logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Bupati Boven Digoel Tinjau Asrama Mahasiswa di Merauke dan Tegaskan Perbaikan Fasilitas Asrama Papuanewsonline.com, Merauke — Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, melakukan kunjungan langsung ke asrama mahasiswa Boven Digoel di Merauke pada Kamis (20/11/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kondisi fasilitas dan memastikan kebutuhan mahasiswa yang tinggal di asrama dapat terakomodasi dengan baik.Kehadiran Bupati disambut hangat oleh para mahasiswa yang selama ini menjadikan asrama tersebut sebagai tempat tinggal sekaligus pusat aktivitas belajar. Momen silaturahmi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka terhadap peningkatan kualitas fasilitas hunian.Dalam kesempatan itu, Bupati Roni Omba mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk memperbaiki asrama tersebut dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan. Ia berharap upaya tersebut dapat terlaksana sesuai harapan bersama. “Mohon doanya kami, semoga niat baik ini bisa terealisasi demi meningkatkan kualitas SDM Boven Digoel,” ujarnya.Bupati juga menegaskan bahwa perhatian terhadap pendidikan merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, lingkungan tinggal yang layak dan nyaman dapat berpengaruh langsung terhadap fokus belajar serta perkembangan akademik mahasiswa asal Boven Digoel. “Kami ingin adik-adik mahasiswa dapat belajar dengan nyaman dan fokus, sehingga dapat menjadi generasi penerus yang cerdas dan berprestasi,” katanya.Kunjungan tersebut turut memperlihatkan komitmen pemerintah untuk hadir lebih dekat dengan para mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah. Dengan melihat langsung kondisi fasilitas, pemerintah dapat merumuskan langkah perbaikan yang lebih tepat dan terencana.Para mahasiswa yang hadir menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Bupati. Mereka berharap rencana perbaikan asrama dapat segera diwujudkan agar hunian menjadi lebih layak dan mendukung kegiatan belajar mereka sehari-hari.Kunjungan ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa dalam menciptakan generasi muda Boven Digoel yang berkualitas. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, diharapkan para mahasiswa dapat menyelesaikan studi dengan hasil terbaik dan kembali membangun daerah.Penulis: Hendrik Editor: GF 20 Nov 2025, 17:31 WIT
Seleksi Penerimaan Brimob Polri 2026, Kapolda Maluku: Yakin Pada Kemampuan dan Berikan Hasil Terbaik Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menekankan penerimaan anggota Brimob Polri Tahun 2026 harus dikelola secara jujur, objek, dan berkeadilan sesuai prinsip Presisi.Penekanan ini disampaikan Kapolda Maluku dalam amanatnya yang dibacakan Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H saat memimpin kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Panitia, Pengawas, Peserta serta Orang Tua/Wali pada Seleksi Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah berlangsung di Gedung Plaza Presisi Manise Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Rabu (19/11/2025). Kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah yang diikuti oleh sebanyak 537 calon siswa (casis) terverifikasi turut dihadiri Pejabat Utama Polda Maluku, panitia, pengawas, peserta, dan orang tua/wali seleksi. Wakapolda Maluku saat membacakan amanat Kapolda menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen moral untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan bersih, transparan, akuntabel, humanis, serta bebas dari penyimpangan. "Rekrutmen merupakan pintu awal pembentukan sumber daya manusia Polri, sehingga proses seleksi harus dikelola secara jujur, objektif, dan berkeadilan sesuai prinsip Presisi," tegasnya.Kepada seluruh panitia dan unsur pengawasan, Kapolda menekankan beberapa hal diantaranya; Menjunjung tinggi integritas tanpa toleransi terhadap praktik penyimpangan, KKN, maupun permainan dalam proses seleksi; Melaksanakan tugas dengan penuh kejujuran, objektivitas, dan tanggung jawab; Menghapus persepsi keliru bahwa menjadi anggota Polri harus melalui pembayaran atau jalur tidak resmi; Membangun koordinasi erat antara panitia dan pengawas agar setiap tahapan seleksi berlangsung tepat prosedur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyampaikan pesan kepada seluruh casis, agar yakin pada kemampuan diri dan berupaya memberikan hasil terbaik. Tidak mempercayai calo atau pihak mana pun yang mengaku dapat meluluskan peserta. Mengikuti setiap tahapan seleksi dengan disiplin dan kesungguhan.Kapolda juga menegaskan pentingnya peran orang tua/wali dalam menjaga integritas proses seleksi. Ia mengimbau para orang tua agar tidak memberikan uang kepada pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan. Segera melaporkan jika menemukan oknum yang menawarkan praktik tersebut, disertai identitas yang jelas.Irjen Dadang Hartanto berharap proses penerimaan anggota Brimob Tahun 2026 dapat melahirkan anggota Polri yang berkualitas, berkarakter, berintegritas, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. PNO-12 20 Nov 2025, 07:14 WIT
Kepala Kampung Nawaripi ajak SMA Negeri 1 Timika Prioritaskan Sistem Zonasi Papuanewsonline.com, Mimika - Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, menyuarakan harapannya agar SMA Negeri 1 Timika mengedepankan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru tahun ajaran mendatang. Hal ini disampaikan menyusul kekecewaan atas banyaknya anak-anak dari Kampung Nawaripi yang tidak diterima di SMA Negeri 1 Timika pada tahun sebelumnya, padahal wilayah sekolah tersebut masuk dalam zonasi Nawaripi."Harapan kami dari Pemerintah Kampung Nawaripi ke depan adalah agar dalam proses penerimaan siswa baru, SMA Negeri 1 benar-benar mengedepankan sistem zonasi," tegas Norman Ditubun. Ia menyoroti ketidakadilan yang terjadi pada tahun sebelumnya, di mana banyak siswa dari kampungnya yang seharusnya memiliki prioritas, justru tidak diterima.Norman juga menekankan pentingnya kekompakan antara pemerintah kampung, pihak sekolah, dan semua pemangku kepentingan untuk memikirkan kemajuan bersama. "Karena itu, ke depan saya berharap kepada pihak sekolah dan semua pemangku kepentingan agar kita tetap kompak—baik pemerintah kampung maupun pihak sekolah—untuk memikirkan kemajuan bersama," ujarnya.Lebih lanjut, Norman Ditubun berharap SMA Negeri 1 Timika dapat terus mempertahankan posisinya sebagai sekolah favorit di Kabupaten Mimika. "SMA Negeri 1 Timika harus tetap menjadi sekolah favorit di Kabupaten Timika," pungkasnya. Ia meyakini bahwa dengan sistem zonasi yang diterapkan dengan benar, SMA Negeri 1 Timika akan semakin berkualitas dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua siswa di wilayah zonasinya.  Penulis: Jid Editor: GF 20 Nov 2025, 01:01 WIT
Lindungi Siswa dari Debu Proyek, Pemkam Nawaripi Salurkan 2 Ribu Masker ke SMA Negeri 1 Mimika Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kampung Nawaripi mengambil langkah cepat mengatasi dampak proyek pembangunan yang semrawut di SMA Negeri 1 Mimika. Kepala Kampung Nurman Ditubun, bersama BUMDes, Karang Taruna, dan Babinpotdirga Lanud YKU, membagikan 2.000 masker kepada siswa dan guru pada Senin (17/11/2025).Aksi ini merupakan respon atas keluhan debu dan material proyek yang mengganggu proses belajar mengajar. Namun, pembagian masker hanyalah puncak gunung es dari masalah yang lebih besar.Nurman Ditubun, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Sekolah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kontraktor yang dinilai abai terhadap keselamatan dan kenyamanan warga sekolah. "Kontraktor tidak memasang pagar pembatas, padahal siswa dan guru beraktivitas di area itu. Gedung sudah naik ke lantai dua. Jika ada material jatuh dan mengenai anak-anak, siapa yang bertanggung jawab? Ini sangat tidak safety!" tegasnya dengan nada geram.Tak hanya debu, banjir pun menjadi momok bagi warga sekitar sekolah. Sisa material pembangunan yang dibuang sembarangan oleh kontraktor menyumbat saluran drainase, menyebabkan banjir setinggi selutut di permukiman warga. "Kontraktor membuang sisa bangunan ke drainase dan membangun basecamp tepat di atas saluran air, sehingga menyebabkan kemacetan aliran," beber Nurman.Lebih lanjut, Nurman meminta Bupati Mimika untuk menginstruksikan OPD terkait melakukan pemeriksaan terhadap tiga proyek yang sedang berjalan di sekolah tersebut. "Ini bukan hanya soal debu dan banjir, tapi juga soal keselamatan dan kenyamanan anak-anak kita dalam belajar. Jangan sampai proyek yang seharusnya meningkatkan kualitas pendidikan, justru menjadi ancaman bagi masa depan mereka," pungkasnya dengan nada prihatin. Dalam kesempatan ini, Kepala kampung Nurman menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mimika atas bantuan 2.000 masker yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Mimika atas perhatian dan bantuannya. Masker ini sangat bermanfaat untuk melindungi siswa dari dampak buruk debu proyek," ujarnya.  Penulis: Jid Editor: GF 19 Nov 2025, 01:18 WIT
Proyek SMA Negeri 1 Mimika: Dana Miliaran Rupiah, Diduga Libatkan Oknum DPR Aktif Papuanewsonline.com, Mimika - Proyek pembangunan gedung baru dua lantai senilai 9,7 Miliar Rupiah di SMA Negeri 1 Mimika menjadi sorotan tajam. Ketua Komite Sekolah, Nurman Ditubun, yang juga Kepala Kampung Nawaripi, mengungkapkan dugaan keterlibatan oknum anggota DPR sebagai pemilik perusahaan kontraktor.Hal ini menambah daftar masalah yang sudah ada, mulai dari kondisi proyek yang semrawut, membahayakan keselamatan siswa, hingga tudingan kontraktor lalai dan tidak bertanggung jawab. Dugaan ini memicu pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Mimika. (18/11/25) "Dana sebesar 9,7 M sekian seharusnya bisa menghasilkan bangunan yang berkualitas dan aman bagi siswa. Tapi kenyataannya, proyek ini malah menjadi sumber masalah dan diduga dikuasai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujar Nurman dengan nada geram. Informasi ini diperoleh dari para buruh yang bekerja di lokasi proyek, yang menyatakan bahwa pemilik perusahaan adalah anggota DPR berinisial H.T.. Keterangan ini diperkuat oleh Kepala Sekolah, yang mengaku pernah ditelepon oleh oknum anggota DPR tersebut dan diminta untuk memfasilitasi perusahaan tersebut."Saya juga memiliki rekaman suara yang berisi pengakuan para buruh bahwa perusahaan ini milik oknum anggota DPR H.T.. Dari situ saya berpikir, mungkin karena yang bersangkutan merasa sebagai anggota DPR, sehingga ia merasa bebas bertindak semaunya dan tidak ada yang bisa menegurnya. Akibatnya, pekerjaan di lapangan tidak memperhatikan aspek keselamatan kerja, bahkan saluran air juga ditutup sembarangan. Karena merasa sebagai pejabat, ia bertindak semaunya," beber Nurman dengan nada berapi-api.Nurman berjanji akan membawa masalah ini ke pihak berwajib jika terbukti ada penyimpangan. "Kita tidak boleh biarkan oknum seperti ini merusak dunia pendidikan," tegasnya. Ia juga meminta pemerintah daerah lebih selektif memilih kontraktor dan memastikan proyek dikerjakan profesional. Penulis: Jid Editor: GF 19 Nov 2025, 01:16 WIT
Kepala Kampung Nawaripi Kecam Proyek Semrawut di SMA Negeri 1 Yang Membahayakan Siswa Papuanewsonline.com, Mimika - Proyek pembangunan gedung baru di SMA Negeri 1 Mimika menuai kecaman keras dari Ketua Komite Sekolah, Nurman Ditubun, yang juga menjabat sebagai Kepala Kampung Nawaripi. Ia menilai proyek tersebut semrawut dan membahayakan keselamatan siswa, serta menuding kontraktor lalai dan tidak bertanggung jawab. Kemarahan Nurman memuncak akibat kondisi proyek yang dinilai mengabaikan keselamatan dan kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar. (18/11/25) "Saya sebagai Ketua Komite Sekolah, sangat kecewa dan marah dengan kondisi proyek ini. Kontraktor hanya mengejar keuntungan, tapi mengabaikan keselamatan anak-anak kita," ungkap Nurman dengan nada berapi-api. Ia menggambarkan kondisi memprihatinkan di mana siswa harus melewati area proyek yang penuh bahaya, terpapar debu yang mengganggu kesehatan, dan terganggu oleh aktivitas proyek yang bising. "Saya sudah melihat sendiri bagaimana siswa harus mengantre di gang sempit karena pekerja bangunan sedang mengangkat material. Bagaimana jika material itu jatuh dan menimpa mereka? Siapa yang akan bertanggung jawab?" tanyanya retoris.Nurman juga menyoroti ketiadaan pagar pembatas yang memisahkan area proyek dengan area sekolah, sehingga siswa dengan mudah keluar masuk area berbahaya. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. "Ini sangat tidak bisa dibiarkan. Keselamatan anak-anak kita adalah yang utama," tegas Nurman.Menyikapi situasi ini, Nurman bertekad untuk menggunakan semua jalur yang ada, termasuk jalur komite sekolah, untuk mendesak kontraktor agar segera memperbaiki sistem keamanan dan meminimalisir dampak negatif proyek terhadap lingkungan sekolah. "Jika perlu, saya akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Kontraktor harus bertanggung jawab penuh atas keselamatan dan kesehatan anak-anak kita," tandasnya. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam memilih kontraktor dan memastikan bahwa mereka memenuhi standar keamanan dan keselamatan kerja. "Jangan sampai proyek yang seharusnya bermanfaat, justru menjadi malapetaka bagi anak-anak kita," pungkasnya. Penulis: JidEditor: GF 18 Nov 2025, 21:25 WIT
Ops Zebra Hari Kedua: Dit Lantas Polda Maluku Sambangi Dua Sekolah di Kota Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Zebra 2025, Direktorat Lalulintas (Dit Lantas) Polda Maluku terus mengintensifkan langkah preventif melalui edukasi langsung kepada pelajar. Pada Selasa (18/11/25), personel Dit Lantas mendatangi SMA Negeri 13 Ambon dan SMP Negeri 14 Ambon untuk memberikan pembinaan keselamatan berlalu lintas.Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polda Maluku dalam menekan angka kecelakaan, khususnya yang melibatkan kelompok usia produktif, termasuk pelajar. Edukasi dini dinilai menjadi kunci membentuk perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab.Dalam sesi penyuluhan, petugas menegaskan pentingnya menaati aturan lalu lintas sebagai upaya melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Para pelajar yang telah menggunakan kendaraan bermotor diimbau secara tegas agar selalu memakai helm berstandar SNI, mematuhi batas kecepatan, serta membawa kelengkapan surat kendaraan.Petugas juga mengingatkan bahwa pelajar yang telah berusia 17 tahun wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai dokumen legal mengoperasikan kendaraan. Edukasi tersebut diberikan agar pelajar memahami bahwa keselamatan bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga kesiapan dan kelayakan berkendara.Tak hanya fokus pada aspek lalu lintas, Dit Lantas turut menyampaikan pesan penting mengenai keamanan dan ketertiban lingkungan sekolah. Petugas mengajak pelajar untuk menjauhi bullying, perundungan, hingga aksi tawuran, karena seluruh pelajar adalah saudara yang harus saling menghormati dan menjaga satu sama lain.Polda Maluku berharap kegiatan jemput bola ini dapat meningkatkan kesadaran pelajar tentang keselamatan berkendara serta menumbuhkan budaya tertib lalu lintas sejak usia muda. Edukasi berkelanjutan di sekolah menjadi salah satu strategi utama dalam menciptakan generasi muda yang lebih disiplin dan berkeselamatan.Langkah Dit Lantas Polda Maluku menyasar pelajar lewat kegiatan edukasi langsung patut diapresiasi. Di tengah meningkatnya kasus kecelakaan yang banyak melibatkan pengendara muda, pendekatan preventif menjadi sangat relevan. Program ini juga menunjukkan bahwa penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pemberdayaan dan pembentukan karakter disiplin sejak dini.Dengan turun langsung ke sekolah, Polda Maluku memperkuat pesan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan seluruh elemen masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun budaya tertib lalu lintas secara berkelanjutan. PNO-12 18 Nov 2025, 21:17 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Anev Seleksi Bintara Brimob 2026 Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk memastikan proses seleksi penerimaan Bintara Brimob Tahun Anggaran 2026 berlangsung secara bersih, transparan, dan bebas dari praktik percaloan. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., saat memimpin Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) di Ruang Rapat PJU Polda Maluku, Senin (17/11/2025).Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Maluku, Karo SDM, Dir Binmas, Dir Intelkam, Dansat Brimob, Kabid Propam, Kabid Humas, para pejabat teknis yang menangani proses rekrutmen personel.Dalam arahannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri merupakan isu yang sangat sensitif dan menjadi perhatian luas masyarakat. Stigma negatif terkait rekrutmen ; seperti praktik transaksional, KKN, dan jual beli kelulusan masih melekat kuat di benak publik.Kapolda tidak menutupi kenyataan bahwa praktik-praktik tersebut memang pernah terjadi. Saat ini, Propam Polda Maluku tengah menangani tiga kasus penipuan rekrutmen yang melibatkan oknum anggota Polri yang menjanjikan kelulusan kepada peserta seleksi.“Ini adalah hal yang sangat menyedihkan. Dan saya tegaskan, dari pangkat terendah sampai tertinggi TIDAK BOLEH TERJADI LAGI,” tegas Kapolda.Ia menambahkan bahwa rekrutmen yang kotor tidak hanya merusak kepercayaan masyarakat, tetapi juga mencederai integritas institusi Polri secara keseluruhan.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan beberapa kebijakan dan langkah-langkah strategis yang wajib dilaksanakan oleh semua fungsi yang terlibat dalam proses rekruitmen tersebut, diantaranya ;1. Sosialisasi Masif dan Anti-CaloPolda Maluku menekankan pentingnya sosialisasi secara menyeluruh dan berulang, baik melalui Biro SDM, polres-polres, hingga jajaran Bhabinkamtibmas. Informasi harus menegaskan bahwa seleksi Polri gratis, tanpa pungutan, dan tidak ada jalur khusus maupun “orang dalam.Selain itu Kapolda meminta adanya manajemen media melalui media massa, media online, platform digital, hingga influencer akan dilibatkan untuk memperkuat branding rekrutmen bersih.2. Transparansi Total Setiap Tahapan SeleksiKapolda meminta seluruh pentahapan proses seleksi dibuat terbuka dan dapat diawasi mulai dari proses Pemeriksaan kesehatan (Rikkes), wajib diawasi ketat, tahapan Ujian CAT harus dioperasikan dengan prosedur pengamanan khusus dimana Seluruh ruang tes wajib dipantau CCTV danHanya operator tertentu yang mengetahui kode sistem, serta Transparansi nilai dan penginputan data akan menjadi standar baru yang tidak bisa ditawar.3. Prioritas Putra-Putri MalukuDengan alokasi penerimaan yang besar, Kapolda menegaskan bahwa kesempatan putra-putri daerah harus dimaksimalkan. Jalur seperti Bakomsus dan Rekpro harus diprioritaskan agar lebih banyak generasi muda Maluku dapat berkarier di Korps Brimob.4. Pengawasan Berlapis, Termasuk dari EksternalPada kesempatan tersebut Kapolda juga meminta pelibatan lembaga eksternal seperti Ombudsman, akademisi, dan tokoh masyarakat, LSM serta wartawan sebagai pengawas independen,. Pelibatan publik dianggap penting untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat.Disamping penekanan arah kebijakan Kapolda Maluku tersebut, Wakapolda Maluku pun turut memberikan penegasan bahwa setiap pesan WhatsApp atau aduan masyarakat terkait dugaan penyimpangan rekrutmen harus langsung diteruskan ke Propam.“Tidak boleh ada satu pun keluhan yang diabaikan. Semua laporan harus diproses cepat dan transparan,” tegas Wakapolda.Diakhiri rapat tersebut, Jenderal Dadang juga memberikan penekanan bahwa rekrutmen Bintara Brimob 2026 harus menjadi tonggak awal pembenahan menyeluruh.Rapat Anev yang dipimpin Kapolda Maluku ini menjadi sinyal kuat bahwa institusi kepolisian di daerah mulai menaruh perhatian serius pada reformasi proses rekrutmen. Komitmen transparansi yang disampaikan secara terbuka serta pengakuan adanya kasus penipuan menunjukkan adanya kesadaran internal untuk memperbaiki sistem secara menyeluruh.Langkah strategis yang disusun Polda Maluk ini, mulai dari pengawasan berlapis, keterlibatan publik, hingga kampanye anti calo menjadi kunci dalam upaya untuk menghapus stigma lama yang selama ini membayangi proses seleksi Polri.Poin penting yang patut dicatat disini bahwa sebagai pimpinan tertinggi Polda Maluku, Kapolda berani menyebut secara terbuka kasus penipuan yang sedang diproses dan bahwa kebijakan untuk melakukan Pendekatan sosialisasi masif menunjukkan perubahan strategi komunikasi publik Polri. Tidak terbatas pada kedua hal tersebut saja, Kapolda juga menyoroti tentang Pelibatan Ombudsman dan tokoh masyarakat, hal ini merupakan langkah progresif serta Penekanan bahwa tidak ada pungutan menjadi pesan kunci untuk masyarakat.Jika langkah-langkah ini dijalankan secara konsisten, Polda Maluku berpotensi menjadi model pelaksanaan rekrutmen bersih yang dapat ditiru oleh Polda lain di Indonesia.“Rekrutmen adalah pintu masuk Polri. Jika pintunya bersih, maka generasi Polri yang lahir pun akan bersih,” tegas Kapolda. PNO-12 18 Nov 2025, 09:09 WIT
Disparbudpora Mimika Gelar Pelatihan Kesenian Tradisional: Lestarikan Budaya, Tingkatkan SDM Pelajar Papuanewsonline.com, Mimika - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) menggelar kegiatan Pembinaan Kesenian bagi Masyarakat Pelaku Seni di Kabupaten/Kota, dengan fokus pada Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesenian Tradisional bagi Pelajar SMP dan SMA Sederajat se-Kabupaten Mimika. Kegiatan ini resmi dibuka di Hotel Cartenz, Senin (17/11/2025). Kepala Disparbudpora Mimika, Elisabeth Cenawatin, S.E., M.Si., membuka acara didampingi para narasumber yang terdiri dari dewan juri Kementerian Kebudayaan serta pelaku seni Amungme–Kamoro lokal. Turut hadir Ketua Panitia Santi Sondang, S.IP., M.Si., staf Disparbudpora, guru pendamping, serta peserta dari berbagai SMP, SMA, dan SMK di Mimika. Santi Sondang dalam laporannya menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengangkat dan melestarikan nilai budaya lokal, meningkatkan keterampilan pelajar dalam seni musik, kerajinan tangan, dan tari tradisional, serta menjadi wadah penyaluran bakat dan minat siswa.Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan oleh Elisabeth Cenawatin, disampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang menunjukkan kepedulian terhadap seni budaya sebagai warisan leluhur. "Seni dan budaya adalah bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa. Kekayaan seni budaya di Kabupaten Mimika harus kita jaga dan kembangkan," ujarnya. Bupati juga mendorong peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini guna mengasah keterampilan, menghasilkan karya berkualitas, dan menjadi duta seni budaya Mimika di berbagai tingkat.Bupati mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara inovasi dan tradisi di tengah perkembangan teknologi. "Mari jadikan pelatihan ini sebagai momentum menggali potensi diri, menumbuhkan kreativitas, dan melestarikan kekayaan seni budaya daerah. Selamat berlatih, semoga sukses," tutupnya. Diharapkan kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Mimika yang cinta budaya dan mampu mengembangkan potensi seni daerah hingga kancah internasional. Penulis: JidEditor: GF 18 Nov 2025, 01:05 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT