logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Pemeriksaan Kesehatan Seleksi SIP Polda Maluku Diikuti 244 Peserta Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 244 peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Panda Polda Maluku Tahun 2026 menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) bekerjasama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes).Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara lengkap ini berlangsung di ruang Bid Dokkes Polda Maluku, Senin (1/12/2025).Dalam tahapan seleksi SIP 2026 tersebut, hadir Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Djemi Junaidi S.I.K, dan Kabid Dokkes Polda Maluku Kombes Pol dr. M. Faisal Zulkarnaen M.H., S.Pf."Hari ini sebanyak 244 peserta seleksi SIP Tahun 2026 mengikuti pemeriksaan kesehatan lengkap. Mereka terdiri dari anggota Polki 234 personel, dan Polwan 10 personel," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Pemeriksaan kesehatan lengkap yang dilaksanakan meliputi tensi atau tekanan darah, pemeriksaan darah lengkap, ukur tinggi dan berat badan, EKG, rontgen, pemeriksaan urien dan pemeriksaan kejiwaan.Kapolda Maluku, kata Kabid Humas, telah menekankan kepada penyelenggara mengenai integritas dan profesionalisme. Di mana, seleksi harus dilakukan secara bersih, tanpa bayar sana-sini."Bapak Kapolda telah menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik tidak terpuji. Seluruh panitia dan peserta diingatkan untuk menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap tahapan seleksi," ungkap Kombes Rositah. Kepada para peserta, diingatkan terkait pentingnya kepercayaan diri dan sportivitas dalam menjalani setiap tahapan seleksi. "Terhadap peserta seleksi, Bapak Kapolda juga mengingatkan agar mengikuti setiap proses dengan baik serta mempersiapkan diri secara maksimal. Bapak Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi internal Polri," tegasnya. PNO-12 01 Des 2025, 14:40 WIT
Kapolda Maluku Tinjau Tes CAT Akademik Rekrutmen Bintara Brimob Polri 2026 Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Akademik, seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri Panda Maluku Tahun 2026.Tes CAT Akademik dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMA Negeri 2 Ambon, Minggu (30/11/2025). Peninjauan yang dilakukan sebagai wujud komitmen Polda Maluku dalam menjaga proses rekrutmen Polri yang bersih, transparan, objektif, dan akuntabel.Saat meninjau tahapan seleksi penerimaan anggota Brimob Panda Polda Maluku ini, Kapolda didampingi Karo SDM, dan Kabid TIK Polda Maluku dan pengawas internal maupun eksternal.Dalam kunjungan tersebut Kapolda meninjau secara detail kesiapan perangkat komputer, sistem CAT, mekanisme verifikasi peserta, hingga pola pengawasan selama tes berlangsung. Ia memastikan seluruh sarana pendukung berfungsi optimal dan tidak terjadi kendala yang dapat mengganggu konsentrasi para peserta. Selain itu, Kapolda juga mengecek SOP pelaksanaan tes serta memastikan setiap peserta mendapatkan perlakuan dan kesempatan yang sama. Pengecekan secara langsung oleh Kapolda menunjukkan komitmen Polda Maluku untuk terus memperkuat kepercayaan publik terhadap rekrutmen Polri.Pada kesempatan itu, Kapolda menegaskan kepada panitia seleksi terkait pentingnya menjaga integritas dalam proses penerimaan. Rekrutmen anggota Polri, khususnya Bintara Brimob, merupakan proses yang sangat disorot publik."Seluruh panitia Kami ingatkan tetap menjaga disiplin, profesionalitas, serta tidak memberikan ruang sedikit pun bagi praktik percaloan maupun bentuk pelanggaran lainnya," tegas Kapolda. Kapolda juga memberikan perhatian terhadap keberadaan pengawas internal dan eksternal sebagai bagian dari sistem kontrol publik yang harus dijalankan secara maksimal.Kepada para peserta seleksi, Orang nomor 1 Polda Maluku ini menyampaikan pesan agar mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh. Peserta diminta percaya kepada kemampuan diri sendiri. Ia mengingatkan agar tidak terpengaruh oleh oknum yang datang dengan janji atau menawarkan kelulusan. "Percaya pada kemampuan sendiri, karena seluruh proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, menggunakan sistem penilaian komputerisasi, dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.Untuk diketahui, pelaksanaan tes CAT Akademik menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan kompetensi akademik para calon siswa. Dengan sistem berbasis komputer, nilai yang diperoleh peserta dapat langsung diketahui secara transparan sehingga meminimalisir potensi manipulasi. PNO-12 01 Des 2025, 14:23 WIT
Sapa Generasi Muda, Polri Sahabat Pelajar Sambangi SMK Negeri 6 Ambon Papuanewsonline.com, Ambon – Program “Polri Sahabat Pelajar” kembali hadir menyapa generasi muda di Kota Ambon. Bertempat di halaman SMK Negeri 6 Ambon, Jumat (28/11/2025), Bidhumas Polda Maluku bekerja sama dengan Subdit PPA Ditreskrimum Polda Maluku dan Duta SMA 2025 menggelar kegiatan sosialisasi terkait perlindungan anak, anti-bullying, hingga pencegahan perilaku kekerasan di lingkungan pendidikan.Sosialisasi ini dihadiri 204 pelajar kelas X dan XI dan mengangkat tema besar “Polri Sahabat Pelajar: Perlindungan Anak, Stop Bullying, dan Perilaku Kekerasan di Kalangan Pelajar.”Kepala SMK Negeri 6 Ambon, Eduard Luturmas, S.Th., M.Pd, dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam kepada Polda Maluku.“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku dan jajaran Bidhumas yang melalui kebijakan dan program-programnya terus memperhatikan masa depan generasi bangsa. Edukasi seperti ini sangat penting agar pendidikan tidak hanya menghasilkan generasi cerdas intelektual, tetapi juga cerdas secara sosial, emosional, spiritual, dan patuh hukum,” ujar Luturmas.“Kami menyambut dengan gembira kegiatan ini dan berharap edukasi seperti ini dapat terus berlangsung sehingga kita menghasilkan generasi berkarakter, bermoral, dan mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program besar Polri untuk mendekatkan diri kepada pelajar dan memberikan edukasi tentang perilaku berisiko.“Kami ingin membangun pemahaman sejak dini agar para pelajar terhindar dari perilaku kekerasan yang merugikan diri sendiri maupun proses pendidikan, seperti bullying dan tawuran yang saat ini marak terjadi,” jelasnya.“Terima kasih kepada pihak sekolah yang telah menyediakan ruang bagi kami. Harapan kami kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui generasi Maluku yang cerdas, berkarakter, dan patuh hukum,” tegas Rositah.Sementara itu dalam penyampaian materinya Adrian Payung, Duta SMA Provinsi Maluku Tahun 2025 sekaligus siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ambon memberikan paparan inspiratif mengenai fenomena “Tiga Dosa Besar Pendidikan”, yaitu kekerasan, intoleransi, dan perundungan (bullying).Dalam penjelasannya, Adrian menyoroti bagaimana ketiga "perilaku menyimpang" tersebut sering muncul di lingkungan sekolah dan berdampak kuat terhadap perkembangan karakter, moral, dan kesehatan mental pelajar. Ia mengajak para siswa untuk berani berbicara, saling menghargai, serta menjadikan sekolah sebagai ruang aman bagi setiap anak.Adrian juga membagikan pengalaman dan sudut pandang generasi muda tentang bagaimana pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam lingkungan sekolah.Pada kesempatan yang sama Brigpol Mustika Payung, S.H., M.H, yang merupakan penyidik Subdit PPA Ditreskrimum Polda Maluku, menyampaikan materi yang paling aplikatif dan mendalam, membahas realitas "perilaku menyimpang" yang sering terjadi di lingkungan sekolah.Dalam penyampaiannya, Brigpol Mustika menjelaskan berbagai bentuk kekerasan pelajar, mulai dari bullying, tawuran, pelecehan seksual, hingga kekerasan verbal yang sering dianggap sepele namun dapat berakibat fatal. Ia menerangkan pula tentang bagaimana seorang anak berhadapan dengan hukum (anak sebagai pelaku maupun anak sebagai korban) yang melakukan suatu tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak serta konsekuensi hukum yang dapat menjerat pelaku.Selain itu, ia menekankan pentingnya kemampuan pelajar dalam menggunakan media sosial secara bijak. Fenomena cyberbullying yang marak di kalangan remaja dijelaskan secara rinci, termasuk risiko psikologis dan ancaman hukum yang menyertainya.Brigpol Mustika juga memaparkan bagaimana Polri melalui unit PPA memberikan perlindungan hukum, melakukan pendampingan, dan menindaklanjuti laporan terkait kekerasan terhadap anak.Antusiasme para pelajar sangat terlihat pada sesi tanya jawab. Tercatat 21 siswa mengajukan pertanyaan, mulai dari cara menghadapi bullying, langkah yang harus dilakukan saat melihat kekerasan, hingga bagaimana melindungi diri dari kejahatan di dunia digital.Para narasumber merespons secara komprehensif, membuat sesi ini menjadi bagian paling hidup dalam kegiatan.Program “Polri Sahabat Pelajar” yang digagas Bidhumas Polda Maluku tampak semakin relevan di tengah meningkatnya kasus kekerasan anak dan maraknya perilaku negatif pelajar di era digital. Kombinasi materi hukum, edukasi karakter, serta pengalaman dari figur pelajar inspiratif seperti Duta SMA menjadi paket lengkap yang sangat efektif.Polda Maluku tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pendidikan melalui pendekatan humanis, persuasif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini layak dijadikan model kolaborasi antara aparat penegak hukum dan lembaga pendidikan dalam upaya membangun generasi muda yang berkarakter, bermoral, patuh hukum dan tahan terhadap pengaruh negatif zaman. PNO-12 29 Nov 2025, 19:56 WIT
Bupati Boven Digoel Soroti Rumah Guru yang Terbengkalai di Kouh: Anggaran Harus Tepat Sasaran Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menyampaikan kekecewaannya setelah melihat kondisi puluhan rumah guru di SMP YPPGI Kouh yang kini hancur dan tidak dimanfaatkan. Rumah-rumah tersebut dibangun untuk mendukung tenaga pengajar, namun sebagian besar dari bangunan itu tidak pernah ditempati.Saat melakukan peninjauan langsung di kawasan SMP YPPGI Kouh, Bupati Roni Omba mendapati bahwa sekolah tersebut hanya memiliki empat orang guru. Namun jumlah rumah yang dibangun jauh lebih banyak, dengan dua unit yang masih terpakai sementara sisanya telah lama terbengkalai tanpa pemeliharaan.“Saya sangat miris melihat kondisi ini. Ini adalah pemborosan anggaran yang tidak bisa diterima. Kita harus memastikan bahwa anggaran yang digunakan untuk pembangunan rumah guru digunakan dengan efektif dan efisien,” tegas Bupati Roni Omba di lokasi peninjauan.Kondisi bangunan yang tidak difungsikan ini menimbulkan keprihatinan mendalam, mengingat ada sejumlah distrik lain yang masih sangat membutuhkan fasilitas rumah guru namun belum bisa dipenuhi karena keterbatasan anggaran. Situasi tersebut, menurut Roni Omba, menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan pada pembangunan sebelumnya.Dalam kesempatan itu, Bupati Roni Omba menyampaikan bahwa bangunan yang telantar tersebut seharusnya dapat dialihkan untuk kebutuhan masyarakat setempat daripada dibiarkan rusak tanpa manfaat. Ia menilai pemanfaatan yang tepat justru dapat memberikan dampak sosial lebih baik.“Kalo bisa biar masyarakat yang tinggal. Ini akan lebih bermanfaat daripada rumah-rumah ini terbengkalai dan tidak digunakan,” ujarnya.Bupati juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang pada proyek-proyek pembangunan fasilitas pendidikan lainnya. Menurutnya, setiap pembangunan harus mempertimbangkan kebutuhan riil agar anggaran pemerintah digunakan secara efektif dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.Kunjungan tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi dinas terkait untuk memperbaiki sistem perencanaan pembangunan agar lebih tepat sasaran. Pemerintah daerah disebutkan akan melakukan pendataan ulang untuk memastikan tidak ada lagi fasilitas publik yang terbengkalai akibat kesalahan perencanaan.Dengan peninjauan ini, Bupati Roni Omba menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui fasilitas yang layak, terencana, dan digunakan sesuai kebutuhannya. Penulis: Hendrik Editor: GF 29 Nov 2025, 04:43 WIT
Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri Wujudkan Indonesia Emas 2045 Papuanewsonline.com, Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. "Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya. Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. "Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit. Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. "Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit.Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI."Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit. Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit. PNO-12 28 Nov 2025, 21:04 WIT
Wujudkan Ekosistem Media Sehat, AMSI Lantik Pengurus Wilayah Tanah Papua Periode 2024-2028 Papuanewsonline.com, Mimika - Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika, secara resmi melantik Badan Pengurus AMSI Wilayah Tanah Papua periode 2024–2028. Acara pelantikan berlangsung meriah di Ballroom Hotel Horison Ultima, Kamis (27/11/2025), dan dirangkaikan dengan seminar media digital yang diikuti oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan perusahaan media di Timika, wartawan, mahasiswa, serta sejumlah organisasi lainnya.Dalam sambutannya, Wahyu Dhyatmika menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari konferensi daerah yang telah digelar pada tahun sebelumnya. Ia juga menekankan bahwa rangkaian kegiatan ini tidak hanya berfokus pada seminar mengenai pemberitaan, tetapi juga membahas secara komprehensif tentang proses pendirian perusahaan media. "Berita bukan hanya tentang wartawan dan medianya. Banyak komponen dan pihak yang harus terlibat," ujarnya.Untuk memberikan pemahaman yang mendalam terkait hal tersebut, AMSI menghadirkan narasumber dari Dewan Pers. Hal ini bertujuan agar peserta mendapatkan wawasan yang komprehensif di tengah ketatnya persaingan dengan teknologi artificial intelligence (AI). Wahyu menambahkan bahwa AMSI Tanah Papua mencakup wilayah yang luas, dari Sorong hingga Merauke. Oleh karena itu, ia menegaskan tiga prinsip utama yang harus terus dijaga oleh seluruh pengurus dan anggota, yaitu komunikasi, soliditas, dan saling percaya.Wahyu Dhyatmika berharap agar tiga prinsip ini dapat terus dijaga dan diimplementasikan dengan baik, sehingga AMSI Tanah Papua dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif dalam membangun Tanah Papua melalui penyebaran informasi yang akurat dan terpercaya. "Tiga prinsip ini harus dijaga agar AMSI Tanah Papua terus berkembang dan berkontribusi membangun Tanah Papua dengan informasi yang benar," harapnya.Sementara itu, Bupati Mimika dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Frans Kambu, S.Sos., M.Tr.IP, menyampaikan harapan agar kehadiran AMSI Tanah Papua dapat menjadi wadah profesional bagi perusahaan media daring dalam memperkuat standar jurnalisme berkualitas.Frans Kambu juga menekankan pentingnya peran AMSI dalam melawan disinformasi dan hoaks, meningkatkan literasi digital, serta membangun ekosistem media yang sehat dan independen. Ia juga menambahkan bahwa media merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan transparansi, memberikan edukasi kepada publik, dan memperkuat demokrasi. "Kami mengajak seluruh insan media untuk terus mengedepankan etika jurnalistik, keberimbangan informasi, dan semangat membangun," pungkasnya.Dengan dilantiknya Badan Pengurus AMSI Wilayah Tanah Papua, diharapkan dapat terjalin kolaborasi yang konstruktif antara media dan pemerintah daerah, tanpa mengurangi independensi pers. Penulis: Abim Editor: GF 28 Nov 2025, 02:09 WIT
TNI Satgas Pamtas Yonif 732/Banau Memberikan Pengajaran Dasar untuk Anak-Anak Wangbe Papuanewsonline.com, Puncak - Pos Wangbe Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan. Pada Rabu (26/11/2025), para prajurit menggelar kegiatan belajar bersama anak-anak Kampung Wangbe, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.Kegiatan yang dipimpin Serda Arly tersebut mengusung tema “Mengenal Huruf dan Angka,” yang menjadi dasar penting bagi perkembangan pendidikan anak-anak. Para prajurit mengemas proses belajar dalam bentuk permainan edukatif agar lebih mudah dipahami dan tetap menyenangkan.Melalui pendekatan itu, anak-anak terlihat antusias mengikuti pelajaran, sementara para prajurit dengan sabar menjelaskan huruf dan angka satu per satu. Suasana belajar yang hangat dan penuh perhatian membuat para siswa merasa nyaman dan berani mencoba hal baru.Danpos Wangbe, Kapten Inf Gery, menegaskan bahwa kegiatan mengajar ini merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap masa depan generasi muda Papua. Ia menekankan pentingnya membangkitkan semangat belajar anak-anak sejak dini agar mereka mampu mengejar cita-cita di masa depan.Ia menyampaikan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama membangun masa depan yang lebih baik, dan kehadiran prajurit di perbatasan tak hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi perkembangan masyarakat setempat.Sementara itu, Mama Hanula, salah satu warga Kampung Wangbe, menyampaikan rasa syukurnya atas inisiatif para prajurit Pos Wangbe. Ia mengakui bahwa keterbatasan fasilitas dan pendampingan belajar membuat anak-anak di kampung tersebut kerap tertinggal dalam pelajaran.Ia mengapresiasi kesediaan prajurit yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan dasar tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai seperti disiplin dan kebersamaan kepada anak-anak. Menurutnya, kehadiran TNI membawa perubahan positif yang sangat dirasakan oleh masyarakat.Kegiatan mengajar ini menjadi salah satu bukti nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan, khususnya di bidang pendidikan. Program tersebut diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan di Papua.Dengan dukungan berkelanjutan dari para prajurit, masyarakat berharap anak-anak Kampung Wangbe dapat tumbuh dengan bekal pendidikan yang lebih baik dan mampu menggapai masa depan yang lebih cerah. Penulis: Hendrik Editor: GF 27 Nov 2025, 02:43 WIT
Peringati Hari Guru Nasional, Rumkit Bhayangkara Beri Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SMA LKMD Laha Papuanewsonline.com, Ambon - Sebagai bentuk apresiasi terhadap guru, pahlawan tanpa tanda jasa, para tenaga medis rumah sakit Bhayangkara Ambon menyambangi SMA LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa) Laha, Kota Ambon, Selasa (25/11/2025).Dalam kunjungan yang dilakukan bertepatan Hari Guru Nasional ke-80 ini, tim nakes Rumkit Bhayangkara Ambon melakukan serangkaian kegiatan, salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis kepada para guru LMKD Laha."Personel Rumah Sakit Bhayangkara melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk apresiasi kepada para guru selaku pahlawan tanpa tanda jasa," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan meliputi tensi atau pengecekan tekanan darah, dan Lab sederhana (Cek gula darah, Asam Urat Kolestrol).Sebelum dilakukan pengecekan kesehatan, personel Rumkit Bhayangkara Ambon terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat hari guru kepada pihak sekolah yang dirangkai dengan pemberian kue ulang tahun.Aksi sosial yang dilaksanakan mendapatkan antusiasme dari dewan guru dan para siswa. "Selain itu juga personel Rumkit Bhayangkara Ambon menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para siswa," jelasnya.Tak hanya itu tim nakes Rumkit Bhayangkara Ambon juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan."Kegiatan dilaksanakan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi para guru maupun para siswa SMA LKMD Laha," harapnya.Untuk diketahui, kegiatan sambang SMA LKMD Laha dipimpin oleh AKP Dr. FAISAL KASTELA., S.Kep., Ns.M.Kes.M.M.,AIFO. Ia didampingi IPTU dr. SELVI LEASA, AIPDA SUKRI OHORELLA, BRIPTU ANISA URA S.Tr.Keb, dan BRIPTU MARSEL LEWERISSA S.Tr.Kes. PNO-12 26 Nov 2025, 18:39 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT