran sungai yang tidak jauh dari permukiman rumah penduduk.Saat pertemuan dengan korban, tersangka langsung mengajak berhubungan badan, namun ditolak oleh korban. Tersangka terus memaksa hingga emosinya memuncak dan mencekik leher korban dengan kedua tangan selama kurang lebih 5 (lima) menit hingga meninggal.Setelah meninggal, tersangka kembali memastikan korban benar-benar telah meninggal dengan memeriksa denyut nadinya. Jasad Korban kemudian dibuang beserta sendal dan handphone ke dalam sungai.Tersangka kini telah mendekam di sel tahanan Polres SBT. Ia dikenakan Pasal 80 ayat 3 Junto Pasal 76c UU No.35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana 15 Tahun Penjara dan denda sebesar Rp3 miliar."Tim penyidik saat ini terus merampungkan berkas tersangka untuk dilimpahkan ke JPU Kejari SBT," pungkasnya.(red) 02 Jun 2025, 23:04 WIT
SMA Negeri 1 Mimika Siap Terima Siswa-Siswi Baru Papuanewsonline.com, Timika- SMA Negeri 1 (Satu) Timika, siap menerimah siswa dan Siswi tamatan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan setingkat SMA.Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Timika Fransina Mayabubun, SPd mengatakan pihak sekolah telah membentuk panitia penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025-2026, sambil menunggu petunjuk dari dinas Pendidikan Kabupaten Mimika." Kita sudah bentuk panitia penerimaan siswa-siswi baru tahun ajaran 2024-2025, kita pastikan semua  proses penerimaan berjalan dengan lancar," ujar Mayabubun di ruangan kerjanya, Senin (2/06).Lanjut Mayabubun, selain pembentukan  panitia, pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa fasilitas pendukung seperti gedung agar mempermudah penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 1 Mimika." Untuk kuota penerimaan siswa baru tahun ini belum bisa kami pastikan, namun kami  tetap melakukan proses penerimaan sesuai dengan aturan yang berlaku.Kata Dia Proses dan syarat PPDB SMA Negeri 1 Mimika tahun ini tidak berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu dengan menerapkan sistem zonasi dan membuka jalur khusus bagi siswa berprestasi. " Orang tua dan calon siswa baru juga bisa memantau informasi resmi melalui website sekolah atau media sosial SMA negeri 1 Mimika untuk mendapat informasi," jelasnya.Mayabubun juga menjelaskan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Mimika juga siap menerapkan metode pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar  bagi siswa baru. (Hendrik) 02 Jun 2025, 21:53 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT