logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Hadir di Tengah Momen Hari Guru, Polwan SPN Polda Maluku Bawa Pesan Anti Kekerasan dan PHBS Papuanewsonline.com, Ambon - Peringatan Hari Guru Nasional ke-80 tahun 2025 di Kota Ambon menjadi lebih hangat dan penuh makna melalui kehadiran jajaran Polwan SPN Polda Maluku yang datang membawa pesan kasih, edukasi, dan penghormatan bagi para guru. Bertempat di SD Naskat Ama Ory Passo dan SMP Xaverius Passo, Selasa (25/11/2025), kegiatan ini menggabungkan ucapan selamat Hari Guru, edukasi anti kekerasan terhadap anak, serta sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada para siswa.Dipimpin oleh Kompol L. Paunno, S.Sos, tim Polwan terdiri dari AKP Irma Masloma, S.H, IPTU Fera Latuputty, S.Pd., M.Pd, IPTU dr. Amanda, Aiptu Israh, Brigpol Mesty Hahury, S.Pd, Briptu Intan Susanti Urah, Amd.Keb, serta dukungan Tim TI SPN Polda Maluku.Suasana penuh kehangatan tercipta ketika para Polwan SPN memberikan ucapan selamat Hari Guru kepada tenaga pendidik yang hadir. Interaksi antara Polwan, guru, dan siswa berlangsung hangat dan sarat nilai edukatif. Para Polwan juga menyampaikan pesan penting terkait pencegahan kekerasan terhadap anak, termasuk bentuk-bentuk kekerasan yang kerap tersembunyi seperti perundungan (bullying), kekerasan verbal, dan tekanan psikologis.Selain itu, kampanye PHBS dibawakan dengan penuh keceriaan sehingga mudah dipahami anak. Para Polwan mengajak siswa untuk menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan benar, serta membiasakan hidup sehat di rumah maupun di sekolah.Merespons kegiatan tersebut Wakasek SD Naskat Ama Ory Passo, Ny. A. Batyol, S.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Polwan SPN Polda Maluku.“Kami merasa sangat dihargai dengan kehadiran para Polwan hari ini. Ucapan selamat yang mereka sampaikan membuat para guru merasa didukung dan dimotivasi. Edukasi tentang anti kekerasan dan PHBS juga sangat bermanfaat bagi siswa kami. Pendekatan Polwan yang lembut dan penuh perhatian membuat anak-anak sangat antusias,” ujarnya.Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda, Senada dengan Wakaset SD Naskat Ama Ory, Kepala Urusan Kesiswaan SMP Xaverius Passo, Mario Souhuken, S.Pd, mengungkapkan kegiatan ini sangat penting bagi perkembangan karakter peserta didik.“Kehadiran Polwan SPN memberikan energi positif bagi sekolah kami. Anak-anak menjadi lebih terbuka untuk berdiskusi tentang kekerasan dan bagaimana melindungi diri mereka. Kami sangat mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan, karena menyentuh aspek-aspek penting bagi pembentukan perilaku dan kedisiplinan siswa,” kata Mario.Kemeriahan peringatan Hari Guru di dua sekolah tersebut turut dihiasi dengan penampilan marching band dari siswa-siswi SD Ama Ory Passo dan SMP Xaverius Passo. Lantunan musik dan langkah teratur para pelajar menggambarkan semangat mereka dalam memberikan penghormatan kepada guru-guru tercinta.Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan aman, diramu dalam suasana edukatif dan penuh kedekatan antara Polwan, guru, dan murid.Kehadiran Polwan SPN Polda Maluku menunjukkan bagaimana Polri mampu membangun pendekatan humanis, terutama pada momen-momen yang menyentuh dunia pendidikan. Kampanye anti kekerasan anak yang disisipkan pada peringatan Hari Guru memberi nilai tambah yang relevan terhadap kondisi sosial saat ini.Sentuhan empati Polwan dalam kegiatan ini memperlihatkan wajah kepolisian yang ramah, komunikatif, dan peduli akan masa depan generasi muda. Kegiatan seperti ini layak diperluas di lebih banyak sekolah untuk menciptakan ruang aman dan sehat bagi anak-anak. PNO-12 25 Nov 2025, 19:20 WIT
Apresiasi HUT ke-80 Hari Guru, Polda Maluku Beri Kejutan di 177 Sekolah Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Guru Nasional tahun 2025 yang mengusung tema Guru Hebat, Indonesia Kuat, Polda Maluku melaksanakan aksi apresiasi berupa surprise pemberian ucapan selamat hari guru, pemberian kue ulang tahun dan tumpeng secara serentak di 177 sekolah mulai dari TK, SD, SMP, sampai tingkat SMA/SMK dan Madrasah Ibtidaiyah di seluruh wilayah hukum Polda Maluku dan polres/ta jajaran Polda Maluku, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini merupakan kebijakan langsung dari Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai bentuk penghargaan terhadap guru yang dikenal sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.Kegiatan di Polda Maluku dipimpin oleh para Pejabat Utama polda Maluku ; Karo SDM di SMA Negeri 2, Dir Intelkam di SMA Negeri 3, Dir Krimum di SMA Negeri 4, Kabid Propam di SMA Negeri 11, Kabid TIK di SMK Muhamadiyah, Kabid Humas di SMA Negeri 12, Perwira dan anggota Ditreskrimsus di SMA Negeri 6, Bid Keu di SMK Negeri 7, Dit Pamobvit di SMA Negeri 7, Dit Lantas SMA Negeri 10, Sat Brimob di TK Kemala Bhayangkari Tantui, SPN Passo di SD Naskat Ama Ory dan SMP Xaveius, Bid Kum di SMA Xaverius, Dit Binmas SMK Negeri 3, Ditlantas di SMA Negeri 10, Dit Sampta SMA Negeri 9.Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa penghargaan kepada guru bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen Polri dalam menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi bangsa. Di momen HUT ke-80 Guru Nasional ini, Polda Maluku memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pendidik yang telah mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru hebat akan melahirkan generasi Indonesia yang kuat,” ujar Kapolda.Ia menambahkan bahwa sinergi antara sekolah, guru, masyarakat, dan aparat keamanan menjadi elemen penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.“Kami berkomitmen memperkuat kemitraan dengan dunia pendidikan untuk menciptakan ekosistem belajar yang bermartabat, bebas dari kekerasan, dan berorientasi pada kemajuan,” tegasnya.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan nyata Polri terhadap profesi guru sebagai pilar pembentuk karakter bangsa.“Profesi guru adalah profesi yang sangat mulia. Pada HUT ke-80 Guru Nasional ini, kami merasa wajib menyampaikan terima kasih dan memberikan dukungan moril kepada para pendidik,” ungkap Rositah.Ia menjelaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendukung keamanan dan ketertiban melalui pendidikan etika, moral, dan kedisiplinan kepada peserta didik.“Guru Hebat adalah kunci bagi Indonesia Kuat. Sinergi antara guru, sekolah, dan aparat keamanan harus terus diperkuat demi menciptakan generasi emas yang berintegritas,” tambahnya.Kepala SMA Negeri 12 Ambon, Ibu Dorthea Adriiansz, S.Pd., sebagai salah satu Kepala Sekolah yang mendapat surprise, menyampaikan apresiasi atas perhatian bapak Kapolda Maluku, "kami merasa sangat bahagia di hari guru ini mendapat doa dan perhatian kepada kami, tidak pernah dibayangkan, di momen berharga ini ada perhatian khusus dari pihak kepolisian terhadap lembaga pendidikan, terutama bertepatan dengan hari guru karena tanggung jawab kami terhadap generasi bangsa sama juga dengan tugas pihak kepolisian terhadap keselamatan warga dan para generasi muda, tanggungjawab kita sama hanya beda tugas pokok. Salam hormat kami kepada Kepolisian Daerah Maluku.Di lokasi yang berbeda, Kepala SMA Negeri 6 Ambon Bp Wempie M.G. Mapussa, S.Pd, M.Pd mengucapkan terima Kasih kepada Kapolda Maluku beserta jajaran karena apresiasinya di ulang tahun guru ini luar biasa dan menurut kami pribadi selama menjadi guru tahun ke 35 ini baru pernah ada surprise bagi kami, bertepatan selesai upacara bendera langsung disuguhi dengan surprise kue ulang tahun.Inisiatif Polda Maluku ini mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya lingkungan pendidikan. Apresiasi kepada para guru bukan hanya memperkuat hubungan emosional antara aparat keamanan dan sekolah, tetapi juga menegaskan komitmen Polri dalam membangun ketahanan sosial melalui pendidikan.Pelibatan 177 sekolah secara serentak menunjukkan skala besar dan keseriusan program yang digagas Kapolda Maluku sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan jangka panjang melalui pembinaan generasi muda. Kegiatan ini patut dicatat sebagai langkah progresif Polri dalam memperkuat community engagement, khususnya menjelang era transformasi pendidikan nasional.Melalui kegiatan ini, Polda Maluku berharap hubungan harmonis antara Polri dan komunitas pendidikan semakin erat, sekaligus memotivasi guru untuk terus berinovasi dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa. PNO-12 25 Nov 2025, 19:04 WIT
Tingkatkan Kapasitas Guru, Densus 88 AT Polri dan Disdik: Lawan Kekerasan dan Radikalisme Papuanewsonline.com, Jakarta - Densus 88 AT Polri bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas bagi 400 Guru Bimbingan Konseling (BK) SD, SMP, dan SMA/SMK se-Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan aman dan bebas dari kekerasan maupun paparan paham radikal."Sekolah perlu menjadi benteng nilai kebangsaan dengan memastikan seluruh warganya guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik berperan aktif menjaga lingkungan belajar dari pengaruh intoleransi, kekerasan, serta konten negatif digital," kata Dr. Nahdiana, S.Pd., M.Pd., Kadisdik Prov. DKI Jakarta.Direktur Pencegahan Densus 88 AT Polri yang diwakilkan oleh Kombespol Moh Dofir, S.Ag., M.H., sebagai Kasubdit Kontra Ideologi Ditcegah Densus 88 AT Polri, menegaskan bahwa perundungan (bullying) tidak boleh lagi dianggap masalah ringan. "Bullying, trauma, dan kerentanan ekstremisme harus ditangani sejak dini," ujarnya.Dr. Naomi Soetikno, S.Psi., M.Pd., Psikolog, menekankan bahwa memahami dinamika psikologis anak adalah fondasi penting dalam menangani kerentanan yang berpotensi dimanfaatkan kelompok radikal. "Guru BK diharapkan mampu menjadi early detector terhadap kondisi psikologis siswa," katanya.Prima Dea Pangestu, M.Pd., perwakilan kementerian PPPA, menegaskan bahwa guru BK memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak, pencegahan eksploitasi, serta penguatan sikap moderasi beragama di lingkungan sekolah.Solahudin, Akademisi & Peneliti jaringan Teror, menyoroti bahwa anak-anak saat ini hidup dalam dua dunia sekaligus fisik dan virtual di mana dunia virtual menyimpan ancaman yang lebih sulit dilihat oleh orang tua maupun guru.Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sekolah sebagai ruang aman dan bebas ekstremisme, serta meningkatkan kemampuan guru BK dalam mendeteksi dini dan mencegah kekerasan dan radikalisme di lingkungan pendidikan. PNO-12 25 Nov 2025, 18:35 WIT
Krayon Ajaib Pijar Mimika: Lomba Mewarnai Jadi Magnet Keceriaan Anak-Anak TK di Mimika Papuanewsonline.com, Timika – Keceriaan memadati halaman Mulia Mini Mall Gelael pada Minggu (23/11/2025), ketika Pijar Mimika kembali menggelar Lomba Mewarnai bagi anak-anak TK dari berbagai sekolah di Kabupaten Mimika. Sebanyak 80 peserta meramaikan kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kreativitas.Suasana semakin hidup ketika anak-anak mulai menorehkan warna pada kertas gambar mereka. Dengan ekspresi penuh antusias, para peserta tampak menikmati proses berkarya, sementara orang tua dan guru memberikan dukungan dari kejauhan.Ketua Pijar Mimika, Lalu Hiskam Hanadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda yang selalu ditunggu-tunggu. Ia menegaskan bahwa Lomba Mewarnai merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan ruang edukasi yang mendorong kreativitas anak-anak di Mimika. "Ini telah menjadi kegiatan rutin yang selalu dinantikan, sebagai bentuk komitmen menghadirkan ruang edukasi dan kreativitas bagi anak-anak di Kabupaten Mimika," ujarnya.Kemeriahan acara semakin terasa dengan dukungan penuh dari pengelola Mulia Mini Mall. Kolaborasi berbagai pihak membuat kegiatan ini tidak hanya berlangsung lancar, tetapi juga memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta yang hadir.Setelah melalui proses penilaian, panitia mengumumkan para pemenang dari berbagai kategori. Ekspresi bangga terlihat dari wajah-wajah kecil yang menerima penghargaan atas karya mereka. Selain piala, para juara juga mendapatkan voucher belanja dan uang tunai sebagai bentuk apresiasi.Momen pengumuman pemenang menjadi puncak acara yang disambut sorak-sorai gembira. Tidak hanya para juara, seluruh peserta terlihat antusias dan merasa bangga dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.Dalam kesempatan itu, Lalu Hiskam juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa terus memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak Mimika. "Pijar Mimika akan terus hadir memberi ruang kreativitas bagi mereka," ungkapnya.Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak seperti Mulia Mini Mall, JAC, Gelael, KFC, Mace Beauty Bar, Indoprima, dan Toko Putri Salju menjadikan agenda tahunan ini semakin bermanfaat dan penuh warna.Melalui kegiatan seperti ini, Pijar Mimika ingin memastikan bahwa anak-anak memiliki wadah untuk mengembangkan imajinasi dan keberanian mereka berkarya. Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa ruang kreativitas sangat dibutuhkan generasi muda di Mimika.  Penulis: JidEditor: GF 25 Nov 2025, 01:56 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Bagikan Buku Bacaan Untuk Anak SD di Intan Jaya Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Dalam rangka mendukung peningkatan minat baca dan pembangunan sumber daya manusia di masa depan, sebanyak 18 personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan mengajar dan pembagian buku bacaan kepada siswa-siswi di sekolah-sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas di wilayah Intan Jaya, pada Minggu (23/11/2025).Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIT ini diisi dengan sesi mengajar yang interaktif dan pemberian buku bacaan kepada anak-anak sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak Papua, sekaligus mendorong tumbuhnya generasi muda yang cerdas dan berdaya saing di masa depan.Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Bripda Ramadhan Dalif Makaminan dan Bripda Alex Logo dan 16 Personel lainya. Kehadiran mereka di tengah-tengah anak-anak memberikan nuansa hangat dan penuh semangat belajar, sekaligus mempererat hubungan baik antara aparat keamanan dan masyarakat setempat.Kepala Operasi Damai Cartenz menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis yang menjadi prioritas utama dalam membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat Papua. “Kami percaya bahwa pendidikan dan literasi adalah fondasi utama untuk masa depan Papua yang lebih maju dan sejahtera. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak Papua termotivasi untuk membaca dan belajar lebih semangat,” ujar Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.Selain itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. juga mengapresiasi inisiatif personel yang terus aktif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan sosial dan edukatif di lapangan. “Pendekatan ini adalah bagian dari strategi keberlanjutan dalam menjaga stabilitas dan pembangunan sosial di wilayah ini,” ungkapnya.Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Operasi Damai Cartenz tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat Papua, demi masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing. PNO-12 24 Nov 2025, 14:25 WIT
Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 Gencar Edukasi Tertib Lalu Lintas Papuanewsonline.com, Ambon - Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 kembali mengintensifkan kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas di Kota Ambon, Sabtu (22/11/2025). Sosialisasi yang menyasar pelajar dan komunitas ojek online ini menjadi bagian dari upaya Polda Maluku menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di kalangan pengguna jalan.Giat pertama dilaksanakan di SMK Negeri 2 Ambon, di mana petugas memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai pentingnya menaati aturan lalu lintas. Materi yang disampaikan meliputi kelengkapan administrasi kendaraan seperti SIM dan STNK, hingga kewajiban menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama helm berstandar SNI.Pelajar juga diingatkan bahwa perilaku tertib berlalu lintas tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi menjaga keamanan bersama di jalan raya.Usai menyasar pelajar, Satgas Preemtif melanjutkan sosialisasi kepada komunitas ojek online di kawasan Teluk Ambon. Pada kesempatan ini, para pengemudi ojol diajak untuk menjadi teladan keselamatan, mengingat profesi mereka sangat bergantung pada aktivitas berkendara setiap hari.Petugas mengimbau para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan diri dan penumpang, serta mematuhi aturan demi mengurangi risiko kecelakaan.Satgas Preemtif menegaskan bahwa kegiatan edukasi ini diharapkan mampu mendorong pelajar maupun komunitas ojek online menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas.“Dengan tertib bersama, keselamatan di jalan dapat kita wujudkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.Program edukasi keselamatan oleh Satgas Preemtif Operasi Zebra Salawaku 2025 ini menjadi langkah strategis untuk menyasar kelompok pengguna jalan yang memiliki tingkat mobilitas tinggi: pelajar dan pengemudi ojek online. Pendekatan langsung ke sekolah dan komunitas lapangan menunjukkan bahwa upaya perubahan perilaku berlalu lintas tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga pembinaan intensif.Di tengah meningkatnya kasus kecelakaan yang melibatkan remaja serta pekerja sektor transportasi daring, kegiatan seperti ini layak mendapat apresiasi karena menyentuh akar persoalan: kesadaran dan kedisiplinan. Redaksi menilai, keberlanjutan program edukasi di ruang-ruang publik akan semakin memperkuat budaya tertib berlalu lintas di Maluku, sekaligus menekan angka kecelakaan secara signifikan. PNO-12 22 Nov 2025, 17:10 WIT
Seleksi SIP, Sespimma, dan SPPK 2026, Kapolda Maluku: Pentingnya Kepercayaan Diri dan Sportivitas Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia Daerah Polda Maluku akan menyelenggarakan seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP), Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma), dan Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Polri Tahun 2026.Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menekankan integritas dalam penyelenggaraannya. Seleksi harus dilakukan secara bersih, tanpa bayar sana-sini.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat memberikan pengarahan kepada para panitia dan peserta seleksi SIP, Sespimma dan SPPK Polri yang digelar di Rupattama Polda Maluku, Jumat (21/11/2025).Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, pengawas internal, pengawas eksternal, serta seluruh peserta seleksi.“Seleksi Dikbang internal ini harus benar-benar bersih, tidak ada bayar sana-sini,” tegas Kapolda dalam arahannya.Kapolda menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik tidak terpuji. Ia mengajak seluruh panitia dan peserta untuk menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap tahapan seleksi. Para panitia internal maupun eksternal diminta bekerja secara profesional dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya kepercayaan diri dan sportivitas. “Jika kita percaya pada diri sendiri, kita pasti bisa. Namun bila tidak lulus, mari kita akui ketidaktulusan kita, bukan mencari kambing hitam,” tegasnya.Khusus bagi peserta seleksi SIP, Kapolda mengingatkan agar mengikuti setiap proses dengan baik serta mempersiapkan diri secara maksimal. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi internal Polri. Kapolda juga menyapa langsung seluruh peserta dan memberikan semangat untuk menjalani tahapan seleksi berikutnya.Seleksi terpadu tahun ini diikuti oleh 260 peserta SIP, 42 peserta Sespimma, dan 1 peserta SPPK. PNO-12 22 Nov 2025, 07:50 WIT
Police Goes to School, Kapolsek Leksula: Cegah Kenakalan Remaja di Buru Selatan Papuanewsonline.com, Ambon – Polres Buru Selatan terus memperkuat kemitraan strategis antara Polri dan dunia pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan “Police Goes to School” yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Leksula, IPTU Bastian Tuhuteru, S.Pd, pada Kamis (20/11/2025) di SMA Negeri 8 Buru Selatan dan SMP Negeri 9 Buru Selatan.Program edukatif tersebut disambut antusias oleh ratusan siswa serta jajaran tenaga pendidik, mulai dari Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Buru Selatan, Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Buru Selatan, para dewan guru, hingga Bhabinkamtibmas Desa Waemulang. Kehadiran Polri di lingkungan pendidikan dinilai membawa suasana belajar yang lebih inspiratif dan mendorong tumbuhnya kesadaran hukum sejak dini.Dalam pemaparannya, IPTU Bastian Tuhuteru memberikan materi mendalam terkait pencegahan kekerasan seksual terhadap anak serta penanganan kenakalan remaja di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa masa remaja adalah fase kritis yang ditandai dengan pencarian jati diri, perubahan emosi, dan berbagai tantangan yang dapat memicu perilaku menyimpang.“Remaja rentan menjadi pelaku maupun korban kekerasan. Karena itu penting bagi semua pihak memahami bentuk-bentuk kekerasan, faktor penyebab, serta langkah pencegahannya,” tegas IPTU Bastian.Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua, guru dan sekolah, serta pemerintah dalam menciptakan lingkungan aman dan responsif terhadap potensi kekerasan seksual maupun perilaku menyimpang lainnya.Sementara itu Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi P. Lorena, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan Kapolsek Leksula dan jajarannya. Menurutnya, program “Police Goes to School” merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda.“Kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam dunia pendidikan. Edukasi langsung kepada pelajar sangat penting untuk membangun karakter generasi penerus yang cerdas, beretika, dan patuh hukum,” ujar Kapolres.Program “Police Goes to School” di Buru Selatan menunjukkan pendekatan humanis Polri dalam menjalankan fungsi pemeliharaan Kamtibmas. Pendekatan edukatif ke sekolah-sekolah tidak hanya mempersempit ruang kekerasan seksual dan kenakalan remaja, tetapi juga memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sejak usia muda. Langkah ini dinilai relevan dan efektif di tengah meningkatnya kasus kekerasan anak dan remaja yang marak terjadi di berbagai daerah.Dengan sinergi yang dibangun Polri, Pendidikan seperti ini; pembentukan generasi emas Indonesia yang lebih sadar hukum, lebih berkarakter, dan lebih terlindungi menjadi semakin mungkin terwujud. PNO-12 20 Nov 2025, 20:21 WIT
537 Casis Bintara Brimob Polri Panda Polda Maluku Jalani Rikmin Tahap Satu Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 537 orang calon siswa (casis) Bintara Brimob Polri Tahun 2026 menjalani pemeriksaan administrasi (rikmin) yang dilaksanakan Panitia Daerah dari Biro Sumberdaya Manusia (SDM) Polda Maluku.Proses rikmin awal penerimaan Bintara Brimob Polri dilaksanakan di ruang aula RTMC Direktorat Lalulintas Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Kamis 20/11/2025.Pemeriksaan administrasi tersebut melibatkan tim pemeriksa dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Ambon dan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku.Pemeriksaan tersebut menghadirkan tim pengawas dari LSM Mavindo Maluku, perwakilan wartawan dan pengawas Internal dari Bidang Propam Polda Maluku, Bid Dokkes Polda dan Itwasda Polda Maluku."Hari ini dilaksanakan proses seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun 2026 yang dimulai dengan pemeriksaan awal administrasi. Pemeriksaan dilakukan terhadap sebanyak 537 peserta," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Rikmin tahap satu yang dilakukan meliputi pemeriksaan tinggi dan berat badan, Ijazah sekolah (SD, SMP, SMA dan Ijazah Sarjana), pemeriksaan Akte Kelahiran, Kartu Keluarga dan KTP serta Scan Berkas secara keseluruhan melalui aplikasi.Kapolda Maluku, tegas Kabid Humas, telah menekankan bahwa seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri Panda Polda Maluku berlangsung dengan menggunakan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis)."Seleksi penerimaan anggota Polri merupakan pintu awal pembentukan SDM Polri yang unggul. Olehnya itu, Bapak Kapolda Maluku telah menginstruksikan agar seluruh tahapan harus dijalankan secara profesional dan bebas dari penyimpangan," tegasnya.Dalam penerimaan anggota Polri, Kombes Rositah mengaku Polda Maluku telah menyiapkan nomor aduan dan kontak pengaduan secara terbuka bagi orang tua maupun peserta untuk menyampaikan keluhan apabila menemukan kejanggalan selama proses seleksi berlangsung.“Bapak Kapolda juga sudah menegaskan bahwa tidak ada titip-menitip, tidak ada transaksi, dan sistem sudah berjalan otomatis. Siapa pun yang mencoba bermain, tidak akan mempengaruhi hasil,” tegas Kombes Rositah mengutip arahan Kapolda Maluku. PNO-12 20 Nov 2025, 19:45 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT